• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kasus sistem pengendalian manajemen.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kasus sistem pengendalian manajemen.docx"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Kasus sistem pengendalian manajemen

Kasus sistem pengendalian manajemen

AMAX

AMAX Automobiles Automobiles Bagaimana sebaiknya AMAX diorganisasikan dan

Bagaimana sebaiknya AMAX diorganisasikan dan dikendalikdikendalikan ?an ?  jawab

 jawab

1.Dengan adanya suatu divisionalisasi, yang merupakan proses pemberian 1.Dengan adanya suatu divisionalisasi, yang merupakan proses pemberian wewenang dalam bidang produksi dan pemasaran produk tertentu kepada wewenang dalam bidang produksi dan pemasaran produk tertentu kepada sua

suatu tu puspusat at perpertantangguggungjngjawaawaban ban ataatau u prproseoses s pempembenbentuktukan an puspusat-pat-pusausatt la

laba ba atatau au memelilimpmpaakakan n kkewewenenanangagan n yayang ng lelebibi  luluas as kkepepadada a mamanajnajer er--manajer yang beroperasi, yaitu memiliki kendali atas

manajer yang beroperasi, yaitu memiliki kendali atas pengembangan produk,pengembangan produk, proses produksi, dan pemasaran.

proses produksi, dan pemasaran.

!.Ber"okus pada pusat laba #pro$t %enter& yang memberikan in"ormasi siap !.Ber"okus pada pusat laba #pro$t %enter& yang memberikan in"ormasi siap pakai bagi manajemen atas

pakai bagi manajemen atas #top management& mengenai pro$tabilitas.#top management& mengenai pro$tabilitas. '

'..BBeerr""ookkuus s ppaadda a mmarargigin n llababa a yyanang g mmeemma%a%u u pparara a mmananajajeer r uunnttuukk memperk

memperkenalkan penalkan produk-prroduk-produk oduk baru.baru.

(. Ber"okus pada bottom line #laba)rugi akir& yang mema%u para manajer (. Ber"okus pada bottom line #laba)rugi akir& yang mema%u para manajer un

untutuk k memengngaasisilklkan an kkeueuntntunungagan n yayang ng mamaksksimimum um dadari ri prprododuk uk yayangng sekarang.

sekarang. *.

*. MenMengukgukur ur kinkinerjerja a prproseoses s manmanu"au"aktuktur r sepseperterti i penpengengendaldalian ian kukualialitas,tas, penjadwalan produk, dan

penjadwalan produk, dan keputusan membuat atau membeli.keputusan membuat atau membeli.

+. Mengukur pro$tabilitas dengan %ara mengukur kinerja manajemen yang +. Mengukur pro$tabilitas dengan %ara mengukur kinerja manajemen yang digunakan untuk peren%anaan, koordinasi, dan mengontrol kegiatan digunakan untuk peren%anaan, koordinasi, dan mengontrol kegiatan seari-ari dari pusat laba dan sebagai alat untuk memberikan motivasi yang tepat ari dari pusat laba dan sebagai alat untuk memberikan motivasi yang tepat bagi manajer.

bagi manajer.

etietika ka kinkinerjerja a $na$nansinsial al suasuatu tu puspusat at tantangguggung ng jawjawab ab diudiukukur r daldalam am ruaruangng li

lingngkukup p lalaba ba . . kkememududiaian n "u"ungngsi si   "u"ungngsi si prprododukuksi si dadan n pepemamasasararan n dapdapatat dijadikan sebagai pusat laba. alu setela itu "okuskan pada pengelolaan unit dijadikan sebagai pusat laba. alu setela itu "okuskan pada pengelolaan unit un

unit it bibisnsnis is sesebabagagai i pupusat sat lalababa. . mamaka ka pupusasat t inini i didisesebubut t sesebagbagai ai pupusatsat la

lababa. /am. /ampipir r sesemumua a ununit it bibisnisnis s didi%i%iptptakakan an sesebagbagai ai pupusasat t lalaba ba kakarrenenaa man

manajeajer r yanyang g berbertantangguggung ng jawjawab ab ataatas s uniunit t terterseuseut t memmemiliiliki ki kekendandali li ataatass pe

pengngemembabangngan an prprododukuk. . 00enendedekakatatan n pupusasat t lalaba ba jujuga ga memembmbanantu tu ununtutukk meng

(2)

dapat mengidenti$kasi dan mengeliminasi beberapa lini perusaaan nirlabanya.

Menjadikan unit organisasi sebagai pusat laba juga dapat menberikan man"aat-man"aat yg menguntungkan. angatla berguna untuk memikirkan pengelolaan suatu pusat laba dalam al pengendalian atas tiga jenis keputusan2 keputusan produk, keputusan pemasaran, keputusan perolean .  3ika seorang manajer lini bisnis mengendalikan ketiga aktivitas tersebut

biasanya tidak akan ada kesulitan dalam melaksanakan tanggung jawab laba dan mengukur kinerja. sour%ing dan pemasaran untuk lini produk tunggal di pe%a ke dalam dua unit bisnis atau lebi seingga memisakan kontribusi tiap tiap unit bisnis demi kesuksesan lini produk se%ara keseluruan. . 0ada umumnya semakin besar tingkat integrasi dalam suatu perusaaan maka semakin sulit melaksanakan tanggung jawab pusat laba tunggal untuk ketiga aktivitas tersebut dalam lini produk yang ada. yaitu akan lebi sulit jika keputusan produksi.

(3)

Kasus sistem pengendalian manajemen

Abrams company

1. evaluasi setiap perkembangan yg dikemukakan manajemen puncak. jika perlu, buatlah rekomendasi yg tepat atas kondisi yg digambarkan dlm kasus ini.

Berikut ini beberapa pertimbangan yang dikemukakan manajemenpuncak, beserta rekomendasinya !

Jawab:

• erselisihan mengenai harga transer dari suku cadang yang dijualoleh divisi produk kepada divisi pemasaran "#. $al ini dapat menyebabkan pusat pertanggungjawaban laba menjadi lemah. %eharusnya perselisihan ini dipecahkan dengan melibatkan divisi produk dan divisi "#. "kan tetapi, wakil presiden keuangan yang diminta untuk menengahi perselisihan tersebut.

&ekomendasi solusi :

 pertama, membentuk unsur divisionalisasi 'penggabungan divisi produksi dengan pemasaran( yang disebut pusat laba dalam perusahaan ini. supaya, terjadi singkronisasi agar dapan mencapai tujuan perusahaan. )edua, dengan menghitung $arga transer dapat ditetapkan pada biaya variabel 'jika ada kelebihan kapasitas( dan biaya penuh. %elain itu ditambah dengan proit yang diinginkan. *ntuk harga transer cost+based , harga transer dihitung dari biaya standar ditambah  proit yang diinginkan.selain itu, penjualan internal dari divisi produk ke divisi "# yang

sebelumnya belum pernah ada penjualan kepada -# sehingga tidak ada standar harga atas  produk tersebut, penentuan harga bisa menggunakan basis harga produk serupa yang ada di  pasaran. $arga kompetiti yang diterapkan ketika menentukan harga untuk -# bisa juga dipertimbangkan untuk penentuan harga kepada divisi "#. entunya divisi produk tidak harus mengejar untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar+besarnya dari penjualan kepada divisi "#. %atu hal yang harus diyakini bersama oleh semua divisi adalah kepentingan memperoleh laba harus dilihat dari sisi sebuah perusahaan sebagai satu kesatuan.

• /ivisi produk seringkali cenderung memberlakukan divisi pemasaran"# sebagai konsumen yg tidak bebas. $al ini, terlihat bahwa pabrik tersebut sering kali lebih memilih untuk memenuhi

(4)

 permintaan konsumen -# karena konsumen -# akan memindahkan bisnisnya ke tempat lain, sementara divisi "# tidak dapat membeli dari tempat lain.

$al ini terjadi karena pengaturan unit bisnis sebagai proit center dimana otoritas pembuatan keputusan bergeser dari manajemen atas ke level lebih rendah sehingga divisi produk dapat tidak  menjual ke divisi "#. /ivisi+divisi dari "brams kehilangan kesamaan tujuan yaitu tujuan  perusahaan secara keseluruhan. /ivisi produk bisa saja mengoptimalkan proit divisinya dengan mengorbankan proit perusahaan secara keseluruhan. %elain itu, program kompensasi perusahaan  juga tidak mendorong terjadinya penjualan internal. #anajer pabrik hanya diberi bonus atas  penjualan di luar perusahaan dan tidak ada bonus dan penalti atas kekurangan untuk penjualan internal. $al ini menyebabkan kecenderungan divisi produk mendahului -# daripada divisi "#.

&ekomendasi solusi :

*ntuk menemukan kebijakan penjualan yang baik ialah dengan caramelakukan analisis  proitabilitas. Berikut ini contoh analisisnya :

o enjualan dalam suatu divisi 'transmisi divisi(

%ales 012.333 4 5et proit 01133 4 5et roit margin 6,378 o enjualan kepada divisi pemasaran "#

%ales 0193333 4 ost 0133333 4 5et proit margin nya jauh lebihbesar daripada transaksi transmisi

/ari data diatas, dapat kita lihat bahwa net proit margin dan &; daridivisi pemasaran "# jauh lebih tinggi daripada net proit margin dan&; yang berasan dari transmisi, oleh karena itu kita dapatmenyimpulkan bahwa penjualan kepada divisi pemasaran "# jauhlebih menguntungkan daripada penjualan kepada pihak lainnya.

selain itu,

< erlunya perubahan rencana kompensasi yang sudah ada dimana manajer pabrik juga mendapatkan bonus atas penjualan internal sehingga mendorong manajer untuk menjual ke divisi "#.

< erlunya adanya perjanjian atau penetapan penjualan internal yang dianggarkan oleh divisi dan manajemen atas. )ekurangan atau keengganan divisi produk menjual ke divisi "# dapat diberikan penalti. $al ini disebabkan pihak manajemen atas yang tidak mau divisi "# membeli dari luar karena akan merusak citra perusahaan.

(5)

• /ivisi pemasaran "# dan ketiga divisi produk menyimpan persediaan yg berlebihan sepanjang tahun. $al ini terjadi dikarenakan kekuatiran oleh wakil presiden perencanaan volume produksi rendah karena pegawai yang liburan natal.

%elain itu, penilaian kinerja yang hanya menggunakan &; sebagai ukuran juga tidak tepat. "palagi investasi atau aset hanya diukur pada saat awal tahun sehingga kelebihan persediaan sepanjang tahun tidak dipermasalahkan atau diperhatikan oleh manajer pabrik karena di akhir  tahun, persediaan barang juga akan berkurang karena adalah kebijakan liburan 5atal.

&ekomendasi kami,

Jika manajemen tetap menggunakan investasi di awal tahun maka untuk mengatasi kelebihan  persediaan dapat dilakukan dengan menambah ukuran evaluasi kinerja, atau perusahaan bisa

menerapkan konsep just in time, baik untuk tujuan pemenuhan logistik kepada -# maupun kepada divisi "#. $al ini untuk mengurangi persediaan barang jadi yang menganggur dan  besarnya biaya penyimpanan

. apa hasil evaluasi anda secara keseluruhan mengenai sistem pengendalian yang dimiliki oleh abrams =gambarkan kekuatan dan kelemahan yg anda temukan tetapi tidak termasuk dlm jwbn  pertanyaan sbelumnya. jika ada, perubahan apakah yg akan anda rekomendasikan kpd

manajemen puncak =  jawab

%istem pengendalian abrams company memerlukan revisi atau perubahan untuk menuju kearah yang lebih baik agar tujuan secara keseluruhan perusahaan dapat tercapai.

"dapun kelemahan dan kekuatan sistem pengendalian abrams company yaitu : )elemahan :

o engoorganisasian unit bisnis sebagai proit center dilakukan secara desentralisasi sehingga mudah menyebabkan terjadinya perselisihan serta persaingan tidak sehat.

o %trategi pemasaran dalam hal proit center tidak sinkron. $al ini dikarenakan tidak adanya divisionalisasi ' penggabungan antara divisi produk dengan divisi "# (

&ekomendasi :

#anajemen atas perusahaan "brams perlu membatasi hal+hal yang memerlukan pertimbangan strategis, keseragaman 'misalnya metode akuntansi( dan sebagainya. %etiap divisi memiliki cara atau strategi masing+masing yang berisi kegiatan produksi dan pemasaran yang

(6)

diperbolehkan dan tidak boleh merebut bisnis unit bisnis lainnya. #anajemen tingkat atas harus terlibat dalam menjaga kesamaan tujuan dan keutuhan organisasi.

. )elebihan :

 /ivisi produksi berkerja sama dengan para ahli dari pihak -# untuk mengembangkan suku cadang baru yang inovati dan eekti dalam hal biaya untuk memenuhi kebutuhan dan melayani konsumen.

o )emampuan untuk merangsang suku cadang yang inovati untuk memenuhi kualitas kinerja dan spesiikasi berat.

o "danya rencana kompensasi berdasarkan laba perlembar saham. )aryawan akan termotivasi untuk meningkatkan kinerja perusahaan untuk meningkatkan laba per lembar saham yang juga akan meningkatkan insenti atau bonus. Jadi terwujudnya kesamaan tujuan 'goal congruence(. o /ivisi+divisi "brams memiliki produk berupa suku cadang yang berbeda+beda dan departemen  penjualan masing+masing. &endahnya interaksi antara divisi mempermudahkan pembebanan

tanggungjawab dan pengukuran kinerja kecuali divisi "#.

*ntuk mendapatkan hasil yang maksimal dari penerapan rencana alternati solusi, perlu jg mempertimbangkan beberapa hal sebagai berikut:

1. *ntuk mendapatkan harga kompetiti yang tepat pada penjualan internal dari divisi produk ke divisi "#, perlu menyiapkan inormasi database harga produk pesaing untuk produk+produk  serupa. $al ini untuk menjamin ketika divisi "# harus menjual produk ke pedagang besar>grosir  mendapatkan harga yang tepat dan kompetiti pula untuk bisa bersaing di pasaran.

.enambahan sub divisi di masing+masing divisi produk untuk melayani divisi "# sekilas akan menambah beban operasi pada masing+masing divisi produk tersebut. )ebimbangan terhadap alternati solusi ini akan hilang jika diketahui dengan penerapan solusi ini dan dengan usaha  pemasaran yang dilakukan oleh divisi "# untuk memperoleh pangsa pasar yang lebih besar,  pencapaian produksi masing+masing divisi produk menjadi meningkat.

"lternati kedua yaitu dengan membangun kerjasama dengan perusahaan lain dimungkinkan demi ekspansi yang harus dilakukan oleh divisi "#. otensi pangsa pasar serta kemampuan

(7)

distribusi dan pergudangan divisi "# harus dimanaatkan untuk tujuan akhir mendapatkan laba yang sebesar+besarnya bagi perusahaan.

1.anggung jawab pengelolaan persediaan barang jadi sehingga tidak ada kesan ?kurang saat dibutuhkan@ dan ?berlebih saat tidak digunakan@ harus menjadi okus sampai ke jajaran manajemen puncak. /alam hal ini peran dari seorang wakil presiden bidang perencanaan untuk  secara maksimal meyakinkan setiap divisi produk untuk menerapkan konsep just in time.

.Beberapa hal yang secara umum tetap harus menjadi perhatian perusahaan,yaitu :

• #erancang suku cadang yang inovati dan handal secara berkelanjutan untuk memenuhi

kebutuhan konsumen.

• )etersediaan produk harus diperhatikan.

• engendalian biaya penting untuk menjaga pasar yang kompetiti. • )erja sama yang lebih eekti.

• )omunikasi yang lebih eekti untuk menyelesaikan perselisihan.

• engkajian yang lebih mendalam dalam menyelesaikan perselisihan dalam perusahaan. • #engerjakan produksi suku cadang yang dibutuhkan konsumen.

Referensi

Dokumen terkait

Implikasi manajerial yang dapat diajukan bedasarkan hasil penelitian adalah penerapan sistem pengendalian manajemen dan pengendalian internal yang baik dapat

Penjualan produk pada agroindustri “Rajawali” dilakukan dengan tiga cara, diantaranya yaitu agroindustri menjual langsung produk kopi bubuk kepada konsumen,

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan sistem pengendalian manajemen perusahaan dalam mencapai efektifitas pencapaian target penjualan di PT.. INTI

&lt;#&gt; Risk Assessment (4.3.1) Penetapan Pengendalian Risiko (4.3.3) Penetapan Tujuan, Sasaran dan Program Manajemen K3 (4.4.5) Pengendalian dokumen (4.4.6) Pengendalian

SOP pada Divisi Pemasaran (bagian penjualan) telah dilaksankan sesuai dengan unsur-unsur pengendalian internal yaitu dengan adanya pemisahan tugas dan wewenang,

2. Setelah produk terjual, unit-unit usaha membagi kontribusi yang dihasilkan, dengan cara harga penjualan dikurangi biaya variable produksi dan pemasaran... Melaksanakan system

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN HUNIAN KAMAR PADA HOTEL WIN PALEMBANG SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Dari Syarat-Syarat Guna Memcapai Gelar

Pertama, pemahaman tentang pengaruh sistem pengendalian manajemen dan pengendalian internal terhadap kinerja keuangan akan membantu Rumah Sakit Jombang meningkatkan efisiensi