159
|
RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023
B
B
A
A
B
B
V
V
I
I
I
I
K
K
I
I
N
N
E
E
R
R
J
J
A
A
P
P
E
E
N
N
Y
Y
E
E
L
L
E
E
N
N
G
G
G
G
A
A
R
R
A
A
A
A
N
N
B
B
I
I
D
D
A
A
N
N
G
G
U
U
R
R
U
U
S
S
A
A
N
N
Indikator Kinerja adalah alat ukur spesifik secara kuantitatif
dan/atau kualitatif untuk masukan, proses, keluaran, hasil, manfaat
dan/atau dampak yang menggambarkan tingkat capaian kinerja
suatu program atau kegiatan.
Sasaran adalah target atau hasil yang diharapkan dari suatu program
atau keluaran yang diharapkan dari suatu kegiatan.
Tujuan dan sasaran adalah tahap perumusan sasaran strategis yang
menunjukkan tingkat prioritas tertinggi dalam perencanaan
pembangunan jangka menengah daerah yang selanjutnya akan
menjadi dasar penyusunan arsitektur kinerja SKPD selama lima
tahun.
Indikator merupakan alat ukur yang dapat digunakan untuk
mengevaluasi keadaan suatu kegiatan atau organisasi yang
menunjukkan sejauh mana posisi suatu kegiatan atau organisasi
tersebut berada dalam mencapai tujuannya. Indikator kinerja Dinas
Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah secara
langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai dalam 5 (lima)
tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian
tujuan dan sasaran RPJMD untuk tahun 2018-2023.
Rencana Strategis Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi
Jawa Tengah Tahun 2018-2023 merupakan dokumen perencanaan
strategis jangka menengah (lima tahunan) yang memuat indikasi
kegiatan yang disusun dengan penyesuaian-penyesuaian terkini
sesuai dengan tantangan, kendala, potensi, peraturan
perundang-160
|
RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023
undangan, tugas dan fungsi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral
Provinsi Jawa Tengah serta Peraturan Daerah Nomor .... Tahun ...
Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi
Jawa Tengah Tahun 2018-2023.
Pada akhirnya, diharapkan melalui keberadaan dan fungsi Rencana
Strategis Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa
Tengah Tahun 2018-2023 ini, penyelenggaran tugas pokok dan fungsi
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah dapat
berlangsung secara efektif, efisien dan optimal, sehingga tercapailah
suatu kondisi yang dicita-citakan sesuai dengan visi yang telah
ditetapkan.
Indikator Kinerja Utama dan Indikator Kinerja Dinas Energi dan
Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023 yang
mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD seperti tercantum di
bawah ini :
161
|
RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023
Tabel 7.1.Penetapan Indikator Kinerja Utama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023 No Indikator Kinerja
Utama
Kondisi Awal Kinerja Target Capaian Tahun Kondisi
Akhir Kinerja
2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
1 Rasio ketersediaan daya listrik (Angka)
1,18 1,12 1 – 1,3 1 – 1,3 1 – 1,3 1 – 1,3 1 – 1,3 1 – 1,3
2 Persentase
pemanfaatan energi
baru terbarukan
dalam bauran energi (%)
9,56 10,2 11,1 11,6 12,94 14,85 15,96 15,96
3 Persentase Izin Usaha
Pertambangan Operasi
Produksi (%)
61,58 64,23 65 65,5 66 66,5 67 67
4 Indeks Ketersediaan air tanah (Angka)
3,42 3,06 2,98 2,89 2,8 2,72 2,64 2,64
5 Nilai kepuasan
masyarakat (%)
84,89 85,74 86,59 87,46 88,34 89,22 90,11 90,11
162
|
RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023
Tabel 7.2.Penetapan Indikator Kinerja Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023 yang Mengacu Tujuan dan Sasaran RPJMD
No Indikator Kondisi Kinerja pada
Awal Periode RPJMD Target Capaian Tahun Kinerja pada Kondisi Akhir Periode
RPJMD
2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
1 Persentase legalitas usaha
ketenagalistrikan (%) 24,99 37,43 49,44 60,14 72,30 85,46 100 100
2 Persentase legalitas usaha ketenagalistrikan
Wilayah Solo (%)
30,63 39,94 51,95 63,96 75,98 87,99 100 100
3 Persentase legalitas usaha ketenagalistrikan
Wilayah Kendeng Muria (%)
27,25 36,51 47,09 58,99 72,22 85,45 100 100
4 Persentase legalitas usaha ketenagalistrikan
Wilayah Serayu Utara (%)
17,90 22,18 33,85 47,47 63,04 80,54 100 100
5 Persentase legalitas usaha ketenagalistrikan
Wilayah Serayu Selatan (%)
19,13 30,05 39,89 50,82 64,48 80,87 100 100
6 Persentase legalitas usaha ketenagalistrikan
Wilayah Slamet Utara (%)
11,6 20 32 46 62 80 100 100
7 Persentase legalitas usaha ketenagalistrikan
Wilayah Kendeng Selatan
163
|
RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023
No Indikator Kondisi Kinerja pada
Awal Periode RPJMD
Target Capaian Tahun Kondisi
Kinerja pada Akhir Periode RPJMD 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (%)
8 Persentase legalitas usaha ketenagalistrikan
Wilayah Ungaran Telomoyo (%)
31,19 35,24 45,95 57,14 70,24 84,52 100 100
9 Persentase legalitas usaha ketenagalistrikan
Wilayah Sewu Lawu (%)
17,95 23,08 33,33 46,15 61,54 79,49 100 100
10 Persentase legalitas usaha ketenagalistrikan
Wilayah Slamet Selatan (%)
35,43 51,99 60,26 68,54 78,48 88,41 100 100
11 Persentase legalitas usaha ketenagalistrikan
Wilayah Semarang-Demak (%)
36,32 54,59 70,09 77,56 85,04 92,52 100 100
12 Persentase legalitas usaha ketenagalistrikan
Wilayah Merapi (%)
23,10 32,75 44,44 56,14 69,30 83,92 100 100
13 Persentase legalitas usaha ketenagalistrikan
Wilayah Serayu Tengah (%)
23,48 28,03 39,39 50,76 65,91 81,06 100 100
14 Penurunan emisi gas rumah
kaca sektor energi (tCO2e)
164
|
RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023
No Indikator Kondisi Kinerja pada
Awal Periode RPJMD
Target Capaian Tahun Kondisi
Kinerja pada Akhir Periode
RPJMD
2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
15 Penurunan emisi gas rumah kaca sektor energi Wilayah Solo (tCO2e)
49,82 25,4 63 218 256 294 332 332
16 Penurunan emisi gas rumah kaca sektor energi Wilayah
Kendeng Muria (tCO2e)
12,7 14,18 2.168 4.334 6.500 8.666 11.394 11.394
17 Penurunan emisi gas rumah kaca sektor energi Wilayah
Serayu Utara (tCO2e)
51,37 107,77 151 189 227 545 583 583
18 Penurunan emisi gas rumah kaca sektor energi Wilayah
Serayu Selatan (tCO2e)
12,7 12,7 32 161 714 726 739 739
19 Penurunan emisi gas rumah kaca sektor energi Wilayah
Slamet Utara (tCO2e)
12,7 12,7 32 57 83 383 408 408
20 Penurunan emisi gas rumah kaca sektor energi Wilayah
Kendeng Selatan (tCO2e)
134,26 12,7 78 208 220 233 505 505
21 Penurunan emisi gas rumah kaca sektor energi Wilayah
Ungaran Telomoyo (tCO2e)
16,52 28.54 193 206 219 232 244 244
22 Penurunan emisi gas rumah kaca sektor energi Wilayah
165
|
RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023
No Indikator Kondisi Kinerja pada
Awal Periode RPJMD
Target Capaian Tahun Kondisi
Kinerja pada Akhir Periode
RPJMD
2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Sewu Lawu (tCO2e)
23 Penurunan emisi gas rumah kaca sektor energi Wilayah
Slamet Selatan (tCO2e)
12,7 17,01 19.149 38.293 57.425 76.569 95.701 95.701
24 Penurunan emisi gas rumah kaca sektor energi Wilayah
Semarang-Demak (tCO2e)
59,63 43,11 4.092 8.141 12.190 16.239 20.288 20.288
25 Penurunan emisi gas rumah kaca sektor energi Wilayah Merapi (tCO2e)
337,35 51,53 435 873 1.194 1.515 1.836 1.836
26 Penurunan emisi gas rumah kaca sektor energi Wilayah
Serayu Tengah (tCO2e)
12,7 12,7 25 38 51 64 76 76
27 Persentase Good Mining
Practice (%)
51,78 54,57 62,5 73,33 85,71 85,71 85,71 85,71
28 Persentase legalitas usaha pertambangan Wilayah Solo (%)
16,80 20 36 52 68 84 100 100
29 Persentase legalitas usaha
pertambangan Wilayah
Kendeng Muria (%)
28,95 35,53 47,37 60,53 73,68 86,84 100 100
30 Persentase legalitas usaha
pertambangan Wilayah
Serayu Utara (%)
166
|
RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023
No Indikator Kondisi Kinerja pada
Awal Periode RPJMD
Target Capaian Tahun Kondisi
Kinerja pada Akhir Periode
RPJMD
2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
31 Persentase legalitas usaha
pertambangan Wilayah
Serayu Selatan (%)
18,42 34,21 47,37 60,53 73,68 86,84 100 100
32 Persentase legalitas usaha
pertambangan Wilayah
Slamet Utara (%)
12,30 19,09 35,28 51,46 67,64 83,82 100 100
33 Persentase legalitas usaha
pertambangan Wilayah
Kendeng Selatan (%)
24,24 39,39 51,52 63,64 75,76 87,88 100 100
34 Persentase legalitas usaha
pertambangan Wilayah
Ungaran Telomoyo (%)
9,26 27,78 37,04 50 62,96 81,48 100 100
35 Persentase legalitas usaha
pertambangan Wilayah
Sewu Lawu (%)
21,21 29,29 39,40 54,55 69,70 84,85 100 100
36 Persentase legalitas usaha
pertambangan Wilayah
Slamet Selatan (%)
31,15 37,16 45,36 56,28 69,95 83,61 100 100
37 Persentase legalitas usaha
pertambangan Wilayah
Semarang-Demak (%)
41,03 50,00 56,41 65,38 80,77 87,18 100 100
38 Persentase legalitas usaha
pertambangan Wilayah
Merapi (%)
167
|
RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023
No Indikator Kondisi Kinerja pada
Awal Periode RPJMD
Target Capaian Tahun Kondisi
Kinerja pada Akhir Periode
RPJMD
2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
39 Persentase legalitas usaha
pertambangan Wilayah
Serayu Tengah (%)
11,11 16,67 33,33 50 66,67 83,33 100 100
40 Persentase pengambilan air tanah (%)
49 54 56 58 59 61 63 63
41 Persentase legalitas
pengusahaan air tanah
Wilayah Solo (%)
25,44 38,16 50,53 62,90 75,27 87,63 100 100
42 Persentase legalitas
pengusahaan air tanah
Wilayah Kendeng Muria (%)
42,86 64,29 71,56 78,17 86,11 93,39 100 100
43 Persentase legalitas
pengusahaan air tanah
Wilayah Serayu Utara (%)
24,69 37,24 49,79 62,34 74,90 87,45 100 100
44 Persentase legalitas
pengusahaan air tanah
Wilayah Serayu Selatan (%)
24,47 36,71 49,37 62,03 74,68 87,34 100 100
45 Persentase legalitas
pengusahaan air tanah
Wilayah Slamet Utara (%)
17,40 26,25 41 55,75 70,50 85,25 100 100
46 Persentase legalitas
pengusahaan air tanah
Wilayah Kendeng Selatan (%)
22,73 34,09 43,18 54,55 68,18 84,09 100 100
168
|
RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023
No Indikator Kondisi Kinerja pada
Awal Periode RPJMD
Target Capaian Tahun Kondisi
Kinerja pada Akhir Periode
RPJMD
2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
pengusahaan air tanah
Wilayah Ungaran Telomoyo (%)
48 Persentase legalitas
pengusahaan air tanah
Wilayah Sewu Lawu (%)
23,87 35,48 45,16 56,45 69,35 83,87 100 100
49 Persentase legalitas
pengusahaan air tanah
Wilayah Slamet Selatan (%)
35,13 52,69 60,34 68,56 77,62 88,10 100 100
50 Persentase legalitas
pengusahaan air tanah
Wilayah Semarang-Demak (%)
40,80 61,19 70,15 77,61 85,07 92,54 100 100
51 Persentase legalitas
pengusahaan air tanah
Wilayah Merapi (%)
26,74 40,11 51,25 62,40 74,93 87,47 100 100
52 Persentase legalitas
pengusahaan air tanah
Wilayah Serayu Tengah (%)
20,56 30,56 38,89 50 63,89 80,56 100 100
53 Persentase Ketercapaian
Pelayanan Umum,
Kepegawaian dan Keuangan Perangkat Daerah (%)
169
|
RENSTRA Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018-2023
No Indikator Kondisi Kinerja pada
Awal Periode RPJMD
Target Capaian Tahun Kondisi
Kinerja pada Akhir Periode RPJMD 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) 54 Persentase ketercapaian
perencanaan dan evaluasi kinerja OPD (%)