• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

A. Identitas Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Satuan Pendidikan : SMK Negeri 4 Klaten

Mata Pelajaran : Administrasi Infrastruktur Jaringan Kelas/Semester : XI/ (Ganjil)

Materi Pokok : Routing Statis Alokasi Waktu : 10 menit

B. Kompetensi Inti 3. Pengetahuan:

Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup Dasar Desain Grafis pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.

4. Keterampilan:

Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang dan lingkup Dasar Desain Grafis.

Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.

Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

Menunjukkan keterampilan mempresepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan gerak alami, dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

C. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi 1. Kompetensi Dasar

a. KD pada KI pengetahuan:

3.4 Mengevaluasi routing statis b. KD pada KI keterampilan:

4.4 Mengkonfigurasi routing statis 2. Indikator Pencapaian Kompetensi:

Indikator KD pada KI pengetahuan

3.4.1 Menguraikan konsep routing statis

3.4.2 Menguraikan perintah dasar routing statis 3.4.3 Menentukan cara konfigurasi routing statis Indikator KD pada KI keterampilan

4.4.1 Melakukan konfigurasi routing statis 4.4.2 Menguji hasil konfigurasi routing statis 4.4.3 Membuat laporan konfigurasi routing statis

(2)

D. Tujuan Pembelajaran:

1. Setelah berdiskusi peserta didik kelas XI TKJ dapat menguraikan konsep routing statis dengan percaya diri.

2. Setelah berdiskusi peserta didik kelas XI TKJ dapat menguraikan perintah dasar routing statis secara mandri .

3. Setelah berdiskusi peserta didik kelas XI TKJ dapat menentukan cara konfigurasi routing statis dengan percaya diri

4. Setelah berdiskusi peserta didik kelas XI TKJ dapat melakukan konfigurasi routing statis dengan benar sesuai SOP.

5. Setelah berdiskusi peserta didik kelas XI TKJ dapat menguji hasil konfigurasi routing statis dengan benar sesuai SOP.

6. Setelah berdiskusi peserta didik kelas XI TKJ dapat membuat laporan hasil konfigurasi routing statis dengan tepat waktu.

E. Materi Pembelajaran:

1. Prinsip dan cara kerja routing statis.

2. Perintah dasar routing statis.

3. Prosedur pembuatan laporan konfigurasi routing statis.

F. Metode, Pendekatan, Model Pembelajaran 1. Metode : Diskusi, penugasan 2. Pendekatan : Scientific Learning 3. Model : Discovery Learning G. Media, Alat, dan Bahan Pembelajaran

1. Media : Slide power point, Cisco Packet Tracer 2. Alat : Laptop/PC, LCD Projektor,

3. Bahan : Lembar Kerja Peserta Didik (Jobsheet) H. Sumber Belajar:

1. Patwiyanto, S.Kom., Sri Wahyuni, S.Kom., Sumari Agus Prasetyo, S.Kom. (2017), Administarsi Infrastruktur Jaringan. SMK/MAK Kelas XI, Yogyakarata : Andi Publisher 2. http://dinus.ac.id/repository/docs/ajar/Materi_Routing.pdf

I. Langkah-Langkah Pembelajaran

a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (2 menit):

Dalam kegiatan pendahuluan, guru:

1) Mengondisikan suasana belajar yang menyenangkan:

Salam pembuka, Mengecek kebersihan kelas, berdoa, Mengecek kehadiran siswa;

2) Menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan; dan 3) Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan.

b. Kegiatan Inti (6 menit):

1). Mengamati

a) Pemberian stimulus terhadap siswa:

b) Guru menugaskan peserta didik untuk melihat tayangan Slide Presentation.

2). Menanya

a) Guru menugaskan peserta didik untuk mengkaji dan mengimplementasikan routing statis.

(3)

3). Mengumpulkan Informasi

a) Guru menugaskan peserta didik untuk membentuk kelompok kemudian menyiapkan alat kerja dan bahan-bahan yang dibutuhkan.

a) Guru memberikan tugas kelompok melakukan konfigurasi routing statis menggunkan cisco packet tracer.

b) Peserta didik mengumpulkan data hasil diskusi dalam bentuk laporan yang sudah disediakan oleh guru.

4). Menalar

a) Guru menugaskan peserta didik untuk membuat laporan hasil konfigurasi routing statis.

5). Mengkomunikasikan

a) Guru menugaskan peserta didik untuk mempresentasikan dan menyimpulkan hasil diskusi.

b) Peserta didik mengumpulkan hasil diskusi dalam bentuk laporan.

c. Penutup (2 menit):

Kegiatan penutup terdiri atas:

1) Kegiatan guru bersama peserta didik yaitu:

a) Membuat rangkuman/simpulan pelajaran;

b) Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan;

c) Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

2) Kegiatan guru yaitu:

a) Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik; dan b) Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

J. Penilaian Hasil Pembelajaran:

1. Teknik Penilaian:

a. Tes tulis (online)

Alamat google form :

https://s.id/soal_aij

Tes unjuk kerja (observasi) b. Penilaian Sikap

2. Instrumen Penilaian:

Terlampir

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:

a. Remidial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik belum mencapai Kriteria Ketuntasan Belajar (KKB).

b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai KKB, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui

Kepala SMK Negeri 4 Klaten

Drs. Eko Subadri, M,M NIP. 19670527 199201 1 001

Klaten, 12 Juli 2022 Guru Mata Pelajaran

Agus Widayanto, S. Kom NIP. 199700902 202221 1 002

(4)

Lampiran 1

Kisi – Kisi Soal Pengetahuan

Kompetensi

Dasar Materi Kelas

Indikator Soal Level

Kognitif Bentuk

Soal Nomor Soal C2 C3 C4 C5 C6

3.4 Mengevalua si routing statis

Prinsip dan cara kerja routing statis

XI TKJ Peserta didik dapat

menguraikan routing statis

v Essai 1

Peserta didik dapat

menguraikan cara kerja routing statis

v Essai 2

Peserta didik dapat

menentukan parameter routing statis

v Essai 3

Instrumen / butir soal Pengetahuan

No Soal Kunci Jawaban

Skor

1. Uraikan yang dimaksud dengan routing statis!

Routing Statis adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statik yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan. Routing static pengaturan routing paling sederhana yang dapat dilakukan pada jaringan komputer.

10

2. Uraikan Cara kerja routing statis!

1. Konfigurasi router yang dilakukan oleh admin jaringan

2. Router melakukan routing berdasarkan informasi yang diterima dari tabel routing 3. Admin Jaringan menggunakan perintah ip

route secara manual untuk konfigurasi router dengan routing statis dan routing statis berguna untuk melewatkan paket data yang ada pada jaringan.

10

3. Tentukan beberapa parameter yang ada pada routing statis!

1. Destination, adalah alat tujuan dan network mask dan biasanya diisi dengan 0.0.0.0/0 untuk semua jaringan

2. Gateway adalah datagram yang dapat dicapai melalui antarmuka

3. Pref. Source adalah alamat tujuan paket dan meninggalkan router melalui alamat IP

10

(5)

No Soal Kunci Jawaban

Skor

4. Distance (0-255) adalah jarak administrator

jaringan dari router

Pedoman Penskoran:

Skor/Soal Kriteria

9 -10 Jika mampu menjawab dengan jelas/tepat sesuai dengan kajian teori pada bahan ajar 8 – 8,9 jika mampu menjawab dengan jelas/mendekati kajian teori pada bahan ajar

7 – 7,9 jika menjawab tidak terlalu jelas /tepat dengan kajian teori Pada bahan ajar 6 - 6,9 jika menjawab tidak sesuai dengan kajian teori pada bahan ajar

0 jika tidak menjawab satupun pertanyaan yang diberikan

Pedoman Penilaian:

𝑵𝒊𝒍𝒂𝒊 𝑷𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏 𝑲𝑫 𝒑𝒆𝒏𝒈𝒆𝒕𝒂𝒉𝒖𝒂𝒏 =𝐉𝐮𝐦𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐤𝐨𝐫 𝐩𝐞𝐫𝐨𝐥𝐞𝐡𝐚𝐧

𝐉𝐮𝐦𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐤𝐨𝐫 𝐭𝐨𝐭𝐚𝐥 × 100

Contoh Pengolahan Nilai IPK No

Soal Skor

Penilaian Nilai

3.4.1 1 10 𝑵𝒊𝒍𝒂𝒊 𝑷𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏 𝑲𝑫 𝒑𝒆𝒏𝒈𝒆𝒕𝒂𝒉𝒖𝒂𝒏

=𝐉𝐮𝐦𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐤𝐨𝐫 𝐩𝐞𝐫𝐨𝐥𝐞𝐡𝐚𝐧

𝐉𝐮𝐦𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐤𝐨𝐫 𝐭𝐨𝐭𝐚𝐥 × 𝟏𝟎𝟎 𝑵𝒊𝒍𝒂𝒊 𝑷𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏 𝑲𝑫 𝒑𝒆𝒏𝒈𝒆𝒕𝒂𝒉𝒖𝒂𝒏 =

3.4.2 2 10

3.4.3 3 10

Jumlah 30

(6)

Lampiran 2

Instrumen Penilaian Keterampilan (Rubrik) Kompetensi Dasar :

4.4 Mengkonfigurasi Routing Statis

Kompetensi Dasar Indikator Indikator Soal Jenis

Soal Butir Soal

4.4 Mengevaluasi routing statis

4.4.1 Melakukan konfigurasi routing statis 4.4.2 Menguji hasil konfigurasi routing statis 4.4.3 Membuat laporan konfigurasi routing statis

Menyelesaikan masalah tentang konfigurasi Routing dan Membuat laporan routing statis

Job- Sheet

Buat kelompok diskusi dan buat laporan untuk pertanyaan di bawah ini:

1) Rancang desain jaringan rotung statis dengan 3 router

menggunakan Cisco PacketTracer!

2) Buatkan laporan langkah konfigurasi routing statis untuk desain yang telah dibuat!

(7)

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 4 Klaten

Kompetensi Keahlian : Teknik Komputer dan Jaringan

Materi : Routing Statis

Alokasi Waktu : 15 Menit

Bentuk Soal : Penugasan Kelompok

I. PETUNJUK

1. Periksalah dengan teliti dokumen soal penugasan.

2. Siapkan peralatan utama dan pendukung.

II. KESELAMATAN KERJA

1. Gunakan Peralatan sesuai fungsinya.

2. Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan.

III. DAFTAR PERALATAN, KOMPONEN, DAN BAHAN 1. PC Kompter / Laptop

2. Software Cisco Packet Tracer IV. SOAL/TUGAS

Skenario

Dalam kegiatan unjuk kerja ini, kelompok anda diminta untuk merancang desain jaringan routing statis dengan 3 router menggunkan Cicso packet tracer, kemudaian buatlah laporan sesuai dengan format laporan yang disediakan.

Langkah-langkah:

1. Desain ulang topologi pada pada gambar dibawah untuk masing masing kelompok, sesuaikan dengan speksifikasi alamat IP dari semua node menggunakan Cisco Packet Tracer.

2. Lakukan persiapan Routing Static dengan mengkonfigurasi alamat IP pada masing- masing node sesuai dengan spesifikasi dari desain topologi, kemudian tuliskan masing-masing perintah konfigurasi IP pada semua node.

3. Lakukan Konfigurasi Routing Static pada R1, R2 dan R3, dan tuliskan perintah yang diinputkan untuk konfigurasi routing static tersebut

4. Lihatlah hasil inputan Routing Static dengan cara melihat Tabel Routing di masing- masing Router

5. Lakukan Uji Hasil Routing Static

6. Buatlah laporan sesuai format yang telah disediakan.

Lembar Kerja Peserta Didik Kelas : ...

Kelompok : ...

Nama : ...

Nama : ...

Nama : ...

Nama : ...

(8)

V. GAMBAR

“SELAMAT & SUKSES”

(9)

Format Laporan

Kelompok : ……….

Nama : ……….

Nama : ……….

Nama : ……….

Nama : ……….

1. Desain Topologi dan IP Address

2. Konfigurasi alamat IP pada masing-masing node:

Pada PC 1:

- IP Address : ...

- Subnetmask : ...

- Gateway : ...

Pada PC 2:

- IP Address : ...

- Subnetmask : ...

- Gateway : ...

Pada PC 3:

- IP Address : ...

- Subnetmask : ...

- Gateway : ...

Pada R1:

- IP Address : ...

- Subnetmask : ...

Command : ...

Pada R2:

- IP Address : ...

- Subnetmask : ...

Command : ...

Pada R3:

- IP Address : ...

- Subnetmask : ...

- Gateway : ...

3. Konfigurasi Routing statis Pada R1:

Command : ...

Pada R2:

Command : ...

Pada R3:

Command : ...

(10)

4. Hasil Inputan Routing Statis dengan cara melihat Tabel Routing di masing-masing Router.

Pada R1:

Command : ...

Tabel Routing:

Flag Dst.Address Pref Source Gateway Distances

Pada R2:

Command : ...

Tabel Routing:

Flag Dst.Address Pref Source Gateway Distances

Pada R3:

Command : ...

Tabel Routing:

Flag Dst.Address Pref Source Gateway Distances

5. Pengujian Hasil Routing Statis:

Pada PC 1

Command : ...

Hasil : ...

Pada PC 2

Command : ...

Hasil : ...

Pada PC 3

Command : ...

Hasil : ...

Kesimpulan:

………

………

………

………

………

………

(11)

LEMBAR OBSERVASI PRAKTIKUM

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 4 Klaten

Kompetensi Keahlian : Teknik Komputer dan Jaringan Mata Pelajaran : Administrasi Infrastruktur Jaringan Alokasi Waktu : 15 Menit

Bentuk Soal : Penugasan Kelompok

Kelompok :

Nama Peserta : _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ Nama Peserta : _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ Nama Peserta : _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ Nama Peserta : _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ Nama Peserta : _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _

No Komponen/Subkomponen Penilaian Skor

1 2 3

I Persiapan Kerja

1.1. Konfigurasi Alamat IP PC1, PC2 dan PC3 1.2. Konfigurasi IP R1

1.3. Konfigurasi IP R2 1.4. Konfigurasi IP R3

Skor Perolehan:

II Proses (Sistematika & Cara Kerja) 2.1. Melakukan Konfigurasi Routing 2.1.1. Konfigurasi Static Routing R1 2.1.2. Konfigurasi Static Routing R2 2.1.3. Konfigurasi Static Routing R3

Skor Perolehan : III Hasil Kerja

3.1 Menguji Koneksi dengan menggunakan tools ping / tracert dari PC1 ke PC yang lain

3.2. Menguji Koneksi dengan menggunakan tools ping / tracert dari PC2 ke PC yang lain

3.3. Menguji Koneksi dengan menggunakan tools ping / tracert dari PC3 ke PC yang lain

Skor Perolehan:

IV Sikap Kerja

(12)

No Komponen/Subkomponen Penilaian Skor

1 2 3

4.1. Keselamatan kerja 4.2. Kebersihan

Skor Perolehan:

V Waktu

5.1. Waktu penyelesaian praktik

Skor Perolehan:

Perhitungan Nilai Ketrampilan :

Prosentase Bobot Komponen Penilaian Nilai Praktik (NP)

Persiapan Proses Hasil Sikap Waktu ∑ NK

1 2 3 4 5 6

Bobot (%) 20 30 30 10 10

Skor Maksimal 20 30 30 10 10

Skor Perolehan NK

Keterangan:

1. Bobot diisi dengan prosentase setiap komponen. Besarnya prosentase dari setiap komponen ditetapkan secara proposional sesuai karakteristik program keahlian.

2. NK = Nilai Komponen, skor perolehan dibagi maksimal skor dikali bobot 3. NP = penjumlahan dari hasil perhitungan nilai komponen

4. Jenis komponen penilaian (persiapan, proses, , hasil, sikap kerja dan waktu) disesuaikan dengan karakter program keahlian.

Pedoman Penilaian:

𝑵𝒊𝒍𝒂𝒊 𝑷𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏 𝑲𝑫 𝒌𝒆𝒕𝒓𝒂𝒎𝒑𝒊𝒍𝒂𝒏 =𝐉𝐮𝐦𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐤𝐨𝐫 𝐩𝐞𝐫𝐨𝐥𝐞𝐡𝐚𝐧

𝐉𝐮𝐦𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐤𝐨𝐫 𝐦𝐚𝐤𝐬𝐢𝐦𝐚𝐥 × 100 Klaten, Juli 2022

Guru Mata Pelajaran

Agus Widayanto, S. Kom

(13)

Lampiran 3 (Bahan Ajar)

ROUTING STATIS

BAB I

Prinsip dan Cara Kerja Routing Statis

1. Pengertian Routing Statis

Routing adalah sebuah proses untuk meneruskan paket-paket jaringan dari satu jaringan ke jaringan lainnya melalui sebuah internetwork. Routing juga dapat merujuk kepada sebuah metode penggabungan beberapa jaringan sehingga paket-paket data dapat hinggap dari satu jaringan ke jaringan selanjutnya. Untuk melakukan hal ini, digunakanlah sebuah perangkat jaringan yang disebut sebagai router. Router- router tersebut akan menerima paket-paket yang ditujukan ke jaringan di luar jaringan yang pertama, dan akan meneruskan paket yang ia terima kepada router lainnya hingga sampai kepada tujuannya. Routing static adalah jenis routing yang dilakukan admin/pengelola jaringan untuk mengkonfigurasi informasi tentang jaringan yang dituju secara manual. Routing static juga dapat dikatakan sebagai suatu mekanisme routing yang tergantung dengan routing table (tabel routing) dengan konfigurasi manual. Static router (yang menggunakan solusi static route) haruslah dikonfigurasi secara manual dan di-maintain secara terpisah karena tidak melakukan pertukaran informasi routing table secara dinamis dengan router-router lainnya.

Suatu static route akan berfungsi sempurna jika routing table berisi suatu route untuk setiap jaringan di dalam internetwork yang mana dikonfigurasi secara manual oleh administrator jaringan.

Setiap host pada jaringan harus dikonfigurasi untuk mengarah kepada default route atau default gateway agar cocok dengan IP address dari interface local router, di mana router memeriksa routing table dan menentukan route yang mana digunakan untuk meneruskan paket.

Static route terdiri dari perintah-perintah konfigurasi sendiri-sendiri untuk setiap route kepada router. Sebuah router hanya akan meneruskan paket kepada subnet-subnet yang hanya ada pada routing table. Sebuah router selalu mengetahui route yang bersentuhan langsung kepadanya keluar dari interface router yang mempunyai status “up and up” pada line interface dan protokolnya. Dengan menambahkan static route, sebuah router dapat diberitahukan ke mana harus meneruskan paket-paket kepada subnet-subnet yang tidak bersentuhan langsung kepadanya. Router tabelnya diset manual dan disimpan dalam router. Seorang administrator harus meng-update route static ini secara manual ketika terjadi perubahan topologi antar jaringan (internetwork). Oleh karena itu routing static biasanya digunakan untuk membangun jaringan yang berskala kecil.

(14)

2. Cara Kerja Routing Statis

Fungsi utama Router adalah merutekan paket (informasi). Sebuah Router memiliki kemampuan Routing, artinya Router secara cerdas dapat mengetahui kemana rute perjalanan informasi (paket) akan dilewatkan, apakah ditujukan untuk host lain yang satu network ataukah berada di network yang berbeda.

Jika paket-paket ditujukan untuk host pada network lain maka router akan meneruskannya ke network tersebut. Sebaliknya, jika paket-paket ditujukan untuk host yang satu network maka router akan menghalangi paket-paket keluar.

Cara kerja static routing dapat dibagi menjadi 3 bagian:

1. Administrator jaringan yang mengkonfigurasi router.

2. Router melakukan routing berdasarkan informasi dalam tabel routing.

3. Routing static digunakan untuk melewatkan paket data.

Abeberapa parameter yang ada pada routing, yakni:

Destination, adalah alat tujuan dan network mask dan biasanya diisi dengan 0.0.0.0/0 untuk semua jaringan

Gateway adalah datagram yang dapat dicapai melalui antarmuka

Pref. Source adalah alamat tujuan paket dan meninggalkan roter melalui alamat IP

Distance (0-255) adalah jarak administrator jaringan dari router 3. Kelebihan dan Kekurangan Routing Statis

Adapun keuntungan static routing adalah sebagai berikut.

1. Static route lebih aman dibanding dynamic route karena static routing hanya mengandung informasi yang telah dimasukkan secara manual.

2. Pemeliharan bandwidth network karena peng-update-an informasi router membutuhkan broadcasts yang terus menerus.

3. Static route kebal dari segala usaha hacker untuk men-spoof paket dynamic routing protocols dengan maksud melakukan konfigurasi router untuk tujuan membajak traffic.

4. Beban kerja router terbilang lebih ringan dibandingkan dengan routing dinamis. Karena pada saat konfigurasi router hanya mengupdate sekali saja ip table yang ada.

5. Pengiriman paket data lebih cepat karena jalur atau rute sudah di ketahui terlebih dahulu 6. Deteksi dan isolasi kesalahan pada topologi jaringan lebih mudah.

Sedangkan kelemahan static routing adalah sebagai berikut.

1. Administrasinya cukup rumit dibanding dynamic routing, khususnya jika terdiri dari banyak router yang perlu dikonfigurasi secara manual.

2. Tidak ada tolerasi kesalahan. Jika suatu router down, maka static tidak akan memperbaharui informasi dan tidak akan menginformasikan ke router yang lain.

3. Rentan terhadap kesalahan saat entri data static route dengan cara manual.

4. Harus tahu semua alamat network yang akan dituju beserta subnet mask dan next hoopnya (gateway nya).

(15)

BAB II

Perintah Dasar Routing Statis

BAB III

Prosedur Pembuatan Laporan Konfigurasi Routing Statis

(16)
(17)
(18)

Lampiran 4 (Lembar Penilaian Pengetahuan/Tes Tulis) Alamat google form:

https://forms.gle/BYL7UZHkGfk4CiP66

Referensi

Dokumen terkait

Dengan adanya Software as a Service ini diharapkan dapat membantu melakukan pengontrolan kegiatan yang dilakukan di vihara, sebagai sarana informasi dan pengelolaan absensi

menggunakan studi kepustakaan.Teknik yang peneliti gunakan dalam penelitian yaitu penelitian perpustakaan ( library research ). Data-data yang dibutuhkan adalah dokumen, yang

 Untuk membangun kesadaran umum bagi masyarakat Indonesia bahwa Simpang Lima bukan hanya sekedar alun – alun dan pusat keramaian saja melainkan merupakan warisan. budaya

Namun sisi menarik pembahasannya bahwa ketika Individu berinteraksi dengan kehidupan sosial budaya (anggota kelompok) berpengaruh terhadap perilaku keduanya.. Dan,

Distribusi rata-rata frekuensi indeks DMF dapat dilihat pada Tabel 3, dimana dapat diketahui bahwa sebagian responden memiliki gigi yang mengalami kerusakan berat

Perkembangan kehidupan rumah tangga nasabah meningkat setelah melakukan pinjaman.a. Peningkatan omset nasabah meningkat setelah

Untuk itu maka ditentukan beberapa parameter dasar agar air yang akan dikonsumsi memberikan manfaat bagi tubuh karena jumlah persen air dalam tubuh yang sangat besar yang

Untuk menentukan isi suatu pyramid terpancung dengan alas bujursangkar, kemungkinan besar bangsa mesir kuno melakukannya seperti prosedure menentukan luas suatu