PELUANG DAN KEBIJAKAN DALAM
PENINGKATAN CROSS-BORDER
EDUCATION
2
Worl
d Africa Asia-Paci fic
Eur
ope Latin Americ a &
Outgoing mobility opportunities for students (study, internships etc)
44% 29% 40% 49 %
45% 18 %
43%
International student exchanges and attracting international students
43% 27% 50% 45 %
29% 35 %
42%
International research collaboration 40% 46% 52% 41
% 35% 32% 23%
Strengthening international/intercultural content of curriculum
31% 29% 33% 30 %
27% 25
%
40%
Joint and dual/double degree programmes 30% 24% 27% 35 %
27% 30
%
17% Outgoing mobility options for faculty/staf 29% 24% 24% 35
%
33% 18
%
14% International development and capacity
building Projects Hosting international scholars 17% 22% 18% 13
% 23% 20% 16%
Internationalization “at home” 15% 10% 15% 17
% 11% - 18%
Foreign language teaching as part of the
Curriculum 14%
7% 6% 17
%
15% 5% 9%
Prioritas Kebijakan dan Strategi dalam Internasionalisasi
Pendidikan Tinggi
Worl
d Africa Asia-Paci fic
Eur
ope Latin Americ a &
Improve student preparedness for a globalized/internationalized
world
Internationalize curriculum and improve
Enhance international profle and reputation
Strengthen research and
knowledge capacity Production
14% 24% 15% 13 %
16% 22 %
8%
Increase the number, broaden and diversify source of students
9% 8% 7% 10
% 4% 5% 17%
Broaden and diversify source of faculty/staf
4% 3% 6% 4% 3% 10
%
2%
Increase faculty intercultural understanding*
3% 3% 4% 2% 5% 6% 2%
Alasan terhadap Internasionalisasi Pendidikan Tinggi
Kriteria penilaian QS WUR
Aspek & bobot setiap Indikator
dalam Klasterisasi PT 2017
Kemenristekdikti
Aspek Indikator yang digunakan Kode Bobot
Sumberdaya Manusia (30%)
Persentasi dosen berpendidikan S3 A1 0.33
Persentase dosen dalam jabatan Lektor Kepala dan Guru Besar A2 0.33
Rasio mahasiswa terhadap dosen A3 0.33
Kelembagaan (28%)
Akreditasi Institusi BAN-PT B1 0.35
Akreditasi program studi BAN-PT B2 0.55
Jumlah program studi terakreditasi internasional B3 0.05
Jumlah mahasiswa asing B4 0.05
Kemahasiswaan
(12%) Kinerja kemahasiswaan C1 1.00
Penelitian dan Pengabdian
kepada Masyarakat
(30%)
Kinerja penelitian D1 0.45
Kinerja pengabdian kepada masyarakat D2 0.30
7
• Mendorong dan memfasilitasi internasionalisasi
pendidikan tinggi melalui:
– Peningkatan jumlah mahasiswa asing, program2 internasional, dan pertukaran staf/dosen;
– Aplikasi perijinan mahasiswa asing secara online (ijinbelajar.dikti.go.id)
– Penyediakan Aplikasi Laporan kerjasama perguruan tinggi secara online (ijinbelajar.dikti.go.id/kerjasama)
– Integrasi Sistem Izin Mahasiswa Asing dan Persetujuan Student Visa
• Mendorong dan memfasilitasi Perguruan Tinggi yang
bermutu (excellent) melalui :
– Memperkuat perguruan tinggi yang sudah dikenal secara international => WCU
– Peningkatan kualitas perguruaan tinggi berupa peingkatan akreditasi institusi dan program studi
– Menularkan kemampuan yang dimiliki oleh perguruan tingi yang baik kepada yang lain => Forum KUI; Forum Forwarek Kerjasama; dll
• Menciptakan lingkungan yang memiliki daya saing
dalam melakukan kerjasama
– Menyebarluaskan informasi tentang adanya dana hibah yang bersifat kompetisi : BFKSI; PKKUI; Hibah Konsorsium; dll
– Mendukung berbagai kerjasama baik berskala nasional maupun internasional
– Menyiapkan program penguatan kelembagaan bagi perguruan tingi yang lemah : Lokakarya Peningkatan Akreditasi PT;
• Mendorong dan memfasilitasi kerjasama
internasional bid akademik:
– Pengembangan kurikulum – Joint program:
• Double degree, Joint degree, Credit Transfer/Credit
Earning;
– Regional/international accreditation & recognition – Joint research & publications
• Mendorong inisiasi pertukaran
staf/dosen(reciprocal)
• Mempromosikan Perguruan Tinggi Indonesia =>
NAFSA, EAIE, APAIE, IHEE
• Berpartisipasi dalam regional and
Memperbanyak dana penelitian
National subscription of e-journal database Riset Prioritas Nasional, dll
Researcher, Innovator & Engineer
Meningkatkan profle & Kemampuan staf:
Internationalization of publication
Internationalization of national journal “sabbatical”/post doc overseas
Overseas scholarship
Memanfaatkan ICT guna peningkatan kualitas dan akses => Aplikasi Online Informasi Perguruan Tinggi Indonesia
melalui Pemetaan Peringkat Perguruan Tinggi Indonesia berdasarkan kualitas Manajemen, SDM, Penelitian dan
Kemahasiswaan
Beasiswa bagi mahasiswa asing (Beasiswa KNB dan Beasiswa Darmasiswa).
World
Class
a. ASEAN International Mobility for Students (AIMS)
b. Erasmus Plus
c. New Colombo Plan
d. Re-inventing Japan => Global 30
Suiji
e. Summer Course Programs
f. Joint/Double Degree, Credit Transfer/Credit
Earning
a. Cost of Education
b. Ideological affinity
c. Language proficiency
d. Perceived academic superiority of the institutions in the
host countries
e. Acquisition of foreign language and culture
f.
Employment opportunities
Panduan
Penyelenggaraan Program
Kerja Sama Pendidikan
Landasan hukum
• Permendikbud No. 14 tahun 2014 ttg kerja sama PT di Indonesia
Isi:
A. kerja sama PT bertujuan meningkatkan efektiftas, efsiensi, produktiftas, kreatiftas, inovasi, mutu, dan relevansi
pelaksanaan Tridharma PT untuk meningkatkan daya saing.
B. Prinsip-prinsip kerjasama :
– Mengutamakan kepentingan pembangunan nasional;
– Menghargai kesetaraan mutu;
– Saling menghormati;
– Menghasilkan peningkatan mutu pendidikan;
– Berkelanjutan;
C. Perguruan Tinggi dapat melakukan kerjasama bidang akademik dan/atau bidang non-akademik dengan
perguruan tinggi lain, dunia usaha, atau pihak lain, baik dalam maupun luar negeri.
D. Kerjasama dapat dilakukan dengan modus penawaran dan/atau permintaan yang diselenggarakan dengan pola :
a. pembimbing-dibimbing; dan/atau
Jenis Program Kerja Sama
1 Program Gelar Bersama (Joint Degree);
2 Program Gelar Ganda (Double/Dual Degrees) 2a Program Gelar Ganda Reguler dan
2b Program Gelar Ganda Percepatan (Akselerasi)
Program Gelar Bersama dan Program Gelar Ganda dapat dilaksanakan melalui
1) Program Alih Kredit (Credit Transfer)
2) Program Ambil Kredit (Credit Earning)
3) Program Kembaran (Twinning)
4) Program Pembimbingan Bersama dalam Penelitian (Joint Supervision)
Pelaksanaan 4 (empat) program tersebut di atas dapat
1. Program Gelar Bersama (
Joint
Degree
)
• Dilakukan sekurang-kurangnya oleh dua PT
• Program studi sama, jenjang sama
• Menghasilkan satu gelar S-1 atau S-2
• Harus memperhatikan kedekatan bidang ilmu (bidang serumpun);
• Kesetaraan akreditasi PTDN dan PTLN sekurang-kurangnya B atau kategori “baik”;
• Apabila Program Pertukaran Mahasiswa dan/atau Dosen dilaksanakan dalam rangka melakukan
Program Gelar Bersama (2)
• Hak cipta atas kurikulum, HAKI (paten), legalisasi ijazah, dan hal lain yang bersifat fundamental wajib dituangkan dalam MOA
• Mahasiswa menjalankan Gelar Bersama apabila telah menempuh beban studi kurikulum inti sesuai dengan kompetensi utama, atau telah menempuh beban studi sedikitnya 50% dari total beban studi yang
dipersyaratkan di PT asal
• Lulusan program Gelar Bersama memperoleh dua ijazah (diploma) yang diterbitkan oleh PT asal dan PT mitra untuk satu jenjang kualfikasi (degree)
• Setiap ijazah wajib dilengkapi dengan Surat
2. Program Gelar Ganda
• Dilakukan oleh satu atau dua PT atau lebih pada program studi yang berbeda dengan jenjang yang sama untuk menghasilkan dua gelar
(degree) yang merupakan pengakuan atas hasil pendidikan pada strata1 (S-1) atau strata2 (S-2) • Program Gelar Ganda Reguler dapat dilaksanakan
apabila program studi yang bekerja sama memiliki kesamaan minimum 50% dari total beban studi;
• Program studi yang melaksanakan Program Gelar Ganda Reguler wajib memiliki ijin operasional dan akreditasi sekurang-kurangnya B;
• PTLN yang melakukan Program Gelar Ganda
Program Gelar Ganda
• Beban studi yang wajib diambil oleh mahasiswa peserta program Gelar Ganda Reguler pada PT-PT yang bermitra, serta hak cipta atas kurikulum, HAKI, legalisasi ijazah, dan hal lain yang bersifat
fundamental wajib dituangkan dalam Perjanjian
Kerja Sama (Memorandum of Agreement, MOA) dan wajib mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dan di negara PT mitra;
• Mahasiswa peserta program Gelar Ganda Reguler tidak dapat ditentukan di awal mahasiswa masuk di jenjang yang lebih rendah
• Mahasiswa yang mengikuti Program Gelar Ganda Reguler harus telah menempuh minimum 25% dari total beban sks program studi ke I di perguruan
Program Gelar Ganda
•
Lulusan Program Gelar Ganda Reguler dapat
memperoleh dua gelar (
degree)
dengan
dua ijazah
(diploma)
yang diterbitkan oleh PT A dan PT B
untuk
satu jenjang kualifikasi (degree)
yang
sama;
•
Dua ijazah (diploma) dari dua gelar (
degree)
yang
diperoleh ditandatangani oleh pimpinan
masing-masing PT, dan setiap ijazah dilengkapi dengan
Keterangan Tambahan Ijazah
(Diploma Supplement)
Program Alih Kredit
1. Program Alih Kredit adalah program yang dilaksanakan dengan cara saling mengakui proses pendidikan yang dilakukan di antara program studi yang sama dengan jenjang yang sama / berbeda atau di antara program studi yang berbeda dengan jenjang yang sama;
2. Program Alih Kredit dilaksanakan bila mahasiswa
mengambil mata kuliah yang diberikan oleh PT-Mitra
yang sebetulnya juga diberikan di PT-Asal; oleh
sebab itu jumlah sks PT mitra yang dapat diakui oleh PT asal adalah maksimum 50% dari total beban sks;
3. Pernyataan pengakuan atas jumlah sks yang diambil di PT-Mitra dituliskan pada transkrip mahasiswa dengan dilengkapi Keterangan Tambahan Ijazah (Diploma
Supplement) yang dapat menjelaskan proses dan
Program Ambil Kredit
1. Program Ambil Kredit adalah program yang dilaksanakan dengan cara saling mengakui proses pendidikan yang dilakukan di antara program studi yang sama dengan jenjang yang sama / berbeda atau di antara program studi yang berbeda dengan jenjang yang sama;
2. Program Ambil Kredit dilaksanakan bila mahasiswa
mengambil mata kuliah yang diberikan oleh PT-Mitra tetapi tidak diberikan oleh PT-Asal;
3. Jumlah sks PT-Mitra yang dapat diakui oleh PT-Asal adalah sebanyak-banyaknya 50% dari total sks
kurikulum;
4. Pernyataan pengakuan atas jumlah sks yang diambil di PT-Mitra dituliskan pada transkrip mahasiswa dengan dilengkapi Keterangan Tambahan Ijazah (Diploma
Supplement) yang dapat menjelaskan proses dan
Rekruitmen Mahasiswa Peserta
1. Mahasiswa peserta program kerja sama adalah mahasiswa reguler yang telah diterima oleh PT asal; jadi, tidak ada calon mahasiswa yang sejak awal diterima khusus untuk program kerja sama.
2. Seleksi berdasarkan prestasi akademik harus dilakukan terhadap mahasiswa yang akan
mengikuti program kerjasama mengingat beban studi yang akan dijalani lebih berat dibandingkan mahasiswa program reguler; seleksi harus
Syarat Administratif untuk Melakukan
Program (1)
A. Persyaratan Program Studi yang Melakukan Kerjasama
• PTDN dan PTLN yang akan melaksanakan Program
Gelar Bersama dan Gelar Ganda harus memenuhi persyaratan sekurang-kurangnya yaitu:
• Kedua PS yang akan bekerja sama masih memiliki ijin operasional
• Akreditasi PS pada PT dalam negeri (PTDN) minimum
B
• Akredidasi PS pada PT luar negeri (PTLN) yang menjadi PT Mitra harus baik atau sangat baik di
negaranya yang dituliskan dalam surat pernyataan.
Syarat Administratif untuk Melakukan
Program (1)
B. Dokumen Kelayakan Program, Naskah Akademik, dan Kontrak Kerja Sama
PTDN yang akan melakukan program kerja sama wajib menyampaikan dokumen kelayakan program, naskah akademik, dan kontrak kerja sama sebagai dasar yang dapat digunakan oleh Kementerian Pendidikan Nasional untuk memantau pelaksanaan program kerja sama.
1. Dokumen kelayakan program kerja sama sekurang-kurangnya memuat:
• Misi program, • Target program,
• Penjelasan tentang dasar pemilihan mitra kerja sama, • Prinsip-prinsip kerja sama,
• Beneft dan tantangan dari pelaksanaan program,
• Kesiapan masing-masing PS dalam melaksanakan program
2. Muatan Naskah Akademik
• Tujuan kerja sama
• Identitas pihak-pihak yang bekerja sama
• Deskripsi program kerja sama secara rinci yang sekurang-kurangnya memuat tentang:
kurikulum (learning outcomes, proses belajar, beban belajar, evaluasi dan yudisium) dan sistim pelaksanaannya
jumlah sks yang di-kerjasama-kan di antara 2 PT dan mata kuliah atau kredit yang diakui;
sarana dan prasarana yang akan dipakai dari PT asal dan PT mitra
tempat pelaksanaan program kerja sama yang menjelaskan tempat dimana setiap peserta wajib menempuh semua beban studi untuk peraihan satu buah gelar bersama (Joint Degree) atau dua buah gelar ganda (Double Degrees)
hal-hal yang harus dimuat dalam Keterangan Tambahan Ijasah (Diploma Supplement)
• Kriteria input dan proses rekrutmen
• Parameter keberhasilan penyelenggaraan program kerja sama
• Sistim koordinasi pelaksanaan program kerjasama
• Skema pembiayaan
3. Dokumen kontrak kerja
sama,
Sekurang-kurangnya memuat :
• Gelar yang akan diterima oleh lulusan
• Jumlah Ijasah /Diploma yang akan diterima oleh
lulusan
• Penandatangan Ijasah
• Hak dan kewajiban kedua belah pihak
• Kepemilikan Hak Cipta Kurikulum, HAKI, Legalisasi
Ijazah, dituangkan dalam MoA
• Durasi kerja sama
• Pertukaran atau kerja sama yang sepadan
(Reciprocal mechanism)