• Tidak ada hasil yang ditemukan

THE INFLUENCE OF CULTURAL, SOCIAL, PERSONAL, AND PSYCHOLOGICAL ON PURCHASING DECISIONS UNLIMITED INTERNET DATA CARD GSM 3 IN THE CITY OF PADANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "THE INFLUENCE OF CULTURAL, SOCIAL, PERSONAL, AND PSYCHOLOGICAL ON PURCHASING DECISIONS UNLIMITED INTERNET DATA CARD GSM 3 IN THE CITY OF PADANG"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

1 THE INFLUENCE OF CULTURAL, SOCIAL, PERSONAL, AND PSYCHOLOGICAL ON

PURCHASING DECISIONS UNLIMITED INTERNET DATA CARD GSM 3 IN THE CITY OF PADANG

Alang Manansyah Amoys1, Ice Kamela2, Yuhelmi2

1Student Department of Management, Faculty of economics,University of Bung Hatta

2 Lecture Department of Management, Faculty of economics,University of Bung Hatta E-mail: [email protected], [email protected], [email protected] ,

ABSTRACT

Internet cards Tri are SIM cards from Tri to internet with a wide choice of quota and the period in accordance with needs. This study aims to investigate the influence of cultural, social, personal, and psychological on purchasing decisions unlimited internet data card GSM 3 in the city of Padang. The sample in this study is that consumers who buy and use a GSM data card unlimited internet in Padang totaled 138 respondents. The sampling technique was accidental sampling. The type of data used are primary data through questionnaires. Data analysis method used is multiple linear regression analysis.

Test the hypothesis by using t-test statistics to demonstrate the influence of the independent variables on the dependent variable partially or individual. Our research found that the factor of cultural, social, personal, psychological and positive influence on purchase decisions unlimited internet data card GSM 3 in Padang

Keywords: cultural, social, personal, and psychological, purchasing decisions

PENDAHULUAN Latar Belakang

Kartu internetan Tri adalah kartu perdana dari Tri untuk internetan dengan berbagai pilihan kuota dan periode sesuai dengan kebutuhan.

Kartu perdana tri untuk internetan ini lebih cenderung digunakan tipe Kartu Perdana Tri AON yang masa aktifnya 12 bulan. Tri sendiri mengeluarkan kartu perdana AON dengan isi kuota yang berbeda. Tapi yang biasanya dijual di pasaran adalah Perdana Tri AON kuota 1GB, 2GB, 5GB, dan 8GB. dan 10 GB.

Kartu Perdana Tri AON ini memang dikhususkan bagi penggila internet, yang setiap harinya selalu menikmati streaming dan download. Karena kartu Tri AON ini memberikan kuota yang lebih banyak. Dalam perkembangannya, harga kartu Tri AON ini pun semakin murah, hal ini yang menjadikan kartu

ini laris manis di pasaran, terutama untuk yang maniak internet.

Berikut adalah benefit yang akan didapatkan dengan menggunakan kartu Tri AON yaitu kuota internet bisa digunakan selama 24 jam penuh, tidak ada batasan waktu, masa aktif cukup panjang, sampai 12 bulan (1 tahun), full speed di jaringan 3G atau HSDPA sampai 7,2Mbps. Tapi tetap kecepatan internet tergantung lokasi masing masing, kartu dapat digunakan pada modem maupun gadget/

smartphone kemudian bisa juga digunakan untuk telepon dan SMS setelah diisi pulsa, serta harga kartu perdana lebih murah jika dibandingkan harga paket internet dengan kuota yang sama dan jika kuota reguler habis, anda masih bisa internetan full speed tapi hanya bisa mengakses 11 situs berikut Mobile Twitter, Facebook, Google, Detik, Kaskus, KlikBCA, Kompas,

(2)

2 Tokobagus, Vivanews, Okezone dan Facebook

Messenger, Yahoo Messenger, Gtalk, MSN, ICQ, MySpace dan AIM melalui eBuddy

Namun berdasarkan survey awal terhadap 50 orang pemakai kartu Provider Layanan

internet pada pertengahan November 2014 di Kota Padang. Hasil Survei dapat dilihat pada tabel 1berikut ini :

Tabel 1

Survei Awal Pemakai Provider Layanan internet November 2014 di Kota Padang

No Nama Produk Jumlah Responden

Persentasi (%)

Lama Menggunakan

< 6 bln

1-2

thn 3- 4 thn >5 thn

1 Telkomsel 30 60% 2 8 22

2 3 (three) 12 24% 2 10

3 XL 5 10% 2 3 -

4 Smartfren 1 2% 1 - - -

5 Indosat 2 4% 2 - - -

Jumlah 50 100%

Sumber: Data survey awal 50 responden, November 2014 Padang

Berdasarkan tabel 1 dari 50 responden ditemukan bahwa kartu Tri mampu meraih urutan ke dua setelah Telkomsel yang merupakan market leader dari kartu provider layanan internet dengan kualitas sinyal terbaik tapi dengan harga yang mahal sementara 3 mampu hadir menawarkan kuota yang lebih banyak, dengan harga yang jauh lebih murah..

Menurut Kotler dan Keller (2009:166) faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pembelian konsumen dapat diukur melalui : faktor budaya, faktor sosial, pribadi, dan psikologis. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen akan mendasari variasi hasil proses keputusan konsumen. Namun untuk tiap produk atau jasa memiliki faktor-faktor yang berbeda pula tergantung dari perilaku konsumennya.

Simamora (2003) mengatakan faktor budaya mempunyai pengaruh yang paling luas dan paling dalam terhadap perilaku konsumen.

Faktor budaya merupakan nilai-nilai dasar, persepsi, keinginan, dan perilaku yang dipelajari seseorang melalui keluarga dan lembaga penting lainnya (Kotler, Amstrong, 2006:197). Pemasar harus memahami peran yang dimainkan oleh kultur, subkultur dan kelas sosial pembeli.

Disamping faktor budaya, faktor yang mempengaruhi keputusan lainnya adalah faktor sosial. Menurut Kotler dan Keller (2009:170) selain faktor budaya perilaku konsumen dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial seperti kelompok acuan, keluarga, keluarga serta peran dan status sosial, faktor-faktor ini berpengaruh pada tanggapan konsumen.

Beberapa bulan terakhir ini di kota Padang tren kartu data unlimited boleh di bilang di kuasai oleh dua merek yang saling bertolak belakang yaitu Telkomsel dan 3 (three). 3 (three) adalah kartu data unlimited yang menawarkan paket-paket internet dengan harga lebih murah dan kuota lebih banyak sedangkan telkomsel

(3)

3 menawarkan paket lebih mahal dan kuota lebih

kecil dibandiingkan 3.

Budaya merupakan penentu keinginan yang paling mendasar bagi setiap orang.

Oleh karena itu, perusahaan perlu memperhatikan pergeseran budaya, wilayah geografis, kebiasaan mendengar dan aspek- aspek budaya lainnya dapat menjadi pendorong bagi konsumen untuk memilih kartu data unlimited internet GSM 3. Selain itu, kartu data unlimited internet GSM 3 sebaiknya juga memperhatikan peluang yang mungkin akan muncul dari hubungan sosial pelanggan, karena pada dasarnya penggunaan operator kartu data unlimited internet GSM 3 adalah untuk berhubungan sosial dengan teman, keluarga, ataupun lingkungan.

Dimana berdasarkan hasil survey dilapangan November 2014 ditemukan pemakainya kebanyakan terdiri dari kalangan pelajar/mahasiswa, dimana faktor budaya yang salah satunya dilihat dari kelas sosial menjadikan pendapatan sebagai ukuran penentu utamanya dengan demikan kemampuan daya beli yang dilihat dari harga akan menjadi penentu utama sebab harganya relatif terjangkau untuk ukuran pelajar/mahasiswa dengan paket data unlimited internet yang ditawarkan jauh lebih besar dibandingkan pesaingnya. Kemudian konsumen tertarik menggunakan karena teman atau keluarganya telah menggunakan terlebih dahulu dan mereka merekomendaskan untuk juga menggunakan kartu data unlimited internet GSM 3. Selain itu masyarakat kota Padang merupakan orang-orang yang memiliki intelektual tinggi dan

senang berinteraksi sosial melalui dunia maya sehingga cenderung menggunakan kartu data unlimited internet GSM 3 disebabkan jika kuota reguler habis, maka masih bisa internetan full speed tapi hanya bisa mengakses 11 situs sehingga keuntungan ini dijadikan sebagai gaya hidup

Kenyataan tersebut merupakan suatu fenomena yang menarik tentang kartu Provider Layanan internet 3 (three). Menarik karena ditengah banyaknya operator kartu Provider Layanan internet seperti: Indosat, Smartfren, XL, 3 (three) Axis dengan berbagai macam tawaran fasilitas yang dibuat untuk menarik banyak para pelanggan seperti yang telah di jelaskan sebelumnya, 3 (three) masih tetap bisa mempertahankan konsumennya untuk tetap menggunakan 3 (three), ini menunjukkan suatu komitmen yang diberikan oleh kartu Provider Layanan internet 3 (three) kepada para pelanggannya agar tetap setia untuk terus menggunakan produknya.

Setelah itu faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian adalah faktor pribadi.

Sumarwan, (2011:38) mendefinisikan kepribadian yaitu kepribadian berkaitan dengan adanya perbedaan karakteristik yang paling dalam pada diri (inner psychological characteristics) manusia, perbedaan karakteristik tersebut menggambarkan ciri unik dari masing-masing individu. Perbedaan karakteristik akan mempengaruhi respons individu terhadap lingkungannya (stimulus) secara konsisten.

Perbedaan karakteristik akan mempengaruhi perilaku indvidu tersebut. Individu dengan

(4)

4 karakteristik yang sama cenderung akan bereaksi

yang relatif sama terhadap situasi lingkungan yang sama. Sumarwan, (2011:38) mengatakan keputusan membeli dipengaruhi oleh karakteristik pribadi.

Selanjutnya Simamora (2003) juga mengatakan keputusan seorang pembeli juga dipengaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur dan tahap daur-hidup pembeli, jabatan, keadaan ekonomi, gaya hidup, kepribadian dan konsep diri pembeli yang bersangkutan. Faktor pribadi merupakan faktor yang penting yang membuat pelanggan melakukan sebuah keputusan pembelian. Semakin bertambahnya usia, daya beli dan gaya hidup, keputusan pembelian konsumen terhadap kartu data unlimited internet GSM 3 akan cenderung berubah-ubah. Oleh karena itu berdasarkan survey awal November 2014 ditemukan kartu data unlimited internet GSM 3 mampu memikirkan fitur, layanan dan tarif yang paling sesuai dengan pelanggan, ini dibuktikan dengan bisanya mengakses 11 situs yang ditentukan kartu data unlimited internet GSM 3 tanpa menggunakan paket data. Selain itu, kartu data unlimited internet GSM 3 juga terus memperhatikan persaingan tarif dengan operator seluler lain, mengingat sekarang operator seluler lain sangat gencar melakukan promosi dengan penawaran yang menarik, baik dari segi tarif, fitur, ataupun layanan.

Kemudian menurut Kotler dan Keller, (2009:176) pilihan barang yang dibeli seseorang lebih lanjut dipengaruhi oleh faktor psikologis.

Pilihan barang yang dibeli oleh seseorang

dipengaruhi oleh faktor psikologis yang utama, yaitu motivasi, persepsi, pembelajaran dan keyakinan serta sikap.

Dimana berdasarkan survey pendahuluan dilapangan November 2014 ditemukan kartu data unlimited internet GSM 3 mampu menanamkan dibenak konsumen bahwa kartu tersebut menawarkan paket-paket internet dengan harga lebih murah dan kuota lebih banyak, hal ini juga didukung dengan mampunya kartu data unlimited internet GSM 3 mempertahankan apa yang telah tertanam baik tentang kartu data unlimited internet GSM 3 di benak para pelanggan dengan terus memberikan penawaran yang menarik bagi pelanggan, agar pelanggan yang sudah setia pada kartu data unlimited internet GSM 3 tidak pindah ke operator seluler yang lain.

Dari uraian di atas penulis tertarik untuk mengetahui lebih mendalam tentang perilaku konsumen dalam membeli kartu data unlimited internet GSM 3, karena berdasarkan survey pendahuluan didapatkan faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologis mempengaruhi keputusan pembelian dan untuk maksud tersebut penulis menetapkan judul penelitian: “Pengaruh Faktor Budaya, Sosial, Pribadi, Dan Psikologis Terhadap Keputusan Pembelian Kartu Data Unlimited Internet GSM 3 Di Kota Padang”.”

Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, maka hal yang menarik untuk diteliti adalah:

1. Bagaimana pengaruh faktor budaya terhadap keputusan Pembelian kartu data unlimited internet GSM 3 di Kota Padang ?

(5)

5 2. Bagaimana pengaruh faktor sosial terhadap

keputusan Pembelian kartu data unlimited internet GSM 3 di Kota Padang ?

3. Bagaimana pengaruh faktor pribadi terhadap keputusan Pembelian kartu data unlimited internet GSM 3 di Kota Padang ?

4. Bagaimana pengaruh faktor psikologis terhadap keputusan Pembelian kartu data unlimited internet GSM 3 di Kota Padang

Tujuan Penelitian

Berdasarkan perumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian ini adalah:

1. Untuk mengetahui pengaruh faktor budaya terhadap keputusan Pembelian kartu data unlimited internet GSM 3 di Kota Padang.

2. Untuk mengetahui pengaruh faktor sosial terhadap keputusan Pembelian kartu data unlimited internet GSM 3 di Kota Padang.

3. Untuk mengetahui pengaruh faktor pribadi terhadap keputusan Pembelian kartu data unlimited internet GSM 3 di Kota Padang.

4. Untuk mengetahui pengaruh faktor psikologis terhadap keputusan Pembelian kartu data unlimited internet GSM 3 di Kota Padang.

LANDASAN TEORI Keputusan Pembelian

Keputusan untuk membeli yang diambil oleh konsumen sebenarnya merupakan kumpulan dari sejumlah keputusan. Setiadi (2003;332) mengatakan pengambilan keputusan konsumen adalah proses pengintegrasian yang mengkombinasikan pengetahuan untuk mengevaluasi dua atau lebih perilaku alternatif

dan memilih salah satu diantaranya. Selanjutnya Schiffman dan Kanuk (2007;485) mendefenisikan bahwa keputusan adalah seleksi terhadap dua pilihan alternatif atau lebih.

Seseorang pemasar harus menguasai berbagai hal yang dapat mempengaruhi pembeli dan mengembangkan suatu pengertian bagaimana sebenarnya seorang konsumen membuat keputusan. Pemasar haruslah mengidentifikasi siapa yang membuat keputusan membeli, jenis–

jenis membeli dan tahap-tahap dalam proses pembelian.

Proses Keputusan Konsumen

Fan, Jessie X dan Jing J. Xiao (1998) dalam Mas’ud (2004) mengatakan gaya pengambilan keputusan konsumen dalam membeli produk dapat dilihat dari sadar merek, sadar waktu, sadar kualitas, sadar harga dan penggunaan informasi.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Konsumen

Menurut Kotler dan Keller (2009:178) terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen yaitu rangsangan pemasaran yang terdiri dari produk dan jasa, harga, distribusi dan komunikasi, kemudian rangsangan lain berupa ekonomi, tekonologi, politik dan budaya, selanjutya dipengaruhi psikologi konsumen yang dilihat dari motivasi, persepsi, pembelajaran dan memori serta karakteristik konsumen yang dilihat dari faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologis dan proses pengambilan keputusan

(6)

6 pembelian yang menimbulkan keputusan

pembelian tertentu yang terdiri dari pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi alternartif, keputusan pembelian, serta perilaku pasca pembelian.

Hipotesis

H1 : Faktor budaya berpengaruh positif terhadap keputusan Pembelian kartu data unlimited internet GSM 3 di Kota Padang H2 : Faktor sosial berpengaruh positif terhadap

keputusan Pembelian kartu data unlimited internet GSM 3 di Kota Padang

H3 : Faktor pribadi berpengaruh positif terhadap keputusan Pembelian kartu data unlimited internet GSM 3 di Kota Padang H4 : Faktor psikologis berpengaruh positif

terhadap keputusan Pembelian kartu data unlimited internet GSM 3 di Kota Padang

Kerangka Konseptual

Gambar 1 Kerangka Konseptual

METODE PENELITIAN Populasi dan Sampel

Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli serta menggunakan kartu data unlimited internet GSM 3 di Kota Padang. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 138 responden.

Metode pengambilan sample dilakukan dengan cara Accidental sampling yaitu bentuk pengambilan sampel berdasarkan kebetulan.

Operasional Variabel

Variabel dependen (Y) keputusan pembelian.

Setiadi (2003:332) mengatakan pengambilan keputusan konsumen adalah proses pengintegrasian yang mengkombinasikan pengetahuan untuk mengevaluasi dua atau lebih perilaku alternatif dan memilih salah satu diantaranya.

Adapun indikator yang digunakan berasal dari Fan, Jessie X dan Jing J. Xiao (1998) dalam Mas’ud (2004) adalah : sadar merek, sadar waktu, sadar kualitas, sadar harga dan penggunaan informasi.

Variabel Independen (X) a. Faktor Budaya (X1)

Fator budaya merupakan nilai-nilai dasar, persepsi, keinginan, dan perilaku yang dipelajari seseorang melalui keluarga dan lembaga penting lainnya (Kotler, Amstrong, 2006:197). Adapun indikator yang digunakan adalah budaya, sub budaya, dan kelas sosial.

Faktor budaya (X1)

Faktor sosial (X2)

Keputusan Pembelian (Y) Faktor pribadi

(X3) Faktor Psikologis (X4)

(7)

7 b. Faktor Sosial (X2)

Menurut Kotler dan Keller, (2009:170) kelas sosial merupakan Pembagian masyarakat yang relatif homogen dan permanen yang tersusun secara hierarkis dan yang anggotanya menganut nilai-nilai, minat, dan prilaku yang serupa. Adapun indikatorrnya yang digunakan adalah : Kelompok, Keluarga dan Peran dan status.

c. Faktor Pribadi (X3)

Sumarwan, (2011:38) mendefinisikan kepribadian yaitu kepribadian berkaitan dengan adanya perbedaan karakteristik yang paling dalam pada diri (inner psychological characteristics) manusia, perbedaan karakteristik tersebut menggambarkan ciri unik dari masing-masing individu. Adapun indikator yang digunakan adalah : umur dan tahap daur hidup, pekerjaan, situasi ekonomi, serta kepribadian dan konsep diri.

d. Faktor Psikologis (X4)

Menurut Kotler dan Keller, (2009:176) faktor psikologis sebagai bagian dari pengaruh lingkungan tempat ia tinggal dan hidup pada waktu sekarang tanpa mengabaikan pengaruh dimasa lampau atau antisipasinya pada waktu yang akan datang.

Adapun indikator yang digunakan adalah : Motivasi, Persepsi, Pembelajaran serta Keyakinan dan sikap.

Metode Analisa Data

Sebelum melakukan analisa data terlebih dahulu dilakukan uji Instrumen Penelitian, dimana dalam penelitian ini uji instrumen

penelitian menggunakan uji validitas dan reliabilitas.

Dalam melakukan pengujian statistik, maka penulis melakukan pengujian data yang di gunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan tahapan pengujian hipotesis yang meliputi analisa deskriptif, analisa inferensial yang terdiri dari uji asumsi klasik, analisa regresi linier berganda, uji koefisien determinasi ( R² ), uji kelayakan model uji f-statistik serta uji hipotesis menggunakan uji t-tes statistik

HASIL DAN PEMBAHASAN Deskripsi Umum Responden

Berdasarkan hasil pentabulasian data dapat dikelompokkan karakteristik responden yang paling banyak berpartisipasi didalam penelitian ini yaitu responden yang berumur 17 sampai 22 tahun sebanyak 44,2% serta responden yang berumur 23 sampai 28 tahun sebanyak 28,3%. Pada umumnya konsumen yang membeli serta menggunakan kartu data unlimited internet gsm 3 di Kota Padang hampir seimbang antara laki-laki dan perempuan yaitu masing-masing sebanyak 48,6% laki-laki dan 51,4% perempuan. Kemudian responden yang memiliki pendidikan SMA adalah responden terbesar yaitu sebanyak 65,2% dari keseluruhan responden, dengan penghasilan/uang saku berkisar antara Rp 1.000.000 - Rp 1.500.000 yaitu sebanyak 48,6%, serta kebanyaka responden memiliki pekerjaan pelajar /mahasiswa sebanyak 47,8%.

(8)

8 Pengujian Validitas dan Reliabilitas

Uji Validitas

Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa kelima butir pernyataan untuk mengukur variabel faktor budaya (X1) dan keenam butir pernyataan untuk mengukur variabel faktor sosial (X2) memiliki nilai corrected item-total correlation lebih besar dari 0,30. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kelima butir pernyataan tesebut adalah valid seperti yang dikemukakan Malhotra (1993), sehingga dapat digunakan untuk analisis selanjutnya.

Selanjutnya ditemukan dari 8 butir item pernyataan untuk faktor pribadi 1 diantaranya tidak valid yaitu nomor 2 sehingga dikeluarkan atau dihapuskan. Kemudian uji validitas tersebut diulang kembali, setelah diulang 7 item pernyataan tersisa untuk mengukur variabel faktor pribadi (X3) seluruhnya adalah valid.

Kemudian dari 8 butir item pernyataan untuk faktor psikologis 1 diantaranya tidak valid yaitu nomor 5 sehingga dikeluarkan atau dihapuskan, dan setelah diulang 7 item pernyataan tersisa untuk mengukur variabel faktor psikologis seluruhnya adalah valid.

Setelah itu dari 10 butir item pernyataan untuk keputusan pembelian 2 diantaranya tidak valid yaitu nomor 1 dan 6 sehingga dikeluarkan atau dihapuskan, dan setelah diulang 8 item pernyataan tersisa untuk mengukur variabel keputusan pembelian (Y) seluruhnya adalah valid

Uji Reliabilitas

Berikut ini disajikan ringkasan hasil uji reliabilitas untuk setiap variabel :

Tabel 2

Hasil Uji Reliabilitas

Variabel Cronbach

Alpha Ket Faktor Budaya (X1) 0,769 Reliabel Faktor Sosial (X2) 0,748 Reliabel Faktor Pribadi (X3) 0,753 Reliabel Faktor Psikologis

(X4) 0,770 Reliabel

Keputusan

pembelian (Y) 0,765 Reliabel

Sumber : data primer diolah

Berdasarkan tabel rangkuman hasil uji reliabilitas diatas, nilai cronbach alpha untuk seluruh variabel yang digunakan yang terdiri dari faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi, faktor psikologis dan keputusan pembelian adalah besar dari 0.60 dan ini menunjukkan seluruh variabel yang digunakan dinyatakan reliabel atau handal seperti yang dikemukakan Nunnally (1978) dalam Ghozali (2005:47).

Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas

Setelah dilakukan pengujian terhadap data yang digunakan dalam penelitian ini maka ditemukan hasil pengujian normalitas adalah sebagai berikut.

Tabel 3

Uji Normalitas One Sample Kolmogorov – Smirnov

Variabel Asymp.Sig.

(2-tailed) Ket Budaya (X1) 0,139 Normal Sosial (X2) 0,062 Normal Pribadi (X3) 0,160 Normal Psikologis (X4) 0,071 Normal Keputusan

pembelian (Y) 0,242 Normal Sumber : data primer diolah

(9)

9 Dengan pengujian One Sample

Kolmogorov Smirnov Test dapat diketahui bahwa data kuesioner yang penulis kumpulkan berdistribusi normal. Hasil ini dapat dilihat dari Asymp.Sig. (2-tailed) seluruh variabel besar dari 0,05.

Uji Multikolinearitas

.Dalam analisis ini didapat nilai Variance Influence Factor (VIF) dan angka tolerance untuk masing-masing variabel sebagai berikut :

Tabel 4

Hasil Uji Multikolinearitas

Variabel Tolerance VIF Keterangan Budaya

(X1) 0,728 1,374 Tidak Terjadi Multikolinearitas Sosial

(X2) 0,645 1,550 Tidak Terjadi Multikolinearitas Pribadi

(X3) 0,696 1,437 Tidak Terjadi Multikolinearitas Psikologi

s (X4) 0,950 1,053 Tidak Terjadi Multikolinearitas

Sumber : data primer diolah

Dari hasil analisis, didapat empat variabel bebas (independent) dalam penelitian ini nilai VIF-nya di bawah 10 dan tolerance nya mendekati 1. Ini berarti bahwa tidak terjadi multikolinearitas antara variabel bebas tersebut.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa variabel-variabel bebas (independent) berupa budaya, sosial, pribadi, dan psikologis tersebut

memenuhi persyaratan asumsi klasik tentang multikolinieritas.

Uji Heteroskedastisitas

Dari hasil uji hetersokedastisitas yang dilakukan terhadap penelitian ini diperoleh seperti yang terlihat pada Tabel 5 berikut ini:

Tabel 5

Hasil Uji Heteroskedastisitas

Variabel Signifikan Keterangan Budaya (X1) 0,612 Tidak Signifikan Sosial (X2) 0,381 Tidak Signifikan Pribadi (X3) 0,699 Tidak Signifikan Psikologis

(X4) 0,065 Tidak Signifikan Sumber : data primer diolah

Dari hasil analisis, didapat empat variabel bebas (independent) ) berupa budaya, sosial, pribadi dan psikologis dalam penelitian ini nilai signifikansinya di atas tingkat kesalahan 5%

maka disimpulkan model regresi tidak terjadi adanya heteroskedastisitas seperti yang dikemukakan Gujarati, (2003) dalam Ghozali (2005:139).

Pembahasan Hasil Analisa Regresi Berganda Dari hasil pengolahan data yang telah dilakukan diperoleh ringkasan hasil pengujian seperti yang terlihat pada Tabel 6 dibawah ini : Tabel 6

Hasil Analisa Regresi Berganda

Variabel Bebas Koefisien Regresi Signifikan Keterangan Keputusan Hipotesis

Konstanta - 0,021 - -

Budaya (X1) 0,051 0,037 0,05 Signifikan Diterima

Sosial (X2) 0,808 0,000 0,05 Signifikan Diterima

Pribadi (X3) 0,075 0,011 0,05 Signifikan Diterima

Psikologis (X4) 0,084 0,006 0,05 Signifikan Diterima

F 316,224 0,000 0,05 Signifikan -

R Square 0,905

Sumber : lampiran 8

(10)

2 Uji Koefisien Determinasi ( R² )

Uji ini dilakukan untuk melihat berapa proporsi dari variabel independent bisa menjelaskan variabel dependen (Gujarati, 2001:98). Berdasarkan proses estimasi data yang telah dilakukaan maka diperoleh ringkasan hasil pengujian seperti yang terlihat pada Tabel 6, maka dapat dijelaskan dari hasil pengolahan data (data Primer) yang dapat dilihat pada lampiran pada table model summary diperoleh hasil penelitian bahwa R square adalah sebesar 0,905 hal ini berarti 90,5% dari keputusan pembelian kartu data unlimited internet gsm 3 (three) di Kota Padang yang dapat dijelaskan oleh variabel yang diteliti yaitu faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis sedangkan sisanya sebesar 9,5%

dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Uji Kelayakan Model Uji F-Statistik

Dari proses pengolahan data yang telah dilakukan diperoleh ringkasan hasil seperti yang terlihat pada Tabel 6, maka dapat dijelaskan bahwa nilai uji kelayakan model (uji statistik F) menghasilkan tingkat signifikansi 0,000 karena probabilitasnya signifikansi jauh lebih kecil dari sig kecil dari 0,05 (Gujarati, 2001)., maka dapat dikatakan bahwa faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis secara bersama-sama memiliki kelayakan model dalam mempengaruhi keputusan pembelian kartu data unlimited internet gsm 3 (three) di Kota Padang.

Hasil dan Pembahasan

Pengaruh faktor budaya Terhadap keputusan pembelian kartu data unlimited internet gsm 3 (three) di Kota Padang

Berdasarkan hasil analisis yang terangkum pada Tabel 6 di atas dengan menggunakan t-test, diperoleh koefisien regresi faktor budaya berslope positif sebesar 0,051, dengan nilai signifikansi sebesar 0,037 lebih kecil dari alpha 0,05. Berdasarkan analisis diatas dikatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat dikatakan faktor budaya berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian kartu data unlimited internet gsm 3 (three) di Kota Padang. Hal ini menjelaskan bahwa faktor budaya yang dilihat dari budaya, sub budaya dan kelas sosial, yang ada dipikiran konsumen akan kartu data unlimited internet gsm 3 (three) adalah yang menjadi pertimbangan konsumen dalam membeli serta menggunakan kartu data unlimited internet gsm 3 di Kota Padang

Menurut Kotler dan Keller (2009;166) faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dapat diukur melalui : faktor budaya, faktor sosial, pribadi, dan psikologis. Faktor- faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen akan mendasari variasi hasil proses keputusan konsumen.

Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian Malaihollo, (2007) meneliti tentang perilaku konsumen terhadap keputusan membeli produk air minum dalam kemasan (studi pada konsumen di Kota Ambon) Hasil

(11)

11 penelitian ini menunjukkan bahwa faktor

kebudayaan berpengaruh terhadap keputusan membeli produk air minum dalam kemasan.

Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian Hutagalung dan Aisha, (2008) meneliti tentang Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prilaku Konsumen Terhadap Keputusan Menggunakan Dua Ponsel (GSM dan CDMA) Pada Mahasiswa Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi USU.

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan faktor kebudayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen mengunakan dua ponsel.

Pengaruh faktor sosial Terhadap keputusan pembelian kartu data unlimited internet gsm 3 (three) di Kota Padang

Berdasarkan hasil analisis yang terangkum pada Tabel 6 di atas dengan menggunakan t-test, diperoleh koefisien regresi faktor sosial berslope positif sebesar 0,808, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari alpha 0,05. Berdasarkan analisis diatas dikatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat dikatakan faktor sosial berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian kartu data unlimited internet gsm 3 (three) di Kota Padang. Hal ini menjelaskan bahwa faktor sosial yang dilihat dari kelompok, keluarga dan peran serta status, yang ada dipikiran konsumen akan kartu data unlimited internet gsm 3 (three) adalah yang menjadi pertimbangan konsumen dalam membeli serta

menggunakan kartu data unlimited internet gsm 3 di Kota Padang

Menurut Kotler dan Keller (2009:166) faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dapat diukur melalui : faktor budaya, faktor sosial, pribadi, dan psikologis. Faktor- faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen akan mendasari variasi hasil proses keputusan konsumen.

Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian Malaihollo, (2007) meneliti tentang perilaku konsumen terhadap keputusan membeli produk air minum dalam kemasan (studi pada konsumen di Kota Ambon) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor sosial berpengaruh terhadap keputusan membeli produk air minum dalam kemasan.

Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian Hutagalung dan Aisha, (2008) meneliti tentang Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Terhadap Keputusan Menggunakan Dua Ponsel (GSM dan CDMA) Pada Mahasiswa Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi USU.

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan faktor sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen mengunakan dua ponsel.

Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian Semuel (2007) meneliti tentang prilaku dan keputusan pembelian konsumen restoran melalui stimulus 50% discount di Surabaya. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa stimulus 50% discount yang diberikan melalui faktor sosial berpengaruh

(12)

12 positif signifikan terhadap prilaku pengambilan

keputusan konsumen.

Pengaruh faktor pribadi Terhadap keputusan pembelian kartu data unlimited internet gsm 3 (three) di Kota Padang

Berdasarkan hasil analisis yang terangkum pada Tabel 4.23 di atas dengan menggunakan t-test, diperoleh koefisien regresi faktor pribadi berslope positif sebesar 0,075, dengan nilai signifikansi sebesar 0,011 lebih kecil dari alpha 0,05. Berdasarkan analisis diatas dikatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat dikatakan faktor pribadi berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian kartu data unlimited internet gsm 3 (three) di Kota Padang. Hal ini menjelaskan bahwa faktor pribadi yang dilihat dari umur dan tahap daur hidup, Pekerjaan, situasi ekonomi serta kepribadian dan konsep diri, yang ada dipikiran konsumen akan kartu data unlimited internet gsm 3 (three) adalah yang menjadi pertimbangan konsumen dalam membeli serta menggunakan kartu data unlimited internet gsm 3 di Kota Padang.

Menurut Kotler dan Keller (2009:166) faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dapat diukur melalui : faktor budaya, faktor sosial, pribadi, dan psikologis. Faktor- faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen akan mendasari variasi hasil proses keputusan konsumen.

Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian Malaihollo, (2007) meneliti tentang perilaku konsumen terhadap keputusan

membeli produk air minum dalam kemasan (studi pada konsumen di Kota Ambon) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pribadi berpengaruh terhadap keputusan membeli produk air minum dalam kemasan.

Pengaruh faktor psikologis Terhadap keputusan pembelian kartu data unlimited internet gsm 3 (three) di Kota Padang

Berdasarkan hasil analisis yang terangkum pada Tabel 6 di atas dengan menggunakan t-test, diperoleh koefisien regresi faktor psikologis berslope positif sebesar 0,084, dengan nilai signifikansi sebesar 0,006 lebih kecil dari alpha 0,05. Berdasarkan analisis diatas dikatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat dikatakan faktor psikologis berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian kartu data unlimited internet gsm 3 (three) di Kota Padang.

Hal ini menjelaskan bahwa faktor psikologis yang dilihat dari motivasi, persepsi, pembelajaran serta keyakinan dan sikap, yang ada dipikiran konsumen akan kartu data unlimited internet gsm 3 (three) adalah yang menjadi pertimbangan konsumen dalam membeli serta menggunakan kartu data unlimited internet gsm 3 di Kota Padang

Menurut Kotler dan Keller (2009:166) faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dapat diukur melalui : faktor budaya, faktor sosial, pribadi, dan psikologis. Faktor- faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen akan mendasari variasi hasil proses keputusan konsumen.

(13)

13 Hasil penelitian ini konsisten dengan

hasil penelitian Malaihollo, (2007) meneliti tentang perilaku konsumen terhadap keputusan membeli produk air minum dalam kemasan (studi pada konsumen di Kota Ambon) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor psikologis berpengaruh terhadap keputusan membeli produk air minum dalam kemasan.

Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian Semuel (2007) meneliti tentang meneliti tentang prilaku dan keputusan pembelian konsumen restoran melalui stimulus 50% discount di Surabaya. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa stimulus 50%

discount yang diberikan melalui faktor psychological berpengaruh positif signifikan terhadap prilaku pengambilan keputusan.

PENUTUP Kesimpulan

Dari hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Faktor budaya berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian kartu data unlimited internet gsm 3 (three) di kota padang.

2. Faktor sosial berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian kartu data unlimited internet gsm 3 (three) di kota padang.

3. Faktor pribadi berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian kartu data unlimited internet gsm 3 (three) di kota padang.

4. Faktor psikologis berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian kartu data unlimited internet gsm 3 (three) di kota padang.

Implikasi Penelitian

Perusahaan kartu data unlimited internet gsm 3 (three) hendaknya dapat terus mempertahankan dan meningkatkan pemikiran konsumen terhadap faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologis dengan cara meningkatkan faktor budaya dari segi budaya, sub budaya dan kelas sosial. Kemudian faktor sosial baik dari kelompok, keluarga serta peran dan status.

Selanjutnya faktor pribadi dari segi umur dan tahap daur hidup, pekerjaan, situasi ekonomi serta kepribadian dan konsep diri dan yang terakhir faktor psikologis dari segi motivasi, persepsi, pembelajaran serta keyakinan dan sikap agar dimasa mendatang keputusan pembelian akan lebih meningkat lagi.

Dari segi faktor budaya, agar perusahaan menjaga citra/ atau pandangan yang baik terhadap perusahaan dengan memberikan pelayanan yang baik terhadap konsumen dan menjaga mutu produk dengan kualitas yang baik pula karena menurut orang yang telah menggunakan, menceritakan kartu tersebut bagus sebagai provider layanan internet sehingga perusahaan harus benar-benar mempertahankan kualitas dari kartu tersebut agar dimasa mendatang keputusan pembelian akan lebih meningkat lagi.

Dari segi faktor sosial, jika ada konsumen yang telah membeli kartu data unlimited internet gsm 3 (three) perusahaan bisa meminta konsumen untuk menyarankan kepada teman atau keluarga agar keluarganya menggunakan kartu data unlimited internet GSM 3, dengan cara mempertahankan kelebihan fitur

(14)

14 yang dimilikinya sehingga dimasa mendatang

keputusan pembelian akan lebih meningkat lagi.

Dari segi faktor pribadi, memperhatikan kestabilan harga paket provider layanan internet yang ditawarkan pada perusahaan penjual sehingga konsumen merasa membeli paket sesuai antara kuota yang ditawarkan dengan harga yang ditawarkan dengan kata lain harga kartu terjangkau oleh konsumen

Dari segi psikologis, bisa dilakukan dengan menjaga citra perusahaan, dan melalui iklan yang menarik sehingga menimbulkan motivasi dan menambah pengetahuan konsumen serta mempertahankan kepercayaan dan keyakinan konsumen bahwa kartu data unlimited internet yang ditawarkan mampu memenuhi kebutuhan konsumen akan layanan internet.

Saran

Penelitian ini memiliki beberapa saran, yang apabila diatasi pada penelitian selanjutnya, dapat memperbaiki hasil penelitian yaitu:

1. Penelitian ini hanya menganalisis faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologis jadi disarankan untuk peneliti berikutnya agar dapat menambah variabel lainnya yang dapat menjelaskan lebih mendalam tentang keputusan pembelian.

2. Masih sedikit jumlah responden yang dijadikan sampel sehingga hasil yang ditemukan dalam penelitian ini memiliki tingkat keakuratan yang lemah.

DAFTAR PUSTAKA

Ghozali, Imam 2005. Analisis Multivariate dengan program SPSS. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro

---. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS.

Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro

Gujarati, Damodar. 2001. Ekonometrik Dasar.

Jakarta : Erlangga.

Hutagalung, Raja Bongsu dan Aisha, Novi 2008.

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Terhadap Keputusan Menggunakan Dua Ponsel (GSM Dan CDMA) Pada Mahasiswa Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi USU. Skripsi.

Jurnal Manajemen Bisnis, Volume 1, Nomor 3, September 2008: 97 – 102. Medan : Fakultas Ekonomi USU.

Istijanto, M. M, M.com. 2005. Aplikasi Praktis Riset Pemasaran Cara Praktis Meneliti Konsumen dan Pesaing, Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Kotler, Philip., Bowen, J., Makens, J., 2003 . Markting for Hospitality & Tourism. 3th edition. New Jersey : Prentice Hall.

Kotler, Philip dan Keller, Kevin, Kevin Lane.

2007. Manajemen Pemasaran. Jilid 1. Edisi Indonesia. Edisi Milenium. Edisi Kesepuluh.

Jakarta : Prenhallindo.

---.

2009. Manajemen Pemasaran. Jilid 1. Edisi 13. Jakarta : Erlangga.

Malaihollo, Jonathan. 2007. Perilaku Konsumen Terhadap Keputusan Membeli Produk Air Minum Dalam Kemasan (Studi Pada Konsumen Di Kota Ambon) . Junal Eksekutif, volume 4 Nomor 2 Agustus

Malhotra K. N. 1933. Marketing Research an Applied Orientation, Second Edition. New Jersey : Prentice Hall International Inc.

(15)

15 Mas’ud, Fuad. 2004. Survai Diagnosis

Organisasional Konsep Dan Aplikasi.

Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro

Mowen, C. John dan Michael Minor. 2001.

Perilaku Konsumen. Alih Bahasa oleh Lina Salim. Jakarta: Erlangga

Prasetijo, Ristiyanti dan Ihalauw, John. 2005.

Perilaku Konsumen. Yogyakarta : Andi Santoso, Singgih. 2001. Buku latihan SPSS.

Edisi kedua. Jakarta : Elex Media Komputindo

Schiffman, Leon G. and Leslie Lazar Kanuk.

2007. Perilaku Konsumen . Edisi Ketujuh.

Jakarta: Indeks Kelompok Gramedia.

Sekaran, Uma. 2006. Metodologi Penelitian untuk Bisnis. Buku I dan II, Edisi 4, Jakarta : Salemba Empat.

Semuel, Hatane. 2007. Perilaku dan Keputusan Pembelian Konsumen Restoran Melalui Stimulus 50% discount di Surabaya. Fakultas Ekonomi, Universitas Kristen Petra Surabaya. Jurnal Manajemen Pemasaran, vol.

2, no. 2, Oktober 2007: 73-80

Setiadi, Nugroho J. 2003. Perilaku Konsumen : Perspektif Kontemporer Pada Motif, Tujuan, dan Keinginan Konsumen. Edisi Revisi, Cetakan ke-4. Jakarta : Kencana.

Simamora, Bilson. 2003. Mengenal Kotak Hitam Perilaku Konsumen. Jakarta: Gramedia Utama.

Sudjana, 2005.Metoda Statistika. Bandung : Tarsito.

Sugiyono, 2003. Metode Penenlitian Bisnis.

Cetakan Kelima. Bandung : Alfabeta.

Sumarwan, Ujang. 2011. Perilaku Konsumen : Teori dan penerapannya dalam pemasaran.

Bogor : Ghalia Indonesia.

Umar, Husein. 2002. Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta : Rajawali Pers.

Referensi

Dokumen terkait

Pengambilan sampel pada penelitian ini berdasarkan pendapat Supranto (2001) bahwa untuk memperoleh hasil baik dari suatu analisis faktor, maka jumlah responden yang diambil

Sistem informasi manajemen merupakan serangkaian sub bab informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga

Dari hasil sintesis didapatkan senyawa N-(2-nitrobenzil)-1,10- fenantrolinium klorida yang berupa padatan amorf berwarna dengan rerata rendemen yang optimal sebesar 37%+5%,

Sedangkan komposisi dewan komisaris independen, frekuensi rapat dewan komisaris, ukuran komite audit, ukuran dewan pengawas syariah, frekuensi rapat dewan pengawas

Buton Utara surat izin belajar/pernyataan mengikuti studi lanjut 365 15201002710242 DARWIS SDN 5 Wakorumba Utara Kab... Peserta Nama Peserta

Analisis kuantitati( dise$ut juga analisis jenis yaitu untuk &#34;enentukan jenis )at atau ko&#34;*onen $ahan yang dianalisa.. Dengan &#34;elakukan analisis *enilikan ru*a-

Syarat mutu biji kakao menurut SNI 2323-2008 ditentukan berdasarkan adanya serangga hidup atau benda asing, kadar air, adanya biji berbau asap abnormal atau berbau asing lainnya,

dalam melaksanakan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara tersebut diperlukan terobosan hukum, persepsi, pola pikir dan mengubah perilaku yang dilakukan dengan