PELAKSANAAN MANAJEMEN PROGRAM P2M DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI PUSKESMAS PB SELAYANG II TAHUN 2015 SKRIPSI OLEH :

15 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

PELAKSANAAN MANAJEMEN PROGRAM P2M DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE

(DBD) DI PUSKESMAS PB SELAYANG II TAHUN 2015 SKRIPSI OLEH : SYAHRIA RAMADANI NIM : 111000009

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN 2017

(2)

PELAKSANAAN MANAJEMEN PROGRAM P2M DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE

(DBD) DI PUSKESMAS PB SELAYANG II TAHUN 2015

Skripsi ini diajukan sebagai Salah satu syarat memperoleh gelar

Sarjana Kesehatan Masyarakat

OLEH :

SYAHRIA RAMADANI NIM : 111000009

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN 2017

(3)

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI

PELAKSANAAN MANAJEMEN PROGRAM P2M DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE

(DBD) DI PUSKESMAS PB SELAYANG II TAHUN 2015

SKRIPSI

Dengan ini menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar sarjana di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebut dalam daftar pustaka.

Medan, Januari 2017

Syahria Ramadani 111000009

(4)
(5)

ABSTRAK

Penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue, yang masuk ke dalam peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari genus aedes misalnya Aedes aegyptyi atau Aedes Albovictus. Penyakit DBD dapat muncul sepanjang tahun dan dapat menyerang seluruh kelompok umur. Penyakit ini berkaitan dengan kondisi dan perilaku masyarakat. Berdasarkan data bidang P2P dinkes kota medan tahun 2014 jumlah kasus DBD sebesar 1270 kasus dimana Insiden Rate kasus sebesar IR=59,8 per 100.00 penduduk, sementara Case Fatality Rate (CFR) sebesar 23% kemudian pada tahun 2015 terdapat 1.669 kasus DBD dengan Insiden Rate IR= 77,5 per 100.000 penduduk, sementara(CFR) 0,9%.

Jenis penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan metode pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui secara jelas dan lebih mendalam tentang Pelaksanaan Manajen Program P2M dalam Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue.

Informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pegawai bidang PMK Dinas Kesehatan Kota Medan, Kepala Puskesmas PB. Selayang II, Kader Jumantik, Masyarakat yang pernah Menderita DBD, Kepal Lingkungan.

Hasil wawancara yang diperoleh mengenai Pelaksanaan Manajemen Program P2M dalam pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue di wilayah kerja Puskesmas PB. Selayang II bahwa Pelaksanaan Manajemen Program P2M dalam Pencegahan DBD di wilayah kerja tersebut belum berjalan dengan maksimal hal ini dapat dilihat dari pemberian bubuk abate yang apabila tersedia di Puskesmas dan pembagiannya belum merata keseluruh masyarakat, kurangnya tingkat kesadaran masyarakat dalam melakukan 3M plus, serta kurangnya pengawasan dari puskesmas terhadap kader- kader jumantik yang menyebabbkan sering terjadinya manipiulasi data dari kader, sehingga ini menjadi masalh utama untuk menurunkan angka pnderita penyakit Demam Berdarah Dengue di wilayah Puskesmas PB. selayang II.

Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa manajemen Program P2M dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue diwilayah kerja Puskesmas PB. Selayang II belum berjalan dengan maksimal sehingga kasus DBD masih sangat tinggi saran dari peneliti adalah meningkatkan Penyuluhan di masyarakat sehinnga masyarakat memiliki kesadaran dan pengetahuan dalam Pencegahan DBD.

(6)

ABSTRACT

DBD (hemorrhagic fever) is caused by dengue virus wich enter human blood vessel throught the bites of mosquiteo from genus aedes type such as aedes albovictus. It can appear throught the years and can attack all age-groups, and it is related to environmental condition’s and people’s behavior. Based on case of P2P Medan Health service in 2014 total case of hemorragic disease amount IR =59,8 per 100.000 inhabitant, while case fertality rate (CFR) amount 23% . and than 2015 there were 1.699 case of hemorragic disease by insident rate = 77,5 per 100.000 inhabitant and while Case Fertility Rate (CFR) amount 0,9%.

The type of this research is using qualitative study to find out deeper about the implementation of P2M management program in prevention DBD (hemorrhagic fever) the informan that use in this research consisted of the management of Medan Health Service, the head of Puskesmas PB. Selayang II, DBD personnel of Puskesmas PB. Selayang II, larvae observer,people who where affectedby DBD, and Neighbourhood Head.

The resulth of this interviewed about P2M program in prevention of DBD in Puskesmas PB Selayang II work area was not run with maxximal which was indicated by the feeding of abate which do if only it is available in Puskesmas and not comprehensive, less realizing of people to do 3M, less earing by Puskesmas to cadre so let them to manipulating data and this is absolutely will be decreasing total of DBD suffects in Puskesmas PB. Selayang II in 2015.

Based on result of research to condusion is that the management of P2M program in prevention DBD (hemorrhaagic fever) in Puskesmas PB. Selayang II work area is not run well with maxximal to case of DBD still high Suggestion of this research is intereating the promoting to the people so they will be know and realize in Prevention of DBD.

(7)

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Nama : Syahria Ramadani

Tempat Lahir : Medan

Tanggal Lahir : 02 Maret 1993

Suku Bangsa : Mandailing / Indonesia

Agama : Islam

Nama Ayah : Syamruddin

Suku Bangsa Ayah : Mandailing / Indonesia Nama Ibu : Nurul Niza Siregar Suku bangsa Ibu : Mandailing / Indonesia

Riwayat Pendidikan

1. Tahun 1999-2005 : SDN 146950 Hutaraja 2. Tahun 2005-2008 : MTSn Panyabungan 3. Tahun 2008-2011 : Man Panyabungan

(8)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pelaksanaan Manajemen Program P2M dalam Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas PB. Selayang II Medan Tahun 2015” guna memenuhi salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar sarjana Kesehatan Masyarakat di Universitas Sumatera Utara.

Skripsi ini penulis persembahkan kepada kedua orang tercinta, Almarhum Ayahanda Syamruddin, dan Ibunda Nurul Niza Siregar, yang tiada henti memberikan kasih sayang do’a bimbing, arahan, motivasi serta memberikan apapun yang bisa dan mampu diberikan demi kebahagiaan dan kesuksesan anak-anaknya.

Selama penulisan skripsi ini penulis banyak mendapatkan bimbingan, dukungan, dan bantuan, dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Prof. Dr. Runtung Sitepu, SH, M. Hum selaku Rektor Universitas Sumatera Utara

2. Prof. Dr. Dra. Ida Yustina, M.Si selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

3. Dr. Drs. Zulfendri, M. Kes, selaku Dosen Pembimbing I skripsi yang telah banyak memberikan bimbingan, masukan dan saran kepada penulis dalam perbaikan skripsi ini serta memberikan dukungan dan bimbingan selama penulis menjalani pendidikan.

(9)

4. dr. Fauzi, SKM, selaku Dosen Pembimbing II yang telah banyak memberikan bimbingan, saran dan dukungan kepada penulis dalam menyelesaikan dan menyempurnakan skripsi ini.

5. dr. Heldy B.Z, M.PH, selaku ketua Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, sekaligus sebagai Dosen penguji I yang telah memberikan masukan dan arahan kepada penulis dalam menyelesaikan dan menyempurnakan skripsi ini.

6. dr. Rusmalawaty, M.Kes, selaku Dosen penguji II yang telah banyak memberikan bimbingan, saran dan dukungan kepada penulis dalam menyelesaikan dan menyempurnakan skripsi ini.

7. dr. Mhd Makmur Sinaga, Ms, selaku Dosen Penasehat Akademik yang telah banyak memberikan nasehaat dan saran kepada penulis.

8. Ibu Ainul Mardhiah selaku Staf Departemen Administrasi dan Kebijaakan Kesehatan yang sudah banyak membantu peneliti dalam menyelesaikan berkas-berkas penelitian dengan tepat waktu.

9. Ibu Reni Fitria Ningsih selaku Staf PMK Petugas diare di Dinas Kesehatan Kota Medan

10. Ibu Dr. Zainab Mahyuni, Selaku Kepala Puskesmas PB. Selayang II dan seluruh Staf Puskesmas PB. II yang telah memberikan bantuannya dalam menyelesaikan skripsi ini.

11. Saudara/i kandungku yang tercinta Hasan Al-Riski, Abd. Rasyid, ermina Sari, Salsabila Anggina, dan Amelia Sabrina.

(10)

13. Sahabat-sahabat tersayang, khoirotun Nisa, Siti Khadijah Nasution SKM, Nurul hidayah Nasution SKM, Devi Rahmi Sari SKM, Nurul Husna, Rodhia Ramadhani SKM, Dinda Aljarina SKM, Indah Arum Sari SKM, Sity Juliana, Linda Namora Harahap, Ruslaini, Intan Purnama sari SKM, Dwi Ramadhani Murti SKM, Syahleni Maya Sari SKM, Paulina Auliaya Lubis, Rofikoh Manasika Spd, Aisyah Salbilah, dan Ropikoh Hayati Tanjung Spd.

14. Temen-temen PBL dan LKP yang telah membantu dan memberikan penulis motivasi-motivasi..

15. Teman-teman angkatan 2011 khususnya kepada teman-temaan Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan.

Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan skripsi ini untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan skripsi ini. Dengan segala keterbatasan yang ada, penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi kita semua terutama untuk kemajuan ilmu pengetahuan.

Medan, Januari 2017

Syahria Ramadani 111000009

(11)

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

ABSTRAK ... iii

ABSTRACT ... iv

DAFTAR RIWAYAT HIDUP ... v

KATA PENGANTAR ... vi

DAFTAR ISI ... ix

DAFTAR TABEL... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Perumusan Masalah ... 8

1.3 Tujuan Penelitian ... 9

1.4 Manfaat Penelitian ... 9

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 10

2.1 Puskesmas ... 10

2.1.1 Definisi Puskesmas ... 10

2.1.2 Wilayah Kerja ... 10

2.1.3 Visi dan Misi Puskesmas ... 10

2.1.4 Prinsip Penyelenggraan, Tugas Fungsi dan Wewenang ... 11

2.1.4.1 Prinsip Penyelenggaraan ... 11

2.1.4.2 Tugas ... 11

1.1.4.3 Fungsi dan Wewenang ... 12

2.1.5 Upaya Puskesmas ... 14

2.1.5.1 Upaya Kesehatan Masyarakat Tingkat Pertama ... 14

2.1.5.2 Upaya Kesehatan Perorangan Tingkat Pertama ... 14

2.2 Demam Berdarah ... 15

2.2.1 Pengertian Penyakit Demam Berdarah Dengue . 15 2.2.2 Sejarah Perkembangan DBD ... 15

2.2.3 Etiologi dan Penularan... 16

2.2.4 Siklus Nyamuk Aaedes Aegypti ... 17

2.2.4.1 Telur ... 17

2.2.4.2 Jentik ... 18

2.2.4.3 Kepompong ... 18

2.2.5 Patogenesis ... 18

2.2.6 Gejala dan Tanda ... 19

(12)

2.2.7 Manajemen ... 21

2.2.8 Kebijaksanaan Pencegahan dan Penanggulangan DBD ... 22

2.3 Upaya Permberantasan Penyakit Demam Berdarah Dengue... 23

2.3.1 Pencegahan ... 23

2.3.2 Penemuan, Pertolongan dan Pelaporan ... 26

2.3.3 Pengamatan Penyakit dan Penyelidikan Epidemiologi ... 27

2.3.4 Penanggulangan Seperlunya ... 27

2.3.5 Pembinaan Pelaksanaan ... 28

2.4 Kegiatan Pokok Pengendalian DBD29 2.4.1 Tata Laksana Penanggulangan DBD ... 31

2.4.2 Tindakan Pengendalian dan Pencegahan ... 35

2.5 Surveilans dan Pengendalian Vektor DBD37 2.5.1 Surveilans Vektor DBD ... 37

2.5.2 Pengendalian Vektor DBD ... 37

2.6 Metode Pengendalian Vektor39 2.6.1 Kimiawi ... 39

2.6.2 Biologi ... 40

2.6.3 Pemberantasan Sarang Nyamuk/PSN DBD ... 41

2.7 Promosi Kesehatan Dalam Program Pengendalian DBD... 43

2.7.1 Strategi Dasar Promosi Kesehatan ... 43

2.7.2 Srategi Advokasi... 44

2.7.3 Strategi Bina Suasana ... 44

2.7.4 Strategi Gerakan Pemberdayaan ... 45

2.8 Fokus Penelitian ... 46

BAB III METODE PENELITIAN ... 51

3.1 Jenis Penelitian ... 51

3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 51

3.2.1 Lokasi Penelitian ... 51

3.2.2 Waktu Penelitian... 51

3.3 Informan Penelitian ... 51

3.4 Metode Pengumpulan Data ... 52

3.5 Triangulasi ... 52

3.6 Analisis Data ... 53

BAB IV HASIL PENELITIAN ... 54

4.1 Gambaran Umum dan Lokasi Penelitian ... 54

4.1.1 Data Geografis ... 54

4.2 Karakteristik Informan ... 55

4.3 Fogging ... 56

4.3.1 Pelaksanaan Fogging ... 56

(13)

4.3.3 Material dan Alat ... 58

4.3.4 Metode ... 58

4.4 Abatesasi ... 59

4.4.1 Metode Pelaksanaaan Program Abatesasi ... 59

4.5 Gerakan PSN ... 60

4.5.1 Metode Pelaksanaan Program PSN Dalam Upaya Menurunkan Angka DBD ... 60

4.5.2 Permasalahan atau Kendala Dalam Melakukan Kegiatan PSN di Masyarakat ... 61

4.6 Pemeriksaan Jentik Berkala ... 61

4.6.1 SDM : Ketersediaan Kader Jumantik dari Segi Jumlah di Wilayah Puskesmas PB. Selayang II .. 61

4.6.2 Ketersediaan Dana atau Honor Kader / Jumantik dalam Pelaksanaan Kegiatan ... 62

4.6.3 Pernyataan Informan Tentang Pelatihan yang Diberikan Terhadap Kader Jumantik ... 62

4.7 Penyuluhan ... 63

4.7.1 SDM yang Terlibat dalam Pelaksanaan Program Penyuluhan... 63

4.7.2 Material : Kelengkapan Material dan Alat dalam Melaksanakan Program Penyuluhan di Wilayah Kerja Puskesmas PB. Selayang II ... 63

4.7.3 Metode : Pelaksanaan Penyuluhan di Wilayah Kerja Puskesmas PB. Selayang II ... 64

BAB V PEMBAHASAN ... 65 5.1 Pelaksanaan Program ... 65 5.1.1 Fogging ... 65 5.1.2 Abatesasi ... 66 5.1.3 Gerakan PSN ... 66 5.1.4 Pemeriksaan Jentik ... 68 5.1.5 Penyuluhan ... 69 5.2 SDM (Tenaga Kesehatan) ... 70 5.3 Dana... 72

5.4 Material dan Alat ... 73

5.5 Metode ... 74

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN ... 76 6.1 Kesimpulan76

6.2 Saran77 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

(14)

DAFTAR TABEL

No. Judul Halaman

Tabel 1.1 Jumlah Kasus DBD di Kota Medan Tahun 2012-2015... 4 Tabel 1.2 Jumlah Pasien yang Terkena DBD di Puskesmas

PB Selayang II Tahun 2014 – 2015 ... 5 Tabel 4.1 Jumlah Penduduk di Wilayah Kerja Puskesmas

PB. Selayang II Tahun 2015 ... 54 Tabel 4.2 Data Sarana Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas

PB. Selayang II Tahun 2015 ... 55 Tabel 4.3 Data Tenaga Kesehatan Puskesmas PB.Selayang II

Tahun 2015 ... 55 Tabel 4.4 Karakteristik Informan ... 56

(15)

DAFTAR GAMBAR

No. Judul Halaman

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :