Agus
Sartono,2001.
Manajemen
Keuangan
, edisi 4, UGM-Yogyakarta.
Brigham FE, Gapenski CL, Daves,2001,
Intermediate Financial Management
.
Dryden
Dahlan
Siamat,1999
,Manajemen
Lembaga Keuangan
, FE-UI Jakarta.
Bambang
Riyanto,
Dasar-dasar
MANAJEMEN KEUANGAN :
aktivitas
pemilik
dan
manajemen
perusahaan
untuk
memperoleh
sumber
modal
yang
semurah-murahnya
dan
menggunakannya
se-efektif,
se-efsien,
seproduktif
mungkin
Masalah
•
Masalah yang sering timbul dan
dihadapi oleh seorang manajer
keuangan adalah :
1. Apakah investasi tersebut proftablee
2. Dari manakah dana sumber
pembiayaan investasi itu diperoleh e
3. Berapa besar kas yang harus selalu
ada e
4. Kredit macam apa untuk konsumene
•
Masalah yang sering timbul dan
dihadapi oleh seorang manajer
keuangan adalah :
1. Apakah investasi tersebut proftablee
2. Dari manakah dana sumber
pembiayaan investasi itu diperoleh e
3. Berapa besar kas yang harus selalu
ada e
5. Berapa persediaan harus dipertahankan e
6. Haruskah laba yang diperoleh
dipertahankan, diinvestasikan atau
dibagikan
7. Bagaimana kebijakan deviden yang optimal
8. Bagaimana keseimbangan antara resiko
dan tingkat keuntungan.
5. Berapa persediaan harus dipertahankan e
6. Haruskah laba yang diperoleh
dipertahankan, diinvestasikan atau
dibagikan
7. Bagaimana kebijakan deviden yang optimal
8. Bagaimana keseimbangan antara resiko
Maksimisasi
Tujuan pokok yang ingin dicapai manajer
keuangan adalah memaksimumkan proft.
Namun perlu disadari bahwa tujuan ini
mengandung banyak kelemahan.
1. Standar ekonomi mikro dengan
memaksimumkan proft adalah besifat statis
karena tidak memperhatikan dimensi waktu.
2. Pengertian proft, apakah perusahaan harus
memaksimumkan jumlah proft atau tingkat
proft.
Tujuan pokok yang ingin dicapai manajer
keuangan adalah memaksimumkan proft.
Namun perlu disadari bahwa tujuan ini
mengandung banyak kelemahan.
1. Standar ekonomi mikro dengan
memaksimumkan proft adalah besifat statis
karena tidak memperhatikan dimensi waktu.
2. Pengertian proft, apakah perusahaan harus
3. adalah menyangkut resiko yang
berkitan dengan setiap alternatif
keputusan. Memaksimumkan proft
tanpa memperhitungkan tingkat
resiko setiap alternatif adalah akan
sangat menyesatkan.
4. bila memaksimumkan proft
merupakan tujuan utama maka hal
ini akan sangat mudah dilakukan
oleh perusahaan.
3. adalah menyangkut resiko yang
berkitan dengan setiap alternatif
keputusan. Memaksimumkan proft
tanpa memperhitungkan tingkat
resiko setiap alternatif adalah akan
sangat menyesatkan.
4. bila memaksimumkan proft
merupakan tujuan utama maka hal
ini akan sangat mudah dilakukan
oleh perusahaan.
Memaksimumkan
•
Seharusnya tujuan yang harus
dicapai oleh manajer keuangan
adalah bukan memaksimumkan
proft melainkan memaksimumkan
kemakmuran pemegang saham
melalui maksimisasi nilai
perusahaan.
•
Kemakmuran pemegang saham akan
meningkat apabila harga saham
yang dimilikinya meningkat.
•
Seharusnya tujuan yang harus
dicapai oleh manajer keuangan
adalah bukan memaksimumkan
proft melainkan memaksimumkan
kemakmuran pemegang saham
melalui maksimisasi nilai
perusahaan.
•
Kemakmuran pemegang saham akan
•
Harga saham terbentuk di pasar
modal dan ditentukan oleh beberapa
faktor seperti :
- Laba perusahaan
- laba per lembar saham (EPS)
- Rasio laba terhadap harga saham
(PER)
- Tingkat bunga bebas resiko
- Tingkat kepastian operasi
perusahaan.
•
Harga saham terbentuk di pasar
modal dan ditentukan oleh beberapa
faktor seperti :
- Laba perusahaan
- laba per lembar saham (EPS)
- Rasio laba terhadap harga saham
(PER)
- Tingkat bunga bebas resiko
- Tingkat kepastian operasi
perusahaan.
Laporan Keuangan Perusahaan diberikan kepada Direktur Keuangan, yang
dilakukan oleh Treasurer (fokus eksternal) dan Controller (fokus intermal)
“Treasurer”
Menangani aktivitas
pengelolaan dana
seperti :
Mengelola Kas
Mencari Dana
Mengelola Kredit
Membayar Deviden
Mengansuransikan
Mengelola Dana
Pensiun
“Treasurer”
Menangani aktivitas
pengelolaan dana
seperti :
Mengelola Kas
Mencari Dana
Mengelola Kredit
Membayar Deviden
Mengansuransikan
Mengelola Dana
Pensiun
“Controller”
Menangani aktivitas
akuntansi seperti :
Menyiapkan Laporan
Keuangan
Melakukan Internal
Audit
Membuat Daftar
upah/gaji
Melakukan pembukuan
Menyiapkan anggaran
Menghitung Pajak
“Controller”
Menangani aktivitas
akuntansi seperti :
Menyiapkan Laporan
Keuangan
Melakukan Internal
Audit
Membuat Daftar
upah/gaji
Melakukan pembukuan
Menyiapkan anggaran
Menghitung Pajak
Manajer Keuangan harus memahami masalah ekonomi
dan berjaga-jaga terhadap konsekuensi dari berbagai
tingkat perubahan aktivitas dan kebijakan ekonomi.
Teori ekonomi sebagai pedoman untuk efsiensi operasi
perusahaan, contoh : analisa penawaran dan permintaan,
strategi memaksimalkan laba dan teori harga.
Dasar-dasar ekonomi utama yang digunakan dalam
Manajemen Keuangan adalah
analisa marjinal,
yaitu
dasar-dasar keputusan keuangan akan dibuat dan
dilakukan hanya bila penambahan manfaat lebih besar
dari penambahan biaya.
Manajer Keuangan harus memahami masalah ekonomi
dan berjaga-jaga terhadap konsekuensi dari berbagai
tingkat perubahan aktivitas dan kebijakan ekonomi.
Teori ekonomi sebagai pedoman untuk efsiensi operasi
perusahaan, contoh : analisa penawaran dan permintaan,
strategi memaksimalkan laba dan teori harga.
Dasar-dasar ekonomi utama yang digunakan dalam
Manajemen Keuangan adalah
analisa marjinal,
yaitu
dasar-dasar keputusan keuangan akan dibuat dan
dilakukan hanya bila penambahan manfaat lebih besar
dari penambahan biaya.
1. Aliran kas,
Fungsi utama akuntan adalah menghasilkan dan
menyediakan data untuk mengukur keadaan perusahaan, menetapkan posisi keuangan, dan membayar pajak
Pendekatan yang biasanya digunakan oleh akuntan yaitu Metode Akrual, yaitu lebih menekankan pada metode kas untuk menjaga kemampuan perusahaan dalam
melunasi hutangnya dengan menganalisa dan merencanakan aliran uang.
• Metode Akrual, mengakui pendapatan pada saat penjualan dan mengakui pengeluaran pada waktu pengeluaran terjadi
• Metode Kas, mengakui pendapatan dan biaya hanya berdasarkan aliran kas masuk dan keluar yang nyata terjadi.
1. Aliran kas,
Fungsi utama akuntan adalah menghasilkan dan
menyediakan data untuk mengukur keadaan perusahaan, menetapkan posisi keuangan, dan membayar pajak
Pendekatan yang biasanya digunakan oleh akuntan yaitu Metode Akrual, yaitu lebih menekankan pada metode kas untuk menjaga kemampuan perusahaan dalam
melunasi hutangnya dengan menganalisa dan merencanakan aliran uang.
• Metode Akrual, mengakui pendapatan pada saat penjualan dan mengakui pengeluaran pada waktu pengeluaran terjadi
• Metode Kas, mengakui pendapatan dan biaya hanya berdasarkan aliran kas masuk dan keluar yang nyata terjadi.
Akuntan
mengumpulkan dan
menyajikan data keuangan
berperan dalam
memberikan perkembangan
yang konsisten
kemudahan
menginterprestasikan data
tentang operasi perusahaan
yang lalu, saat ini dan yang
akan datang
Akuntan
mengumpulkan dan
menyajikan data keuangan
berperan dalam
memberikan perkembangan
yang konsisten
kemudahan
menginterprestasikan data
tentang operasi perusahaan
yang lalu, saat ini dan yang
akan datang
Manajer Keuangan
mengevaluasi laporan akuntan,
mengembangkan data tambahan dan membuat
keputusan yang didasarkan atas perkiraan dari pengembalian dan resiko.
Data tersebut digunakan setelah ada penyesuaian dan analisa, sebagai input yang penting dalam proses
pengambilan keputusan
Manajer Keuangan
mengevaluasi laporan akuntan,
mengembangkan data tambahan dan membuat
keputusan yang didasarkan atas perkiraan dari pengembalian dan resiko.
Data tersebut digunakan setelah ada penyesuaian dan analisa, sebagai input yang penting dalam proses
pengambilan keputusan
2. Pengambilan Keputusan
Tugas Manajer Keuangan
•
Secara garis besar tugas manajer
keuangan menyangkut :
1. Keputusan investasi (Use of funds)
2. Keputusan pemenuhan kebutuhan
dana (source of funds)
3. Kebijakan deviden (devidend
Policy)
•
Secara garis besar tugas manajer
keuangan menyangkut :
1. Keputusan investasi (
Use of funds
)
2. Keputusan pemenuhan kebutuhan
dana (
source of funds
)
Aktivitas
pembiayaan
ialah kegiatan pemilik
dan
manajemen
1. Modal Pemilik atau modal sendiri
(Owner Capital atau Owner Equity). Atau
modal saham (Capital Stock ) yang terdiri
dari : Saham Istimewa (Preferred Stock)
dan Saham Biasa (Common Stock).
2. Utang (Debt), Utang Jangka Pendek
(Short-term Debt) dan Utang Jangka
Panjang (Long-term Debt).
1.
Laba
Ditahan
(Retained
Earning)
2. Penyusutan, amortisasi, dan
Deplesi
(
Depreciation,
Amortization, dan Deplention)
3. Lain-lain, misalnya penjualan
harta
tetap
yang
tidak
Aktivitas
investasi
adalah
kegiatan
penggunaan
dana
berdasarkan
pemikiran hasil yang
sebesar-besarnya
dan
resiko
yang
1. Modal Kerja (working Capital) atau harta
lancar (Current Assets)
2. Harta Keuangan (Finacial assets) yang
terdiri : investasi pada saham (stock) dan
Obligasi (Bond)
3. Harta Tetap (real Assets) yang terdiri
dari : Tanah,gedung, Peralatan.
Aktivitas bisnis adalah kegiatan untuk mencari laba
melalui efektivitas penjualan barang atau jasa efsiensi
biaya yang akan mengahsilkan laba.
Aktivitas itu dapat dilihat dari laporan Laba-Rugi, yang
terdiri dari unsur :
1. Pendapatan (sales atau Revenue)
2. Beban ( Expenses)
1. Perolehan dana dengan biaya
murah.
2. Penggunaan dana efektif dan efsien
3. Analisis laporan keuangan
BERDASARKAN TUGAS TSB,
MANAJEMEN KEUANGAN
MEMILIKI TUJUAN ANTARA LAIN
ADALAH :
1.
Memaksimalkan
nilai
perusahaan
1.
Memaksimumkan
nilai
perusahaan,
artinya manajemen harus mengahasilkan
laba lebih besar dari biaya modal yang
digunakannya.
2. Tanggung jawab sosial, artinya dalam
mencari laba, manajemen tidak boleh
merusak
lingkungan
alam,sosial,
dan
budaya.
Nilai ialah sesuatu yang
dijunjung
tinggi
dan
dihormati.
Dalam
perusahaan
hal
itu
diwujudkan
dalam
perhitungan
laba
oprasional bersih atau
net
operating proft after tax
yang
lazim
disebut
1. Neraca (balance sheet)
Neraca
dapat
diartikan
sebagai suatu bentuk lap
keuangan yg menunjukkan
posisi harta (aktiva), utang
dan modal (ekuitas dan
disusun pada setiap akhir
periode
(tahun,
Bentuk Skontro
PT. X Neraca Per .... Aktiva Pasiva Aktiva lancar (Current Assets) Aktiva tetap (fxed assets) Aktiva lain (Other assets)Aktiva tidak berwujud (Intangible assets)
Utang lancar
(Current liabilities)
Utang jangka panjang (long tarm debt)
Contoh format perusahaan
produksi
PT. X
Neraca per 31 – 12 – 20..
Aktiva Pasiva
AL Kas / Bank xx
Surat Berharga xx Piutang Usaha xx Persediaan Barang xx
Biaya Dibayar Dimuka xx
AT Mesin / Peralatan XX xx
Gedung xx
Tanah xx
xx
UL Utang Dagang xx Utang Wesel xx
Utang Pajak xx UJPJ
Utang Obligasi xx Utang Bank xx
MODAL SENDIRI
Modsal Saham xx Cadangan xx
Keterangan :
AL
: Aktiva lancar (Current Assets)
AT
: Aktiva Tetap (Fixed Assets)
AT + AL : Aktiva Operasi (Operation Assets)
UL
: Utang Lancar (Current Liabilities)
UJPJ
: Utang Jangka Panjang (Lebih dari 1 tahun)
UNTUK CONTOH YANG KONKRIT, DAPAT DISAJIKAN SEBAGI BERIKUT :
PT. ZA
Neraca 31 – 12 - 00
Aktiva Pasiva
AKT Lancar
Kas/Bank 350
Surat berharga 25 Piutang 1125
Persediaan 2150
AKT Tetap
Mesin 1850
Kendaraan 1100 Gedung 2900 Tanah 4000
Jumlah 13500
Kewajiban Lancar
Hutang Dagang 800 Hutang pajak 120 Hutang Wesel 130
Hutang Jangka Panjang
Hutang Obligasi 1750 Hutang Investasi 2000
Modal Sendiri
Modal Saham 7500 RE 1200
Aktiva
•
Aktiva lancar
•
Kas / Bank
350
•
Surat berharga
25
•
Piutang
1125
•
Persediaan
2150
•
Aktiva tetap
•
Mesin
1850
•
Kendaraan
1100
•
Gedung
2900
•
Tanah
4000
Pasiva
Kewajiban lancar
•
Hutang dagang
800
•
Hutang pajak
120
•
Hutang wesel
130
Hutang Jangka Panjang
•
Hutang obligasi
1750
•
Hutang investasi
2000
Modal Sendiri
•
Modal saham
7500
•
Laba ditahan
1200
2) Laporan Laba / Rugi (income statement)
Pada prinsipnya, laporan rugi / laba adalah bentuk
laporan keuangan yasng menunjukkan hasil kegiatan
operasi perusahaan,untuk suatu periode akuntansi
tertentu (satu tahun, satu semester, satu triwulan
atau satu bulan).
Struktur laporan
Laporan R/L secara prinsip dibedakan antara laporan
perusahaan produksi dengan perusahaan jasa, yang
dapat dijelaskan sebagaiberikut :
Perkiraan
Perusahaan Produksi
Perusahaan Jasa
Hasil Penjualan
Penjualan
Pendapatan
STRUKTUR UMUM (PERUSAHAAN PRODUKSI)
Penjualan (net sales) xx
Harga pokok (cost of good sold) (xx) Laba kotor (gross sales) xx
Biaya operasi (operating expenses) (xx)
Laba operasi (operating income atau EBIT) xx Bunga (interest expenses) (xx)
Pendapatan lain (other income) xx Biaya lain (other expenses) (xx) Laba sebelum pajak (EBT) xx Pajak (tax) (xx)
Laba bersih (earning after tax / EAT) xx Deviden (xx)
PT. ZA Penjualan 36.200
Harga Pokok (21.100) Laba Kotor 15.100
Beaya Operasi (3.800) Laba operasi 11.300 Bunga (300)
Pendapatan lain 400 Beaya lain (250)
Laba sebelum pajak 11.150 Pajak 30% (3.345)
1. JIKA ANDA SEBAGAI MANEJER KEUANGAN, APA YANG ANDA YG LAKUKAN UTK MEMAKSIMUMKAN NILAI PERUSAHAAN?
2. MENURUT PENDAPAT ANDA, MANA YG LEBIH PENTING: MEGELOLA AKTIVITAS INVESTASI / MENGELOLA AKTIVITAS PEMBIAYAAN/AKTIVITAS BISNIS
3. MENGAPA DEWASA INI PARA MANAJER KEUANGAN SULIT UNTUK MENGELOLA KEUANGAN PERUSAHAAN?
T e r I m a K a s I h