NH 해외주식 – 인도네시아 NH Korindo Research
Ikhtisar:
I.
Global: Redanya Kecemasan Pengetatan Moneter/2
II.
Ekonomi Indonesia: Pelonggaran Kebijakan Moneter/5
III.
Bursa Indonesia/10
IV.
Ide Investasi/13
Indonesia Market – Outlook 2H17
Merebut Momentum
Riset NH Korindo September, 2017
1. Global: Redanya Kecemasan Pengetatan Moneter
Sikap Netral Bank Sentral Global
NH 해외주식 – 인도네시아
Sikap Netral Bank Sentral Global
1. Global: Redanya Kecemasan Pengetatan Moneter
• Kami menyarankan bahwa saat ini, investor tidak menanggapi agenda kebijakan pengetatan moneter bank sentral global dengan kecemasan berlebihan.
• Meskipun terdapat beberapa saran bernada hawkish terkait pengetatan moneter, bank sentral global (the Fed, ECB, BOJ, dan BOE)
bersikap dovish menanggapi hal tersebut. Sikap netral terhadap agenda pengetatan moneter disebabkan oleh tren rendahnya inflasi
global pada saat ini.
• Bank sentral global mengalami kesulitan untuk secara aktif mengubah arah kebijakan moneter menjadi hawkish karena keputusan tersebut dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi.
• Selain itu, bank sentral global akan fokus mengurangi sentimen spekulatif, seperti pengurangan aset daripada menaikkan suku bunga.
The U.S. Inflation (%) Fed Rate Hike Probability in Dec 2017 (%)
NH 해외주식 – 인도네시아
Lesunya Inflasi Amerika Serikat di tengah Pemulihan Ekonomi
1. Global: Redanya Kekuatiran Pengetatan Moneter
• Meskipun ekonomi Amerika Serikat mengalami tren penguatan yang ditunjukkan oleh perbaikan kondisi tenaga kerja dan penjualan ritel, inflasi masih dalam tren pelemahan.
• Pemulihan tenaga kerja di Amerika Serikat terutama terjadi di sektor jasa yang memiliki tingkat upah rendah, sedangkan sektor
manufaktur yang memiliki tingkat upah tinggi belum menunjukkan pemulihan sejak krisis keuangan pada 2008.
• Kondisi pemulihan ekonomi dan tenaga kerja saat ini belum cukup kuat untuk mendorong pertumbuhan upah dan tingkat inflasi. Inflasi di perkirakan akan sulit mengalami rebound setidaknya hingga awal 2018 maka pengetatan moneter akan melambat daripada perkiraan sebelumnya.
Average Hourly Earning Growth (%)
Sumber: Bloomberg, Riset NH Korindo Unemployment Rate & Retail Sales Growth
2. Ekonomi Indonesia: Pelonggaran Kebijakan Moneter
Pemangkasan Suku Bunga Secara Masif oleh Bank Indonesia
Memanfaatkan Waktu yang Terbatas
Investasi yang Mendorong Pertumbuhan
Terjaganya Nilai Tukar di tengah Capital Inflow
NH 해외주식 – 인도네시아
Pemangkasan Suku Bunga Secara Masif oleh Bank Indonesia
2. Ekonomi Indonesia: Pelonggaran Kebijakan Moneter
• Pada 22 Agustus 2017, Bank Indonesia (BI) secara tidak terduga memangkas suku bunga acuan sebesar 25bps menjadi 4,5%. • Hal ini menandakan akan terulangnya pemangkasan suku bunga secara masif yang pernah terjadi pada 2016 saat BI memangkas suku bunga sebesar 150bps sebanyak 6 kali dan bahkan mengubah suku bunga acuan dari BI rate menjadi 7-day reverse repo rate. • Namun, fakta menunjukkan bahwa masifnya pelonggaran moneter pada 2016 hanya mampu menstabilkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di angka 5% di tengah tekanan perubahan ekonomi global.
• Saat ini, BI tidak hanya melakukan pemangkasan suku bunga lanjutan tetapi juga akan menyiapkan berbagai kebijakan makroprudensial untuk mendapatkan momentum pemulihan pertumbuhan ekonomi pada 2018.
GDP Growth
Sumber: Bloomberg, Riset NH Korindo Bank Indonesia Reference Rate
NH 해외주식 – 인도네시아
Memanfaatkan Waktu yang Terbatas
2. Ekonomi Indonesia: Pelonggaran Kebijakan Moneter
• Diperkirakan bahwa BI akan secara agresif melakukan pelonggaran kebijakan moneter pada waktu yang terbatas hingga akhir 2017. Hal ini disebabkan ruang pelonggaran moneter bagi BI akan semakin berkurang pada 2018 karena sikap netral the Fed diperkirakan akan berubah pada 2018-2019.
• Dari domestik, BI akan semaksimal mungkin memanfaatkan penurunan administered price yang menyebabkan rendahnya laju inflasi
pada 2H17.
• Di sisi lain, konsistensi penurunan laju inflasi inti menunjukkan bahwa konsumsi domestik memerlukan stimulus secepat mungkin dengan mempertimbangkan semakin beratnya tantangan pada 2018.
Core Inflation Rate Inflation Rate
NH 해외주식 – 인도네시아
Investasi yang Mendorong Pertumbuhan
2. Ekonomi Indonesia: Pelonggaran Kebijakan Moneter
• Diperkirakan bahwa ekspektasi pelonggaran moneter yang terjadi hingga akhir 2017 akan memacu akselerasi investasi dan rebound
pertumbuhan konsumsi.
• Kami memperkirakan bahwa pada 2H17, pertumbuhan investasi akan berada di posisi 6% yang meningkat dari tren 4%-5%.
Kepercayaan korporasi nonpublik, rendahnya borrowing cost, dan status investment grade memungkinkan tercapainya pertumbuhan investasi.
• Di sisi lain, tren pertumbuhan konsumsi di bawah 5% pada 3 kuartal terakhir akan terhenti.
Kami memperkirakan bahwa pertumbuhan konsumsi akan pulih secara perlahan menuju posisi 5,1%. Hal ini dipacu oleh datarnya inflasi
pada 2H17 yang mendukung daya beli.
GDP Investment Growth
Sumber: Bloomberg, Riset NH Korindo GDP Consumption Growth
NH 해외주식 – 인도네시아
Terjaganya Nilai Tukar di tengah Capital Inflow
2. Ekonomi Indonesia: Pelonggaran Kebijakan Moneter
• Kami memperkirakan bahwa potensi pemangkasan suku bunga hingga akhir 2017 akan memicu capital inflow ke pasar obligasi, mendukung kestabilan nilai tukar rupiah, dan menjaga terkontrolnya posisi defisit neraca berjalan.
• Nilai tukar rupiah tidak akan mengalami apresiasi yang berlebihan, meskipun terjadinya peningkatan capital inflow ke pasar obligasi. • Hal ini disebabkan oleh cukup besarnya cadangan devisa yang akan membantu BI menahan capital inflow sehingga nilai tukar rupiah terjaga dan mendukung kinerja ekspor di tengah ancaman usaha pengurangan hutang oleh China.
• Sehingga Rp13.000 per USD merupakan posisi “line in the sand” bagi nilai tukar rupiah.
Bond | 1Q13 – 4Q17E
Source: Bloomberg, NH Korindo Research
Currency| 1Q13 – 2Q17
Source: Bloomberg, NH Korindo Research USD/IDR Currency Rate
3. Bursa Indonesia
Menanti Kembalinya Foreign Inflow
Ruang untuk Valuasi yang Lebih Tinggi
NH 해외주식 – 인도네시아
Menanti Kembalinya Foreign Inflow
3. Bursa Indonesia
• Kami memperkirakan bahwa ekspektasi penurunan suku bunga secara masif belum terefleksi terhadap penguatan IHSG karena IHSG masih bergerak sideways sejak Juli.
• Pada Januari 2017 hingga Juni 2017, IHSG secara signifikan menguat sebesar 10,1% yang dipacu oleh ekspektasi peringkat investasi
oleh S&P.
• Kami memperkirakan bahwa investor asing secara perlahan mulai mencetak posisi net buy mulai September 2017. Hal ini disebabkan oleh menurunnya tren net sell asing pada Agustus 2017 dibandingkan pada bulan sebelumnya dan masifnya foreign flow terhadap
instrumen surat utang negara, yang menunjukkan bahwa investor asing memiliki minat yang tinggi untuk berinvestasi di Indonesia,
meskipun mereka masih mengutamakan instrumen yang lebih aman dibandingkan pasar saham.
Weekly Foreign Flow (IDR tn) | May – Aug 2017 Jakarta Composite Index
NH 해외주식 – 인도네시아
Ruang untuk Valuasi yang Lebih Tinggi
3. Bursa Indonesia
• Kinerja perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada 2Q17 cenderung stabil bila dibandingkan dengan kinerja mereka pada 2 kuartal terakhir. Penjualan masih melanjutkan tren pertumbuhan dan terjaganya net margin di sekitar 12%.
• Meskipun kinerja perusahaan saat ini sudah cenderung stabil, hingga akhir tahun ruang valuasi masih terbuka untuk penguatan IHSG.
Pada 2016, IHSG mengalami penguatan sebesar 15,3% di tengah masifnya pemangkasan suku bunga oleh BI.
• Kami menaikkan target IHSG untuk Desember 2017 dari 5,950 menjadi 6,100 dengan menggunakan estimasi forward P/E 17,2x (1,5SD di atas rata-rata 3 tahun sebesar 15,8x).
• Target ini mengimplikasikan P/E 2017E sebesar 17,3x setara dengan valuasi pada P/E 2016. Saat ini, IHSG diperdagangkan pada P/E 2017E sebesar 16,8x.
Chart Bulanan Reference Rate | Jan 2016 – Aug 2017
Source: Bloomberg, NH Korindo Research
Forward P/E | last 3 years
Source: Bloomberg, NH Korindo Research Forward P/E | last 3 years
Sumber: Bloomberg, Riset NH Korindo Company Performance
Sumber: Bloomberg, Riset NH Korindo
2Q16 3Q16 4Q16 1Q17 2Q17 Sales per Share 696.5 694.5 745.7 710.5 738.6
Growth y-y -5.7% -2.8% 4.0% 10.9% 6.0%
EPS 69.5 72.4 76.6 87.6 87.5
Growth -2.7% -1.5% 4.6% 1.8% 25.9%
NH 해외주식 – 인도네시아
Ide Investasi
4. Ide Investasi
• Konsumen
Melemahnya daya beli konsumen menyebabkan sektor Fast Moving Consumer Goods mengalami perlambatan pada 2Q17 sehingga BI melonggarkan berbagai kebijakan makroprudensial dengan tujuan pemulihan daya beli konsumen yang dapat memacu percepatan pertumbuhan di sektor konsumen.
Saham Pilihan: UNVR, INDF
• Otomotif
Pelemahan penjualan kendaraan mulai menunjukkan pemulihan. Dari Januari hingga Juli 2017, penjualan mobil tumbuh 4,2% y-y yang
merupakan pertumbuhan tertinggi sejak 2014. Ke depan, pemangkasan suku bunga acuan oleh BI akan menyebabkan penurunan suku bunga kredit otomotif dan memacu pertumbuhan penjualan otomotif.
Saham Pilihan: ASII
• Ritel
Pada 1H17, industri ritel melemah akibat tekanan terhadap daya beli masyarakat. Tekanan ini dipicu oleh inflasi yang terjadi setelah pemerintah melakukan penyesuaian tarif listrik.Pulihnya sektor komoditas, peningkatan belanja pemerintah pada 2H17 dan terjaganya
inflasi akan memperbaiki daya beli masyarakat dan meningkatkan kinerja sektor ritel mulai 2H17.
NH 해외주식 – 인도네시아
Ide Investasi
4. Ide Investasi
• Pakan Ternak
Kebijakan pelarangan impor jagung berdampak terhadap semakin mahalnya harga jagung lokal dan kenaikan beban bahan baku
perusahaan. Harga jagung lokal telah stabil di kisaran Rp4.000 setelah satu semester berlalu. Kami memperkirakan bahwa kontraksi yang terjadi pada 2017 akan memberikan dampak pertumbuhan yang lebih tinggi bagi industri pakan ternak pada 2018.
Saham Pilihan: JPFA, CPIN
• CPO
Berakhirnya El-Nino menyebabkan perusahaan CPO mampu meningkatkan produksi CPO. Selain itu, hal ini memacu kinerja positif perusahaan CPO pada 2017. Kuatnya permintaan atas CPO yang diindikasikan oleh data produksi dan persediaan CPO Malaysia akan
meningkatkan harga CPO dibanding harga CPO pada 2016. Saham Pilihan: AALI, LSIP
• Batu Bara
Sektor batubara mengalami pemulihan yang dipacu oleh penguatan harga batubara dunia hingga mendekati USD100 per ton pada 2017. Potensi penguatan lanjutan harga batubara mulai terbatas, tetapi perbaikan volume produksi yang disebabkan oleh cuaca yang lebih
kondusif memberikan potensi ruang pertumbuhan baru bagi sektor batubara.
Saham Pilihan: PTBA
• Konstruksi
Pada 2017, kinerja sektor konstruksi mencetak peningkatan yang signifikan. Meningkatnya kontrak-kontrak baru yang dibuat pada tahun sebelumnya,terutama setelah pelaksanaan rencana pembangunan infrastruktur pada Pemerintahan Jokowi memungkinkan pencapaian tersebut. Diperkirakan bahwa pertumbuhan kontrak baru pada 2017 melambat, tetapi kontrak baru pada 2018 akan mengalami
pemulihan yang dipacu oleh ekspektasi kepercayaan investasi riil swasta di tengah tren pelonggaran moneter.
NH 해외주식 – 인도네시아
UNVR – TP 57.600
4. Ide Investasi
• Pada 2Q17, UNVR mencatatkan perlambatan pertumbuhan yang disebabkan oleh lemahnya daya beli konsumen, meskipun bulan Ramadhan jatuh pada 2Q17.
• Perubahan dinamika konsumen di Indonesia yang ditandai oleh peningkatan pendapatan per kapita penduduk Indonesia dan pertumbuhan jumlah masyarakat kelas menengah akan menguntungkan UNVR karena kuatnya diversifikasi produk UNVR di segmen home and
personal care dan food and refreshment.
UNVR Share Price
Sumber: Bloomberg, Riset NH Korindo
FY2015 FY2016 FY2017E FY2018E
Sales 36,484 40,054 44,067 48,593 Sales growth 5.7% 9.8% 10.0% 10.3% EBITDA 8,431 9,249 10,636 11,707 Net profit 5,852 ,6391 7,382 8,140 EPS (IDR) 767 838 968 1,067 EPS growth -1.3% 9.2% 15.5% 10.3% BVPS (IDR) 633 617 747 846 NPM 16.0% 16.0% 16.8% 16.8% ROE 122.2% 134.1% 142.0% 134.0% ROA 39.0% 39.4% 41.0% 40.0% P/E 48.2x 46.3x 49.3x 44.7x P/BV 58.5x 62.9x 63.9x 56.4x EV/EBITDA 33.6x 32.2x 34.5x 31.4x Dividend yield 2.0% 2.1% 1.8% 2.0%
Sumber: Bloomberg, Riset NH Korindo Financial Summary (IDR bn)
NH 해외주식 – 인도네시아
INDF – TP 10.275
4. Ide Investasi
• INDF sebagai penguasa pangsa pasar mie instan di Indonesia sebesar 70% lebih unggul berkompetisi dibandingkan dengan kompetitor lainnya. Selain itu, salah satu divisi INDF, yakni Bogasari merupakan pabrik tepung terbesar di Indonesia. Beberapa keunggulan tersebut memudahkan INDF untuk mengendalikan harga di pasar.
• Meskipun seluruh divisi INDF mencatat pertumbuhan yang melambat pada 2Q17, pada tahun mendatang, INDF akan sangat diuntungkan oleh profil belanja individu di Indonesia. Tingkat belanja individu atas makanan, minuman, dan personal care juga akan terus meningkat karena lebih cepatnya ekspansi ekonomi dan lebih tingginya pertumbuhan upah dibandingkan inflasi.
FY2015 FY2016 FY2017E FY2018E
Sales 64,062 66,750 71,780 78,136 Sales growth 0.7% 4.2% 7.5% 8.9% EBITDA 9,109 10,614 11,579 12,508 Net profit 2,968 4,145 4,813 5,251 EPS (IDR) 338 472 548 598 EPS growth -24.7% 39.6% 16.1% 9.1% BVPS (IDR) 4,911 5,004 5,401 5,726 NPM 4.6% 6.2% 6.7% 6.7% ROE 7.1% 9.5% 10.5% 10.7% ROA 3.3% 4.8% 5.8% 6.1% P/E 15.3x 16.8x 15.2x 13.9x P/BV 1.1x 1.6x 1.5x 1.5x
Financial Summary (IDR bn) INDF Share Price
NH 해외주식 – 인도네시아
ASII – TP 10.200
4. Ide Investasi
• ASII mampu mencatatkan kinerja positif di tengah pelemahan daya beli masyarakat. Hal ini ditandai oleh peningkatan volume penjualan otomotif sebesar 12,19% y-y yang lebih tinggi dari pertumbuhan industri otomotif sebesar 4,19%. Selain itu, pangsa pasar otomotif ASII telah meningkat dari 52,01% pada Juli 2016 menjadi 56,01% pada Juli 2017.
• Rendahnya penetrasi kepemilikan otomotif di Indonesia dibandingkan dengan negara-negara tetangga memberikan ruang pertumbuhan yang lebih besar bagi penjualan otomotif terutama roda empat. Terlebih, beberapa keunggulan yang dimiliki ASII,
seperti kemampuan menyediakan produk yang sesuai permintaan konsumen, cakupan pemasaran yang luas, dan layanan purna jual memampukan produknya menguasai pangsa pasar Indonesia.
• Pulihnya sektor komoditas juga berdampak positif pada bisnis pertambangan yang dimiliki ASII. Pada 1H17, ASII melalui anak perusahaannya, UNTR mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 30% menjadi Rp29,4 triliun.
FY2015 FY2016 FY2017E FY2018E
Sales 184,196 181,084 197,935 208,306 Sales growth -8.7% -1.7% 9.3% 5.2% EBITDA 24,387 24,219 27,433 30,545 Net profit 14,464 15,156 20,316 21,141 EPS (IDR) 357 374 502 522 EPS growth -24.6% 4.8% 34.0% 4.1% BVPS (IDR) 3,126 3,456 3,721 4,082 NPM 7.9% 8.4% 10.3% 10.1% ROE 11.7% 11.4% 14.0% 13.4% ROA 6.0% 6.0% 7.5% 7.3% P/E 16.8x 22.1x 17.3x 16.7x P/BV 1.9x 2.4x 2.3x 2.1x EV/EBITDA 12.7x 16.7x 15.7x 13.9x Dividend yield 3.6% 2.0% 2.0% 2.0%
Sumber: Bloomberg, Riset NH Korindo Financial Summary (IDR bn) ASII Share Price
NH 해외주식 – 인도네시아
RALS – TP 1.200
4. Ide Investasi
• Pada 1H17, same store sales growth (SSSG) RALS mengalami pelemahan yang dipicu oleh pelemahan daya beli masyarakat terutama di luar Pulau Jawa. Namun, peningkatan belanja pemerintah dan perbaikan kinerja bisnis di sektor komoditas akan memperbaiki daya beli masyarakat di luar Pulau Jawa.
• Transformasi perusahaan akan menjadi katalis positif bagi RALS. RALS berencana mengubah konsep bisnis swalayannya melalui kerja sama dengan SPAR, peritel internasional. Selain itu RALS juga berencana mengubah konsep gerai konvensionalnya menjadi
gerai terintegrasi. Salah satu konsepnya adalah gerai gerai yang memiliki fasilitas bioskop. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan
jumlah pengunjung.
FY2015 FY2016 FY2017E FY2018E
Sales 5,533 5,857 6,127 6,607 Sales growth -5.6% 5.9% 4.6% 7.8% EBITDA 436 555 682 707 Net profit 336 408 450 537 EPS (IDR) 49 61 67 80 EPS growth -2.5% 24.5% 10.2% 19.3% BVPS (IDR) 484 496 528 567 NPM 6.1% 7.0% 7.3% 8.1% ROE 10.0% 12.2% 13.1% 14.6% ROA 7.4% 8.9% 12.5% 12.4% P/E 13.2x 19.7x 14.1x 11.8x P/BV 1.3x 2.4x 1.8x 1.7x
Financial Summary (IDR bn) RALS Share Price
NH 해외주식 – 인도네시아
JPFA – TP 1.710
4. Ide Investasi
• Pada 2Q17, JPFA membukukan penurunan laba bersih sebesar 42% yang disebabkan oleh kenaikan COGS sebesar 11%. Adapun
kenaikan COGS dipacu oleh kenaikan harga jagung lokal sebagai bahan baku pakan ternak sebesar 24% dari Rp3.271/kg pada 2Q16 menjadi Rp4.061/kg pada 2Q17. Padahal, harga jagung acuan internasional mengalami penurunan sebesar 0,1% dari Rp2.027/kg pada 2Q16 menjadi Rp2.024/kg pada 2Q17.
• Namun, saat ini, harga jagung lokal stabil di kisaran Rp3.800/kg hingga Rp4.200/kg. Kami mengamati bahwa stabilnya harga
jagung lokal menjadikan bahan baku bukan suatu tantangan ke depan yang signifikan bagi JPFA. Kami optimis bahwa pada 2018,
laba bersih JPFA akan tumbuh 15,5%, meskipun adanya estimasi bahwa JAPFA akan mengalami penurunan laba bersih pada 2017.
FY2015 FY2016 FY2017E FY2018E
Sales 25,023 27,063 30,019 33,797 Sales growth 2.3% 8.2% 10.9% 12.6% EBITDA 2,301 3,563 3,006 3,402 Net profit 468 2,065 1,307 1,509 EPS (IDR) 44 181 115 133 EPS growth 38.0% 340.9% -36.7% 15.5% BVPS (IDR) 574 823 881 974 NPM 1.9% 7.6% 4.4% 4.5% ROE 8.3% 26.7% 13.5% 14.3% ROA 2.8% 11.3% 6.6% 7.3% P/E 14.4x 8.0x 9.7x 8.4x P/BV 1.1x 1.8x 1.3x 1.1x EV/EBITDA 5.8x 6.0x 6.1x 5.2x Dividend yield 0.0% 1.0% 4.5% 3.5%
Riset: Bloomberg, Riset NH Korindo Financial Summary (IDR bn) JPFA Share Price
NH 해외주식 – 인도네시아
CPIN – TP 3.540
4. Ide Investasi
• Penerapan pembatasan impor jagung merupakan tantangan bagi CPIN untuk memperoleh bahan baku jagung yang murah dan mengakibatkan penurunan margin kotor CPIN dari 20,8% pada 2Q16 menjadi 18,9% pada 2Q17.
• Stabilnya harga jagung selama 3 bulan terakhir menjadikan pembatasan impor jagung bukan suatu tantangan bagi CPIN. Tantangan berupa broiler oversupply juga telah teratasi dengan program afkir dini dari pemerintah untuk menjaga keseimbangan permintaan dan penawaran broiler di pasar.
FY2015 FY2016 FY2017E FY2018E
Sales 30,108 38,257 51,201 56,470 Sales growth 3.3% 27.1% 33.8% 10.3% EBITDA 4,081 5,200 5,122 5,766 Net profit 1,837 2,221 2,827 3,314 EPS (IDR) 112 135 172 202 EPS growth 5.2% 20.9% 27.3% 17.2% BVPS (IDR) 766 863 980 1,111 NPM 6.1% 5.8% 5.5% 5.9% ROE 15.6% 16.6% 18.7% 19.3% ROA 8.1% 9.1% 11.5% 13.0% P/E 23.2x 22.8x 17.6x 15.0x P/BV 3.4x 3.6x 3.1x 2.7x
Financial Summary (IDR bn) CPIN Share Price
NH 해외주식 – 인도네시아
AALI – TP 16.950
4. Ide Investasi
• AALI membukukan kenaikan penjualan sebesar 21,9% dari Rp3,3 triliun pada 2Q16 menjadi Rp4,0 triliun pada 2Q17. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan produksi CPO setelah El-Nino berakhir.
• Kami memperkirakan bahwa harga CPO akan stabil di kisaran USD700/MT karena produksi CPO Malaysia masih stabil dan total persediaan sawit Malaysia masih berada di level terendah sejak Juni 2015.
FY2015 FY2016 FY2017E FY2018E
Sales 13,059 14,121 16,776 20,256 Sales growth -19.9% 8.1% 18.8% 20.7% EBITDA 2,777 3,728 5,159 5,810 Net profit 619 2,007 2,262 2,632 EPS (IDR) 393 1,043 1,175 1,367 EPS growth -75.3% 224.2% 12.7% 16.4% BVPS (IDR) 7,429 9,141 9,659 10,849 NPM 21.3% 26.4% 30.8% 28.7% ROE 5.3% 13.7% 12.3% 13.1% ROA 3.1% 8.8% 9.1% 10.0% P/E 40.3x 16.1x 12.2x 10.5x P/BV 2.1x 1.8x 1.4x 1.3x EV/EBITDA 11.8x 9.7x 6.0x 5.3x Dividend yield 3.0% 0.6% 2.6% 3.3%
Sumber: Bloomberg, Riset NH Korindo Financial Summary (IDR bn) AALI Share Price
NH 해외주식 – 인도네시아
LSIP – TP 1.970
4. Ide Investasi
• LSIP berhasil meningkatkan panen produksi dari 489,176 ton pada 2Q16 menjadi 585,576 ton pada 2Q17 setelah El-Nino berakhir. • Peningkatan produksi CPO akan meningkatkan margin EBITDA LSIP dari 19,4% menjadi 30,7%.
Stabilnya harga CPO akan menopang stabilitas margin EBITDA LSIP sepanjang 2017.
FY2015 FY2016 FY2017E FY2018E
Sales 4,190 3,848 5,086 5,808 Sales growth -11.4% -8.2% 32.2% 14.2% EBITDA 1,163 1,181 1,704 2,017 Net profit 623 594 996 1,193 EPS (IDR) 91 87 146 1,193 EPS growth -32.0% -4.7% 67.6% 19.9% BVPS (IDR) 1,075 1,121 1,231 1,348 NPM 14.9% 15.4% 19.6% 20.5% ROE 8.6% 7.9% 12.4% 13.6% ROA 7.1% 6.5% 10.1% 11.2% P/E 14.0x 20.0x 9.8x 8.2x P/BV 1.2x 1.6x 1.2x 1.1x
Financial Summary (IDR bn) LSIP Share Price
NH 해외주식 – 인도네시아
PTBA – TP 16.150
4. Ide Investasi
• Konsistensi pertumbuhan penjualan domestik adalah kunci utama pertumbuhan PTBA di tengah volatilitas industri batubara global. Volume penjualan domestik pada 2Q17 berkontribusi sebesar 70% terhadap total volume penjualan. Terjaganya konsistensi pertumbuhan
penjualan domestik dipacu oleh realisasi penyelesaian proyek PLTU baru.
• Sejak 4Q16, PTBA mampu menjaga net margin di sekitar 20% yang lebih tinggi dibandingkan net margin pada periode 1Q13-3Q16. Faktor kunci peningkatan margin adalah penurunan beban jasa penambangan yang saat ini hanya sebesar 14% dari penjualan atau
turun secara signifikan dari posisi 25%. Hal ini menunjukkan keunggulan kompetitif PTBA di tengah ancaman kenaikan ongkos jasa penambangan yang diberlakukan oleh perusahaan jasa penambangan.
FY2015 FY2016 FY2017E FY2018E
Sales 13,734 14,059 19,133 21,956 Sales growth 5.0% 2.4% 36.1% 14.8% EBITDA 2,793 2,959 5,560 5,331 Net profit 2,036 2,006 3,658 3,687 EPS (IDR) 884 871 1,588 1,600 EPS growth 13.2% -1.5% 82.3% 0.8% BVPS (IDR) 4,031 4,580 6,039 7,119 NPM 14.8% 14.3% 19.1% 16.8% ROE 22.9% 20.2% 29.9% 24.3% ROA 12.8% 11.3% 18.1% 16.0% P/E 5.1x 14.4x 8.7x 8.6x P/BV 1.1x 2.7x 2.3x 1.9x EV/EBITDA 3.4x 9.3x 5.2x 5.2x Dividend yield 5.9% 2.1% 3.5% 3.5%
Sumber: Bloomberg, Riset NH Korindo Financial Summary (IDR bn) PTBA Share Price
NH 해외주식 – 인도네시아
WSKT – TP 3.240
4. Ide Investasi
• WSKT memiliki bisnis model vertikal yang mampu menjamin konsistensi pertumbuhan kontrak baru. WSKT melalui anak
perusahaannya, yaitu Waskita Toll Road, secara aktif tidak hanya berpartisipasi dalam tender proyek jalan tol baru tetapi juga mengakusisi konsensi jalan tol milik perusahaan lain. Kinerja ini mendukung konsistensi pertumbuhan usaha karena saat ini pemerintah Indonesia merencanakan pembangunan jalan tol baru tidak hanya di Pulau Jawa tetapi juga pulau lain.
• Pada 2H17, WSKT telah memiliki order book sebesar Rp120 triliun. Besarnya nilai kontrak ini akan memudahkan WSKT untuk mempertahankan pertumbuhan pendapatan di sekitar 60% dan mencetak lonjakan laba bersih sebesar 81% pada 2017.
FY2015 FY2016 FY2017E FY2018E
Sales 14,153 23,796 39,761 53,728 Sales growth 37.6% 68.1% 67.1% 35.1% EBITDA 1,546 3,385 5,744 7,981 Net profit 1,048 1,713 3,108 4,046 EPS (IDR) 77 126 229 298 EPS growth 108.9% 63.5% 81.4% 30.2% BVPS (IDR) 715 1,236 1,668 1,766 NPM 7.4% 7.2% 7.8% 7.5% ROE 16.7% 12.9% 15.8% 17.4% ROA 4.9% 3.7% 4.2% 4.2% P/E 21.9x 20.2x 10.4x 8.0x P/BV 2.4x 2.1x 1.4x 1.4x
Financial Summary (IDR bn) WSKT Share Price
Thank You
DISCLAIMER
This report and any electronic access hereto are restricted and intended only for the clients and related entity of PT NH Korindo Sekuritas Indonesia. This report is only for information and recipient use. It is not reproduced, copied, or made available for others. Under no circumstances is it considered as a sell ing offer or solicitation of securities buying. Any recommendation contained herein may not suitable for all investors. Although the information here is obtai ned from reliable sources, it accuracy and completeness cannot be guaranteed. PT NH Korindo Sekuritas Indonesia, its affiliated companies, respective e mployees, and agents disclaim any responsibility and liability for claims, proceedings, action, losses, expenses, damages, or costs filed against or suffere d by any person as a result of acting pursuant to the contents hereof. Neither is PT NH Korindo Sekuritas Indonesia, its affiliated companies, employees, nor agents liable for errors, omissions, misstatements, negligence, inaccuracy arising herefrom.