KATA PENGANTAR
Dalam tahun anggaran 2012, Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Balai Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal (BPPNFI Regional V Makassar mengalokasikan dana guna mendukung perluasan akses layanan peningkatan mutu PTK PAUDNI di tingkat regional melalui berbagai lembaga UPTD/SKB sebagai kelanjutan dari program sejenis tahun 2011.
Dana dukungan ini diperuntukkan bagi peningkatan kompetensi PTK-PAUDINI melalui pendidikan dan latihan yang diharapkan lebih memperkuat peran Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) atau UPTD di tingkat Kabupaten/Kota dalam rangka pengembangan dan peningkatan mutu PTK-PAUDNI Petunjuk Teknis Peningkatan Mutu PTK-PAUDNI ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi penyelenggara di Kabupaten/Kota sewilayah kerja BPPNFI Regional V Makassar dalam merencanakan, melaksanakan, dan mempertanggungjawabkan program peningkatan mutu PTK-PAUDNI.
Selanjutnya, kami mengharapkan agar semua pihak terkait dapat membantu menyukseskan peningkatan mutu PTK-PAUDNI tingkat regional.
Makassar, April 2012
H. Muhammad Hasbi, S.Sos, M.Pd Nip. 19730623 199303 1 001
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN 1
A. Latar Belakang 1
B. Dasar 2
C. Tujuan 2
D. Sumber Dana dan Distribusi 2
BAB II PENGGUNAAN DANA 4
A. Jenis Diklat 4
B. Rincian Penggunaan Dana 5
BAB III MEKANISME PENYALURAN DANA 6
A. Persyaratan Penerima 7
B. Penyusunan Proposal 8
C. Mekanisme Penetapan Penerima 9
D. Penetapan Penerima 10
E. Penyaluran 10
F. Penggunaan Dana 11
G. Perubahan Program/Kegiatan 11
H. Pertanggungjawaban 11
BAB IV PENGENDALIAN 12
A. Pemantauan 12
B. Evaluasi 13
C. Pengawasan 13
D. Pelaporan 13
BAB V PENUTUP 15
LAMPIRAN
1. Sistematika Proposal 16
2. Pernyataan Kesanggupan Melaksanakan Kegiatan 17
3. Perjanjian Kerjasama 18
4. Sistematika laporan 22
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Berdasarkan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menitikberatkan pada upaya (i) pemerataan dan perluasan akses pendidikan, (ii) peningkatan mutu, relevansi dan daya saing, dan (iii) tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik, serta prioritas program pendidikan yang ditetapkan dalam rencana strategis Kemendikbud adalah perluasan pelayanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan pemberantasan buta aksara.
Layanan pendidikan nonformal (PNF) merupakan upaya dalam rangka mendukung perluasan akses dan peningkatan mutu layanan pendidikan bagi masyarakat. Untuk memberikan layanan PNF kepada masayarakat dengan beragam jenis dan satuan tersebut, diperlukan dukungan pendidik dan tenaga kependidikan yang memadai, baik dari segi jumlah maupun mutunya. Pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan nonformal (PTK-PNF) yang berperan memberikan layanan PNF bagi masyarakat dilapangan terdiri dari pamong belajar, penilik, tutor, fasilitator, tenaga lapangan dikmas (TLD), narasumber teknis, pendidik PAUD, penyelenggara PKBM.
Maka pada tahun 2012 Ditjen PAUDNI melanjutkan program pemberian dukungan dana Peningkatan Mutu PTK-PAUDNI di SKB/UPTD Kabupaten/Kota melalui BPPNFI Regional V Makassar. Guna menyebarluaskan informasi tentang pemberian dukungan dana untuk peningkatan mutu PTK- PAUDNI pada SKB/UPTD Kabupaten/Kota perlu disusun Petunjuk Teknis Penyaluran, Penggunaan dana kelompok percontohan Peningkatan Mutu PTK-PAUDNI tahun 2012
B. Dasar
1. Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 36 tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal
4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 28 tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal 5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 43 tahun
2007 tentang Koordinasi dan Pengendalian Program di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional Tahun Anggaran 2008.
6. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) Balai Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal Regional V Makassar, Tahun Anggaran 2012.
C. Tujuan
Tujuan Petunjuk Teknis ini adalah untuk memberikan acuan yang jelas bagi SKB/UPTD Kabupaten/kota dalam penyaluran pelaksanan, dan pengendalian dana bantuan kelompok percontohan peningkatan mutu PTK-PAUDNI.
D. Sumber Dana dan Distribusi
Dana bantuan kelompok percontohan peningkatan mutu PTK-PAUDNI di SKB/UPTD Kabupaten/Kota ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2012 dan tertuang dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) BP-PNFI Regional V Makassar. tahun 2012 dengan jenis belanja bantuan kerjasama yang seluruhnya berjumlah Rp.1.800.000.000,- (satu milyar delapan ratus ribu rupiah). dengan rincian pendistribusian dana bantuan
kelompok percontohan peningkatan mutu PTK-PAUDNI yang terdiri 40 lembaga @ Rp 45.000.000.
BAB II
PENGGUNAAN DANA
Dana bantuan kelompok percontohan peningkatan mutu PTK- PAUDNI yang diperuntukkan 40 SKB @ Rp 45.000.000,- dengan sasaran penggunaannya melalui kegiatan Diklat Teknis.
A. Jenis Diklat
Jenis Diklat yang dipilih antara lain :
(i) Diklat Pamong Belajar dan Penilik yang bertujuan:
a. Memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan sikap pamong belajar, agar mampu menjadi tenaga fungsional yang berkompeten dan professional sesuai tugas dan fungsi yang diembangnya.
b. Meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap penilik dalam merencanakan, melaksanakan, membimbing dan melaporkan kepenilikan
c. Meningkatkan motivasi penilik dan pamong belajar dalam melaksanakan tupoksinya sebagai petugas tenaga kependidikan pendidikan nonformal.
d. Menfasilitasi penilik dan pamong belajar dalam memperoleh angka kredit untuk kenaikan jabatan/pangkat.
(ii) Diklat Pendidik PAUD yang bertujuan :
Memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan sikap pendidik PAUD dalam rangka menciptakan pendidik PAUD yang berkompeten dan professional.
(iii) Diklat Tutor KF bertujuan :
a. Meningkatkan kompetensi dan wawasan PTK- PAUDNI dalam rangka menciptakan PTK-PAUDNI yang professional dan bermartabat
b. Memberi pemahaman dan pengetahuan terhadap para pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan
keaksaraan tentang penyelenggaraan pendidikan keaksaraan
c. Mengoptimalkan pencapaian tujuan penyelenggaraan program pendidikan keaksaraan dalam rangka mengurangi jumlah penduduk buta aksara.
Untuk diklat Penilik dan Pamong Belajar diberikan alokasi waktu 4 jampel untuk Permenpan dan RB nomor 14 tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Penilik dan Angka Kreditnya dan Permenpan dan RB nomor 15 tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pamong Belajar. Sasaran peserta diklat untuk 25 orang ditetapkan berdasarkan kriteria yang jelas.
Dana bantuan kelompok percontohan peningkatan mutu PTK-PAUDNI tersebut tidak boleh digunakan untuk pengadaan dan perawatan fasilitas, sarana dan prasarana.
B. Rincian Penggunaan Dana
Rincian Penggunaan bantuan kelompok percontohan peningkatan mutu PTK-PAUDNI dilokasikan sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB) seperti berikut ini :
Dana Bantuan Kelompok Percontohan P2TK 1 Kegiatan 45,000,000
1. Belanja Bahan 2,895,000
- Perlengkapan Peserta ( 25 Org x 1 keg ) 25 OK 20,000 500,000
- ATK Bahan Habis Pakai 1 Keg 1,250,000 1,250,000
- Penggandaan, Fotocopy dan Penjilidan 1 Keg 650,000 645,000 - Biaya makan rapat ( 25 org x 1 keg ) 25 Ok 20,000 500,000
2. Honor Output kegiatan 2,950,000
- Honorarium Pengarah ( 2 Org x 1 keg ) 2 OK 500,000 1,000,000 - Honorarium Penanggungjawab ( 1 Org x 1 keg ) 1 OK 400,000 400,000 - Honorarium Ketua ( 1 org x 1 keg ) 1 OK 350,000 350,000 - Honorarium Sekretaris ( 1 org x 1 keg ) 1 OK 300,000 300,000 - Honorarium Pengelola Keuangan ( 1 org x 1 keg ) 1 OK 300,000 300,000 - Honorarium Pembuatan Laporan ( 1 org x 1 keg) 1 OK 300,000 300,000 - Honorarium Penyusun Desain Kegiatan ( 1 org x 1 keg) 1 OK 300,000 300,000
3. Belanja Barang non Operasional lainnya 24,235,000
- Uang Harian Peserta ( 25 Org x 4 hr ) 100 OH 105,000 10,500,000 - Transport Lokal Peserta ( 25 Org x 1 keg ) 25 OH 110,000 2,750,000 - Uang Harian Tim Monitoring Diklat ( 1 Org x 1 hr ) 1 OH 105,000 105,000 - Akomodasi dan Konsumsi, Peserta dan Panitia (32 Org x 4 hr) 128 OH 85,000 10,880,000
4. Belanja perjalanan lainnya 2,720,000
- Uang Ticket Tim Monitoring Diklat - PP ( 1 Org x 1 keg) 1 OK 2,720,000 2,720,000
5. Belanja Jasa Profesi 12,200,000
- Narasumber Lokal ( 7 Org x 4 JP) 28 OJ 250,000 7,000,000
- Jasa Tim Monitoring Diklat ( 1 Org x 4 JP) 4 OJ 500,000 2,000,000
- Moderator ( 4 Org x 8 Jam ) 32 OJ 100,000 3,200,000
No. KEGIATAN VOLUME/
SASARAN HARGA SATUAN
JUMLAH BIAYA
BAB III
MEKANISME PENYALURAN DANA
A. Persyaratan Penerima
Dana bantuan kelompok percontohan peningkatan mutu PTK-PAUDNI tahun 2012 diberikan kepada SKB/UPTD Kabupaten/Kota yang memenuhi syarat, sebagai berikut:
1) Telah menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana peningkatan mutu PTK-PNF tahun 2011 secara lengkap kepada BPPNFI Regional V Makassar, dan tidak memilki tunggakan laporan program yang dilaksanakan pada tahun 2011.
2) Mengajukan proposal sesuai sistimatika yang ditandatangani oleh kepala SKB/UPTD Kabupaten/Kota dengan memuat secara rinci program yang akan diselenggarakan, dana yang dibutuhkan untuk setiap program/kegiatan serta sumber-sumber dana lain menggunakan dengan sistematika sebagaimana pada Lampiran 1.
3) Proposal disetujui dan mendapat rekomendasi dari Kepala Dinas Kabupaten/Kota bagi SKB/UPTD Kabupaten/Kota atau Kepala Bidang PNFI atau pejabat yang bertanggung jawab di bidang PNF.
4) Membuat pernyataan kesanggupan melaksanakan kegiatan pemanfaatan dana bantuan kelompok percontohan peningkatan mutu PTK-PAUDNI tahun 2012 menggunakan format pada Lampiran 2.
5) Menyertakan fotocopy rekening bank (giro) yang telah ditetapkan atas nama lembaga.
6) Legalitas pendirian lembaga dalam bentuk SK Bupati/Walikota/Perda untuk SKB/UPTD Kabupaten/Kota.
7) Memiliki NPWP atas nama lembaga.
8) Kemampuan daya dukung yang dimiliki lembaga (status kepemilikian, sarana dan prasarana yang dimiliki dan kemampuan untuk berkembang).
9) Memiliki Struktur Organisasi dan kepengurusan yang jelas.
10) Mempunyai gambaran ketercapaian program tahun 2011.
11) Surat Pernyataan tidak terjadi duplikasi pembiayaan.
12) Kejelasan latar belakang pengajuan proposal.
13) Kejelasan tujuan pengajuan bantuan dana.
14) Kejelasan data sasaran.
15) Kejelasan jumlah dan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan.
B. Penyusunan Proposal
1)
BPPNFI Regional V Makassar menyusun pedoman ke SKB/UPTD Kabupaten/Kota sesuai dengan ketentuan penggunaan dana yang telah ditetapkan oleh Ditjen PAUDNI Kemdikbud;2) SKB/UPTD Kabupaten/Kota menyusun proposal dengan rata-rata anggaran sesuai kuota yang telah ditetapkan oleh BPPNFI Regional V Makassar;
3) SKB/UPTD Kabupaten/kota menyusun proposal dengan rata-rata anggaran sesuai kuota yang telah ditetapkan oleh BPPNFI Regional V Makassar;
4) Setelah proposal selesai disusun, kemudian dibahas dengan melibatkan semua unsur di UPTD SKB dan mendapatkan persetujuan/rekomendasi dari Kepala Dinas Pendidikan atau pejabat berwenang. Setelah mendapat persetujuan/rekomendasi dari pihak Dinas Pendidikan setempat, proposal tersebut diajukan kepada BP-PNFI regional V Makassar paling lambat tanggal 14 Mei 2012.
C. Mekanisme Penetapan Penerima 1. Pembentukan Tim Penilai Proposal
Tim penilai proposal ditetapkan oleh kepala BP-PNFI Regional V Makassar yang terdiri dari unsur asistensi dan praktisi.
2. Penilaian Proposal
Penilaian proposal SKB/UPTD Kabupaten/Kota dilakukan Tim Penilai Proposal yang ditetapkan oleh BPPNFI Regional V Makassar.
Aspek utama yang dinilai: (i) kelengkapan proposal; (ii) kelayakan program; dan (iii) kewajaran satuan biaya (unit cost).
3. Tugas Tim Penilai Proposal Tim Penilai proposal bertugas:
a) Menilai proposal berdasarkan pedoman yang telah ditetapkan oleh BPPNFI Regional V Makassar secara obyektif dan transparan,
b) Melaksanakan verifikasi lapangan, jika dipandang perlu,
c) Menuangkan hasil penilaian dalam berita acara yang ditandatangani oleh seluruh anggota Tim Penilai.
Keterangan :
a. BP-PNFI Regional V Makassar melakukan penilaian proposal SKB/UPTD Propinsi melalui Tim Penilai Proposal
b. BP-PNFI Regional V Makassar menerima saran perbaikan proposal. Selanjutnya, BP-PNFI Regional V Makassar memproses penetapan penerima dana bantuan kelompok percontohan peningkatan mutu PTK-PAUDNI 2012 berdasarkan Bagan Mekanisme Pengajuan dan Penilaian Proposal SKB/UPTD.
Keterangan :
a. SKB/UPTD Kabupaten/Kota meminta rekomendasi proposal peningkatan mutu PTK PAUD NI kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
b. SKB/UPTD Kabupaten/Kota mengajukan proposal
c. BP-PNFI Regional V Makassar melakukan penilaian proposal SKB/UPTD Kabupaten/Kota melalui Tim Penilai Proposal
d. SKB/UPTD Kabupaten/Kota menerima saran perbaikan proposal dan menyampaikan kembali ke BPPNFI Regional V Makassar bagi SKB/UPTD Kabupaten/Kota untuk proses penetapan penerima dana bansos peningkatan mutu PTK PAUD NI 2012.
D. Penetapan Penerima 1. Penetapan
Penetapan besarnya dana yang diberikan kepada penyelenggara dalam ini SKB/UPTD Kabupaten/Kota didasarkan atas hasil penilaian kinerja pemanfaatan dana peningkatan mutu PTK PAUD NI tahun 2011 dan hasil penilaian proposal tahun 2012 serta kriteria lain yang ditetapkan oleh Tim Penilai.
Hasil penilaian proposal Provinsi dan Kabupaten/Kota dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh seluruh anggota tim penilai di BP-PNFI Regional V Makassar untuk besarnya dana untuk masing-masing SKB/UPTD Kabupaten/Kota.
2. Pejabat yang Berhak Menetapkan
Pejabat yang berhak menetapkan penerima dana untuk masingmasing SKB/UPTD Kabupaten/Kota adalah kepala BP-PNFI Regional V Makassar.
E. Penyaluran
Penyaluran dana peningkatan mutu PTK PAUD NI untuk masing-masing SKB/UPTD Kabupaten/Kota dilakukan oleh BPPNFI Regional V Makassar langsung sekaligus (100%) dari KPPN masing-masing SKB/UPTD dengan cara transfer ke rekening Bank atas nama instansi/lembaga dan bukan rekening pribadi. Penyaluran dapat dilakukan setelah kedua pihak yaitu antara BPPNFI Regional V Makassar dengan SKB/UPTD Kabupaten/Kota menandatangani akad kerjasama (format akad kerjasama sebagaimana Lampiran 3).
F. Penggunaan Dana
Dana peningkatan mutu PTK PAUDNI yang telah diterima harus segera digunakan untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan sesuai dengan program dan jadwal yang dituangkan dalam proposal yang telah direvisi berdasarkan hasil penilaian. Pemanfaatan dana harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan termasuk pemungutan dan penyetoran pajak-pajak.
G. Perubahan Program/Kegiatan
Apabila ada perubahan kegiatan dan rincian pengunaan dana yang tertuang dalam proposal dan telah disetujui maka harus mengusulkan perubahan (revisi) kepada Kepala BPPNFI Regional V Makassar secara tertulis dengan alasan yang rasional. Perubahan tersebut disampaikan kepada BPPNFI Regional V Makassar paling lambat akhir Oktober 2012.
H. Pertanggungjawaban
Kepala UPTD/SKB Kabupaten/Kota wajib mempertanggungjawabkan penggunaan dana yang telah diterima kepada BPPNFI Regional V Makassar sebagai lembaga penyalur dana peningkatan mutu Pertanggungjawaban tersebut terdiri dari: (i) laporan perkembangan/kemajuan bulanan (daya serap) mulai dari bulan penerimaan dana hingga bulan Desember 2012, dan (ii) laporan akhir pelaksanaan program SKB/UPTD Kabupaten/Kota bertanggungjawab dalam menghimpun dan melaporkan perkembangan/kemajuan bulanan dan laporan akhir pelaksanaan program peningkatan mutu PTK- PAUDNI.
BAB IV
PENGENDALIAN
A. Pemantauan
Pemantauan merupakan rangkaian kegiatan untuk mengetahui perkembangan program, ketepatan penyaluran, penerimaan dan pemanfaatan dana sesuai dengan proposal yang telah disetujui oleh BPPNFI Regional V Makassar atau pejabat yang diberikan wewenang. Hasil pemantauan diharapkan dapat mengidentifikasi dan mengantisipasi sedini mungkin masalah atau penyimpangan yang terjadi.
Aspek yang menjadi sasaran pemantauan mencakup kegiatan teknis dan administratif. Pemantauan memiliki fungsi pengawasan dan pembinaan dengan pengertian bahwa pemantauan tidak hanya mencari masalah dan penyimpangan akan tetapi juga memberikan alternatif solusi untuk mengatasi berbagai masalah dan peningkatan kualitas program selanjutnya.
Pemantauan ditujukan kepada pengelola seluruh program/kegiatan peningkatan mutu PTK PAUDNI yang dilaksanakan oleh SKB/UPTD Kabupaten/Kota baik secara internal maupun eksternal. Pemantauan dilakukan secara internal dilakukan oleh Kepala BPKB Provinsi dan Dinas Pendidikan yang bersangkutan. Pemantauan eksternal dilakukan oleh petugas BPPNFI Regional V Makassar, hasil pemantauannya disampaikan kepada Ditjen PAUDNI melalui Direktorat P2TK PAUDNI dengan tembusan kepada Dinas Pendidikan Provinsi dan BPKB/UPTD Provinsi. Pemantauan dilaksanakan secara terpadu antara berbagai pihak dan tingkatan dengan substansi yang berbeda dilakukan oleh:
1. Kepala BPKB/UPTD Provinsi dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, melaksanakan pemantauan internal mulai perencanaan program hingga pelaksanaan. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa program
dilaksanakan sesuai dengan proposal dan mendukung program peningkatan mutu PTK PAUDNI.
2. BPPNFI Regional V Makassar melaksanakan pemantauan dan pengendalian terutama ditujukan untuk memastikan bahwa dana dimanfaatkan sesuai dengan proposal yang telah disetujui dan untuk memastikan bahwa program dilaksanakan sesuai dengan rencana dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
3. Direktorat Jenderal PAUDNI dan unsur Ditjen PAUDNI, melaksanakan pemantauan untuk memastikan bahwa prosedur penyaluran dan pemanfaatan dana sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan dan berdasarkan peraturan perundang-undangan.
B. Evaluasi
Evaluasi penggunaan dana dilaksanakan minimal satu kali dalam satu tahun. Hasil evaluasi digunakan untuk memperbaiki dan meningkatkan program peningkatan mutu PTK PAUDNI dan sebagai bahan pertimbangan pemberian dukungan dana tahun berikutnya.
C. Pengawasan
Direktorat Jenderal PAUDNI dan BPPNFI Regional V Makassar melakukan koordinasi persiapan, pelaksanaan dan pengendalian pemanfaatan dana peningkatan mutu PTK PAUDNI SKB/UPTD Kabupaten/Kota dengan mengoptimalkan potensi yang ada. Instansi/lembaga eksternal yang berwenang melakukan pengawasan dalam penyaluran dan pemanfaatan dana peningkatan mutu PTK PAUD NI yang dikelola oleh SKB/UPTD Kabupaten/Kota ini adalah:
1. Direktorat Jenderal PAUDNI Kemendikbud 2. Inspektorat Jenderal Kemendikbud 3. BPPNFI Regional V Makassar 4. Instansi lain yang berwenang.
D. Pelaporan
Untuk mengetahui daya serap realiasasi laporan bulanan
ketiga setiap bulannya kepada BPPNFI Regional V Makassar dan laporan akhir tahun disampaikan paling lambat tanggal Akhir Desember 2012 kepada BPPNFI Regional V Makassar.
Sistematika laporan bulanan sesuai format lampiran 5a dan 5b. Sedangkan, sistematika laporan tahunan (akhir kegiatan) sesuai dengan format 6. Laporan disampaikan dalam bentuk tertulis (print out). Bagi SKB/UPTD Kabupaten/Kota yang tidak menyampaikan laporan sesuai dengan waktu yang ditetapkan akan menjadi pertimbangan dalam penilaian pengalokasian dana peningkatan mutu PTK PAUDNI untuk tahun berikutnya. BPPNFI Regional V Makassar juga melaporkan secara berkala setiap bulannya yang meliputi :
1. Laporan pelaksanaan kegiatan di SKB/UPTD Kabupaten/Kota;
2. Laporan daya serap keuangan pada masing-masing SKB/UPTD Kabupaten/Kota
Laporan dikirim ke BPPNFI Regional V Makassar U.p Seksi Program dengan menggunakan format/instrumen terlampir, paling lambat minggu ke empat setiap bulannya.
BAB V
PENUTUP
Dengan diterbitkannya Petunjuk Teknis Peningkatan Mutu PTK PAUDNI diharapkan dapat memperlancar penyaluran, pengelolaan dan penggunaan dana yang telah diterima oleh SKB/UPTD Kabupaten/Kota secara efektif dan efisien sehingga dapat mewujudkan PTK PAUDNI tahun 2012 yang bermutu dan profesional. Jika dalam pelaksanaannya memerlukan perubahan- perubahan terhadap program/kegiatan yang telah diusulkan dalam proposal, dimungkinkan untuk mengadakan adendum, sepanjang perubahan tersebut bersifat prinsip atau dipandang sangat perlu dan tidak menyimpang dari tujuan program peningkatan mutu PTK PAUDNI.
Hal-hal yang belum diatur dalam pedoman ini dan/atau apabila ada kebijakan lain dari pimpinan dalam pelaksanaan penggunaan dana peningkatan mutu PTK-PAUDNI akan diatur kemudian dan diadakan perubahan seperlunya.
Semoga pedoman ini bermanfaat bagi semua pihak yang terkait dalam peningkatan mutu PTK PAUDNI
Makassar, April 2012
Kepala BPPNFI Regional V Makassar,
H. Muhammad Hasbi, S.Sos.,M.Pd NIP. 19730623 199303 1 001
Lampiran 1
LAMPIRAN SISTEMATIKA PROPOSAL Proposal Sekurang – kurangnya memuat :
Halaman Judul
Lembar Persetujuan Pejabat yang Berwenang Rekomendasi Pejabat yang Berwenang Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Dasar C. Tujuan D. Ruang Lingkup
BAB II ANALISIS SITUASI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PNF DI WILAYAH KERJA SKB/UPTD
A. Analisis situasi dan Kondisi PTK PAUD NI, ketenagaan, saranaparasarana, dan kapasitas SKB/UPTD (kuantitatif dan kualitatif)
B. Hasil – hasil SKB/UPTD selama ini:
1. Peningkatan Mutu PTK PAUD NI 2. Peningkatan Kompetensi melalui Diklat BAB III RENCANA PROGRAM/KEGIATAN
A. Peningkatan Mutu PTK PAUD NI B. Peningkatan Kompetensi C. Dukungan Manajemen
BAB IV RENCANA PELAKSANAAN PROGRAM/KEGIATAN
Rencana kegiatan memuat antara lain jenis kegiatan, struktur materi, fasilitator/narasumber, waktu pelaksanaan, tempat pelaksanaan, fasilitas pelaksanaan, strategi pelaksanaan, tahapan kegiatan, dan RAB.
BAB V HASIL YANG AKAN DICAPAI
Setiap kegiatan yang dilaksanakan tahun 2012, harus secara detail dan terukur, menunjukkan hasil-hasil yang akan dicapai, terutama dalam hal:
A. Peningkatan Mutu PTK PAUD NI B. Setelah pelaksanaan Diklat BAB VI PENUTUP
A. Kesimpulan B. Saran LAMPIRAN
1. Data PTK PAUD NI wilayah Kabupaten/Kota 2. Data sarana prasarana
3. Fotocopy NPWP
4. Fotocopy Nomor Rekening atas nama lembaga bank yang ditetapkan 5. Rencana Anggaran Biaya (RAB)
Lampiran 2
PERNYATAAN KESANGGUPAN MELAKSANAKAN KEGIATAN PEMANFAATAN DANA KELOMPOK PERCONTOHAN PENINGKATAN MUTU PTK-PNF
Saya yang bertanda tangan di bawah ini; menyatakan sanggup melaksanakan kegiatan peningkatan mutu PTK PAUD NI yang biayanya bersumber dari DIPA BPPNFI Regional V Makassar Ditjen PAUDNI Tahun 2012 sebagaimana dituangkan dalam proposal yang diajukan oleh:
Nama Lembaga : ...
Alamat : ...
Nomor Telp : ...
Jumlah Dana : ...
dengan penuh rasa tanggung jawab sesuai ketentuan dalam pedoman pemanfaatan dana peningkatan mutu PTK PAUDNI tahun 2012 serta peraturan perundang-undangan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran dan bersedia menerima sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan, apabila di kemudian hari terjadi kelalaian yang mengakibatkan kerugian negara dalam melaksanakan kegiatan dimaksud.
Yang menyatakan, (materai Rp.6.000,-)
(Nama lengkap) NIP. ...
Lampiran 3
PERJANJIAN KERJASAMA Nomor:...
ANTARA
BPPNFI Regional V Makassar DENGAN
SKB/UPTD Kabupaten/Kota ...
TENTANG
...
...
...
Pada hari ini, ... tanggal ... bulan ... tahun dua ribu dua belas, kami yang bertandatangan di bawah ini :
Nama : H. Muhammad Hasbi, Sos, M.Pd Jabatan : Kepala BPPNFI Regional V Makassar Alamat : Adhyaksa No. 2 Makassar
Dalam hal ini bertindak dalam jabatannya tersebut di atas sebagai pejabat komitmen pada satuan kerja Balai Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (Ditjen PAUDNI), Kementerian Pendidikan Nasional, selanjutnya dalam perjanjian kerjasama disebut sebagai PIHAK PERTAMA.
Nama : ...
Jabatan : ...
Alamat : ...
Bank/Rek No. : ...
Nama dalam Rekening : ...
NPWP : ...
Dalam hal ini bertindak dalam jabatannya tersebut di atas selaku penanggungjawab penerima dana peningkatan mutu PTK PAUDNI, selanjutnya dalam perjanjian kerjasama ini disebut sebagai PIHAK KEDUA.
Kedua belah pihak, yang selanjutnya disebut PARA PIHAK, bersepakat untuk mengadakan kerjasama dalam rangka peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan anak usia dini pada Kabupaten/Kota ………..
yang diatur sebagaimana pasal-pasal berikut dibawah ini.
Pasal 1 RUANG LINGKUP
(1) PIHAK PERTAMA menyalurkan dana peningkatan mutu PTK PAUDNI sebesar
Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Balai Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Informal nomor : . . . kepada PIHAK KEDUA melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) . . . langsung ke nomor rekening bank atas nama lembaga yang bersangkutan.
(2) Jumlah biaya tersebut di atas sudah termasuk segala pengeluaran beserta pajak-pajak dan biaya lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan.
(3) PIHAK KEDUA menyatakan kesanggupannya untuk melaksanakan kegiatan sebagai berikut:
a. Peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan pendidikan nonformal yang dilaksanakan dalam bentuk peningkatan kompetensi dan kualifikasi PTK PAUD NI;
b. Dukungan Manajemen antara lain untuk perencanaan program, rapat- rapat persiapan/pelaksanaan, koordinasi, konsultasi, monitoring, evaluasi, pelaporan, ATK, dan honorarium pengelola;
(4) Pekerjaan yang dilaksanakan oleh PIHAK KEDUA harus sesuai dengan Pedoman Peningkatan Mutu PTK PAUDNI Regional, Provinsi dan Kabupaten/kota Tahun 2012 dan proposal yang telah diverifikasi berdasarkan hasil penilaian.
(5) PIHAK KEDUA wajib menyampaikan laporan bulanan dan laporan akhir kepada PIHAK PERTAMA tentang pelaksanaan kegiatan pemanfaatan dana seperti yang ditetapkan dalam pedoman.
(6) Dalam melaksanakan Pekerjaan PIHAK KEDUA harus senantiasa berkoordinasi dengan PIHAK PERTAMA dan Pemerintah Daerah setempat guna menghindari hambatan-hambatan dalam pelaksanaan program dan kegiatannya.
(7) PIHAK KEDUA berkewajiban melakukan kerjasama dengan SKB atau UPTD sejenis di Kabupaten/Kota dalam wilayahnya untuk kegiatan peningkatan mutu PTK PAUDNI
Pasal 2 PENGELOLAAN DANA
(1) PIHAK KEDUA wajib melaksanakan pengelolaan dana secara tertib sesuai dengan peraturan perundang-undangan dalam pengelolaan keuangan negara dengan menyiapkan tenaga khusus untuk mengelola administrasi (Pengelola Keuangan).
(2) Pengelola Keuangan yang ditunjuk sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) oleh PIHAK KEDUA wajib mengadministrasikan, menyusun laporan keuangan, dan mendokumentasikan setiap pengeluaran dana dan harus didukung dengan bukti pembayaran/kuitansi yang sah.
Pasal 3
WAKTU PENYELESAIAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEGIATAN (1) PIHAK KEDUA harus mulai melaksanakan kegiatan sebagaimana dimaksud
(2) Pelaksanaan pekerjaan oleh PIHAK KEDUA harus diselesaikan sesuai rencana yang termaktub dalam proposal yang telah disetujui dan paling lambat akhir November 2012.
(3) PIHAK KEDUA harus mempertanggungjawabkan pemanfaatan dana sebagaimana dimaksud Pasal 1 dalam bentuk laporan tertulis baik laporan kegiatan maupun laporan keuangan kepada PIHAK PERTAMA paling lambat sampai tanggal 17 Desember 2012.
(4) PIHAK KEDUA diwajibkan mengembalikan sisa dana apabila ada dana yang tidak terserap ke Kas Negara dan bukti setor Surat Setoran Bukan Pajak (SSBP) dikirim ke PIHAK PERTAMA.
Pasal 4
PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN
Untuk menjamin transparansi, akuntabilitas serta mutu proses dan hasil pelaksanaan program, maka PIHAK KEDUA menyatakan bersedia dan sanggup untuk dipantau, diperiksa dan diawasi, dibina, dibimbing, baik selama program berlangsung ataupun setelah program selesai dilaksanakan, oleh:
a. Pejabat Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal;
b. Pejabat Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional;
c. Pejabat Dinas Pendidikan Provinsi; atau oleh
d. Instansi/pejabat lain yang ditunjuk oleh Direktur Jenderal PAUD NI
Pasal 5
TANGGUNGJAWAB TERHADAP KERUGIAN DAN SANKSI
(1) Apabila dikemudian hari dari hasil pemeriksaan/pengawasan, ternyata PIHAK KEDUA dalam melaksanakan kegiatan dan penggunaan dana ternyata secara hukum terbukti menyimpang dari proposal yang disetujui oleh PIHAK PERTAMA dan Pedoman Peningkatan Mutu PTK PAUD NI Regional, Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2012 serta peraturan perundang-undangan terkait, maka PIHAK PERTAMA dapat mengajukan keberatannya dan berhak meminta pihak berwajib menuntut PIHAK KEDUA;
(2) Pelaksanaan sanksi sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) wajib dilaksanakan oleh PIHAK KEDUA sesuai dengan peraturan perundangundangan.
Pasal 6 LAIN-LAIN
(1) Perjanjian Kerjasama ini dibuat dalam rangkap 3 (tiga) yang terdiri dari 2 (dua) rangkap bermeterai Rp. 6.000,- (enam ribu rupiah) yang masih berlaku dan 1 (satu) rangkap tidak bermeterai yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. Perjanjian Kerjasama bermeterai diberikan kepada PARA PIHAK.
(2) Setiap halaman lembar Perjanjian Kerjasama ini diparaf oleh PARA PIHAK.
(3) PARA PIHAK sepakat bahwa dokumen lain seperti pedoman, proposal yang telah diverifikasi dan Surat Keputusan Penetapan Penerima Dana ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian Kerjasama ini.
Pasal 7 PENUTUP
(1) Perjanjian Kerjasama ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan penuh Kesadaran tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun.
(2) Hal-hal lain yang belum diatur dalam perjanjian kerjasama ini, akan diatur kemudian atas kesepakatan PARA PIHAK.
PARA PIHAK YANG MELAKUKAN PERJANJIAN KERJASAMA Pihak Kedua
Kepala SKB/UPTD Kabupaten/Kota ...
Pihak Pertama Kepala BPPNFI Regional Makassar
...
Nip. ... H. Muhammad Hasbi, Sos, M.Pd Nip. 19730623 199303 1 001
Lampiran 4
SISTEMATIKA LAPORAN AKHIR
PEMANFAATAN DANA PEMANFAATAN DANA KELOMPOK PERCONTOHAN PENINGKATAN MUTU PTK-PAUDNI
TAHUN 2012 Laporan sekurang – kurangnya memuat : Halaman Judul
Lembar Pengesahan Dinas Pendidikan Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Dasar C. Tujuan D. Ruang Lingkup
BAB II PENYELENGGARAAN PROGRAM/KEGIATAN
A. Peningkatan Mutu PTK- PAUDNI (antara lain memuat: kegiatan, jumlah peserta, materi, fasilitator/nara sumber, waktu dan tempat, identitas peserta, hasil yang dicapai, pelaksana/penanggungjawab kegiatan, dan rincian biaya yang dikelompokkan untuk setiap kegiatan). Rincian nama, pendidikan, asal, dan umur peserta pada tiap kegiatan dilaporkan pada bagian lampiran laporan.
B. Dukungan Manajemen (antara lain: nama kegiatan, hasil yang dicapai, pelaksana/penanggung jawab kegiatan, rincian biaya)
BAB III HAMBATAN DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA A. Peningkatan Mutu PTK- PAUDNI
B. Dukungan Manajemen BAB IV RENCANA TINDAKLANJUT
A. Peningkatan Mutu PTK- PAUDNI B.. Dukungan Manajemen
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan
B. Saran LAMPIRAN
1. Rekapitulasi kegiatan, sasaran (satuan dan jumlah), dan jumlah dana 2. Laporan Kegiatan
a. Peningkatan Mutu PTK- PAUDNI
b. Daftar nama dan latar belakang Tim Asistensi 3. Dokumen administrasi pertanggungjawaban dana 4. Foto-foto kegiatan yang relevan