Judul : Wisatawan Domestik Andalan Bertahan Dari Krisis Lokasi : Kantor BI Yogyakarta
Tanggal : April 2009 Reporter : Widi
Pulihnya kondisi dunia pariwisata di yogyakarta / menjadi ketahanan tersendiri dalam menghadapi krisis // Selain itu jogja sebagai kota pelajar / khususnya mahasiswa / menjadi keuntungan tersendiri dalam
perputaran uang //
Hal ini diungkapkan Dwi Suslamanto / peneliti dari kantor Bank Indonesia yogyakarta // Diungkapkan sector unggulan yang tidak terkait dengan krisis salah satunya adalah pariwisata // Yogyakarta sangat diuntungkan dengan banyaknya lokasi wisata / walupun masih identuk untuk beberapa lokasi // Berbeda dengan Bali / wisatawan yang berkunjung ke yogyakarta kebanyakan dari domestic //
--- Statement : Dwi Suslamanto – Peneliti BI Yogyakarta ---
Sektor lain yang mendapat pengaruh dari banyaknya wisatawan domestic antara lain UKM // Untuk pasar internasional sengat sensitive dan sering terjadi gejolak harga // Hal ini berbeda jauh dengan pasar local masih sangat tinggi //
--- Statement : Dwi Suslamanto – Peneliti BI Yogyakarta ---
Terkait dengan banyaknya lokasi wisata yang belum diketahui oleh masyarakat luar kota / Dwi mengatakan bahwa untuk promosi tempat wisata harus lebih agresif // Efek yang lebih jauh dari kunjungan ke lokasi wisata lain akan sangat bagus untuk warga sekitar // Hal ini dibenarkan pula oleh / Djoko Raharto / Ketua Tim Ekonomi Moneter Kantor Bank Indoensia Yogyakarta // Menurut Joko / penataan di lokasi wisata masih perlu di tingkatkan // Selain dayatarik kerajinan / wisatawan akan lebih nyaman dengan lingkungan yang bersih dan tertata rapi //
--- Statement : Djoko Raharto – Ketua Tim Ekmon BI Yogyakarta ---
Ditambahkan bahwa bidang pendidikan bias bersinergi dengan dunia pariwisata // Moment wisuda /
walaupun tidak tentu waktunya / dapat ditangkap sebagai peluang untuk memperkenalkan kepada warga luar daerah //
--- Statement : Djoko Raharto – Ketua Tim Ekmon BI Yogyakarta ---
Widi melaporkan untuk AKJ RBTV
NEWS READER : Wisatawan Domestik Andalan Bertahan Dari Krisis
Wisatawan yang datang ke yogyakarta / didominasi oleh wisatawan domestik //
Berbeda dengan bali / namun keuntungan dari kunjungan ini / wisatawan tidak terpengaruh dengan gejolak kurs dolar terhadap rupiah //