• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN PERSEPTUAL MOTOR

ANAK USIA 3-4 TAHUN MENGGUNAKAN OUTBOUND LOW IMPACT

Tujuan penelitian adalah menjabarkan engembangan perseptual motor anak 3-4 tahun menggunakan outboundlow impact. Penelitian dilaksanakan di Pos PAUD Tunas Ceria Krapyak Wetan, Panggungharjo, Sewon, Bantul pada akhir Juli hingga September 2011. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D tahap awal (kualitatif).

Hasil penelitian mendapati : (1) Jenis program kegiatan outbound low impact yang digunakan untuk mengembangkan perseptual motor anak usia 3-4 tahun terdiri dari : hiking, estafet bendera, games ball, papan keseimbangan, dan moving water. (2) Penguasaan perseptual motor anak yang terkembangkan dalam outbound low impact ini ini meliputi : berjalan, berlari, memanjat, melempar dan menangkap keseimbangan, dan koordinasi mata-tangan-kaki.

Hasil penelitian menyimpulkan kegiatan outbound low impact banyak memberi kesempatan anak untuk melakukan kegiatan pengembangan perseptual motornya dengan dukungan yang ada. Penguasaan keterampilan perseptual motor anak yang terbiasa melakukan outbound lebih mahir dibanding anak yang belum pernah melakukannya.

Referensi

Dokumen terkait

 Perkembangan motorik kasar merupakan hal yang sangat penting bagi anak usia dini.. khususnya anak kelompok bermain/KB dan

Pada usia kurang lebih 2 tahun, anak menggunakan istilah yang berkaitan dengan gender seperti "anak laki-laki, anak perempuan, ayah, ibu,", dan cenderung.

(ALAT PERMAINAN EDUKATIF ANAK USIA DINI).. KEMENTRIAN I'E},IDI DI KAN

permainan anak usia dini sebagai metode dalam proses pembelajaran TK... Mengidentifikasi

Anak-anak yang mewujudkan, atau yang mampu mengembangkan ketiga kluster ini menghendaki suatu variasi kesempatan pendidikan dan layanan yang tidak diberikan seperti.. pada

yang lebih serius pada anak usia dini agar prestasi dapat lebih optimal hingga usia emasnya.. dan di masa yang akan

Pembinaan sepakbola pada anak usia djni hafus diikuti dengan pembinaan yang positif berupa interaksi anak dengan berbagai pihak yang dekat dengan kehidupannya, Kernampuan

SKEMA PROSES GERAK PERSEPTUAL UMPAN BALIK Penglihatan Pendengaran Perabaan Kinestesis Penglihatan Pendengaran Perabaan Kinestesis INPUT SENSORIS PERPADUAN SENSORIS Organisasi