• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dampak Bom Sarinah Januari 2016 terhadap Return Tidak Normal dan Volume Aktivitas Perdagangan pada Bursa Efek Indonesia.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Dampak Bom Sarinah Januari 2016 terhadap Return Tidak Normal dan Volume Aktivitas Perdagangan pada Bursa Efek Indonesia."

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

vii Universitas Kristen Maranatha

ABSTRACT

This research to determine whether there is any impact of the bomb Sarinah January 2016 to return abnormal stock price and trading volume activity in the Indonesia Stock Exchange. Research study of these events using the data interday using LQ45. The results showed differences in stock prices before and after the bombing Sarinah 2016. The study also showed no difference in trading volume activity before and after the bombing Sarinah, 2016.

(2)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat dampak peristiwa Bom Sarinah Januari 2016 terhadap return tidak normal, harga saham dan aktivitas volume perdagangan pada Bursa Efek Indonesia. Penelitian studi peristiwa ini menggunakan data interday dengan menggunakan LQ45. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan harga saham sebelum dan sesudah Bom Sarinah 2016. Penelitian ini juga menunjukkan tidak adanya perbedaan aktivitas volume perdagangan sebelum dan sesudah Bom Sarinah 2016.

(3)

ix Universitas Kristen Maranatha

1.2 Identifikasi Masalah ... 5

1.3 Tujuan Penelitian ... 6

1.4 Kegunaan Penelitian ... 6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kajian Pustaka ... 8

2.1.1 Pasar Modal ... 8

2.1.2 Investasi ... 14

2.1.3 Pengertian Saham dan Jenis-jenis Saham ... 17

2.1.4 Peristiwa Pasar Modal ... 22

2.1.5 Studi Peristiwa ... 23

(4)

2.3 Rerangka Pemikiran ... 26

2.4 Model Penelitian ... 29

2.5 Pengembangan Hipotesis ... 29

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian ... 31

3.2 Definisi Operasional Variabel ... 31

3.3 Populasi dan Sampel ... 34

3.4 Teknik Pengumpulan Data ... 35

3.4.1 Ruang Lingkup Penelitian ... 35

3.4.2 Data ... 35

3.5 Metoda Analisis Data ... 36

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pengujian Return Tidak Normal ... 43

4.2 Uji Beda Rarta-rata Harga Saham ... 46

4.2.1 Uji Normalitas Harga Saham ... 47

4.2.2 Perbedaan Rata-rata Harga Saham Tidak Norma ... 48

4.3 Uji Beda Rata-rata Aktivitas Volume Perdagangan ... 49

4.3.1 Uji Normalitas Aktivitas Volume Perdagangan ... 50

4.3.2 Uji Perbedaan Aktivitas Volume Perdagangan ... 51

(5)

xi Universitas Kristen Maranatha

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan ... 54

5.2 Keterbatasan dan Saran... 55

(6)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.2 Rerangka Pemikiran ... 28

(7)

xiii Universitas Kristen Maranatha DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu ... 25

Tabel 3.1 Definisi Operasional Variabel ... 32

Tabel 4.1 Return Tidak Normal ... 44

Tabel 4.2 Rata-rata Return Tidak Normal... 45

Tabel 4.3 One-Sampel Kolmogorov-Smirnov Test ... 47

Tabel 4.4 Test Statistics ... 48

Tabel 4.5 Aktivitas Volume Perdagangan ... 49

Tabel 4.6 One-Sampel Kolmogorov-Smirnov Test ... 51

(8)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Peristiwa Bom Sarinah

Lampiran 2 Daftar LQ45

Lampiran 3 Data Mentah

Lampiran 4 Perhitungan

(9)

1 Universitas Kristen Maranatha BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Studi peristiwa (event study) merupakan studi yang mempelajari reaksi pasar

terhadap suatu peristiwa (event) yang informasinya dipublikasikan sebagai suatu

pengumuman (Jogiyanto, 2010). Tujuan aktivitas tersebut adalah untuk

mempelajari pengaruh suatu peristiwa terhadap harga pasar, baik pada saat

peristiwa itu terjadi maupun beberapa saat setelah peristiwa itu terjadi. Studi

peristiwa (event study) biasa digunakan sebagai teknik riset keuangan yang

memungkinkan seorang pengamat menilai dampak dari suatu peristiwa harga

saham perusahaan.

Pengaruh lingkungan non ekonomi tidak dapat dipisahkan dari aktivitas

bursa saham seperti kepedulian terhadap lingkungan hidup, hak asasi manusia,

serta peristiwa-peristiwa politik kerapkali menjadi faktor utama pemicu fluktuasi

harga saham di bursa efek seluruh dunia. Semakin pentingnya peran bursa saham

dalam kegiatan ekonomi, membuat bursa semakin sensitif terhadap berbagai

peristiwa disekitarnya, baik berkaitan ataupun tidak berkaitan secara langsung

dengan isu ekonomi.

Pasar modal merupakan bagian dari pasar financial atau keuangan, yaitu

berhubungan dengan permintaan dan penawaran atas dana jangka panjang.

Dengan demikian, pasar modal dapat dikatakan menjalankan dua fungsi, yaitu

(10)

diartikan sebagai suatu pengalokasian dana secara efisien dari pihak yang

mempunyai dana kepada pihak yang membutuhkan dana. Sedangkan fungsi

keuangan ditunjukkan dari adanya kemungkinan memperoleh imbalan bagi

pemilik dana, sesuai dengan karakteristik investasi yang mereka pilih. Bagi

perusahaan, pasar modal akan berfungsi sebagai alternatif lembaga keuangan

untuk memperoleh dana eksternal jangka panjang

Informasi yang relevan dengan kondisi pasar modal merupakan sesuatu

yang selalu dicari para pelaku pasar modal dalam upaya melakukan pengambilan

keputusan investasi. Informasi yang diperlukan berupa informasi tentang kondisi

lingkungan mikro dan lingkungan makro. Kondisi lingkungan mikro meliputi

kinerja perusahaan, pembagian dividen dan sebagainya, sedangkan kondisi

lingkungan makro meliputi keadaan politik, kondisi ekonomi, kebijakan moneter

dan sebagainya. Informasi merupakan kebutuhan utama para investor di pasar

modal. Dari informasi yang relevan, investor dapat menilai prospek kinerja emiten

sehingga investor memiliki gambaran mengenai risiko dan expected return atas

dana yang telah atau akan diinvestasikan. Informasi yang diperlukan investor ini

dapat berasal dari kondisi internal maupun eksternal emiten. Dalam pasar modal

yang efisien, pasar akan bereaksi secara cepat terhadap semua informasi yang

relevan. Pada umumnya hal ini ditunjukkan oleh perubahan harga saham melebihi

kondisi normal sehingga menimbulkan abnormal return (Zaqi, 2013: 31).

Dengan semakin berkembangnya pasar modal Indonesia, maka tuntutan

masyarakat terhadap informasi akan semakin meningkat. Informasi tersebut akan

(11)

3 Universitas Kristen Maranatha pasar tersebut dapat dilihat dari adanya reaksi volume perdagangan, reaksi harga

dan reaksi tingkat keuntungan (returns saham). Adanya informasi yang lengkap,

relevan, akurat dan tepat waktu sangat dibutuhkan oleh para investor untuk

melakukan analisis di pasar modal dan melakukan pengambilan keputusan

investasi secara rasional sehingga yang diperoleh sesuai dengan harapan yang

diinginkan.

Biasanya para pemodal global melihat dahulu kondisi politik, ekonomi,

dan sosial untuk menilai apakah suatu bursa efek cukup baik untuk digunakan

sebagai lahan investasi di dalam lingkungan makro. Apabila perekonomian

nasional tumbuh secara berkesinambungan, dengan inflasi terkendali dan situasi

moneter yang menarik, pemodal akan tertarik menanam uangnya. Selain itu

didukung negara setidak-tidaknya memiliki pemerintahan yang stabil, serta

kondisi ekonomi dan moneter yang dapat mendukung kemajuan dunia usaha.

Untuk mengukur dampak suatu peristiwa terhadap pasar modal,

kesimpulan dalam analisis yang dilakukan bisa saja salah apabila digunakan

metode umum. Hal ini disebabkan karena karakteristik yang melekat pada pasar

modal bersifat serba cepat, serba mudah berubah dan bersifat random walk

(Setyawasih, 2010). Menurut MacKinlay (2012), event study merupakan salah

satu metodologi penelitian yang menggunakan data pasar keuangan untuk

mengukur dampak suatu kejadian yang spesifik terhadap nilai perusahaan,

biasanya tercermin dari harga saham dan volumenya. Metode event study

dikembangkan untuk mengukur dampak dari suatu peristiwa yang tak terduga

(12)

untuk masing-masing perusahaan dan kemudian menghitung abnormal return

(McWilliams dan Siegel, 2013). Senada dengan hal itu, Jogiyanto (2013) juga

mendefinisikan event study sebagai studi yang mempelajari reaksi pasar terhadap

suatu peristiwa (event) yang informasinya dipublikasikan sebagai suatu

pengumuman. Tujuan event studies adalah untuk menguji reaksi pasar pada

periode waktu observasi pada harga sekuritas seputar waktu terjadinya peristiwa

(Peterson, 2014).

Beberapa event study telah dilakukan untuk melihat reaksi pasar di Bursa

Efek Indonesia terhadap peristiwa-peristiwa sosial-politik dalam negeri. Event

study yang dilakukan oleh Suryawijaya dan Setiawan (1998) pada Peristiwa 27

Juli 1996 menemukan adanya abnormal return negatif yang signifikan pada event

date dan aktivitas volume perdagangan yang secara signifikan berbeda antara

sebelum dan sesudah peristiwa. Begitu juga pada peristiwa Bom Bali tanggal 12

Oktober 2002, Indarti (2003) menemukan adanya abnormal return negatif yang

signifikan pada event date serta perbedaan rata-rata abnormal return dan aktivitas

volume perdagangan antara sebelum dan setelah peristiwa. Zaqi (2006)

membandingkan reaksi pasar terhadap peristiwa ekonomi dan peristiwa politik

dalam negeri, menemukan perbedaan rata-rata variabilitas tingkat keuntungan

yang signifikan antara sebelum terjadinya peristiwa dengan setelah terjadinya

peristiwa justru hanya terdapat pada kelompok peristiwa sosial-politik. Hal ini

menunjukkan bahwa peristiwa-peristiwa sosial-politik dalam negeri turut

memengaruhi tingkat risiko dan expected return investor terhadap dana yang telah

(13)

5 Universitas Kristen Maranatha Seringkali terjadi kondisi ketidakstabilan yang disebabkan oleh kondisi

politik dan keamanan di Indonesia. Setidaknya mulai dari tahun 2000 sampai

sekarang telah terjadi beberapa kali aksi peledakan bom di Indonesia.

Peristiwa-peristiwa peledakan bom tersebut mempunyai dampak terhadap kegiatan

perekonomian di Indonesia. Ini dikarenakan aktivitas pasar modal yang ada di

Indonesia banyak disebabkan oleh kondisi sosial, ekonomi, politik dan tentu saja

keamanan.

Perisitiwa bom di Tanah Air yang paling terbaru adalah kejadian di

Sarinah Jakarta Pusat pada Kamis, 14 Januari 2016. Bukan hanya peristiwa bom

saja yang terjadi namun ditambah dengan kejadian baku tembak antara teroris

dengan pihak kepolisian. Situasi tersebut otomatis tersebar ke berbagai wilayah di

Indonesia dan juga luar negeri sehingga sangat berpengaruh terhadap harga saham

pada saat itu.

Dari latar beakang di atas, peneliti ingin menguji adanya persitiwa bom

Sarinah terhadap indeks IHSG dan membiktikan hasil penelitian dengan judul

Dampak Bom Sarinah 2016 terhadap Return Tidak Normal dan Volume

Aktivitas Perdagangan pada Bursa Efek Indonesia.

1.2Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, peneliti membatasi permasaahan dengan

mengidentifikasi hal-hal di bawah ini.

1. Apakah terdapat abnormal return yang diperoleh para investor akibat bom

(14)

2. Apakah terdapat perbedaan rata-rata harga saham tidak normal antara

sebelum dan sesudah bom Sarinah 14 Januari 2016?

3. Apakah terdapat perbedaan rata-rata volume perdagangan saham sebelum

dan sesudah bom Sarinah 14 Janauri 2016?

1.3Tujuan Penelitian

Tujuan peneliti dalam penelitian ini adalah sebagai berikut

1. Memperoleh gambaran tentang bom Sarinah 14 Januari 2016 terhadap

kemungkinan terjadinya return tidak normal dalam Bursa Efek Indonesia.

2. Mengetahui ada atau tidaknya perbedaan rata-rata harga saham tidak

normal antara sebelum dan sesudah bom Sarinah 14 Januari 2016.

3. Mengetahui ada atau tidaknya perbedaan rata-rata volume perdagangan

saham sebelum dan sesudah bom Sarinah 14 Janauri 2016.

1.4Kegunaan Penelitian

Manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut

1. Bagi penulis, hasil dari penelitian ini bermanfaat untuk mengembangkan

dan mempraktikan teori secara nyata khususnya untuk mengetahui secara

pasti sampai sejauh mana peranan perisitiwa non ekonomi memberikan

pengaruh terhadap fluktuasi harga saham..

2. Bagi investor, hasil penelitian ini berguna sebagai input berupa informasi

dalam mengambil kebijakan berinvestasi yang diharapkan pula akan

(15)

7 Universitas Kristen Maranatha 3. Bagi pihak-pihak lain, hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat

(16)

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak persitiwa Bom Sarinah 14 Januari

2016 terhadap return tidak normal, harga saham, dan jumlah aktivitas volume

perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia.

Hasil perhitungan rata-rata return tidak normal menunjukan beberapa hasil

signifikan yang terjadi pada sesudah peristiwa. Hasil inilah yang membuktikan

bahwa terjadi dampak adanya kandungan peristiwa pada peristiwa Bom Sarinah

14 Januari 2016, sehingga mempengaruhi return tidak normal yang terjadi pada

periode sebelum dan sesudah peristiwa. Dampak terlihat pada hari ke satu, dua

dan tiga setelah peristiwa Bom Sarinah berlangsung.

Hasil penelitian terhadap dampak rata-rata return tidak normal dengan

menggunakan harga saham dan jumlah volume aktivitas perdagangan hanya

terjadi sesaat, hal ini dibuktikan dengan berakhirnya dampak pada periode hari

akhir sesudah peristiwa terjadi dan tidak terjadinya dampak pada perhitungan uji

(17)

55 Universitas Kristen Maranatha 5.2 Keterbatasan dan Saran

5.2.1 Keterbatasan

Pada penelitian ini terdapat beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan oleh

peneliti berikutnya. Beberapa keterbatasan yang sehubungan dengan hasil

penelitian adalah sebagai berikut.

1. Kurangnya perioda pengamatan atau perioda estimasi yang dapat lebih

menggambarkan terjadinya dampak pada peristiwa yang diuji oleh

peneliti.

2. Kurangnya perioda jendela yang diteliti oleh peneliti untuk menemukan

dampak yang terjadi pada peristiwa Bom Sarinah 14 Januari 2016.

3. Penggunaan data interday yang kurang menunjukan ketepatan pada

dampak yang terjadi selama peristiwa berlangsung.

5.2.2 Saran

Beberapa saran yang dapat diberikan untuk penelitian yang selanjutnya mengenai

peristiwa bom terhadap return tidak normal, harga saham, dan jumlah volume

aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. Saran pertama yaitu

dengan menambah perioda pengamatan untuk memudahkan peneliti berikutnya

menggambarkan tentang kondisi peristiwa terjadi lebih jelas. Saran kedua adalah

dengam menambah perioda jendela agar didapat dampak yang lebih banyak dari

(18)

DAFTAR PUSTAKA

Brown, Stephen, J. Dan Warner, J.B. 1995. Using Daily Stock Return: The Case

of Event Studies. Journal of Financial Research. Vol. 14:3-31

Darmadji, Tjiptono dan Fakhrudin, H.M. 2011. Pasar Modal Indonesia. Edisi

Ketiga. Jakarta: Salemba Empat.

Gunawan, B. 2004. Reaksi Pasar Modal Indonesia Terhadap Peristiwa Bom.

Studi Peristiwa Peledakan Bom di Gedung Bursa Efek Jakarta. Jurnal

Akuntansi dan Investasi Universitas Muhamaddiyah Yogyakarta. Vol. 5:

29-46.

Husnan, S. 1998. Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas.

Yogyakarta : BPFE UGM.

Jogiyanto. 2000. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Edisi Kedua.

Yogyakarta: BPFE.

Jogiyanto. 2005. Pasar Efisien Secara Keputusan. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka

Utama.

Martalena dan Malinda, M. 2011. Pengantar Pasar Modal. Edisi Pertama.

Yogyakarta: Andi.

Santoso, S. 2004. Mengatasai Berbagai Masalah Statistik dengan SPSS. Cetakan

(19)

57 Universitas Kristen Maranatha Situngkir, H, Hariadi Y, dan Surya, Y. 2005. Membandingkan Sistem

Perdagangan Saham dalam Aspek Likuiditas. Working Paper WPB

Sunariyah. 2004. Pengantar Pengetahuan Pasar Modal. Yogyakarta: UPP AMP

YKPN.

Umar, H. 1999. Metodologi Penelitian Aplikasi Dalam Pemasaran. Cetakan

Gambar

Gambar 2.3 Model Penelitian ..........................................................................
Tabel 4.4 Test Statistics ...................................................................................

Referensi

Dokumen terkait

bahwa situasi stress dan penuh tekanan akan mereda dengan sendirinya tanpa melakukan usaha untuk mengatasinya. Pada umumnya sikap yang ditampilkan oleh karyawan

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini selama 42 hari dengan tiga kali pengamatan dapat disimpulkan sebagai berikut : Pemberian kromium (III) klorida untuk ketiga

Faktor kedua yang sering terjadi yaitu adanya nasabah yang mengajukan kredit dengan mengatas namakan orang lain.Berdasarkan beberapa permasalahan tersebut

Sedangkan, pengembangan mutu dosen melalui pemeransertaan dalam kegiatan ilmiah, seperti seminar, lokakarya, penataran, penelitian, pengabdi an pada masyarakat dan sejenisnya, baik

Skripsi berjudul “ Sintesis membran elektrolit selulosa asetat dari daun pandan laut (Pandanus tectorius) dengan pemlastis Dimetil Ftalat untuk aplikasi baterai ion

Penelitian ini menggunakan analisis Technology Pedagogical Content Knowledge (TPACK), hasil penelitian menunjukkan untuk setiap kerangka TPACK, komponen Pedagogical Content

[r]

How does the setting of social circumstances influence Malala’s resistance against Taliban’s rules on ideal Muslim women in I Am Malala.. Objectives of