PAPARAN PUBLIK PT DELTA DJAKARTA Tbk.
HOTEL JW MARRIOTT JAKARTA - 11 JUNI 2015
Pada tanggal 11 Juni 2015 PT Delta Djakarta Tbk (“PT. Delta”) telah melaksanakan paparan publik atas laporan keuangan perusahaan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2014 yang bertempat di Hotel JW Marriott Ruang Mutiara 2, mulai pukul 14:00 WIB sampai dengan 15:00 WIB.Dengan pembicara :
Alan D Vera Fernandez sebagai Direktur Keuangan dan Corporate Secretary
Rony Titiheruw sebagai Direktur Pemasaran
Afrijanto sebagai Finance Controller Acara dibagi dengan 2 sesi :
Sesi Paparan
Sesi Tanya Jawab
Paparan publik menjelaskan hal-hal sebagai berikut:
a. Kondisi Ekonomi
Secara umum tahun 2014 ditandai dengan sejumlah tantangan di pasar bir yang disebabkan oleh kondisi perekonomian global dan nasional yang kurang menguntungkan. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,0%, lebih lambat dari pertumbuhan tahun 2013 sebesar 5,8%..
Tekanan inflasi perlahan meningkat di akhir tahun2014, pada saat pemerintah menaikan harga BBM untuk mengurangi subsidi, hal ini mendorong tingkat inflasi
sebesar 8,4%.
Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar terus terdepresiasi menembus angka 13.000 di akhir tahun, hal ini berdampak pada naiknya biaya harga bahan baku import dan bahan lainnya. Pertumbuhan industri bir melambat terlihat di semester pertama tahun 2014 karena lemahnya permintaan selama masa pemilu.
Selain tantangan ekonomi dan politik, industri bir juga terpengaruh oleh
pemberlakuan kenaikan tarif cukai sebesar 18,2% (dari Rp 11.000 per liter menjadi Rp 13.000 per liter) di awal tahun, yang menyebabkan kenaikan harga bir.
Kondisi ini semakin sulit dengan dikeluarkannya peraturan baru Kementerian
Perdagangan Permendag No.20/2014 yang secara efektif memberlakukan Peraturan Presiden No.74/2013 mengenai kontrol, supervisi dan distribusi minuman beralkohol secara ketat.
Faktor-faktor yang kurang menguntungkan ini menghambat pertumbuhan pasar bir yang semula diproyeksikan tumbuh di atas satu digit.
b.Sekilas Operasional
sponsor utama dan pemasangan billboard yang taktis, semua ini membantu meningkatkan brand awareness dan image kami.
Sebagai bukti dari komitmen kami pada kualitas,Perusahaan telah menerima beberapa penghargaan bergengsi dari Monde Selection berupa Gold Medal Award for quality untuk merk Anker & San Miguel dan Silver Medal Award for quality untuk merk San Mig Light.
Perusahaan juga mempertahankan ISO Sertifikasi manajemen Mutu (ISO9001.2008), Keamanan Pangan (ISO22000.2005) dan Pengelolaan Lingkungan Hidup ISO14001.2004) dan akreditasi untuk Keselamatan Kesehatan dan Sistem Penilaian (OHSAS18001.2007).
Perusahaan membukukan 5,5% kenaikan pendapatan sebesar Rp 2.112 milyar di tahun 2014 dari Rp 2.001 milyar di tahun 2013 setelah kenaikan harga pada Februari sebagai dampak dari kenaikan tarif cukai sebesar 18,2%, yang mempengaruhi rendahnya volume bir. Hal ini memungkinkan Perusahaan untuk mempertahankan margin dan daya saing harga. Pertumbuhan pendapatan ini dikompensasikan dengan kenaikan biaya produksi yang disebabkan fluktuasi harga bahan baku, tingginya biaya utility dan melemahnya Rupiah.
Meskipun biaya produksi tinggi, Total Biaya Pokok Penjualan tetap sama seperti tahun sebelumnya dengan volume yang lebih rendah. Hasilnya, Total Laba Kotor meningkat 2% dari Rp 605,3 milyar di tahun 2013 menjadi Rp 617,5 milyar di tahun 2014. Total Biaya Penjualan dan Biaya Administrasi turun menjadi Rp 260,4 milyar di tahun 2014, dari Rp268,9 milyar pada tahun 2013 atau lebih rendah 3,1% pada periode yang sama tahun lalu karena rendahnya biaya distribusi dan promosi. Laba Bersih tahun 2014 yang diatribusikan kepada pemegang saham naik 6,7%
menjadi Rp 282,2 milyar dari Rp 264,5 milyar pada periode yang sama tahun 2013, kenikan ini didorong oleh adanya kenaikan harga, penurunan biaya tetap dan terkoreksi oleh adanya kenaikan biaya produksi .
c.Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Komitemen Perusahaan terhadap tanggung jawab sosial Perusahaan telah didefinisikan secara jelas dalam Misi Perusahaan yaitu “Peduli terhadap masyarakat sekitar dan lingkungan Perusahaan”.
PT Delta Djakarta, sebagai sebuah perusahaan yang baik, sadar dan peduli akan arti pentingnya sebuah investasi yang bertanggung jawab yang memberikan kontribusi berharga terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Tanggung jawab Sosial Perusahaan Terhadap Lingkungan
Serangkaian kebijakan terkait efisiensi energi,penggunaan sumber daya air, dan pengelolaan limbah telah diimplemantasikan sebagai berikut :
1. Program Penghijauan – Penanaman pohon di sekitar lingkungan Perusahaan.
2. Menjaga kebersihan saluran air, selokan dan kali dari sampah dan lumpur yang terbawa dari perkampungan saat musim hujan.
3. Pengelolaan Sumber daya air – membuat fasilitas “aquifer recovery storage” untuk menampung air hujan dan memasukan kembali ke air tanah.
Tanggung jawab Sosial Perusahaan Kepada Masyarakat
1. Donor darah yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) yang dilakukan 3 (tiga) bulan sekali;
2. Pemeriksaan dan diagnosa kesehatan gratis yang bekerjasama dengan Posyandu
3. Berpartisipasi dalam program kesehatan setempat dengan menyumbangkan susu untuk balita;
4. Bantuan bagi karyawan yang terkena musibah banjir; 5. Berbuka puasa bersama dengan warga sekitar;
6. Pemberian hewan kurban ke warga sekitar pada perayaan Idull Adha;
7. Bantuan sosial bagi yang terkena musibah tanah longsor di Banjarnegara, Jawa Barat.
Ringkasan Pertanyaan & Jawaban
1. Nama Wartawan : Giras Pasopati
Dari Media : CNN Indonesia
Pertanyaan :
1. Terkait adanya pelemahan ekonomi sejak awal tahun 2015 ditambah pengetatan peraturan penjualan bir oleh Kemendag, bagaimana perseroaan melihat kinerja selanjutnya ?
2. Setelah adanya kenaikan cukai pada tahun lalu, perseroan sempat menaikan harga jual . Untuk tahun ini, setelah adanya berbagai pengetatan, berapa persen perseroan akan menaikan harga jual ?
3. Berapa jumlah belanja modal yang dicadangkan perseroan pada tahun ini ? Untuk apa saja ? Dan berapa yang sudah terserap ?
Jawaban :
1. Kuartal pertama 2015 industri bir sangat berat karena Permendag No. 6 tahun 2015 besar sekali pengaruhnya. Penjualan turun sampai sekitar 40 % dan juga laba bersih juga turun sekitar 40%. Kedepannya PT Delta berusaha mengadakan dialog dengan Kementerian Perdagangan dan disisi lain PT Delta akan terus memaksimalkan chanel dimana kita masih bisa menjual bir pada chanel chanel yang sifatnya on premise seperti hotel dan restaurant. PT Delta akan terus berusaha memaksimalkan penjualan di chanel chanel tersebut. 2. Untuk harga, PT Delta tahun ini, per 1 Juni 2015 sudah mengumumkan kenaikan
harga walaupun kecil. Kedepannya kita akan melihat situasi jika nanti memang ada kenaikan harga bahan baku,tidak menutup kemungkinan kita akan mengadakan kenaikan harga lagi.
3. Untuk 2015 belanja modal sekitar 42 Miliar dan ini akan digunakan untuk trade asset namun PT Delta akan melihat kembali Capital Investment -nya mengingat perkembangan yang terjadi sekarang dalam industri bir.
2. Nama Wartawan : Hanum K Dewi
Dari Media : Bareksa
1. Berapa porsi produksi minuman beralkohol perseroan (persen) terhadap total produksi ?
2. Pemerintah sudah melarang penjualan bir di minimarket, sejauh ini bagaimana dampaknya terhadap penjualan perseroan secara keseluruhan ? Ada penurunan berapa persen ? Strategi apa yang diambil perseroan untuk menjaga profitabilitas dengan kebijakan baru ini ?
3. Berapa porsi penjualan ekspor (Persen) perseroan ?
4. Pemerintah berenca menaikan kembali cuka, miras, apa strategi perseroan hadapi ini ?
5. Gubernur Jakarta mengatakan akan membuat toko khusus penjualan miras sejauh ini, bagaimana progresnya dari sisi perseoran ?
Jawaban :
1. Saat ini PT Delta hanya memproduksi minuman beralkohol (Bir)
2. Dampaknya cukup jelas terlihat di kuartal 1 seperti yang disampaikan sebelumnya.
3. Export PT Delta kecil sekali dibawah 1 %, sebelumnya PT Delta hanya fokus dipasar domestik tapi kedepannya kemungkinan kita akan meningkatkan penjualan export.
4. Sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi kenaikan cukai, namun kami ingin mengadakan dialog dengan kementrian keuangan dan Dirjen Bea Cukai karena jika harga cukai tinggi maka harga bir makin mahal dan tidak terjangkau sehingga konsumen akan lari ke minuman beralkohol lainnya yang tidak resmi. 5. Untuk Toko khusus bir sampai saat ini kami belum mendapatkan konfirmasi dari
Pemprov DKI Jakarta, namun kami siap untuk dilibatkan dalam diskusi nanti atau kesiapan dari wacana Pemprov DKI Jakarta untuk membuat toko khusus bir. Cuma untuk saat ini belum pernah ada follow up lagi untuk konsep toko khusus bir ini.
3. Nama Wartawan : Luther
Dari Media : IDN Financials
Pertanyaan :
1. Kuartal pertama ada penurunan dari kerugian Kurs,apakah ini dampak dari kurs Rupiah ?. Kapan Hedging diterapkan dan pada harga berapa ?
2. Apakah ada rencana hedging pada semester berikutnya ?
Jawaban :
1. Saat ini PT Delta belum melakukan proses hedging atau lindung nilai terhadap risiko transaksi dalam mata uang asing. Hal ini disebabkan karena antara asset dan liabilitas transaksi Perusahaan dalam mata uang asing masih dalam batas normal bagi kami.
4. Nama Wartawan : Dewi
Dari Media : Detik.com
Pertanyaan :
1. Ada Pembagian Dividen ?
2. Kepemilikan Saham Pemprov DKI ?
3. DPR ingin bir dilarang di jual secara bebas, sedang di godok di DPR, tanggapannya
4. Berapa Target produsi, laba, pendapatan untuk tahun ini ?
Jawaban :
1. Tadi pagi kami telah melakukan RUPS Pada jam 09.30 wib ada 4 agenda yang telah disepakati :
Agenda Pertama adalah persetujuan dan pengesahan atas laporan
keuangan Tahunan perseroan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2014.
Agenda Kedua adalah persetujuan atas penggunaan keuntungan
bersih perseroan tahun buku 2014 dimana perseroan akan membagikan dividen sebesar Rp. 6000 per lembar saham atau secara total rupiah adalah 96.079.086.000 Rupiah, dividen ini sesuai dengan rencana akan dibayarkan pada tanggal 15 Juli 2015.
Agenda Ketiga adalah mengenai penentuan gaji dan tunjangan lain
bagi para anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2015.
Agenda Keempat dari RUPS adalah Penunjukan kembali kantor
akuntan public Osman Satrio bin Emi.
Lalu dilanjutkan dengan RUPS Luar Biasa yang mempunyai 5 agenda,
Agenda Pertama adalah Perubahan susunan anggota Dewan
Komisaris dan Direksi Perseroan, dimana terdapat pergantian Komisaris Independen, lalu penggantian 2 direktur yaitu Direktur Penjualan dan Direktur Produksi, dimana para direksi dan komisaris itu adalah untuk sisa untuk masa bakti saat ini.
Agenda Kedua adalah persetujuan untuk melakukan pemecahan nilai
nominal saham atau stock split 1:50.
Agenda Ketiga adalah persetujuan perubahan anggaran dasar
perseroan pasal 4 ayat 1 dan Pasal 4 ayat 2 yang berhubungan dengan stock split dimana perubahan nominal saham dari Rp 1000 per saham menjadi Rp. 20 Per saham.
Agenda Keempat, persetujuan perubahan pasal 13 anggaran dasar
Agenda Kelima adalah persetujuan atas perubahan anggaran dasar
untuk disesuaikan dengan ketentuan otoritas jasa keuangan nomor 32 POJK dan nomor 33.
.
2. Jumlah saham pemprov DKI saat ini adalah 26,25%
3. Kami sependapat dengan pengaturan tetapi kami tidak sependapat dengan pelarangan total minuman beralkohol, karena menurut kami akan menimbulkan masalah yang baru dan ini tidak akan menyelesaikan masalah mengenai penyalahgunaan alcohol bersama anak berusia dibawah umur meminum alcohol. Saat ini di Indonesia sudah banyak sekali aturan yang sifat sudah komprehensif sehingga kalau ini dijalankan sebetulnya ini bisa menjadi solusi yang efektif dan ada rantai untuk mencegah ekses dari minuman beralkohol. Kami juga yakin ada sekarang banyak metode efektif lainnya untuk mencegah penyalahgunaan minuman beralkohol tanpa harus mengambil hak konsumen dengan usia yang sah untuk memilih untuk mengkonsumsi minuman beralkohol secara bertanggung jawab. Berikutnya kami juga sebagai industri yang telah berkembang kurang lebih 80 tahun dan juga kami memproduksi minuman berstandar internasional dengan kualitas yang sangat tinggi, saat ini kami terbuka untuk mengadakan dialog dengan pemerintah untuk mencari solusi yang paling efektif atas isu ini. Kemudian pertanyaan yang menyangkut sahamnya menurun apakah ada rencana restrukturisasi bisa disampaikan sejauh ini belum ada rencana untuk restrukturisasi dan kami terus memonitor situasi dan perkembangan pasar.
4. Untuk target produksi dan tahun ini memang disaat pasar sedang naik turun ini terus terang sulit menentukan target di tahun 2015 tetapi kami tentu akan berusaha mempertahankan semaksimal mungkin bisnis yang ada. Kita masih bisa memaksimalkan penjualan pada chanel chanel yang bisa menjual bir. Dan juga kita masih bisa mengadakan program program yang sifatnya untuk efesiensi.
5. Nama Wartawan : Muhammad Rausyan Fikry
Dari Media : Investor Daily
Pertanyaan :
1. Strategy menghadapi tekanan pasar , apakah akan meningkatkan tingkat export? 2. Dengan kondisi seperti ini apakah bisa diproyeksikan kinerja tahun ini apakah
stagnan, ataukah turun jika turun mau tahan berapa persen penurunannya? 3. Sponsorship Arema sudah keluar berapa biayanya karena ISL sudah sempat
diberhentikan?
Jawaban :
1. Strategi perusahaan untuk menghadapi Permendag ini sudah dijelaskan sebelumnya.
2. Sudah dijelaskan sebelumnya.
6. Nama Wartawan : Merlyn Indria Sari
Dari Media : Bloomberg TV Ind
Pertanyaan :
1. Progress Stock Split yang direncanakan ?
2. Ketidakpastian ekonomi dan peraturan pemerintah yang tidak mendukung,
bagaimana strategi menumbuhkan laba kembali ?
3. Dividen apakah ada tahun ini ? Berapa pembagian per lembarnya dan berapa
persen dari labanya ?
Jawaban :
1. Untuk progress stock split, setelah disetujui rencana untuk stock split pada RUPS LB pada siang hari ini kami akan berkonsultasi dengan biro efek untuk segera melakukan proses stok split ini, dan tentunya setelah adanya perubahan dari anggaran dasar ini dikeluarkan kami akan melakukan stok split karena kami tahu bahwa peraturan dari bursa ada pembatasan bahwa paling lama itu adalah pada bulan Januari 2016. Jadi kami akan berusaha melakukan stock split sesegera mungkin sebelum akhir tahun 2015 ini.
2. Memang ini situasi sangat berat tapi kami yakin kami masih bisa menjaga pertumbuhan perusahaan bisa tercapai selain yang saya sebutkan tadi kita mengedepankan pasar yang ada, kita ada efesiensi tetapi kami terus mengadakan dialog dengan pemerintah, sampai saat ini kami berdialog dengan kementerian perdagangan dimana kita masih bisa mencari solusi yang sifatnya win win.
3. Sudah dijelaskan sebelumnya di hasil RUPS .
7. Nama Wartawan : D. H Forddanca
Dari Media : Kontan
Pertanyaan :
1. Bisa lebih dirinci lagi soal strategi untuk memaksimalkan penjualan melalui channel seperti hotel ? Berapa porsi penjualan dari chanel seperti hotel
.
Jawaban :
1. Sampai saat ini kami belum bisa menyebutkan angka pastinya namun tidak sebesar kontribusi pengecer lainya yang dilarang di Permendag No 6 2015. Tapi yang pasti itu merupakan satu chanel atau saluran distribusi yang cukup potensial untuk bisa dimaksimalkan.
8. Nama Wartawan : Rukmi Hapsari
Dari Media : Majalah Tambang
Pertanyaan :
2. Ada rencana produksi non minol lagi?
Jawaban :
1. Turunnya bervariasi, sekitar 10% namun tidak pasti juga. dan kami tidak ada suatu strategi khusus untuk menghadapi bulan ramadhan.
2. Untuk minuman non alkohol saat ini perusahaan sedang menghitung dengan opsi yang ada, namun untuk investasi minuman non alcohol ini cukup besar, jadi kami juga tidak bisa langsung memutuskan untuk masuk kesana.Perusahaan masih mempelajari mengenai hasil survey pasar, mengenai peluangnya, trend nya seperti apa, bagaimana penerimaan konsumen, semua itu masih kami pelajari untuk masuk ke dalam segmen minuman non alcohol.