• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS KOMPARATIF KINERJA KEUANGAN BAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANALISIS KOMPARATIF KINERJA KEUANGAN BAN"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

v

ABSTRAKSI

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kinerja keuangan bank umum syariah devisa dan bank umum syariah non devisa, tingkat kinerja bank diukur menggunakan metode REC (Risiko, Earning dan Capital). Metode ini merupakan metode baru untuk mengukur tingkat kinerja pada industri perbankan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

Variabel-variabel yang diteliti pada penelitian ini menggunakan rasio keuangan yang mewakili metode REC dimana risiko diwakili oleh risiko kredit yang diwakili NPF1 (non performing loan) dengan kriteria KL (kurang lancar), D (diragukan), M (macet), NPF2 (non performing loan) dengan kriteria DPK (dalam perhatian khusus), KL (kurang lancar), D (diragukan), M (macet) dan risiko likuiditas yang diwakili FDR (financing to deposit ratio), faktor Earning diwakili oleh ROA (return on asset) dan faktor Capital diwakili oleh CAR1 (Capital adequecy ratio) dengan kriterian modal inti, pelengkap dan tambahan, CAR2 dengan kriteria modal inti. Populasi penelitian adalah 4 bank umum syariah devisa dan 6 bank umum syariah non devisa. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dimana data keuangan yang digunakan adalah data dari tahun maret 2009- Juni 2012 maka diperoleh sampel 3 bank syariah non devisa dan 2 bank syariah non devisa. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode statistik yang digunakan adalah uji independen sample t-test dan uji Mann Whitney.

Hasil analisis menunjukkan bahwa independent sampel t-test pada NPF1 dan NPF2 tidak terdapat perbedaan yang signifikan sedangkan pada variabel FDR, CAR1dan CAR2 terjadi perbedaan yang signifikan, hal serupa juga terjadi pada ROA yang diuji menggunakan Mann Whitney menunjukkan terjadi perbedaan yang signifikan.

Referensi

Dokumen terkait

Rasio yang digunakan diantaranya adalah rasio likuiditas yang diwakili oleh current ratio dan quick ratio, rasio solvabilitas diwakili oleh debt ratio dan total debt to equity ratio

Sedangkan rasio keuangan yang diteliti adalah rasio profitabilitas dengan menggunakan data Gross Profit Margin , Net Profit Margin, Return On Investment, Return On Equity,

Kinerja keuangan ULTJ yang lebih baik saat setelah krisis adalah aspek solvabilitas diwakili oleh rasio utang atas aktiva, aspek aktivitas yang diwakili oleh

analisis untuk memprediksi kinerja perusahaan yang diukur dari perubahan laba.. perusahaan, sedangkan perubahan rasio keuangan yang diteliti diwakili

Banking Ratio dengan nilai 6,80% yang artinya bahwa setiap Rp.1,- dari deposit. dijamin oleh pembiayaan yang

Rasio Keuangan The Bangkok

Struktur modal yang diteliti dalam penelitian ini menggunakan rasio leverage diwakili oleh Debt to Asset Ratio DAR dan Debt to Debt to Equity Ratio DER yang diuji pada Kinerja keuangan

Penurunan laba tersebut dapat diteliti dan diketahui dari laporan keuangan yang dimiliki perusahaan menggunakan analisa rasio keuangan, dimana analisa penelitian kinerja keuangan PT