• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Perkembangan Kegiatan Agustus 2019

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Perkembangan Kegiatan Agustus 2019"

Copied!
71
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

i

TIM PENYUSUN

Penanggung Jawab : Kepala Balai Riset dan Observasi Laut

Ketua : Plt. Kepala Seksi Tata Operasional

Anggota : 1. Megananda

2. Syarif Zaky Darmawan

3. Ni Putu Delviasari

Kontributor : 1. Kepala Sub Bagian Tata Usaha

2. Plt. Kepala Seksi Tata Operasional

3. Plt. Kepala Seksi Pelayanan Teknis

4. Kepala Kelompok Penelitian

Seksi Tata Operasional

Balai Riset dan Observasi Laut Pusat Riset Kelautan

Badan Riset dan Sumber Daya Manuasia Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan

Alamat :

Jl. Baru Perancak, Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, 82251. Telp : +62 (365) 44266, 44268, 44269| Fax : +62 (365) 44278

(3)

ii

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas Karunia dan Rahmat-Nya kegiatan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) periode Agustus 2019 dapat terlaksana dan tersusun dengan baik.

Laporan rutin perkembangan kegiatan bulanan ini berisi capaian kinerja dan anggaran Balai Riset dan Observasi Laut sebagai bentuk pemenuhan pertanggungjawaban atas pelaksanaan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintahan. Penyusunan laporan in sesuai dengan Instruksi Peraturan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan nomor 27.2/BALITBANG KP/2011.

Dokumen ini melaporkan pelaksanaan kegiatan riset dan manajerial dalam bidang kelautan dan perikanan BROL pada periode Agustus 2019. Hasil penyusunan laporan dan evaluasi ini dapat dijadikan dasar dalam perbaikan perencanaan kegiatan pada bulan mendatang untuk mencapai visi dan misi BROL.

Kami berharap agar laporan bulanan ini dapat memenuhi harapan sebagai media pertanggung jawaban kepada stakeholders dan pemicu peningkatan kinerja organisasi Balai Riset dan Observasi Laut

Jembrana, Oktober 2019

(4)

iii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... II DAFTAR ISI ... III DAFTAR GAMBAR ... IV DAFTAR TABEL ... V

RINGKASAN ... 1

BAB I. RISET KELAUTAN ... 3

1.1. KAWASAN PESISIR YANG TERPETAKAN SUMBERDAYANYA ... 4

1.2. WPP YANG TERPETAKAN KARAKTERISTIK DAN DINAMIKA LAUT ... 7

BAB II. SARANA DAN PRASARANA ... 14

2.1.SARANA PRASARANA RISET DATA SATELIT RADAR ... 14

2.2.PENGADAAN SARANA PRASARANA STASIUN BUMI PENERIMA DATA SATELIT RADAR... 15

BAB III. LAYANAN DUKUNGAN MANAJEMEN ESELON I ... 16

3.1.SUBBAGIAN TATA USAHA ... 16

3.1.1. Manajemen Keuangan, BMN dan Tata Usaha Riset Kelautan ... 16

3.1.2. Manajemen Kepegawaian Riset Kelautan ... 19

3.2.SEKSI TATA OPERASIONAL ... 19

3.2.1. Manajemen Perencanaan Program dan Anggaran ... 19

3.2.2. Manajemen Monitoring dan Evaluasi Riset Kelautan ... 21

3.3.PELAYANAN TEKNIS ... 23

3.3.1. Manajemen Data dan Informasi Riset Kelautan ... 23

3.3.2. Manajemen Kerjasama Riset Kelautan ... 29

3.3.3. Manajemen Jasa Riset kelautan ... 31

BAB IV. LAYANAN PERKANTORAN ... 45

BAB V. PERMASALAHAN DAN TINDAK LANJUT ... 46

(5)

iv

DAFTAR GAMBAR

1. Diagram realisasi anggaran dan fisik sampai Agustus 2019 ... 2

2. Grafik realisasi anggaran sampai Agustus 2019 ... 2

3. Pelatihan pembuatan Bioreeftek ... 5

4. Hasil analisis kualitas air perairan Pulau Lembeh ... 6

5. Hasil analisis Terumbu Karang perairan Pulau Lembeh ... 6

6. Hasil analisis kandungan mikroplastik perairan Pulau Lembeh ... 6

7. Kegiatan MSAT ... 8

8. Kegiatan MSAT ... 9

9. Data lapang Teluk Tomini ... 10

10. Hasil regridding perhitungan prediksi kesesuaian zona budidaya laut ... 11

11. Data CTD hasil survey ... 12

12. Tindak lanjut re-evaluasi atas BMN BROL ... 17

13. Bimbingan teknis BBRBLPP Gondol ... 17

14. Penyusunan RKBMN Tahun 2021 lingkup BRSDM KP ... 18

15. Rekonsiliasi penyusunan laporan keuangan dan BMN Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali ... 18

16. Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Semester I 2019 BROL ... 23

17. Analisis Twitter BROL periode Agustus 2019 ... 26

18. Analisis Facebook BROL periode Agustus 2019 ... 26

19. Analisis Instagram BROL periode Agustus 2019 ... 26

20. Analisis Youtube BROL periode Agustus 2019 ... 27

21. Pameran RITECH Expo ... 27

22. Bakti Inovasi Teknologi ... 28

23. Inovasi Bahari 2019 ... 28

24. Dokumentasi kegiatan penginderaan jauh laut Agustus 2019 ... 34

25. Titik lokasi kegiatan survei ... 35

26. Alat buoy pantai ... 37

27. Grafik hasil monitoring bouy di Perairan Selat Bali (a) dan Bali Utara (b) untuk parameter suhu, salinitas, konduktivitas dan oksigen terlarut ... 41

28. Validasi lapangan kasus tumpahan minyak di Perairan Karawang ... 43

(6)

v

DAFTAR TABEL

1. Realisasi anggaran berdasarkan sumber dana dan jenis belanja satker BROL Juni

2019 ... 1

2. Realisasi anggaran pada kegiatan riset kawasan ... 4

3. Realisasi anggaran pada kegiatan riset WPP ... 7

4. Realisasi anggaran pada bidang sarana dan prasarana ... 14

5. Realisasi anggaran pada bidang tata usaha... 16

6. Realisasi anggaran pada penyusunan, perencanaan program dan anggaran ... 20

7. Realisasi anggaran pada manajemen monitoring dan evaluasi riset kelautan ... 21

8. Realisasi anggaran pada bidang pelayanan teknis... 23

9. Personil yang terlibat dalam survei 20 Juni 2019 ... 36

10. Inventarisasi kondisi buoy pantai Juni 2019 ... 39

11. Realisasi anggaran pada output layanan perkantoran ... 45

12. Permasalahan dan tindak lanjut ... 46

(7)

1

RINGKASAN

Balai Riset dan Observasi Laut di tahun anggaran 2019 melaksanakan Kegiatan Riset Kelautan untuk menghasilkan 6 output kegiatan dengan nominal pagu anggaran adalah sebesar Rp28.804.308.000,-. Pagu tersebut telah mendapatkan penambahan anggaran dengan adanya kelanjutan Hibah Luar Negeri sebesar Rp212.178.000,-. Realisasi anggaran pada periode Agustus adalah sebesar Rp1.046.460.926,- atau sekitar 3,63% dari total pagu anggaran. Periode bulan ini telah terealisasikan untuk belanja pegawai (51), belanja barang (52) dan belanja modal (53). Realisasi anggaran berdasarkan sumber dana dan jenis belanaja pada Agustus terlihat pada Tabel 1. Capaian kinerja pelaksanaan penggunaan anggaran Agustus 2019 terlihat pada penyerapan maksimal dari target penyerapan anggaran yang telah ditetapkan. Realisasi tertinggi pada periode Agustus 2019 adalah belanja barang (52) yaitu Rp687.766.465,-. Capaian anggaran dan fisik divisualisasikan pada Gambar 1, dengan persentase realisasi anggaran hingga Agustus 2019 sebesar 39,39%. Grafik realisasi anggaran dapat dilihat pada Gambar 2.

Tabel 1. Realisasi anggaran berdasarkan sumber dana dan jenis belanja satker BROL Agustus

2019 Ket Rupiah Murni (RM) Rp HLL Rp PNBP Rp 51 52 53 52 52 Pagu 5.090.630.000 10.701.500.000 12.800.000.000 212.178.000 - Target 341.289.000 687.767.000 17.407.000 - - Realisasi 341.288.262 687.766.465 17.406.199 - - % 6,70 6,43 0,14 - - Total Pagu 28.804.308.000 - Total Realisasi 1.046.460.926

(8)

2

Gambar 1. Diagram realisasi anggaran dan fisik sampai Agustus 2019

(9)

3

BAB I. RISET KELAUTAN

Indonesia sebagai negara bahari, menyimpan kekayaan dan keanekaragaman hayati laut yang melimpah berupa berbagai jenis ikan, udang, kerang dan rumput laut. Wilayah pesisir dan lautan merupakan aset nasional dalam prioritas pembangunan dan pengembangan pusat-pusat ekonomi masyarakat. Pembangunan poros maritim sejatinya merupakan kebijakan strategis dalam rangka melakukan penataan, pengelolaan, dan pemanfaatan sumberdaya ikan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, khususnya nelayan. Munculnya paradigma untuk menjadikan pembangunan berbasis sumberdaya kelautan dan perikanan sebagai motor sejalan dengan pelaksanaan otonomi daerah yang memberikan peluang bagi pemerintah daerah untuk memanfaatkan, mengelola dan melindungi wilayah perairan dengan lebih maksimal.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara berkelanjutan telah menetapkan sasaran strategis untuk mendukung dan mewujudkan hal tersebut. Fokus program dan kegiatan KKP salah satunya adalah meningkatkan peran sektor kelautan dan perikanan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan sentra produksi kelautan dan perikanan yang memiliki komoditas unggulan dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan. Pada kenyataannya di lapangan belum sesuai dengan yang diharapkan. Pemanfaatan sumberdaya ikan, khususnya oleh nelayan tradisional, masih belum optimal.Tahun 2019 ini Balai Riset dan Observasi Laut – Kementerian Kelautan dan Perikanan memiliki beberapa program kegiatan riset dengan tujuan yang berbeda-beda.

Kegiatan Riset yang ada di Balai Riset dan Observasi Laut tahun 2019 memiliki dua output kegiatan yaitu Kawasan Pesisir yang Terpetakan Sumberdayanya” dan “WPP yang Terpetakan Karakteristik dan Dinamika Laut”. Kedua output tersebut sejalan dengan Rencana Strategis (RENSTRA) BROL tahun 2017-2019 hasil review 2018 dan 2019 serta arahan pusat (RENSTRA Pusat Riset Kelautan). Proses pencapaian kedua output riset dilakukan melalui pelaksanaan 6 judul kegiatan riset. Fokus kegiatan riset BROL tahun ini adalah kegiatan riset dengan output yang tercapai dapat digunakan sebagai bahan kebijakan pemerintahan saat ini yaitu membangun potensi perikanan nasional. Kegiatan ini dilangsungkan sebagai salah satu strategi pembangunan nasional yang terkait dengan tugas KKP dalam melaksanakan sub agenda Nawa Cita ke-7 yaitu pengembangan ekonomi maritim dan kelautan.

(10)

4

1.1. Kawasan Pesisir yang Terpetakan Sumberdayanya

Penggunaan anggaran kegiatan riset kawasan pesisir yang terpetakan sumberdayanya bulan Agustus 2019 adalah sebesar Rp96.899.000,- dari total pagu anggaran riset sebesar Rp440.814.000,-. Realisasi anggaran riset kawasan pesisir yang terpetakan sumber dayanya yang dilaksanakan oleh dua judul kegiatan riset selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 2.

Tabel 2. Realisasi anggaran pada kegiatan riset kawasan No. Judul Kegiatan Pagu

(Rp.)

Realisasi (Rp.)

Bulan Ini Total Penyerapan %

1. Kajian Pemetaan dan Identifikasi Kesehatan Ekosistem Pesisir 299.026.000 96.899.000 219.530.650 73,42 2. Kajian Cepat Tanggap Berbasis Kebutuhan Pengguna 141.788.000 1.500.000 20.149.300 14,21 Jumlah 440.814.000 98.399.000 239.679.950 54,37

Pelaksanaan kegiatan periode Agustus 2019 dengan penyerapan anggaran seperti yang tertera pada table tersebut diatas memiliki uraian kegiatan pada masing-masing judul kegiatan dengan uraian sebagai berikut :

1. Kajian Pemetaan dan Identifikasi Kesehatan Ekosistem Pesisir.

Uraian kegiatan riset ini pada periode Agustus 2019 meliputi antara lain :

a. Penyusunan laporan mingguan periode Agustus 2019. b. Penyusunan laporan bulanan periode Agustus 2019. c. Analisis data hasil survey.

d. Uji coba pemodelan hidrodinamika perairan Pulau Lembeh, sebagai inputan pemodelan trajectory sampah.

e. Mengikuti kegiatan Bakti Inovasi Teknologi pada tanggal 5 Agustus 2019 di Gianyar.

f. Memberikan pelatihan pembuatan Bioreeftek di UPT PTKP3K Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur pada tanggal 7 – 8 Agustus 2019 (Gambar 3).

(11)

5

Gambar 3. Pelatihan pembuatan Bioreeftek

g. Mengikuti dan menjadi narasumber kegiatan MSAT 2019 Conference pada tanggal 7 – 8 Agustus 2019 di Makassar.

h. Mengikuti pelaksanaan kegiatan monev Semester I 2019 Balai Riset dan Observasi Laut.

2. Kajian Cepat Tanggap Berbasis Kebutuhan Pengguna

Uraian kegiatan riset ini pada periode Agustus 2019 meliputi antara lain :

a. Penyusunan laporan mingguan periode Agustus 2019. b. Penyusunan laporan bulanan periode Agustus 2019.

c. Mengikuti kegiatan Bakti Inovasi Teknologi pada tanggal 5 Agustus 2019 di Gianyar.

d. Mengikuti pelaksanaan kegiatan monev Semester I 2019 Balai Riset dan Observasi Laut.

Capaian kinerja suboutput Kawasan Pesisir yang Terpetakan Sumberdayanya periode Agustus 2019 adalah :

1. Tersusunnya laporan mingguan periode Agustus 2019. 2. Tersusunnya laporan bulanan periode Agustus 2019.

3. Perolehan data citra satelit resolusi tinggi Pleiades, SPOT 6 dan 7 untuk daerah Pulau Lembeh dari Pustekdata LAPAN.

(12)

6

Gambar 4. Hasil analisis kualitas air perairan Pulau Lembeh

5. Hasil analisis Terumbu Karang, Mangrove dan Lamun dari hasil survey (Gambar 5).

Gambar 5. Hasil analisis Terumbu Karang perairan Pulau Lembeh

6. Hasil analisis kandungan mikroplastik perairan Pulau Lembeh dan kelimpahan sampah laut Pulau Lembeh (Gambar 6).

7. Tersusunnya laporan mingguan periode Agustus 2019. 8. Tersusun laporan bulanan periode Agustus 2019.

(13)

7

Rencana kegiatan bulan berikutnya dari subouput Kawasan Pesisir yang Terpetakan Sumberdayanya :

a. Kegiatan riset Kajian Pemetaan dan Identifikasi Kesehatan Ekosistem Pesisir pada periode Agustus 2019 adalah melakukan pengolahan data hasil survey Juli 2019.

b. Kegiatan riset Kajian Cepat Tanggap Berbasis Kebutuhan Pengguna adalah melanjutkan pengolahan data spatial data mining per-bulan dan per-tahun.

1.2. WPP yang Terpetakan Karakteristik dan Dinamika Laut

Penggunaan anggaran kegiatan riset WPP yang terpetakan karakteristik dan dinamika laut pada Agustus adalah sebesar sebesar Rp61.243.349,- dari pagu anggaran sebesar Rp959.186.000,-. Persentase serapan anggaran Agustus 2019 adalah sebsar 6,38% dengan rincian realisasi anggaran selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 3.

Tabel 3. Realisasi anggaran pada kegiatan riset WPP

No. Uraian Pagu

(Rp.)

Realisasi (Rp.)

Bulan Ini Total Penyerapan %

1. Pemanfaatan Data Osenaografi Untuk Daya Dukung Sumberdaya Perikanan di WPP-715 277.580.000 - 47.504.989 17,11 2. Pemanfaatan Data Citra Satelit Untuk Pemetaan Daerah Potensi Penangkapan Ikan Wilayah Pesisir 715 dan WPP-573

245.283.000 18.602.700 68.805.500 27,24

3. Pemanfaatan Citra Satelit Radar Dalam Mendukung Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan di WPP-711 202.780.000 - 65.277.505 32,19 4. Kajian Transport Massa Air di Selat Makassar WPP-713

233.543.000 42.640.649 175.588.505 75,18

Jumlah 959.186.000 61.243.349 355.176.499 37,03

Pelaksanaan kegiatan periode Agustus 2019 dengan penyerapan anggaran seperti yang tertera pada table tersebut diatas memiliki uraian kegiatan pada masing-masing judul kegiatan dengan uraian sebagai berikut

(14)

8

1. Pemanfaatan Data Oseanografi Untuk Daya Dukung Sumberdaya Perikanan di WPP-715.

Uraian kegiatan riset ini pada periode Agustus 2019 meliputi antara lain :

a. Penyusunan laporan mingguan periode Agustus 2019. b. Penyusunan laporan bulanan periode Agustus 2019.

c. Pemutakhiran pengumpulan data satelit (Himawari dan MurSST) dan output model CMEMS.

d. Mengikuti kegiatan Bakti Inovasi Teknologi pada tanggal 5 Agustus 2019 di Gianyar.

e. Mengikuti dan menjadi narasumber kegiatan MSAT 2019 Conference pada tanggal 7 – 8 Agustus 2019 di Makassar.

2. Pemanfaatan Data Citra Satelit untuk Pemanfaatan Daerah Potensi Penangkapan Ikan di Wilayah Pesisir di WPP-715 dan WPP-573.

Uraian kegiatan riset ini pada periode Agustus 2019 meliputi antara lain :

a. Penyusunan laporan mingguan periode Agustus 2019. b. Penyusunan laporan bulanan periode Agustus 2019.

c. Mengikuti kegiatan Bakti Inovasi Teknologi pada tanggal 5 Agustus 2019 di Gianyar.

d. Mengikuti kegiatan MSAT 2019 Conference pada tanggal 7 – 8 Agustus 2019 di Makassar (Gambar 7).

e. Mengikuti pelaksanaan kegiatan monev Semester I 2019 Balai Riset dan Observasi Laut.

(15)

9

3. Pemanfaatan Citra Satelit Radar Dalam Mendukung Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan di WPP-711.

Uraian kegiatan riset ini pada periode Agustus 2019 meliputi antara lain :

a. Penyusunan laporan mingguan periode Agustus 2019. b. Penyusunan laporan bulanan periode Agustus 2019.

c. Identifikasi double-ping pada setiap trajectory kapal ber-vms, dan konsultasi dengan POA-PSDKP terkait hasil sementara proses cleaning vms dataset.

d. Mengikuti kegiatan Bakti Inovasi Teknologi pada tanggal 5 Agustus 2019 di Gianyar.

e. Mengikuti kegiatan MSAT 2019 Conference pada tanggal 7 – 8 Agustus 2019 di Makassar (Gambar 8).

f. Diskusi dengan peneliti Jepang terhadap rencana pemanfaatan data radar ALOS untuk IUU Fishing.

g. Koordinasi dan diskusi dengan PUSTEKSAT LAPAN untuk pemanfaatan data AIS.

h. Penyusunan prosedur pemisahan antar trip pada setiap trajectory kapal ber-vms. i. Analisis trajectory setiap trip kapal dengan pendekatan Model-based Clustering. j. Mengikuti pelaksanaan kegiatan monev Semester I 2019 Balai Riset dan

Observasi Laut.

k. Eksplorasi sampel data Automatic Identification System (AIS) yang diperoleh dari Satelit Tubsat 2 dan 3 LAPAN.

(16)

10

4. Kajian Transport Massa Air di Selat Makassar WPP-713.

Uraian kegiatan riset ini pada periode Agustus 2019 meliputi antara lain :

a. Penyusunan laporan mingguan periode Agustus 2019. b. Penyusunan laporan bulanan periode Agustus 2019.

c. Mengikuti kegiatan Bakti Inovasi Teknologi pada tanggal 5 Agustus 2019 di Gianyar.

d. Mengikuti pelaksanaan kegiatan monev Semester I 2019 Balai Riset dan Observasi Laut.

e. Melakukan pengolahan data CTD hasil survey.

Capaian kinerja suboutput WPP yang terpetakan Karakteristik dan Dinamika Laut adalah :

1. Tersusunnya laporan mingguan periode Agustus 2019. 2. Tersusunnya laporan bulanan periode Agustus 2019.

3. Perolehan data lapang kondisi fisik perairan laut di Teluk Tomini pada perwakilan Musim Timur (Gambar 9).

4. Tahapan regridding untuk mendukung perhitungan prediksi kesesuaian zona budidaya laut dengan metode STORET di WPP (Gambar 10).

5. Tersusun prosedur identifikasi potensi double pings dalam satu data kapal / jam. 6. Hasil diskusi dengan peneliti Jepang terhadap rencana pemanfaatan data radar ALOS

untuk IUU Fishing yaitu indikasi teknologi radar ALOS yang ditawarkan pihak Jepang belum dapat digunakan untuk operasionalisasi penanggulangan IUU Fishing.

7. Terolahnya data CTD in situ hasil survey pelaksanaan recovery subsurface mooring Bouy (Gambar 11).

(17)

11

Gambar 10. Hasil regridding perhitungan prediksi kesesuaian zona budidaya laut

a.

(18)

12

c.

d.

(19)

13

Rencana kegiatan suboutput WPP yang terpetakan Karakteristik dan Dinamika Laut bulan September 2019 adalah sebagai berikut :

a. Eksplorasi data AIS.

b. Perbaikan prosedur analisis model-based clustering. c. Analisis data lapangan.

d. Pengumpulan data pendukung. e. Pembuatan model trajectory. f. Diseminasi hasil kegiatan.

g. Menyusun dan membandingkan PPDPI dengan menggunakan data hasil pengembangan dengan metode “rolling mosaic”, data hasil pengembangan dengan metode gap filling dengan data standar yang biasa digunakan untuk menyusun PPDPI.

h. Melanjutkan perhitungan prediksi kesesuaian zona budidaya laut dengan metode STORET di WPP (mengaplikasikan regridding produk biogeochemical dengan produk physical).

(20)

14

BAB II. SARANA DAN PRASARANA

Perkembangan organisasi pada umumnya berimplikasi pada bertambahnya kebutuhan sumber daya manusia beserta sarana dan prasarana pendukungnya, demikian pula yang terjadi pada Balai Riset dan Observasi Laut (BROL). BROL sebagai satuan unit kerja eselon 3 di bawah Pusat Riset Kelautan (PUSRISKEL) Kementerian Kelautan dan Perikanan telah berkembang baik secara organisasi maupun kegiatan risetnya, oleh karena itu perlu adanya upaya pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana dengan melakukan beberapa kegiatan pengadaan barang dan jasa yang terdiri dari :

1. Sarana Prasarana Riset Data Satelit Radar.

2. Sarana Prasarana Stasiun Bumi Penerima Data Satelit Radar.

Sarpras Pengadaan Citra Satelit dan Radar dengan Sarana dan Prasarana Stasiun Bumi Penerima Data Satelit Radar, merupakan kegiatan pengadaan yang tak terpisahkan. Pada bulan ini tidak terdapat realisasi anggaran pada kedua kegiatan pengadaan. Realisasi anggaran selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 4.

Tabel 4. Realisasi anggaran pada bidang sarana dan prasarana

Uraian Pagu

(Rp.)

Realisasi (Rp.)

Bulan Ini Total Penyerapan %

Sarana Prasarana Riset Data

Satelit Radar 9.500.000.000 17.406.199 2.690.923.457 28,33 Sarana Prasarana Stasiun Bumi

Penerima Data Satelit Radar 3.300.000.000 - 1.000.000.000 30,00

Jumlah 12.800.000.000 17.406.199 3.690.923.457 28,84

2.1. Sarana Prasarana Riset Data Satelit Radar

Periode Agustus ini pengadaan riset data satelit radar telah dilakukan pelaksanaan pengadaan scene, pada bulan ini telah dilaksanakannya pengadaan riset data satelit radar sebanyak 21 scenes, dengan pada tanggal 1 Agustus 2019 sebanyak 3 scene, 3 Agustus 2019 sebanyak 2 scene, 4 Agustus 2019 sebanyak 1 scene, 5 Agustus 2019 sebanyak 1 scene, 6 Agustus 2019 sebanyak 1 scene, 14 Agustus 2019 sebanyak 2 scene, 17 Agustus 2019 sebanyak 1 scene, 19 Agustus 2019 sebanyak 1 scene, 20 Agustus 2019 sebanyak 1 scene, 21 Agustus 2019 sebanyak 1 scene, 22 Agustus 2019 sebanyak 1 scene, 24 Agustus 2019 sebanyak 1 scene, 25 Agustus 2019 sebanyak 1 scene, 26 Agustus 2019 sebanyak 1 scene, 29 Agustus 2019 sebanyak 2 scene dan 30 Agustus 2019 sebanyak 1 scene. Hingga Agustus 2019 telah direalisasikannya pengadaan sarana prasarana data satelit radar sebanyak 41 scene dari target 300 scene.

(21)

15

Rencana kegiatan bulan berikutnya :

a. Pelaksanaan teknis dan operasional pengadaan data citra satelit dan radar. b. Pembayaran kontrak Termin-I 2019.

2.2. Pengadaan Sarana Prasarana Stasiun Bumi Penerima Data Satelit Radar

Serupa dengan kegiatan pengadaan sarana riset data satelit radar, kegiatan pengadaan sarama prasarana stasiun bumi penerima data satelit radar sedang berlangsung.

Rencana kegiatan bulan berikutnya :

a. Pelaksanaan teknis dan operasional pengadaan sarana prasarana stasiun bumi penerima data satelit radar.

(22)

16

BAB III. LAYANAN DUKUNGAN MANAJEMEN ESELON I

Pelaksananan kegiatan di Balai Riset dan Observasi Laut dibutuhkan dukungan manajerial. Struktural manajerial BROL terdiri dari :

a). Subbagian Tata Usaha. b). Seksi Tata Operasional. c). Seksi Pelayanan Teknis.

Subbagian tata usaha sebagaimana yang dimaksud di atas mempunyai tugas melakukan urusan keuangan persuratan kearsipan, kepegawaian dan rumah tangga dan perlengkapan, serta tata laksana. Seksi Tata Operasional sebagaimana yang dimaksud diatas mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana program dan anggaran, pemantauan dan evaluasi serta pelaporan, sedangkan Seksi Pelayanan Teknis sebagaimana yang dimaksud di atas mempunyai tugas melakukan pelayanan teknis, jasa, informasi, komunikasi, diseminasi, publikasi, kerjasama, dan pengelolaan prasarana dan sarana riset dan observasi, serta perpustakaan. Berikut adalah uraian pelaksanaan kegiatan Agustus 2019 pada masing-masing tim manajerial.

3.1. Subbagian Tata Usaha

Perkembangan pelaksanaan realisasi anggaran kegiatan lingkup tata usaha pada Agustus sebesar Rp14.836.672,- dari pagu anggaran sebesar Rp240.500.000. Realisasi anggaran selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 5.

Tabel 5. Realisasi anggaran pada bidang tata usaha

Uraian Pagu

(Rp.)

Realisasi (Rp.) Bulan Ini Total

Penyerapan %

Manajemen Keuangan 199.538.000 14.836.672 129.120.936 64,71

Manajemen Umum 40.962.000 - 28.389.020 69,31

Jumlah 240.500.000 14.836.672 157.509.956 65,49

Beberapa kegiatan dan capaian kinerja tata usaha yang dilaporkan pada Agustus 2019 adalah sebagai berikut :

3.1.1. Manajemen Keuangan, BMN dan Tata Usaha Riset Kelautan

Uraian kegiatan yang dilakukan pada Agustus 2019 diantaranya :

1. Penyusunan laporan mingguan Agustus 2019. 2. Penyusunan laporan bulanan Agustus 2019. 3. Pendistribusian uang persediaan.

(23)

17

4. Pengumpulan pertanggung jawaban belanja.

5. Pengajuan gaji pegawai, PPNPN, uang makan, tunjangan kinerja dan GUP.

6. Tindak lanjut updating progress re-evaluasi atas BMN BROL untuk persiapan pemeriksaan atas re-evaluasi BMN oleh BPK yang dilakukan oleh Tim BMN BRSDM KP (Gambar 12) dengan melakukan pengajuan surat ke KPKNL terkait tindak lanjut hasil re-evaluasi BMN tahun 2017 dan 2018 atas barang yang tidak ditemukan.

Gambar 12. Tindak lanjut re-evaluasi atas BMN BROL

7. Ka Sub Bagian Tata Usaha (Endah Mulyastuti) dan Peneliti (Nuryani Widagti) menghadiri undangan Bimbingan Teknis yang diselenggarakan BBRBLPP Gondol pada tanggal 6 Agustus 2019 (Gambar 13).

Gambar 13. Bimbingan teknis BBRBLPP Gondol

8. Koordinasi dengan BRSDM KP terkait bahan pembahasan RPP PNBP KKP. 9. Koordinasi dengan Sekretariat TPKN KKP terkait proses kehilangan buoy. 10. Pengajuan dan koordinasi terkait TUP ke KPPN Singaraja.

11. Mengikuti pelaksanaan kegiatan monev Semester I 2019 Balai Riset dan Observasi Laut.

12. Menghadiri penyusunan RKBMN Tahun 2021 lingkup BRSDM KP pada tanggal 21 – 23 Agustus 2019 (Gambar 14).

(24)

18

Gambar 14. Penyusunan RKBMN Tahun 2021 lingkup BRSDM KP

13. Menghadiri rekonsiliasi penyusunan laporan keuangan dan BMN Dinas Kelautan dan Perikanan wilayah Provinsi Bali Semester I Tahun 2019 pada tanggal 22 Agustus 2019 di Denpasar (Gambar 15).

Gambar 15. Rekonsiliasi penyusunan laporan keuangan dan BMN Dinas Kelautan dan

Perikanan Provinsi Bali

14. Rapat dan diskusi terkait mekanisme penggunaan kartu kredit (KK) Pemerintah yang telah dapat dipergunakan.

15. Penggunaan kartu kredit pemerintah untuk belanja perjalanan dinas dan belanja barang.

16. Pengajuan pembayaran langganan internet dan gaji PPNPN periode Agustus 2019. 17. Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Endah Mulyastuti) dan Pengelola Persuratan (Ni

Luh Suryantini) mengikuti kegiatan bimbingan teknis arsiparis dan tata naskah dinas lingkup BRSDM KP pada tanggal 26 – 28 Agustus 2019 di Bogor.

Capaian kegiatan yang dilakukan pada Agustus 2019 diantaranya :

1. Telah tersusun dan dikirimkannya laporan mingguan Agustus 2019. 2. Telah tersusun dan dikirimkannya laporan bulanan Agustus 2019. Rencana kegiatan bulan berikutnya :

(25)

19

3.1.2. Manajemen Kepegawaian Riset Kelautan

Uraian kegiatan yang dilakukan pada Agustus 2019 diantaranya :

1. Penyusunan laporan mingguan Agustus 2019. 2. Penyusunan laporan bulanan Agustus 2019. 3. Pelaporan presensi pegawai.

4. Pengecekan SKP bulanan. 5. Updating Simpeg.

6. Pengajuan kembali usulan operator aplikasi kepegawaian BROL ke BRSDM KP. 7. Mengikuti pelaksanaan kegiatan monev Semester I 2019 Balai Riset dan Observasi

Laut.

8. Pengusulan perpanjangan Tugas Belajar S2 atas nama Ridla Kumara Hadi.

9. Pelaksanaan penyuluhan terkait dengan kesehatan pada tanggal 21 Agustus 2019. 10. Koordinasi dengan Kepegawaian BRSDM KP terkait usulan Izin Belajar atas nama

Teguh Agustiadi yang belum terbit.

Capaian yang dilakukan pada Agustus 2019 diantaranya :

1. Telah tersusun dan dikirimkannya laporan mingguan Agustus 2019. 2. Telah tersusun dan dikirimkannya laporan bulanan Agustus 2019.

3. Telah dikirimkannya presensi pegawai periode Agustus 2019 kepada BRSDM KP. 4. Telah dilaksanakannya pelaksanaan peringatan HUT RI ke-74.

5. Telah diberikannya hasil MCU dari Balimed kepada pegawai BROL.

6. Telah didapatkan informasi bahwa SK aktif belajar kembali atas nama Rizky Hanintyo telah terbit.

Rencana kegiatan bulan berikutnya :

1. Update kegiatan kepegawaian.

3.2. Seksi Tata Operasional

3.2.1. Manajemen Perencanaan Program dan Anggaran

Perkembangan pelaksanaan anggaran kegiatan lingkup program pada Agustus 2019 sebesar 9.702.400,- dari pagu anggaran Rp49.900.000,-. Rincian realisasi anggaran bidang penyusunan, perencanaan program dan anggaran selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 6.

(26)

20

Tabel 6. Realisasi anggaran pada penyusunan, perencanaan program dan anggaran

Uraian

Pagu (Rp.)

Realisasi (Rp.) Bulan Ini Total

Penyerapan %

Perencanaan, Penyusunan

Program dan Anggaran 33.800.000 9.702.400 30.214.001 89,39 Rapat Kerja Penyusunan

Renstra, Roadmap dan Renaksi Kegiatan

16.100.000 - - -

Manajemen Perencanaan Program dan Anggaran Riset Kelautan

49.900.000 9.702.400 30.214.001 60,55

Ketersediaan anggaran untuk mendukung program kerja yang terbatas diperlukan skala prioritas kegiatan yang dapat mendukung kebijakan kementerian. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan dari kegiatan ini adalah tersedianya rencana program dan anggaran yang baik sesuai dengan arah kebijakan dibidang kelautan, sedangkan resiko yang dapat menghambat pencapaian sasaran adalah jika terjadi perubahan kebijakan yang akan menimbulkan deviasi penggunaan anggaran. Perolehan dokumen Program dan Rencana Kerja yang baik, perlu dilakukan identifikasi kebutuhan terkait sumberdaya laut dan pesisir yang menyeluruh dan sesuai dengan tugas dan fungsi BROL. Penyusunan Program dan Rencana Kerja harus dapat memenuhi kebutuhan BROL sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Uraian Kegiatan Penyusunan, Perencanaan Program dan Anggaran yang dilakukan pada Agustus 2019 ini adalah :

1. Penyusunan laporan mingguan Agustus 2019. 2. Penyusunan laporan bulanan Agustus 2019.

3. Penyerahan dokumen kelengkapan revisi-2 BROL ke Kanwil. 4. Penyesuaian Perjanjian Kinerja (PK) perbaruan level 4 dan level 3.

5. Menghadiri undangan reviu laporan kinerja dan peningkatan kapasitas pada tanggal 7 – 9 Agustus 2019 di Bandung.

6. Evaluasi mingguan tim Tata Operasional.

7. Rapat tindak lanjut progress pengajuan revisi anggaran BARATA. 8. Rapat catatan hasil rapim terkait perencanaan anggaran 2020. 9. Penyusunan kembali ADK revisi anggaran BARATA.

10. Kompilasi RPA dari penanggungjawab kegiatan.

(27)

21

12. Mengikuti pelaksanaan kegiatan monev Semester I 2019 Balai Riset dan Observasi Laut.

13. Persiapan pembahasan usulan revisi terkait pergeseran anggaran pada akun 006 dan 009 dengan tim DJA dan tim program BRSDM KP.

Capaian kegiatan pada Agustus 2019 ini adalah :

1. Telah tersusun dan dikirimkannya laporan mingguan Agustus 2019. 2. Telah tersusun dan dikirimkannya laporan bulanan Agustus 2019.

3. Telah didistribusikannya dokumen pengesahan revisi anggaran ke-2 ke penanggung jawab kegiatan, Pusat Riset Kelautan dan Sekretariat BRSDM KP.

Rencana kegiatan bulan berikutnya :

1. Update rencana kegiatan penyusunan program dan anggaran kegiatan tahun 2020 dan sekaligus melakukan monitoring pelaksanaan program dan anggaran kegiatan tahun 2019.

2. Mengikuti kegiatan penyusunan dan penelahaan (Quality Control I) RKA-K/L pagu alokasi anggaran lingkup BRSDM KP Tahun 2020.

3.2.2. Manajemen Monitoring dan Evaluasi Riset Kelautan

Monitoring dan evaluasi sangat berperan dalam upaya meningkatkan kualitas hasil dan output dari operasional suatu kegiatan dan berkontribusi penting dalam memandu pencapaian target pembuat kebijakan diseluruh strata organisasi. Kegiatan monev dapat memberi gambaran tentang bagaimana kualitas operasional kegiatan (proses dan hasilnya) baik kekuatan dan kelemahan yang ada, efektivitas biaya dan arah produktif potensial masa depan akan tercapai apabila disusun, didesain dan dilakukan analisa yang tepat dan akurat. Pelaksanaan anggaran kegiatan lingkup Monitoring dan evaluasi pada Agustus sebesar Rp19.711.916,- dari total pagu anggaran Rp46.300.000,-. Rincian realisasi anggaran bidang monitoring dan evaluasi riset kelautan selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 7.

Tabel 7. Realisasi anggaran pada manajemen monitoring dan evaluasi riset kelautan

Uraian

Pagu (Rp.)

Realisasi (Rp.) Bulan Ini Total

Penyerapan %

Monitoring, Evaluasi dan

Pelaporan Kegiatan 46.300.000 19.711.916 40.443.937 87,35

Manajemen Monitoring dan

(28)

22

Uraian kegiatan rutin dan penyusunan laporan yang tidak terjadwalkan yang dilakukan pada periode Agustus 2019 diantaranya adalah:

1. Penyusunan laporan mingguan Agustus 2019. 2. Penyusunan laporan bulanan Agustus 2019. 3. Penyusunan laporan semester I 2019.

4. Pengisian aplikasi dashboard untuk weekly report. 5. Penginputan aplikasi Monev Anggaran.

6. Penginputan aplikasi e-Dalwas.

7. Penginputan aplikasi Monev Bappenas. 8. Penginputan aplikasi Kinerjaku.

9. Penyusunan form DA periode Agustus 2019.

10. Pelaksanaan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Semester I 2019 pada tanggal 20 & 22 Agustus 2019 di Balai Riset dan Observasi Laut dan Loka Riset Perikanan Tuna. 11. Evaluasi mingguan tim Tata Operasional.

Capaian kegiatan pada Agustus 2019 ini adalah :

1. Tersusunnya laporan mingguan Agustus 2019 pada tiap minggunya.

2. Telah diinputnya laporan mingguan Agustus 2019 pada tiap minggunya ke Dashboard BRSDM KP.

3. Tersusun dan disampaikannya laporan bulanan Agustus 2019 BROL kepada monev BRSDM KP dan Pusriskel.

4. Tersusun dan disampaikannya laporan Semester I 2019.

5. Terupdatenya aplikasi Monev Anggaran, Bappenas, Kinerjaku dan e-Dalwas. 6. Tersusunnya form DA periode Agustus 2019.

7. Tersusunnya LKE SAKIP BROL.

8. Telah dilaksanakannya kegiatan Monitoring dan Evaluasi Semester I 2019 pada tanggal 20 & 22 Agustus 2019 di Balai Riset dan Observasi Laut dan Loka Riset Perikanan Tuna (Gambar 16).

(29)

23

Gambar 16. Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Semester I 2019 BROL Rencana kegiatan bulan berikutnya :

1. Menyusun dan update laporan mingguan dan bulanan.

2. Mengupdate aplikasi dashboard, monev anggaran, monev e-dalwas dan monev Bappenas dan kinerjaku.

3.3. Pelayanan Teknis

Perkembangan pelaksanaan anggaran pada kegiatan pelayanan teknis Agustus sebesar Rp3.932.936,- dari total pagu anggaran pelayanan teknis sebesar Rp342.478.000,-. Terdapat penambahan pagu anggaran disebabkan adanya lanjutan kegiatan yang berasal dari Hibah Luar Negeri sebesar Rp212.178.000,-. Rincian realisasi anggaran bidang pelayanan teknis selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 8.

Tabel 8. Realisasi anggaran pada bidang pelayanan teknis

Uraian Pagu

(Rp.)

Realisasi (Rp.) Bulan Ini Total

Penyerapan %

Manajemen Kerjasama Riset

Kelautan 30.900.000 - 21.743.014 70,37

Manajemen Data dan

Informasi Riset Kelautan 275.378.000 3.932.936 23.759.716 8,63 Manajemen Pelayanan Jasa

Riset Kelautan 36.200.000 - 16.739.056 46,24

Jumlah 342.478.000 3.932.936 23.759.716 18,17

3.3.1. Manajemen Data dan Informasi Riset Kelautan

Balai Riset dan Observasi Laut sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari BRSDM KP melakukan kegiatan riset dan observasi sumber daya laut di bidang fisika

(30)

24

dan kimia kelautan, daerah potensial penangkapan ikan dan perubahan iklim sebagai salah satu bentuk implementasi tugas dan fungsi pokok unit kerja. Kegiatan diseminasi dan promosi hasil riset kelautan dan perikanan diharapkan dapat memfasilitasi penyebaran hasil riset dan observasi laut BROL kepada stakeholders terkait. Bentuk paket diseminasi yang dilakukan meliputi promosi hasil riset melalui kegiatan pameran, seminar, publikasi dan sosialisasi serta pemanfaatan teknologi informasi dengan menggunakan website sebagai media diseminasi.

Perkembangan kegiatan diseminasi riset kelautan di Agustus 2019 yaitu telah dilakukan beberapa kegiatan diantaranya :

- Layanan Informasi dan Teknologi :

a) Operasional website http://bpol.litbang.go.id. b) Pengecekan rutin server dan bandwith internet. c) Pengecekan rutin akses website.

d) Pengecekan rutin perangkat wireless access point.

e) Troubleshooting perbaikan sistem operasi komputer pegawai yang terkena virus. f) Operasionalisasi data storage server untuk mendukung kegiatan penelitian BROL. g) Operasionalisasi Sistem Prediksi Kelautan (SIDIK).

h) Pengembangan sistem otomatisasi PPDPI Nasional.

i) Pengembangan HPC Cluster untuk mendukung komputasi pemodelan laut.

j) Pranata Komputer (Romy Ardianto) menjadi narasumber pada kegiatan “Marine IT Workshop” di Hakodate, Hokaido, serta melakukan diskusi terkait SATREPS Project dan observasi kegiatan dan fasilitas terkait Fisheries Management and ITC.

- Layanan Kemahasiswaan, Penyewaan Alat Survey dan Layanan Publik :

a) Layanan kunjungan BRSDM KP dalam rangka pemeriksaan dan pengelolaan BMN BROL.

b) Layanan kunjungan JICA, JSS, JAXA dan RESTEC Jepang dalam rangka pembahasan implementasi kerja sama dengan BROL.

c) Layanan kunjungan Kasubbag Hukum dan Organisasi BRSDM KP dalam rangka pendampingan Pembangunan ZI WBK/WBBM.

d) Layanan kunjungan Balimed Negara, PPN Pengambengan, Stasiun Klimatologi II Negara, perwakilan Desa Budeng dalam rangka pelaksanaan penyuluhan terkait dengan kesehatan pada tanggal 21 Agustus 2019.

(31)

25

e) Layanan kunjungan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) dalam rangka diskusi penyelenggaraan FGD dan penjajakan kerjasama.

f) Layanan kunjungan instansi pemerintahan, LSM, PT. XL Axiata dan beberapa sekolah di Negara dalam rangka pelaksanaan Gebyar Inovasi Bahari 2019.

g) Layanan kunjungan JAMSTEC dalam rangka pembahasan implementasi kerja sama dengan BROL.

h) Layanan mahasiswa PKL/Magang dari Universitas Brawijaya atas nama Lupita Sari dan Mahatma Farrel; Universitas Diponegoro atas nama Kris Ardilla dan Nurrabia; Institut Teknologi Sumatera atas nama Ongky Anggara dan Romy Julianto; Universitas Muslim Indonesia atas nama Syamsuddin; dan Institut Teknologi Nasional (ITENAS) atas nama Iqbal Aldino Perbangsa, Fadly Ikra Saputra dan Reynaldo Elba Perkasa.

- Kegiatan Diseminasi dan Publikasi :

a) Melakukan pengelolaan berita melalui website dan media sosial resmi BROL. b) Upload 8 berita. http://bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/511-siaran-pers-bioreeftek-dan-laut-nusantara-jadi-bakti-inovasi-teknologi-brol-pada-hakteknas-2019 http://bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/517-bioreeftek-dan-laut-nusantara-jadi-bakti-inovasi-teknologi-brol-pada-hakteknas-2019 http://bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/512-technical-brief-survei-kejadian-tumpahan-minyak-oil-spill-di-perairan-karawang-dan-sekitarnya http://bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/522-benchmarking-ke-ptsp-kkp-guna-menyongsong-pelayanan-prima-di-brol http://bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/521-brol-kembali-open-house-pada-pameran-hut-kota-negara http://bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/513-international-workshop-on-indonesian-ocean-observation-and-marine-instrument http://bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/514-gebyar-inovasi-bahari-2019 http://bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/515-siaran-pers-transformasi-budaya-maritim-melalui-inovasi-teknologi-digital

(32)

26

Gambar 17. Analisis Twitter BROL periode Agustus 2019 d) Analisis Facebook resmi BROL periode Agustus 2019 (Gambar 18).

Gambar 18. Analisis Facebook BROL periode Agustus 2019 e) Analisis Instagram resmi BROL periode Agustus 2019 (Gambar 19).

(33)

27

f) Analisis Youtube resmi BROL periode Agustus 2019 (Gambar 20).

Gambar 20. Analisis Youtube BROL periode Agustus 2019

g) Mengikuti pelaksanaan kegiatan monev Semester I 2019 Balai Riset dan Observasi Laut.

h) Pelaksanaan kegiatan Bakti Inovasi Teknologi pada tanggal 5 Agustus 2019. i) Pelaksanaan stakeholders meeting.

j) Penyusunan video Jambore Pusat Unggulan IPTEK 2018. k) Pelaksanaan pameran HUT Negara.

l) Pelaksanaan pameran RITECH (Gambar 21).

Gambar 21. Pameran RITECH Expo m) Pengumpulan data monev untuk konten media sosial.

n) Penyusunan desain flyer workshop oceanography dan flyer, backdrop, umbul – umbul serta video teaser kegiatan Gebyar Inovasi Bahari.

(34)

28

Capaian kegiatan pada Agustus 2019 ini adalah :

a) Telah mengelola berita melalui website dan media sosial resmi BROL.

b) Pembaharuan konten berita dan dokumentasi kegiatan melalui website dan media sosial resmi BROL.

c) Telah dilaksanakannya kegiatan Bakti Inovasi Teknologi pada tanggal 5 Agustus 2019 (Gambar 22).

Gambar 22. Bakti Inovasi Teknologi d) Telah dilaksanakannya stakeholders meeting.

e) Telah dicetaknya pouch daur ulang.

f) Telah dicetaknya souvenir (gelas daur ulang).

g) Telah dilaksanakannya kegiatan Gebyar Inovasi Bahari pada tanggal 29 Agustus 2019 (Gambar 23).

(35)

29

Rencana kegiatan bulan berikutnya :

a) Update kegiatan layanan informasi dan teknologi. b) Update konten website dan media sosial BROL. c) Update konten dan bahan diseminasi.

d) Penyusunan artikel Gebyar Inovasi Bahari.

3.3.2. Manajemen Kerjasama Riset Kelautan

Sejumlah hasil penelitian dan observasi telah dihasilkan oleh Balai Riset dan Observasi Laut sejak berubahnya neomenklatur dari suatu instalasi menjadi suatu balai riset. Hasil kegiatan riset dan observasi tersebut diharapkan berguna bagi seluruh pihak yang berkepentingan di bidang kelautan (stakeholders). Pengembangan kerjasama dengan mitra dan stakeholder baik instansi pemerintah, perguruan tinggi, swasta dan organisasi nir laba berguna untuk meningkatkan promosi dan publikasi. Program ini juga dapat mempercepat diseminasi atau penyebarluasan inovasi teknologi kelautan dan perikanan yang dibutuhkan oleh berbagai pihak.

Berbagai koordinasi telah dilaksanakan untuk meningkatkan jumlah perjanjian kerjasama, baik dalam bentuk kunjungan ke instansi dalam rangka promosi BROL dan undangan presentasi (menjadi narasumber) pada acara seminar, kuliah umum, diskusi atau sarasehan. Salah satu bentuk implementasi kerjasama dengan perguruan tinggi adalah memfasilitasi kunjungan dan bimbingan kemahasiswaan yang melakukan penelitian di BROL. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengakuan atas pelayanan (costumer perspective) atas keberadaan Balai Riset dan Observasi Laut. Kegiatan pengembangan diseminasi diharapkan dapat meningkatkan penyampaian hasil riset dan observasi sehingga dapat memberikan manfaat semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat. Tujuan lain kegiatan ini adalah untuk memperluas jejaring kerja sama dengan stakeholder untuk penelitian bersama dan pemanfaatan hasil penelitian di bidang sumberdaya laut dan pesisir, dan peningkatan kompetensi sumberdaya manusia melalui pendidikan dan pelatihan, sedangkan manfaat yang diharapkan adalah terjalinnya kerja sama dengan asas saling menguntungkan dengan mitra.

Kegiatan pengembangan kerja sama di Agustus 2019 adalah sebagai berikut :

a) Implementasi kerjasama dengan Kemenristekdikti, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan serta XL Axiata atas pelaksanaan Bakti Inovasi Teknologi pada tanggal 5 Agustus 2019 di Gianyar.

b) Mengikuti pelaksanaan kegiatan monev Semester I 2019 Balai Riset dan Observasi Laut.

(36)

30

c) Pembahasan rencana kerja sama BROL dengan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) pada 21 Agustus 2019.

d) Pengajuan proposal kerja sama dengan Comanco dalam kegiatan “Research and Inovation Staff Exchange (RISET)” 2019.

e) Review draft kerja sama BROL dengan WRI dengan judul Riset dan Pemanfaatan IPTEK untuk Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Indonesia .

f) Penyusunan draft perjanjian kerja sama BROL dengan Pusat Penelitian Laut Dalam - LIPI di BROL.

g) Review draft perjanjian kerja sama antara BROL dengan BPPT di pihak Biro Kerja Sama BPPT sudah dilakukan dan sedang direview ulang oleh Ka BROL.

h) Penyusunan draft perjanjian kerja sama BROL dengan UPT Stasiun Bumi Muara Badak di BROL.

i) Review draft perjanjian kerja sama BROL dengan RSU Bali Med Jembrana oleh Biro kerja sama pusat.

j) Mengikuti pelaksanaan kegiatan monev Semester I 2019 Balai Riset dan Observasi Laut.

Capaian kegiatan tersebut pada Agustus 2019 ini adalah :

a) Telah ditandatanganinya PKS BROL dengan Pustekdata Lapan akan dilaksanakan pada acara Inovasi Bahari 29 Agustus 2019.

b) Telah ditandatanganinya Sinergi BROL dan DKP Kutai Kartanegara dilaksanakan pada acara Inovasi Bahari 29 Agustus 2019.

c) Telah ditandatanganinya Nota Kesepahaman (MoU) BROL dengan Dinas KP Kabupaten Bangka Tengah akan dilaksanakan pada acara Inovasi Bahari 29 Agustus 2019.

d) Telah ditandatanganinya BROL dengan Yamaguchi University of Japan akan dilaksanakan pada acara Inovasi Bahari 29 Agustus 2019.

e) Telah ditandatanganinya Kerja Sama BROL dengan Mangrove Nusantara dilaksanakan pada acara Inovasi Bahari 29 Agustus 2019.

Rencana kegiatan bulan berikutnya :

(37)

31

3.3.3. Manajemen Jasa Riset kelautan

Layanan jasa riset kelautan di BROL tercakup dalam keseluruhan kegiatan Laboratorium Riset Kelautan (LRK). Laboratorium Riset Kelautan didirikan untuk menunjang pelaksanaan riset strategis dan aplikasi teknologi kelautan secara optimal yang meliputi riset dasar, pengembangan dan aplikasi teknologi kelautan di Indonesia. Tujuan lainkegiatan layanan jasa riset kelautan adalah untuk memfasilitasi berbagai kepentingan riset internal maupaun eksternal yang membutuhkan pelayanan jasa laboratorium. LRK BROL dilengkapi berbagai fasilitas yang dapat mendukung setiap pengujian yang terdiri dari Laboratorium Kimia, Fisika dan Biologi Kelautan. Pelaksanaan anggaran kegiatan layanan LRK termasuk dalam sub output manajemen Pelayanan Teknis.Struktur organisasi LRK BROL terbagi menjadi beberapa sub laboratorium diantaranya :

a) Laboratorium Kualitas Perairan. b) Laboratorium Penginderaan Jauh. c) Laboratorium Alam.

d) Laboratorium Observasi dan Pemodelan Laut. e) Bali Radar Ground Receiving Station (BARATA).

A. Laboratorium Kualitas Perairan

Informasi dan pengetahuan tentang kondisi sumberdaya kelautan dari tahun ke tahun harus didukung oleh data dan informasi yang akurat agar upaya pengelolaannya dapat dilakukan lebih efektif. Penyediaan data dan informasi dari hasil kegiatan riset dan observasi membutuhkan keberadaan laboratorium pengujian yang didukung oleh sumberdaya yang kompeten. Laboratorium pengujian sebagai penyedia hasil pengolahan data primer tentang kualitas sumberdaya kelautan perlu dibina secara berkesinambungan dan ditingkatkan kapasitasnya. Pembinaan ini bertujuan agar manajemen laboratorium dapat memanfaatkan sarana dan prasarana laboratorium secara optimal dan menghasilkan data yang akurat. Pemenuhan kebutuhan tersebut adalah dengan mewujudkan laboratorium pengujian kualitas perairan yang kompeten dan mampu melakukan pengujian parameter kualitas perairan dengan menyajikan data pemantauan kualitas perairan yang terstandarisasi.

Laboratorium Kualitas Perairan - Laboratorium Riset Kelautan Balai Riset dan Observasi Laut (LKP - LRK BROL) telah berdiri sejak awal 2006. Dalam perjalanannya dari tahun 2006 hingga tahun 2019 ini, LKP telah banyak mengalami kemajuan di bidang pelayanan jasa pengujian, sarana maupun prasarana. Ketersediaan sarana dan prasarana pendukung yang semakin bertambah dari tahun ke tahun merupakan bentuk pemenuhan

(38)

32

terhadap permintaan layanan pengujian dengan parameter yang semakin beragam dari pengguna jasa laboratorium. Peningkatan jumlah pengguna jasa dan permintaan layanan pengujian laboratorium dari tahun ke tahun menjadikan LKP harus mengedepankan pelayanan dan kualitas hasil pengujian.

Sehubungan telah didirikannya LKP dengan segala sarana dan prasarana yang ada, maka diperlukan sebuah kegiatan operasional laboratorium untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh BROL dan juga melayani para pengguna jasa laboratorium di sekitar lingkungan BROL. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoperasionalkan laboratorium pengujian melalui kegiatan layanan pengujian dan pengolahan data di Laboratorium Kualitas Perairan - Laboratorium Riset Kelautan Balai Riset dan Observasi Laut (LKP – LRK BROL) yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan penelitian.

Uraian kegiatan yang telah dilakukan pada periode Agustus 2019 :

1. Analisis laboratorium untuk sampel air dari customer internal dan eksternal Balai Riset dan Observasi Laut.

2. Aksi tindak lanjut dari hasil temuan ketidaksesuaian assesmen ISO 17025:2017. 3. Survey estuary Oceanographic Sampling Campaign – Banyuwangi Regency pada

tanggal 21 – 23 Agustus 2019 dan 30 Agustus – 1 September 2019 dengan personil : I Nyoman Surana, Diah Candra Kirana dan Mardatilah.

4. Mengikuti pelaksanaan kegiatan monev Semester I 2019 Balai Riset dan Observasi Laut.

5. Survei laboratorium alam wilayah Perancak pada tanggal 15 Agustus 2019 untuk mengambil sampel kualitas air dengan pengukuran kualitas perairan menggunakan alat WQC. Diikuti oleh personil LKP : Mardatilah dan I Nyoman Surana.

Capaian Kinerja di Agustus 2019 antara lain:

1. Jumlah customer dan sampel kualitas air Agustus : 6 customer, 41 sampel, 395 parameter.

2. Asal customer internal : kegiatan operasional Laboratorium Alam (Perancak).

3. Asal customer eksternal : PT. IndoBali, PT. Bumi Balimina, PT. Sarana Tani Pratama dan Longline Environment.

4. Jumlah LHP yang terbit : 3 LHP.

Rencana kegiatan bulan berikutnya :

(39)

33

2. Pengukuran in situ, pengambilan sampel dan analisis kualitas air.

B. Laboratorium Penginderaan Jauh Laut

Laboratorium Penginderaan Jauh Laut memiliki garis besar kegiatan mencakup inventarisasi, pengolahan, dan distribusi data satelit oseanografi serta pembuatan PPDPI. Laboratorium ini dibentuk agar produksi PPDPI dapat lebih optimal untuk mendukung kegiatan penangkapan ikan bagi nelayan. Kegiatan yang dilakukan pada bulan Agustus ini adalah :

1. Pembuatan PPDPI Nasional, Pelabuhan Perikanan, dan Wilayah Khusus. 2. Pembuatan Pelikan Tuna, Pelikan Lemuru dan Pelikan Cakalang.

3. Meng-upload informasi PPDPI ke website BROL.

4. Memberikan dukungan dan membantu peneliti internal terkait pengolahan data citra satelit.

5. Mengikuti pelaksanaan kegiatan monev Semester I 2019 Balai Riset dan Observasi Laut.

Capaian kinerja yang dicapai bulan ini yakni, telah dilakukan pembuatan peta PPDPI Nasional 65 Peta, PPS Belawan 1 Peta, PPS Bitung-Ternate 20 Peta, PPS Cilacap 19 Peta, PPN Ambon 18 Peta, PPN Pelabuhan Ratu 19 Peta, PPN Sungai Liat 4 Peta, PPN Muncar-Pengambengan 14 Peta, PPP Tamperan 18 Peta, PPN Kejawanan 11 Peta, PPN Pemangkat 5 Peta, PPN Prigi 17 Peta, Laut Sawu 21 Peta, Bali Utara 15 Peta, Selat Lombok (Bali Timur) 14 Peta, Pulau Lombok 17 Peta, Pelikan Cakalang 31 Peta, Pelikan Lemuru 18 Peta, Pelikan Tuna 31 Peta. Dokumentasi kegiatan penginderaan jauh laut Agustus 2019, selengkapnya dapat dilihat pada Gambar 24.

(40)

34

Gambar 24. Dokumentasi kegiatan penginderaan jauh laut Agustus 2019 Rencana kegiatan bulan berikutnya :

1. Pembuatan dan pendistribusian peta PPDPI Nasional, Pelabuhan Perikanan dan Wilayah Khusus.

2. Pembuatan dan pendistribusian Pelikan Tuna, Pelikan Lemuru dan Pelikan Cakalang.

3. Upload informasi PPDPI ke website BROL.

C. Laboratorium Alam

Salah satu laboratorium yang menjadi bagian dari LRK BROL adalah Laboratorium Alam yang dikembangkan untuk menunjang kegiatan riset dan pengembangan yang diilaksanakan di BROL. Laboratorium ini dikembangkan dengan tujuan untuk menyediakan data dan informasi time series teruama kualitas perairan (fisika, kimia, biologi) terkait lingkungan berbasis ekosistem. Monitoring kualitas perairan diperlukan untuk mendapatkan data dan informasi time series sehingga perubahan kondisi lingkungan dapat diketahui secara cepat. Kegiatan monitoring secara time series ini diperlukan untuk memberikan informasi (hasil monitoring) yang dapat digunakan sebagai bahan masukan (scientific brief) untuk perencanaan pengelolaan Estuari Perancak di kemudian hari terutama wilayah yang akan dikembangkan menjadi taman pesisir. Survey

(41)

35

periodik dilakukan setiap satu bulan sekali dengan mengambil parameter kualitas perairan seperti :

- Fisika : Arus, Suhu, Turbiditas dan Konduktivitas.

- Kimia : Nutrien (Fosfat, Nitrat, Nitrit, Ammonia dan Silika), pH, DO dan Salinitas. - Biologi : Plankton dan Klorofil-a.

Laboratorium ini juga diharapkan dapat menyediakan data dan informasi terkait dengan isu-isu di lingkungan perairan berbasis pada pendekatan ekosistem. Kegiatan ini telah dilakukan mulai Tahun 2015 hingga saat ini (2019), dengan penambahan titik pengukuran di sepanjang aliran Sungai Perancak – Samblong dan Sungai Ijo Gading. Estuari Perancak berada di sekitar kantor BROL dan secara geografis berada langsung menghadap ke Selat Bali. Estuari ini mendapat pengaruh dari aktivitas manusia, seperti pertambakan, aktivitas pelabuhan, dan kegiatan limbah dari pemukiman penduduk. Titik lokasi kegiatan survei dapat dilihat jelas pada Gambar 25.

Gambar 25. Titik lokasi kegiatan survei Uraian kegiatan yang dilakukan pada Agustus 2019 diantaranya:

1. Survei periodik ke-8 pada tanggal 15 Agustus 2019.

2. Penginputan data hasil kualitas air monitoring periode Juli 2019. 3. Penginputan data insitu kualitasi air monitoring periode Agustus 2019. 4. Pengolahan data kualitas perairan hasil monitoring 2018 sebagai bahan KTI.

5. Menyusun buletin status mutu kualitas perairan periode Juli 2019 dan sudah di upload di website SIDIK BROL.

6. Mengikuti pelaksanaan kegiatan monev Semester I 2019 Balai Riset dan Observasi Laut.

(42)

36

Capaian pada Agustus 2019 diantaranya :

1. Telah dilaksanakannya survey monitoring Agustus 2019 dengan mengambil sampel di 10 stasiun sungai.

2. Diperoleh data kualitas perairan dan hidrodinamika hasil pengukuran langsung di sepuluh stasiun, di sepanjang aliran Sungai Ijo Gading, Sungai Perancak – Samblong, untuk mewakili kondisi Agustus 2019.

Data personil yang terlibat dalam survei periodik Laboratorium Alam pada Agustus dapat dilihat pada Tabel 9.

Tabel 9. Personil yang terlibat dalam survei 15 Agustus 2019

No. Nama Tugas Instansi

1. Mardatilah Melakukan pengukuran

kualitas air dengan water quality checker (WQC) multi parameter

Mengambil titik koordinat dengan GPS

BROL

2. Nyoman Surana Mengambil sampel air dan plankton dan melakukan pengukuran arus dengan current meter

BROL

3. Wingking Era Rintaka Siwi Mencatat hasil pengukuran kualitas air dengan water quality checker (WQC) multi parameter

BROL

Rencana kegiatan bulan berikutnya adalah :

1. Melakukan survei kualitas perairan periode September 2019. 2. Melanjutkan pemantauan kualitas perairan di Estuari Perancak. 3. Menyusun bulletin status mutu Agustus 2019.

4. Menyusun draf KTI.

D. Laboratorium Observasi dan Pemodelan Laut

Layanan Laboratorium Observasi dan Pemodelan Laut (OPEL) BROL meliputi operasionalisasi peralatan survei dan observasi laut, terutama variabel fisika oseanografi, serta dokumentasi dan publikasi data kondisi laut baik yang bersumber dari stasiun observasi maupun prediksi model. Pada tahun 2019 kegiatan yang dilakukan Laboratorium OPEL meliputi prediksi pasang surut, pemantauan laut melalui buoy pantai, pengembangan Ocean Forecast System (OFS) dan penyediaan data kelautan, serta dokumentasi data kelautan.

(43)

37

Operasionalisasi prediksi pasang surut memberikan layanan berupa data prediksi tinggi muka laut akibat pasang surut. Layanan ini bersifat swalayan secara online melalui web portal dengan alamat http://bpol.litbang.kkp.go.id/imro-ofs/#show_select_tides_predictor. Melalui web portal tersebut pengguna layanan dapat memperoleh data prediksi pasang surut beserta hasil analisanya di beberapa lokasi pada waktu yang diinginkan. Hasil analisa yang dimaksud adalah prediksi waktu pasang dan surut beserta perkiraan ketinggian muka airnya. Selain melalui web portal, pelayanan data prediksi pasang surut juga dapat dilakukan secara offline dengan cara mengisi formulir permohonan data yang ditujukan kepada BROL. Permohonan data prediksi pasang surut secara offline disediakan guna mengakomodir permintaan data di luar lokasi yang yang telah disediakan di data prediksi online.

Pemantauan kondisi perairan pantai secara insitu dilakukan BROL melalui penempatan sistem alat observasi laut berupa buoy pantai. Terdapat empat parameter yang diukur melalui instrumen ini yaitu suhu, konduktivitas, konsentrasi klorofil dan kandungan oksigen terlarut. Keempat parameter diukur secara simultan pada kedalaman sekitar 5 meter dari permukaan. Foto dari buoy pantai dapat dilihat pada Gambar 26.

Gambar 26. Alat buoy pantai

Tahun 2019 stasiun observasi laut yang beroperasi sebanyak 3 unit dengan lokasi stasiun adalah sebagai berikut :

a. Perairan Perancak, Selat Bali. b. Perairan Gondol, Bali Utara. c. Perairan Bitung, Sulawesi Utara.

(44)

38

Data hasil pemantauan buoy pantai dikirimkan melalui jaringan GPRS dan satelit telemetri. Interval pengiriman data adalah 15 menit dan dapat dipantau secara online melalui web portal dengan alamat http://128.199.117.216/kkp.

Laboratorium OPEL melayani penyediaan data oceanografi atas permintaan penggunaan data kelautan. Kegiatan ini merupakan bagian dari diseminasi dan pelayanan data oleh BROL yang diperoleh dari berbagai sumber, antara lain kegiatan riset BROL, kegiatan operasionalisasi laboratorium di BROL dan data yang dapat diakses secara online. Pada pelaksanaannya, penyediaan data oleh Laboratorium OPEL atas permintaan pihak pemohon data dilakukan mengikuti prosedur permintaan data yang ada di bidang Pelayanan Teknis BROL. Waktu pemenuhan permintaan data bervariasi sesuai dengan jumlah dan jenis data yang diminta, namun konfirmasi ketersediaan data yang diminta paling lambat adalah tiga (3) hari kerja dari disposisi permintaan data diterima oleh Laboratorium OPEL. Jenis data oseanografi yang sering diminta oleh pengguna data kelautan untuk berbagai tujuan pemanfaatan antara lain Data Batimetri, Data Arus, Data Gelombang, Data Suhu dan Data Salinitas.

Berdasarkan penyediaan data hasil pemodelan laut, Laboratorium OPEL telah, sedang dan akan terus mengembangkan Ocean Forecast System (OFS). Ocean Forecast System dikembangkan melalui beberapa tahap. Data yang ditampilkan terdiri dari Physical (temperature, salinity, current, wave, swell, sea surface height, mixed layer depth, sea water stress dan heat-flux), Biogeochemical (amonium, nitrite, phoshate, silica, iron, dissolved oxyegen, carbon, zooplankton, phytoplankton, chlorophyll, primary production, carbon, pH, alkalinity dan ephotic depth), Meteorological (relative humidity, air temperatur, wind, precipitation, solar radiation, thermal radioation dan sea level pressure) dan Fisheries (bigeye tuna, skipjack tuna, yellofin tuna dan micronekton). Sumber data berasal dari hasil pengembangan riset internal, INDESO Project maupun sumber dari eksternal yang telah melalui tahap prosesing sebelumnya.

Laboratorium OPEL juga melakukan dokumentasi kelautan, kegiatan ini dilakukan untuk data - data kelautan yang terkumpul dengan baik melalui observasi hasil kegiatan riset internal BROL, kegiatan kerjasama riset, kegiatan operasional maupun hasil pemodelan laut dapat terdokumentasikan dengan baik dan mudah diakses, Laboratorium OPEL melakukan kegiatan dokumentasi berupa pengembangan metadata kelautan yang hasilnya di upload baik pada server ocean (internal Laboratorium OPEL), FS-OPEL (internal BROL) dan National Ocean Data Center yang akan dikembangkan kemudian. Guna penyediaan data kelautan yang baik, dilakukan pula inventarisasi sarana dan prasarana penunjang kegiatan riset

,

dilakukan untuk mengetahui jumlah dan kondisi

(45)

39

peralatan yang ada di BROL. Sarana dan prasarana dimaksud berupa peralatan dan perlengkapan survei dan monitoring kondisi fisik perairan yang dalam penggunaannya dioperasikan oleh Laboratorium Observasi dan Pemodelan Laut. Peralatan dan perlengkapan yang berada dalam kondisi baik diharapkan dapat membantu kelancaran kegiatan suatu riset.

Uraian kegiatan yang dilakukan pada Agustus 2019 :

a. Operasionalisasi sistem prediksi pasang surut. Penerbitan data sistem prediksi pasang surut pada Agustus 2019 mencapai 100%.

b. Operasionalisasi buoy pantai. Penerimaan data buoy pantai pada Agustus 2019.

c. Dilakukan pemantauan penerimaan data telemetri buoy pantai. Pemantauan data informasi posisi buoy. Maintenance web Oceanic Hydro Monitoring System dan Server Database. Persiapan migrasi cloud server.

d. Pengembangan Ocean Forecast System (OFS). Pengembangan dilakukan dalam 5 tahap. Tahap 1 versi 1.0 telah selesai, produk terdiri dari SST, SSS, SSC, SSH dan MLD tahun 2013 – 2017, data berupa GIF file, DAT file dan NC file. Pengembangan tahap 2 versi 1.1 masih sedang dilakukan, produk terdiri dari Parameter Physical dengan variabel; SST, SSS, SSC, SSH dan MLD dan Parameter Biogeochemical dengan variabel; Nitrate, Phosphate, Silica, Iron, DO, Plankton, Chlorophyll dan Primary Production, Data berupa GIF file, DAT file dan NC File.

e. Pengembangan metadata kelautan. Melakukan entry data ke sistem basis data dalam rangka operasionalisasi Sistem Prediksi Kelautan (SIDIK) BROL yang meliputi data output pemodelan numerik, prediksi pasang surut, data buoy pantai dan data hasil pengukuran survei insitu. Melakukan pengembangan OPEL Data Center yang akan terintegrasi dengan SIDIK dan FS BROL.

f. Mengikuti pelaksanaan kegiatan monev Semester I 2019 Balai Riset dan Observasi Laut.

Capaian kegiatan yang telah dicapai pada Agustus 2019 :

a. Hasil inventarisasi kondisi buoy pantai pada Agustus 2019 (Tabel 10) :

Tabel 10. Inventarisasi kondisi buoy pantai Agustus 2019

No Lokasi buoy Status Kondisi data Kondisi buoy

1 Perancak, Selat Bali

Aktif Sebagian bagus - Telah terpasang dan dalam kondisi baik.

(46)

40

2 Gondol, Bali Utara

Aktif Sebagian bagus - Telah terpasang dan dalam kondisi baik.

3 Bitung, Sulawesi Utara

Aktif Tidak dapat terkirim

- Telah terpasang namun ada kerusakan pada kabel sensor DS5X

Perhitungan persentase keberhasilan pemantauan dengan buoy pantai dilakukan dengan memperhatikan jumlah data yang masuk dan data yang diterima dengan kualitas baik. Kriteria data dengan kualitas baik adalah data dengan nilai yang berada didalam batas kewajaran (tresshold). Batas yang digunakan untuk suhu adalah 25 0C – 34 0C,

konduktivitas 30 mS/cm – 60 mS/cm, klorofil 0 µg/l – 50 µg/l, dan oksigen terlarut 1 ml/l – 12 ml/l.

Persamaan untuk perhitungan persentase data hasil pemantauan :

Plot deret waktu dari suhu, konduktivitas, klorofil, dan kadar oksigen (DO) di 2 unit buoy pantai pada Agustus tahun 2019 diperlihatkan sebagai berikut (Gambar 27) :

(47)

41

(b)

Gambar 27. Grafik hasil monitoring bouy di Perairan Selat Bali (a) dan Bali Utara (b) untuk

parameter suhu, salinitas, konduktivitas dan oksigen terlarut

Rencana kegiatan bulan berikutnya :

1. Pemantauan data buoy yang masih aktif.

2. Melakukan maintenance coastal buoy unit Perancak, Gondol dan Bitung. 3. Melanjutkan pengembangan Ocean Forecast System (OFS).

4. Melanjutkan dokumentasi data kelautan melalui FS-BROL dan Ocean Server. 5. Melanjutkan pengembangan Ocean Data and Information System.

E. Bali Radar Receiving Ground Station (BARATA)

Keberadaan sarana Bali Radar Receiving Ground Station (BARATA) di BROL diharapkan dapat membantu pemerintah pusat dalam menghadapi berbagai persoalan terkait Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) Fishing yang terjadi di perairan Indonesia. Persoalan IUU Fishing terideintifikasidapat menjadi suatu ancaman yang mengganggu stabilitas keamanan Indonesia. Upaya pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam memberantas IUU Fishing adalah dengan tetap intens melakukan penangkapan kapal-kapal pelaku IUU Fishing, baik KIA (Kapal Ilegal Asing) maupun KII (Kapal Ilegal Internal), bahkan untuk menimbulkan efek jera terhadap KIA pelaku IUU Fishing, sejak tahun 2014 Menteri Kelautan dan Perikanan memerintahkan penenggelaman KIA yang tertangkap karena telah mencuri ikan di wilayah perairan Indonesia. Namun demikian, upaya pemberantasan dengan menenggelamkan KIA pelaku IUU Fishing ternyata belum bisa membuat jera.

Gambar

Tabel 2. Realisasi anggaran pada kegiatan riset kawasan
Gambar 3. Pelatihan pembuatan Bioreeftek
Gambar 6. Hasil analisis kandungan mikroplastik perairan Pulau Lembe
Tabel 3. Realisasi anggaran pada kegiatan riset WPP
+7

Referensi

Dokumen terkait

Yang bertandatangan di bawah ini saya, Hesti Melia Fitri, menyatakan bahwa skripsi dengan judul : Analisis Perbandingan Tingkat Kepatuhan Terhadap Persyaratan Pengungkapan

LAPORAN PERKEMBANGAN PELAKSANAAN KEGIATAN APBD PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN ANGGARAN 2019.. SKPD :

pelbagai agama. Menjalinkan hubungan yang erat dengan anggota keluarga seperti mana tuntutan agama. Menghormati anggota keluarga. Menghasilkan lukisan bertemakan Kehidupan

Merempa (memasang jaring) dan memapah dimana warga melakukan kegiatan mencari kerang kapah dan kerang bambu di pantai pada musim penghujan. 3).Kearifan lokal yang

Kemudian sesuai dengan amanat dari Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara di Pengadilan secara Elektronik, dan

Tulisan ini merupakan penelitian hukum normatif yang bertujuan menganalisis tanggung jawab Negara berdasarkan Space Treaty 1967 terhadap aktivitas di luar angkasa

LAPORAN PERKEMBANGAN PELAKSANAAN KEGIATAN APBD PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN ANGGARAN: 2019 SKPD KEPALA SKPD BENDAHARA PENGELUARAN BULAN RS.]D SURAKARTA

Kegiatan pengawasan Komoditi Karantina Pertanian melalui Impor, Ekspor, Domestik Masuk maupun Domestik Keluar terhadap media pembawa Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK)