163
LAMPIRAN
167
159
Paket pernikahan 500 Porsi 68jt
Fasilitas
:
Gedung
Catering
o Prasmanan : nasi putih, nasi goreng,
soup, daging, ayam, ikan, sayur
(capjay, tumis dll), kerupuk, air
mineral, dessert (pudding, kue, buah,
soft drink)
o Pondokan
: es krim, Siomay, sate
ayam, soto
Dekorasi
o Dekorasi gedung
o Pelaminan
o Mini garden
o Meja buffed an dessert
o Peralatan catering
o Pergola jalan
Busana dan rias
o Busana dan rias akad / pemberkatan
o Busana dan rias resepsi
o Busana dan rias orang tua
o Penerima tamu, among tamu, dan
pagar ayu
Foto video
o Kolase album foto
o 1 DVD
o 1 fotografer 1 videografer
Hiburan
o Organ tunggal. Sound system, 2
penyanyi
Lainya
o VIP seat 30
o Buku tamu
o Umbul – umbul
o MC
160
Paket pernikahan 1000 Porsi 68jt
Fasilitas
:
Gedung
Catering
o Prasmanan : nasi putih, nasi goreng,
soup, daging, ayam, ikan, sayur
(capjay, tumis dll), kerupuk, air
mineral, dessert (pudding, kue, buah,
soft drink)
o Pondokan
: es krim. Siomay, sate
ayam, zuppa soup, kambing guling,
soto
Dekorasi
o Dekorasi gedung
o Pelaminan
o Mini garden
o Meja buffed an dessert
o Peralatan catering
o Pergola jalan
Busana dan rias
o Busana dan rias akad / pemberkatan
o Busana dan rias resepsi
o Busana dan rias orang tua
o Penerima tamu, among tamu, dan
pagar ayu
Foto video
o 1 album kolase foto 10 sheet
o 1 LCD video liputan
o 1 fotografer 2 videografer
o Background mini studio
Hiburan
o Mini band, Sound system, 2 penyanyi
Lainya
o VIP seat 50
o Buku tamu
o Umbul – umbul
o MC
o Tempat uang
Filename: Ratu_Qori_Wedding_center_di_semarang.docx Date: 2017-03-09 02:46 UTC
Results of plagiarism analysis from 2017-03-09 02:53 UTC 187 matches from 55 sources, of which 44 are online sources.
PlagLevel: 2.2%
[0] (19 matches, 0.9%) from your PlagScan document "Christian_A...Y-13.11.0012).pdf" dated 2017-03-07
[1] (16 matches, 0.7%) from your PlagScan document "ASTRELLA_MA...A_DI_SEMARANG.pdf" dated 2017-03-06 [2] (18 matches, 0.6%) from your PlagScan document "Dwiki_febri...ftar_pustaka.docx" dated 2017-03-07
[3] (14 matches, 0.6%) from your PlagScan document "ANISA_ANGGR..._DIKOTA_KUDUS.doc" dated 2017-03-07 [4] (16 matches, 0.5%) from your PlagScan document "R._MARTHIAN...EN_TEMANGGUNG.pdf" dated 2017-03-07 [5] (12 matches, 0.4%) from your PlagScan document "Agustinus_E...re_di_Kendal.docx" dated 2017-03-07
[6] (10 matches, 0.4%) from your PlagScan document "Mia_Hariyon...n_Pekalongan.docx" dated 2017-03-07 [7] (5 matches, 0.3%) from your PlagScan document "Antani_13.1..._Sei_Mangkei.docx" dated 2017-03-07 (+ 1 documents with identical matches)
[9] (8 matches, 0.3%) from your PlagScan document "Gregorius_A...ftar_pustaka.docx" dated 2017-03-07 [10] (3 matches, 0.2%) from penjagahati-zone.blogspot.com/2011/02/prinsip-kerja-penangkal-petir_3185.html (+ 1 documents with identical matches)
[12] (4 matches, 0.2%) from docplayer.info/34585219-Landasan-teori-dan-program.html
[13] (4 matches, 0.2%) from repository.unika.ac.id/4783/1/11.11.0057 AFID ULIL AIDI cover.pdf
[14] (2 matches, 0.1%) from pemasangan-penangkalpetir.blogspot.com/2013/06/harga-pasang-penangkal-petir.html [15] (2 matches, 0.1%) from agenpasangpenangkalpetir.blogspot.com/
(+ 1 documents with identical matches)
[17] (2 matches, 0.2%) from https://catatan.baha.web.id/1649
[18] (2 matches, 0.1%) from protekpenangkalpetir.blogspot.com/2014/12/penangkal-petir.html (+ 1 documents with identical matches)
[20] (2 matches, 0.1%) from https://jstobet.wordpress.com/2015/04/08...sionalelektrostatis-prinsip-kerja-petir/ [21] (2 matches, 0.1%) from lightningprotectionsurabaya.blogspot.com/
[22] (1 matches, 0.1%) from https://prasetyoalvaro.blogspot.com/2016/04/penangkal-petir.html [23] (1 matches, 0.1%) from jasapasangpenangkalpetirmurah.blogspot.com/
[24] (1 matches, 0.1%) from https://pt.scribd.com/doc/81567733/Makalah-Penangkal-Petir-Isi
[25] (1 matches, 0.1%) from https://penangkalpetirflashvectron.wordpress.com/cara-kerja-penangkal-petir/ (+ 4 documents with identical matches)
[30] (1 matches, 0.1%) from https://id.scribd.com/doc/81567733/Makalah-Penangkal-Petir-Isi [31] (1 matches, 0.1%) from https://www.facebook.com/penangkal/about
[32] (1 matches, 0.1%) from www.tokotower.com/my/index.php/anti-petir (+ 3 documents with identical matches)
[36] (1 matches, 0.1%) from https://www.scribd.com/doc/81567733/Makalah-Penangkal-Petir-Isi (+ 1 documents with identical matches)
[38] (1 matches, 0.1%) from https://sites.google.com/site/cvdewatatechnoindo/ [39] (1 matches, 0.1%) from cvbintangkurniajaya.blogspot.com/#!
[40] (1 matches, 0.1%) from atficliquers.blogspot.com/ (+ 1 documents with identical matches)
[42] (1 matches, 0.1%) from dokumen.tips/documents/penangkal-petir-ppt.html
[43] (1 matches, 0.1%) from agipetir.blogspot.com/2016/01/pasang-penangkal-petir.html [44] (1 matches, 0.1%) from ahmadtheahkerz.blogspot.com/
[45] (1 matches, 0.1%) from agipetir.blogspot.com/2016_01_01_archive.html
[46] (1 matches, 0.1%) from https://www.facebook.com/Fire-Ex-Jogja-167610886583646/posts
[47] (2 matches, 0.1%) from repository.unika.ac.id/10002/1/11.11.0071 Harradla Hasan Firdaus COVER.pdf [48] (1 matches, 0.1%) from dokumen.tips/documents/manfaat-elektrostatis.html
[49] (1 matches, 0.1%) from f-pelamonia.blogspot.com/2010_04_01_archive.html (+ 1 documents with identical matches)
[51] (1 matches, 0.1%) from www.jasapasang-penangkalpetir.com/?tag=penangkal-petir-serang
[52] (1 matches, 0.1%) from your PlagScan document "Christian_L...ng_(LTP-Arsi).pdf" dated 2017-03-06 [53] (1 matches, 0.0%) from e-journal.uajy.ac.id/7724/7/ARS613474.pdf
(+ 1 documents with identical matches) Settings
Sensitivity: Medium
Bibliography: Bibliography excluded Citation detection: Reduce PlagLevel Whitelist:
--Analyzed document
=====================1/128====================== 1 BAB I PENDAHULUAN1.[0][1][3][4] ...1 Latar Belakang Proyek
Kota Semarang merupakan ibu kota dari provinsi Jawa Tengah.[1][0]Selain
sebagai pusat pemerintahan dari provinsi Jawa Tengah, kota Semarang jugaa merupakan pusat perkembangan berbagai macam sektor. Seiring berjalanya waktu, banyak sekali perkembangan yang terjadi dalam bidang sosial, ekonomi, hiburan, teknologi, dan industry. Dengan adanya
perkembangan tersebut, gaya hidup masyarakatpun mulai berubah menjadi modernis. Perubahan gaya hidup tersebut menuntut masyarakat untuk mendapatkan sesuatu dengan cara yang praktis dan juga efisien. Dalam pemenuhan gaya hidup tersebut, salah satu sektor yang terus berkembang adalah sektor bisnis perdagangan. Pada perkembangan disektor ini, para pelaku bisnis dan ekonomi dituntut untuk berkreasi dan memiliki kretifitas yang lebih, dalam menghadapi peluang bisnis yang dihasilkan dari perkembangan tersebut. Salah satu bisnis yang sedang dan terus berkembang akhir – akhir ini adalah bisnis jasa dan perlengkapan pernikahan. Dengan adanya perkembangan gaya hidup yang mempengaruhi sektor bisnis perdagangan jasa penikahan tersebut, maka dibutuhkan sebuah tempat yang mampu menampung adanya kreatifitas dari perkembangan pada sektor ini. Selain itu, dibutuhkan pula sebuah tempat yang mampu =====================2/128======================
2
menyediakan informasi masyarakat yang membutuhkan informasi tentang pernikahan secara lengkap.
Acara pernikahan bukan hanya sekedar acara sakral dalam kehidupan seseorang. Hal ini juga mempengaruhi adanya perkembangan dunia bisnis dibidang pernikahan. seperti yang diketahui, dalam pelaksanaan pernikahan banyak sekali perlengkapan yang dibutuhkan. Mulai dari gaun pengantin, makeup pengantin, dekorasi, makanan, souvenir hingga perlengkapan untuk pelaksanaan prosesi adat.Tidak hanya terkait pada pernikahan modern, kebutuhan yang dibutuhkan pada pernikahan dengan prosesi adat juga semakin meningkat. Dalam hal ini, di Semarang prosesi adat yang sering kali digunakan adalah adat Jawa. Pada dasarnya, perlengkapan yang dibutuhka dalam pelaksanaan prosesi pernikahan baik modern dengan tradisional hamper sama. Perbedaanya, pada prosesi pernikahan adat Jawa, dibutuhkan beberapa space selain ballroom untuk pelaksanaan respsi dan pemberkatan maupun akad nikah. Namun juga dibutuhkan beberapa space lain untuk pelaksanaan acara pra nikah seperti midodareni dan siraman, dimana biasanya hal ini dilakukan dirumah atau bahkan tidak dilaksanakan sama sekali. Untuk jenis pernikahan modern, pelaksanaan hanya berbatas pada pelaksanaan akad atau pemberkatan pernikahan saja lalu menuju ke resepsi. =====================3/128======================
3
1.1.1 Kebutuhan
Dengan adanya perubahan gaya hidup masyarakat modern, dimana masyarakat menginginkan sebuah kepraktisan dan efisiensi dalam mendapatkan sesuatu. Maka dibutuhkan sebuah tempat yang mampu menampung segala kegiatan dalam pernikahan. Kegiatan yang dimaksud mencakup kegiatan sebelum pelaksanaan acara pernikahan maupun berlangsungnya acara. Khususnya pada adat Jawa, acara pernikahan sebelum pemberkatan atau akad nikah, dilaksanakan beberapa prosesi seperti siraman, sungkeman, midodareni lalu prosesi acara pernikahan dan resepsi.
Dalam mempersiapkan jalanya acara pernikahan tersebut, dibutuhkan banyak sekali waktu dan bahan yang akan digunakan. Bagi sebagian orang, jalan tercepat dalam persiapanya adalah menggunakan wedding organizer. Wedding organizer ini membantu pasangan mempelai untuk mempermudah mempersiapkan pernikahanya. Dimana pasangan mempelai hanya perlu datang ke kantor wedding organize, datang ke lokasi gedung yang akan digunakan, dan datang ketempat persewaan baju untuk mencoba baju pengantin dan keluarga yang akan digunakan. Hal ini dirasa belum cukup karena pengantin masih harus mendatangi beberapa tempat yang lain, dan ini masih membutuhkan waktu yang cukup lama.
=====================4/128======================
4
Selain adanya perubahana dalam gaya hidup masyarakat.
Perkembangan yang terjadi dalam dunia industri, sosial dan teknologi juga mempengaruhi adanya perubahan dalam dunia bisnis. Tidak terkecuali dalam dunia bisnis Jasa di dunia pernikahan. Adanya
keinginan masyarakat untuk mengadakan perhelatan pernikahan dengan berbagai macam jenis, membuat banyak peminat bisnis jasa
meningkatkan kretivitasnya dalam pemenuhan tuntutan pasar. Hal ini direspon dengan adanya penyelenggaraan wedding expo, yang rutin digelar di Semarang setiap tahunya. Wedding expo sudah mulai diadakan setahun sekali sejak tahun 2009. Pada saat itu, peminat wedding expo baru diikuti oleh 60 vendor penerima jasa dalam pernikahan. Pada February 2015, telah dilaksanakan wedding expo yang diikuti oleh 164 vendor. Dengan kurun waktu 6 tahun, peningkatan yang terjadi sudah melebihi dua kali lipat.
Namun sayangnya, hal ini masih kurang efektiv bagi pelayanan informasi yang lebih lanjut. Karena wedding expo hanya dilaksanakan dalam kurun waktu setahun sekali, maka bagii para mempelai yang tidak sempat mengunjungi acara tersebut kesulitan untuk mendapatkan informasi tentang inovasi baru apa saja yang dapat digunakan untuk acra pernikahanya. Dengan itu dibutuhkanlah sebuah tempat, yang dapat menampung segala informasi mengenai vendor-cendor baru yang sudah =====================5/128======================
5
berkembang, sehingga para mempelai dapat mendapatkan pelayanan dan informasi yang tepat mengenai pernikahan, pada satu tempat.
1.2 Tujuan Dan Sasaran Pembahasan
1.[4]2.1 Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai dalam perancangan proyek “Wedding Center di Semarang” ini adalah :
Menciptakan bangunan yang mampu mengakomodir segala kegiatan dalam pelaksanaan maupun penyedian informasi yang terpadu dan terpusat dalam bidang pernikahan
Sebagai sarana berbagi informasi bagi para peminat bisnis dalam bidang pernikahan
Menciptakan bangunan yang unik dan inovatif agar dapat menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Kota Semarang.
Menciptakan wadah atau tempat yang dapat menampung semua aktifitas wedding, baik sebelum maupun saat acara
diselenggarakan. Mulai dari acara pra nikah, tempat penginapan bagi pengantin dan kelurga pengantin, hingga gedung
penyelenggaraan resepsi.
=====================6/128======================
6
Masyarakat menengah khususnya di kota Semarang dan Jawa Tengah yang mencari informasi dibidang pernikahan dengan adat Jawa, mulai dari perias pengantin, catering, dekorasi, photo dan video , hingga souvenir pernikahan.
Para peminat bisnis pernikahan, untuk berbagi informasi dan berinteraksi dengan peminat bisnis lainya dalam bentuk expo, seminar maupun pameran.
1.3 Lingkup Pembahasan
Lingkup pembahasan dalam mendesain “[5][3] [0][1] ...Wedding Center di Semarang”
adalah sebagai berikut : 1.3.1 Deskripsi Proyek
Deskripsi proyek ini berisi tentang pembahasan dari terminology Wedding Center, spesifikasi proyek yang mencakup fasilitas yang
disediakan, kegiatan, pelaku, persyaratan ruang, hingga system struktur, keamanan dan kenyamanan bangunan.
1.3.2 Analisa Program Arsitektur
Analisa ini membahas tentang pendekatan arsitektur yang digunakan, seperti studi kegiatan, kebutuhan ruang, studi pelaku dan persyaratakn ruang lainya. Dan juga membahas tentang analisa dari lingkungan tapak =====================7/128======================
7
yang digunakan, dalam penentuan fasad, struktur, utilitas dan teknologi yang digunakan dalam penunjangan bangunan.
1.3.4 Kajian Teori
Kajian teori membahas tetang penekanan dari terori yang digunakan baik dalam hal desain maupun persyaratan lainya pada bangunan ini.
1.4 Metode Pembahasan
1.[2][4]4.1 Metoda Pengumpulan Data
Metoda pengumpulan data yang digunakan menggunakan pengumpulan
pengumpulan data primer dan sekunder, yang meliputi :[7][0]
Data Primer
Data primermerupakan data yang didapatkan secara langsung
dari sumber yang dibutuhkan dengan cara :[7]
- Observasi lapangan : Observasi lapangan diadakan pada lokasi proyek sejenis, yang memiliki fungsi yang sama. Observasi pertama yang dilakukan adalah Ikatan Pengusaha Jasa dan Perlengkapan Pesta (IKAPESTA) sebagai penyelenggara rutin Wedding Expo sejak 2009 di Semarang. Observasi kedua yang dilakukan adalah mengunjungi gedung Wanita, Gedung Manunggal Jati sebagai pembanding kapasitas dan kualitas wedding hall. =====================8/128======================
8
pihak atau organisasi terkait yaitu Ikatan Pengusaha Jasa dan Perlengkapan Pesta, untuk mendapatkan informasi tentang jenis pernikahan, vendor dan jumlah pernikahan yang diselenggarakan dari tahun ketahun.
Data sekunder
- Studi Literatur : studi literatur dilakukan dengan
mengumpulkan data berupa teori, standart, dan persyaratan yang berlaku yang diangkat, baik dari buku, jurnal, literatur maupun pengambilan data dari website internet.
1.4.2 Metoda Penyusunan Analisa a. Induktif
Melakukan studi komparasi dan studi banding dengan beberapa proyek yang memiliki fungsi dan jenis yang sama dengan tugas akhir yang dibuat.
b. Deduktif
Mencari ketentuan standart dan regulasi yang telah ditentukan, yang digunakan sebagi tolak ukur proyek. Dengan mencari standart-standart regulasi yang sudah ditentukan dan menjadikan acuan atau tolak ukur.
=====================9/128======================
9
1.5 Sistematika Pembahasan Bagian Pertama Pendahuluan
Bab ini berisi tentang uraian tentang latar belakang pemilihan proyek. Bab ini juga berisi pemaparan tentang kerangka pemikiran materi landasan teori dan program yang bersangkutan dengan proyek. Khususnya pemikiran dasar tentang sasaran, tujuan dan lingkup pembahasan pada bab selanjutnya.
Bagian Kedua Tinjauan Proyek
Wawasan tentang latar belakang dan gambaran umum proyek dijelaskan pada bab II ini. Latar belakang yang tercantum pada bab ini meliputi perkembangan dan juga trend yang mendasar yang mempengaruhi adanya kebutuhan dari proyek terkait. Selain penjelasan tentang latar belakang, juga diuraikan tentang terminologi, kegiatan, pelaku aktifitas dan juga persyaratan desain baik secara arsitektural maupun regulasi dari tata kota. Terakhir, dipaparkan pula kesimpulan, batasan, dan anggapan sebagai batasan dari pembahasan.
=====================10/128======================
10
Bab ini berisi analisa pendekatan program arsitektur yang menjelaskan analisa dari pendekatan arsitektur, sistem bangunan, dan juga kontek lingkungan yang berpengaruh. Analisa arsitektur dan sistem bangunan berisi tentang penjelasan mengenai studi aktivitas dan pelaku yang mepengaruhi penggunaan utilitas dan juga sistem struktur bangunan. Sedangkan analisa konteks lingkungan berisi pemilihan lokasi dan tapak untuk proyek.
Bagian Keempat Program Arsitektur
Menguraikan program kawasan, faktor penentuan perancangan, faktor persyaratan perancangan, serta program sistem struktur yang akan digunakan.
Bagian Kelima Kajian Teori
Bab ini berisi tentang uraian kajian teori dari tema desain yang dipilih dan
juga penjelasan tentang penekanan dari teori yang digunakan pada
bangunan Wedding Center.[5][6][9]
=====================11/128======================
11 BAB II
TINJAUAN PROYEK
2.[9][0][2][5] ...1 Tinjauan Umum
2.[2][4]1.1 Gambaran Umum Wedding Center
Wedding dalam kamus bahasa Inggris berarti upacara pernikahan. Upacara ini merupakan prosesi yang dilakukan baik secara adat, agama, maupun social yang biasanya dilakukan di indoor atau ooutdoor, dalam suatu runtutan acara tertentu. Center dalam kamus bahasa Inggris berarti pusat dari suatu lingkaran atau lingkup.
Dalam pelaksanaan pernikahan terdapat dua macam tema pernikahan yang digunakan. Yang pertama tema modern, dengan tema ini
pernikahan dilaksanakan sesuai keinginan mempelai tanpa mengirangi kesakralan dari intisari pernikahan tersebut. yang kedua adalah
pelaksanaan pernikahan dengan tema adat tradsional. Di kota Semarang sendiri konsep pernikahan adat yang paling sering digunakan adalah adat Jawa Jogja.
Dalam hal ini Wedding Center yang dimaskud adalah, sebuah tempat yang menjadi pusat dari penyelenggaraan dan penyediaan hal-hal yang diubutuhkan dalam pernikahan. Wedding Center menyediakan tempat untuk penyelenggaraan kegiatan dalam upacara pernikahan yang =====================12/128======================
12
dilakukan dalam pernikahan adat Jawa Jogja maupun secara modern. Selain itu Wedding Center juga memberikan layanan wedding organizer sebagai pelayanan konsultasi mengenai pelaksanaan acara pernikahan. Adapun gambaran umum mengenai fasilitas utama dan pendukung dari wedding center yang akan dibuat adalah sebagai berikut :
Convention Hall
Gedung ini berisi hall serbaguna yang digunakan untuk perlaksanaan pernikahan indoor
Gedung Wedding Organiser
Bangunan ini berisi ruang konsultasi, salon dan bridal, studio foto, dan juga gallery wedding yang menampilkan contoh dekorasi dan contoh perlengkapan pernikaha yang dapat digunakan
Wisma
Tempat penginapan yang disediakan untuk penginapan bagi para keluarga pengantin dan
Service
Area service terdiri dari ruang keamanan, pantry, toilet, raung panel, ruang genset, dan ruang cctv
=====================13/128======================
13
2.1.2 Latar Belakang, Perkembangan, Trend
2.[0][2][3][4] ...1.2.1 Latar belakang
Pernikahan merupakan salah satu momen sakral dalam kehidupan seseorang. Pernikahan umumnya dilakukan dengan upacara sesuai dengan tatacara dari masing-masing adat. Pernikahan dilakukan dengan tatacara pelaksanaan akad nikah atau pemberkatan pernikahan lalu disertai dengan adanya acara resepsi. Upacara perinikahan biasa dihadiri oleh keluarga, kerabat terdekat dan juga tamu undangan yang khusus diundang untuk menghadiri acara tersebut.
Di kota Semarang sendiri, konsep pernikahan yang sering digunakan adalah modern dan tradisional. Untuk konsep pernikahan dengan tradisional adat yang sering dipilih adalah tema adat Jawa Jogja.
Dimana dari adat tradisional Jawa tersebut memiliki runtutan acara yang banyak. Dalam pelaksaanaan upacara adat tersebut, dibutuhkan banyak sekali detail perlengkapan mulai dari busana, perlengkapan dekorasi, makanan, hingga keperluan tempat. Selain itu, dalam adat Jawa tali kekeluargaan sangatlah kental, sehingga sebagian keluarga besar dari masing masing pihak akan hadir dalam acara itu. Dan hal ini membuat mempelai membutuhkan tempat lebih untuk tempat tinggal keluarga yang hadir dan untuk penyelenggaraan acara.
=====================14/128======================
14
2.1.2.2 Perkembangan
Banyaknya kebutuhan yang dibuthkan dan harus dilengkapi dalam proses pernikahan memakan banyak waktu dan tenaga. Hal ini dipengaruhi oleh tersebarnya tempat tempat yang menyediakan jasa pernikahan. Penyedia jasa pernikahan umumnya fokus pada satu
pengguna jasa mengakibatkan kurang optimalnya pelaksanaan pernikahan.
Dengan adanya kebutuhan mendesak tersebut, muncullah berbagai macam jasa kreatif yang membantu mempermudah persiapan pernikahan. Salah satunya jasa kreatif tersebut adalah wedding organizer. Kemunculan weedding organiser ini memacu adanya perkembangan dalam dunia usaha jasa pernikahan sendiri. Dengan adanya wedding organiser, muncul pula berbagai ide kreatif mengenai tema dari pernikahan. Mulai dari tema pernikahan modern, tradisional, hingga modifikasi adat tradisional.
Munculnya banyak tema tersebut semakin memacu adanya jasa baru yang menawarkan berbagai paket pernikahan mulai dari wedding dress, pre weding foto, hingga catering unntuk acara resepsi. Untuk mewadahi informasi tentang keberagaman tersebut maka, diadakanlah Wedding Expo sekali dalam satu tahun sekali. Wedding expo tersebut
=====================15/128======================
15
dilaksanakan dalam rangka memberikan wadah informasi dalam bidang jasa pernikahan.
2.1.2.3 Trend
Dalam kehidupan dan perkembangan ekonomi sosial dan budaya, resepsi dan upacara pernikahan bukan lagi hal yang ‘biasa’ dilakukan tetapi sudah menjadi keharusan bagi sebagian besar masyarakat. Dengan adanya keharusan tersebut, maka resepsi pernikahan sudah menjadi tren dimasyarakat. Dalam upacara pernikahan, masyarakat menggunakan tatacara adat jawa Jogja dalam pelaksanaan acara resepsi dan pre resepsi.
Berikut adalah beberapa jenis layout pernikahan yang sering digunakan oleh masyarakat saat ini :
Round table : merupakan konsep pernikahan adat Tionghoa, namun sudah banyak juga digunakan oleh masyarakat umum. Dalam acara ini tamu menghadiri prosesi acara dari awal hingga akhir kurang lebih 2 jam. Para tamu ditempatkan pada meja bundar yang masing-masing berisi 8 hingga 10 kursi.
Piring terbang : resepsi pernikahan ini dilaksanakan oleh adat Surakarta. Tamu yang hadir mengahadiri acara dari awal hingga akhir dengan duduk di kursi berjejer yang disediakan. Lalu menikmati =====================16/128======================
16
hidangan yang disajikan secara estafet mulai dari makanan pembuka, makanan utama hingga penutup.
Standing party : konsep pernikahan dimana para tamu yang hadir tidak dituntut untuk mengikuti acara dari awal hingga akhir, dan menikmai sajian makanan secara pondokan dan prasmanan. Acara
ini biasa dilaksanakan dalam tema modern dan didalam ruangan. Garden party : konsepnya sama dengan konsep standing party, namun acara ini biasa dilaksanakan di taman, tepi pantai atau outdoor area.
Dengan adanya runtutan tradisi adat dan pemilihan layout acara pernikahan tersebut, masyarakat membutuhkan tempat yang mamapu menampung segala kegiatan upacar pernikahan adat. Selain kebutuhan tempat yang mendesak, dibutuhkan pula efisiensi waktu dan fleksibilitas tempat dalam memenuhi semua runtutan acara.
2.1.3 Sasaran Yang Akan Dicapai
2.[4][7]1.1.1 Arsitektur
Membangun bangunana yang representatif sebagai one stop wedding service, yang mampu menampung segala aktifitas dalam bidang jasa wedding. Selain itu daapt menghasilkan sruang ruang yang fleksible untuk mewadahi aktiftas wedding dan bisnis jasa pernikahan. =====================17/128======================
17
2.1.1.2 Masyarakat
Memenuhi kebutuhan masyarakat akan sarana informatif mengenai jasa pernikahan.
Selain itu menyediakan wadah bagi industri kreatif dibidang prnikahan untuk berbagi inovasi dan informasi.
Memberikan bangunan representatif sebagai wedding center, yang dapat mewadahi segala kebutuhan dan memfasilitasi kebutuhan wedding
Memberikan tempat yang dapat memberikan informasi tentang alternatif tempat jasa pernikahan khususnya di Semarang
Menyediakan wadah bagi masyaraat untuk melaksanakan gelaran upacara pernikahan tradisional jawa yang efisien dan fleksible
2.1.1.3 Pemerintah
Menciptakan bangunan yang bisa menjadi wadah perkembangan bisnis jasa pernikahan. Sehingga dapat membantu perkembangan bisnis jasa pernikahan dan mampu meningkatkan pendapat daerah.
=====================18/128======================
18
2.2 Tinjauan Khusus
2.[4][9]2.1 Terminologi
Wedding : Wedding merupakan salah satu kata bahsa
inggris yang berarti pernikahan. (Prof. Drs. S. Wojowarsito, Kamus Inggris-Indonesia,1982, hal. 277)
perjanjian resmi antara lelaki dan perempuan untuk membina hubungan keluarga sebagai suami istri (KBBI, Depdikbud, Balai Pustaka, 1989, hal. 745)
Center : kata bahasa Inggris yang berarti pusat (Prof. Drs. S. Wojowarsito, Kamus Inggris-Indonesia,1982, hal. 129)
Pokok pangkal atau tumpuan, dapat juga diartikan sebagai tempat yang menjadi pangkal dari sebuah wilayah. (KBBI, Depdikbud, Balai Pustaka, 1989, hal. 745)
Pernikahan secara umum diartikan sebagai upacara pernikahan.
Upacara ini merupakan prosesi yang dilakukan baik secara adat, agama, maupun social yang biasanya dilakukan di indoor atau ooutdoor, dalam suatu runtutan acara tertentu.
Istilah Wedding Center ini dimaksudkan sebagai sebuah bangunan yang menjadi pusat dari jasa pernikahan, atau one stop wedding service di Semarang. Bangunan tidak hanya menyediakan gedung serbaguna =====================19/128======================
19
yang digunakan sebagai tempat pelaksanaan pernikahan, namun juga memberikan pelayanan kegiatan pra-pernikahan. Yang dimaksud dari jasa pra pernikahan adalah foto pre wedding, fitting baju pernikahan, acara adat pra pernikahan seperti siraman midodareni. Penyediaan jasa ini akan dilayani oleh bagian wedding organizer. Pengguna jasa dapat menggunakan gedung dengan paket pernikahan yang disediakan oleh wedding organizer. Perlengkapan dekorasi, catering souvenir
didapatkan dari kerjasama pihak wedding organizer dengan para vendor penyedia jasa. Berikut jumlah vendor yang bekerjasama dengan
wedding organizer pada wedding center ini : 2.2.2 Kegiatan (pelaku, aktivitas dan fasilitas) 2.2.2.1 Gambaran Kegiatan
Kegiatan Utama
Pelaksanaan pernikahan :[6]pelaksanaan pernikahan baik dari upacara pemberkatan atau akad nikah hingga pelaksanaan respsi. Pelaksanaan pernikahan biasanya dilakukan dengan pelaksanaan ritual adat tradisional maupun modern. Berikut keterangan pelaksanaan runtutan pernikahan menurut perbedaan agama dan adat tradisional Jawa Jogja :
=====================20/128======================
20
Prosesi pelaksanaan acara adat yang dapat dilakukan di Wedding Center adalah sebagai berikut :
Konsultasi acara pernikahan : konsultasi dilakukan oleh pihak mempelai yang akan mengadakan acara pernikahan dengan staff
wedding center. Konsultasi bisa berupa pemberian informasi pemilihan paket pernikahan. Selain itu, konsultasi juga berupa pemesanan gedung pernikahan dan penginapan pada wedding center dan penggunaan vendor yang berkerja sama dengan wedding center sendiri, yang dapat digunakan oleh calon mempelai di wedding center.
Kegiatan Penunjang
Wedding Expo : acara pameran berbagai jasa pernikahan mulai dari vendor wedding dress, catering, souvenir, photo, hingga hiburan untuk pernikahan yang diikuti oleh berbagai vendor khususnya yang berada di Jawa Tengah. Selain itu diadakan pula fashion show wedding dress, yang diadakan 1 kali setiap tahunya selama 3-4 hari.
Trial vendor yang digunakan : trial vendor yang dimaksud adalah test food catering yang sudah dipesan dan juga test makeup wedding dan fitting pakaian wedding yang dipesan.
=====================21/128======================
21
Persewaan wisma : penggunaan wisma yang disediakan tanpa penggunaan jasa pernikahan.
Seminar : pemaparan materi tentang bisnis maupun pengembangan kreatifitas dalam bidang jasa pernikahan. 2.2.2.2 Pelaku, aktivitas, fasilitas
Pelaku Pelaku Keterangan Pengunjung
Mempelai Pengantin
Mempelai yang menggunakan layanan jasa pernikahan, yang datang beberapa jam sebelum acara dimulai
Keluarga mempelai
Keluarga yang menghadiri acara pernikahan, baik yang menginap maupun yang hanya menghadiri runtutan acara pernikahan Tamu acara pernikahan
Pengunjung yang datang untuk menhadiri acara pernikahan. Pengunjung Wedding Expo Pengunjung yang datang untuk melihat wedding Expo yang Table 2.3 Daftar pelaku
Sumber : analisa pribadi
=====================22/128======================
22
dilaksanakan untuk mendapatkan informasi tentang wedding. Pengunjung seminar
Pengunjung, pengisi acara maupun panitia dari penyelenggaraan seminar dalam bidang bisnis jasa pernikahan Pengelola
Kepala pengelola
Ketua dari pengelola wedding center, yang bertugas mengontrol dan mengawasi jalanya kegiatan, sarana dan prasarana dari wedding center Karyawan divisi administrasi
Divisi ini menjalankan dan
mengontrol administrasi gedung dan aktifitas didalamnya
Karyawan divisi pelayanan umum Karyawan yang melayani pengguna jasa dan faasilitas wedding center Karyawan konsultan WO
Memberikan informasi kepada calon mempelai pengantin tentang paket pernikahan dan pilihan vendor yang tersedia kerjasamanya dengan wedding center
Karyawan studio foto
Melayani foto studio maupun outdoor
=====================23/128======================
23
bagi mempelai pengantin, untuk foto pre-wedding maupun resepsi
Kayawan bridal salon
Melayani fitting baju pengantin, trial makeup dan makeup wedding Karyawan divisi pelaksana
Menjalankan dan mengontrol jalanya acara, serta mengatur kerjasama dengan vendor yang tersedia dan yang akan digunakan untuk acara Cleaning service
Satpam
Memantau keamanan lingkungan wedding center
Aktivitas
Berikut adalah daftar aktivitas dan daftar waktu operasional dari wedding center. Daftar akftivitas dikelompokkan berdasarkan aktifitas utama, penunjang, dan service.
a. Kegiatan utama Pelaku Aktivitas Fasilitas Mempelai Pengantin Parkir Tempat parkir
Table 2.4 Daftar Kegiatan utama Sumber : analisa pribadi
=====================24/128======================
24
Konsultasi pernikahan Ruang konsultasi Reservasi acara dan penginapan
Ruang administrasi Fitting baju pengantin Bridal salon Test makeup Bidal salon Makeup pernikahan Bridal salon / penginapan
Pelaksanaan acara adat pranikah
penginapan
Tidur / istirahat setelah acara Penginapan
Acara akad/ pemberkatan pernikahan Wedding hall Resepsi pernikahan Wedding hall Keluarga Mempelai Parkir Tempat parkir
Persiapan acara Wisma/ ruang transit Menghadiri pemberkatan Wedding hall Menghadiri resepsi Wedding hall istirahat Wisma Tamu Acara Pernikahan Parkir Tempat parkir Mengahdiri acara pemberkatan/akad Weedding hall =====================25/128====================== 25
Menghadiri acara resepsi Wedding hall
Menggunakan kamar mandi Toilet b. Kegiatan penunjang Pelaku Aktifitas Fasilitas Penyewa Wisma Parkir Tempat parkir Reservasi penginapan Ruang administrasi Menginap Wisma Pengunjung Seminar Parkir Tempat parkir Mengahdiri acara seminar Ruang seminar
Transit sebelum mengisi acara
Ruang transit
Melihat pameran di galeri Galeri
Toilet Sholat Mushola Pengunjung Expo Wedding Parkir Tempat parkir Melihat acara expo Wedding hall Menggunakan toilet Toilet
Sholat Mushola
Table 2.5 Daftar Kegiatan Penunjang Sumber : analisa pribadi
=====================26/128====================== 26 c. Kegiatan Pengelola Pelaku Aktifitas Fasilitas Kepala Umum Parkir Tempat parkir Meninjau pekerjaan divisi Ruang divisi
Meninjau jalanya acara expo
Wedding hall Rapat
Ruang rapat
Staff divisi administrasi Parkir
Tempat parkir Menaruh barang bawaan dan absen Ruang loker
Pelayanan administrasi dari kantor konsultasi Kantor konsultasi Pelayanan administrasi bangunan
Kantor divisi administrasi
Staff divisi pelayanan umum
Parkir
Tempat parkir Menaruh barang bawaan dan absen Ruang loker
Melayani konsultasi Ruang konsultasi
Table 2.6 Daftar Kegiatan Ppengelola Sumber : analisa pribadi
=====================27/128====================== 27 makeup Bridal salon foto indoor Studio foto
Persiapan melayani foto out door Studio foto Rapat Ruang rapat Staff pelaksanan Parkir Tempat parkir Menaruh barang bawaan Ruang loker Rapat Ruang rapat Persiapan pelaksanaan acara Ruang divisi pelaksanaan Konfirmasi dan koordinasi dengan pengguna jasa dan vendor jasa Ruang divisi pelaksanaan Staff additional Parkir Tempat perkir Mendekorasi acara
pernikahan Wedding hall
Melayani catering acara pernikahan Wedding hall =====================28/128====================== 28 d. Service Pelaku Aktifitas Fasilitas Staff service Mengatur parkir Tempat parkir Persiapan bekerja Ruang cleaning service Persiapan membersihkan Janitor Membersihkan kantor pengelola Kantor pengelola Membersihkan area galeri Galeri Membersihkan area pernikahan Wedding hall Penjagaan area cctv Ruang cctv Istirahat Ruang cleaning servcice e. Jam operasional
Jam operasional ini berlaku untuk galeri, kantor kosnulatasi, wedding hall, dan juga wisma. Diruraikan sebagai berikut Table 2.7 Daftar Kegiatan Service
Sumber : analisa pribadi
=====================29/128======================
No Kegiatan Waktu 1 Konsultasi Senin – Sabtu 9.00 – 17.00 3 Wedding hall Senin – Minggu 24 jam
Acara pernikahan dan persiapanya
Jumat, Sabtu, Minggu 10.00 – 20.00
Event tahunan 1x pertahun : Wedding Expo
4 Wisma
Senin – minggu 24 jam
Persewaan wisma mengikuti jam kantor konsultasi
Fasilitas dan Sarana
Daftar fasilitas dan prasarana yang disediakan untuk menunjang wedding center adalah sebagai berikut :
Table 2.8 Jam Operasional Sumber : analisa pribadi
=====================30/128====================== 30 a. Fasilitas Fasilitas utama Fasilitas Penunjang Fasilitas Pengelola Service Wedding hall Ruang pamer WO (galeri) Ruang kepala
pengelola Restroom (toilet, pantry, janitor, mushola) Kantor WO Bridal salon Kantor divisi Ruang CCTV Penginapan Studio foto Ruang rapat Ruang ME Ruang seminar Gudang Ruang transit Ruang Panel
b. Sarana dan Prasarana Fasilitas
Prasarana Fasilitas utama Wedding Hall
Kursi, meja, panggung Kantor Konsultasi Kursi, meja, rak katalog Penginapan
Tempat tidur, meja, kursi Fasilitas Penunjang Table 2.9 Daftar Fasilitas Sumber : analisa pribadi Table 2.10 Daftar Sarana Sumber : analisa pribadi
=====================31/128======================
31 Galeri
Panel pameran, kursi, mannequin, dekorasi pelaminan, meja
Bridal salon
Meja, kursi, sofa, meja rias, display baju pengantin, mannequin
Meja, sofa, kaca Studio photo
Meja, kursi, computer, sofa, lighting, lemari kamera, background foto Ruang ganti studio foto
Meja rias, meja, kursi, lemari baju Ruang seminar
meja, kursi, lcd, proyektor, sofa Ruang transit
Sofa, meja, kursi Front office Meja, kursi
Fasilitas Pengelola Ruang kepala umum
Meja, kursi, sofa, lemari buku Divisi administrasi
Meja, kusi, lemari buku, computer, mesin print, mesin foto copy
Divisi pelayanan umum
Meja, kusi, lemari buku, computer, mesin print, mesin foto copy
Divisi pelaksana
Meja, kusi, lemari buku, computer, mesin print, mesin foto copy
Ruang rapat Meja, kursi, lcd =====================32/128====================== 32 Service Mushola
Lemari, mukena, sajadah Toilet
Toilet, wastafel Pantry
Wastafel, meja, kursi, sink Janitor
Alat kebersihan Ruang ME
Genset, mesin pompa Ruang panel
Panel listrik
Sarana khusus yang digunakan adalah sebagai berikut : c. Lighting photography
d. Manikin
Maekin merupakan sebuah patung berbentuk badan manusia, yang digunakan sebagai alat untuk memamerkan pakaian pengantin. Lighting ini digunakan untuk
membantu pengambilan gambar yang lebih baik pada saat photograpi. Lighting digunakan baik dalamruang studio photography maupun di dalam acara wedding.
=====================33/128======================
33
e. Gebyok
2.2.3 Spesifikasi dan Persyaratan Desain Arsitektur
Dari sisi asitektur, persyaratan desain dari wedding center ini membahas tentang pola desain, tata ruang, fungsi dan bentuk. Dengan penataan ruang dan sesuai dengan kegiatan dan sirkulasi yang ada di dalamnya. Menciptakan suasana termal indoor yang sesuai untuk acara besar yang melibatkan banyak orang. Serta membahas tentang fleksibilitas ruag dalam menampung aktivitas dalam dan luar gedung. Sehingga elemen-elemen yang dibutuhkan dalam segi arsitektur dapat terpenuhi secara benar.
Bangunan
- Orientasi bangunan terhadap lingkungan sekitar Gebyok merupakan ukiran besar yang
biasanya digunakan sebagai ornamen dipintu masuk pada rumah joglo. Namun pada hal ini gebyok digunakan sebagai dekorasi untuk pelaminan
adat jawa Jogja..
=====================34/128======================
34
- Pemisahan sirkulasi anatara mempelai pengantin dengan pengunjung additional tamu pernikahan dan juga staff
- Perancangan bangunan yang tidak merusak alam sekitar atau memberikan dampak buruk bagi lingkungan..
- Menciptakan sirkulasi dan atmosfir bangunan yang nyaman untuk acara yang melibatkan banyak sarana dan pengunjung
Lingkungan
Bangunan diharapkan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Selain menjadi bangunan repersesntatif, bangunan juga dapat menjadi wadah perkembangan bisnis terutama dibidang bisnis jasa pernikahan.
2.2.4 Deskripsi Konteks Desa/Kota
Kota Semarang merupakan ibukota daari provinsi Jawa Tengah,
sekaligus salah satu kota metropolitan tersebsar di Indonesia.[2][1] Sebagai ibu kota provinsi, perkembangan dalam bidang teknologi, bisnis dan ekonomi sudah sangat maju.
2.2.4.1 Data Administratif Luas wilayah
Kota Semarang memiliki luas wilayah sebesar 373.67 km 2
.
Dengan jumlah populasi 1.773.905 jiwa dan kepadatan 4747/km 2 . =====================35/128====================== 35 Batas wilayah
Batas batas wilayah dari kota Semarang sebagai berikut : Utara : Laut Jawa
Selatan : Kabupaten Semarang, Ungaran Timur : Demak
Barat : Kendal Geografis
Semarang terletak pada pesisir pantai utara Jawa Tengah, pada 6
o
.5’-7’ Lintang Selatan dan 110 o
.35 Bujur Timur. Terdiri dari
Iklim
Semarang memiliki 2 musim, musim kemarau dan musim hujan. Curah hujan rata-rata 2215 mm sampai dengan 2183 mm dengan maksimum hujan terjadi pada bulan Desember hingga Januari.
Pembagian wilayah
Semarang dibagi atas 10 bagian wilayah kota, dijelaskan sebagai berikut :
BWK I :Kecamatan Semarang Tengah, Semarang Timur, Semarang Selatan
BWK II :[0][1][2]kecamatan Gajah Mungkur, Candisari
=====================36/128======================
36
BWK III : kecamatan Semarang Barat, Semarang Utara
BWK IV :[0][1][2]kecamatan Genuk
BWK V : kecamatan Gayamsari, Pedurungan BWK VI : kecamatan Tembalang
BWK VII : kecamatan Banyumanik BWK VIII : kecamatan Gunungpati BWK IX : kecamatan Mijen
BWK X : kecamatan Ngaliyan, Tugu 2.2.4.2 Potensi Kota Semarang
Menurut data BPS pada 2012, perekonomian di Semarang didominasi oleh indiustri dan perdagangan. Pada perkembangan di bidang bisnis, bisnis jasa pernikahan berkembang dengan cepat. Hal ini ditunjukan dengan adanya peningkatan peserta Wedding Expo setiap tahunya. Antusiasme masyarakat terhadap expo tersebut juga sangatlah baik. Dengan adanya kemajuan tersebut, maka diperlukanlah sebuah wadah untuk menampung gelaran wedding yang dapat di jangkau oleh setiap kalangan di kota Semarang. Dengan begitu informasi mengenai perkembangan dunia bisnis jasa pernikahan, dapat didapatkan masyarakat semarang dengan mudah melalui bangunan tersebut. 2.2.5 Studi banding proyek sejenis
Wedding Center Yogyakarta
=====================37/128======================
37
Wedding center yogya karta terletak di Jl. Patangouluhan, Jogja. Tempat ini merupakan one stop service, yang menyediakan persewaan jasa pernikahan. Di tempat ini calon mempelai dapat langsung memesan semua kebutuhan pernikahanya. Wedding Center Yogyaarta merupakan wedding organiser, dimana para calon mempelai bisa melakukan test food, fitting baju dan pemilihan tema wedding disatu tempat yang sama. Tempat ini menyediakan persewaan mulai dari catering, dekorasi, baju mempelai waniita
dan laki-laki, pembuatan souvenir, hingga hiburan untuk acara pernikahan.
Gedung Wanita
Gedung griya Karya Wanita Semarang, atau lebih sering disebut gedung wanita, merupakan gedung yang sering digunakan sebagai salah satu alternatif pelaksanaan penikahan. Gedung ini terdiri atas 2 lantai. Gedung ini dapat menampung hingga 1000 orang.[9] Selain digunakan sebagai gedung tempat pernikahan, gedung ini juga biasa digunakan sebagai tempat pengadaan Job fair, atau pameran buku di Semarang.
=====================38/128======================
38
2.2.6 Permasalahan desain
Pemisahan pola sirkulasi baik didalam maupun luar ruangan bagi pengunjung tamu, pengunjung galeri, staff dan mempelai
pengguna jasa.
Penggabungan tema modern dan tradisional jawa dalam bangunan.
Menciptakan bangungan yang fleksible dan efisien, yang dapat menampung kegiatan pernikahan dengan adat tradisional maupun modern.
Pemaksimalan penggunaan lahan pada lokasi yang terpilih
Menjadikan bangunan sebagai bangunan one stop wedding service yang representatif di kota Semarang.
2.3 Kesimpulan, Batasan, dan Anggapan
2.[4][2][3][1] ...3.1 Kesimpulan
Kemajuan indsutri pada bidang jasa pernikahan membuat kota Semarang semakin maju dan kreatif.
Munculnya berbagai jasa kreatif pada bidang jasa pernikahan tersebut menyebabkan dibutuhkanya sebuah wadah yang dapat menampung dan menyalurkan informasi tentang
perkembangannya.
=====================39/128======================
39
Memberikan sebuah one stop wedding service yang mempermudah dalam pengaturan acara pernikahan.
Penataan masa dalam pembagian aktivitas privat dan public pada bangunan.
2.3.2 Batasan
Wedding center di Semarang ini merupakan one stop wedding service. Fasilitas yang disediakan berupa weddin hall yang dapat menampung 1500 tamu dengan fleksibilitas ruang. Penyediaan kantor konsultasi wedding organiser yang memberikan pelayanan konsultasi dan dilengkapi
dengan studio photography, bridal salon, serta penyediaan wisma penginapan pada kompleks wedding center untuk pengeinapan keluarga maupun umum. Tema yang diambil dalam bangunan ini adalah tema penikahan modern dan tema pernikahan tradisional Jawa Jogja. 2.3.3 Anggapan
Wedding center di Semarang ini dikelola oleh swasta. Aspek informatif diambil dalam hal memberikan informasi mengenai pernikahan dalam satu tempat, dan juga pembagian informasi dengan cara seminar bagi para peminat bisnis pernikahan. Selain itu bangunan juga menjadi bangunan reresentativ one stop wedding service.
=====================40/128======================
40 BAB III
ANALISA PENDEKATAN PROGRAM ARSITEKTUR
3.[1][2][3][4] ...1 Analisa Pendekatan Arsitektur
3.[0][3][1][2] ...1.1 Studi Aktivitas 3.1.1.1 Pengelompokan Aktivitas
Kegiatan utama
Kegiatan yang berhbungan dengan penyelenggaraan pernikahan, sebagai berikut :
- Persiapan pernikahan : persiapan dimulai dari kosultasi penyelenggaraan acara, trial vendor acara yang akan
digunakan, reservasi penggunaan bangunan dan penginapan. - Pelaksanaan penikahan : pelaksanaan dimulai dari persiapan makeup pengantin, pelaksanaan acara adat sebelum acara pernikahan (siraman dan midodareni), pelaksanaan akad nikah / atau pemberkatan, pelaksanaan acara adat Jawa Jogja dan pelaksanaan resepsi.
Kegiatan penunjang
Kegiatan penunjang merupakan kegiatan yang melengkapi kegiatan pada wedding center :
=====================41/128======================
41
- Trial vendor jasa : mencoba vendor acara yang digunakan untuk pernikahan, contohnya seperti trial baju pengantin dan makeup pengantin
- Foto pra wedding dan pasca wedding : berfoto untuk kelengkapan undangan, atau dekorasi pada acaa wedding yang dpat dilakukan secara indoor diruang studio yang sudah disediakan, atau memanfaatkan lokasi outdoor dari wedding center
- Wedding expo : penyelanggaraan acara pameran atau expo dari vendor penyedia jasa pernikahan, yang dilaksanakan
setiap satu tahun sekali
- Seminar : penyelenggaraan seminar dalam bidang bisnis jasa pernikahan.
Kegiatan pengelola
Kegiatan pengelola meliputi kegaitan pemasaran, administrasi pelayanan dan segala pengelolaan yang mendukung jalanya aktifitas dan kebutuhan di weedding center ini.
Kegiatan service
Kegiatan service meliputi adanya kegiatan maintenance dari bangunan, cleaning service, keamanan hingga pengaturan pada area parkir.
=====================42/128======================
42
Berikut adalah daftar dari pengelompokan aktivitas berdasarkan analisa pribadi dan survey proyek sejenis :
Aktivitas Detail aktifitas Pelaku Kegiatan Utama Persiapan pernikahan - Konsultasi penyelenggaraan pernikahan
- Pemilihan vendor yang digunakan
- Pembayaran down payment penggunaan jasa
- Trial makanan untuk acara - Trial makeup untuk
pengantin
- Fitting baju pengantin - Persiapan pengambilan foto pre wedding
- Pengambilan foto prewedding
Mempelai pengguna jasa pernikahan
- Memberikan alternative Staff divisi pelaksanan
Table 3.1 Daftar Pengelompokan Kegiatan Sumber : analisa pribadi
43 paket pernikahan - Pemesanan penggunaan jasa pernikahan - Pembayaran penggunaan jasa - Persiapan perlengkapan pernikahan yang sudah dipesan
- Trial food - Trial makeup - Trial dan fitting baju pengantin
- Pengambilan foto pre-wedding
- Persiapan pemasangan dekorasi dan perlengkapan lain untuk pernikahan Staff divisi administrasi Additional staff divisi plaksanaan
Pelaksanaan acara pernikahan - Persiapan acara adat
(midodareni dan siraman) - Persiapan makeup Mempelai pengguna jasa Keluarga mempelai Tamu undangan
=====================44/128======================
44
pengantin dan keluarga - Pelaksanaan pemberkatan pengantin atau akad nikah - Persiapan menuju acara resepsi
- Pelaksanaan acara adat sebelum memulai resepsi - Pelaksanaan resepsi - Selesai melaksanakan resepsi
- Istirahat setelah resepsi - Penyelesaian pembayaran - mempersiapkan acara adat (midodareni dan siraman) - Persiapan makeup
pengantin dan keluarga - Pelaksanaan pemberkatan pengantin atau akad nikah - Persiapan menuju acara resepsi
- Pelaksanaan acara adat Staff divisi pelaksanaan Staff divisi administrasi Staff divisi teknis
=====================45/128======================
45
sebelum memulai resepsi - Pelaksanaan resepsi - Selesai melaksanakan resepsi - Penyelesaian pembayaran Kegiatan Penunjang Persewaan Penginapan - Melihat ruang penginapan - Pemesanan penginapan - Pembayaran persewaan Penyewa penginapan Staff ivisi pelaksana Wedding Expo
- Persiapan tenan expo - Loading masuk barang expo
- Pelaksanaan pameran expo
- Fashion show
- Penampilan bintang tamu - Peninjauan jalanya expo - Melihat isi pameran - Loading out barang - Pembersihan lokasi expo Engunjung expo
Divisi pelaksanaan Vendor peserta expo
=====================46/128======================
46 Seminar
- Mengikuti seminar - Melihat lihat contoh yang
sudah ada di galeri Peserta seminar Pengisi seminar Kegiatan pengelola - Absen - Mengurus administrasi wedding center - Melayani konsultasi - Mengecek pelayanan dan administrasi
- Persiapan pelaksanaan pernikahan
- Persiapan wedding expo - Rapat evaluasi acara - Pengecekan dan menyalakan genset
- Pengecekan panel saluran listrik
Staff divisi administrasi Staff divisi pelaksan Staff divisi teknis Additional staff Kepala umum Kegiatan servicce
- Membersihkan area wedding, galeri dan kantor pengelola Cleaning service Security Pengatur parkir =====================47/128====================== 47 - Menyiapkan minuman untuk tamu - Penataan parkir - Penjagaan pusat dan lingkungan wedding center
3.1.1.2 Pengelompokan pelaku berdasarkan kegiatan
Pengelompokan pelaku berdasarkan kegiatan dibagi dan dijelaskan sebagai berikut :
a. Pengunjung
pengunjung dibedakan menjadi beberapa kelompok pengunjung, diuraikan sebagai berikut :
Mempelai acara pernikahan
Mempelai yang menggunakan layanan jasa pernikahan, yang datang beberapa jam sebelum acara dimulai
Keluarga mempelai
Keluarga yang menghadiri acara pernikahan, baik yang menginap maupun yang hanya menghadiri runtutan acara pernikahan
Tamu acara pernikahan
Pengunjung yang datang untuk menhadiri acara pernikahan. =====================48/128======================
48
Pengunjung Wedding Expo (kegiatan penunjang)
Pengunjung yang datang untuk melihat wedding Expo yang dilaksanakan untuk mendapatkan informasi tentang wedding. b. Pengelola
Bangunan wedding center ini dimiliki oleh pihak swasta. Pengelola dari wedding ini terdiri dari divisi administrasi, divisi pelaksana wedding oganiser, dan divisi teknis. Divisi administrasi mengurus segala keperluan administratif jalanya aktifitas gedung. Divisi pelaksana wedding center, mengurus pelaksanaan upacara resepsi yang berhubungan dengan vendor acara yang digunakan dan juga mempelai. Divisi pelayanan umum, memberi pelayanan bagi pengguna jasa dan fasilitas wedding center.
c. Staff service
Staff service membantu jalanya pelayanan pada semua kegiatan yang ada di wedding center ini. Yang dimaksudkan sebagai staff service adalah sebagai berikut :
Penjaga tiket masuk Penjaga galeri Cleaning service Security =====================49/128====================== 49 Penjaga parkir
3.1.1.3 Kategorisasi sifat dan kebutuhan ruang Pelaku Kegiatan Sifat Ruang Pengunjung Parkir
Public Parkir
Melihat isi galeri Semi public Galeri
Konsultasi penyelenggaraan Privat
R.konsultasi
Pemilihan vendor yang Privat
Pembayaran down payment Privat
Trial makeup untuk pengantin
Semi public Bridal Salon
Fitting baju pengantin Privat
R. transit studio foto
Persiapan foto pre wedding Privat
Pengambilan foto pre wedding
Privat Studio foto
Persiapan acara adat Privat Penginapan Persiapan makeup Privat Penginapan Bridal salon Pelaksanaan pemberkatan Semi public Wedding hall
Table 3.2 Daftar Kategorisasi sifat dan kebutuhan ruang Sumber : analisa pribadi
=====================50/128======================
50
pengantin atau akad nikah Pendopo
Persiapan menuju acara resepsi
Penginapan
Pelaksanaan acara adat sebelum memulai resepsi Privat Wedding hall Pendopo Pelaksanaan resepsi Semi public Penginapan Selesai melaksanakan resepsi Privat
Istirahat setelah resepsi Privat R. administrasi Penyelesaian pembayaran Privat Pendaftaran expo Privat R. administrasi
Persiapan tenan expo Semi public
Wedding hall
Loading masuk barang expo Public
Loading dock
Transit menunggu jadwal tampil
Privat R transit
Transit menunggu jadwal seminar
Privat R transit
Pelaksanaan pameran expo Public
Wedding hall Fashion show Semi publc
Penampilan bintang tamu Semi public
51
Peninjauan jalanya expo Semi public
Melihat isi pameran Semi public
Loading out barang public Loading dock Staff Absen Privat R locker
Menaruh barang barang Privat Briefing / rapat Privat R rapat Memberikan informasi pernikahan Semi privat R konsultasi
Transaksi penggunaan jasa penikahan
Privat
Persiapan penggunaan jasa Privat R rapat Trial food Privat Tenan catering Trial makeup Privat Bridal salon
Fitting baju pengantin Privat
Pengambilan foto pre-wedding Privat Studio foto Dekorasi wedding Semi public Wedding hall
Persiapan makeup acara wedding
Privat Penginapan
Bridal salon Pengaturan pelaksanaan acara wedding Semi public Wedding hall Pendopo =====================52/128====================== 52 Pelaksanaan akad / pemberkatan Semi public Pengaturan resepsi Public Evaluasi acara Privat R rapat Staff service Absen Privat R cleaning service Menyiapkan minuman makanan Privat Pantry
Persiapan alat kebersihan Semi privat Janitor Membersihkan kantor Semi public Kantor pengelola Membersihkan galeri Public Galeri Istirahat Privat R cleaning service Pengecekan panel listrik Privat R panel Pengecekan genset Privat R genset Pengawasan cctv privat R cctv
Pengawasan kegiatan wedding Semi public Wedding hall Pengaturan parkir public Area parkir =====================53/128====================== 53
3.1.1.4 Pola Kegiatan Pelaku
Pengunjung Konslultasi Pernikahan
PARKIR KONSULTASI PERNIKAHAN MELAKUKAN PEMBAYARAN MELAKUKAN TRIAL MAKEUP PELAKSANAAN PERNIKAHAN MELAKUKAN FITTING PAKAIAN PEMOTRETAN PRE WEDDING
Bagan 3.2 pola kegiatan pengunjung Sumber : analisa pribadi
=====================54/128======================
54
Pengunjung Wedding Mempelai
Kelurga Tamu acara PARKIR PERSIAPAN MAKEUP PENGANTIN PELAKSANAAN AKAD / PEMBERKATAN NIKAH PERSIAPAN RESEPSI RESEPSI ISTIRAHAT, SHOLAT MENGGUNAKAN TOILET PULANG ISTIRAHAT SETELAH RESEPSI PERSIAPAN MAKEUP KELUARGA MENGAHADIRI PEMBERKATAN / AKAD NIKAH MENGAHADIRI RESEPSI MENGAHADIRI PEMBERKATAN / AKAD NIKAH MENGAHADIRI RESEPSI
Bagan 3.3 Pola Kegiatan Pengunjung Wedding =====================55/128====================== 55 Pengunjung seminar PARKIR TRANSIT PULANG MENGGUNAKAN KAMAR KECIL DAFTAR ULANG PELAKSANAAN SEMINAR
ISTIRAHAT, SHOLAT PELAKSANAAN SEMINAR Pengunjung VIP Peserta seminar
Bagan 3.4 Pola Kegiatan Pengunjung Seminar
=====================56/128======================
56
Pengunjung wedding expo PARKIR PERSIAPAN MENUJU EXPO MELIHAT PAMERAN VENDOR MELIHAT PENAMPILAN
BINTANG TAMU EXPO MELIHAT
PENAMPILAN
BINTANG TAMU EXPO MENGGUNAKAN KAMAR KECIL ISTIRAHAT, SHOLAT PULANG TRANSIT – MENUNGGU JADWAL TAMPIL PERSIAPAN PENAMPILAN PENAMPILAN DI ACARA EXPO EVALUASI PENAMPILAN LOADING IN BARANG EXPO PENATAAN BARANG EXPO MEMAMERAN JASA VENDOR LOADING OUT BARANG EXPO
Peserta expo Pengunjung VIP Pengunjung expo
Bagan 3.5 Pola Kegiatan Pengunjung Wedding Expo
=====================57/128======================
57
3.1.2 Studi fasilitas
3.1.2.1 Analisa jumlah pelaku
Jumlah pengunjung tamu pernikahan yang datang biasanya
disesuaikan oleh keinginan pemilik acara. Biasanya untuk acara yang privat yang ditujukan hanya untuk keluarga dan kerabat dekat tamu yang diundang sebanyak 50-200 undangan. Dengan perhitungan, setiap satu undangan dapat digunakan untuk 2 orang. Sedangkan dalam penyelenggaraan acara yang besar dapat mencapai 500 undangan.
Berikut daftar gedung – gedung yang dapat digunakan untuk penyelenggaraan acara pernikahan :
Dari data diatas, rata-rata kapasitas gedung pernikahan yang sering digunakan di Semarang berkisar 1000 hingga 2500 orang. Dari studi preseden pada kapasitas wedding hall, maka disimpulkan kapasitas dari wedding hall pada wedding center sebanyak 2000 orang. Berikut adalah asumsi jumalah pengunjung dan staff yang dapat di tamping di Wedding Center.
Pelaku
Jumlah pelaku
Table 3.4 Kapasitas jumlah pelaku Sumber : analisa pribadi
=====================58/128====================== 58 pengunjung Mempelai pengantin 2 orang Keluarga mempelai 50 orang Tamu pernikahan 2000 orang Staff
Kepala umum pengelola 1 orang
Staff divisi administrasi 10 orang
4 orang
Staff konsultasan WO 4 orang
Staff karyawan bridal salon 5 orang
Staff studio foto 6 orang Pengelola Penginapan 3 orang Cleaning service 10 orang Satpam 5 orang =====================59/128====================== 59
3.1.2.2 Organisasi ruang Wedding Center Pola organisasi ruang makro
Galeri Parkir Seminar R. transit R. konsultasi Studio foto Bridal Salon R ganti R makeup R fitting baju Wedding hall Penginapan
Bagan 3.7 Pola Organisai Ruang Mikro
60
Pola hubungan ruang pengelola
3.1.2.3 Pola ruang
Wedding center akan menggunakan pola organisasi ruang yang dijabarkan sebagai berikut :
Pola ruang linier
Pola ruang yang terdiri dari serangkaian ruang. Setiap ruang dapat saling terhubung atau saling terikat satu sama lain atau
dihubungkan dengan sebuah ruang linier yang terpisah. Pola ruang Parkir Locker R rapat R divisi administrasi R divisi pelaksanaan R divisi pelayanan umum R kepala divisi
Bagan 3.8 Pola Organisai Pengelola
=====================61/128======================
61
ini terbentuk dari ruang yang berulang dengan ukuran, bentuk dan fungsi sama.
Kelebihan pola ruang linier ini dapat digunakan dalam penataan galeri dengan tenant vendor dan ruang konsultasi. Pola ini dapat membuat dimensi bangunan menjadi lebih kecil. Dapat
memberikan kesan informal dan juga formal. Penataan pola ini dapat diterapkan di kantor pengelola. Ruang-ruang yang tersusun dapat memiliki bentuk yang berbeda. Kekurangan penerapan yang terlalu panjang kurang cocok dilahan yang datar dan penerapan pada penataan ruang yang terlalu luas.
Pola ruang terpusat
ruang sekunder.[49] Pola ini terbentuk atas pengelompokan ruang-ruang sekunder, yang mengelilingi sebuah ruang-ruang dominan yang luas sebagai pusat.
Pola ini dapat digunakan untuk menciptakan sebuah organisasi yang geometris dan teratur terhadap dua sumbu. Pola ruang ini memberikan kesan informal pada penataan sebuah bnagunan. Cocok digunakan sebagai pola untuk penataan bangunan yang luas. Contohnya, wedding hall sebagi sumbu yang di kelilingi oleh =====================62/128======================
62
bangunan penunjang seperti galeri, kantor pengelola, dan faasilitas sekunder lainya.
Pola ruang radial
Merupakan pola penataan ruang campuran antara linier dengan terpusat. Sebuah ruang menjadi pusat dengan penaraan ruang menjadi dan penataan ruang dengan pola linier. Penyebaran jari jari radial dapat berbeda fungsi dan bentuknya sesuai
pengelompokan.
Pola ini dapat digunakan untuk pola penyebaran sirkulasi pembagian pengunjung, tamu, pengguna jasa pernikahan, dan staff pengelola. Sebuah taman dapat menjadi pusat untuk pembagian jari jari seusai fungsi utama, penunjang dan pegelolaan.
3.1.2.4 Studi ruang khusus Wedding Hall Wedding Hall Besar
Perabot Jml Ukuran perabot Luas perabot (m 2 ) Sumber Total (m 2 ) Meja prasmanan 60 2 x 0.8 1.6 AP
96
Table 3.5 Table Studi Ruang Khusus Sumber :
S : survey
AP : analisa pribadi
NAD : Neufert Architecture Data
=====================63/128======================
63
Meja prasmanan besar 40 3 x 1 3 AP 120 Pondokan makanan 6 1 x 2.5 2.5 AP 12 Meja 20 Ø 1.2 1.14 NAD 22.8 Kursi 200 0.46 x 0.52 0.24 AP 48 Gebyok dekorasi 1 10 x 1 10 AP 10 Sofa panjang 1 2.6 x 0.7 1.82 AP 1.82 Sofa kecil
4 0.7 x 1 0.7 AP 2.8 AC standing 6 0.66 x 0.4 0.26 AP 1.56 Lighting 4 0.8 x 0.42 0.34 AP 1.36 Camera 2 1.6 x 0.6 0.96 AP 1.92 Panggung 1 4 x 12 48 S 48
Area band dan MC 1 2 x 3.5 7 AP 7 Jumlah 373.26 Sirkulasi 100% 373.26 Total m 2 746.52
keluarga : 50 orang Tamu : 1950 orang Total : 2000 Besaran ruang : 0.87 x 0.6 = 0.53 x total pengunjung = 1200 m 2 + sirkulasi 100% = 2400 m 2 Total 746.52 + 2400 = 3146.52 m 2 =====================64/128====================== 64
Wedding Hall kecil
Perabot Jml Ukuran perabot Luas perabot (m 2 ) Sumber Total (m 2 ) Meja prasmanan 40 2 x 0.8 1.6 AP 64
Meja prasmanan besar 20
3 x 1 3 AP 60
Kursi 50 0.46 x 0.52 0.24 AP 12 Pondokan makanan 4 1 x 2.5 2.5 AP 10 Gebyok dekorasi 1 10 x 1 10 AP 10 Sofa panjang 1 2.6 x 0.7 1.82 AP 1.82 Sofa kecil 4 0.7 x 1 0.7 AP 2.8 AC standing 4 0.66 x 0.4 0.26 AP 1.4 Lighting 4 0.8 x 0.42 0.34 AP 1.36 Camera 2 1.6 x 0.6 0.96 AP 1.92
Panggung 1 4 x 12 48 S 48
Area band dan MC 1 2 x 3.5 7 AP 7 Jumlah 220.3 Sirkulasi 100% 220.3
Table 3.5 Table Studi Ruang Khusus Sumber :
S : survey
AP : analisa pribadi
NAD : Neufert Architecture Data
=====================65/128====================== 65 Total m 2 440.6 keluarga : 50 orang Tamu : 1000 orang Total :1050 Besaran ruang : 0.87 x 0.6 = 0.53 x total pengunjung = 556.56 m 2 + sirkulasi 100% = 1113 m 2 Total 440.6 + 1113 = 1553.6 m 2 =====================66/128======================
66
3.1.2.5 Studi Besaran ruang wedding center Fasilitas penunjang Kebutuhan ruang Jml Perabot Ukuran perabot Jml Luas perabot (m 2 ) Sumber Luas
Area Konsultasi wedding organizer Ruang konsultasi 2 Meja 1.2 x 0.8 2 0.96 AP 1.92 Kursi 0.46 x 0.52 6 0.37 AP 2.22 Sofa 2.6 x 0.7 1 2.55 AP 2.55 Lemari display 0.6 x 2 2 1.2 S 2.4 Jumlah
9.09
Table 3.7 Tabel Besaran Ruang Fasilitas Penunjang
Sumber :[5]
S : survey
AP : analisa pribadi
NAD : Neufert Architecture Data
=====================67/128====================== 67 Sirkulasi 60% 5.454 Total 29.088 Bridal Salon Ruang tunggu 1 Sofa kecil 0.7 x 1 3 0.8 AP 2.4 Sofa panjang 2.6 x 0.7 1 2.55 AP 2.55 Meja 1 x 0.6 1 0.6 AP 0.6 Jumlah 5.55 Sirkulasi 60% 3.33 Total 8.9
Ruang fitting baju 2
Meja 1 x 0.6 1 0.6
AP 0.6 Kursi 0.46 x 0.52 2 0.37 AP 0.74 Manikin 0.3 x 0.7 2 0.32 AP 0.64 Jumlah 1.98 Sirkulasi 100% 1.98 =====================68/128====================== 68 Total 8 Ruang makeup 1 Meja rias 0.6 x 0.82 4 0.52 AP 2.08 Kursi 0.46 x 0.52 4 0.37 AP 1.48 Sofa panjang 2.6 x 0.7 1 2.55 S 2.55 Lemari kaca 0.6 x 2 1 1.2
AP 1.2 Jumlah 7.31 Sirkulasi 100% 7.31 Total 14.7
Ruang pamer baju 1 Lemari baju 0.6 x 5 3 3 AP 9 Manikin 0.6 x 2 10 1,2 AP 12 Jumlah 21 Sirkulasi 150% 31.5 Total 52.5 Ruang staff 1 Meja 1.2 x 0.8 1 0.6 AP 0.6 =====================69/128====================== 69 Kursi 0.46 x 0.52 4 0.37 AP 1.48 Loker 0.6 x 0.5
2 0.3 NAD 0.6 Jumlah 2.68 Sirkulasi 60% 1.608 Total 4.3 Studio Foto Ruang ganti 2 Meja rias 0.6 x 0.82 4 0.98 AP 1.92 Kursi rias 0.46 x 0.52 4 0.42 AP 2.92 Sofa panjang 2.6 x 0.7 2 2.55 AP 3.92 Meja 0.6 x 1 1 0.6 AP 4.92 Jumlah 13.68 Sirkulasi 50% 8.208 Total 43.8 Front office 1 Meja 1 x 3 1
3 AP 1.92 =====================70/128====================== 70 Kursi 0.46 x 0.52 3 0.37 AP 2.92 Jumlah 4.84 Sirkulasi 100% 4.84 Total 9.68 Studio foto 1 Lighting 0.4 x 0.85 4 0.34 S 1.92 Backdrop 5 x 0.10 1 0.5 S 2.92 Meja komputer 1.2 x 0.8 2 0.96 AP 3.92 Kursi 0.46 x 0.52 6 0.36 AP 4.92 Jumlah 13.68 Sirkulasi 200%
27.36 Total 41.04 Ruang tunggu 1 Sofa panjang 2.6 x 0.7 1 2.55 AP 1.92 Sofa kecil 0.7 x 1 3 0.8 AP 2.92 Meja 0.6 x 1 1 0.6 AP 3.92 =====================71/128====================== 71 Jumlah 8.76 Sirkulasi 60% 5.256 Total 14.02 Kamar mandi 4 Janitor 1 x 1.5 1 1.5 AP 1.92 Closet duduk 0.4 x 0.75 5 0.3 S 2.92 Wastafel
0.5 x 0.7 4 0.35 AP 3.92 Jumlah 8.76 Sirkulasi 100% 8.76 Total 70.08 Penginapan Kamar utama (kamar pengantin) 1 Meja rias 0.6 x 0.82 1 0.98 AP 0.98 Kursi rias 0.46 x 0.52 1 0.42 AP 0.42
Kasur (king size) 2 x 2 1 4 AP 4 Meja 1 x 0.6 1 0.6 AP 0.6 =====================72/128====================== 72 Kursi 0.46 x 0.52 3 0.42 AP
1.26 lemari 0.6 x 2 2 1.2 NAD 2.4 Jumlah 9.66 Sirkulasi 100% 9.66 Total 19.32 Dapur kamar utama 1 Kitchen set 0.6 x 3.9 1 1.68 NAD 1.68 Meja makan 1.3 x 0.8 1 1.08 NAD 1.08 Kursi makan 0.46 x 0.52 2 0.37 AP 0.74 Kulkas 0.6 x 0.7 1 0.42 NAD 0.42 Jumlah 3.92 Sirkulasi 50% 2.352 Total 6.28 Kamar mandi kamar utama
1 Shower 0.91 x 0.91 1 0.82 AP 0.82 Closet duduk 0.4 x 0.75 1 0.3 S 0.3 =====================73/128====================== 73 Bath tub 1.5 x 0.75 2 1.12 S 2.24 Wastafel 0.5 x 0.7 1 0.35 AP 0.35 Jumlah 3.71 Sirkulasi 100% 3.71 Total 7.42 Hall penginapan 2 Meja 1 x 0.6 1 0.6 AP 0.6 Sofa 2.6 x 0.7 2 2.55 AP
5.1 Sofa 0.7 x 1 4 0.8 AP 3.2 Jumlah 8.9 Sirkulasi 100% 8.9 Total 35.6 Kamar penginapan 10 Meja 1 x 0.6 1 0.6 AP 0.6 Kursi 0.46 x 0.52 2 0.37 AP 0.74 Kasur 0.8 x 2 2 1.6 AP 3.2 =====================74/128====================== 74 lemari 0.6 x 2 2 1.2 NAD 2.4 Jumlah 6.94 Sirkulasi 60% 4.164 Total
111.04 Dapur penginapan 2 Kitchen set 0.56 x 3 1 1.68 AP 1.68 Kursi 0.46 x 0.52 4 0.37 AP 1.48 Meja makan 1.2 x 0.9 1 1.08 AP 1.08 Kulkas 0.6 x 0.7 1 0.42 NAD 0.42 Jumlah 4.66 Sirkulasi 60% 2.796 Total 14.92 Kamar mandi penginapan 5 Shower 0.91 x 0.91 1 0.82 S 0.82 Closet duduk 0.4 x 0.75 1 0.3 S 0.3
Wastafel 0.5 x 0.7 1 0.35 AP 0.35 =====================75/128====================== 75 Jumlah 1.47 Sirkulasi 100% 1.47 Total 14.7 Kamar penjaga penginapan 1 Meja 0.6 x 1 1 0.6 AP 0.6 Kasur 2 x 0.8 2 1.6 AP 3.2 lemari 0.6 x 2 2 1.2 NAD 2.4 Jumlah 6.2 Sirkulasi 60% 3.72 Total 9.92 Galeri 1 Panggung 2.5 x 3 2
7.5 AP 15 Kursi 0.46 x 0.52 6 0.37 AP 2.22 Sofa 2.6 x 0.7 4 2.55 AP 10.2 Lemari display 0.6 x 2 2 1.2 AP 2.4 Meja 1.2 x 0.8 3 0.96 NAD 2.88 =====================76/128====================== 76 Manikin 0.4 x 0.8 4 0.32 AP 1.28 Jumlah 33.98 Sirkulasi 60% 33.98 Total 67.96 Ruang seminar 1 Meja 0.7 x 3 12
2.1 AP 42 Kursi 0.46 x 0.52 60 0.37 AP 22.2 Sofa panjang 2.6 x 0.7 1 2.55 AP 2.55 Meja 1 x 0.6 1 0.6 AP 0.6 Sofa 1 x 0.8 2 0.8 AP 1.6 Jumlah 68.95 Sirkulasi 60% 41.37 Total 110.32 Ruang transit 2 Meja 1 x 0.6 2 0.6 AP 1.2 Kursi 0.46 x 0.52 4 0.37 AP 1.48 =====================77/128======================
77 Sofa 2.6 x 0.7 1 2.55 AP 2.55 Lemari hias 0.6 x 2 2 1.2 AP 2.4 Jumlah 7.63 Sirkulasi 60% 4.578 Total 24.42
Total Luas Bangunan 718.01
=====================78/128====================== 78 Fasilitas pengelola Kebutuhan ruang Jml Perabot Jml Luas perabot (m 2 ) Sumber Luas Ruang kepala pengelola 1 Meja 1 2.4 AP 2.4