• Tidak ada hasil yang ditemukan

11. 5r Jernih - Pt Krakatau Tirta Industri

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "11. 5r Jernih - Pt Krakatau Tirta Industri"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN KEGIATAN 5R

LAPORAN KEGIATAN 5R

GUGUS

GUGUS

 “

 “

 JERNIH

 JERNIH

Fasilitator

Fasilitator

:

:

A.

A.

SARITOMO

SARITOMO

Ketua

Ketua

:

:

ISA

ISA

RIFAI

RIFAI

Sekretaris

Sekretaris

:

:

FENTI

FENTI

HANDAYANI

HANDAYANI

Anggota

Anggota

:

:

1.

1.

ANDI

ANDI

WINATA

WINATA

2. ENAN SUPRIATNA

2. ENAN SUPRIATNA

3. SAFROJI

3. SAFROJI

Tertua

Tertua

:

:

43

43

TAHUN

TAHUN

Termuda

Termuda

:

:

25

25

TAHUN

TAHUN

 Jumlah Pertemuan : 1 X PER BULAN

 Jumlah Pertemuan : 1 X PER BULAN

Waktu Pertemuan

Waktu Pertemuan

: 45

: 45

MENIT DALAM JAM

MENIT DALAM JAM

KERJA

KERJA

TEMA

TEMA

MENINGKATKAN EFISIENSI, KUALITAS, PRODUKTIVITAS

MENINGKATKAN EFISIENSI, KUALITAS, PRODUKTIVITAS

DAN KESELAMATAN KERJA MELALUI PENERAPAN 5 R

DAN KESELAMATAN KERJA MELALUI PENERAPAN 5 R

Alasan Penentuan Tema :

Alasan Penentuan Tema :

1.

1.

Kebijakan Manajemen untuk penerapan 5R diseluruh unit kerja

Kebijakan Manajemen untuk penerapan 5R diseluruh unit kerja

di PT Krakatau

di PT Krakatau

Tirta Industri

Tirta Industri

2.

2.

Meningkatkan efisiensi, kualitas, produktivitas serta keselamatan didalam

Meningkatkan efisiensi, kualitas, produktivitas serta keselamatan didalam

bekerja

bekerja

Sasaran yang ingin dicapai :

Sasaran yang ingin dicapai :

“Penerapan 5R didalam bekerja dapat menjadi budaya kerja di lingkungan perusahaan”

Penerapan 5R didalam bekerja dapat menjadi budaya kerja di lingkungan perusahaan”

PT KRAKATAU TIRTA INDUSTRI

PT KRAKATAU TIRTA INDUSTRI

Kantor

Kantor  Jakarta :  Jakarta :

Wisma Baja Lantai VIII. Jl Gatot

Wisma Baja Lantai VIII. Jl Gatot Subroto Kav 54 Jakarta SelatanSubroto Kav 54 Jakarta Selatan Telp 021 5221243 Telp 021 5221243 Kantor Kantor Cilegon : Cilegon :

PUSAT PENJERNIHAN AIR PUSAT PENJERNIHAN AIR

Jl. Ir.

Jl. Ir. Sutami, Kebonsari Citangkil Cilegon 42442 BantenSutami, Kebonsari Citangkil Cilegon 42442 Banten Telp. : 0254

Telp. : 0254 372186, 37224372186, 372243, 372370,311203, 372370,311206, 3118096, 311809 Fax.:

(2)

PENDAHULUAN

SELAYANG PANDANG PT KRAKATAU TIRTA INDUSTRI

PT Krakatau Tirta Industri yang didirikan pada tanggal 28 Februari 1996 merupakan anak perusahaan yang sahamnya 100% dimilii oleh PT Krakatau Steel (Persero). Perusahaan ini sebelumnya merupakan unit penunjang kegiatan operasional PT Krakatau Steel (Persero) dalam bidang penyediaan air bersih yang mulai beroperasi sejak tahun 1978.

Sebagian besar dari air bersih yang dihasilkan digunakan untuk kebutuhan industri dan sebagian lagi untuk kebutuhan Kota Cilegon. Air baku diambil dari sungai Cidanau yang berasal dari danau alam “Rawa Danau” dialirkan melalui pipa diameter 1.4 m sepanjang + 27.5 km untuk diolah menjadi air bersih di unit pengolahan air yang terdiri dari beberapa tahapan proses antara lain Koagulasi, Flokulasi, Sedimentasi, Filtrasi yang diikuti dengan Desinfeksi. Kapasitas terpasang unit pengolahan air adalah sebesar 2.000 l/det, dengan utilisasi kapasitas saat ini 60%.

VISI

2008: Perusahaan penyedia air yang unggul dalam effisiensi & teknologi pengelolaan air 2013: Perusahaan penyedia air yang

terkemuka dalam pengelolaan & penyediaan peralatan serta material industri air

2020: World class water enterprise

MISI

Menyediakan air dan solusinya bagi industri dan masyarakat dengan mengutamakan keharmonisan lingkungan

CORPORATE VALUE

: Akuntabilitas, Integritas, Reformasi

PROSES PRODUKSI PENGOLAHAN AIR BERSIH

(3)

Proses produksi air bersih di PT KTI menggunakan teknologi pengolahan secara fisika dan kimia. Sumber air baku dari S.Cidanau dipompakan ke Cilegon sejauh 27.5 Km, kemudian masuk ke Distribution Chamber untuk proses koagulasi kemudian didistribusikan menuju ketiga Accelator untuk proses flokulasi dan sedimentasi. Selanjutnya proses penyaringan yang terjadi di unit Green-leaf filter. Air olahan dibubuhkan netralisasi sebagai proses pH Adjustment. Untuk memenuhi syarat bakteriologis dibubuhkan desinfektan (gas Chlor) sebagai proses desinfeksi. Produk akhir dari Instalasi Pengolahan Air disimpan di Reservoir sebelum didistribusikan ke pelanggan industri, perumahan dan sosial

SEJARAH PENERAPAN 5R DI DIVISI PRODUKSI – PT KTI

Untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, produktifitas dan keselamatan kerja di PT KTI maka pada tanggal 10 April 2008, seluruh jajaran direksi dan karyawan berkomitmen kuat untuk melakukan kegiatan 5R yang menyatu didalam perilaku kerja dengan tahapan Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin yang yang pada akhirnya akan menjadi salah satu budaya perusahaan yang berpijak kepada corporate value  serta dapat mengantarkan perusahaan untuk mewujudkan visi dan misi. Tim 5R dari Departemen Produksi ini dibentuk dengan nama gugus “ J E R N I H “.

Salah satu area yang dilakukan kegiatan 5R adalah area Tabung Gas Chlorine. Gas Chlorine bersifat sangat beracun dan jika terjadi kebocoran pengaruhnya terhadap manusia pada konsentrasi yang tinggi dan

(4)

kontak lama dapat mengakibatkan kematian. Gas chlorine ini digunakan untuk proses produksi air bersih sebagai zat desinfektan untuk membunuh bakteri patogen agar aman dikonsumsi pelanggan.

Gugus dibentuk : 5 R

Departemen tempat gugus berada :DIVISI OPERASI

Pekerjaan :Melakukan kegiatan proses pengolahan air baku menjadi air bersih

Area 5R :RUANG TABUNG GAS CHLORINE

Kategori Area :RUANG PENYIMPANAN TABUNG CHLORINE

RENCANA KEGIATAN PENERAPAN 5R TAHUN 2008

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 KOMITMENT PELATIHAN & SOSIALISASI POTRET PERENCANAAN & PERBAIKAN PLAN R1 R2 R3 CHECK R4 ACTION R5 NOVEMBER

AGUSTUS SEPTEMBER DECEMBER

PLAN DO  JUNI JULI APRIL MEI STEP ACTIVITY DETAIL OKTOBER PLAN DO CHECK ACTION

ANALISA MASALAH

INVENTARISASI MASALAH

PT. Krakatau Tirta Industri berlokasi di tengah-tengah pemukiman masyarakat Kelurahan Kebonsari-Cilegon. Proses disinfeksi menggunakan gas chlorine, gas chlorine termasuk gas berbahaya dan harus ditangani dengan baik karena jika mengalami kebocoran maka tidak hanya berbahaya bagi karyawan PT. Krakatau Tirta Industri juga berbahaya t erhadap lingkungan disekitar perusahaan.

Penataan dan perbaikan-perbaikan melalui program 5R yang terarah dan berkesinambungan bertujuan terciptanya efektifitas, produktifitas kinerja serta tercapainya keselamatan, kesehatan dilingkungan kerja dan lingkungan disekitar perusahaan. Sasaran jangka panjang yang akan dicapai adalah 5R dapat menjadi budaya kerja di lingkungan perusahaan.

(5)

Gambar. Lay out PT.KTI dan lokasi ruang tabung chlorine

ANALISA SEBAB (FISH BONE DIAGRAM)

(6)

RENCANA TINDAKAN (PENENTUAN TARGET)- METODE 5W + 2H

No FAKTOR PENYEBAB MASALAH WHY (Mengapa perlu perbaikan) WHAT (Gagasan Perbaikan) WHERE (Dimana) WHEN (kapan) WHO (Siapa)

HOW + how much (Bagaimana upaya

perbaikannya + biaya ) 01. Apatis Agar area kerja

menjadi ringkas

Mengajak

memilah barang yang diperlukan dan yang tidak.

Area Gdg. Klorin April 2008 Semua Angg. 5R. Seluruh anggota melakukan pemilahan di area tersebut Rp.0

02. Malas Agar jelas batas area tabung gas chlorine & ruangan bersih Mengajak mengecat & merapihkan pagar dan ruangan Di gudang klorin April 2008 Semua angg. 5R

Pagar & lantai dibersihkan dan dicat

◊ Rp. 100.000,-03. Tempat Tabung kosong tidak terlindung Agar terhindar dari kebocoran akibat korosi tabung. Membuat kanopi penutup tabung kosong Depan ruang chlorinator 2009 Div. Operasi Menganggarkan pemasangan kanopi thn 2009 04 Lokasi jauh dari ruang maintenance Agar penanganan kebocoran lebih cepat Memindahkan ruang maintenance Sekitar ruang chlorine 2009 Div. Operasi Relokasi ruang maintenance 05. Tidak ada sistem pengamanan otomatis Agar syarat keamanan dan peraturan pemerintah terpenuhi Terdapat unit netralisasi chlorine (scrubber)

Area Chlorin Des 2008 Div. Operasi Pembuatan unit netralisasi chlorine (scrubber); Realisasi awal thn 2009 06. Tidak ada timbangan tabung

Agar sisa gas chlor dapat terkontrol Memasang timbangan digital Ruang tabung chorine Okt 08 Div. Operasi Realisasi anggaran 2008. Rp. 50.000.000,-07. Penyimpanan tabung menutupi pintu masuk ruangan Agar akses keluar masuk ruangan tidak terganggu Dibuat IK penyimpanan tabung & dibuat marka pembatas tabung Didepan gudang klorin April 2008 Semua Angg. 5R

Botol klorin kosong diletakan bersusun pada tempat yang telah ditentukan (diberi batas). -◊ Rp. 100,000.-08. Tidak ada identitas ruangan Agar ruangan teridentifikasi & efektifitas dlm bekerja Diuatkan papan identitas ruangan R.Tab.Chlorin &R.Chlorin-ator Mei 2008

Div.Operasi Pembuatan papan identitas ruangan

(7)

MELAKSANAKAN PERBAIKAN

NO FAKTOR PENYEBAB MASALAH AKTIFITAS PERBAIKAN HASIL PERBAIKAN WAKTU GAMBAR SETELAH PERBAIKAN 01. Apatis Mengajak seluruh

anggota memilah barang/alat diarea gudang klorin

Menjadi lebih ringkas dan rapi serta jelas status barang / alatnya.

2 hari

Barang lebih rapih

02. Malas Mengajak seluruh anggota mengecat dan menyusun pagar

Menjadi bersih/putih dan enak dipandang 1 hari Pagar bersih/putih 03. Tempat Tabung kosong tidak terlindung Mengajukan anggaran pemasangan kanopi untuk tabung kosong

Tabung lebih

terhindar dari korosi lingkungan

Thn 2009 (Realisasi) 04. Lokasi jauh dari ruang

operator

Memindahkan ruang maintenance dekat tabung chlorine

Ruang maintenance dekat ruang tabung chlorine Thn 2009 (Realisasi) Layout R.operator setelah perbaikan terlampir

05. Tidak ada sistem pengamanan otomatis Pembuatan unit netralisasi chlorine (scrubber) Terdapat unit netralisasi chlorine (scrubber) Thn 2009 (Realisasi) Area menjadi aman

06. Tidak ada timbangan tabung

Memasang timbangan digital

Sisa gas chlor dapat terpantau

1 bulan

Sisa Chlor Terpantau

07. Tabung kosong klorin tidak beraturan dan menghalangi pintu masuk

Dibuat IK

penyimpanan tabung & dibuat marka pembatas tabung

Menjadi teratur dan pergerakan orang atau alat/pintu tidak terhalang

2 hari

Botol rapih 08. Tidak ada identitas

ruangan Pembuatan papan identitas ruangan Ruangan mempunyai identitas 1 hari Beridentitas

(8)

EVALUASI SESUDAH PERBAIKAN TERHADAP QCDSME

ASPEK MUTU KRITERIA

EVALUASI SEBELUM PERBAIKAN SETELAH PERBAIKAN KETERANGAN Q (QUALITY)

Tabung klorin isi tertata rapih pada tempatnya dan tidak

menghalangi gerak manusia

Tabungl isi klorin diletakan tidak beraturan dan menghalangi gerak manusia

Menjadi lebih ringkas dan rapi serta tdk menghalangi gerak manusia

Tabung isi klorin tertata pada tempat yang sudah tersedia.

C (COST) Deteksi dan penanganan kebocoran gas Deteksi dan penanganan kebocoran gas kurang cepat diatasi Deteksi dan penanganan kebocoran gas cepat diatasi

Kecepatan ini disebakan karena keteraturan penempatan botol D (DELIVERY) Pekerjaan bongkar / muat tabung gas klorin

Bongkar / muat gas klorin terhambat karena tabung tidak rapih

Pekerjaan lebih cepat Tidak ada hambatan saat bongkar/muat tabung S (SAFETY) Lingkungan kerja di area chlorine aman Penempatan tabung chlorine kosong, isi, dan operasi tidak teratur atau tidak  jelas

Tabung tertata rapi dan kondisi lingkungan menjadi aman Kecelakaan Kerja dapat diminimalisasi M (MORALE) Kegiatan 5R menjadi budaya kerja 5R hanya sebagai slogan Karyawan sudah membudayakan 5R Karyawan melaksanakan R1 s/d R5 E (ENV.) Lingkungan aman dari pencemaran udara (gas racun)

Saat kebocoran lingkungan tercemar gas chlorine

Kebocoran gas chlorine dinetralisasi

Lingkungan menjadi aman dari kebocoran gas

(9)

PERBANDINGAN SEBELUM DAN SESUDAH DILAKSANAKAN 5R

No PENYEBAB DOMINAN SEBELUM 5R SETELAH 5R 01 Cuek Botol isi Klorin tidak teratur dan

menghalangi gerak

Menjadi teratur dan pergerakan orang tidak terhalang botol

02 Malas Pagar karatan dan kusam Pagar lebih bersih & rapih

03 Tempat Tabung kosong tidak terlindung

Realisasi pembuatan kanopi untuk tempat tabung kosong pada tahun 2009

04 Lokasi jauh dari ruang operator

Layout lokasi sebelum perbaikan dilampiran

Layout lokasi sesudah perbaikan ruang operator dilampiran

05 Tidak ada sistem pengamanan otomatis

Sistem injeksi chlorine masih beroperasi meskipun terjadi

kebocoran pada tabung atau pipa hisap gas.

Sistem injeksi chlorine serta pengambilan gas chlorine dari tabung langsung berhenti saat ada kebocoran gas chlorine

06 Tidak ada timbangan tabung Tanpa Timbangan Tabung Timbangan Tabung

07 Penyimpanan tabung kosong klorin diletakan tidak

beraturan dan menghalangi pintu masuk

Botol tidak teratur Botol Rapih

(10)

STANDARISASI 5R

5R STANDAR PROSEDURE STANDAR HASIL

R1 (RINGKAS)

1. IK penempatan botol klorin kosong.

2. IK penempatan botol klorin isi

1. Tidak ada barang yang tidak diperlukan di area kerja.

2. Status barang jelas (pemilik dan fungsinya)

R2 (RAPI)

Standar 5R (Rapi) di area gudang klorin

1. Semua barang tertata rapi dan pada tempatnya

2. Kecepatan penanganan kebocoran gas meningkat

3. Kecelakaan kerja dapat diminimalisasi R3

(RESIK)

Standar 5R (Resik) area tabung gas klorin

1. Semua peralatan dan area kerja terlihat bersih 2. Perlengkapan kerja aman dan bersih

R4 (RAWAT)

1. Standar 5R (Inspeksi) instalasi 2. Kelengkapan rambu tanda

bahaya

1. Sarana & prasarana dalam kondisi baik dan siap pakai. 2. Pemeriksaan berkala R5 (RAJIN) 1. Evaluasi Harian 5R 2. Evaluasi Penerapan 5R

1. Ada jadwal patroli 5R

2. Ada sosialisasi dan pelatihan 5R 3. Ada Papan informasi 5R

4. Tersedianya peralatan tanggap darurat. 5. Adanya pertemuan berkala mengenai 5R.

Cilegon, November 2008

Mengetahui Menyetujui Gugus 5R “JERNIH”

SARITOMO A.SATIRI ISA RIFAI

KADIV OPERASI KADIS PENGOLAHAN KETUA GUGUS

Gambar

Gambar . Diagram Inventarisasi Permasalahan ( Fishbone Diagram   )

Referensi

Dokumen terkait

Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Perbedaan Model

materi disampaikan dengan baik dan sistematis, siswa mampu berinteraktif.. dengan guru dan pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan kurikulum

Peningkatan sumber daya manusia guru pendidikan islam harus dilakukan dengan berbagai langkah- langkah yang konstruktif sesuai dengan kebutuhannya, namun untuk

Standar ini diharapkan dapat menjadi acuan dan pegangan dalam pengukuran aliran air pada saluran terbuka secara tidak langsung dengan metode kemiringan luas untuk perhitungan

Pada dasarnya terdapat 7 alat yang biasa disebut seven quality control tools yang dapat dipergunakan dalam pengendalian kualitas yaitu Lembar Periksa (Checksheet), Grafik,

(4) Bagan Tata kerja antara PPID dengan PPID Pembantu, PPID Pelaksana dalam rangka mengelola pelayanan informasi dan dokumentasi di lingkungan Pemerintah,

plastik PVC (Polyvinylidene chloride) dapat tahan lebih lama, kira-kira 13 sampai 21 hari dibandingkan dengan ruangan terbuka daya tetasnya juga lebih tinggi dari pada telur

Dessler dalam Samsudin (2005) mengatakan gaji adalah sesuatu yang berkaitan dengan uang yang diberikan kepada pegawai atau karyawan, dimana sistem pembayaran dapat dibedakan