PENGARUH PERSEPSI SISWA ATAS KEMAMPUAN GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA Pengaruh Persepsi Siswa Atas Kemampuan Guru Dalam Pengelolaan Kelas Dan Kemandirian Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Kewirausahaan Pada Siswa Jurusan Ek

Teks penuh

(1)

1

PENGARUH PERSEPSI SISWA ATAS KEMAMPUAN GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA

TERHADAP HASIL BELAJAR KEWIRAUSAHAAN PADA SISWA JURUSAN EKONOMI AKUNTANSI KELAS

XI SMK PANCASILA 8 SLOGOHIMO TAHUN AJARAN 2011/2012

NASKAH PUBLIKASI

Diajukan Untuk memenuhi sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1

Program Studi Pendidikan Akuntansi

Disusun Oleh:

RADITYA DANAR ARIYONO A 210 080 088

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

(2)

2

PERSETUJUAN

PENGARUH PERSEPSI SISWA ATAS KEMAMPUAN GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA

TERHADAP HASIL BELAJAR KEWIRAUSAHAAN PADA SISWA JURUSAN EKONOMI AKUNTANSI KELAS

XI SMK PANCASILA 8 SLOGOHIMO TAHUN AJARAN 2011/2012

Dipersiapkan dan Disusun Oleh : RADITYA DANAR ARIYONO

A 210 080 088

Telah Disetujui dan Disahkan Oleh Pembimbing I dan Pembimbing II

Mengetahui,

Pembimbing I Pembimbing II

Drs. Joko Suwandi, SE, M.Pd Drs. H. Nur Chusni, SE. M.ag.

NIK. 350 NIK. 261

(3)

PENGARUH PER XI SMK PANCASILA 8 SLOGOHIMO

TAHUN AJARAN 2011/2012 Dipersiapkan dan Disusun Oleh: RADITYA DANAR ARIYONO

A 210 080 088

elah Dipertahankan di Depan Dewan Penguji Pada Tanggal, Juli 2012 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

(4)

4

PENGARUH PERSEPSI SISWA ATAS KEMAMPUAN GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA

TERHADAP HASIL BELAJAR KEWIRAUSAHAAN PADA SISWA JURUSAN EKONOMI AKUNTANSI KELAS

XI SMK PANCASILA 8 SLOGOHIMO TAHUN AJARAN 2011/2012

Raditya Danar Ariyono, A210080088, Jurusan Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2012.

tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) pengaruh persepsi siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas terhadap hasil belajar kewirausahaan, 2) pengaruh kemandirian belajar siswa terhadap hasil belajar kewirausahaan, 3) pengaruh persepsi siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas dan kemandirian belajar siswa terhadap hasil belajar kewirausahaan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Pancasila 8 Slogohimo tahun ajaran 2011/2012 yang berjumlah 117 siswa dengan sampel sebanyak 90 siswa yang diambil dengan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan regresi linier ganda, uji t, uji f, sumbangan efektif dan sumbangan relatif.

Berdasarkan hasil analisis data diperoleh persamaan regresi linier ganda sebagai berikut Y = 53,160 + 0,431X1 + 0,457X2, artinya hasil belajar dipengaruhi oleh persepsi siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas dan kemandirian belajar siswa. Berdasarkan analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: 1) persepsi siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar kewirausahaan. Berdasarkan uji t diperoleh > , yaitu 2,812 > 1,988 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,019. 2) kemandirian belajar siswa berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar kewirausahaan. Berdasarkan uji t diperoleh

> , yaitu 3,256 > 1,988 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,002. 3) persepsi siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas dan kemandirian belajar siswa secara bersama-sama berpengaruh terhadap hasil belajar kewirausahaan. Berdasarkan uji f diperoleh > yaitu 5,963 > 3,101, dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,000. 4) variabel persepsi siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas memberikan sumbangan efektif 21,9% dan sumbangan relatif 51%, variabel kemandirian belajar siswa memberikan sumbangan efektif 22,3% dan sumbangan relatif 49%. Sehingga total sumbangan efektif kedua variabel sebesar 44,2% sedangkan sisanya 55,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.

Kata Kunci : Kemampuan Pengelolaan Kelas, Kemandirian Belajar Siswa,hasil Belajar kewirausahaan.

(5)

1 PENDAHULUAN

Manusia sebagai makhluk hidup, sosial dan sebagai warga negara perlu mengembangkan diri untuk dapat hidup di tengah masyarakat, apalagi di ikuti dengan reformasi yang menurut perubahan di segala bidang kehidupan manusia, baik bidang politik, ekonomi, sosial budaya dan hukum. Salah satu cara yang di tempuh adalah dengan meningkatkan kemampuan wawasan, daya pikir dan pemahaman terhadap segala sesuatu yang di alami dan dihadapi dalam kehidupanya salah satunya melalui jalan pendidikan.

Menurut Djamarah (2005:22) “Pendidikan adalah usaha sadar dan bertujuan untuk mengembangkan kualitas manusia sebagai suatu kegiatan yang sadar akan tujuan”. Aktifitas dalam mendidik yang merupakan suatu pekerjaan yang memiliki tujuan dan ada satu yang hendak di capai dalam pekerjaan tersebut, maka dalam pelaksanaanya berada dalam suatu proses yang berkesinambungan di setiap jenis dan jenjang pendidikan semuanya berkaitan dengan satu sistem yang integral.

Menurut undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab 1 Pasal 1

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan sepiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang di perlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Seperti yang di kemukakan M.J Langeveld yang di ambil dalam bukunya Djumali, dkk (2004:20) “ Pendidikan adalah kegiatan bimbingan anak manusia menuju pada kedewasaan dan mandiri”. Hal ini menujukan bahwa dalam proses pengembangan bakat dan potensi diri agar lebih cepat terarah maka perlu bimbingan yang profesional oleh guru.

(6)

2

profesional sesunguhnya tidak terbatas pada saat berlangsungnya interaksi edukatif di dalam kelas yang lazim di sebut proses belajar mengajar. Guru juga bertugas sebagai administrator, konselor, evaluator sesuai dengan sepuluh kopetensi atau kemampuan yang harus dimiliki sebuah pengetahuan untuk di berikan kepada siswa, tetapi guru juga di tuntut untuk memiliki kemampuan mengelola kelas. Ketika guru dapat mengelola kelas yang baik maka akan tercipta suasana kelas yang kondusif sehingga mendukung kegiatan belajar mengajar yang efektif dan efisien.

Kemandirian adalah merupakan sesuatu hal yang sangat penting untuk dimiliki oleh masing-masing individu dalam menghadapi segala hal termasuk dalam memasuki dunia kerja. Menurut Sutarno (2005:160) menyatakan bahwa, “Mandiri mengandung pengertian sanggup atau mampu berdiri sendiri, bekerja sendiri dan melaksanakan semua kegiatan dengan baik”. Kemandirian juga dapat dicerminkan dengan sikap bertanggungjawab dan percaya diri terhadap apa yang dilakukannya. Kemandirian belajar merupakan hal yang dapat ditumbuh kembangkan, hal ini berarti kemandirian belajar itu tidak dapat tumbuh dengan sendirinya akan tetapi akan melalui proses.

(7)

3 METODE PENELITIAN

1. Metode Penelitian

Menurut Sugiyono (2008:1) “Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif karena penulis menganalisa masalah yang ada pada saat sekarang dan membuat gambaran secara sistematis terhadap obyek penelitian.

2. Tempat Penelitian

Penelitian ini dilakukan di SMK pancasila 8 slogohimo, subyek penelitian adalah siswa kelas XI SMK Pancasila 8 slogohimo tahun ajaran 2011/2012, sedangkan obyek penelitiannya adalah hasil belajar kewirausahaan siswa pada mata pelajaran ekonomi.

3. Populasi, Sampel dan Sampling 1. Populasi

Dalam penelitian ini populasinya adalah semua siswa kelas XI SMK Pancasila 8 slogohimo tahun ajaran 2011/2012, yang berjumlah 117 siswa. 2. Sampel

Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan tabel Sugiyono (2008:126) penentuan jumlah sampel dimana populasi sebanyak 117 siswa , menggunakan sampel sebanyak 90 siswa dengan taraf signifikan 5%.

(8)

4 3. Sampling

Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan cara undian yang masing-masing siswa memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi anggota sampel penelitian.

4. Teknik Pengumpulan Data a. Angket

Dalam penelitian ini menggunakan metode angket tertutup secara langsung yaitu angket yang langsung diisi oleh responden yang terdiri dari pernyataan yang disediakan alternatif jawaban, sehingga resonden tinggal memberi tanda chek list () pada jawaban yang dipilih. Skoringnya dengan menggunakan Skala Likert. Alternatif jawaban angket keaktifan siswa dalam pembelajaran dan persepsi siswa mengenai keterampilan mengajar guru.

b. Dokumentasi

Menurut Arikunto (2006:158) “Dokumentasi adalah mencari data yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, notulen, raport, agenda dan sebagainya”. Metode dokumentasi dalam penelitian ini digunakan sebagai:

a. Daftar nama yang digunakan sebagai sampel penelitian.

b. Nilai akhir siswa kelas XI SMK Pancasila 8 slogohimo tahun ajaran 2011/2012, nilai akhir diperoleh dari nilai raport.

5. Teknik Analisis Data

a. Analisis Regresi Linier Berganda

Menurut Sutrisno Hadi (2000:2) tugas pokok analisis regresi adalah “Mencari korelasi antara kriterium dan prediktor, menguji apakah korelasi itu signifikan ataukah tidak, mencari parsamaan garis liniernya, menentukan sumbangan relatif antara sesama prediktor jika prediktornya lebih dari satu”.

(9)

5

siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas ( ) dan kemandirian belajar siswa ( ).

b. Pengujian Hipotesis 1) Uji F

Uji ini digunakan untuk mengetahui signifikasi pengaruh variabel persepsi siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas (X1) dan kemandirian belajar siswa (X2), secara bersama-sama terhadap hasil belajar kewirausahaan (Y).

2) Uji t

Untuk menguji pengaruh secara individual variabel independen terhadap variabel dependen dengan menganggap variabel independen lainnya konstan, maka digunakan uji keberartian koefisien arah regresi ganda atau Uji t.

3) Sumbangan Efektif

Sumbangan efektif yaitu untuk mengetahui seberapa besar sumbangan yang diberikan masing-masing prediktor terhadap kriterium terlebih dahulu dicari efektif garis regresi.

4) Sumbangan Relatif

Menurut Sutrisno Hadi (2000:41) Sumbangan relatif yaitu untuk mengetahui seberapa besar sumbangan masing-masing prediktor terhadap kriterium Y.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1. Hasil Penelitian

a. Deskripsi Data Pengaruh Persepsi Siswa Atas Kemampuan Guru Dalam Pengelolaaan Kelas

(10)

6

median sebesar 49.00, modus sebesar 49, standar deviasi sebesar 2,441 dan varian sebesar 5,960.

b. Deskripsi data Kemandirian Belajar Siswa

Data hasil belajar kewirausahaan diperoleh dengan teknik dokumentasi. Dari hasil analisis dan perhitungan diperoleh nilai tertinggi sebesar 56, nilai terendah sebesar 40, rata-rata sebesar 49,83, median sebesar 50,00, modus sebesar 50, standar deviasi sebesar 2,163 dan varian sebesar 4,680.

c. Deskripsi Data Hasil Belajar Kewirausahaan

Data hasil belajar kewirausahaan diperoleh dengan teknik angket yang terdiri dari 15 pertanyaan. Dari hasil analisis dan perhitungan diperoleh nilai tertinggi sebesar 90, nilai terendah sebesar 70, rata-rata sebesar 79,62, median sebesar 81,00, modus sebesar 90 standar deviasi sebesar 10,138 dan varian sebesar 72,777.

2. Pembahasan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas dan kemandirian belajar siswa berpengaruh terhadap hasil belajar kewirausahaan. Hal ini dapat dilihat dari persamaan regresi linier sebagai berikut Y = 53,160 + 0,431X1 + 0,457X2, berdasarkan persamaan tersebut terlihat bahwa koefisien regresi dari masing-masing variabel independen bernilai positif, artinya variabel persepsi siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas dan kemandirian belajar siswa secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap hasil belajar kewirausahaan .

(11)

7

Berdasarkan uji keberartian koefisien regesi linear ganda untuk variabel persepsi siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas (b1) diperoleh thitung > ttabel, yaitu 2,812 > 1,988 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,019, dengan sumbangan relatif sebesar 51% dan sumbangan efektif 21,9%. Berdasarkan kesimpulan tersebut dapat dikatakan bahwa semakin baik persepsi siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas akan semakin tinggi hasil belajar kewirausahaan. Sebaliknya semakin rendah tingkat persepsi siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas, maka semakin rendah pula hasil belajar kewirausahaan siswa.

Hasil uji hipotesis kedua diketahui bahwa koefisien regresi dari variabel Kemandirian belajar siswa (b2) adalah sebesar 0,457 atau bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa variabel kemandirian belajar siswa berpengaruh positif terhadap hasil belajar kewirausahaansiswa. Berdasarkan uji t untuk variabel kemandirian belajar siswa (b2) diperoleh thitung > ttabel, yaitu 3,256 > 1,988 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,002, dengan sumbangan relatif sebesar 49% dan sumbangan efektif 22,3%. Berdasarkan kesimpulan tersebut dapat dikatakan bahwa semakin baik kemandirian belajar siswa akan semakin tinggi pula hasil belajar kewirausahaan siswa. Demikian pula sebaliknya semakin rendah kemandirian belajar siswa akan semakin rendah hasil belajar kewirausahaan .

(12)

8

penurunan kombinasi variabel persepsi siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas dan kemandirian belajar siswa akan diikuti penurunan akan hasil belajar kewirausahaan. Sedangkan koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 0,421, arti dari koefisien ini adalah bahwa pengaruh yang diberikan oleh kombinasi variabel persepsi siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas dan kemandirian belajar siswa terhadap hasil belajar kewirausahaan adalah sebesar 42,1% sedangkan 57,9% dipengaruhi oleh variabel lain.

Dari hasil perhitungan diketahui bahwa variabel persepsi siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas memberikan sumbangan relatif sebesar 51% dan sumbangan efektif 21,9%. Variabel kemandirian belajar siswa memberikan sumbangan relatif sebesar 49% dan sumbangan efektif 22,3%. Dengan membandingkan nilai sumbangan relatif dan efektif nampak bahwa variabel persepsi siswa atas kemampuan guru dalam pengelolaan kelas memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap hasil belajar kewirausahaan siswa dibandingkan kemandirian belajar siswa. KESIMPULAN DAN IMPLIKASI

1. Kesimpulan

Berdasarkan analisis dan pembahasan yang telah dilakukan pada bab sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

a. Terhadap pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha siswa kelas XI program keahlian akuntansi SMK Pancasila 8 Slogohimo, dapat diterima. Hal ini berdasarkan analisis regresi linier ganda (uji t) diketahui bahwa thitung > ttabel, yaitu 2,057 > 1,988 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,043 dengan sumbangan efektif sebesar 5,05%.

(13)

9

c. Lingkungan keluarga dan prestasi belajar kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa kelas XI program keahlian akuntansi SMK Pancasila 8 Slogohimo, dapat diterima. Hal ini berdasarkan analisis variansi regresi linier ganda (uji F) diketahui bahwa Fhitung > Ftabel, yaitu 4,886 > 3,101 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,010.

d. Hasil uji koefisien determinasi (R2) sebesar 0,101 menunjukkan bahwa besarnya pengaruh lingkungan keluarga dan prestasi belajar kewirausahaan terhadap hasil minat berwirausaha siswa, adalah sebesar 10,1% sedangkan 89,9% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.

2. Implikasi

a. Hasil penilitian ini menunjukan bahwa jika guru menelola kelas dengan baik dalam proses pembelajaran, maka akan meningkatkan hasil belajar siswa. b. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jika kemandirian belajar siswa

tinggi maka akan meningkatkan hasil belajar kewirausahaan siswa, sehingga siswa perlu kemandirian belajar agar dapat memperoleh hasil belajar yang baik.

(14)

10

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Djamarah, syaiful bahri. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta. 2005. Guru Dan Anak Didik Dalam Interaksi

Edukatifsuatu Pendekatan Teoritis. Psikologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Hadi, Sutrisno. 2000. Dasar Metode Research Jilid 1. Yogya : Addi Offest. Mujiman, Haris. 2007. Manajemen Berbasis Belajar Mandiri. Yogyakarta:

Pustaka Belajar.

Sardiman. 2001. Interaksi dan Motivasi Dalam Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grasindo Persada.

Slameto. 2002. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudjana. 1996. Statistic 2. Bandung: Tarsito.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: CV. Alfabeta.

Thoha, Miftah. 1993. Perilaku Organisasi. Jakarta: Raya Grafindo Persada. Tirtonegoro, Sutratinah. 2001. Anak Supernormal dan Program Pendidikannya.

Jakarta: Bumi Aksara.

Figur

Tabel 3.1  Tabel penentuan sampel

Tabel 3.1

Tabel penentuan sampel p.7

Referensi

Memperbarui...