ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Mate atika “NMPM 6 Strategi Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Mate atika “NMPM 6 Strategi Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
PROSIDING SEMINAR NASIONAL
MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA
“STRATEGI MENGEMBANGKAN KUALITAS
PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS RISET”
ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Mate atika “NMPM 6 Strategi Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
Tim Prosiding Seminar Nasional Matematika Pendidikan Matematika
Tim Reviewer :
Dr. H. Ena Suhena Praja, M.Pd
Cita Dwi Rosita, M.Pd
Anggita Maharani, M.Pd
Tonah, M.Si
Ika Wahyuni, S.Si., M.Pd
Ferry Ferdianto, ST., M.Pd
Wahyu Hartono, M.Si
Laelasari, M.Pd
M. Subali Noto, S.Si.. M.Pd
Toto Subroto, S.Si., M.Pd
M. Dadan Sundawan, M.Pd
Fahrudin Muhtarulloh, S.Si., M.Sc
Surya Amami P., M.Si.,
Editor :
Toto Subroto, S.Si., M.Pd
Fahrudin Muhtarulloh, S.Si., M.Sc
Tri Nopriana, M.Pd
Sri Asnawati, M.Pd
Penyunting:
Toto Subroto, S.Si., M.Pd
ISBN: 978-602-71252-1-6
Link:
Penerbit:
FKIP Unswagati Press
Redaksi:
Jl. Perjuangan No 1 Cirebon Kampus 2 Unswagati Cirebon Telp. (0231) 482115
Fax (0231) 487249
Email: [email protected] Hak cipta dilindungi undang-undang
i ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6Februari 2016
Sambutan Ketua Panitia
Assalamu’ alaikum Wr.Wb.
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati telah dilaksanakan pada tanggal 6 Februari 2016.
Seminar tersebut ditindaklanjuti dengan menerbitkan prosiding sebagai bukti otentik
telah berlangsungnya komunikasi dan sharing gagasan ilmiah dari berbagai kalangan
yang bersifat nasional. Prosiding ini diharapkan dapat membantu dan bermanfaat
bagi semua insan pendidikan khususnya yang berkiprah dalam pengembangan
profesi. Tema ”Strategi Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika
Berbasis Riset” sangat tepat dipilih untuk memberikan sumbangan dalam
peningkatan kompetensi pada pengembangan profesi sebagai peneliti, dosen, dan
guru serta profesi lainnya.
Ketua Panitia menyampaikan penghargaan kepada para pembicara utama,
pemakalah, peserta, dan panitia Seminar Nasional Matematika 2016 yang telah
mendukung penyelenggaraan kegiatan ini. Kegiatan seminar ini sangat penting
diadakan selain untuk pengembangan pribadi dan institusi sekaligus juga untuk
menjalin komunikasi ilmiah antar peneliti, dosen, guru, dan praktisi pendidikan
dalam rangka memperbaiki pendidikan khususnya serta kemajuan bangsa pada
umumnya.
Akhirnya saya berharap semoga dengan terbitnya prosiding ini dapat bermanfaat
dalam rangka membangun insan profesional berkarakter kuat dan cerdas. Amin.
Sebagai akhir kata Wabillahi taufiq wal hidayah
wassalamu’ alaikum Wr. Wb.
Ketua Panitia Seminar Nasional
Dr. H. Ena Suhena Praja, M.Pd
NIP. 19570531 198303 1001
ii ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6Februari 2016
DAFTAR ISI
Sambutan Ketua Panitia
i
Daftar Isi
ii
Kode
Nama
Judul
Hal.
P1
Didi Suryadi
Didactical Design Research (DDR): Upaya
Membangun Kemandirian Berpikir Melalui
Penelitian Pembelajaran
1
P2
Widodo
Strategi Pengembangan Pembelajaran Berbasis
Riset Dan Implementasinya Dalam Pembelajaran
Matematika
14
P3
A.K Uswatun
Hasanah
Problematika Penerapan Model Pembelajaran
Kooperatif Tipe Jigsaw Dan Alternatif
Penyelesaian Pada PembelajaranMatematika
29
P4
Dedek
Kustiawati
Pembelajaran Aljabar Linear Berbantuan
Perangkat Lunak Software Algeberator 4.02
37
P5
Abdul Muin
1),
Damayanti
2)Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep
MatematikaSiswa Melalui Teknik Scaffolding
61
P6
Ika
Wahyuni
1),
Ade Tia
Ariyani
2)Efektifitas Model Pembelajaran Scramble
Berbantuan CD Pembelajaran Terhadap Motivasi
Dan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa
SMA
78
P7
Ena Suhena
Praja
Penerapan Strategi REACT dalam Pembelajaran
Matematika
90
P8
Georgina
Maria
Tinungki
Implementasi Pembelajaran Kooperatif Tipe
Team Assested Individualization Untuk
Meningkatkan Self Proficiency Mahasiswa
111
P9
Abdul Mujib
Pengembangan Kemampuan Pembuktian
DalamMatematika Diskrit Menggunakan
Pengajaran Berbasis DNR
iii ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6Februari 2016
P10
Adang
Effendi
Pembelajaran Matematika Dengan Model
QuantumUntuk Meningkatkan Kemampuan
Komunikasi Dan Koneksi Matematis Siswa
Sekolah Menengah Pertama
139
P11
Abdul Rofik
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model
Contextual Teacing And Learning Dengan Media
E-Learning Materi Dimensi Tiga
161
P12
Agusmanto
J.B. Hutauruk
Pendekatan Metakognitif Dalam
PembelajaranMatematika
176
P13
Alit Kartiwa
Kajian Model Persamaan Diferensial Konservasi
Aliran Terbuka Pada Suatu Sungai
191
P14
Anugrahita
Yusi Awari
Problematika Penerapan Model Pembelajaran
Snowball Throwing dan Alternatif Penyelesaian
pada Pembelajaran Matematika
203
P15
Andi
Kurniawan
1),
Dechi
Yulpratiwi
2)Analisis Ketimpangan Pendapatan Antar Provinsi
di Pulau Sumatera Tahun 2006- 2013:
Aplikasi Regresi Data Panel
213
P16
Alit Kartiwa
Kajian Skema Diferensial Beda Hingga pada
Pemodelan Aliran Sungai
232
P17
Asep Sujana
1),
Ika Meika
2)Penerapan Model Pembelajaran PBL untuk
Mengembangkan Kemampuan Pemecahan
Masalah Matematika
241
P18
Andri Suryana
Implementasi Pembelajaran Model Pace Untuk
Meningkatkan Self-Renewal Capacity Mahasiswa
257
P19
Bety
Miliyawati
Kurikulum 2013 Dan Pendidikan Karakter
TerintegrasiDalam Pembelajaran Matematika
274
P20
Muchamad
Subali Noto
1),
Surya Amami
Pramudiya
2),
Dina Pratiwi,
D.S
3)Profil Kemampuan Penalaran, Spasial Dan
Koneksi Matematis Mahasiswa Calon Guru
Matematika
iv ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6Februari 2016
P21
Armanila
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis
Matematika Siswa Dengan Model Pembelajaran
Pogil
306
P22
Arwanto
Explorasi Nilai-Nilai Etnomatematika Untuk
Menemukan Nilai Filosofi Dan Pesan Moralitas
Dalam Kebudayaan Cirebon
320
P23
Bagus Ardi
Saputro
1)Lukman
Harun
2)Studi Etnomathematics Dalam Pertanian
Masyarakat Brebes
341
P24
Beni Yusepa,
G.P
Analisis Perbandingan Kurikulum Pendidikan
Indonesia Dan Inggris Untuk Meningkatkan
Kompetensi Pedagogik Dan Kompetensi
Profesional Guru Matematika
346
P25
Benny
Anggara
Pengembangan Pembelajaran Matematika
Melalui Eksplorasi Etnomatematika Pada Ragam
Hias Batik Trusmi Cirebon
366
P26
Cecep Anwar
Hadi Firdos
Santosa
Pengukuran Efisiensi Kognitif Matematis Di
Perguruan Tinggi
383
P27
Chatarina
Febriyanti ¹
),
Ari Irawan ²
),
Dan Luh Putu
Widya
Andyani³
)Peran Kemampuan Awal Dan Karakter Siswa
Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis
395
P28
Dana Arif
Lukmana
Penerapan Discovery Learning Berbantuan Koin
Berwarna Dan Dadu Untuk Memahamkan
Konsep Peluang Pada Mahasiswa STKIP PGRI
Lumajang
402
P29
Toto
Subroto
1, M.
Dadan
Sundawan
2Pengaruh Pendekatan Modifikasi-APOS terhadap
Kemampuan Abstraksi Matematis dalam Mata
Kuliah Struktur Aljabar 1
v ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6Februari 2016
P30
Dede Trie
Kurniawan,
Tarmidzi
Analisis Gaya Belajar (Learning Styles) Dan
Profil Kecerdasan Majemuk (Multiple
Intelligence) Mahasiswa Calon Guru Matematika
FKIP Unswagati Cirebon
430
P31
Deni Rosdian
Pengembangan Perangkat Pembelajaran
Matematika Model Role Playing Bernuansa
Pendidikan Karakter Pada Kemampuan
Komunikasi Matematis Siswa
440
P32
Igo Samuel
Leton
Profil Kemampuan Koneksi Matematis
Berdasarkan Perspektif Gender Pada Siswa Kelas
VIII Tuna Runggu Sekolah Luar Biasa
461
P33
Mohamad
Riyadi
Trigonometri Dasar Pada Permasalahan Ruang
Parkir
470
P34
Fahrudin
Muhtarulloh
1),
Wahyu
Hartono
2),
Fuad Nasir
3)Integrasi Numerik Kuadratur Gauss-Legendre
Dan Aplikasinya
479
P35
Deti
Ahmatika
Peningkatan Kemampuan Self ConfidenceSiswa
Melalui Resources-Based Learning (RBL)
Dengan Pendekatan Scientific
493
P36
Anggita
Maharani
Profil Kemampuan Berfikir Logis Dan
KomunikasiMatematis Siswa SMK Di Kabupaten
Cirebon
508
P37
Dian
Cahyawati S.
Analisis Korelasi Faktor-Faktor Yang Berkaitan
Dengan Penghasilan Perajin Tenun Songket
519
P38
Diar Veni
Rahayu
Pembelajaran Pelangi Matematika Untuk
Meningkatkan Kemandirian Belajar Mahasiswa
Pada Mata Kuliah Kapita Selekta Matematika SD
532
P39
Eva Tri
Wahyuni
Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk
Meningkatkan Kemampuan Pemahaman
Matematis Siswa SMK
vi ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6Februari 2016
P40
Faizal Ananda
Tohara Al
Ghazali
Penerapan Strategi PembelajaranProblem Posing
Dengan Tutor Sebaya Untuk Meningkatkan
Kemampuan Siswa Menyelesaikan Masalah
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Di Kelas
VIII F SMPN 1 Bulakamba Tahun 2013/2014
560
P41
Hasan Hamid
Evaluasi Bagian Formal-Rhetorical Dan
Problem-Centered Dari Bukti Matematis
577
P42
Hetty
Patmawati
Perbandingan Kemampuan Berpikir Kritis
Matematis Peserta Didik Antara Yang
Menggunakan Model Discovery Learning Dan
Problem Based Learning
587
P43
Hj. Epon
Nur’ aeni L
1),
Muhammad
Rijal Wahid
Muharram
2)Desain Didaktis Kemampuan Pemahaman
Matematis Siswa Pada Materi Balok Dan Kubus
Di Kelas IV Sekolah Dasar
598
P44
Ida Nuraida
Analisis Kurikulum Matematika Sekolah
Menengah Indonesia Dan Singapura Kaitannya
Dengan Kompetensi Guru Matematika
614
P45
In In Supianti
Self Regulated Learning Mahasiswa Pendidikan
Matematika
630
P46
Imam
Nulhakim
1),
Pattahuddin
2),
Kamaruddin
3)Penerapan Analisa Time Series Terhadap Nilai
Matematika Di SMAN 3 Cimahi
643
P47
Inri
Rahmawati
Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Model Silver
Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah
Matematis Siswa SMP
652
P48
Setiyani
1),
Anggita
Maharani
2),Nu
rulIkhsan
Karimah
3)Implementasi Pembelajaran Berbasis Masalah
Terhadap Kemampuan Representasi Matematis
Mahasiswa Tingkat1 Pada Perkuliahan Statistika
Dasar Di FKIP Unswagati Cirebon
664
P49
Imam
Nulhakim
1),
Oki Neswan
2)vii ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6Februari 2016
P50
Herri
Sulaeman
1),
Dian Permana
Putri
2)Kajian Model Eksponensial dan Logistik dengan
Contoh Aplikasinya pada Pertumbuhan Populasi
Bakteri Pantoea Agglomerans di Medium Luria
Bertani Cair Sistem Batch Culture
685
P51
Jero Budi
Darmayasa
Ethnomathematics Sebagai Salah Satu Landasan
Pedagogik Pembelajaran Matematika Di Bali
701
P52
Joko
Soebagyo
Perbandingan Kemampuan Pemahaman
Matematis Antara SiswaYang Belajar Dengan
Pemanfaatan WKA Menggunakan Strategi
Scaffolding dengan Siswa Yang Belajar
Menggunakan Pembelajaran Konvensionaldi
SMA Negeri Jakarta Utara
711
P53
Muhammad
Wakhid
Musthofa
Permainan Dinamis Linear Kuadratik Berkendala
Lunak Berjumlah Nol Lingkar Terbuka Sistem
Deskriptor Dengan Kendali Tetap Untuk Pemain
Pertama
726
P54
Kadir
1)Dan
Shifa
Fauziah
2)Meningkatkan Kemampuan Menulis Matematis
Melalui Pendekatan Matematika Realistik
741
P55
Khairunnisa
Quantum Learning Dalam Pembelajaran
Matematika
757
P56
Muhammad
Win Afgani
Belajar Matematika Yang Menyenangkan
Melalui Aplikasi Permainan Android
772
P57
Mega Nur
Prabawati
Sistem Pendidikan Di Negara Finlandia Terbaik,
Kenapa?
783
P58
Muhammad
Prayito
Pemecahan Masalah Pada Pembelajaran
GeometriKelas 7 SMP
810
P59
Nandang Arif
Saefuloh
Alat Peraga Simulasi Banjir Pada Pembelajaran
Volume Bangun Ruang
817
P60
Nia Kania
Penggunaan Alat Peraga Sebagai Upaya
Meningkatkan Pembelajaran Matematika Pada
Konsep Bilangan Bulat Bagi Calon Guru Sekolah
Dasar
viii ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6Februari 2016
P61
Nidaul
Hidayah
Pembelajaran Contextual Teaching And Learning
(CTL) Dalam Meningkatkan Kemampuan
Penalaran Statistis Mahasiswa Olahraga
838
P62
Nita Delima
Pengaruh Konsep Diri Matematik Terhadap
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik
Mahasiswa
869
P63
Nursyamsi
Pembelajaran Hitung Volume Benda Putar
Berbantuan Geogebra
878
P64
Nurul Saila
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw
Pada Perkuliahan Matematika Materi Ukuran
Gejala Pusat Dan Ukuran Letak
886
P65
Rafiq
Zulkarnaen
Kemampuan Pemodelan Matematis Dalam
Kurikulum Matematika Di Jerman Dan Singapura
902
P66
Sri Asnawati
PengaruhPenggunaan Metode Pembelajaran
Kuantum Terhadap Kemampuan Komunikasi
Matematis Siswa Pada Pokok Bahasan Bangun
Ruang
916
P67
Ratna Dewi
Lestyorini
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Dan
Kreatif Matematis Siswa Smk Melalui
Pembelajaran BerbasisMasalah
931
P68
Ratna Rustina
Efektifitas Penggunan Model Pembelajaran
Missouri Mathematics Project Terhadap
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah
Matematik Mahasiswa
949
P69
Retna
Ayuningrum
Proses Berpikir Siswa Cerdas Istimewa (Gifted
Talented) Dalam Memecahkan Permasalahan
Matematika
960
P70
Ria Noviana
Agus
Aplikasi Metode Pembelajaran Inkuiri
Berbantuan Maple Dalam Meningkatkan Hasil
Dan Motivasi Belajar Pada Materi Limit Fungsi
972
P71
Rina
Oktaviyanthi
1), Ria Noviana
Agus
2), Yani
Supriani
3)Identifikasi Functional Skills Mathematics
Mahasiswa Teknik Informatika Dalam Proses
Pemecahan Masalah
ix ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6Februari 2016
P72
Runisah
1),
Tatang
Herman
2),
Jarnawi
Afgani
Dahlan
3)Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir
Kritis Matematis Siswa Kelas VIII Melalui
Model Learning Cycle 5E Dengan Teknik
Metakognitif
997
P73
Siska
Firmasari
1),
Neneng
Aminah
2)Kemampuan Pemahaman Dan Penalaran
Matematis Pada Perkuliahan Teori Bilangan
Menggunakan Teknik Superitem
1013
P74
Via Yustitia
Efektivitas Model Pembelajaran Teams Games
Tournament Dengan Pendekatan Saintifik
Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah
Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Pemalang
1033
P75
Nurmuludin
Pembelajaran Guided Inquiry untuk
Meningkatkan Kemampuan Penalaran Induktif
Dan Beliefs Matematis Siswa SMP
1050
P76
Sandha
Soemantri
1),
Toto
Nusantara
2),
Abdul Qohar
3)Defragmenting Struktur Berpikir Siswa Impulsif
Pada Masalah Geometri Bangun Ruang
1068
P77
Wahyu Ridlo
Purwanto
Efektivitas Model Pembelajaran Student Teams
Achievement Divisions Dan Index Card Match
Dengan Media Modul Terhadap Hasil Belajar
Matematika Sekolah Menengah Pertama
Kabupaten Kudus Tahun Ajaran 2014/2015
1086
P78
Sumarni
Uji Coba Bahan Ajar Geometri Transformasi
Berbantuan Software Geogebra Untuk
Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa
Pendidikan Matematika Universitas Kuningan
1111
P79
Syafi’ i
Pembelajaran Matematika Geometri Dengan
Konstruktivisme Student Active Learning (KSAL)
Sebagai Upaya Meningkatkan Kreatifitas Proses
Belajar Siswa
x ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6Februari 2016
P80
Syaiful
Bakhri
1),
Orthio Rizki
Pratama
2),
Agustin
Ernawati
3)Polr’ imatika: Media Pembelajaran Inovatif
Dalam Meningkatkan Kemampuan Hitung Dasar
1044
P81
Syamsuri
Skema Berpikir Mahasiswa Dalam
Mengonstruksi Bukti Formal Matematis
Menggunakan Cognitive Mapping
1061
P82
Mohammad
Dadan
Sundawan
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis
Melalui Model Pembelajaran Berbasis Proyek
Pada Peserta Didik Sekolah Menengah Atas
1077
P83
Trusti
Hapsari
1),
Tatang
Herman
2)Karakteristik Pembelajaran Matematika Di Cina
1092
P84
Tatang
Supriatna
Analisis Sistem Pendidikan Australia Dan
Indonesia
1104
P85
Laelasari
Penilaian Autentik Dalam Pembelajaran
Matematika
1124
P86
Titi Rohaeti
Pengaruh Penerapan Strategi Pemecahan Masalah
Sistematis Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis
Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Materi
Kubus Dan Balok Di Kelas VIII SMP
1135
P87
Tohir
Zainuri
1),
Abdur
Rahman
As’ ari
2), I
Made
Sulandra
3)Analisis Kemampuan Siswa dengan Gaya
Kognitif Field Independent dalam Memecahkan
Masalah Matematika Berdasarkan
Langkah-Langkah Polya
1152
P88
Usep
Sholahudin
Pengajaran Limit Suatu Fungsi dengan
Menggunakan Perangkat Lunak Mathematica
1165
P89
Wahyu Ridlo
Purwanto
Proses Berpikir Siswa Dalam Memecahkan
Masalah Matematika Materi Persamaan Linier
Dua Variabel Ditinjau Dari Perspektif Gender
xi ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6Februari 2016
P90
Wahyudin
1,
Didik Abidin
2Pertumbuhan Ekonomi Dan Perdagangan Luar
Negeri Indonesia Di Kawasan Asean: Analisis
Menggunakan Metode Error Correction
Mechanism(ECM)
1188
P91
Wati
Susilawati
Analisis Kurikulum Dan System Pendidikan
Matematika Di Korea Selatan
1200
P92
Yulyanti
Harisman
Menilik Cara Pembelajaran Matematika Di Slb
Letera Bunda Kota SolokDengan Objek Cacat
Tunagrahita
1220
P93
Yusfita Yusuf
1), Wangsih
Setiawati
2)Penerapan Pendekatan Konstruktivisme Dengan
Metode Permainan Dalam Upaya Meningkatkan
Aktivitas Dan Prestasi Belajar Siswa
1236
P94
Zetriuslita
Profil Kemampuan Disposisi Matematis
Mahasiswa Berdasarkan Level Akademik
1250
P95
Cita Dwi
Rosita
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Argumentasi
Dan Representasi Matematis Pada Mata Kuliah
Teori Bilangan
1265
P96
Wahid Umar
Strategi Pemecahan Masalah Versi George Polya
Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran
Matematika
1280
P97
Yani Supriani
Meningkatkan Kemandirian Belajar
Menggunakan Multimedia Interaktif
1296
P98
Yanti
Mulyanti
1),
Hamidah
Suryani
Lukman
2)Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis
IslamiPada Kapita Selekta Matematika I
1303
P99
Sukono
1),
Endang
Soeryana
2),
Sudradjat
Supian
3)Model Matematika Ekonomi Dalam Perencanaan
Sistem Pencicilan Berkala Suatu Hutang
xii ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6Februari 2016
P100
Endang
Soeryana
Hasbullah
1,
Nur Fadhlina
Bt Abdul
Halim
2,
Sukono
3,
Endang
Rusyaman
4Toleransi Risiko Pada Model Optimisasi
Portofolio Investasi Markowitz
1347
P101
Yatha Yuni
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir
Intuisi Matematis Melalui Model Pembelajaran
Inquiry Berbasis Open Ended (Hasil Kajian)
1360
P102
Rostina
Sundayana
Kaitan Antara Gaya Belajar, Kemandirian
Belajar, Dan Kemampuan Pemecahan Masalah
Siswa SMP Dalam Pelajaran Matematika
1379
P103
Cita Dwi
Rosita
1), Tri
Nopriana
2)Analisis Tingkat Berpikir Geometri Dan Tingkat
Berpikir Logis Serta Disposisi Berpikir Kritis
Mahasiswa
1397
P104
Fuad Nasir
Metode Pengajaran Metode Numerik Dengan
Berbantuan Program Komputer
1 ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi
Pendidikan Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
DIDACTICAL DESIGN RESEARCH (DDR): UPAYA MEMBANGUN
KEMANDIRIAN BERPIKIR MELALUI PENELITIAN PEMBELAJARAN
Didi SuryadiUniversitas Pendidikan Indonesia
A. Pendahuluan
Disadari atau tidak, pembelajaran merupakan peristiwa transfer pengetahuan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Peristiwa transfer tersebut terjadi secara turun temurun sehingga membentuk suatu sistem keyakinan pendidik, bahwa pengetahuan yang diajarkan tersebut sepertinya bersifat permanen. Peran seorang pendidik seolah hanya sebagai pengajar yang menjadi perantara proses pewarisan pengetahuan. Dalam pembelajaran matematika misalnya, persiapan seorang guru biasanya mengacu pada dokumen bahan ajar yang tersedia berupa buku paket atau buku-buku referensi. Proses serta alur berpikir yang termuat dalam materi ajar tersebut, baik berupa uraian konsep maupun contoh soal dan solusinya, menjadi acuan utama untuk disajikan kembali di kelas. Sulit dipungkiri bahwa pada peristiwa tersebut terjadi proses imitasi pemikiran tentang matematika yang dilakukan oleh guru dan juga peserta didik.
Gambaran di atas, menunjukkan adanya permasalahan mendasar dalam proses pendidikan yang berlangsung saat ini. Jika kemandirian menjadi kata kunci dalam pendidikan, dan mendorong generasi muda menjadi pribadi mandiri adalah salah satu tujuan penting pendidikan, maka kemandirian pendidik merupakan sebuah keniscayaan dalam proses pendidikan. Bagaimana mungkin seorang pendidik yang cenderung imitatif dalam berpikir mengenai bahan ajar, dapat memandirikan proses berpikir peserta didiknya. Jika proses pendidikan yang berlangsung saat ini dominan seperti ini, maka dapat dipahami jika masyarakat bangsa ini cenderung bersifat konsumtif dalam banyak aspek kehidupan, termasuk dalam kaitannya dengan pengetahuan.
Permasalahan mendasar tersebut tentu harus menjadi perhatian banyak pihak, termasuk penulis sendiri. Awal tahun 2000, sejak penulis berkesempatan mengkaji pembelajaran matematika di Jepangdan secara bersamaan juga mulai tertarik pemikiran tentang teori situasi didaktis (TDS) yang berkembang di Eropa atau secara khusus di Perancis, muncul kesadaran baru mengenai pentingnya perubahan mendasar cara berpikir pendidik. Karakter kemandirian peserta didik harus menjadi orientasi pendidik dalam memikirkan, mendesain, dan menerapkan materi ajar dalam pembelajaran. Pemikiran ini kemudian mulai dijabarkan dalam teori metapedadidaktik (TM) yang memberikan perhatian khusus tentang hubungan tripartit guru-siswa-materi dalam proses pembelajaran (Suryadi, 2009). Antisipasi didaktis-pedagogis (ADP) yang digagas Suryadi melalui teori tersebut memberi penekanan pada perlunya memikirkan kemungkinan respon siswa secara mendalam atas desain materi ajar yang dikembangkan guru. Dugaan-dugaan alur belajar anak sangat penting untuk
14
ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
STRATEGI PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN
BERBASIS RISET DAN IMPLEMENTASINYA DALAM
PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Widodo
Jurusan Matematika FMIPA UGM Yogyakarta
[email protected], [email protected]
AbstrakSalah satu definisi Pembelajaran Berbasis Riset (PBR) adalah metode pembelajaran yang dapat mengembangkan secara aktif keterampilan “penelitian” peserta didik secara independen dan memberikan kesempatan peserta didik ketrampilan tersebut dalam melakukan penelitian dengan pengawasan sendiri. Materi pembelajaran yang diberikan antara lain merupakan hasil penelitian yang relatif terkini termasuk hasil penelitian pengampunya. Di sini peserta didik mendapat pelajaran dari pengalaman riset para penulis. Biasanya pada akhir semester peserta didik diminta membuat Proyek Akhir Tahun (PAT) atau Final Year Project (FYP), yang dapat dipandang sebagai “puncak” prestasi peserta didik dalam pembelajaran selama satu semester (University of Leeds, 2008). PBR juga dapat dipandang sebagai metode Student-Centered Learning (SCL) yang mengintegrasikan riset di dalam proses pembelajaran. PBR bersifat multifase yang mengacu kepada berbagai macam metode pembelajaran. PBR memberi peluang / kesempatan kepada peserta didik untuk mencari data (informasi), mengumpulkan data (informasi), menganalisis data (informasi), menyusun hipotesis (conjucture),membuktikan hipotesis (conjucture), membuat kesimpulan, menyusun dan mengkomunikasikan hasil riset.
Strategi pengembangan PBR antara lain:(1) Memperkaya dengan penelitian dalam merancang dan mengajar mata kuliah, (2) Pada pembelajaran di kelas, diberikan hasil penelitian yang relatif terbaru di dalam bidang sesuai konteks sejarah, (3) Mendesain kegiatan pembelajaran dengan isu-isu penelitian kontemporer, (4)Mengajarkan metode, teknik dan keterampilan penelitian secara eksplisit dalam proses pembelajaran, (5) Memberikan kegiatan penelitian skala kecil menjadi tugas peserta didik, (6) Melibatkan peserta didik dalam kegiatan penelitian institusi, (7) Mendorong peserta didik untuk merasa menjadi bagian dari budaya penelitian departemen/ jurusan, (8) Dalam proses pembelajaran didiklah peserta didik dengan nilai-nilai / etika penelitian. (Griffith Institute for Higher Education, 2008 danWidayati, dkk, 2010). Dalam makalah ini akan disampaikan pengembangan PBR pada pembelajaran matematika.
Kata Kunci:SCL (Student-Centered Learning), PBR (Pembelajaran Berbasis Riset).
A. Pendahuluan
29 ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi
Pendidikan Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
PROBLEMATIKA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN
KOOPERATIF TIPE JIGSAW DAN ALTERNATIF PENYELESAIAN PADA
PEMBELAJARAN MATEMATIKA
A.K Uswatun Hasanah
Universitas Sebelas Maret
Abstrak
Tujuan dalam pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui : (1) permasalahan apa saja yang terjadi dalam penerapan model kooperatif tipe Jigsaw pada pembelajaran Matematika, (2) solusi apa yang diberikan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Permasalahan-permasalahan yang muncul dalam proses pembelajaran dengan model pembelajaran jigsaw yaitu (1) Penugasan anggota kelompok untuk menjadi ahli sering tidak sesuai antara kemampuan dengan kompetensi yang harus dipelajari (2) Siswa yang pintar akan lebih mendominasi diskusi, dan cenderung mengontrol jalannya diskusi (3) Siswa yang memiliki kemampuan membaca dan berfikir rendah akan mengalami kesulitan untuk menjelaskan materi ketika menjadi tenaga ahli sehingga dimungkinkan terjadinya kesalahan (miskonsepsi). Adapun solusi dari permasalahan tersebut adalah (1) menyesuaikan kemampuan dengan kompetensi yang dimiliki siswa (2) guru memotivasi semua siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran (3)
membuat catatan kecil/poin-poin penting materi
yang akan disampaikan agar tim ahli yang memiliki kemampuan membaca dan
berfikir rendah dapat menyampaikan konsep dengan benar.
Kata kunci: Model pembelajaran, kooperatif, jigsaw.
A. Pendahuluan
Pendidikan merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia, karena
dengan pendidikan manusia dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya dalam
upaya mencapai kesejahteraan hidup. Pendidikan adalah usaha secara sadar dan
terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan pembelajaran agar peserta didik
secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual
7 ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi
Pendidikan Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
PEMBELAJARAN ALJABAR LINEAR BERBANTUAN PERANGKAT
LUNAK SOFTWARE ALGEBERATOR 4.02
Dedek kustiawati
Pendidikan Matematika FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
[email protected]
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar mahasiswa dengan menggunakan software algeberator 4.02 lebih tinggi dengan menggunakan metode konvensional,(2) Perbedaan hasil belajar matematika kelompok yang menggunakan algeberator 4.02 dengan Kelompok yang tidak menggunakan algeberator 4.02 pada kelas ekperimen dan kelas control, (3) apakah terdapat interaksi antara penggunaan algeberator 4.02 dalam pembelajaran aljabar matriks dengan kemampuan matematis dalam mempengaruhi hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus- November 2014 di FITK UIN Syarif Hidayatullah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Quasi-eksperimen. treatment by blocks 2 × 2.haspenel. Dari hasil data yang diperoleh Hasil belajar matematika mahasiswa yang pembelajarannya menggunakan software algebrator 4.02 lebih tinggi dikelas ekperimen dari hasil belajar matematika mahasiswa dengan pembelajaran kelas control yaitu Fhitu(13,28) > Ftabel (4.02),(2) Penggunaan software
Algebrator tidak berpengaruh signifikan di kelas kontol, karena tidak memberikan perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. F hitung( 0,0085 ) < F tabel (4.02 ), (3) Terdapat interaksi antara yang menggunakan software algebrator 4.2 dan yang tidak menggunakan software algebrator 4.02, dalam pembelajaran aljabar matriks lebih aktif mahasiswa yang menggunakan software tersebut dapat memecahkan masalah dan presentasi kedepan kelas hal ini terlihat pada F hitung 4,38 > F tabel 4.02 Dengan demikian terdapat pengaruh yang signifikan dalam pembelajaran yang menggunakan aplikasi perangkat lunak bantu yang dapat digunakan dalam pembelajaran Aljabar yaitu Aljaberator 4.02. Program ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kecepatan,dan keakuratan dalam berbagai perhitungan dalam pembelajaran aljabar linier sehingga waktu yang diperlukan untuk mengerjakan lebih efisien dan hasil yang diperoleh lebih akurat dibandingkan dengan perhitungan yang dilakukan secara manual
Kata kunci : Aljabar linear, Software Aljaberator4.02.
A. Pendahuluan
Meskipun matematika telah dikenal sejak awal, namun dalam kenyataannya
masih banyak mahasiswa yang kurang mampu menguasinya karena kurang keaktifan
mahasiswa dalam mengerjakan soal-soal latihan, merasa jenuh atau bosan karena
61
ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP
MATEMATIKA SISWA MELALUI TEKNIK SCAFFOLDING
Abdul Muin
1), Damayanti
2)Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Jl. Juanda No. 95 Ciputat 15412
1)[email protected] &
2)[email protected]
Abstrak
Artikel ini menjelaskan tentang penerapan teknik scaffolding dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa, yang meliputi pemahaman dimensi translasi, interpretasi, dan ekstrapolasi. Penelitian dilakukan di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Tangerang dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII F yang terdiri dari 35 siswa. Hasil temuan menunjukkan bahwa: a) Pemahaman konsep matematika siswa meningkat setelah diterapkannya teknik scaffolding, b) teknik scaffolding dapat meningkatkan aktivitas belajar matematika siswa, c) Siswa mempunyai respon sangat baik terhadap pembelajaran matematika setelah diterapkannya teknik scaffolding.
Kata Kunci : scaffolding, translasi, interpretasi, ekstrapolasi
A. Pendahuluan
Matematika merupakan alat yang berfungsi untuk membangun penalaran, pola
berpikir logis, kritis, obyektif dan rasional, yang diperlukan baik dalam kehidupan
sehari-hari maupun dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam
Permendiknas No. 22 tahun 2006 dikemukakan bahwa, matematika diajarkan di
sekolah bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan memahami konsep
matematika, menggunakan penalaran, memecahkan masalah, mengkomunikasikan
gagasan, serta memiliki sikap menghargai matematika. Melalui pemahaman siswa
bisa mengetahui bahwa ide matematika penting dan berguna dalam kehidupan
sehari-hari. Siswa menyadari bahwa matematika mempunyai banyak koneksi dengan
78
ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016
Strategi Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis
Riset Prodi Pendidikan Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE BERBANTUAN CD
PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI DAN KEMAMPUAN
PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA SMA
(Penelitian Eksperimen Kelas X MIA di SMA Negeri 5 Cirebon)
Ika Wahyuni
1), Ade Tia Ariyani
2)Pendidikan Matematika FKIP UNSWAGATI Cirebon;
1)
ik_math @yahoo.com &
2)[email protected]
Abstrak
Salah satu faktor lemahnya kemampuan pemahaman matematis siswa terhadap pembelajaran matematika yaitu siswa belajar secara pasif dan hanya mengutamakan hafalan dan mencatat. Padahal dengan mengingat atau menghafal belum tentu siswa dapat memahami materi yang diajarkan oleh guru bahkan mudah terlupakan. Sehingga pemahaman matematis siswa menjadi sangat lemah yang mengakibatkan tidak adanya motivasi siswa untuk semangat belajar. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran scramble berbantuan CD pembelajaran efektif terhadap motivasi dan kemampuan pemahaman matematis siswa (2) perbedaan kemampuan pemahaman matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran scramble berbantuan CD pembelajaran dengan pembelajaran biasa (3) motivasi siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran scramble berbantuan CD pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran scramble berbantuan CD pembelajaran efektif terhadap motivasi dan kemampuan pemahaman matematis siswa SMA dengan rata-rata tes akhir pada kelas eksperimen sebesar 85,64 dan pengaruh sebesar 81% (2) perbedaan kemampuan pemahaman matematis antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran scramble berbantuan CD pembelajaran dengan pembelajaran biasa (3) motivasi siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran scramble berbantuan CD pembelajaran pada umumnya baik pada saat kegiatan pembelajaran yaitu motivasi yang muncul dari dalam dirinya sebesar 81,08% sedangkan motivasi yang muncul dari luar dirinya sebesar 71,50%.
Kata Kunci: Efektifitas, Model Pembelajaran Scramble, CD Pembelajaran, Motivasi, dan Kemampuan Pemahaman Matematis
90
ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016
Strategi Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis
Riset Prodi Pendidikan Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
PENERAPAN STRATEGI REACT DALAM PEMBELAJARAN
MATEMATIKA
Ena Suhena Praja
Prodi. Pendidikan Matematika - FKIP - Unswagati
Jln. Perjuangan no.01 – Cirebon.
[email protected]
Abstrak
Makalah Penerapan Strategi Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, dan Transferring (REACT) dalam pembelajaran matematika ini bersifat kajian pustaka, yang berdasarkan pada teori dan beberapa hasil penelitian. Kajian ini mencoba memberikan penjelasan tentang apa itu strategi REACT, mengapa pembelajaran matematika menggunakan strategi REACT, dan bagaimana penerapannya dalam pembelajaran matematika. Selain itu juga dalam makalah ini diberikan contoh bagaimana cara penerapannya dalam pembelajaran matematika, baik pada siswa di Sekolah maupun mahasiswa di Perguruan Tinggi. Penerapannya untuk masing-masing tingkatan sekolah dan mahasiswa tersebut mempunyai beberapa perbedaan, terutama dalam hal pelaksanaannya dan kemampuan matematis yang dikembangkan.
Kata Kunci: Strategi REACT dan Pembelajaran Matematika
A. Pendahuluan
Matematika merupakan ilmu dasar yang perlu untuk dipelajari dan dipahami, karena
pola pikir matematika dapat membantu siswa untuk berpikir logis, analitis,
sistematis, kritis, dan kreatif. Oleh karena itu melalui matematika diharapkan dapat
membantu pola pikir siswa dalam menghadapi kehidupan yang selalu berkembang,
dan mampu membantu mempermudah dalam mempelajari berbagai ilmu
pengetahuan. Walaupun matematika banyak manfaatnya, pada dasarnya matematika
merupakan ilmu deduktif dan abstrak, sehingga menyulitkan banyak orang untuk
memahaminya, termasuk para siswa. Oleh karena itu diperlukan adanya upaya-upaya
111
ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM
ASSESTED INDIVIDUALIZATION UNTUK MENINGKATKAN SELF
PROFICIENCY MAHASISWA
Georgina Maria Tinungki
Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Hasanuddin Makassar
[email protected]
Abstrak.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan Self-Proficiency mahasiswa yang memperoleh pembelajaran kooperatif tipe TAI dan pembelajaran Biasa. Mahasiswa perlu dibekali kemampuan self proficiency dengan baik, sehingga diharapkan mahasiswa tersebut dapat memiliki keyakinan bahwa dirinya mampu menghadapi dan menyelesaikan masalah-masalah kehidupan pada umumnya atau tugas matematik pada khususnya. Penelitian ini adalah Quasi Eksperimen. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Statistika, yang mengontrak mata kuliah Teori Peluang di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Kota Makassar. Teknik Sampling yang digunakan berupa Purposive Sampling. Sedangkan instrumen yang digunakan adalah skala Self-Proficiency (SPr) yang telah divalidasi. Data penelitian ini diaalisis menggunakan statistik Parametrik dan Non Parametrik. Adapun hasil dari penelitian ini adalah peningkatan Self-Proficiency mahasiswa yang memperoleh pembelajaran kooperatif tipe TAI lebih baik daripada mahasiswa yang memperoleh pembelajaran Biasa
Kata Kunci: Self Proficiency , Pembelajaran Kooperatif tipe TAI, Pembelajaran
Biasa
A. Pendahuluan
Self proficiency merupakan kecakapan diri seseorang yang akan mempengaruhi
tindakan, upaya, ketekunan, fleksibilitas dalam perbedaan, dan realisasi dari tujuan
dari individu. Self proficiency yang terkait dengan kemampuan seseorang seringkali
menentukan outcome sebelum tindakan terjadi (Bandura, 1997). Dalam mengkaji
Self proficiency mahasiswa, maka model pembelajaran yang diprediksi dapat
memfasilitasi kajian tersebut adalah pembelajaran matematika model Kooperatif tipe
Team Assisted Individualization (TAI). Model ini merupakan pembelajaran
122
ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi Pendidikan
Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN PEMBUKTIAN DALAM
MATEMATIKA DISKRIT MENGGUNAKAN PENGAJARAN BERBASIS
DNR
Abdul Mujib
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah, Medan;
[email protected]
Abstrak
Makalah ini merupakan kajian teoritis tentang kemampuan pembuktian matematika mahasiswa dalam matematika diskrit.Pembuktian merupakan salah satu kemampuan berpikir matematis tingkat lanjut.Berdasarkan penelitian, masih banyak mahasiswa kesulitan dalam mengkonstruksi bukti matematis.Mengembangkan kemampuan berpikir mahasiswa tingkat lanjut merupakan alternatif mengatasi kesulitan tersebut.Selain itu, matematika diskrit sangat memungkinkan sebagai media mengembangkan kemampuan pembuktian.Dalam makalah ini, mengkaji beberapa topik khusus matematika diskrit tentang pembuktian. Selain itu, salah satu pembelajaran yang memperhatikan pemahaman dan proses berpikir serta kebutuhan intelektual mahasiswa salah satunya kemampuan pembuktian adalah DNR-based instruction.
Kata Kunci :kemampuan pembuktian, matematika diskrit, DNR-based instruction
A. Pendahuluan.
Berpikir matematika tingkat lanjut atau advanced mathematical thinking
(AMT)
dapat di interpretasikan dalam dua acara yang berbeda yaitu berpikir
berkaitan
dengan matematika tingkat lanjut, atau sebagai bentuk lanjutan dari proses berpikir
matematika (Tall, 1988). Menurut perspektif secara matematis, AMT mengkaji
tentang konsep dan konten matematika pada level sekolah menengah atas (SMA),
level perguruan tinggi, dan tahap transisi antara SMA menuju ke perguruan tinggi.
Penelitian-penelitian dalam kategori ini, banyak mengkaji tentang pemahaman
konsep matematika, teknik pembuktian, pemecahan masalah matematika, teknik
pengajaran dan proses abstraksi. Sedangkan menurut perspektif proses berpikir,
139
ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi
Pendidikan Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL QUANTUM UNTUK
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN KONEKSI
MATEMATIS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
ADANG EFFENDI
UNIVERSITAS GALUH
[email protected]
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan koneksi matematis yang signifikan antara siswa yang mendapatkan pembelajaran matematika dengan model quantum dan siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan konvensional. Untuk mendapatkan data hasil penelitian digunakan instrumen berupa tes kemampuan komunikasi dan koneksi matematis, skala sikap siswa, lembar observasi, dan daftar wawancara. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama dengan level menengah (sedang). Populasi penelitian ini adalah siswa SMP dengan sampel penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Baleendah Kabupaten Bandung Propinsi Jawa Barat dengan responden penelitiannya adalah siswa kelas VII sebanyak dua kelas yang dipilih secara acak kelas dari empat kelas yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan model quantum dapat meningkatkan kemampuan komunikasi dan koneksi matematis siswa ditinjau dari pembelajaran dan kategori kemampuan matematika siswa. Tidak terdapat interaksi antara faktor pembelajaran dengan faktor kategori kemampuan matematis siswa menyangkut peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa namun terdapat interaksi antara faktor pembelajaran dengan faktor kategori kemampuan matematis siswa menyangkut peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa. Analisis data angket memperlihatkan bahwa siswa yang pembelajarannya dengan model quantum sebagian besar bersikap positif terhadap pembelajaran matematika dengan model quantum. Pembelajaran matematika dengan model quantum secara signifikan lebih baik dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan koneksi matematis siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
Kata kunci : Kemampuan komunikasi , kemampuan koneksi, model Quantum
Teaching.
161
ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016
Strategi Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis
Riset Prodi Pendidikan Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN
MODEL CONTEXTUAL TEACING AND LEARNING
DENGAN MEDIA E-LEARNING MATERI DIMENSI TIGA
Abdul Rofik
SMA Negeri 1 Cirebon
[email protected]
ABSTRAK
Penelitian membahas tentang jalannya perangkat pembelajaran model Contextual Teaching and Learning dengan Media E-Learning yang dikembangkan menghasilkan perangkat pembelajaran yang valid praktis. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kerja peserta didik (LKPD), media e-learning, dan tes kemampuan pemecahan masalah (TKPM). Hasil penelitian menunjukkan: (1) setelah melalui tahap validasi tim ahli dan teman sejawat serta proses revisi diperoleh penilaian dengan rentang nilai 1,00 sampai 4,00 didapat rata-rata skor silabus 3,69, RPP 3,57, LKPD 3,44, media e-learning 3,77, TKPM 3,58 menunjukkan kriteria valid, (2) respon siswa dan guru terhadap komponen dan kegiatan pembelajaran positif.
Kata kunci: Contextual Teaching and Learning, Media E-Learning.
A. Pendahuluan
Banyak ahli mendefinisikan pengertian tentang model pembelajaran, model
pembelajaran adalah suatu cara mengatasi berbagai problematika dalam pelaksanaan
pembelajaran. Model pembelajaran dipandang perlu untuk mengatasi kesulitan guru
dalam melaksanakan tugas mengajar dan juga kesulitan belajar peserta didik. Model
diartikan sebagai kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam
melakukan kegiatan, (Sagala, 2003: 175). Sehingga model pembelajaran dapat
merupakan suatu cara atau bentuk, atau desain dalam penyampaian materi/bahan ajar
dari seorang pendidik terhadap peserta didiknya sehingga materi yang diberikan
dapat terserap sesuai dengan yang diharapkan. Menurut Komaruddin sebagaimana
yang dikutip oleh Sagala (2003) model dapat dipahami sebagai: (1) suatu tipe atau
17 ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi
Pendidikan Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
PENDEKATAN METAKOGNITIF DALAM
PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Agusmanto J.B. Hutauruk
Pascasarjana Pendidikan Matematika, Univ. Pendidikan Indonesia; Bandung;
[email protected]
ABSTRAK
Seringkali siswa mengikuti suatu instruksi dalam memecahkan masalah matematika tanpa menyadari apa yang mereka lakukan, mengapa mereka melakukan, dan bahkan tidak tahu apa yang harus mereka lakukan dengan tugas tersebut. Sementara untuk menjadi seorang pemecah masalah yang baik, seseorang harus memiliki kemampuan metakognisi yang baik. Dengan kesadaran metakognisi, siswa terlatih untuk selalu merancang strategi terbaik dalam memilih, mengingat, mengenali kembali, mengorganisasi informasi yang dimilikinya serta menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Siswa akan terbiasa untuk selalu memonitor, mengontrol dan mengevaluasi hal yang telah dilakukannya. Pendekatan metakognitif dalam pembelajaran matematika dapat dilaksanakan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menggunakan kartu metakognisi, yang berisi pertanyaan-pertanyaan metakognitif yang dapat disesuaikan dan disusun berdasarkan topik atau materi yang sedang dipelajari di kelas.
Kata Kunci:
Metakognisi, Pembelajaran MetakognitifA. Pendahuluan
Matematika tak dapat dipungkiri lagi merupakan salah satu ilmu pengetahuan yang
sangat berperan dalam peradaban, sehingga mnguasai kecakapan matematis sangat
penting dicapai untuk dapat bersaing dan mencapai kemajuan di zaman modern
(NRC, 2002; Hudojo, 2004; dalam Hendrayana, 2015). Namun kebanyakan siswa
mengalami kesulitan dalam mempelajari matematika, walaupun kadang kesulitan itu
sengaja dibuat untuk melatih dan membiasakan siswa agar terbiasa dalam aktifitas
berpikir dan aktifitas memecahkan masalah (Hendrayana, 2015).
191 ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi
Pendidikan Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
KAJIAN MODEL PERSAMAAN DIFERENSIAL KONSERVASI ALIRAN
TERBUKA PADA SUATU SUNGAI
Alit Kartiwa
Departemen Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Padjadjaran
Jl. Raya Jatinangor Km 21, Jatinangor (45363), Sumedang, Jawa Barat
Email: [email protected]
Abstrak
Paper ini bermaksud melakukan kajian tentang persamaan diferensial konservasi aliran sungai terbuka. Persamaan diferensial konservasi massa atau kontinuitas untuk aliran tak permanen satu dimensi dapat dijabarkan dengan pertolongan sebuah control, yang merupakan pias air yang diisolasi dari sekelilingnya, sehingga dapat diamati secara rinci semua debit yang masuk dan keluar. Selain hukum kekekalan massa, dalam paper ini juga dikaji tentang hukum kekekalan momentum suatu aliran air. Kajian model kekekalan momentum yang dilakukan meliputi: (1) asumsi aliran satu dimensi, dan (2) asumsi rapat massa adalah konstan. Gaya-gaya yang bekerja pada volume control yang dikaji meliputi: gaya berat, gaya gesekan, dan gaya hidrostatika. Hasil kajian dalam paper ini adalah berupa model persamaan diferensial yang memenuhi asumsi aliran satu dimensi dan rapat massa konstan, yang juga meliputi asumsi gaya bertat, gaya gesekan, dan gaya hidrostatik tertentu.
Kata Kunci : Persamaan diferensial, aliran sungai, konservasi massa, hukum kekekalan,
gaya
A. Pendahuluan
Sungai atau saluran terbuka adalah saluran dimana air mengalir dengan muka air
bebas. Pada saluran terbuka, misalnya sungai (saluran alam), variabel aliran sangat
tidak teratur terhadap ruang dan waktu. Variabel tersebut adalah tampang lintang
saluran, kekasaran, kemiringan dasar, belokan, debit aliran dan sebagainya. Sungai
juga merupakan saluran terbuka dengan suatu ukuran geometri, yang berubah dengan
waktu tergantung pada debit, material dasar dan tebing, serta jumlah dan jenis dari
sedimen yang diangkut oleh aliran (Wibowo, 2013). Kondisi aliran saluran terbuka
03 ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi
Pendidikan Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
PROBLEMATIKA PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL
THROWING DAN ALTERNATIF PENYELESAIAN PADA
PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Anugrahita Yusi Awari
Universitas Sebelas Maret [email protected]
Abstrak
Pembelajaran yang diterapkan guru di kelas sangat berpengaruh terhadap keberhasilan siswa dalam belajar. Rendahnya hasil belajar merupakan indikasi pembelajaran belum optimal. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya penerapan model pembelajaran yang kurang tepat. Karena penerapan model pembelajaran yang kurang tepat mengakibatkan kurangnya minat siswa terhadap matematika serta rendahnya pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan. Sehubungan dengan hal tersebut perlu adanya upaya perbaikan pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan pemahaman matematis siswa. Penggunaan model pembelajaran kooperatif merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan pemahaman siswa.Model pembelajaran kooperatif mempunyai banyak variasi. Salah satu diantaranya adalah model pembelajaran Snowball Throwing namun dalam pelaksanaan pembelajaran pada model pembelajaran Snowball Throwingmasih terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi. Salah satu permasalahannya adalah pemanfaatan waktu yang digunakan, pengkondisian kelas dan sebagainya. Oleh karena itu diperlukan adanya solusi dalam menghadapi permasalahan-permasalahan tersebut untuk memaksimalkan penggunaan model pembelajaran Snowball Throwingdalam proses pembelajaran di kelas.
Kata Kunci: Model pembelajaran, kooperatif, Snowball Throwing.
A.
Pendahuluan
Pendidikan merupakan sumber daya insani yang sepatutnya mendapat perhatian terus
menerus dalam upaya peningkatan mutunya.Peningkatan mutu pendidikan berarti
pula peningkatan kualitas sumber daya manusia.Untuk itu perlu di lakukan
pembaharuan dalam bidang pendidikan dari waktu ke waktu tanpa henti.Dalam
rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, maka peningkatan mutu pendidikan suatu
213
ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016
Strategi Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis
Riset Prodi Pendidikan Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
Analisis Ketimpangan Pendapatan Antar Provinsi
di Pulau Sumatera Tahun 2006- 2013:
Aplikasi Regresi Data Panel
Andi Kurniawan
1,Dechi Yulpratiwi
2Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Jakarta,
1
[email protected]
Abstrak.
Penelitian ini bertujuan mengaplikasikan regresi data panel untuk menganalisis Ketimpangan Pendapatan Antar Provinsi di Pulau Sumatera Tahun 2006- 2013. Penelitian ini akan menggambarkan tingkat ketimpangan pendapatan antar provinsi yang terjadi di Koridor Sumatera tahun 2006- 2013.dan faktor-faktor yang memengaruhi. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah PDRB perkapita, intensitas sumber daya alam, kondisi jalan, Tingkat pengangguran terbuka dan aglomerasi. Metode yang digunakan adalah Feasible Generalized Least Square (FGLS) atau Seemingly Unrelated Regression (SUR) dengan data panel seluruh provinsi di Pulau Sumatera pada periode tahun 2006-2013.Hasil penelitian menunjukan bahwa intensitas sumber daya alam dan kondisi jalan antar provinsi berpengaruh negative dan signifkan terhadap ketimpangan pendapatan antar provinsi. Sedangkan variabel tingkat pengangguran terbuka dan aglomerasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan antarprovinsi.
Kata Kunci: Regresi data panel, Feasible Generalized Least Square (FGLS), Seemingly
Unrelated Regression (SUR), Ketimpangan Pendapatan
A. PENDAHULUAN
Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses multidimensional yang mencakup
berbagai perubahan mendasar atas struktur sosial, sikap masyarakat, dan institusi
nasional, disamping tetap mengejar akselerasi pertumbuhan ekonomi, penanganan
ketimpang pendapatan, serta pengetasan kemiskinan (Todaro:2004).
Pertumbuhan ekonomi dan pemerataan ekonomi merupakan dua tujuan
pembangunan yang seharusnya dapat dicapai secara bersamaan dalam proses
pembangunan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi tanpa diikuti oleh pemerataan
ekonomi akan memperlebar jurang pemisah antara satu kelompok masyarakat dan
ISBN 978-602-71252-1-6
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (SNMPM) 2016 Strategi
Mengembangkan Kualitas Pembelajaran Matematika Berbasis Riset Prodi
Pendidikan Matematika FKIP Unswagati, Cirebon 6 Februari 2016
KAJIAN SKEMA DIFERENSIAL BEDA HINGGA PADA PEMODELAN
ALIRAN SUNGAI
Alit Kartiwa
Departemen Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Padjadjaran
Jl. Raya Jatinangor Km 21, Jatinangor (45363), Sumedang, Jawa Barat
Email: [email protected]
Abstrak
Paper ini mermaksud melakukan kajian tentang skema diferensial beda hingga pada pemodelan aliran sungai. Dasar dari setiap skema dari metode beda hingga dapat dirunut dari deret Taylor. Skema diferensial beda hingga dapat dikelompokkan menjadi tiga keluarga besar, yaitu keluarga skema eksplisit, implicit, dan eksplisit-implisit. Bagaimana bentuk-bentuk skema diferesial beda hingga yang termasuk dalam tiga keluarga tersebut. Dalam paper ini kajian tentang skema diferensial beda hingga meliputi, skema maju, skema mundur, skema tengah, skema loncat-katak, skema DuFort-Frankel, skema Crank-Nicolaon, skema empat titik Pressman, skema bobot waktu dan ruang. Hasil kajian dalam paper ini adalah bentuk-bentuk diferensial beda hingga yang mengikuti beberapa skema tersebut di atas.
Kata Kunci : Diferensial beda hingga, skema eksplisit, skema implisit, skema
eksplisit-implisit.
A. Pendahuluan
Dalam dekade belakangan ini timbul kekhawatiran akan semakin meningkatnya kerusakan berbagai daerah aliran sungai (DAS) di Indonesia, pada musim hujan semakin banyak sungai yang meluap dan banjir sedangkan pada musim kemarau banyak wilayah mengalami kekeringan. Diantara masalah yang cukup dianggap mendesak dan perlu penanggulangan serius adalah semakin kritisnya keadaan hidrologi beberapa sungai yang ditandai dengan semakin besarnya angka rasio antara debit maksimum pada musim hujan dengan debit minimum pada musim kemarau, serta semakin mundurnya produktivitas lahan terutama di bagian hulu DAS (Sara, 2011). Kegiatan manusia yang bersifat merubah tipe atau jenis penutup lahan dalam suatu DAS seringkali dapat memperbesar atau memperkecil