• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Penggunaan Media Jejaring Sosia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pengaruh Penggunaan Media Jejaring Sosia"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

PROSIDING

ISSN: 2443-1923

SEMINAR NASIONAL

HASIL PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN

“REKONSTRUKSI KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN DI INDONESIA”

STKIP PGRI JOMBANG

25 - 26 APRIL 2015

VOLUME 1

(4)

ii PPrroossiiddiinnggSSeemmiinnaarrNNaassiioonnaallHHaassiillPPeenneelliittiiaannPPeennddiiddiikkaannddaannPPeemmbbeellaajjaarraannVVooll..11NNoo..11TTaahhuunn22001155

HAK CIPTA

PROSIDING SEMINAR NASIONAL

HASIL PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN

“REKONSTRUKSI KURIKULUMDAN PEMBELAJARAN DI INDONESIA”

STKIP PGRI JOMBANG

25 - 26 APRIL 2015

Editor

Drs. Asmuni, M.Si. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Dr. Wiwin Sri Hidayati, .M.Si Pendidikan Matematika

Dr. Agus Prianto, M.Pd. Pendidikan Ekonomi

Wahyu Indra Bayu, M.Pd. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Khoirul Hasyim, M.Pd Pendidikan Bahasa Inggris

Banu Wicaksono, S.S., M.Pd. Pendidikan Bahasa Inggris

Risfandi Setyawan, M.Pd. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan

Mitra Ahli

Prof. Dr. Ali Maksum, M.Psi Universitas Negeri Surabaya

Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd Universitas Sebelas Maret Surakarta Prof. Dr. Nyoman S. Degeng, M.Pd Universitas Negeri Malang

Diterbitkan Oleh: STKIP PGRI JOMBANG

Hak Cipta © 2015

STKIP PGRI JOMBANG

(5)

ProsidingSeminarNasionalHasilPenelitianPendidikandanPembelajaran S

STTKKIIPPPPGGRRIIJJoommbbaanngg,,JJaawwaaTTiimmuurr,,IInnddoonneessiiaa,,2255--2266AApprriill22001155

iii

P

PrroossiiddiinnggSSeemmiinnaarrNNaassiioonnaallHHaassiillPPeenneelliittiiaannPPeennddiiddiikkaannddaannPPeemmbbeellaajjaarraannVVooll..11NNoo..11TTaahhuunn22001155 I

ISSSSNN22444433--11992233

PERSONALIA

SEMINAR NASIONAL

HASIL PENELITIAN PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN

“REKONSTRUKSI KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN DI INDONESIA”

STKIP PGRI JOMBANG 25 - 26 APRIL 2015

Steering Committee

Dr. Winardi, M,Hum. Ketua STKIP PGRI Jombang

Drs. Asmuni, M.Si. Pembatu Ketua I STKIP PGRI Jombang Dra. Siti Maisaroh, M.Pd. Pembantu Ketua II STKIP PGRI Jombang Dr. Agus Prianto, M.Pd. Pembatu Ketua III STKIP PGRI Jombang Dr. Nanik Sri Setyani, M.Si. Kaprodi Pendidikan Ekonomi

Drs. Kustomo, M.Pd. Kaprodi PPKn

Dr. Wiwin Sri Hidayati, M.Pd. Kaprodi Pendidikan Matematika Drs. Adib Darmawan, M.A. Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris

Dr. Susi Darihastining, M.Pd. Kaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Drs. M. Setyowahyu, S.H., M.M. Kaprodi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan

Organizing Committee

Dr. Munawaroh, M.Kes. Ketua Tatik Irawati, S.Pd., M.Pd. Sekretaris Rifa Nurmilah, S.Pd., M.Pd. Bendahara

M. Farhan Rafi, M.Pd. Sie Kesekretariatan

Cahyo Tri Atmojo, S.Pd., M.M. Sie Makalah dan Prosiding Mu’minin, S.Pd., M.A. Sie Persidangan

(6)

v

Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi Berbasis KKNI dan SN-Dikti

Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd.

Dr. Wiwin Sri Hidayati, M.Pd & Drs. Asmuni, M. Si.

51 – 56

Presentasi

Sub Tema: Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Tinggi

Problem Based Learning untuk menumbuhkan Critical Thinking dan Hasil Belajar Mahasiswa

Strategies of Successful and Less Successful Students of English Education Department STKIP PGRI Jombang in Completing Tenses Tasks

Erma Rahayu Lestari & Banu Wicaksono

75 – 85

Pembelajaran Berbasis Proyek Melalui Program Magang Sebagai Upaya Peningkatan Soft Skills Mahasiswa Untuk Mata Kuliah Akuntansi

Yulia Effrisanti

86 – 96

Pengaruh Penggunaan Media Jejaring Sosial Edmodo terhadap Partisipasi Mahasiswa dalam Diskusi Kelas pada Materi Ajar Teoretis dan Praktis

Asmuni & Wiwin Sri Hidayati

97 – 106

Implementasi Penggunaan Edmodo dalam Mata Kuliah Belajar Pembelajaran

Ima Chusnul Chotimah & Rosi Anjarwati

107 – 114

Improving The Ability In Structure I of Students STKIP PGRI Jombang Through The Process-Product Writing Approach

Chalimah & Afi Ni’amah

(7)

ProsidingSeminarNasionalHasilPenelitianPendidikandanPembelajaran

Proses Konstruksi Mahasiswa Calon Guru dalam Membuat Strategi Penyelesaian Masalah Pembagian Bilangan Pecahan

Esty Saraswati Nur Hartiningrum, Lia Budi Tristanti, & Edy Setio Utomo

125 – 140

Peningkatan Kompetensi Mengajar Mahasiswa Peer Teaching Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan STKIP PGRI Jombang Melalui Lesson Study

Basuki & Novita Nur S.

141 – 150

Student’s Verified Strategies of Paraphrasing (A Case Study of the Sixth Semester of English Students through Verbal Report)

Banu Wicaksono & Erma Rahayu Lestari

151 – 164

Tuturan Fatis Guru Besar dalam Perkuliahan Kelas Linguistik

Pahriyono

165 – 174

Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris dengan Sulih Suara

Muhammad Farhan Rafi & Tatik Irawati

175 – 185

The Implementation of Task-Based Writing for Teaching Expository Text

Lestari Setyowati & Sony Sukmawan

186 – 194

EFL Students Mispronouncing English Vowels

Ninik Suryatiningsih & Addini Zuhriyah

195 – 206

Analisis Kesalahan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Pasuruan dalam Menyelesaikan Soal Persamaan Diferensial Linier Homogen dan Tak Homogen

Rif’atul Khusniah

207 – 216

Analisis Keterampilan Mengajar Calon Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga Dan Kesehatan (Studi pada Mahasiswa S1 Program Studi Pendidikan

Jasmani dan Kesehatan STKIP PGRI Jombang yang Menempuh Program PPL)

Wahyu Indra Bayu & Risfandi Setyawan

217 – 224

Analisis Permasalahan Pemanfaatan Media Karikatur dalam Pembelajaran Ekonomi (Analisis pada Mahasiswa Praktikan Micro Teaching STKIP PGRI Jombang)

Nanik Sri Setyani

225 – 231

Perbandingan Bentuk Pemberian Hadiah Berupa Nilai Dengan Hukuman Berupa Tugas Terhadap Hasil Belajar Mata Kuliah Gulat Pada Mahasiswa Angkatan 2011D dan 2011E Program Studi Penjaskes STKIP PGRI Jombang

Rahayu Prasetiyo, Yudi Dwi Saputra, & Joan Rhobi Andrianto

232 – 236

Perspektif Sikap Berperilaku Moral Ekonomi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Program Kependidikan UM

Muhammad Basri

237 – 248

Re-Konstruksi Perilaku Melalui Pembelajaran Karakter Ulul Albab Dalam Rangka Mewujudkan SDM Perbankan Syariah Berdaya Saing Global

Siswanto, Yayuk Sri Rahayu, & Nihayatu Aslamatis Sholekah

(8)

vii

P

PrroossiiddiinnggSSeemmiinnaarrNNaassiioonnaallHHaassiillPPeenneelliittiiaannPPeennddiiddiikkaannddaannPPeemmbbeellaajjaarraannVVooll..11NNoo..11TTaahhuunn22001155

Manajemen Sarana Prasarana dalam Meningkatkan Proses Pembelajaran di STKIP PGRI Pasuruan

Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Inflasi di Indonesia: Pendekatan Error Correction Model (ECM)

Struktur Tingkat Perbandingan Frasa Ajektiva dalam Majalah Jaya Baya

Heny Sulistyowati

318 – 324

Analisis Pengembangan Potensi Ekonomi Lokal Untuk Menguatkan Daya Saing Daerah Di Kabupaten Jombang

Hubungan Motivasi Berprestasi dan Disiplin Diri dengan Prestasi Renang 50 Meter Gaya Bebas

Ahmad Yani

345 – 354

Presentasi

Sub Tema: Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Menengah

Pengembangan Kurikulum dalam Implementasi Pendidikan Karakter Di SMK

Diah Puji Nali Brata

357 – 366

Penerapan SEM (Sport Education Model) dalam Konteks Kurikulum 2013

Rama Kurniawan & Adang Suherman

367 – 378

Efektifitas Model Pembelajaran Inkuiri Berbasis Karakter Untuk Meningkatkan Moralitas Ekonomi Siswa Kelas X SMAN 3 Jombang

Ayu Dwidyah Rini

379 – 387

The Effect of Task Planning on Students’ EFL Writing Cohesion

Rofiqoh

388 – 399

Survey Keterampilan Mengajar Guru Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Hendra Mashuri & Rizki Apriliyanto

400 – 410

Internalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Ekonomi SMA

Leny Noviani

(9)

ProsidingSeminarNasionalHasilPenelitianPendidikandanPembelajaran

Pengaruh Penerapan Metode Tutor Sebaya, Pemberian Tugas, dan Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Kompetensi Keahlian

Adminstrasi Perkantoran di SMK Negeri I Magetan dan SMK PSM 2 Kawedanan Magetan

Tutik Aminah

420 – 433

Efektivitas Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa Kelas XII APK-1 Semester 1 SMK Negeri 1 Magetan Materi Mengolah Data/Informasi Tahun

2013/2014

Arum Yuliani

434 – 448

Pengaruh Metode Pembelajaran Simulasi, Drill, dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa pada Kompetensi Keahlian Akuntasi di SMK Negeri 1 Magetan dan SMK PSM 2 Kawedanan Magetan Tahun Pelajaran 2013-2014

Rina Sumaiyanti

449 – 463

Penerapan Metode Role Playing Terhadap Hasil Belajar Keterampilan Dasar Smash Normal (Open Smash) Dalam Permainan Bolavoli Pada Peserta Didik Kelas X AK 1 SMK PGRI 1 Jombang

Olivia Dwi Cahyani

464 - 470

Pengaruh Media Presentasi Program Adobe Flash, Powerpoint dan Motivasi Terhadap Hasil Belajar Kompetensi Mengelola Kas Bank pada Siswa Kelas XI Akuntansi di SMK 1 Magetan dan SMK PSM 2 Kawedanan Tahun Pelajaran 2013/2014

Sri Winarningsih

471 – 483

Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran Ekonomi (Studi Pada Siswa Kelas X SMK Matsna Karim Desa Bulurejo Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang)

Dwi Wahyuni

484 – 493

Pengaruh Bahan Ajar Berbasis Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Pada Mata Pelajaran Ekonomi SMA Negeri 2 Bondowoso

Dedy Wijaya Kusuma

494 – 502

Peran MGMP Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Ekonomi Tingkat SMA Di Kabupaten Jombang

Diah Dinaloni

503 – 513

Pengaruh Pembelajaran Variasi dan Kombinasi Aktivitas Bermain Bolavoli Terhadap Kemampuan Melakukan Passing Atas, Bawah dan Servis Atas Bolavoli Pada Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Negeri 5 Jombang

Mohammad Zaim Zen & Achmed Zoki

514 – 525

Kinerja Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMAN, dan SMKN Se-Kabupaten Mojokerto Berdasarkan Latar Belakang Pendidikan Tahun 2014

Puguh Setya Hasmara, Arsika Yunarta, & Dian Wahyudin

(10)

ix

P

PrroossiiddiinnggSSeemmiinnaarrNNaassiioonnaallHHaassiillPPeenneelliittiiaannPPeennddiiddiikkaannddaannPPeemmbbeellaajjaarraannVVooll..11NNoo..11TTaahhuunn22001155

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendidikan Sistem Ganda (PSG) Di SMKN 2 Selong Tahun Pelajaran 2013/2014

Muhamad Ali

538 – 548

Analisis Metakognisi Siswa Dalam Menyelesaikan Soal-Soal Bangun Datar Berdasarkan Kemampuan Matematika

Mochammad Edy Santoso & Oemi Noer Qomariyah

549 – 560

Pengaruh Dukungan Organisasi dan Potensi Kreatif Terhadap Praktek Kerja Kreatif (Studi Terhadap Para Guru Di Kabupaten Jombang)

Agus Prianto

561 – 576

Kepemimpinan Kepala Sekolah pada Sekolah Negeri di Pondok Pesantren (Studi Multikasus pada Tiga Sekolah Negeri di Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso Peterongan Kabupaten Jombang)

Firman

577 – 584

Penempatan Program Keahlian Di Sekolah Menegah Kejuruan Dalam Membentuk Kreativitas Siswa

Mayasari

585 – 594

Presentasi

Sub Tema: Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Dasar

Implementasi Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dan Metode Jigsaw Serta Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 2 Ngariboyo dan SMPN 1 Ngariboyo

Sugiharto

597 – 612

Penerapan Metode Polya Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Pokok Bahasan Aritmatikasosial di Kelas VII Putra SMP Yadika Bangil

Andika Setyo Budi Lestari

613 – 623

Pengaruh Model Project Based Learning pada Pembelajaran Penjasorkes Terhadap Kreativitas Siswa

(Studi pada Siswa Kelas VIII-A SMP Negeri 1 Plosoklaten Kabupaten Kediri)

Hasan Saifuddin & Bayu Budi Prakoso

624 – 636

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Gerak Dasar Lompat Jauh Dengan Menggunakan Alat Bantu Tradisional

Nur Ahmad Muharram & Ardhi Mardiyanto

637 – 646

Pengaruh Metode Mengajar dan Persepsi Kinestetik Terhadap Keterampilan Dasar Bermain Sepak Bola

Slamet Raharjo

647 – 657

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Pendekatan

Pembelajaran Open Ended Materi Pokok SPLDV Di Kelas VIII MTsN Denanyar Jombang

Ahmad Bahrul Ulum & Oemi Noer Qomariyah

(11)

ProsidingSeminarNasionalHasilPenelitianPendidikandanPembelajaran

Kesalahan Siswa Sekolah Dasar dalam Merepresentasikan Pecahan pada Garis Bilangan

Eny Suryowati

668 – 678

Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay Pada Pembelajaran Segiempat

Titik Idayanti & Ama Noor Fikrati

679 – 690

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation dalam

Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa

Veni Saputri

691 – 697

Pegaruh Penerapan Model Pembelajaran Taktis dan Kemampuan Motorik Terhadap Hasil Belajar Bolavoli Pada Siswa Putra Kelas VIII SMPN 4 Lamongan

Ilmul Ma’arif, Zakaria Wahyu Hidayat, & Kahan Tony Hendrawan

698 – 709

Perbandingan Metode Pembelajaran Whole Practice dan Part Practice

Terhadap Hasil Belajar Dribbling Bolabasket (Studi Kelas V SDK Santo Yusup Surabaya)

Kompetensi Guru Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan Di MIN Rejoso Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang

Agus Budi Hartono

Penerapan Model Pembelajaran Scramble Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Arab Siswa Kelas V MI Muhammadiyah I Jombang Tahun Pelajaran 2013/2014

Mindaudah

762 – 771

Javanesse Cultural School JCS Untuk Anak Usia Dini: Sebuah Konsepsi

Untuk Mengembalikan Karakter Lokal

M. Syaifuddin S. & Erni Munastiwi

772 – 780

Pelaksanaan Pendidikan Inklusif Pada Sekolah Dasar Di Kabupaten Banyuwangi

Aliya Fatimah

(12)

98 PPrroossiiddiinnggSSeemmiinnaarrNNaassiioonnaallHHaassiillPPeenneelliittiiaannPPeennddiiddiikkaannddaannPPeemmbbeellaajjaarraannVVooll..11NNoo..11TTaahhuunn22001155

Pengaruh Penggunaan Media Jejaring Sosial Edmodo terhadap Partisipasi

Mahasiswa dalam Diskusi Kelas pada Materi Ajar Teoretis dan Praktis

Asmuni 5 ([email protected]) Wiwin Sri Hidayati 6 ([email protected])

Abstract

This study aimed in obtaining empirical evidence of: (1) the influence of using social network media Edmodo to student participation in class discussions on teaching materials which are theoretical and practical; (2) the relationship between the use of social network media Edmodo with student participation in class discussion on the theoretical teaching materials; (3) the relationship between the use of social network media Edmodo with student participation in class discussion on practical teaching materials.

This research is experimental study by using a factorial design. Variables consists two independent variables, namely the use of social media Edmodo (x1) and without the use of Edmodo (x2). The dependent variable consists of two variables, namely the participation of students in a class discussion on the theoretical teaching material (y1), and practical (y2). The experiment was conducted in STKIP PGRI Jombang, East Java, Indonesia. The study population is students participating in the course Philosophy of Education in odd semester academic year 2014/2015, there are 186 students. Samples were taken by using random sampling 174 students. Data collection techniques uses authentic assessment techniques. The data analysis techniques uses multivariate analysis of variance (MANOVA) using SPSS v.16.0 for Windows.

The research proves that (1) there is the influence of social network media use Edmodo to student participation in class discussions on teaching materials which are theoretical and practical; (2) there is a relationship between the use of social network media Edmodo with student participation in class discussion on the theoretical teaching materials; (3) there is a relationship between the use of social network media Edmodo with student participation in class discussion on practical teaching materials.

Keywords: edmodo, participation, discussion, theoretical, practical.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang: (1) pengaruh penggunaan media jejaring sosial Edmodo terhadap partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas pada materi aja r teoretis dan praktis; (2) hubungan antara penggunaan media jejaring sosial Edmodo dengan partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas pada materi ajar teoretis; (3) hubungan antara penggunaan media jejaring sosial Edmodo dengan partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas pada materi ajar praktis.

Penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen dengan desain faktorial. Variabel penelitian terdiri dari dua variabel independen, yaitu penggunaan media jejaring sosial Edmodo (x1) dan tanpa Edmodo (x2). Variabel dependen terdiri dua variabel, yaitu partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas pada materi ajar teoretis (y1), dan praktis (y2). Penelitian dilaksanakan di STKIP PGRI Jombang, Jawa Timur. Populasi penelitian adalah mahasiswa peserta matakuliah Filsafat Pendidikan pada semester gasal tahun akademik 2014/2015 yang berjumlah 186 mahasiswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling sebanyak 174 mahasiswa . Teknik pengumpulan data menggunakan teknik assesment otentik. Teknik analisis data menggunakan analisis varian multivariat (MANOVA) dengan aplikasi SPSS v.16.0 for windows.

Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) terdapat pengaruh penggunaan media jejaring sosial Edmodo terhadap partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas pada materi ajar teoretis da n praktis; (2) terdapat hubungan antara penggunaan media jejaring sosial Edmodo dengan partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas pada materi ajar teoretis; dan (3) terdapat hubungan antara penggunaan media jejaring sosial Edmodo dengan partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas pada materi ajar praktis.

Kata Kunci: edmodo, partisipasi, diskusi, teoretis, praktis.

5 Dosen Program Studi P PKn, STKIP PGRI Jombang, Jawa Timur

(13)

ProsidingSeminarNasionalHasilPenelitianPendidikandanPembelajaran

Sistem pembelajaran merupakan bagian penting untuk mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi. Sistem pembelajaran yang baik mampu memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk membuka potensi dirinya dalam menginternalisasikan knowledge, skills dan attitudes serta pengalaman belajar sebelumnya (Ilah Sailah, dkk., 2014). Permendikbud No. 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, telah mengharuskan sistem pembelajaran di perguruan tinggi berbasis pada capaian pembelajaran (Pasal 5, 6, 7), serta proses pembelajarannya memiliki karakteristik yang mencerminkan sifat interaktif, holistik, integratif, saintifik, kontekstual, tematik, efektif, kolaboratif, dan berpusat pada mahasiswa (Pasal 11 ayat (1)). Oleh karena itu pola pembelajaran di perguruan tinggi yang terpusat pada dosen (Teaching Centered Learning) dinilai sudah tidak memadai lagi, dan harus diubah menjadi berpusat pada mahasiswa (Student Centered Learning) (Ilah Sailah, dkk., 2014). Di sisi lain, teknologi informasi dan komunikasi (ICT) semakin berkembang dan semakin terjangkau oleh dosen dan mahasiswa. Komputer/laptop dan internet, misalnya, bukan lagi sebagai sesuatu yang asing bagi mereka. Hal ini sangat memungkinkan untuk memanfaatkan ICT sebagai media/teknologi pembelajaran, seperti untuk penerapan model blended learning (kombinasi pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran melalui internet), atau sebagai penunjang (support/complement) pembelajaran. Model pembelajaran ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain dapat meningkatkan pedagogi, akses dan fleksibilitas, serta efektifitas dan efisiensi (Graham, 2009). Apalagi belakangan ini tersedia banyak aplikasi berbasis internet, seperti email, web blog, facebook, twitter, instagram, line, watsap, BBM, fb massanger, dan lain-lain yang mudah diakses secara gratis. Namun pada umumnya beberapa fasilitas ini hanya dimanfaatkan sebagai jejaring sosial (social network) saja, meskipun fasilitas itu memang disediakan sebagai media jejaring sosial (dan bisnis), tetapi dengan kreativitas dan inovasi guru/dosen dapat dimanfaatkan untuk keperluan pendidikan dan pembelajaran.

Pada prinsipnya media jejaring sosial adalah media pertukaran yang dinamis (dynamic exchange) antar orang, kelompok, dan institusi dalam lingkungan yang kompleks, dan memiliki karakteristik instrinsik sesuai dengan maksud penggunanya, antara lain membantu komunikasi, bertukar informasi, menambah teman, atau bahkan untuk modus berbagai kejahatan. Karakteristik instrinsik

inilah

yang memungkinkan dapat diubah pemanfaatannya sebagai sarana yang ideal untuk meningkatkan proses pendidikan, di samping ia memang menyediakan berbagai manfaat untuk setting pendidikan. Seperti facebook dapat di-setting untuk keperluan pendidikan, yaitu melalui fasilitas pengelolaan group, tetapi terdapat kelemahan masalah privasi, sehingga tidak cocok untuk sarana pembelajaran kelas (Arroyo, 2011), meskipun facebook juga menyediakan pengaturan privasi.

(14)

100 PPrroossiiddiinnggSSeemmiinnaarrNNaassiioonnaallHHaassiillPPeenneelliittiiaannPPeennddiiddiikkaannddaannPPeemmbbeellaajjaarraannVVooll..11NNoo..11TTaahhuunn22001155

Polling yang dilakukan peneliti (Teacher) bulan September 2014 terhadap mahasiswa (Student) group Filsafat Pendidikan, pada umumnya merespon positif. Data menunjukkan 22,99% votes menyatakan sangat setuju (SS) bahwa diskusi melalui "Edmodo" dapat meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal secara tertulis, 77,01% menyatakan setuju (S), 0% yang menyatakan tidak setuju (TS) dan sangat tidak setuju (STS). Ini artinya bahwa diskusi melalui media jejaring sosial Edmodo dapat meningkatkan ketrampilan komunikasi interpersonal.

Namun ironisnya, media jejaring sosial Edmodo kurang dikenal dan kurang digunakan oleh guru/dosen untuk keperluan pembelajaran, terlebih lagi siswa atau mahasiswanya (Thongmak, 2013). Hal ini menunjukkan, bahwa dalam kasus Thailand (Thongmak, 2013) khususnya, dan di Negara-negara berkembang lainnya, termasuk Indonesia, penggunaan media jejaring sosial Edmodo sebagai media/teknologi pembelajaran belumlah sampai pada predikat memuaskan. Di sisi lain (pengalaman peneliti), tingkat partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas (aktivitas pembelajaran tatap muka) di masing-masing kelas relatif rendah, bahkan kadang hanya didominasi oleh mahasiswa tertentu yang memiliki kemampuan komunikasi lisan baik, sementara mahasiswa lainnya tidak jarang pula hanya sebagai pendengar setia, diam sambil menonton temannya yang penuh semangat mendiskusikan materi perkuliahan.

Oleh karena itulah penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang: (1) pengaruh penggunaan media jejaring sosial Edmodo terhadap partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas pada materi ajar teoretis dan praktis; (2) hubungan antara penggunaan media jejaring sosial Edmodo dengan partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas pada materi ajar teoretis; (3) hubungan antara penggunaan media jejaring sosial Edmodo dengan partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas pada materi ajar praktis.

Landasan Teori

Media jejaring sosial Edmodo lahir setelah media jejaring sosial Facebook berkembang pesat jumlah penggunanya. Hampir setiap orang yang memiliki jaringan internet, baik komputer (PC), laptop, tablet, atau ponsel pasti mengenal dan mungkin memiliki account Facebook. Edmodo diciptakan oleh Nic Borg dan Jeff O'Hara pada akhir tahun 2008. Borg & O’Hara menyadari kebutuhan lingkungan sekolah untuk berkembang memenuhi tuntutan dunia abad ke-21. Keberhasilan platform jejaring sosial sebelumnya, seperti MySpace dan Facebook, menunjukkan bahwa banyak siswa sebagai pengguna media jejaring sosial tersebut tetapi aktivitas mereka tidak terhubung dengan belajar dan pembelajaran di sekolah. Borg & O'Hara percaya bahwa jejaringan sosial diarahkan pada kebutuhan peserta didik bisa memberi dampak besar terhadap bagaimana mereka berkolaborasi, dan belajar dalam dunia mereka, daripada mengandalkan setting guru mereka di sekolah (Gushiken, 2013). Jadi bisa dikatakan bahwa Edmodo merupakan media jejaring sosial yang dipersiapkan untuk belajar dan pembelajaran bagi guru dan siswa, dosen dan mahasiswa, sehingga tercipta sistem pembelajaran yang inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.

(15)

ProsidingSeminarNasionalHasilPenelitianPendidikandanPembelajaran S

STTKKIIPPPPGGRRIIJJoommbbaanngg,,JJaawwaaTTiimmuurr,,IInnddoonneessiiaa,,2255--2266AApprriill22001155

101

P

PrroossiiddiinnggSSeemmiinnaarrNNaassiioonnaallHHaassiillPPeenneelliittiiaannPPeennddiiddiikkaannddaannPPeemmbbeellaajjaarraannVVooll..11NNoo..11TTaahhuunn22001155

I

ISSSSNN22444433--11992233

Karakteristik media jejaring sosial Edmodo dapat pula dipahami dari fitur-fitur yang disediakan. Fitur Edmodo berbasis pengguna, yaitu guru/dosen (Teacher), siswa/mahasiswa (Student), dan orang tua (Parent), sehingga fitur-fiturnya pun disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan dan pembelajaran, yaitu fitur: (a) Groups, digunakan oleh Teacher untuk mengelompokkan students berdasarkan kelas, mata kuliah/pelajaran, atau lainnya yang dilengkapi dengan code PIN masing-masing. (b) Alert, digunakan oleh Teacher untuk memberi pesan penting/khusus. (c) Assignment, digunakan oleh Teacher untuk memberi tugas kepada students. Fitur ini dilengkapi dengan batas waktu (deadline) dan attach file (melampirkan file) sehingga students dapat mengunduh dan/atau mengirim laporan tugas dalam bentuk file kepada Teacher. (d) Quiz, digunakan oleh Teacher untuk memberi assesmen beserta batas waktu penyelesaiannya. (e) Gradebook, digunakan oleh Teacher untuk memberi nilai students dari hasil Assignment dan Quiz. (f) Polling, digunakan oleh Teacher untuk mengetahui respon student tentang sesuatu yang terkait dengan pelajaran dan proses pembelajaran (umpan balik). (g) File and Links, digunakan oleh Teacher dan students untuk mengirim pesan dan link pada group. (h) Library, digunakan untuk menyimpan dan menyebarkan berbagai sumber belajar kepada students maupun group. (i) Parents Codes, berfungsi untuk memberi kesempatan kepada orangtua/wali masing-masing students untuk invite sehingga dapat memantau aktivitas belajar anaknya. Contoh fitur-fitur Edmodo dapat dilihat pada Gambar 1 di bawah ini.

Gambar 1: Fitur-fitur pada ‘Home’ Edmodo (edmodo.com)

(16)

102 PPrroossiiddiinnggSSeemmiinnaarrNNaassiioonnaallHHaassiillPPeenneelliittiiaannPPeennddiiddiikkaannddaannPPeemmbbeellaajjaarraannVVooll..11NNoo..11TTaahhuunn22001155

Gambar 2: Fitur posting dan reply Edmodo (edmodo.com)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa pendekatan diskusi yang dihasilkan meningkat kuat dalam jumlah bicara mahasiswa dan bersamaan pengurangan jumlah bicara dosen, serta perbaikan substansial dalam pemahaman teks (Murphy, et al., 2009). Artinya partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas dapat meningkat seiring peningkatan kemampuan komunikasi interpersonal, begitu juga sebaliknya.

Dasar pemikiran teoritis untuk menjelaskan peran diskusi kelas (sebagai strategi pembelajaran) sebagian besar dari teori sociocognitive dan sosial budaya. Menurut Piaget, interaksi sosial adalah sarana utama untuk mempromosikan penalaran individu. Demikian pula Vygotsky, pembelajaran dipahaminya sebagai proses budaya.

Menurut Wertsch, Del Rio, dan Alvarez sebagaimana dikutip oleh Murphy, et al (2009), menjelaskan bahwa ketika mahasiswa berinteraksi dengan orang lain dalam kelompok dengan cara yang mendalam dan bermakna, maka temuan yang dihasilkan berada di luar kemampuan dan disposisi dari mahasiswa secara individual. Mahasiswa ke diskusi membawa nilai sosial dan budaya yang unik, latar belakang pengalaman, dan pengetahuan sebelumnya dan asumsi. Melalui interaksi, mahasiswa menggabungkan cara berpikir dan berperilaku, bahwa pengetahuan, keterampilan, dan disposisi yang diperlukan untuk mendukung transfer ke situasi lain memerlukan pemecahan masalah independen.

Dengan demikian secara teoretis, proses interaksi atau komunikasi interpersonal yang dihasilkan dari proses diskusi, baik melalui diskusi dalam media jejaring sosial Edmodo maupun diskusi kelas (tatap muka), terdapat hubungan dan saling berpengaruh. Meskipun harus dipahami pula bahwa masih banyak variabel (faktor) lain yang harus dipertimbangkan, terutama kemampuan ICT mahasiswa.

Metode Penelitian

(17)

ProsidingSeminarNasionalHasilPenelitianPendidikandanPembelajaran variabel kontrol (x2) adalah tanpa penggunaan media jejaring sosial Edmodo. Variabel kontrol (experimental control) diperlukan untuk menghindari ‘pengganggu’ (intervening variable) agar dapat memastikan bahwa satu-satunya variabel yang yang berubah secara sistematis adalah variabel uji (x1), sekaligus untuk meminimalkan variasi acak dalam data sehingga dapat menyoroti pengaruh variabel uji (x1) tersebut (Miller, 1996). Demikian juga variabel dependen (y) juga terdiri dari dua variabel, yaitu partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas pada materi ajar teoretis (y1), dan materi ajar praktis (y2). Kedua variabel dependen ini mengacu desain tindakan berulang (repeated measures design) dari Miller (1996), dimana variabel y2 merupakan tindakan berulang dari variabel y1. Artinya, bahwa variabel y2 (materi ajar praktis) merupakan penerapan dari varibel y1 (teori dari aliran Filsafat Pendidikan) berupa kajian atau analisis kritis terhadap masalah-masalah aktual dan faktual pendidikan (dan pembelajaran) di Indonesia. Varibel y1 dilaksanakan pada paruh semester pertama (sebelum ujian tengah semester), sedangkan variabel y2 dilaksanakan pada paruh semester kedua (sesudah ujian tengah semester).

Penelitian dilaksanakan di STKIP PGRI Jombang, Jawa Timur, Indonesia. Populasi adalah mahasiswa peserta matakuliah Filsafat Pendidikan pada semester gasal tahun akademik 2014/2015 (September 2014 s.d Februari 2015) yang berjumlah 186 mahasiswa yang dikelompokkan ke dalam 4 (empat) kelas pararel. Pembelajaran pada empat kelas ini diperlakukan sama, yaitu sama-sama diterapkan strategi pembelajaran diskusi kelompok kecil (small group discussions) di luar jam perkuliahan (terstruktur), dan presentasi dalam diskusi kelas (class discussion), serta diskusi umum (semua kelas) dalam media jejaring sosial Edmodo di luar jam perkuliahan sebagai perkuliahan mandiri. Karena bersifat mandiri, maka diskusi umum dalam media jejaring sosial Edmodo sifatnya tidak wajib, sehingga hanya sebagian yang aktif dan sebagian lainnya tidak invite di media jejaring sosial Edmodo.

Sampel diambil dengan teknik random sampling, dengan ketentuan bahwa yang menjadi sampel penelitian adalah mahasiswa (populasi) yang aktif mengikuti diskusi kelas (perkuliahan tatap muka) minimal 90% dari total pertemuan, dengan tanpa memandang jenis kelamin dan segala latar belakangnya. Ketentuan sampel ini sengaja dibuat oleh peneliti dengan maksud agar sampel dengan aktivitas belajar yang relatif sama sehingga dapat diperoleh data yang relatif homogin. Dari hasil analisis dokumen (presensi) dan laporan penilaian presentasi dari teman sekelas diketahui bahwa mahasiswa yang memenuhi kriteria sampel (sebelum maupun sesudah tengah semester) sebanyak 174 mahasiswa, terdiri dari 89 mahasiswa aktif berdiskusi dalam media jejaring sosial Edmodo dan 85 mahasiswa tidak invite.

(18)

104 PPrroossiiddiinnggSSeemmiinnaarrNNaassiioonnaallHHaassiillPPeenneelliittiiaannPPeennddiiddiikkaannddaannPPeemmbbeellaajjaarraannVVooll..11NNoo..11TTaahhuunn22001155

Hasil Penelitian

Asumsi MANOVA bahwa varian tiap-tiap variabel dependen adalah sama (homogen). Demikian pula matriks varian/covarian dari variabel dependen adalah sama. Homoginitas varian maupun matriks varian/covarian dari variabel dependen merupakan syarat penggunaan uji statistik MANOVA (Miller, 1996; Izenman, 2008; Jobson; 1991).

Dalam penelitian ini uji homogenitas varian tiap-tiap variabel dependen menggunakan uji Levene’s sebagaimana disajikan pada Tabel 1 sebagai berikut:

Tabel 1 Uji Levene’s (Homoginitas varian tiap-tiap variabel dependen)

Levene's Test of Equality of Error Variancesa

F df1 df2 Sig.

Y1 .122 1 172 .727

Y2 8.787 1 172 .003

Tests the null hypothesis that the error variance of the dependent variable is equal across groups.

a. Design: Intercept + X

Pada Tabel 1 terlihat bahwa hasil uji Levene’s menunjukkan bahwa nilai Fy1 = 0,122 pada

signifikansi 0,727 dan nilai Fy2 = 8,787 pada signifikansi 0,003. Jika pada uji MANOVA

ditetapkan probabilitas signifikansi 0,05 berarti variabel y1 tidak signifikan karena Sig.y1 =

0,727 > 0,05 yang berarti bahwa variabel y1 memiliki varian yang homogen sesuai dengan asumsi MANOVA. Namun pada variabel y2 ternyata signifikan karena Sig.y2 = 0,003 < 0,05

yang berarti bahwa variabel y2 tidak homogen dan menyalahi asumsi MANOVA. Meskipun demikian syarat uji MANOVA dinilai masih kuat (robust) dan bisa dilanjutkan analisisnya.

Sedangkan uji homogenitas matriks varian/covarian dari variabel dependen menggunakan uji Box’s M sebagaimana disajikan pada Tabel 2 sebagai berikut:

Tabel 2 Uji Box’s M (Homoginitas matriks varian/covarian dari variabel dependen)

Box's Test of Equality of Covariance Matricesa

Box's M 5.842

F 1.923

df1 3

df2 5.713E6

Sig. .123

Tests the null hypothesis that the observed covariance matrices of the dependent variables are equal across groups.

a. Design: Intercept + X

(19)

ProsidingSeminarNasionalHasilPenelitianPendidikandanPembelajaran S

STTKKIIPPPPGGRRIIJJoommbbaanngg,,JJaawwaaTTiimmuurr,,IInnddoonneessiiaa,,2255--2266AApprriill22001155

105

P

PrroossiiddiinnggSSeemmiinnaarrNNaassiioonnaallHHaassiillPPeenneelliittiiaannPPeennddiiddiikkaannddaannPPeemmbbeellaajjaarraannVVooll..11NNoo..11TTaahhuunn22001155

I

ISSSSNN22444433--11992233

untuk dilanjutkan. Dengan kata lain, bahwa uji MANOVA pada penelitian ini “lulus” uji homogenitas sehingga layak dijadikan metode analisis data (uji statistik).

Berdasarkan hasil uji MANOVA terbukti bahwa terdapat perbedaan partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas pada materi ajar teoretis (y1) dan praktis (y2) antara yang aktif berdiskusi dalam media jejaring sosial Edmodo (x1) dengan yang tidak mengikuti diskusi dalam media jejaring sosial Edmodo (x2). Hal ini terlihat pada Tabel 3 sebagai berikut:

Tabel 3 Uji Multivariat

Multivariate Testsb

Effect Value F Hypothesis df Error df Sig.

Intercept Pillai's Trace .957 1.887E3a 2.000 171.000 .000

Wilks' Lambda .043 1.887E3a 2.000 171.000 .000

Hotelling's Trace 22.074 1.887E3a 2.000 171.000 .000

Roy's Largest Root 22.074 1.887E3a 2.000 171.000 .000

X Pillai's Trace .316 39.457a 2.000 171.000 .000

Wilks' Lambda .684 39.457a 2.000 171.000 .000

Hotelling's Trace .461 39.457a 2.000 171.000 .000

Roy's Largest Root .461 39.457a 2.000 171.000 .000

a. Exact statistic b. Design: Intercept + x

Hasil uji multivariat (MANOVA) pada Tabel 3 membuktikan bahwa nilai F dari effect x (Edmodo) dengan analisis Pillai’s Trace, Wilk Lambda, Hotelling’s Trace, dan Roy’s Largest Root menunjukkan pada Sig. (signifikansi) 0,000. Jika pada uji MANOVA ditetapkan probabilitas signifikansi 0,05 berarti nilai F dari analisis Pillai’s Trace, Wilk Lambda, Hotelling’s Trace, dan Roy’s Largest Root semuanya lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian nilai F dari analisis Pillai’s Trace, Wilk Lambda, Hotelling’s Trace, dan Roy’s Largest Root semuanya signifikan. Artinya, bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari kedua varibel dependen (y1 dan y2) antara kedua variabel independen (x1 dan x2).

Selanjutnya pada uji between-subjects effects disajikan pada Tabel 4 sebagai berikut:

Tabel 4 Uji between-subjects effects

Tests of Between-Subjects Effects

Source

Dependent Variable

Type III Sum

of Squares Df Mean Square F Sig.

Corrected Model y1 16.519a 1 16.519 17.858 .000

y2 55.939b 1 55.939 78.808 .000

Intercept y1 1944.105 1 1944.105 2.102E3 .000

y2 2227.526 1 2227.526 3.138E3 .000

Y y1 16.519 1 16.519 17.858 .000

(20)

106 PPrroossiiddiinnggSSeemmiinnaarrNNaassiioonnaallHHaassiillPPeenneelliittiiaannPPeennddiiddiikkaannddaannPPeemmbbeellaajjaarraannVVooll..11NNoo..11TTaahhuunn22001155

Error y1 159.096 172 .925

y2 122.089 172 .710

Total y1 2129.000 174

y2 2423.000 174

Corrected Total y1 175.615 173

y2 178.029 173

a. R Squared = .094 (Adjusted R Squared = .089) b. R Squared = .314 (Adjusted R Squared = .310)

Pada Tabel 4 terlihat bahwa pada sumber Y nilai Fy1 = 17,858 pada Sig. (signifikansi)

0,000 dan nilai Fy2 = 78,808 pada Sig. (signifikansi) 0,000. Jika pada uji MANOVA ditentukan

probabilitas signifikansi 0,05, berarti nilai Fy1 maupun nilai Fy2 lebih kecil dari 0,05. Hal ini

membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan variabel y1 yang diakibatkan oleh varibel x1. Demikian pula terdapat perbedaan yang signifikan variabel y2 yang diakibatkan oleh varibel x1.

Dengan demikian hasil penelitian ini membuktikan bahwa (1) terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media jejaring sosial Edmodo terhadap partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas pada materi ajar teoretis maupun praktis. (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media jejaring sosial Edmodo dengan partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas pada materi ajar yang bersifat teoretis. (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media jejaring sosial Edmodo dengan partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas pada materi ajar yang bersifat praktis.

Rekomendasi

1. Penggunaan media jejaring sosial Edmodo efektif untuk dipraktikan dalam pembelajaran di perguruan tinggi, baik untuk matakuliah yang bersifat teoretis maupun praktis (terapan atau analisis), karena banyak ragam kompetensi yang dapat diperoleh mahasiswa.

2. Penelitian lanjutan yang berfokus pada penggunaan jejaring sosial Edmodo masih sangat diperlukan, terutama yang terkait dengan pengembangan atribut-atribut soft skills.

Daftar Pustaka

Arroyo, C. G. (2011). On-line social networks: innovative ways towards the boost of collaborative language learning. International Conference ICT for Language Learning, 4th edition.

Basori (2013). Pemanfaatan social learning network ”Edmodo” dalam membantu perkuliahan teori bodi otomotif di Prodi PTM JPTK FKIP UNS. Jurnal JIPTEK 6(2), Juli 2013, 99-105.

edmodo.com (https://www.edmodo.com)

Gall, M.D., Gall, J.P., & Borg, W.R. (2007). Educational research: An introduction, eighth

edition. Boston: Person Education, Inc.

Graham, C. R. (2009). Blended learning models. Encyclopedia of Information Science and Technology, 375-382.

(21)

ProsidingSeminarNasionalHasilPenelitianPendidikandanPembelajaran S

STTKKIIPPPPGGRRIIJJoommbbaanngg,,JJaawwaaTTiimmuurr,,IInnddoonneessiiaa,,2255--2266AApprriill22001155

107

P

PrroossiiddiinnggSSeemmiinnaarrNNaassiioonnaallHHaassiillPPeenneelliittiiaannPPeennddiiddiikkaannddaannPPeemmbbeellaajjaarraannVVooll..11NNoo..11TTaahhuunn22001155

I

ISSSSNN22444433--11992233

Ilah Sailah, dkk. (2014). Buku kurikulum pendidikan tinggi. Jakarta: Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Izenman, A.J. (2008). Modern multivariate statistical techniques: regression, classification, and

manifold learning. New York, NY: Springer Science+Business Media, LLC.

Jobson, J.D. (1991). Applied multivariate data analysis, volume I: regression and experimental design. New York, NY: Springer Science+Business Media.

Thongmak, Mathupayas (2013), Social network system in classroom: antecedents of edmodo adoption. Journal of e-Learning and Higher Education, Vol. 2013 (2013), pp. 1-15. Miller, S. (1996). Experimental design and statistics (2nd edition). New York: Routledge.

Murphy, P. K., et al. (2009). Examining the effects of classroom discussion on students’ comprehension of text: a meta-analysis. Journal of Educational Psychology, 101(3), 740-764.

Gambar

Gambar 1: Fitur-fitur pada ‘Home’ Edmodo (edmodo.com)
Gambar 2: Fitur posting dan reply Edmodo (edmodo.com)
Tabel 2 Uji Box’s M (Homoginitas matriks varian/covarian dari variabel dependen)
Tabel 3 Uji Multivariat

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan perbandingan antara aliran daya metode tidak seimbang dan aliran daya metode konvensional pada sistem distribusi penyulang Blang Bintang, terlihat bahwa

Adapun aktivitas Siswa yang diamati pada penelitian ini adalah Memperhatikan arahan guru untuk menyiapkan kelas sebelum melakukan proses pembelajaran, Memperhatikan

Praktikan adalan calon guru yang notabennya belum banyak memiliki pengalaman tentang mengajar, sehingga praktikan perlu bimbingan dan masukan dari pamong

PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN MEDIA BLOCK DIAGRAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA PESERTA DIDIK KELAS X IPS7 SMA NEGERI 8 SURAKARTA

Perasaan atau feeling dari puisi be ini sama dengan puisi pertama yaitu tentang besedihan namun temanya berbeda. Vang pertama tentang iingbungan dan tentang hubungan antar

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas segala rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Respons Pertumbuhan dan

Kajian prinsip keterkaitan dilakukan dengan analisis substansi (content analysis) terhadap rumusan isu strategis yang termuat dalam visi, misi, tujuan dan sasaran, strategi dan

Rata-rata waktu tunggu pelayanan obat jadi pasien rawat jalan didapatkan hasil sebesar (46,3 menit) hasil tersebut tidak sesuai dengan standar SPM rumah sakit yaitu sebesar ≤30