• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rekonstruksi Pemikiran Keagamaan Muhammad Iqbal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Rekonstruksi Pemikiran Keagamaan Muhammad Iqbal"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

REKONSTRUKSI PEMIKIRAN KEAGAMAAN REKONSTRUKSI PEMIKIRAN KEAGAMAAN

MUHAMMAD IQBAL (1873 MUHAMMAD IQBAL (1873

 – 

 – 

1938 M)1938 M) Oleh: Miftahulhaq Oleh: Miftahulhaq A. A. PENDAHULUANPENDAHULUAN

Sejarah perkembangan pemikiran dalam Islam mengalami pasang surut dari masa Sejarah perkembangan pemikiran dalam Islam mengalami pasang surut dari masa ke masa. Pada zaman klasik Islam (650

ke masa. Pada zaman klasik Islam (650  –  –  1250 M), pemikiran Islam berkembang secara1250 M), pemikiran Islam berkembang secara rasional agamis di mana pemikiran ulama filsafat dan sains yang berkembang saat itu rasional agamis di mana pemikiran ulama filsafat dan sains yang berkembang saat itu dipengaruhi dan terikat pada ajaran-ajaran yang terdapat dalam

al-dipengaruhi dan terikat pada ajaran-ajaran yang terdapat dalam al- Qur’an dan Sunnah.Qur’an dan Sunnah. Inilah yang membedakan pemikiran Islam zaman klasik dengan perkembangan pemikiran Inilah yang membedakan pemikiran Islam zaman klasik dengan perkembangan pemikiran Yunani yang bercorak sekuler. Padahal, perkembangan pemikiran zaman klasik

Yunani yang bercorak sekuler. Padahal, perkembangan pemikiran zaman klasik Islam tidak Islam tidak  dapat dilepaskan dari persepsi filsafat dan sains Yunani.

dapat dilepaskan dari persepsi filsafat dan sains Yunani.11 Perkembangan pemikiran IslamPerkembangan pemikiran Islam pun mencapai puncak kejayaannya pada masa ini di kota Baghdad (Iraq) dan Andalusia pun mencapai puncak kejayaannya pada masa ini di kota Baghdad (Iraq) dan Andalusia (Spanyol). Tidak hanya perkembangan ilmu-ilmu agama seperti tafsir, hadis, akidah, (Spanyol). Tidak hanya perkembangan ilmu-ilmu agama seperti tafsir, hadis, akidah, tasawuf dan sebagainya, tetapi juga berkembangan pemikiran sains dan filsafat Islam.

tasawuf dan sebagainya, tetapi juga berkembangan pemikiran sains dan filsafat Islam.

Ketika zaman Islam klasik, bangsa Eropa berada dalam zaman pertengahan yang Ketika zaman Islam klasik, bangsa Eropa berada dalam zaman pertengahan yang terbelakang. Banyak orang-orang Eropa seperti Inggris, Perancis, dan lain-lain yang terbelakang. Banyak orang-orang Eropa seperti Inggris, Perancis, dan lain-lain yang berdatangan untuk belajar ke pusat kota Islam di Andalusia Spanyol. Setelah mereka berdatangan untuk belajar ke pusat kota Islam di Andalusia Spanyol. Setelah mereka kembali ke negara masing-masing dan mengembangkan keilmuan yang mereka dapat kembali ke negara masing-masing dan mengembangkan keilmuan yang mereka dapat dengan melakukan penerjemahan karya-karya pemikir Islam ke dalam bahasa Latin. dengan melakukan penerjemahan karya-karya pemikir Islam ke dalam bahasa Latin. Namun, berbeda dengan Islam perkembangan pemikiran yang terjadi di

Namun, berbeda dengan Islam perkembangan pemikiran yang terjadi di Eropa dalam masaEropa dalam masa Renaisans dan Modern justeru mendapat pertentangan dari Gereja. Sehingga pemikiran Renaisans dan Modern justeru mendapat pertentangan dari Gereja. Sehingga pemikiran

1 1

Nasution, Harun,

▸ Baca selengkapnya: sebutkan salah satu karya muhammad iqbal yang kemudian menjadi warisan dari lahore

(2)

filsafat dan sains pun

filsafat dan sains pun berkembang sama seperti zaman Yunani yang sekuler. Tetapi justeruberkembang sama seperti zaman Yunani yang sekuler. Tetapi justeru inilah yang mengantarkan bangsa Eropa pada masa

inilah yang mengantarkan bangsa Eropa pada masa keemasannykeemasannya.a.22

Pada saat Eropa mengalami kemajuan dalam pemikiran, umat Islam yang berada Pada saat Eropa mengalami kemajuan dalam pemikiran, umat Islam yang berada dalam zaman pertengahan justeru terjerambab dalam stagnasi dan kejumudan dalam dalam zaman pertengahan justeru terjerambab dalam stagnasi dan kejumudan dalam pemikirannya. Masa inilah yang dinyatakan sebagai zaman pemikiran tradisional (1250 pemikirannya. Masa inilah yang dinyatakan sebagai zaman pemikiran tradisional (1250  –  –  1800 M). Pada zaman pemikiran ini para ulama Islam bukan hanya terikat pada al-Qu 1800 M). Pada zaman pemikiran ini para ulama Islam bukan hanya terikat pada al-Qu r’anr’an dan Hadis, tetapi juga ajaran hasil ijtihad ulama zaman klasik yang amat banyak  dan Hadis, tetapi juga ajaran hasil ijtihad ulama zaman klasik yang amat banyak   jumlahnya.

 jumlahnya. Ulama Ulama pada pada zaman zaman ini ini pun pun terjebak terjebak dalam dalam ruang ruang lingkup lingkup pemikiran pemikiran yangyang sempit dan tidak memiliki kebebasan berfikir. Akibatnya sains dan filsafat serta ilmu-ilmu sempit dan tidak memiliki kebebasan berfikir. Akibatnya sains dan filsafat serta ilmu-ilmu agama tidak berkembang, atau bahkan hilang dari peredaran.

agama tidak berkembang, atau bahkan hilang dari peredaran.33 Hal ini berbeda denganHal ini berbeda dengan bangsa Eropa yang mengalami kemajuan dan keemasan dalam perkembangan pemikiran bangsa Eropa yang mengalami kemajuan dan keemasan dalam perkembangan pemikiran filsafat dan sains.

filsafat dan sains.

Kontak umat Islam dengan Barat terjadi kembali ketika awal ke

Kontak umat Islam dengan Barat terjadi kembali ketika awal ke  –  –  18 M, seiring18 M, seiring terjadinya kolonialisasi bangsa-bangsa Eropa di beberapa negara Timur Tengah dan Asia. terjadinya kolonialisasi bangsa-bangsa Eropa di beberapa negara Timur Tengah dan Asia. Kontak inilah yang mendorong terciptanya proses pembaharuan pemikiran Islam di Kontak inilah yang mendorong terciptanya proses pembaharuan pemikiran Islam di beberapa negara Timur Tengah. Umat Islam saat itu seakan terkejut melihat kemajuan beberapa negara Timur Tengah. Umat Islam saat itu seakan terkejut melihat kemajuan Barat yang meniru kejayaan Islam zaman klasik. Sehingga muncullah keinginan untuk  Barat yang meniru kejayaan Islam zaman klasik. Sehingga muncullah keinginan untuk  kembali meraih kejayaan tersebut. Maka lahirlah beberapa pembaharu pemikir Islam, kembali meraih kejayaan tersebut. Maka lahirlah beberapa pembaharu pemikir Islam, seperti Muhammad Abduh dan Jamaludin al-Afghani di Mesir, Ahmad Khan dan seperti Muhammad Abduh dan Jamaludin al-Afghani di Mesir, Ahmad Khan dan Muhammad Iqbal di India, dan lain sebagainya. Para pembaharu ini berpendapat bahwa Muhammad Iqbal di India, dan lain sebagainya. Para pembaharu ini berpendapat bahwa untk mengejar ketertinggalan umat Islam harus menghidupkan kembali pemikiran rasional untk mengejar ketertinggalan umat Islam harus menghidupkan kembali pemikiran rasional

2 2

 Ibid 

 Ibid ., hal 8., hal 8 3

3  Ibid.,  Ibid.,hal 8hal 8

(3)

agamis zaman Islam klasik dengan perhatian yang besar terhadap sains dan teknologi. agamis zaman Islam klasik dengan perhatian yang besar terhadap sains dan teknologi. Mulai saat ini pula Islam mulai masuk ke zaman Modern Dunia Islam.

Mulai saat ini pula Islam mulai masuk ke zaman Modern Dunia Islam.44

Tulisan ini selanjutnya akan membahas salah satu tokoh pembaharu pemikiran Tulisan ini selanjutnya akan membahas salah satu tokoh pembaharu pemikiran Islam yang lahir saat itu, yaitu Muhammad Iqbal. Tokoh ini lahir di India dan tidak hanya Islam yang lahir saat itu, yaitu Muhammad Iqbal. Tokoh ini lahir di India dan tidak hanya terkenal sebagai pemikir, tetapi juga sebagai penyair dan ahli

terkenal sebagai pemikir, tetapi juga sebagai penyair dan ahli politik.politik.

B.

B. PEMBAHASANPEMBAHASAN 1.

1. Sejarah Hidup Muhammad IqbalSejarah Hidup Muhammad Iqbal Muhammad I

Muhammad Iqbal qbal (selanjutnya (selanjutnya disebut Iqbal) adadisebut Iqbal) adalah seorang lah seorang ulama besar ulama besar yangyang mampu memadukan kemampuan pemikiran dan penyairan sekaligus. Ia dilahirkan di mampu memadukan kemampuan pemikiran dan penyairan sekaligus. Ia dilahirkan di Sialkot, Punjab pada tanggal 22 Pebruari 1973 M.

Sialkot, Punjab pada tanggal 22 Pebruari 1973 M.55 Namun ada juga yang menyatakanNamun ada juga yang menyatakan bahwa dia lahir tanggal 9 November 1877.

bahwa dia lahir tanggal 9 November 1877.66 Nenek moyangnya adalah orang-orangNenek moyangnya adalah orang-orang Brahmana Kasmir yang telah memeluk agama Islam kira-kira tiga abad sebelum dia Brahmana Kasmir yang telah memeluk agama Islam kira-kira tiga abad sebelum dia lahir

lahir77, ayahnya Nur Muhammad adalah seorang sufi yang telah mendorongnya untuk , ayahnya Nur Muhammad adalah seorang sufi yang telah mendorongnya untuk  menghafal

al-menghafal al-Qur’an secara teratur. Dia merupakan salah seorang intelektual muslimQur’an secara teratur. Dia merupakan salah seorang intelektual muslim yang sangat berperan di Anak Benua India, terutama dalam memprakarsai berdirinya yang sangat berperan di Anak Benua India, terutama dalam memprakarsai berdirinya negara Pakistan.

negara Pakistan.88

Sejarah hidupnya Iqbal apat dibagi ke dalam tiga fase;

Sejarah hidupnya Iqbal apat dibagi ke dalam tiga fase;  pertama, pertama, fase awal saat iafase awal saat ia berada di Pakistan. Fase ini dia didik langsung oleh orang tuanya yang memiliki jiwa berada di Pakistan. Fase ini dia didik langsung oleh orang tuanya yang memiliki jiwa

4 4  Ibid.,  Ibid.,hal. 8-9hal. 8-9 5 5 Raliby, Osman,

Raliby, Osman, Sedikit Tentang Iqbal,Sedikit Tentang Iqbal, dalamdalam Pembangunan Kembali Alam Pikiran IslamPembangunan Kembali Alam Pikiran Islam,, Penerjemah Osman Ralybi, Jakarta: Bulan Bintang, 1966, hal. xiii. Lihat juga Tim Penyusun, Penerjemah Osman Ralybi, Jakarta: Bulan Bintang, 1966, hal. xiii. Lihat juga Tim Penyusun,  Ensiklopedi Islam

 Ensiklopedi Islam, Jakarta: PT Intermasa, 1993, hal. , Jakarta: PT Intermasa, 1993, hal. 235235 6

6

Esposito, Jhon L.,

Esposito, Jhon L.,  Ensiklopedi  Ensiklopedi Oxford Oxford Dunia Dunia Islam Islam ModernModern, Penerjemah Eva Y.N., dkk,, Penerjemah Eva Y.N., dkk, Bandung: Mizan, 2002, hal. 321

Bandung: Mizan, 2002, hal. 321 7

7

Raliby, Osman,

Raliby, Osman, Sedikit...,Sedikit...,hal. xiiihal. xiii 8

8

Tim Penyusun,

(4)

keagamaan yang teguh dan kecenderungan-kecenderungan spiritual. Ia memulai keagamaan yang teguh dan kecenderungan-kecenderungan spiritual. Ia memulai belajarnya di Murray College Sialkot dan bertemu dengan Sayid Mir Hasan seorang belajarnya di Murray College Sialkot dan bertemu dengan Sayid Mir Hasan seorang ulama dan guru yang juga sahabat karib orang tuanya.

ulama dan guru yang juga sahabat karib orang tuanya.99 Mir Hasan inilah selanjutnyaMir Hasan inilah selanjutnya yang telah memompakan semangat agama ke dalam

yang telah memompakan semangat agama ke dalam rongga-ronga jiwanya sejak kecil.rongga-ronga jiwanya sejak kecil. Sejak sekolah di Sialkot, Iqbal telah terlihat gemar sekali mengubah-ngubah syair Sejak sekolah di Sialkot, Iqbal telah terlihat gemar sekali mengubah-ngubah syair dalam bahasa Urdu

dalam bahasa Urdu1010 dan juga memiliki kecerdasan dalam berfikir. Hal inilah yangdan juga memiliki kecerdasan dalam berfikir. Hal inilah yang mendorong Mir Hasan untuk memintanya terus menuntut ilmu. Pendidikan dari ayah mendorong Mir Hasan untuk memintanya terus menuntut ilmu. Pendidikan dari ayah dan gurunya inilah yang sangat berkesan di hati Iqbal. Ini pula yang telah dan gurunya inilah yang sangat berkesan di hati Iqbal. Ini pula yang telah mengantarkannya menjadi seorang tokoh yang memiliki komitmen terhadap Islam mengantarkannya menjadi seorang tokoh yang memiliki komitmen terhadap Islam secara utuh.

secara utuh.1111

Setelah menyelesaikan pendidikannya di Sialkot, Iqbal melanjutkan studi di Setelah menyelesaikan pendidikannya di Sialkot, Iqbal melanjutkan studi di Government College, Lahore, dan memperoleh gelar Master of Art (MA). Di sini dia Government College, Lahore, dan memperoleh gelar Master of Art (MA). Di sini dia berkenalan dengan Sir Thomas Arnold, seorang orientalis, pengarang

berkenalan dengan Sir Thomas Arnold, seorang orientalis, pengarang The Preaching of The Preaching of   Islam

 Islam (Penyiaran Islam, 1896).(Penyiaran Islam, 1896).1212 Thomas Arnold adalah orang yang pertamaThomas Arnold adalah orang yang pertama memasukkan falsafah Barat ke dalam jiwa Iqbal, sebagaimana Mir Hassan yang telah memasukkan falsafah Barat ke dalam jiwa Iqbal, sebagaimana Mir Hassan yang telah memompakan semangat Islam. Atas nasehat Thomas, pada tahun 1905 Iqbal memompakan semangat Islam. Atas nasehat Thomas, pada tahun 1905 Iqbal melanjutkan pendidikannya dalam falsafat Barat di Trinity College, Cambridge melanjutkan pendidikannya dalam falsafat Barat di Trinity College, Cambridge University.

University.1313 Kedua

Kedua, fase sewaktu Iqbal berada di Eropa dan berkenalan dengan filsafat dan, fase sewaktu Iqbal berada di Eropa dan berkenalan dengan filsafat dan peradaban Barat secara langsung, serta terlibat secara intensif dalam masalah-masalah peradaban Barat secara langsung, serta terlibat secara intensif dalam masalah-masalah

9 9

 Ibid.,

 Ibid., hal. 235hal. 235 10

10

Raliby, Osman,

Raliby, Osman, Sedikit...,Sedikit..., hal. xiiihal. xiii 11

11

Tim Penyusun,

Tim Penyusun, Ensikloped Ensiklopedi …i …, hal. 236, hal. 236 12

12  Ibid.,

 Ibid., hal. 236hal. 236 13

13

Raliby, Osman,

(5)

religius-filosofis. Di Barat, Iqbal memulai pendidikannya di Trinity College, Cambridge religius-filosofis. Di Barat, Iqbal memulai pendidikannya di Trinity College, Cambridge University. Di samping itu, ia juga mengikuti

kuliah-University. Di samping itu, ia juga mengikuti kuliah-kuliah hukum di Lincoln’s Inn,kuliah hukum di Lincoln’s Inn, London. Dua tahun kemudian dia pindah ke Munchen, Jerman, untuk lebih London. Dua tahun kemudian dia pindah ke Munchen, Jerman, untuk lebih memperdalam studi filsafatnya di Universitas Munchen. Di Universitas inilah dia memperdalam studi filsafatnya di Universitas Munchen. Di Universitas inilah dia mendapatkan gelar

mendapatkan gelar  Doctor  Doctor of of PhilosophyPhilosophy (Ph.D) setelah mempertahankan disertasi(Ph.D) setelah mempertahankan disertasi doktoralnya yang berjudul

doktoralnya yang berjudul The Development of Metaphysics in PersiaThe Development of Metaphysics in Persia (Perkembangan(Perkembangan Metafisika di Persia).

Metafisika di Persia).1414

Selama belajar di Eropa pemikiran Iqbal semakin meluas dan mendalam. Bukan Selama belajar di Eropa pemikiran Iqbal semakin meluas dan mendalam. Bukan saja karena kuliahnya, tetapi karena juga kegairahannya dalam menuntut ilmu berbagai saja karena kuliahnya, tetapi karena juga kegairahannya dalam menuntut ilmu berbagai macam bidang yang dilakukan secara mandiri

macam bidang yang dilakukan secara mandiri di perpustakaan. Pandangannydi perpustakaan. Pandangannya mengenaia mengenai kehidupan berbangsa pun berubah dan dia mulai tidak menyukai paham nasionalisme kehidupan berbangsa pun berubah dan dia mulai tidak menyukai paham nasionalisme sempit yang saat itu menjadi sumber dari hamper semua kekacauan politik di dunia. sempit yang saat itu menjadi sumber dari hamper semua kekacauan politik di dunia. Sebaliknya dia mulai tertarik pada pergerakan dan perjuangan bangsa-bangsa yang Sebaliknya dia mulai tertarik pada pergerakan dan perjuangan bangsa-bangsa yang terjajah dan tertindas.

terjajah dan tertindas.1515 Namun demikian Iqbal tetap mengagumi sifat dinamika bangsa-Namun demikian Iqbal tetap mengagumi sifat dinamika bangsa-bangsa Eropa yang tidak mengenal puas dan putus asa. Sifat inilah yang kelak  bangsa Eropa yang tidak mengenal puas dan putus asa. Sifat inilah yang kelak  membentuk Iqbal menjadi

membentuk Iqbal menjadi seorang pembaharu yang mengembangkan dinamika Islam.seorang pembaharu yang mengembangkan dinamika Islam.1616 Ketiga,

Ketiga, fase terakhir, yaitu saat dia kembali ke Pakistan, dan mulaifase terakhir, yaitu saat dia kembali ke Pakistan, dan mulai mengolaborasikan gagasan-gagasan pembaharuan keislaman. Pada tahun 1908, Iqbal mengolaborasikan gagasan-gagasan pembaharuan keislaman. Pada tahun 1908, Iqbal kembali ke Lahore dan bekerja sebagai pengacara dan menjadi dosen filsafat dan sastra kembali ke Lahore dan bekerja sebagai pengacara dan menjadi dosen filsafat dan sastra Inggris di Goverment College, Lahore. Pada akhir tahun 1928 dan awal 1929, Iqbal Inggris di Goverment College, Lahore. Pada akhir tahun 1928 dan awal 1929, Iqbal mengadakan perjalanan ke India selatan dan memberikan ceramah di Hyderabad, mengadakan perjalanan ke India selatan dan memberikan ceramah di Hyderabad, Madras, dan Aligarh. Kumpulan ceramah yang disampaikannya kemudian disusun Madras, dan Aligarh. Kumpulan ceramah yang disampaikannya kemudian disusun

14 14

Tim Penyusun,

Tim Penyusun, Ensikloped Ensiklopedi …i …, hal. 236, hal. 236 15

15

Raliby, Osman,

Raliby, Osman, Sedikit...,Sedikit...,hal. xvhal. xv 16

16

Tim Penyusun,

(6)

dalam satu buku yang berjudul

dalam satu buku yang berjudul The Reconstruction of Religions Thought in IslamThe Reconstruction of Religions Thought in Islam (Pembangunan Kembali Alam Pikiran Islam). Buku ini membahas mengenai (Pembangunan Kembali Alam Pikiran Islam). Buku ini membahas mengenai pembangunan kembali filsafat keagamaan dari Islam dengan memperhatikan pembangunan kembali filsafat keagamaan dari Islam dengan memperhatikan tradisi-tradisi filosofis dari agama itu dan perkembangan-perkembangan terkahir dalam tradisi filosofis dari agama itu dan perkembangan-perkembangan terkahir dalam berbagai bidang pengetahuan manusia.

berbagai bidang pengetahuan manusia.1717

Pada tahun 1930, Iqbal terlibat dalam politik dan terpilih sebagai presiden Liga Pada tahun 1930, Iqbal terlibat dalam politik dan terpilih sebagai presiden Liga Muslimin India. Sebenarnya Iqbal tidak t

Muslimin India. Sebenarnya Iqbal tidak t erbiasa dengan politik, namun Iqbal erbiasa dengan politik, namun Iqbal senantiasasenantiasa untuk berpolitik.

untuk berpolitik.1818 Keterlibatannya dalam politik ini dia jalani hingga akhir hayatnya.Keterlibatannya dalam politik ini dia jalani hingga akhir hayatnya. Dan dia pun dikenal sebagai salah seorang arsitek negara Pakistan. Iqbal wafat pada Dan dia pun dikenal sebagai salah seorang arsitek negara Pakistan. Iqbal wafat pada tanggal 21 April 1938, setelah kurang lebih tahun melawan penyakit ginjal dan tanggal 21 April 1938, setelah kurang lebih tahun melawan penyakit ginjal dan kerongkongannya.

kerongkongannya.1919

2.

2. Pemikiran Keagamaan Muhammad IqbalPemikiran Keagamaan Muhammad Iqbal

Iqbal hidup dalam periode kekuasaan kolonial Inggris. Pada periode ini kaum Iqbal hidup dalam periode kekuasaan kolonial Inggris. Pada periode ini kaum Muslim di India sangat dipengaruhi oleh pemikiran religious Syah Wali Allah Muslim di India sangat dipengaruhi oleh pemikiran religious Syah Wali Allah (1703-1762) dan Sir Sayyid Ahmad Khan (1817-1898). Syah Wali Allah dikenal sebagai 1762) dan Sir Sayyid Ahmad Khan (1817-1898). Syah Wali Allah dikenal sebagai pemikir Muslim pertama yang menyadari bahwa kaum Muslim tengah menghadapi pemikir Muslim pertama yang menyadari bahwa kaum Muslim tengah menghadapi zaman modern yang di dalamnya asumsi dan keyakinan religious lama mendapat zaman modern yang di dalamnya asumsi dan keyakinan religious lama mendapat tantangan serius. Sedangkan Sir Sayyid Ahmad Khan, dengan gerakan Aligarhnya, tantangan serius. Sedangkan Sir Sayyid Ahmad Khan, dengan gerakan Aligarhnya, berusaha memperbaharui Islam, mempopulerkan pendidikan Barat, memodernisasikan berusaha memperbaharui Islam, mempopulerkan pendidikan Barat, memodernisasikan budaya muslim, dan mendorong kaum Muslim bekerja sama dengan pemerintah Inggris budaya muslim, dan mendorong kaum Muslim bekerja sama dengan pemerintah Inggris untuk mendapatkan bagian yang adil dalam pemerintahan dan kerangka politik India di untuk mendapatkan bagian yang adil dalam pemerintahan dan kerangka politik India di

17 17

 Ibid.,

 Ibid., hal. 236hal. 236 18

18

Esposito, Jhon L.,

Esposito, Jhon L., Ensiklopedi… Ensiklopedi…,,hal. 322hal. 322 19

19

Raliby, Osman,

(7)

bawah petunjuk Inggris. Warisan semangat intelektual kedua tokoh ini selanjutnya bawah petunjuk Inggris. Warisan semangat intelektual kedua tokoh ini selanjutnya diwarisi oleh Iqbal.

diwarisi oleh Iqbal.2020

Iqbal berpendapat bahwa kemunduran umat Islam selama hampir lima ratus tahun Iqbal berpendapat bahwa kemunduran umat Islam selama hampir lima ratus tahun terakhir disebabkan oleh beberapa faktor,

terakhir disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu sebagai berikut:yaitu sebagai berikut:2121 a.

a. Adanya kebekuan dalam pemikiran. Hukum dalam Islam telah sampai kepadaAdanya kebekuan dalam pemikiran. Hukum dalam Islam telah sampai kepada keadaan statis. Kaum konservatif dalam

keadaan statis. Kaum konservatif dalam Islam berpendapat bahwa rasionalisme yangIslam berpendapat bahwa rasionalisme yang ditimbulkan golongan

ditimbulkan golongan Mu’tazilah akan membawa kepada disintegrasi dan denganMu’tazilah akan membawa kepada disintegrasi dan dengan demikian berbahaya bagi kestabilan Islam sebagai kesatuan politik. Untuk  demikian berbahaya bagi kestabilan Islam sebagai kesatuan politik. Untuk  memelihara itu kaum konservatif tersebut lari ke syari’at sebagai alat yang ampuh memelihara itu kaum konservatif tersebut lari ke syari’at sebagai alat yang ampuh untuk membuat umat tunduk dan diam.

untuk membuat umat tunduk dan diam. b.

b. Adanya pengaruh zuhud yang terdapat dalam ajaran tassawuf, yang mementingkanAdanya pengaruh zuhud yang terdapat dalam ajaran tassawuf, yang mementingkan perhatian harus dipusatkan kepada Tuhan dan apa yang berada di balik alam materi. perhatian harus dipusatkan kepada Tuhan dan apa yang berada di balik alam materi. Hal ini akhirnya membawa kepada keadaan umat kurang mementingkan soal Hal ini akhirnya membawa kepada keadaan umat kurang mementingkan soal kemasyarakatan dalam Islam. Kondisi inilah yang mendorong munculnya faham kemasyarakatan dalam Islam. Kondisi inilah yang mendorong munculnya faham fatalisme yang menyebabkan umat Islam pasrah padanasib dan enggan bekerja fatalisme yang menyebabkan umat Islam pasrah padanasib dan enggan bekerja keras.

keras.2222 c.

c. Kehancuran Baghdad sebagai pusat kemajuan pemikiran umat Islam di pertengahanKehancuran Baghdad sebagai pusat kemajuan pemikiran umat Islam di pertengahan abad ketiga belas. Menurut Iqbal ini

abad ketiga belas. Menurut Iqbal ini adalah penyebab utama dari kemunduran Islam.adalah penyebab utama dari kemunduran Islam. Akibat kehancuran ini para

Akibat kehancuran ini para ulama lebih memikirkan ulama lebih memikirkan dan mengusahakan keseragadan mengusahakan keseragamanman hidup sosial dari seluruh umat sehingga dapat mengelakkan disintegrasi yang lebih hidup sosial dari seluruh umat sehingga dapat mengelakkan disintegrasi yang lebih mendalam. Karena ini pula para ulama menolak segala pembaharuan dalam bidang mendalam. Karena ini pula para ulama menolak segala pembaharuan dalam bidang

20 20

Esposito, Jhon L.,

Esposito, Jhon L., Ensiklopedi… Ensiklopedi…,,hal. 323hal. 323 21

21

Nasution, Harun,

Nasution, Harun, Pembaharuan dalam Islam: Sejarah Pemikiran dan Gerakan,Pembaharuan dalam Islam: Sejarah Pemikiran dan Gerakan, Jakarta:Jakarta: Bulan Bintang, 1996, hal. 191

Bulan Bintang, 1996, hal. 191 22

22

Tim Penyusun,

(8)

syari’at dan berpegang teguh pada hukum

syari’at dan berpegang teguh pada hukum-hukum yang telah ditentukan ulama-hukum yang telah ditentukan ulama terdahulu. Pintu ijtihad mereka tutup.

terdahulu. Pintu ijtihad mereka tutup.

Berdasar pemikiran di atas, Iqbal mencoba untuk membangun kembali pemikiran Berdasar pemikiran di atas, Iqbal mencoba untuk membangun kembali pemikiran Islam guna memajukan umat Islam, khususnya di India. Sebagaimana Islam guna memajukan umat Islam, khususnya di India. Sebagaimana pembaharu-pembaharu lain, Iqbal ingin mengembalikan kejayaan Islam dengan mendialogkan pembaharu lain, Iqbal ingin mengembalikan kejayaan Islam dengan mendialogkan kembali ajaran-ajaran Islam dengan filsafat dan sains serta perkembangan teknologi kembali ajaran-ajaran Islam dengan filsafat dan sains serta perkembangan teknologi modern yang terus berkembang. Karena bagi Iqbal, Islam bukan hanya sekedar modern yang terus berkembang. Karena bagi Iqbal, Islam bukan hanya sekedar kepercayaan, tetapi juga gagasan kehidupan yang tumbuh dan maju, baik untuk orang kepercayaan, tetapi juga gagasan kehidupan yang tumbuh dan maju, baik untuk orang seorang maupun untuk kehidupan masyarakat. Dan untuk itu Islam menolak pandangan seorang maupun untuk kehidupan masyarakat. Dan untuk itu Islam menolak pandangan statis kuno tentang alam

statis kuno tentang alam semesta dan lebih mendukung suatu pandangan dinamik.semesta dan lebih mendukung suatu pandangan dinamik.2323 Namun hal penting yang perlu dicatat adalah pengingatan Iqbal terkait upaya Namun hal penting yang perlu dicatat adalah pengingatan Iqbal terkait upaya mendialogkan antara Islam dan filsafat dan sains. Iqbal menyatakan bahwa tidaklah apa mendialogkan antara Islam dan filsafat dan sains. Iqbal menyatakan bahwa tidaklah apa yang dinamakan kesudahan dalam pemikiran filosofis itu. Karena pengetahuan yang dinamakan kesudahan dalam pemikiran filosofis itu. Karena pengetahuan bertambah maju dan jalan segar terbuka bagi pikiran, maka pandangan-pandangan lain bertambah maju dan jalan segar terbuka bagi pikiran, maka pandangan-pandangan lain adalah mungkin. Kewajiban kita adalah untuk memperhatikan dengan teliti kemajuan adalah mungkin. Kewajiban kita adalah untuk memperhatikan dengan teliti kemajuan dari pemikiran manusia tersebut, dan untuk menjaga agar sikap mengecam terhadap dari pemikiran manusia tersebut, dan untuk menjaga agar sikap mengecam terhadap pemikiran itu tidak ada, adalah dengan selalu merdeka dan bebas.

pemikiran itu tidak ada, adalah dengan selalu merdeka dan bebas.2424 Dan yangDan yang mengontrol sikap merdeka dan bebas dari pikiran kita adalah

al-mengontrol sikap merdeka dan bebas dari pikiran kita adalah al- Qur’an dan asQur’an dan as-Sunnah.-Sunnah. Terkait pandangan Iqbal mengenai sebab kemunduran umat Islam saat itu, Terkait pandangan Iqbal mengenai sebab kemunduran umat Islam saat itu, setidaknya ada dua pemikiran Iqbal yang dapat dijadikan sarana dalam memajukan setidaknya ada dua pemikiran Iqbal yang dapat dijadikan sarana dalam memajukan Islam, yaitu sebagai berikut:

Islam, yaitu sebagai berikut:

23 23

Bilgrami, H.H,

Bilgrami, H.H,  Iqbal  Iqbal Sekilas Sekilas Tentang Tentang Hidup Hidup dan dan Pikiran-Pikirannya,Pikiran-Pikirannya, Penerjemah: DjohanPenerjemah: Djohan Effendi, Jakarta: Bulan Bintang, 1982, hal.

Effendi, Jakarta: Bulan Bintang, 1982, hal. 33 dan 3833 dan 38 24

24

Iqbal, Muhammad,

Iqbal, Muhammad, Pembangunan Kembali Alam Pikiran Islam,Pembangunan Kembali Alam Pikiran Islam, Penerjemah: Osman Ralybi,Penerjemah: Osman Ralybi, Jakarta: Bulan Bintang, 1966, hal. xxvii

(9)

a.

a. IjtihadIjtihad

Ijtihad secara bahasa dapat diartikan “ber 

Ijtihad secara bahasa dapat diartikan “ber usaha sungguh-sungguh denganusaha sungguh-sungguh dengan mencurahkan tenaga”. Istilah ini mempunyai akar kata yang sama dengan dengan mencurahkan tenaga”. Istilah ini mempunyai akar kata yang sama dengan dengan istilah

istilah  jihad. jihad. Namun dalam perkembangannya, istilah ijtihad menjadi konsepsiNamun dalam perkembangannya, istilah ijtihad menjadi konsepsi tersendiri, bahkan berkembang menjadi suatu metodologi ilmu hukum dan ilmu tersendiri, bahkan berkembang menjadi suatu metodologi ilmu hukum dan ilmu syariat pada umumnya. Dalam

syariat pada umumnya. Dalam ilmu ushul fiqhilmu ushul fiqh, ijtihad sudah memiliki rambu-rambu, ijtihad sudah memiliki rambu-rambu khusus dalam proses pengambilan kesimpulan hukum (

khusus dalam proses pengambilan kesimpulan hukum ( istimbathistimbath).).2525 Rambu-rambuRambu-rambu inilah yang selanjutnya akan menentukan kualitas hasil ijti

inilah yang selanjutnya akan menentukan kualitas hasil ijti had dan pemberlakuannyahad dan pemberlakuannya bagi pedoman kehidupan

bagi pedoman kehidupan masyarakat.masyarakat.

Terlepas dari berbagai rambu-rambu ijtihad yang difahami oleh ulama

Terlepas dari berbagai rambu-rambu ijtihad yang difahami oleh ulama ushul fiqh.ushul fiqh. Iqbal berpendapat bahwa ijtihad merupakan prinsip gerakan dalam struktur Islam. Iqbal berpendapat bahwa ijtihad merupakan prinsip gerakan dalam struktur Islam.2626 Bagi Iqbal, hukum dalam Islam sebenarnya tidak bersifat statis, tetapi dapat Bagi Iqbal, hukum dalam Islam sebenarnya tidak bersifat statis, tetapi dapat berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Pintu ijtihad pun tidak pernah berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Pintu ijtihad pun tidak pernah tertutup. Lebih jauh dia menyatakan bahwa Islam pada hakekatnya mengajarkan tertutup. Lebih jauh dia menyatakan bahwa Islam pada hakekatnya mengajarkan dinamisme.

Al-dinamisme. Al-Qur’an senantiasa menganjur Qur’an senantiasa menganjur kan pemakaian akal terhadap ayat ataukan pemakaian akal terhadap ayat atau tanda yang terdapat dalam alam seperti matahari, bulan, pertukaran siang dan malam, tanda yang terdapat dalam alam seperti matahari, bulan, pertukaran siang dan malam, dan sebagainya. Islam menolak konsep lama yang mengatakan bahwa ala mini dan sebagainya. Islam menolak konsep lama yang mengatakan bahwa ala mini bersifat statis. Tetapi sebaliknya Islam mempertahankan konsep dinamisme dan bersifat statis. Tetapi sebaliknya Islam mempertahankan konsep dinamisme dan mengakui adanya gerak dan perubahan dalam hidup sosial manusia. Faham mengakui adanya gerak dan perubahan dalam hidup sosial manusia. Faham dinamisme Islam ini selanjutnya mendorong Iqbal untuk membuat syair-syair yang dinamisme Islam ini selanjutnya mendorong Iqbal untuk membuat syair-syair yang mengajak umat Islam supaya bergerak dan jangan diam. Karena baginya intisari mengajak umat Islam supaya bergerak dan jangan diam. Karena baginya intisari hidup adalah gerak, sedangkan hukum hidup adalah menciptakan, sehingga dia pun hidup adalah gerak, sedangkan hukum hidup adalah menciptakan, sehingga dia pun

25 25

Rahardjo, M.Dawam.,

Rahardjo, M.Dawam., Intelektual Intelegensia dan Perilaku Po Intelektual Intelegensia dan Perilaku Politik Bangsa: Risalahlitik Bangsa: Risalah Cendekiawan Muslim,

Cendekiawan Muslim,Bandung: Mizan, 1999, hal. 132Bandung: Mizan, 1999, hal. 132 26

26

Iqbal, Muhammad,

(10)

berseru kepada umat Islam supaya bangun dan menciptakan yang baru. Begitu tinggi berseru kepada umat Islam supaya bangun dan menciptakan yang baru. Begitu tinggi dia menghargai gerak, sehingga dia menyebut bahwa orang kafir yang aktif lebih dia menghargai gerak, sehingga dia menyebut bahwa orang kafir yang aktif lebih baik dari muslim yang suka tidur.

baik dari muslim yang suka tidur.2727

Dengan kata lain, ijtihad yang difahami Iqbal adalah bagaimana selalu melakukan Dengan kata lain, ijtihad yang difahami Iqbal adalah bagaimana selalu melakukan penyegaran pemikiran keagamaan dalam Islam dengan historisitas keberagamaan penyegaran pemikiran keagamaan dalam Islam dengan historisitas keberagamaan manusia. Yaitu dengan cara mencermati kembali makna normatif nas-nas

al-manusia. Yaitu dengan cara mencermati kembali makna normatif nas-nas al- Qur’anQur’an dan Sunnah secara lebih kontekstual, sambil juga mengaitkannya secara langsung dan Sunnah secara lebih kontekstual, sambil juga mengaitkannya secara langsung dengan persoalan-persoalan historis keberagamaan Islam kontemporer.

dengan persoalan-persoalan historis keberagamaan Islam kontemporer.2828 Namun halNamun hal yang perlu dicatat menurut Iqbal, terkait d

yang perlu dicatat menurut Iqbal, terkait dengan pandangaengan pandangan dinamis al-n dinamis al- Qur’an adalahQur’an adalah bahwa walaupun

al-bahwa walaupun al-Qur’an tidak Qur’an tidak bertentangabertentangan dengan n dengan perkembangan pemikiran, kitaperkembangan pemikiran, kita tidak boleh melupakan bahwa hidup i

tidak boleh melupakan bahwa hidup itu bukanlah semata-mata hanya tu bukanlah semata-mata hanya perubahan saja,perubahan saja, tetapi juga mengandung unsur pemeliharaan (

tetapi juga mengandung unsur pemeliharaan ( conservation).conservation).2929

Iqbal berharap generasi muda mengikutinya dalam berijtihad secara Iqbal berharap generasi muda mengikutinya dalam berijtihad secara bertanggungjawab, menafsirkan

al-bertanggungjawab, menafsirkan al-Qur’an dan Sunnah serta menyusun pendapatQur’an dan Sunnah serta menyusun pendapat baru dengan menerapkan deduksi analitis. Iqbal berharap meletakkan dasar-dasar baru dengan menerapkan deduksi analitis. Iqbal berharap meletakkan dasar-dasar bagi agama dan ilmu untuk menemukan kesalingselarasan yang memungkinkan bagi agama dan ilmu untuk menemukan kesalingselarasan yang memungkinkan kaum Muslim mempelajari ilmu modern dan memanfaatkan teknologi guna kaum Muslim mempelajari ilmu modern dan memanfaatkan teknologi guna meningkatkan eksistensi material mereka.

meningkatkan eksistensi material mereka.3030

27 27

Nasution, Harun,

Nasution, Harun, PemPembaharuan…,baharuan…,hal. 191-192hal. 191-192 28

28

Abdullah, M. Amin.,

Abdullah, M. Amin.,  Dinamika  Dinamika Islam Islam Kultural: Kultural: Pemetaan Pemetaan Atas Atas Wacana Wacana KeislamanKeislaman Kontemporer,

Kontemporer, Bandung: Mizan, 2000, hal. 42Bandung: Mizan, 2000, hal. 42 29

29

Iqbal, Muhammad,

Iqbal, Muhammad, Pembangunan…,, Pembangunan… hal. 193hal. 193

30 30

Esposito, Jhon L.,

(11)

b.

b. Nasionalisme dan DemokrasiNasionalisme dan Demokrasi

Nasionalisme adalah kebangsaan, cinta tanah air, atau faham kebangsaan. Nasionalisme adalah kebangsaan, cinta tanah air, atau faham kebangsaan.3131 Nasionalisme yang difahami Iqbal berbeda dengan nasionalisme bangsa Eropa Nasionalisme yang difahami Iqbal berbeda dengan nasionalisme bangsa Eropa yangyang terdapat bibit-bibit materialisme dan ateisme yang merupakan ancaman besar bagi terdapat bibit-bibit materialisme dan ateisme yang merupakan ancaman besar bagi perikemanusiaan. Dan dia pun berpendapat bahwa akan sulit menggabungkan perikemanusiaan. Dan dia pun berpendapat bahwa akan sulit menggabungkan nasionalisme India yang mencakup Hindu dan Muslim. Karena ia curiga dalam nasionalisme India yang mencakup Hindu dan Muslim. Karena ia curiga dalam nasionalisme India terletak konsep Hinduisme dalam

nasionalisme India terletak konsep Hinduisme dalam bentuk baru.bentuk baru.3232

Berdasar ini pula Iqbal berpendapat perlu negara Islam, sebagai negara terpisah dari Berdasar ini pula Iqbal berpendapat perlu negara Islam, sebagai negara terpisah dari negara India. Negara ini selanjutnya disebut negara Pakistan. Obsesi Iqbal mengenai negara India. Negara ini selanjutnya disebut negara Pakistan. Obsesi Iqbal mengenai terbentuknya negara sendiri bagi komunitas muslim tidaklah bertentangan dengan terbentuknya negara sendiri bagi komunitas muslim tidaklah bertentangan dengan paham Pan-Islamisme. Ia menyatakan bahwa Islam bukan nasionalisme dan bukan paham Pan-Islamisme. Ia menyatakan bahwa Islam bukan nasionalisme dan bukan pula imperalisme, melainkan liga bangsa-bangsa yang mengakui batas-batas suatu pula imperalisme, melainkan liga bangsa-bangsa yang mengakui batas-batas suatu daerah dan menerima perbedaan bangsa untuk mempermudah hubungan sesama daerah dan menerima perbedaan bangsa untuk mempermudah hubungan sesama mereka, bukan untuk membatasi cakrawala sosial

mereka, bukan untuk membatasi cakrawala sosial para anggotanya.para anggotanya.3333

Nasionalisme Iqbal ini lahir dari semangat agama dan ukhuwwah Islamiyah yang Nasionalisme Iqbal ini lahir dari semangat agama dan ukhuwwah Islamiyah yang sangat mendalam. Ini terlihat jelas dari sikap-sikap politiknya setelah kembali dari sangat mendalam. Ini terlihat jelas dari sikap-sikap politiknya setelah kembali dari Eropa di tahun 1908. Di mana dunia Islam saat itu sedang dalam kegoncangan Eropa di tahun 1908. Di mana dunia Islam saat itu sedang dalam kegoncangan politik karena adanya imperalisme Barat. Keadaan ini menimbulkan perasaan dan politik karena adanya imperalisme Barat. Keadaan ini menimbulkan perasaan dan gerakan Pan Islamisme di anak benua Indo-Pakistan. Iqbal bukan saja menamakan gerakan Pan Islamisme di anak benua Indo-Pakistan. Iqbal bukan saja menamakan dirinya Pan-Islamisme, tetapi melalui syair-syairnya yang tidak meragukan lagi dia dirinya Pan-Islamisme, tetapi melalui syair-syairnya yang tidak meragukan lagi dia menekanka

menekankan bahwa sebenarnya ide Pan Islamisme itulah n bahwa sebenarnya ide Pan Islamisme itulah yang ingin dicapainya. Diayang ingin dicapainya. Dia berkehendak adanya

berkehendak adanya world-wide Islamic stateworld-wide Islamic state di mana seluruh umat Islam hidupdi mana seluruh umat Islam hidup

31 31

Abdillah, Pius,

Abdillah, Pius, Kamus Ilmiah Populer LengkapKamus Ilmiah Populer Lengkap, Surabaya: Arkola, t.t, hal. 410, Surabaya: Arkola, t.t, hal. 410 32

32

Nasution, Harun,

Nasution, Harun, Pembahar Pembaharuan…,uan…,hal. 193hal. 193 33

33

Tim Penyusun,

(12)

adil dan makmur secara satu persaudaraan Islam tanpa dibatasi oleh suku, warna adil dan makmur secara satu persaudaraan Islam tanpa dibatasi oleh suku, warna kulit, dan daerah. Masyarakat Islam seperti inilah yang dia gambarkan, yang kulit, dan daerah. Masyarakat Islam seperti inilah yang dia gambarkan, yang kembali kepada

al-kembali kepada al-Qur’an dan sunnah. Karena alQur’an dan sunnah. Karena al--Qur’an dan sunnah menurutQur’an dan sunnah menurut keyakinannya yang akan mendinamisir gerakan Islam dan menjamin keyakinannya yang akan mendinamisir gerakan Islam dan menjamin kemenangannya. Dengan kata lain, dunia Islam yang diimpikan Iqbal adalah suatu kemenangannya. Dengan kata lain, dunia Islam yang diimpikan Iqbal adalah suatu dunia yang diperintah oleh ad-Din, bukan oleh politik ajaran Barat, tetapi politik  dunia yang diperintah oleh ad-Din, bukan oleh politik ajaran Barat, tetapi politik  yang berdasarkan

al-yang berdasarkan al-Qur’an dan asQur’an dan as-Sunnah.-Sunnah.3434 Sedangkan terkait demokrasi,

Sedangkan terkait demokrasi, Iqbal dalam pandangan Syafi’i Ma’arif tidaklahIqbal dalam pandangan Syafi’i Ma’arif tidaklah menolak demokrasi itu sendiri. Bahkan dia membela demokrasi sebagai aspek  menolak demokrasi itu sendiri. Bahkan dia membela demokrasi sebagai aspek  terpenting Islam yang dipandang sebagai suatu cita-cita politik. Dalam Islam terpenting Islam yang dipandang sebagai suatu cita-cita politik. Dalam Islam sendiri, praktek demokrasi hanya berjalan selama 30 tahun, yaitu pada masa sendiri, praktek demokrasi hanya berjalan selama 30 tahun, yaitu pada masa khulafaur Rasyidin (632-661 M). Iqbal justeru mengkritik keras terhadap demokrasi khulafaur Rasyidin (632-661 M). Iqbal justeru mengkritik keras terhadap demokrasi Barat. Ia mengritik demokrasi Barat karena system ini banyak menutupi kezaliman Barat. Ia mengritik demokrasi Barat karena system ini banyak menutupi kezaliman di samping sebagai senjata bagi imperalisme dan kapitalisme Eropa. Demokrasi di samping sebagai senjata bagi imperalisme dan kapitalisme Eropa. Demokrasi Barat merupakan demokrasi yang kering dari aspek spiritual.

Barat merupakan demokrasi yang kering dari aspek spiritual.3535

Pandangan teori politik Iqbal menyatakan bahwa ada dua prinsip yang perlu Pandangan teori politik Iqbal menyatakan bahwa ada dua prinsip yang perlu mendapat perhatian, yaitu (1) Hukum Allah adalah yang paling tinggi, dan Islam mendapat perhatian, yaitu (1) Hukum Allah adalah yang paling tinggi, dan Islam tidak menyukai otoritas perorangan, (2) persamaan mutlak antara seluruh anggota tidak menyukai otoritas perorangan, (2) persamaan mutlak antara seluruh anggota komunitas. Berdasarkan prinsip ini, Iqbal menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi komunitas. Berdasarkan prinsip ini, Iqbal menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi umat Islam menolak demokrasi, selama selalu mengecek dan berupaya umat Islam menolak demokrasi, selama selalu mengecek dan berupaya menghilangka

menghilangkan kelemahan dan n kelemahan dan kecacatakecacatan demokrasi. n demokrasi. Prinsip persamaan merupakanPrinsip persamaan merupakan salah satu manifestasi tauhid

salah satu manifestasi tauhid yang berfungsi sebagai gagasan kerjayang berfungsi sebagai gagasan kerja (a working idea)(a working idea) dalam kehidupan sosio-politik umat Islam. Dan untuk mewujudkan ini diperlukan dalam kehidupan sosio-politik umat Islam. Dan untuk mewujudkan ini diperlukan 34

34

Raliby, Osman,

Raliby, Osman, Sedikit...,Sedikit...,hal. xxi-xxiihal. xxi-xxii 35

35

Maarif, Ahmad Syafii,

(13)

usaha sadar dan kreatif umat Islam dalam mengaktualisasikan nilai tauhid dalam usaha sadar dan kreatif umat Islam dalam mengaktualisasikan nilai tauhid dalam tataran ruang dan waktu dengan kembali membangun tatanan sosio-politik yang tataran ruang dan waktu dengan kembali membangun tatanan sosio-politik yang bertujuan untuk menciptakan demokrasi spiritual sebagai tujuan terakhir umat bertujuan untuk menciptakan demokrasi spiritual sebagai tujuan terakhir umat Islam.

Islam.3636

Demikian dua pemikiran Iqbal yang dapat diketengahkan dalam tulisan ini. Namun Demikian dua pemikiran Iqbal yang dapat diketengahkan dalam tulisan ini. Namun hal penting yang perlu diingat adalah bahwa meskipun Iqbal banyak memperoleh hal penting yang perlu diingat adalah bahwa meskipun Iqbal banyak memperoleh pendidikan di Barat,

pendidikan di Barat, Barat baginya bukanlah model Barat baginya bukanlah model dalam melaksanakan pembaharuandalam melaksanakan pembaharuannya.nya. Kapitalisme dan imperialisme Barat tidak dapat diterimanya. Barat menurut penilaiannya Kapitalisme dan imperialisme Barat tidak dapat diterimanya. Barat menurut penilaiannya banyak dipengaruhi materialisme dan telah meninggalkan agama. Umat Islam harus banyak dipengaruhi materialisme dan telah meninggalkan agama. Umat Islam harus mengambil dari Barat hanyalah ilmu pengetahuannya.

mengambil dari Barat hanyalah ilmu pengetahuannya.3737 Kritik Iqbal terhadap Barat yangKritik Iqbal terhadap Barat yang tetap berpegang teguh pada paham materialisme dapat dilihat dari s

tetap berpegang teguh pada paham materialisme dapat dilihat dari s yair Iqbal berikut ini:yair Iqbal berikut ini: ““Wahai bangsa Barat,Wahai bangsa Barat,

Bumi Tuhan ini bukanlah toko, Bumi Tuhan ini bukanlah toko, Emas yang kausangka murni kini

Emas yang kausangka murni kini ternyata bernilai rendah.ternyata bernilai rendah. Kebudayaa

Kebudayaan bakal bunuh n bakal bunuh diri dengan pedangnya sendiri,diri dengan pedangnya sendiri, Sangkar atas dahan yang lapuk tidaklah bisa menjadi Sangkar atas dahan yang lapuk tidaklah bisa menjadi

aman”. aman”.3838

Sedangkan dengan sosialisme Barat dia dapat menerima. Dia bersikap simpatik  Sedangkan dengan sosialisme Barat dia dapat menerima. Dia bersikap simpatik  terhadap gerakan sosialisme di Barat dan Rusia. Karena dia melihat antara Islam dan terhadap gerakan sosialisme di Barat dan Rusia. Karena dia melihat antara Islam dan sosialisme terlihat ada persamaan.

sosialisme terlihat ada persamaan.3939 Inilah barangkali prinsip yang dapat dipegang olehInilah barangkali prinsip yang dapat dipegang oleh umat Islam saat ini.

umat Islam saat ini.

Hal mendasar yang diyakini Iqbal adalah mengenai keimanan. Iman baginya adalah Hal mendasar yang diyakini Iqbal adalah mengenai keimanan. Iman baginya adalah unsur sari agama. Iman lebih dari sekedar perasaan, tetapi harus juga dikuatkan dengan unsur sari agama. Iman lebih dari sekedar perasaan, tetapi harus juga dikuatkan dengan

36 36

 Ibid.,

 Ibid., hal. 47hal. 47

37 37

Tim Penyusun,

Tim Penyusun, Ensiklopedi … Ensiklopedi …, hal. 237, hal. 237

38 38

Raliby, Osman,

Raliby, Osman, Sedikit...,Sedikit..., hal. xivhal. xiv

39 39

Nasution, Harun,

(14)

akal. Pemahaman ini selanjutya mengantarkan pada pemahaman agama sebagai suatu akal. Pemahaman ini selanjutya mengantarkan pada pemahaman agama sebagai suatu sistem kebenaran-kebenaran umum yang mempunyai akibat merubah perangai manusia sistem kebenaran-kebenaran umum yang mempunyai akibat merubah perangai manusia  jika segalany

 jika segalanya itu dipegang a itu dipegang teguh dan dilaksteguh dan dilaksanakan dengan ganakan dengan gembira.embira.4040

Pemahaman agama, termasuk iman, yang dikemukakan Iqbal di atas jelas terlihat Pemahaman agama, termasuk iman, yang dikemukakan Iqbal di atas jelas terlihat memiliki makna yang dinamis. Agama tidak hanya difahami sebagai nilai-nilai kebenaran memiliki makna yang dinamis. Agama tidak hanya difahami sebagai nilai-nilai kebenaran hidup, tetapi agama haruslah dapat merubah perangai manusia dengan gembira dan tanpa hidup, tetapi agama haruslah dapat merubah perangai manusia dengan gembira dan tanpa paksaan. Beragama dengan demikian harus menuntun setiap pemeluknya untuk berbuat paksaan. Beragama dengan demikian harus menuntun setiap pemeluknya untuk berbuat dan bergerak guna memiliki perangai yang baik dengan penuh kegembiraan dan dan bergerak guna memiliki perangai yang baik dengan penuh kegembiraan dan kebahagiaan. Ini pula yang menjadikan Iqbal berpendapat bahwa hidup itu harus bergerak  kebahagiaan. Ini pula yang menjadikan Iqbal berpendapat bahwa hidup itu harus bergerak  dan berjuang mencapai yang terbaik.

dan berjuang mencapai yang terbaik.

C.

C. PENUTUPPENUTUP

Demikianlah Muhammaq Iqbal, salah seorang pembaharu pemikiran Islam yang Demikianlah Muhammaq Iqbal, salah seorang pembaharu pemikiran Islam yang lahir di

lahir di India. Selain pemikir, dia juga seorang guru/dosen, penyair dan politisi. PendidikanIndia. Selain pemikir, dia juga seorang guru/dosen, penyair dan politisi. Pendidikan Islam yang mendalam mengantarkannya pada kedalaman dalam memahami ajaran Islam. Islam yang mendalam mengantarkannya pada kedalaman dalam memahami ajaran Islam. Sedangkan kemampuannya memahami ilmu filsafat, mendorong dirinya untuk selalu Sedangkan kemampuannya memahami ilmu filsafat, mendorong dirinya untuk selalu memikirkan dan mendialogkan antara ajaran Islam dengan historisitas keberagamaan dan memikirkan dan mendialogkan antara ajaran Islam dengan historisitas keberagamaan dan kehidupan manusia.

kehidupan manusia.

Semangat tauhid yang dimilikinya menjadikan dia orang yang merdeka dan bebas. Semangat tauhid yang dimilikinya menjadikan dia orang yang merdeka dan bebas. Walaupun dia belajar di Barat, tetapi dia tetap mengritiknya dan selanjutnya mengambil Walaupun dia belajar di Barat, tetapi dia tetap mengritiknya dan selanjutnya mengambil yang baik bagi pengembangan pemikiran Islam. Baginya hidup itu selalu bergerak. yang baik bagi pengembangan pemikiran Islam. Baginya hidup itu selalu bergerak. Sebagai tertuang dalam salah satu bait syairnya, “Hidup di dunia ini adalah gerak, Sebagai tertuang dalam salah satu bait syairnya, “Hidup di dunia ini adalah gerak,  berjuang; ini adalah hokum tetap dari dun

 berjuang; ini adalah hokum tetap dari dunia”.ia”.4141 Wallahu A’lam.Wallahu A’lam.

40 40

Iqbal, Muhammad,

Iqbal, Muhammad, Pembangunan… Pembangunan…,,hal. 1-2hal. 1-2

41 41

(15)

DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA

Abdillah, Pius, t.t,

Abdillah, Pius, t.t, Kamus Ilmiah Populer LengkapKamus Ilmiah Populer Lengkap, Surabaya: Arkola, Surabaya: Arkola Abdullah, M. Amin., 2000.

Abdullah, M. Amin., 2000.  Dinamika  Dinamika Islam Islam Kultural: Kultural: Pemetaan Pemetaan Atas Atas Wacana Wacana KeislamanKeislaman Kontemporer,

Kontemporer, Bandung: MizanBandung: Mizan Bilgrami, H.H, 1982.

Bilgrami, H.H, 1982.  Iqbal  Iqbal Sekilas Sekilas Tentang Tentang Hidup Hidup dan dan Pikiran-Pikirannya,Pikiran-Pikirannya, Penerjemah: DjohanPenerjemah: Djohan Effendi, Jakarta: Bulan Bintang

Effendi, Jakarta: Bulan Bintang Esposito, Jhon L., 2002.

Esposito, Jhon L., 2002.  Ensiklopedi  Ensiklopedi Oxford Oxford Dunia Dunia Islam Islam ModernModern, Penerjemah Eva Y.N., dkk,, Penerjemah Eva Y.N., dkk, Bandung: Mizan

Bandung: Mizan Iqbal, Muhammad, 1966.

Iqbal, Muhammad, 1966. Pembangunan Kembali Alam Pikiran Islam,Pembangunan Kembali Alam Pikiran Islam,Penerjemah: Osman Ralybi,Penerjemah: Osman Ralybi, Jakarta: Bulan Bintang

Jakarta: Bulan Bintang Maarif, Ahmad Syafii, 1985.

Maarif, Ahmad Syafii, 1985. Islam dan Masalah K Islam dan Masalah Kenegaraanenegaraan, Jakarta: LP3ES, Jakarta: LP3ES Nasution, Harun, 1996.

Nasution, Harun, 1996. Pembaharuan dalam Islam: Sejarah Pemikiran dan Gerakan,Pembaharuan dalam Islam: Sejarah Pemikiran dan Gerakan, Jakarta:Jakarta: Bulan Bintang

Bulan Bintang Nasution, Harun, 1998.

Nasution, Harun, 1998. Islam Rasional: Ga Islam Rasional: Gagasan dan Pemikiran,gasan dan Pemikiran, Bandung: MizanBandung: Mizan Rahardjo, M. Dawam., 1999.

Rahardjo, M. Dawam., 1999.  Intelektual  Intelektual Intelegensia Intelegensia dan dan Perilaku Perilaku Politik Politik Bangsa: Bangsa: RisalahRisalah Cendekiawan Muslim,

Cendekiawan Muslim, Bandung: MizanBandung: Mizan Raliby, Osman, 1966.

Raliby, Osman, 1966. Sedikit Tentang Iqbal,Sedikit Tentang Iqbal, dalamdalam Pembangunan Kembali Alam Pikiran IslamPembangunan Kembali Alam Pikiran Islam,, Penerjemah Osman Ralybi, Jakarta: Bulan Bintang

Penerjemah Osman Ralybi, Jakarta: Bulan Bintang Tim Penyusun, 1993.

Referensi

Dokumen terkait

Triangulasi sumber untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber. 19 Sumber tersebut diperoleh

Spesies serangga pengunjung bunga yang hanya ditemukan pada lahan pertanaman mentimun yang dekat dari habitat alami lebih tinggi dibandingkan dengan lahan pertanaman mentimun

Seiring dengan bergulirnya era otonomi daerah yang ditandai dengan keluarnya UU No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan UU No. 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan

Dari hasil yang telah disajikan pada tabel 6, secara keseluruhan penelitian ini mengkonfirmasi H1, H2, H3 yang diuji, artinya pada konteks masyarakat Indonesia, dapat

Analisis algoritma citra satelit Landsat dan SPOT untuk penentuan distribusi potensi bahan tambang (batubara, emas, nikel, dll) dan studi tentang perubahan muka

Jika konsep negara- bangsa masih dipertahankan, para nasionalis tidak bisa lagi bermimpi mewujudkan cita-citanya tanpa menerima restorasi tata dunia baru yang dibebaskan dari

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan analisis regresi logistik dapat disimpulkan bahwa yang mempengaruhi petambak dalam memilih pola