• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembuatan dan Karakterisasi Batako Ringan Berbahan Styrofoam dan Abu Vulkanik Gunung Sinabung.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pembuatan dan Karakterisasi Batako Ringan Berbahan Styrofoam dan Abu Vulkanik Gunung Sinabung."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI BATAKO RINGAN

BERBAHAN STYROFOAM DAN ABU VULKANIK GUNUNG SINABUNG

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian pembuatan dan karakteristik batako dengan memanfaatkan : abu vulkanik, semen, dan styrofoam. Variasi komposisi yang dibuat dalam penelitian ini meliputi variasi styrofoam : 0 %, 12.5 %, 25 %, 37.5 %, 50 % variasi abu vulkanik yang digunakan 50 %, 37.5 %, 25 %, 12.5 %, 0 % dan semen 50 % untuk semua variasi abu vulkanik dan styrofoam. Pengujian fisis dan mekanis yang dilakukan meliputi : densitas, daya serap air, kuat patah dan kuat impak. Hasil terbaik yang diperoleh dari pengujian yang telah dilakukan untuk nilai densitas yaitu pada variasi 50 % semen, 25 % abu vulkanik, 25 % styrofoam yaitu 1.86 gr/cm3. Untuk pengujian daya serap air, hasil terbaik yang diperoleh yaitu pada variasi 50 % semen, 25 % abu vulkanik, 25 % styrofoam nilai yang diperoleh yaitu 30.08 %. Untuk pengujian kuat impak, hasil terbaik yang diperoleh yaitu pada variasi 50 % semen, 25 % abu vulkanik, 25 % styrofoam yaitu 2029.4 J/m2. Untuk pengujian kuat patah nilai terbaik yang diperoleh yaitu pada variasi 50 % semen, 25 % abu vulkanik, 25 % styrofoam adalah sekitar 1.90 Mpa.

Kata kunci : batako ringan, abu vulkanik, styrofoam, semen

(2)

FABRICATION AND CHARACTERIZATION

OF LIGHT CONCRETE BASED ON

STYROFOAM AND SINABUNG VOLCANIC ASH

ABSTRACT

The research has been done on making and characterizing concrete block by using: volcanic ash, cement, and styrofoam. Variations of composition prepared in this research include variation of Styrofoam (0 %, 12.5 %, 25 %, 37.5 %, 50 %), variation of volcanic ash (50 %, 37.5 %, 25 %, 12.5 %, 0 %) of cement for all variations of volcanic ash and styrofoam. Physical and mechanical testing performed include: density, water absorption, fracture strength and impact strength. The best results for the density test were on the variation of 50 % of cement, 25 % of volcanic ash and 25 % of styrofoam which was 1.86 gr/cm3. For water absorption test, the best results were obtained on the variation of 50 % of cement, 25 % of volcanic ash and 25 % Styrofoam with the value obtained was 30.08%. For the impact strength test, the best results were obtained on the variation of 25 % of cement, 25 % of volcanic ash and 25 % of styrofoam, which was 2029.4 J/m2. For the fracture strength test, the best value were obtained on the variation of 50 % of cement, 25 % of volcanic ass and 25 % of Styrofoam,which was about 1.90 MPa.

Keywords: lightweight concrete blocks, volcanic ash, styrofoam, cement

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar nilai variasi bahan pengganti sebagian semen (abu vulkanik Gunung Sinabung dan serat aluminium) maka parameter kuat beton

Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan abu vulkanik gunung Sinabung sebagai bahan dasar pembuatan adsorben silika dan karakterisasinya, maka dapat

Dalam penelitian yang akan dilakukan ini mencoba menguasai teknologi pembuatan batako ringan dari campuran air, semen, pasir, dan styrofoam yaitu gabus putih yang banyak

sudah dilakukan sebagai upaya untuk rehabilitasi lahan pertanian yang tertutup abu vulkanik erupsi Gunung Sinabung belum memberikan hasil yang optimal mengingat

Ukuran partikel abu vulkanik yang dibuat dalam dua jenis yaitu abu vulkanik yang lolos ayakan 100 mesh (< 0,15 mm) dan abu vulkanik mikro ( ± 5,6 µm) cukup mempengaruhi

Untuk pengujian kuat tekan semua benda uji memenuhi SNI, komposisi abu vulkanik Gunung Kelud sebesar 0% dan 25% tergolong dalam mutu I, sedangkan komposisi

Berdasarkan pembuatan material geopolimer berbahan dasar abu vulkanik pada penelitian ini di dapatkan nilai kuat tekan yang paling optimum yaitu 16,81 MPa dengan

Untuk pengujian kuat tekan semua benda uji memenuhi SNI, komposisi abu vulkanik Gunung Kelud sebesar 0% dan 25% tergolong dalam mutu I, sedangkan komposisi