HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KAPASITAS VITAL PARU Hubungan Antara Kebiasaan Merokok dengan Kapasitas Vital Paru.

17  14  Download (0)

Teks penuh

(1)

HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KAPASITAS VITAL PARU

SKRIPSI

DISUSUN UNTUK MEMENUHI PERSYARATAN DALAM MENDAPATKAN GELAR SARJANA FISIOTERAPI

Disusun oleh:

MAULIDA WIJAYA PUTRI J 120 110 009

PROGRAM STUDI S1 FISIOTERAPI FAKULTAS ILMU KESEHATAN

(2)

ii

HALAMAN PRASYARATAN GELAR HALAMAN PRASYARATAN GELAR

HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KAPASITAS VITAL PARU

Skripsi Ini Dibuat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Fisioterapi Dalam Program S1 Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta

Diajukan Oleh:

Hari : Selasa

Tanggal : 30 Juni 2015

MAULIDA WIJAYA PUTRI J 120.110.009

PROGRAM STUDI S1 FISIOTERAPI FAKULTAS ILMU KESEHATAN

(3)
(4)
(5)
(6)

vi MOTTO

“Do the best till the end”

(7)

vii

HALAMAN PERSEMBAHAN

Allah SWT , Tuhan Pencipta Alam, terima kasih atas segala rahmat dan hidayah-Nya yang telah memberikan kekuatan, kesehatan, kesabaran, pertolongan dan

kemudahan untuk saya dalam menyelesaikan skripsi ini

Aku persembahkan cinta dan sayangku kepada kedua orang tua, kakakku, kakak iparku dan keponakanku yang telah menjadi motivasi, inspirasi dan tiada henti

memberikan dukungan serta doanya.

Terima kasih tak terhingga untuk dosen-dosenku, terutama pembimbingku yang tak pernah lelah dan sabar memberikan bimbingan dan arahannya

Terima kasih kepada teman-teman S1 Fisioterapi angkatan 2011, serta sahabat-sahabatku 7dwarfs (Aisyah, Azizah, Nafiah, Trio, Tika, Gita) yang senantiasa menemani selama saya menjalani studi di kampus. Terima kasih atas canda tawa

dan kebersamaannya selama ini

(8)

viii

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillahirobbil’alamin segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam,

dimana atas limpahan rahmat dan karunia-Nya yang tidak terbatas penulis dapat

menyelesaikan skripsi dengan judul “Hubungan antara Kebiasaan Merokok

dengan Kapasitas Vital Paru”. Skripsi ini disusun guna memenuhi syarat untuk

mendapatkan gelar Sarjana Fisioterapi di Program Studi Fisioterapi Fakultas Ilmu

Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Penulis menyadari bahwa penyusunan skripsi ini tidak terlepas dari bantuan

berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima

kasih kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Bambang Setiadji, selaku Rektor Universitas Muhammadiyah

Surakarta.

2. Bapak Dr. Suwaji. M.Kes, selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas

Muhammadiyah Surakarta.

3. Ibu Isnaini Herawati, S.Fis, M.Sc, selaku Ketua Program Studi S1 Fisioterapi,

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta dan selaku

Dosen Pembimbing II.

4. Bapak Maskun Pudjianto, SMPh., M.Kes, selaku Dosen Pembimbing I yang

(9)

ix

5. Ibu Umi Budi Rahayu, SST.FT., S.Pd., M.Kes dan Bapak Totok Budi Santoso,

S.Fis., MPH selaku Penguji I dan II, yang telah memberikan masukan saran

dan nasihat untuk skripsi ini agar lebih sempurna.

6. Para dosen dan staf Tata Usaha Program Studi S1 Fisioterapi Universitas

Muhammadiyah Surakarta, yang telah berjasa dalam pelaksanaan dan

penyelesaian skripsi ini.

7. Bapak Lurah, Bapak Bayan dan semua warga desa Karangbangun yang telah

bersedia berpartisipasi dalam penelitian dan penyelesaian skripsi ini.

8. Bapak Noor Hamid, Ibu Wijayati, Mas Iwan, Bundo Selfi, Biza, terimakasih

atas dukungan dan doanya.

9. Teman-teman Fisioterapi S1 angkatan 2011, terimakasih atas dukungan dan

semangatnya.

10.Teman-teman V-Kost, terimakasih atas dukungan dan bantuannya selama ini.

Bahwa tanpa mereka semua penyusunan skripsi ini mungkin belum bisa

terwujud. Akhir kata, semoga skripsi ini memberikan manfaat bagi semua pihak.

Walaikumsalam Wr.Wb.

Surakarta, 30 Juni 2015

(10)

x ABSTRAK

PROGRAM STUDI SARJANA FISIOTERAPI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA SKRIPSI, JUNI 2015 MAULIDA WIJAYA PUTRI / J120110009

“HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN MEROKOK DENGAN

KAPASITAS VITAL PARU” V BAB,

(Dibimbing Oleh: Maskun Pudjianto, SMPh., M.Kes dan Isnaini Herawati SSt.FT., MSC)

Latar Belakang: Pada tubuh perokok terjadi perubahan struktur dan fungsi saluran nafas serta jaringan paru-paru yang menimbulkan penurunan fungsi pada paru-paru. Zat toksin yang terakumulasi di dalam paru-paru dapat menyebabkan penurunan kapasitas paru. Kapasitas paru merupakan jumlah udara terbesar yang dikeluarkan setelah melakukan inspirasi maksimal.

Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan merokok dengan kapasitas vital paru.

Manfaat Penelitian: Dapat mengetahui hubungan antara kebiasaan merokok dengan kapasitas vital paru.

Metode Penelitian: Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah observasional dengan rancangan penelitian Case Control. Teknik pengambilan sampel secara

purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran kapasitas

vital paru dengan menggunakan spirometer, sehingga didapatkan kelompok kasus dan kelompok kontrol. Analisis statistik menggunakan Chi-Square dengan degree

of confident sebesar 95%.

Hasil Penelitian: Analisis statistik didapatkan hasil merokok dapat menjadi faktor risiko sebesar 5,529 kali terjadinya penurunan kapasitas vital paru dibandingkan dengan yang tidak merokok.

Kesimpulan: Secara statistik disimpulkan bahwa merokok dapat menjadi faktor risiko sebesar 5,529 kali terjadinya penurunan kapasitas vital paru dibandingkan dengan yang tidak merokok

(11)

xi ABSTRACT

STUDY PROGRAM OF PHYSIOTHERAPY UNDERGRADUATE HEALTH FACULTY MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF SURAKARTA MINITHESIS, 2015

MAULIDA WIJAYA PUTRI/ J120110009

“RELATIONSHIP BETWEEN SMOKING HABITS WITH LUNG VITAL CAPACITY”

(Counseled by: Maskun Pudjianto, SMPh., M.Kes and Isnaini Herawati SSt.FT., MSC)

Background: In the smoker's body changes the structure and function of airways and lung tissue that causes a decrease in lung function. Toxins that accumulate in the lungs can lead to decreased lung capacity. Lung capacity is the greatest amount of air expelled after maximal inspiration.

The Objective of Research: To determine the relationship between smoking and lung vital capacity.

The Benefit of Research: It could know the relationship between smoking and lung vital capacity.

The Method of Research: This type of research in this study was observational with case control study design. The sampling technique is purposive sampling with inclusion and exclusion criteria. Measurement of vital lung capacity using a spirometer, so we get the case group and the control group. Statistical analysis using Chi-Square with a degree of confident by 95%.

Result of the Research: Statistical analysis showed smoking may be a risk factor of 5.529 times the decline in lung vital capacity compared with non-smokers. Conclusion: Statistically concluded that smoking may be a risk factor of 5.529 times the decline in lung vital capacity compared to non-smokers.

(12)

xii

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA A. Kerangka Teori ... 5

3. Pengaruh Rokok terhadap Kapasitas Vital Paru ... 11

B. Kerangka Pikir ... 12

(13)

xiii

D. Hipotesis ... 13

BAB III. METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian ... 14

B. Waktu dan Tempat Penelitian ... 14

C. Populasi dan Sampel ... 14

D. Variabel Penelitian ... 15

E. Definisi Konseptual ... 16

F. Definisi Operasional Variabel ... 16

G. Jalannya Penelitian ... 17

H. Teknik Analisa Data ... 18

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian ... 19

1. Profil Desa ... 19

2. Gambaran Umum Penelitian ... 19

3. Karakteristik Responden ... 20

a. Usia Responden ... 20

b. Indeks Massa Tubuh Responden ... 21

c. Pendidikan Responden ... 21

4. Hasil Analisis Univariat ... 22

a. Kebiasaan Merokok ... 22

b. Jenis Rokok ... 23

c. Jumlah Batang Rokok ... 24

d. Lamanya Merokok ... 24

5. Hasil Analisis Bivariat ... 25

a. Analisis Hubungan antara Usia dengan Kapasitas Vital Paru .... b. Analisis Hubungan antara Kebiasaan Merokok dengan Kapasitas Vital Paru ... 26

c. Analisis Hubungan antara Jenis Rokok dengan Kapasitas Vital Paru ... 27

(14)

xiv

e. Analisis Hubungan antara Lamanya Merokok dengan

Kapasitas Vital Paru ...

B. Pembahasan ... 30

1. Karakteristik Responden Berdasarkan IMT ... 30

2. Hubungan antara Usia dengan Kapasitas Vital Paru... 31

3. Hubungan antara Kebiasaan Merokok dengan Kapasitas Vital Paru 32

4. Hubungan antara Jenis Rokok dengan Kapasitas Vital Paru ... 33

C. Keterbatasan Penelitian ... 34

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan ... 35

B. Saran ... 36

DAFTAR PUSTAKA

(15)

xv

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

1. Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan

Usia ... 20

2. Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan

Indeks Massa Tubuh ... 21

3. Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan

Pendidikan ... 22

4. Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan

Kebiasaan Merokok ... 23

5. Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan

Jenis Rokok ... 23

6. Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan

Jumlah Batang Rokok ... 24

7. Distribusi Frekuensi Karakteristik Responden Berdasarkan

Lamanya Merokok ... 25

8. Analisis Hubungan antara Usia dengan Kapasitas Vital Paru ... 26

9. Analisis Hubungan antara Kebiasaan Merokok dengan

Kapasitas Vital Paru ... 27

10. Analisis Hubungan antara Jenis Rokok dengan Kapasitas

Vital Paru ... 28

11. Analisis Hubungan antara Jumlah Batang Rokok dengan

Kapasitas Vital Paru ... 29

12. Analisis Hubungan antara Lamanya Merokok dengan

(16)

xvi

DAFTAR GAMBAR

GAMBAR Halaman

1. Kerangka Berpikir ... 12

(17)

xvii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran

1. Surat Izin Penelitian

2. Kuesioner Penjaringan Sampel

3. Informed Concent

4. Tabel Data Responden

5. Output Analisis Hasil Penelitian

Figur

Tabel
Tabel p.15

Referensi

Memperbarui...