1
DAFTAR ISI
LEMBAR JUDUL……….i
LEMBAR PENGESAHAN TUGAS AKHIR………iii
ABSTRAK………v
ABSTRACT………..vi
KATA PENGANTAR……….vii
DAFTAR ISI………..1
DAFTAR TABEL……….Error! Bookmark not defined. DAFTAR GAMBAR……….Error! Bookmark not defined.i DAFTAR LAMPIRAN………..Error! Bookmark not defined. BAB I PENDAHULUAN………Error! Bookmark not defined. 1.1 Latar Belakang………Error! Bookmark not defined. 1.2 Rumusan Masalah………..3
1.3 Tujuan Penelitian……….4
1.4 Batasan Masalah……….4
1.5 Manfaat Penelitian ………4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA………Error! Bookmark not defined. 2.1 Investasi yang Berisiko………Error! Bookmark not defined. 2.1.1 Nilai yang Diharapkan(Expected Return)……….Error! Bookmark not defined. 2.1.2 Kovariance………..7
2.1.3 Pengertian Risiko ………8
2.2 Capital Asset Pricing Model (CAPM)……….8
2.2.1 Definisi Capital Asset Pricing Model (CAPM)………8
2.2.3 Mengukur Beta (β)………11
2.2.4 Hubungan Risiko dan Keuntungan dalam Lingkup CAPM……….11
2.3 Deret Waktu………14
2.3.1 Fungsi Autokorelasi……….14
2.3.2 Fungsi Autokorelasi Parsial………14
2.4 Volatilitas (Volatility)………..15
2.5 Pemodelan Volatilitas………16
2.5.1 Autoregressive Conditional Heteroscedastic Model (ARCH)……….17
2.5.2 Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedastic Model (GARCH)……….19
2.5.3 Exponential Autoregressive Conditional Heteroscedastic (EGARCH)….21 2.5.4 Menguji Efek ARCH-GARCH……….21
BAB III METODELOGI PENELITIAN………..Error! Bookmark not defined. 3.1 Jenis dan Sumber Data……….Error! Bookmark not defined. 3.2 Variabel Penelitian ……….23
3.3 Langkah-langkah Penelitian ……….Error! Bookmark not defined. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN……….Error! Bookmark not defined. 4.1 Definisi Indeks JII (Jakarta Islamic Index)………..Error! Bookmark not defined. 4.2 Analisis Kasus……….Error! Bookmark not defined. 4.3 Model GARCH dan EGARCH ……….Error! Bookmark not defined. 4.4 Perhitungan Beta……….33
4.5 Capital Asset Pricing Model (CAPM) ……….34
BAB V SIMPULAN DAN SARAN………37
5.2 Saran……….37 DAFTAR PUSTAKA……….39
Judul : Membandingkan Risiko Sistematis Menggunakan CAPM GARCH dan CAPM EGARCH
Nama : Viky Ameliah (NIM: 0908405012)
Pembimbing : 1. Ir. Komang Dharmawan, M.Math., Ph.D. 2. Drs.I Nyoman Widana., M.Si.
.
ABSTRAK
Dalam melakukan investasi saham, investor biasanya memperhatikan tingkat pengembalian dan risiko investasi saham. Untuk menghitung risiko sistematis menggunakan model GARCH, dan EGARCH sedangkan CAPM untuk menghitung return saham. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa harga penutupan harian (daily close price), indeks harga JII dan suku bunga SBI bulanan. Semua data diolah menggunakan matlab 13. Sampel penelitian terdiri dari 6 saham andalan untuk periode 2013-2017 yaitu ADHI, SMGR, UNTR, BSDE, ICBP, KLBF. Kesimpulan dari penelitian ini adalah beta dari setiap saham termasuk beta agresif karena beta lebih besar dari 1. Untuk CAPM GARM dan CAPM EGARCH yang diperoleh, stok Kalbe Farma (KLBF) memiliki beta kecil dan return yang besar berarti model GARCH dan EGARCH
sama-sama dapat memprediksi stok KLBF berbagi risiko paling sedikit dan keuntungan besar di antara enam saham.
Kata Kunci : risk, return, beta, CAPM, GARCH, EAGRCH, shares of JII.
Judul : Membandingkan Risiko Sistematis Menggunakan CAPM GARCH dan CAPM EGARCH
Nama : Viky Ameliah (NIM: 0908405012)
Pembimbing : 1. Ir. Komang Dharmawan, M.Math., Ph.D. 2. I Nyoman Widana, M.Si.
ABSTRAC
In making stock investments, investors usually pay attention to the rate of return and risk of the stock investment. To calculate risk using capital asset pricing model (CAPM), GARCH, and EGARCH. The data used in this study is secondary data in the form of daily closing price (daily close price), JII price index and monthly SBI rate. All data were processed using matlab 13. The research sample consisted of 6 flagship shares for the period of 2013-2017 ie ADHI, SMGR, UNTR, BSDE, ICBP, KLBF. The conclusion of the research is the beta of each stock including aggressive beta because beta greater than 1. For return CAPM GARACH and CAPM EGARCH obtained Kalbe Farma stock (KLBF) has small beta and big return means GARCH and EGARCH model equally Can predict that stock KLBF shares the least risk and large returns among the six stocks.
Keyword : risk, return, beta, CAPM, GARCH, EAGRCH, shares of JII.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pasar modal pada hakikatnya merupakan sebuah wahana yang mempertemukan pihak yang membutuhkan dana (perusahaan masuk bursa) dengan pihak yang menyediakan dana (investor) sesuai aturan yang ditetapkan. Keberadaan pasar modal sangat penting sebagai penyedia alternatif investasi jangka panjang dan sebagai media investasi bagi pemodal.
Pasar modal memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara karena ada dua hal yang menjadi daya tarik pasar modal. Pertama, pasar modal akan menjadi alternatif penghimpunan dana, selain sistem perbankan. Pasar modal memungkinkan perusahaan menerbitkan sekuritas yang berupa surat hutang
(obligasi) ataupun surat tanda kepemilikan (saham). Kedua, pasar modal memungkinkan para pemodal mempunyai berbagai pilihan investasi yang sesuai dengan preferensi risiko pemodal karena masing-masing pilihan mempunyai tingkat keuntungan dan risiko yang berbeda-beda.
Pemodal (Investor) di pasar modal sudah pasti mengharapkan tingkat keuntungan yang lebih. Ada dua faktor yang harus dipertimbangkan oleh investor dalam berinvestasi yaitu tingkat pengembalian (return) dan tingkat resiko (risk). Dua faktor ini merupakan hal yang berlawanan, dalam hal ini investor menyukai tingkat pengembalian yang tinggi namun tidak menyukai resiko yang tinggi. Pada kenyataannya terdapat hubungan yang linear antara tingkat pengembalian (return) dan tingkat risiko(risk) karena semakin tinggi tingkat pengembalian yang diharapkan semakin besar risiko yang akan dihadapi.
Kehadiran pasar modal akan memperbanyak pilihan investasi, sehingga kesempatan untuk memilih investasi yang sesuai dengan preferensi investor akan semakin besar. Salah satu bentuk investasi finansial yang ada di pasar modal Indonesia yaitu saham syariah. Indeks saham ini tercermin dalam Jakarta Islamic
Index (JII). Kegiatan investasi memiliki tujuan yaitu untuk mendapatkan sejumlah
keuntungan atau laba dalam jumlah tertentu. Dalam melaksanakan kegiatan investasi, seorang investor selalu diharapkan pada dua hal yaitu tingkat keuntungan / pengembalian (return) dan risiko yang mungkin timbul akibat adanya ketidakpastian (uncertainty).
Tujuan dari investasi sendiri adalah memperoleh return yang optimal, artinya membeli aset yang memberikan pendapatan paling tinggi dengan risiko tertentu.
Pada dasarnya pendapatan berbanding lurus dengan risiko yang dihadapi, artinya jika perusahaan menginginkan pendapatan yang tinggi maka perusahaan tersebut akan menghadapi risiko yang besar pula. Jadi dalam berinvestasi pada pasar modal, diperlukan pertimbangan dan analisis yang mendalam untuk menjamin keuntungan yang diperoleh pemodal. Salah satu analisis yang dapat diukur adalah menghitung risiko.
Ada dua risiko yang akan ditanggung oleh pemodal yaitu risiko sistematis dan risiko tidak sistematis. Menurut Husnan (2005) risiko sistematis adalah risiko yang tidak bisa dihilangkan dengan diversifikasi saham, sedangkan risiko tidak sistematis adalah risiko yang bisa dihilangkan dengan diversifikasi saham. Pemodal umumnya tidak menginvestasikan semua dananya pada satu saham, pemodal melakukan diversifikasi saham. Dengan demikian risiko yang hilang karena diversifikasi tersebut tidak relevan dalam perhitungan risiko. Hanya risiko yang tidak bisa hilang dengan diversifikasilah yang relevan dalam perhitungan risiko.
Pada penelitian Pradipta (2010) terdapat kelemahan yaitu Model GARCH tidak mampu mengatasi permasalahan pengembalian harga saham memiliki kolerasi negatif dengan perubahan dalam volatilitas pengembaliannya (pengaruh asimetrik). Oleh karena itu penulis ingin meneliti bagaimana cara menghitung risiko sistematis saham menggunakan model EGARCH yang mampu menangkap asimetris negatif yang dinamis yang biasanya ada pada data keuangan, yang disebut efek pengaruh (leverage effect) . Untuk menghitung risiko pada saham, digunakan Capital Asset
Pricing Model (CAPM), Model Exponential Generalized Autoregressive Conditional
CAPM yang diukur adalah risiko sistematis, yang disebut 𝛽 (beta). Sedangkan pada EGARCH yang diukur adalah peramalan volatilitas dan return saham. Volatilitas merupakan simpangan baku bersyarat dari suatu data keuangan yang bertujuan untuk mengukur naik turunnya return suatu investasi. Kemudian dari hasil perhitungan CAPM-GARCH dan CAPM-EGARCH akan dibandingkan hasilnya.
1.2 Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah sebagai berikut.
1. Bagaimana mendapatkan model Beta CAPM GARCH dan CAPM-EGARCH untuk menghitung risiko sistematis?
2. Bagaimana perbandingan expected return GARCH dengan CAPM-EGARCH?
1.3 Tujuan
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. menghitung risiko sistematis (beta) menggunakan model CAPM-GARCH dan CAPM-EGARCH.
2. membandingkan expected return CAPM-GARCH dengan CAPM-EGARCH.
1.4 Batasan Masalah
Batasan masalah pada penelitian ini meliputi variabel-variabel return market dan perubahan tingkat suku bunga SBI pada beberapa saham di Bursa Efek Indonesia. Ruang lingkup penelitian ini hanya dibatasi pada saham-saham yang hanya terdaftar
dalam Jakarta Islamic Index (JII) pada Bursa Efek Indonesia. Dari periode 2013-2017.
1.5 Manfaat
Manfaat diadakannya penelitian ini adalah sebagai berikut. 1. Bagi para pemilik modal.
Diharapkan dapat sebagai informasi bagi pemodal dalam mengambil keputusan investasi terutama investasi pada saham di pasar modal.
2. Bagi Khazanah Ilmu Pengetahuan
Diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang saham, khususnya dalam mengukur risiko sistematis dan volatilitas dari suatu saham.