• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN - Uji Diameter Pulley Pada Alat Pengiris Pisang Mekanis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "HASIL DAN PEMBAHASAN - Uji Diameter Pulley Pada Alat Pengiris Pisang Mekanis"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

21

HASIL DAN PEMBAHASAN

Proses pengirisan (pisang)

Proses pengirisan pisang ini terlebih dahulu dilakukan persiapan bahan, dan mengupas kulitnya. Dan membersihkan dikarenakan pisang memiliki getah. Dikarenakan ukuran pisang dalam 1 tandan bervariasi ada berukurun besar dan ada berukuran kecil. Dianjurkan sebelum ditimbang agar pemilihan pisangnya secara acak (random). Jangan lupa membersihkan alat agar bahan yang setelah diiris dapat di kosumsi.

Pada rumah pengiris terdapat piringan pengiris dengan satu mata pisau. Piringan pengiris berfungsi sebagai tempat melekatnya mata pisau untuk mengiris bahan. Piringan pengiris ini berputar searah dengan putaran motor listrik. Pada penelitian ini jarak mata pisau adalah 1 mm dan mengunakan pulley 8 inci, 9 inci, dan 10 inci. Setelah pisang teriris, maka hasil irisan pisang tersebut akan berada di saluran pengeluaran. Saluran pengeluaran ini terbuat dari bahan plat aluminium. pisang yang teriris ditandai dengan hasil irisan yang berbentuk chips karena diiris secara membujur. Pisang tersebut kemudian ditampung pada wadah penampungan hasil pengirisan.

(2)

Pengaruh perlakuan diameter pulley terhadap kapasitas olah, kapasitas hasil, dan persentase kerusakan bahan.

Tabel 1. Pengaruh diameter pulley terhadap parameter yang diamati

Diameter

Kapasitas Bahan yang Bahan yang efektif alat tertinggal tidak teriris

(kg/jam) di dalam Alat (%)

(%)

8 29,96 12,89 13,56

9 24,27 16,67 16,67

10 22,52 19,73 22,78

(3)

Kapasitas efektif alat (kg/jam)

Hasil kapasitas efektif alat dapat dilihat dari tabel 2

Tabel 2. Pengaruh diameter pulley terhadap kapasitas olah (kg/jam)

Diameter

Dari tabel 2 dapat dilihat bahwa kapasitas efektif tertinggi diperoleh pada diameter 8 inci yaitu 29,96 kg/jam dan terendah pada diameter 10 inci yaitu 22,52 kg/jam.

Dari analisis sidik ragam (lampiran 2) dapat dilihat bahwa perlakuan rpm memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap kapasitas hasil. Hasil pengujian dengan menggunakan analisa Least Significant Range (LSR) menunjukkan pengaruh rpm terhadap kapasitas hasil untuk tiap-tiap perlakuan dapat dilihat pada tabel 3

Tabel 3. Analisi LSR terhadap kapasitas olah

Jarak LSR Perlakuan Rataan Notasi

0,05 0,01 0,05 0,01

- A 29,96 A A

2 3,1466 4,7654 B 24,27 B B

3 1,4460 5,0110 C 22,52 C BC

Keteragan : Notasi huruf yang berbeda menunjukkan berbeda nyata pada taraf 5% dan berbeda sangat nyata pada taraf 1%

(4)

Hubungan antara rpm dengan kapasitas efektif alat dapat dilihat pada gambar 4 di bawah ini.

Gambar 4. Hubungan diameter pulley dengan kapasitas efektif alat (kg/jam). Dari Gambar 4. Menunjukkan bahwa semakin kecil diameter pulley maka semakin besar kapasitas alat. Hal ini di sebabkan rpm yang dihasilkan makin besar, sehingga bahan cepat teriris. Demikian juga sebaliknya, semakin besar diameter pulley maka semakin kecil pula rpm sehingga waktu yang dibutuhkan alat untuk mengolah bahan akan lebih kecil.

Persentase bahan yang tidak teriris sempurna

Tabel 4. Persentase bahan yang tidak teriris sempurna (%) Diameter

(inc)

Ulangan

Total Rataan

I II III

(5)

Dari tabel 4 diatas dapat dilihat bahwa persentase bahan yang tidak teriris sempurna yang terbesar pada diameter 10 inci yaitu 22,78%, dan yang terkecil pada diameter 8 inci yaitu 13,56%.

Dari hasil sidik ragam (lampiran 3) dapat dilihat dari lampiran bahwa perlakuan rpm memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap bahan yang tidak teriris sempurna. Hasil pengujian dengan menggunakan analisa Least Significant Range (LSR) menunjukkan pengaruh rpm terhadap kerusakan hasil untuk tiap-tiap perlakuan.

Table 5 analisis LSR persentase bahan yang tidak teriris sempurna (%)

Jarak LSR Perlakuan Rataan Notasi

0,05 0,01 0,05 0,01

- A 13,56 a A

2 4,6091

6,9802 B 16,67 a A

3 2,1180

7,3399 C 22,78 b AB

Keteragan : Notasi huruf yang berbeda menunjukkan berbeda nyata pada taraf 5% dan berbeda sangat nyata pada taraf 1%

(6)

Grafik persentase bahan yang tidak teriris sempurna gambar 5

Gambar 5. Grafik persentase bahan yang tidak teriris sempurna

(7)

Persentase bahan yang tertinggal di alat

Tabel 6. Pengaruh diameter pulley terhadap bahan yang tersisa di alat (%) Diameter

Dari tabel 4 dapat dilihat bahwa bahan yang tertinggal di alat yang tertinggi pada penggunaan diameter 10 inci yaitu 19,73% dan persentase bahan yang tersisa di alat terendah yaitu pada diameter 8 inci sebesar 12,89%. Artinya, semakin kecil diameter pulley, semakin kecil bahan yang tertinggal di alat dan semakin baik mutu hasil irisan bahan.

Dari hasil sidik ragam (lampiran 4) dapat dilihat dari lampiran bahwa perlakuan rpm memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap bahan yang tidak teriris sempurna. Hasil pengujian dengan menggunakan analisa Least Significant Range (LSR) menunjukkan pengaruh rpm terhadap kerusakan hasil untuk tiap-tiap perlakuan.

Table 7 analisi LSR persentase tersisa di alat (%)

Jarak LSR Perlakuan Rataan Notasi

Keteragan : Notasi huruf yang berbeda menunjukkan berbeda nyata pada taraf 5% dan berbeda sangat nyata pada taraf 1%

(8)

pulley terhadap persentase bahan yang tertinggal di alat dapat dilihat pada gambar grafik 6.

Gambar 6. Grafik bahan yang tertinggal di alat (%).

Gambar

Tabel 1. Pengaruh diameter pulley terhadap parameter yang diamati
Tabel 3. Analisi LSR terhadap kapasitas olah
Tabel 4. Persentase bahan yang tidak teriris sempurna (%)
Grafik persentase bahan yang tidak teriris sempurna gambar 5
+3

Referensi

Dokumen terkait

[r]

[r]

MUHAMMAD ARDIANSYAH HASIBUAN, Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Lempar Lembing Menggunakan Media Audio Visual Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 9 Padangsidimpuan

Pada penulisan ilmiah ini penulis membahas pembuatan web untuk klub basket NSC, bagaimana kita menampilkan gambar dan teks ke dalam perangkat komputer untuk diolah sehingga

Pengamanan Tebing Sungai Batang Inderapura Mesjid Baiturrahim 95.000.000 April 2012 Pengadaan Langsung Pancung Soal Non

PENILAIAN YANG TELAH DIISI IDENTITAS (HARI TANGGAL, JAM, NAMA PESERTA, NIM,5. IDENTITAS PENGUJI)

Program key generator berfungsi untuk menghasilkan kunci E, N, D yang akan digunakan pada program enkripsi dan dekripsi. Program enkripsi berfungsi untuk mengubah pesan

- Ekonomi Moneter Islam: Permintaan Uang, JUB, manajemen moneter Islam, aplikasi moneter di negara-nagara Islam, kebijakan moneter di Indonesia, Otoritas Moneter.