KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PAUD, DIKDAS DAN DIKMEN
BALAI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN PENDIDIKAN MASYARAKAT NUSA TENGGARA TIMUR
Oleh:
Maria B. Advensia, SH, M.Hum
Kepala BP PAUD dan Dikmas NTT
LANGKAH KONKRET PENYEDERHANAAN BIROKRASI
BIROKRASI RAMPING &
EFEKTIF
MENJAMIN PROGRAM
UNTUK MASYARAKAT
Penataan Organisasi
• Menentukan kriteria penyederhanaan birokrasi
• Mengidentifikasi unit yang dapat/tidak dapat
disederhanakan
• Menyusun praturan
Perundang-undangan untuk penataan organisasi
• Melaksanakan transformasi (peralihan Jabatan Struktural ke Fungsional
Penataan Jabatan Fungsional
• Menyesuaikan regulasi tentang JF yang komprehensif (menambahkan informasi faktor jabatan pada tugas manajerial/decision making,
sehingga 1 jenjang ada beberapa kelas jabatan).
• Menyelaraskan kelas Jabatan : - JF dengan Jab.Struktural - JF satu denganJF yang lain
• Menyusun Peraturan Perundangan mengenai Jabatan & PangkatASN.
• Menyelaraskan tunjangan JF dengan tunjangan Jabatan
Struktural (jika masih dimungkinkan
Transformasi Jabatan
Menyusun peraturan perundang- undangan penyederhanaanbirokrasi.
Memetakan jabatan dan pejabat struktural yang terkena dampak.
Memetakan jabatan fungsional yang dapat dan dibutuhkan untuk
menampung peralihan jabatan.
Menyelaraskan kebutuhan anggaran setiap instansi pemerintah.
Menetapkan masa transisi peralihan.
Transformasi jabatan dilakukan secara nasional seluruh instansipemerintah.
Jabatan Fungsional
Pamong Belajar dan Penilik
PAMONG BELAJAR PENILIK
Jabatan yang mempunyai ruang lingkup, tugas, tanggungjawab dan wewenang untuk melakukan kegiatan belajar mengajar, pengkajian program, dan pengembangan model pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) pada UPT/UPTD dan satuan PNFI sesuai dgn peraturan perundang-undangan yang diduduki oleh PNS.
JABATAN FUNGSIONAL PAMONG BELAJAR
Jabatan yang mempunyai ruang lingkup, tugas, tanggungjawab, wewenang untuk melakukan kegiatan pengendalian mutu dan evaluasi dampak program pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan kesetaraan dan keaksaraan, serta kursus pada jalur pendidikan nonformal dan informal (PNFI)sesuai dengan peraturan perundangundangan yang diduduki oleh PNS.
JABATAN FUNGSIONAL PENILIK
TUGAS POKOK
PAMONG BELAJAR:
Melaksanakan kegiatan belajar mengajar, mengkaji program, dan mengembangkan model bidang PNFI.
PENILIK :
Melaksanakan kegiatan pengendalian mutu dan
evaluasi dampak program pendidikan nonformal
dan informal (PNFI)
KRITERIA JABATAN FUNGSIONAL
mensyaratkan keahlian atau keterampilan tertentu yang dibuktikan dengan sertifikasi dan/atau penilaian tertentu
fungsi dan tugasnya berkaitan dengan pelaksanaan fungsi dan tugas Instansi Pemerintah
dapat disusun dalam suatu jenjang Jabatan berdasarkan tingkat kesulitan dan kompetensi
kegiatannya dapat diukur dengan satuan nilai atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan dalam bentuk angka kredit
pelaksanaan tugas yang bersifat
mandiri dalam menjalankan
tugas profesinya
PERMASALAHAN JABATAN FUNGSIONAL
01
PNS kurang tertarik mendudukijabatan fungsional
02
Tunjangan jabatan fungsional dirasakan
kurang memadaidibanding dengan jabatan struktural
03
Kewenangan yang ada padajabatan strukturaldianggap cukup besar dan memiliki prestise dibanding jabatan fungsional
04
Diklat penjenjangan jabat an fungsionalbelum jelas05
Masih dipandangsebagaijabatan alternatif
06
Dinamika sekedar untuk memperpanjangBUP.07
Belumkuatnya komitmenpimpinan dalam mengembangkanjabatan fungsionalMEKANISME PENGELOLAAN DAN PENILAIAN AK
TPAK &
SEKRE- TARIAT
TPAK
PIMPINAN LEMBAGA PENGUSUL
& TIM VERIFIKASI
PENILIK dan PB
PENILAIAN, PENETAPAN, DISTRIBUSI, DLL PENGADMINISTRASIAN
PENGGANDAAN, LEGALISIR, PEMBERKASAN, DLL
VERIFIKASI (INDIVIDU/FLENO)
SURAT PERNYATAAN, DUPAK, LAMPIRAN PENYUSUNAN BUKTI FISIK
SURAT TUGAS, PELAKSANAAN TUGAS BERKAS USUL
KONFIRMASI PAK
.
.
.
.
.
.
.
MASALAH DALAM PENILAIAN ANGKA KREDIT
Pemahaman yang rendah mengenai tata cara pengusulan penetapan angka kredit;
Bukti fisik yang kurang dan tidak relevan;
Kurang mampu menyusun DUPAK;
Kabupaten/Kota yang belum memiliki tim penilai;
Rendahnya kemampuan dalam menyusun tugas pengembangan profesi.
TINGKAT JENJANG JABATAN
GOL.
RUANG
ANGKA KREDIT
TUNJANGAN JABATAN
BATAS USIA
PENSIUN PENGANGKATAN DALAM JABATAN
AHLI
Pertama
III/a 100
Rp. 500.000 58 Tahun
Syarat pengangkatan pertama:
1. Berijazah paling rendah S.1/D.IV sesuai dgn kualifikasi pendidikan yang ditentukan.
2. Pangkat paling rendah Penata Muda, Golongan/ruang III/a
3. Harus lulus Diklat Fungsional Pamong Belajar
4. Setiap unsur penilaian dalam DP-3 bernilai baik dalam satu tahun terakhir
III/b 150
Muda
III/c 200
Rp. 750.000 58 Tahun III/d 300
Madya
IV/a 400
Rp. 1.000.000 60 Tahun
Syarat pengangkatan perpindahan dari jabatan lain:
1. Memenuhi Syarat pengangkatan pertama;
2. Memiliki pengalaman di bidang pendidikan paling kurang 2 tahun;
3. Berusia paling tinggi 50 tahun
4. Telah Diklat fungsional Pamong Belajar dan lulus.
5. Setiap unsur penilaian dalam DP3 bernilai baik dalam 1 tahun
IV/b 550
IV/c 700
JABATAN PAMONG BELAJAR DAN ANGKA KREDITNYA
JABATAN PENILIK DAN ANGKA KREDITNYA
TINGKAT JENJANG JABATAN
GOL.
RUANG
ANGKA KREDIT
TUNJANGAN JABATAN
BATAS USIA
PENSIUN PENGANGKATAN DALAM JABATAN
AHLI
Pertama III/b 150 Rp. 520.000 60 Tahun Syarat pengangkatan :
1. Berstatus sebagai Pamong Belajar/Pamong atau jabatan teknis sejenis dilingkungan pendidikan PAUD, nonformal dan informal paling kurang 5 (lima) tahun, atau pernah menjadi Guru/Pengawas Sekolah;
2. Berijazah paling rendah S1/ D-IV sesuai dengan kualifikasi pendidikan bidang pendidikan yg ditentukan 3. Pangkat paling rendah Penata Muda Tk.I, Golru III/b 4. Setiap unsur penilaian dalam DP-3 paling kurang
bernilai baik dalam satu tahun terakhir;
5. Lulus seleksi sebagai Penilik Muda
III/c 200
Rp. 800.000 60 Tahun III/d 300
Madya
IV/a 400
Rp. 1.100.000 60 Tahun IV/b 550
IV/c 700
Utama IV/d 850 Rp. 1.300.000 65 Tahun
Syarat lainnya:
1. Pengangkatan dalam jabatan fungsional Penilik dari jabatan fungsional Pamong Belajar, Pengawas Sekolah, dan Guru paling tinggi berusia 54 th;
2. Pengangkatan dalam jabatan fungsional Penilik dari jabatan sejenis di lingkungan pendidikan nonformal dan informal paling tinggi berusia 50 tahun.
3. Lulus Diklat Fungsional Penilik
KEHARUSAN UJI KOMPTENSI
PERMENPAN NO. 13 TH 2019 PEDOMAN PENETAPAN DAN PEMBINAAN JABATAN FUNGSIONAL
Pasal 20
(1) Calon PNS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (2) setelah diangkat sebagai PNS, dan telah mengikuti dan lulus uji kompetensi, paling lama 1 (satu) tahun wajib diangkat dalam JF.
(2) PNS yang telah diangkat dalam JF sebagaimana dimaksud pada ayat (1), paling lama 3 (tiga) tahun wajib mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan fungsional.
(3) Pejabat Fungsional yang belum mengikuti dan/atau tidak lulus pendidikan dan
pelatihan fungsional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tidak diberikan
kenaikan jenjang satu tingkat diatas.
HASIL UJI KOMPETENSI KENAIKAN
JENJANG JABATAN PENILIK DAN PAMONG BELAJAR TAHUN 2019
NO JENIS JUMLAH NILAI MURNI
LULUS TIDAK LULUS
1. PENILIK 505 64 441
2. PAMONG BELAJAR 211 24 187
JUMLAH 716 88 628
ASUMSI NILAI KELULUSAN > 60
NO JENIS JUMLAH NILAI MURNI
LULUS TIDAK LULUS
1. PENILIK 505 5 500
2. PAMONG BELAJAR 211 4 207
JUMLAH 716 9 707
ASUMSI NILAI KELULUSAN > 70
Penilaian Angka Kredit Berbasis Online
A. Prioritas penilaian ditujukan kepada:
• Penilik dan Pamong Belajar yang akan pensiun pada tahun 2021; dan
• Penilik dan Pamong Belajar yang periode penilaian kenaikan pangkat/golongan bulan April 2020 masih terdapat kekurangan bukti fisik.
B. Penilik dan Pamong Belajar yang akan mengajukan penetapan angka kredit harus:
• Sudah 2 tahun atau lebih masa kerjanya setelah kenaikan pangkat/golongan/jenjang jabatan terakhir;
• Memiliki bukti fisik yang cukup untuk naik pangkat/golongan/jenjang jabatan.
C. Mekanisme penilaian dan berkas yang diajukan oleh Pamong Belajar maupun Penilik tidak ada perubahan seperti selama ini dilakukan dan sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk pengusul dapat melakukan upload data pokok (sesuai juknis terlampir) kedalam google form dengan alamat https://bit.ly/3cV8QcF (untuk Penilik) dan alamathttps://forms.gle/Np4fhB8mB4XrNP9e7 (untuk Pamong Belajar) dan berkas pendukung melalui email: [email protected], paling lambat tanggal 26 Juni 2020.
Pasal 80, Ayat 1:
Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, ketentuan pembebasan
sementara karena tidak memenuhi angka kredit dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
BAB XV
KETENTUAN LAIN-LAIN
Permen PAN RB No. 13 Tahun 2019
Pengusulan Penetapan dan Pembinaan
Jabatan Fungsional PNS
JAMINAN PENGEMBANGAN KARIR JABATAN FUNGSIONAL PENILIK DAN PAMONG BELAJAR
Dalam teori pejabat fungsional jika
konsisten melaksanakan tugas pokoknya selama empat tahun dipastikan dapat mengumpulkan
angka kredit kumulatif minimal untuk
kenaikan pangkat/
jabatan.
sementara jika YBS aktif melakukan pengembangan profesi, kegiatan pendidikan, dan kegiatan penunjang sangat dimungkinkan dapat mengumpulkan angka kredit kumulatif minimal untuk kenaikan pangkat/
jabatan kurang dari empat tahun.
Thank You
SUMBER :
Permen PAN RB No. 14 Tahun 2010, Tentang Jabatan Fungsional Pemilik dan Angka Kreditnya.
Permen PAN RB No. 15 Tahun 2010, Tentang Jabatan Fungsional Pamong Belajar dan Angka Kreditnya.
Permen PAN RB No. 13 Tahun 2019, Tentang Pengusulan, Penetapan, dan Pembinaan Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil.
Surat Direktur GTK PAUD No. 0455/B3/GT/2020 Prihal Sosialisasi Penilaian Angka Kredit Penilik dan PB Berbasis Online