Lampiran 1. Surat Ijin Uji Validitas Surat Ijin Melakukan Penelitian Surat Keterangan Telah Melakukan Penelitian

Teks penuh

(1)

L

A

M

P

I

R

A

N

(2)

Lampiran 1

Surat Ijin Uji Validitas

Surat Ijin Melakukan Penelitian

(3)
(4)
(5)
(6)

Lampiran 2

(7)

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

SIKLUS I

Nama Sekolah : SD Negeri Kutowinangun 08

Mata pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam Kelas/ semester : V / 2

Alokasi waktu : 6 x 35 menit (3x pertemuan)

A.Standart Kompetensi

6. Menerapkan sifat-sifat cahaya melalui kegiatan membuat suatu karya/model.

B.Kompetensi Dasar

6.1 Mendeskripsikan sifat-sifat cahaya.

C.Indikator Pertemuan I

6.1.1 Mendemonstrasikan sifat cahaya yang mengenai berbagai benda (bening, berwarna, dan gelap).

Pertemuan II

6.1.2 Mendeskripsikan sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin datar dan cermin lengkung (cembung atau cekung).

6.1.3 Menunjukkan contoh peristiwa pembiasan cahaya dalam kehidupan sehari-hari melalui percobaan.

Pertemuan III

6.1.4 Memberikan contoh peristiwa penguraian cahaya dalam kehidupan

(8)

D.Tujuan pembelajaran Pertemuan I

1. Melalui kegiatan percobaan, siswa dapat mendemonstrasikan sifat cahaya yang mengenai benda bening dengan benar.

2. Melalui kegiatan percobaan, siswa dapat mendemonstrasikan sifat cahaya yang mengenai benda berwarna dengan benar.

3. Melalui kegiatan percobaan, siswa dapat mendemonstrasikan sifat cahaya yang mengenai benda gelap dengan benar.

Pertemuan II

1. Melalui kegiatan percobaan, siswa dapat mendeskripsikan sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin datar dengan benar.

2. Melalui kegiatan percobaan, siswa dapat mendeskripsikan sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin lengkung dengan benar.

3. Melalui kegiatan percobaan, siswa dapat menyebutkan contoh pembiasan cahaya dalam kehidupan sehari-hari dengan benar

Pertemuan III

1. Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat menyebutkan contoh peristiwa penguraian cahaya dalam kehidupan sehari-hari.

E.Materi Pembelajaran

Cahaya dan sifat-sifatnya (terlampir)

F. Model dan Metode Pembelajaran

1. Model Pembelajaran : Quantum tipe VAK (Visualization, Auditory,

Kinesthetic)

2. Metode Pembelajaran : menyimak, diskusi, tanya jawab, demonstrasi.

G.Kegiatan pembelajaran Pertemuan I

No. Kegiatan Pembelajaran Karakter yang diharapkan 1. Kegiatan awal (10 menit)

(9)

 Guru mengabsen siswa.

 Apersepsi

- Siswa diminta guru untuk berjalan dengan mata yang tertutup, dan apa yang terjadi?

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

Ingin tahu, semangat

2. Kegiatan Inti (55 menit)

 Siswa melihat tayangan video tentang sifat-sifat cahaya yang mengenai berbagai benda (bening, berwarna, gelap). (eksplorasi)

 Siswa mendengarkan penjelasan dari guru

tentang sifat-sifat cahaya yang mengenai berbagai benda (bening, berwarna, gelap). (eksplorasi)

 Siswa bertanya jawab dengan guru tentang benda bening, benda berwarna dan benda gelap. (eksplorasi)

 Siswa bertanya jawab dengan guru tentang sifat-sifat cahaya yang mengenai berbagai benda (bening, berwarna, gelap). (eksplorasi)

 Siswa dibagi menjadi 4 kelompok.

 Siswa menyimak penjelasan guru tentang

aturan dan tata cara percobaan.

 Siswa dalam kelompok dibagi perlengkapan untuk percobaan.

 Guru memutarkan lagu selama percobaan

berlangsung.

 Siswa dibimbing guru mengamati percobaan tentang sifat-sifat cahaya yang mengenai

berbagai benda bersama kelompok.

(elaborasi)

Ingin tahu

Bekerjasama

(10)

 Siswa mendiskusikan hasil percobaan tentang sifat-sifat cahaya yang mengenai berbagai benda bersama kelompok. (elaborasi)

 Siswa mencatat hasil percobaan tentang sifat-sifat cahaya yang mengenai berbagai benda. (elaborasi)

 Siswa mempresentasikan hasil percobaan

tentang sifat-sifat cahaya yang mengenai berbagai benda di depan kelas. (konfirmasi)

 Kelompok lain menanggapi presentasi.

(konfirmasi)

 Siswa bersama dengan guru menyimpulkan

hasil diskusi. (konfirmasi)

 Siswa bertanya jawab dengan guru sebagai

umpan balik dalam pembelajaran.

(konfirmasi)

3. Kegiatan Akhir (5 menit)

 Pemantapan materi dan penguatan materi

oleh guru kepada siswa.

 Refleksi

- Guru bertanya jawab dengan siswa tentang pengetahuan yang diperoleh, hambatan dan kesulitan selama proses pembelajaran tentang sifat-sifat cahaya yang mengenai berbagai benda.

 Pembelajaran diakhiri dengan salam.

Ingin tahu

Pertemuan II

No. Kegiatan Pembelajaran Karakter yang diharapkan 1. Kegiatan Awal (10 menit)

(11)

 Guru mengabsen siswa.

 Apersepsi

Guru bertanya kepada siswa tentang materi sifat-sifat cahaya yang mengenai berbagai benda (bening, berwarna, gelap).

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

Cermat

2. Kegiatan Inti (55 menit)

 Siswa mendengarkan penjelaskan guru

tentang sifat-sifat cahaya yang mengenai

cermin datar dan cermin lengkung.

(eksplorasi)

 Siswa bertanya jawab dengan guru tentang sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin datar dan cermin lengkung. (eksplorasi)  Siswa bertanya jawab dengan guru tentang

jenis cermin datar dan lengkung. (eksplorasi)

 Siswa menyimak penjelasan dari guru

tentang pembiasan cahaya. (eksplorasi)  Siswa bertanya jawab dengan guru tentang

pembiasan cahaya. (eksplorasi)

 Siswa dibagi menjadi 4 kelompok.

 Siswa menyimak penjelasan guru tentang

aturan dan tata cara pengamatan.

 Guru bersama siswa menyiapkan

perlengkapan praktik tentang bayangan yang terjadi pada cermin datar dan lengkung yang akan dilaksanakan.

 Guru memutarkan lagu selama percobaan

berlangsung.

 Siswa bersama kelompok dibimbing guru

Ingin tahu

Bekerjasama

(12)

melakukan pengamatan tentang bayangan yang terjadi pada cermin datar. (elaborasi)

 Siswa bersama kelompok dibimbing guru

melakukan pengamatan tentang bayangan yang terjadi pada cermin cekung. (elaborasi)

 Siswa bersama kelompok dibimbing guru

melakukan pengamatan tentang bayangan

yang terjadi pada cermin cembung.

(elaborasi)

 Guru bersama siswa menyiapkan

perlengkapan praktik tentang pembiasan cahaya yang akan dilaksanakan.

 Siswa dibimbing guru melakukan

pengamatan tentang pembiasan cahaya. (elaborasi)

 Siswa bersama kelompok mendiskusikan

hasil pengamatan. (elaborasi)

 Siswa mencatat hasil pengamatan pada

lembar pengamatan. (konfirmasi)

 Siswa perwakilan kelompok

mempresentasikan hasil pengamatan di depan kelas. (konfirmasi)

 Guru memberi kesempatan kelompok lain

untuk memberikan tanggapan. (konfirmasi)

 Siswa dibimbing guru menyimpulkan hasil

pengamatan. (konfirmasi)

Rajin Berani

3. Kegiatan akhir (5 menit)

 Siswa dibimbing guru menyimpulkan materi pembelajaran yang telah dipelajari bersama.

 Refleksi

Cermat

(13)

- Guru bertanya jawab dengan siswa tentang pengetahuan yang diperoleh, hambatan dan kesulitan selama proses pembelajaran.

 Guru mengakhiri pembelajaran dengan

salam.

Pertemuan III

No. Kegiatan Pembelajaran Karakter yang diharapkan 1. Kegiatan Awal (10 menit)

 Guru mengucapkan salam.

 Guru mengabsen siswa.

 Apersepsi

- Guru bertanya kepada siswa tentang materi sifat-sifat cahaya.

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

2. Kegiatan Inti (55 menit)

 Siswa menyimak penjelasan guru tentang

penguraian cahaya. (eksplorasi)

 Siswa bertanya jawab dengan guru tentang penguraian cahaya yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. (elaborasi)

 Guru memberi kesempatan pada siswa untuk

bertanya tentang materi yang belum

dipahami.

 Siswa mengerjakan soal evaluasi tentang

sifat-sifat cahaya. (konfirmasi)

3. Kegiatan Akhir (5 menit)

 Siswa mengumpulkan hasil evaluasi tentang sifat-sifat cahaya.

 Guru mengakhiri pembelajaran dengan

(14)

H.Sumber dan media pembelajaran

 Sumber pembelajaran

- Silabus SD Negeri Kutowinangun 08 Salatiga.

- Senang belajar Ilmu Pengetahuan Alam 5: untuk Kelas V Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah/oleh S Rositawaty dan Aris Muharam. – Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008. - Ilmu pengetahuan alam 5: untuk sd dan kelas V/ Heri Sulistyanto, Edi

Wiyono; editor Robin Ginting,— Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

 Media pembelajaran

- Lampu senter, kardus, gelas bening, karton hitam, plastik bening, batu bata, gelas bening 2 buah (Gelas A dan Gelas B), air putih, pulpen, uang logam.

- Video tentang cahaya.

I. Penilaian

 Jenis tes : Tes tertulis

(15)
(16)

Lampiran I

Materi Pembelajaran A. Sifat-Sifat Cahaya

Benda-benda yang ada di sekitar kita dapat kita lihat apabila ada cahaya yang mengenai benda tersebut. Cahaya yang mengenai benda akan dipantulkan oleh benda ke mata sehingga benda tersebut dapat terlihat. Cahaya berasal dari sumber cahaya. Semua benda yang dapat memancarkan cahaya disebut sumber cahaya. Contoh sumber cahaya adalah matahari, lampu, senter, dan bintang. Cahaya memiliki sifat merambat lurus, menembus benda bening, dan dapat dipantulkan.

1. Cahaya Merambat Lurus

Pernahkah kamu melihat cahaya matahari yang masuk melalui celah-celah atau jendela yang ada di rumahmu? Bagaimana arah rambatan cahaya tersebut? Cahaya yang masuk melalui celah-celah jendela merambat lurus.

2. Cahaya Menembus Benda Bening

Mengapa kaca jendela rumahmu merupakan kaca yang bening? Bagaimana jika kaca tersebut ditutup dengan triplek atau kertas karton? Apakah cahaya matahari dapat masuk? Cahaya dapat masuk ke dalam rumahmu selain melalui celah-celah juga melalui kaca jendela yang ada di rumahmu. Kaca yang bening dapat ditembus oleh cahaya matahari. Apabila kamu menutup kaca jendela rumahmu dengan menggunakan karton maka cahaya tidak dapat masuk ke dalam rumahmu. Hal ini menunjukkan bahwa cahaya hanya dapat menembus benda yang bening.

3. Sifat-sifat Cahaya Apabila Mengenai Cermin Datar dan Cermin Lengkung (Cekung dan Cembung)

Sifat-sifat cahaya yang dihasilkan oleh cermin tentunya berbeda-beda sesuai dengan bentuk permukaan cermin tersebut. Berdasarkan permukaannya, cermin dikelompokkan menjadi tiga, yaitu cermin datar, cermin cekung, dan cermin cembung.

Cermin datar adalah cermin yang permukaan pantulnya datar. Contohnya cermin yang ada di meja rias. Cermin cekung adalah cermin yang pemukaan pantulnya berupa cekungan. Cekungan ini seperti bagian dalam dari bola. Contohnya bagian dalam lampu senter dan lampu mobil. Cermin cembung adalah

(17)

cermin yang permukaan pantulnya berupa cembungan. Cembungan ini seperti bagian luar suatu bola. Contohnya spion pada mobil dan motor.

a. Sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin datar

Hampir setiap hari tentunya kamu berkaca di depan cermin yang ada di kamarmu.

Sifat-sifat tersebut adalah sebagai berikut.

1) Bayangan benda tegak dan semu. Bayangan semu adalah bayangan yang dapat kita lihat dalam cermin, tetapi di tempat bayangan tersebut tidak terdapat cahaya pantul.

2) Besar dan tinggi bayangan sama dengan besar dan tinggi benda

sebenarnya.

3) Jarak benda dengan cermin sama dengan jarak bayangannya.

4) Bagian kiri pada bayangan merupakan bagian kanan pada benda dan sebaliknya.

b. Sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin cekung

Pemantul cahaya pada lampu mobil dan lampu senter menggunakan cermin cekung. Bagaimanakan sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin cekung? Sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin cekung bergantung pada letak benda. Jika letak benda dekat dengan cermin cekung maka akan terbentuk bayangan yang memilki sifat semu, lebih besar, dan tegak. Ketika benda dijauhkan dari cermin cekung maka akan diperoleh bayangan yang bersifat nyata dan terbalik.

c. Sifat-sifat cahaya yang mengenai cermin cembung

Dalam kehidupan sehari-hari kita jumpai benda yang menggunakan cermin cembung, yaitu cermin pada kaca spion kendaraan bermotor baik mobil ataupun motor. Pada kendaraan bermotor, kaca spionnya menggunakan cermin cembung dengan tujuan agar pengemudi lebih mudah mengendarai kendaraannya, ketika melihat kendaraan dan benda lain yang ada di belakangnya.

Apabila kamu memperhatikan kendaraan yang ada di belakang motor atau mobil yang sedang kamu naiki maka bayangan mobil di cermin terlihat lebih kecil dari aslinya. Sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin cembung adalah semu, tegak dan diperkecil.

(18)

4. Pembiasan Cahaya dalam Kehidupan Sehari-hari

Dasar kolam yang airnya jernih terlihat lebih dangkal dari sebenarnya. Peristiwa ini merupakan salah satu bentuk pembiasan cahaya yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Udara memiliki kerapatan yang lebih kecil daripada air. Bila cahaya merambat dari zat yang kurang rapat ke zat yang lebih rapat maka cahaya akan dibiaskan mendekati garis normal. Akan tetapi apabila cahaya merambat dari zat yang lebih rapat ke zat yang kurang rapat maka cahaya akan dibiaskan menjauhi garis normal. Garis normal merupakan garis yang tegak lurus pada bidang batas kedua permukaan.

B. Cahaya Putih Terdiri Atas Berbagai Warna

Tahukah kamu warna dari cahaya matahari yang setiap hari dipancarkan ke bumi? Apakah cahaya matahari berwarna putih? Bagaimana dengan sumber cahaya lainnya? Cahaya matahari yang kita lihat seperti warna putih sebenarnya terdiri dari berbagai macam warna. Agar lebih jelas, pehatikan uraian berikut ini! 1. Menunjukkan bahwa cahaya putih terdiri dari berbagai warna

Untuk mengetahui warna apa saja yang membentuk cahaya putih matahari, Pada saat kamu melakukan kegiatan tersebut, kamu akan melihat warna-warna yang indah pada kertas karton. Warna-warna tersebut dihasilkan dari penguraian warna putih. Cahaya putih akan mengalami pembiasan dan terurai menjadi berbagai macam warna, yaitu merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Warna-warna yang membentuk cahaya tersebut disebut spektrum cahaya.

2. Peristiwa Penguraian Cahaya dalam Kehidupan Sehari-hari

Kalian tentu penah melihat pelangi di langit. Pelangi merupakan salah satu peristiwa dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan penguraian cahaya. Pelangi biasanya dapat kita lihat pada saat hujan turun rintik-rintik. Warna pelangi sama halnya seperti warna spektrum cahaya yang terbentuk pada kegiatan yang telah kamu lakukan sebelumnya. Warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu pada pelangi berasal dari pembiasan dan penguraian cahaya putih matahari oleh bintik-bintik air hujan.

(19)

Lampiran II

Lembar Kerja Kelompok Pertemuan I

A. Tujuan:

Menunjukkan bahwa cahaya menembus benda bening.

B. Alat dan Bahan:

1. Lampu senter 4. Kardus

2. Gelas bening 5. Karton hitam

3. Plastik bening 6. Batu bata

C. Langkah Kegiatan:

1. Letakkan benda-benda tersebut diatas meja

2. Sorotkan cahaya dari lampu sentermu mengenai benda-benda tersebut secara berturut-turut.

3. Amati apakah cahaya lampu senter menembus benda-benda tersebut! 4. Catatlah hasil pengamatanmu pada tabel berikut ini!

No. Nama Benda Tembus Cahaya Senter Tidak Tembus Cahaya Senter 1. Gelas bening 2. Plastik bening 3. Kardus 4. Karton hitam 5. Batu bata

(20)

Lembar Kerja Kelompok Pertemuan II A. Tujuan:

Mengamati peristiwa pembiasan cahaya.

B. Alat dan bahan:

1. Gelas bening 2 buah (Gelas A dan Gelas B) 2. Air putih

3. Pulpen 2 buah 4. Uang logam 2 buah

C. Langkah Kegiatan:

1. Masukan air ke dalam gelas bening (A) yang telah disediakan!

2. Masukan Pulpen ke dalam gelas A yang telah diisi air dan masukan pulpen lainnya ke dalam gelas kosong (B) yang tidak diisi air. Amati perbedaan antara pensil yang ada di dalam gelas A dan gelas B!

3. Ambil pensil yang ada pada gelas A dan B kemudian masukkan uang logam pada ke dua gelas tersebut!

4. Perhatikan uang logam yang ada di kedua gelas dari atas! Manakah yang terlihat lebih dalam?

(21)

Lampiran III

Lembar jawaban kelompok

Pertemuan I

No. Nama Benda Tembus Cahaya Senter Tidak Tembus Cahaya Senter 1. Gelas bening √ 2. Plastik bening √ 3. Kardus √ 4. Karton hitam √ 5. Batu bata √

(22)

Lampiran IV Lembar Evaluasi

A. Berilah tanda silang (X) huruf a, b, c, atau d pada jawaban yang benar!

1. Cermin yang permukan pantulnya berbentuk cekungan disebut .... a. cermin cembung c. cermin hias

b. cermin datar d. cermin cekung

2. Di bawah ini yang merupakan benda yang tidak dapat ditembus oleh cahaya adalah ....

a. gelas bening c. karton

b. kaca jendela d. plastik bening

3. Dasar kolam yang airnya jernih terlihat lebih dangkal dari yang sebenarnya merupakan salah satu peristiwa ....

a. pemantulan cahaya c. perambatan cahaya b. pembiasan cahaya d. pembentukan bayangan

4. Gelas bening dapat ditembus oleh cahaya. Hal ini menunjukkan bahwa cahaya memiliki sifat ....

a. merambat lurus c. dapat dipantulkan b. menembus benda bening d. dapat dibiaskan

5. Warna-warna yang membentuk cahaya putih disebut .... a. pelangi c. warna terang

b. spektrum cahaya d. warna gelap

6. Jarak bayangan dengan jarak benda yang berada di depan cermin datar adalah ....

a. sama c. lebih dekat b. berbeda d. lebih jauh

7. Benda-benda berikut yang dapat ditembus cahaya ialah .... a. kertas, karton c. kayu, besi

b. bola, seng d. kaca, lensa

8. Ketika berenang, kaki terlihat lebih pendek. Ini menunjukkan bahwa cahaya ....

(23)

a. dapat dipantulkan c. dapat dibiaskan b. menembus benda bening d. merambat lurus

9. Bila cahaya merambat dari zat yang kurang rapat ke zat yang lebih rapat maka cahaya akan dibiaskan mendekati ....

a. garis normal c. garis vertikal b. garis horizontal d. garis lurus

10.Cermin yang digunakan pada kaca spion mobil atau motor adalah .... a. cermin datar c. cermin cembung

b. cermin cekung d. cermin rias 11.Bagaimana arah rambatan cahaya?

a. tegak lurus c. berbelok b. merambat lurus d. memantul

12.Kegiatan menyemprotkan air secara terus-menerus di udara saat kedaan terkena panas sinar matahari akan menimbulkan titik-titik air berwarna-warna tertentu. hal ini merupakan peristiwa ....

a. pembiasan cahaya c. perubahan cahaya b. pemantuln cahaya d. penguraian cahaya

13.Jika cahaya datang dari zat yang kurang rapat menuju zat yang lebih rapat cahaya akan ....

a. dibiaskan mendekati garis normal b. dipantulkan kembali

c. dibiaskan menjauhi garis normal d. merambat lurus

14.Sifat bayangan yang dibentuk oleh cermin datar adalah .... a. nyata dan terbalik c. semu dan terbalik

b. nyata dan tegak d. semu dan tegak 15.Sudut datang adalah sudut yang dibentuk oleh ....

a. sinar datang dengan bidang batas b. sinar pantul dengan dinding pantul c. sinar datang dengan garis normal d. sinar pantul dengan garis normal

(24)

16.Pelangi yang terbentuk setelah hujan menunjukkan peristiwa .... a. pembiasan cahaya c. perubahan cahaya b. pemantuln cahaya d. penguraian cahaya

17.Orang yang menderita rabun jauh dapat ditolong dengan menggunakan kacamata berlensa ....

a. cekung c. cembung b. cekung-cembung d. silinder

18.Cahaya senter tidak dapat menembus karton hitam. Hal ini menunjukkan bahwa cahaya hanya dapat menembus benda ....

a. berwarna terang c. berwarna gelap b. bening d. tipis

19.Pulpen yang dimasukkan dalam gelas berisi air akan terlihat patah apabila dilihat dari luar. Hal ini menunjukkan peristiwa ....

a. pembiasan cahaya c. perubahan cahaya b. pemantuln cahaya d. penguraian cahaya 20.Pada gambar dibawah ini menggunakan contoh cermin ....

a. datar c. cekung b. cembung d. silinder

(25)

Lampiran V

Lembar Kunci Jawaban Evaluasi

1. D 11. B 2. C 12. D 3. B 13. A 4. B 14. D 5. B 15. C 6. A 16. D 7. D 17. A 8. C 18. B 9. A 19. A 10. C 20. C

(26)

Lampiran 3

(27)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

SIKLUS II

Nama Sekolah : SD Negeri Kutowinangun 08

Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Kelas/ Semester : 5/ II

Alokasi waktu : 6x 35 menit (3x pertemuan)

A. Standar Kompetensi

6. Menerapkan sifat-sifat cahaya melalui kegiatan membuat suatu karya/ model.

B. Kompetensi Dasar

6.2 Membuat suatu karya/ model, misalnya periskop atau lensa dari bahan sederhana dengan menerapkan sifat-sifat cahaya.

C. Indikator Pertemuan I

6.2.1 Mendeskripsikan cara membuat karya/ model dengan menerapkan sifat-sifat cahaya.

Pertemuan II

6.2.2 Mendeskripsikan langkah pengujian hasil karya/ model yang menerapkan sifat-sifat cahaya.

6.2.3 Mendeskripsikan langkah memodifikasi hasil rancangan untuk menghasilkan karya/model yang terbaik.

Pertemuan III

6.2.4 Mendeskripsikan langkah penyempurnaan hasil rancangan.

D. Tujuan Pembelajaran Pertemuan I

1. Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat menyebutkan

(28)

2. Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat menyebutkan bahan yang digunakan untuk membuat periskop dengan benar.

3. Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat menyebutkan

bahan yang digunakan untuk membuat kaca pembesar dengan benar.

4. Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat menyebutkan

bahan yang digunakan untuk membuat cakram warna dengan benar. 5. Melalui kegiatan percobaan, siswa dapat membuat karya/ model kaca

pembesar dengan benar.

6. Melalui kegiatan percobaan, siswa dapat mendeskripsikan langkah pembuatan kaca pembesar dengan benar.

Pertemuan II

1. Melalui kegiatan percobaan, siswa dapat menguji kaca pembesar dari bohlam dengan benar.

2. Melalui kegiatan percobaan, siswa dapat memodifikasi kaca pembesar

dari bohlam dengan tepat.

Pertemuan III

1. Setelah mendengar penjelasan dari guru, siswa dapat mendeskripsikan langkah menyempurnakan hasil karya dengan benar.

E. Materi Pembelajaran

Karya Berteknologi Sederhana

F. Model dan Metode Pembelajaran

1. Model Pembelajaran : Quantum tipe VAK (Visualization,

Auditory, Kinesthetic).

2. Metode Pembelajaran : Demonstrasi, diskusi kelompok,

menyimak, tanya jawab.

G. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan I

No. Kegiatan Pembelajaran Karakter yang Diharapkan 1 Kegiatan Awal (5 menit)

(29)

 Guru mengucapkan salam.

 Apersepsi

- Guru bertanya materi sebelumnya

tentang sifat-sifat cahaya kepada siswa.

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

Ingin tahu

2 Kegiatan Inti (55 menit)

 Siswa menyimak penjelasan dari guru

tentang karya/model yang sesuai dengan sifat-sifat cahaya. (eksplorasi)

 Siswa bertanya jawab dengan guru tentang

karya/model menggunakan alat sederhana yang dapat dibuat sesuai sifat-sifat cahaya. (eksplorasi)

 Siswa bertanya jawab dengan guru tentang

bahan-bahan apa saja yang dapat

digunakan untuk membuat karya/model yang sesuai dengan sifat-sifat cahaya. (eksplorasi)

 Guru menentukan karya/model yang akan

dibuat siswa bersama kelompok.

 Siswa dibagi ke dalam 4 kelompok.

 Siswa menyimak tata cara dan aturan

dalam percobaan.

 Siswa dalam kelompok dibagi

perlengkapan untuk percobaan.

 Guru memutarkan lagu selama percobaan

berlangsung.

 Siswa dalam kelompok membaca cara dan

langkah kerja pembuatan kaca pembesar dari bohlam lampu yang sudah tidak

Ingin tahu

Kreatif

(30)

terpakai. (elaborasi)

 Siswa dalam kelompok dibimbing guru

membuat kaca pembesar dari bohlam

lampu yang sudah tidak terpakai.

(elaborasi)

 Siswa bersama kelompok menampilkan

hasil karya di depan kelas. (konfirmasi)

 Kelompok lain menanggapi hasil karya

yang ditampilkan. (konfirmasi)

 Siswa bersama guru menyimpulkan hasil

percobaan. (konfirmasi)

Berani

3 Kegiatan Akhir (10 menit)

 Pemantapan materi dan penguatan materi

oleh guru kepada siswa.

 Refleksi

- Guru bertanya jawab dengan siswa

tentang pengetahuan yang diperoleh, hambatan dan kesulitan selama proses pembelajaran tentang karya/ model yang sesuai dengan sifat-sifat cahaya.

 Pembelajaran diakhiri dengan salam.

Pertemuan II

No. Kegiatan Pembelajaran Karakter yang Diharapkan 1 Kegiatan Awal (5 menit)

 Guru mengucapkan salam.

 Apersepsi

- Guru menanyakan pada siswa materi

sebelumnya tentang karya/model yang

(31)

sesuai dengan sifat-sifat cahaya.

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

2 Kegiatan Inti (55 menit)

 Siswa bertanya jawab dengan guru tentang

karya/model yang sudah dibuat dalam kelompok.

 Siswa bertanya jawab dengan guru tentang

manfaat karya/ model yang sudah dibuat dalam kelompok (eksplorasi)

 Siswa duduk bersama kelompok

sebelumnya.

 Guru membagikan karya/ model yang

sudah dibuat pada pertemuan pertama.

 Siswa dibimbing guru menguji

karya/model yang sudah dibuat. (elaborasi)

 Siswa dibimbing guru memodifikasi karya/

model yang sudah dibuat (elaborasi)

 Siswa mempresentasikan hasil karyanya di

depan kelas. (konfirmasi)

 Siswa lain memberi tanggapan.

(konfirmasi)

 Siswa dan guru menyimpulkan hasil

pembelajaran. (konfirmasi) Ingin tahu Jujur Tertib Kreatif Berani

3 Kegiatan Akhir (10 menit)

 Pemantapan materi dan penguatan materi

oleh guru kepada siswa.

 Refleksi

- Guru bertanya jawab dengan siswa

tentang pengetahuan yang diperoleh, hambatan dan kesulitan selama proses

(32)

pembelajaran tentang karya/ model yang sesuai dengan sifat-sifat cahaya.

 Pembelajaran diakhiri dengan salam.

Pertemuan III

No. Kegiatan Pembelajaran Karakter yang Diharapkan 1 Kegiatan Awal (5 menit)

 Guru mengucapkan salam.

 Apersepsi

- Guru menanyakan materi sebelumnya

tentang karya/model yang sesuai

dengan sifat-sifat cahaya.

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

Ingin tahu

2 Kegiatan Inti (55 menit)

 Siswa menyimak penjelasan dari guru

tentang penyempurnaan hasil karya.

(eksplorasi)

 Siswa bertanya jawab dengan guru tentang

penyempurnaan hasil karya. (elaborasi)  Siswa diberi kesempatan bertanya tentang

materi yang belum dimengerti.

 Siswa mengerjakan soal evaluasi tentang

karya/model yang menerapkan sifat-sifat cahaya. (konfirmasi)

Berani

Jujur

3 Kegiatan Akhir (10 menit)

 Siswa mengumpulkan hasil evaluasi

tentang karya/model yang menerapkan sifat-sifat cahaya.

 Guru mengakhiri pembelajaran dengan

salam.

(33)

H. Sumber dan Media Pembelajaran

 Sumber Pembelajaran

- Silabus SDN Kutowinangun 08 Salatiga.

- Ilmu Pengetahuan Alam 5: untuk SD dan MI kelas V/ Heri Sulistyanto, Edi Wiyono; editor Robin Ginting,— Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

- Senang belajar Ilmu Pengetahuan Alam 5: untuk Kelas V Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah/oleh S Rositawaty dan Aris Muharam. – Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

 Media Pembelajaran

- Bohlam lampu yang tidak terpakai, obeng, tang, air jernih, karet balon, karet gelang.

I. Penilaian

 Jenis tes : Tes tertulis

(34)
(35)

Lampiran I Materi

A. Merancang dan Membuat Suatu Karya atau Model dengan Menerapkan Sifat Cahaya

Dari pengetahuan kita mengenai sifat-sifat cahaya yang telah dipelajari sebelumnya, kita dapat membuat suatu karya atau model. Dengan memanfaatkan peralatan yang sederhana, kita dapat membuat alat-alat seperti periskop dan lensa. Sebelum membuat model, tentunya kita harus merancang alat-alat tersebut. Setelah model atau karya tersebut jadi maka kita juga perlu menguji hasil rancangan tersebut dan menyempurnakannya.

1. Periskop

a. Kegunaan atau fungsi

Periskop adalah sejenis teropong yang biasanya terdapat pada kapal selam untuk mengamati keadaan di permukaan laut. Periskop dapat digunakan untuk melihat benda yang berada di atas batas pandang.

b. Alat dan bahan 1) 2 Kotak pasta gigi. 2) Lem.

3) Selotip. 4) Cutter. 5) Pensil. 6) Penggaris.

7) 2 Cermin datar ukuran 3 cm × 3 cm. c. Rancangan alat

Dengan menggunakan peralatan sederhana kita akan membuat sebuah periskop. Kita akan menggunakan 2 buah kotak pasta gigi sebagai tabungnya. Di dalam kotak tersebut kita simpan dua buah cermin datar.

Periskop yang kita buat berbentuk balok seperti huruf S. Bentuk periskop ini disesuaikan dengan kreativitasmu masing-masing. Kamu boleh membuat bentuk yang lain asalkan periskop dapat digunakan.

(36)

d. Cara Membuat

1) Buatlah persegi pada bagian depan atas kotak dengan ukuran 3 cm × 3 cm. 2) Lubangi bagian persegi tersebut dengan menggunakan cutter.

3) Letakkan cermin pada bagian atas tersebut dengan posisi miring dan bagian depan cermin menghadap ke bawah dan rekatkan dengan selotip.

4) Buatlah persegi pada bagian bawah belakang kotak dengan ukuran 3 cm ×

3 cm.

5) Lubangi bagian persegi tersebut dengan menggunakan cutter.

6) Letakkan cermin pada bagian bawah tersebut dengan posisi miring dan bagian depan cermin menghadap ke atas dan rekatkan dengan selotip. 7) Potong kotak pasta gigi lainnya menjadi tiga bagian yang sama panjang

dengan alas dan tutup yang terbuka.

8) Tutup kedua lubang yang ada pada bagian depan dan belakang periskop dengan potongan kotak yang telah disiapkan. Rekatkan dengan menggunakan lem atau selotip,

9) Amati teman-temanmu dari balik jendela yang ada di sekolahmu!

Carilah olehmu apakah periskop juga digunakan oleh benda lain selain kapal selam. Jika kamu menemukannya, tuliskan kegunaan periskop pada benda tersebut

2. Kaca Pembesar Sederhana a. Kegunaan atau fungsi

Kaca pembesar atau lebih dikenal dengan lup merupakan alat yang digunakan untuk melihat benda-benda atau tulisan yang berukuran kecil. Alat ini biasanya digunakan oleh tukang arloji/jam untuk memperbaiki arloji/ jam tersebut.

b. Alat dan Bahan yang diperlukan

1. Bohlam lampu yang tidak terpakai 4. Air jernih

2. Obeng 5. Karet Balon

(37)

c. Rancangan alat

Kaca pembesar sederhana ini terbuat dari bola lampu yang tidak terpakai. Jika di dalam bola tersebut dimasukkan air maka kita dapat menggunakannya untuk melihat benda-benda kecil agar terlihat lebih jelas.

d. Cara membuat

1) Lubangi bagian belakang bola lampu dengan menggunakan obeng dan tang!

2) Bersihkan bagian dalamnya hingga bersih!

3) Masukkan air bening ke dalam bola lampu, tutup bagian belakangnya dengan menggunakan karet bekas balon mainan dan ikatlah karet tersebut dengan menggunakan karet gelang.

4) Lihatlah benda-benda kecil yang ada di dekatmu? Apakah benda-benda tersebut terlihat lebih besar dengan lup buatanmu itu?

3. Cakram Warna a. Kegunaan atau fungsi

Cakram warna merupakan alat yang digunakan untuk menunjukkan bahwa cahaya putih matahari merupakan kumpulan warna-warna yang disebut spektrum. b. Alat dan bahan

1) Karton berwarna putih

2) Kertas warna (merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu) 3) Jangka 4) Pensil 5) Lem kertas 6) Gunting 7) Benang kasur 8) Jarum 9) Penggaris c. Rancangan Alat

Cakram warna ini kita buat dari karton putih dan kertas warna yang merupakan warna spektrum cahaya. Apabila cakram ini di putar dengan menarik

(38)

tali yang ada di bagian tengahnya maka kita dapat melihat perpaduan warna spektrum tersebut akan menjadi satu warna saja, yaitu putih.

d. Cara membuat

1. Buatlah lingkaran pada karton putih dengan jari-jari 10 cm!

2. Bagilah lingkaran tersebut dengan 7 bagian yang sama besar! (lihat gambar pada rancangan)!

3. Tempelkan masing-masing bagian sesuai dengan warna spektrum cahaya secara berturut-turut dengan menggunakan kertas warna!

4. Buatlah 2 buah lubang yang jaraknya 1 cm sebelah kanan dari titik pusat lingkaran dan 1 cm sebelah kiri dari titik pusat!

5. Guntinglah lingkaran tersebut!

6. Masukan benang kasur melewai dua lubang tersebut!

7. Coba putarkan cakram warna tersebut dengan cara menarik dan

mengendurkan tali!

8. Amati warna cakram ketika sedang berputar!

B. Menguji dan Menyempurnakan Hasil Karya atau Model yang Dibuat

Setelah kita membuat suatu karya sederhana dengan memanfaatkan sifat-sifat cahaya yang telah dipelajari pada bab sebelumnya, kita tentu perlu menguji dan menyempurnakan karya yang kita buat tersebut. Pengujian dan penyempurnaan ini bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan pada

alat yang kita buat. Kemudian dari hasil pengujian, kita perlu

menyempurnakannya agar alat yang kita bulat menjadi lebih baik lagi. 1. Pengujian Hasil Karya

Pengujian pada alat atau karya yang kita buat meliputi fungsi atau kegunaan alat serta alat dan bahan yang digunakan. Untuk menguji apakah alat-alat tersebut telah berfungsi dengan baik maka kita dapat memberikan sejumlah pertanyaan seperti:

a. Apakah alat tersebut dapat digunakan dengan baik? b. Apakah alat tersebut sudah sesuai dengan fungsinya?

Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, kita dapat mengambil suatu kesimpulan yang berkaitan dengan fungsi alat sederhana yang telah kita buat.

(39)

Langkah selanjutnya adalah menguji alat dan bahan yang digunakan untuk membuat model atau karya tersebut. Pengujian ini bertujuan mengetahui apaka alat-alat yang kita gunakan sudah sesuai dengan rancangan yang kita buat. Selain itu, pengujian ini bertujuan untuk mengetahui bahan lain yang mungkin dapat digunakan agar hasil karya lebih baik lagi.

Untuk tahap pengujian alat dan bahan, kita dapat membuat pertannyaan-pertanyaan seperti:

a. Apakah alat dan bahan yang digunakan sudah sesuai dengan rancangan awal sebelum alat tersebut dibuat?

b. Apakah alat dan bahan yang digunakan sudah sesuai dengan fungsinya masing-masing pada alat yang kita buat?

c. Adakah alat dan bahan lain yang dapat digunakan untuk membuat model atau karya tersebut?

Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut diharapkan kamu dapat membuat suatu kesimpulan mengenai alat dan bahan yang digunakan. Jika terdapat alat yang tidak sesuai dengan fungsinya kamu tentu dapat memberikan saran. Selain itu, jika kamu mengetahui ada alat dan bahan lain yang lebih baik dan cocok untuk dibuat karya atau model yang telah di buat kamu juga berikan saran agar karya yang kamu buat dapat disempurnakan.

2. Menyempurnakan Hasil karya

Dari hasil pengujian baik fungsi ataupun alat dan bahan yang digunakan kamu tentu dapat memberikan saran atau masukkan. Saran dan masukan ini bertujuan untuk menyempurnakan karya atau model yang telah kita buat. Dari hasil pengujian terhadap setiap karya yang dibuat, kamu juga akan mengetahui kekurangan dan kelebihan yang ada pada karya atau model tersebut. Kekurangan inilah yang harus disempurnakan agar karya kita menjadi lebih baik lagi, baik fungsi ataupun alat dan bahan yang digunakannya.

(40)

Lampiran II

Lembar kerja kelompok

A. Tujuan

Menunjukkan alat sederhana yang sesuai sifat cahaya.

B. Alat dan bahan

1. Bohlam lampu yang tidak terpakai 4. Air jernih

2. Obeng 5. Karet Balon

3. Tang 6. Karet gelang

C. Cara kerja

1. Lubangi bagian belakang bola lampu dengan menggunakan obeng dan

tang!

2. Bersihkan bagian dalamnya hingga bersih!

3. Masukkan air bening ke dalam bola lampu, tutup bagian belakangnya

dengan menggunakan karet bekas balon mainan dan ikatlah karet tersebut dengan menggunakan karet gelang.

4. Lihatlah benda-benda kecil yang ada di dekatmu! Apakah benda-benda

(41)

Lampiran III Lembar Evaluasi

21.Alat yang digunakan untuk melihat benda-benda yang berada di atas batas pandang adalah ....

a. lup c. kaca mata b. periskop d. mikroskop

22.Bentuk model/ karya cakram warna adalah .... a. lingkaran c. segitiga

b. persegi d. segilima

23.Perbaikan hasil karya atau model yang sudah dibuat paling tepat dilakukan setelah ....

a. perancangan c. pengujian

b. pembuatan d. perhitungan biaya

24.Alat yang digunakan untuk menunjukkan bahwa cahaya putih matahari merupakan kumpulan warna-warna adalah....

a. periskop c. kaca pembesar b. cakram warna d. teleskop

25.Agar air yang berada di dalam bola lampu tidak tumpah, bagian belakangnya harus ditutup dengan menggunakan ....

a. selotip c. karet balon b. triplek d. gabus

26.Cermin datar yang digunakan dalam pembuatan model periskop berjumlah ....

a. satu c. tiga b. dua d. empat

27.Untuk melihat benda-benda kecil yang ada di dalam jam, tukang jam atau arloji menggunakan ....

a. periskop c. kaca mata

(42)

28.Bahan utama pembuatan cakram warna adalah....

a. karton dan kertas warna c. benang kasur dan paku b. lem dan selotip d. jangka

29.Setelah karya atau model dibuat perlu dilakukan.... a. pengujian c. perhitungan biaya

b. percobaan d. Perbaikan

30.Bahan utama yang digunakan untuk membuat model periskop adalah .... a. cutter dan lem c. kotak pasta gigi dan cermin

b. karton dan solatip d. cermin dan lem

31.Banyaknya kertas warna yang digunakan pada pembuatan cakram warna adalah ....

a. 4 c. 6 b. 5 d. 7

32.Cermin yang digunakan untuk membuat periskop adalah jenis cermin .... a. cekung c. datar

b. cembung d. Silinder

33.Bahan utama pada pembuatan kaca pembesar sederhana adalah.... a. bola lampu c. karet gelang

b. kardus d. air

34.Periskop dalam kapal selam memiliki fungsi .... a. melihat keadaan di dalam air

b. melihat keadaan permukaan air c. mengukur suhu air

d. mengukur kedalaman kapal dalam air

35.Cakram warna menunjukkan bahwa cahaya putih terdiri dari .... a. 2 warna gelap dan terang c. warna-warna terang b. 7 warna pelangi d. Warna-warna yang senada 36.Pengujian karya/ model yang sudah dibuat meliputi ...

a. bentuk dan bahan c. bahan dan kerapian b. bentuk dan fungsi d. fungsi dan bahan

(43)

37.Saran dan masukan terhadap karya/model yang dibuat dilakukan pada tahap ....

a. penyempurnaan hasil karya c. pembuatan hasil karya b. pengujian hasil karya d. pra pembuatan hasil karya 38.Spektrum cahaya merupakan kata lain dari warna ....

a. hitam c. putih b. pelangi d. merah

39.Air yang digunakan dalam pembuatan karya/ model kaca pembesar adalah ....

a. air keruh c. air cuka b. air berwarna d. air jernih

40.Karya/ model periskop yang dibuat merupakan penerapan sifat cahaya yang ....

a. dapat dipantulkan c. dapat menembus benda bening b. dapat diuraikan d. dapat merambat lurus

(44)

Lampiran IV

Lembar Kunci Jawaban Evaluasi Siswa

1. B 11. D 2. A 12. C 3. C 13. A 4. B 14. B 5. C 15. B 6. B 16. D 7. D 17. A 8. A 18. B 9. A 19. D 10.C 20. A

(45)

Lampiran 4

Hasil Uji Validitas, Uji Reliabilitas dan Hasil Uji Tingkat Kesukaran Soal

Siklus I

Hasil Uji Validitas, Uji Reliabilitas dan Hasil Uji Tingkat Kesukaran Soal

Siklus II

(46)

Hasil Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Siklus I Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .898 22 Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted soal1 15.6316 25.801 .636 .890 soal2 15.4211 27.257 .535 .893 soal3 15.5263 27.152 .410 .896 soal4 15.4737 27.708 .322 .898 soal5 15.4737 27.263 .438 .895 soal6 15.5263 27.930 .229 .900 soal7 15.3684 28.246 .336 .897 soal8 15.4737 27.485 .380 .896 soal9 15.4211 27.702 .396 .896 soal11 15.6842 26.673 .430 .896 soal12 15.6316 26.912 .399 .896 soal13 15.6316 25.801 .636 .890 soal14 15.6316 27.023 .376 .897 soal15 15.5789 26.257 .573 .892 soal16 15.7368 25.982 .556 .892 soal17 15.7368 25.316 .694 .888 soal18 15.5263 26.374 .597 .891 soal19 15.6842 25.895 .590 .891 soal20 15.5263 26.930 .463 .894 soal21 15.6316 25.357 .734 .887 soal24 15.7895 25.064 .738 .887 soal25 15.5263 26.374 .597 .891

(47)

Tingkat Kesukaran Soal Siklus I

Tingkat Kesukaran Mudah Sedang Sukar

Nomor Item 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 14, 17, 19. 1, 10, 11, 12, 13, 15, 16, 18, 20 -

(48)

Hasil uji Validitas dan Uji Reliabilitas Siklus II Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .823 21 Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted soal1 14.3158 15.673 .813 .795 soal2 14.1579 17.918 .295 .820 soal3 14.3158 16.228 .634 .803 soal4 14.2632 16.760 .536 .809 soal5 14.3684 17.135 .322 .818 soal7 14.4211 15.591 .723 .797 soal8 14.2632 17.760 .204 .823 soal9 14.6316 16.357 .464 .811 soal10 14.2632 17.538 .276 .820 soal13 14.2105 17.731 .269 .820 soal14 14.3684 17.246 .291 .820 soal15 14.4211 15.480 .755 .795 soal16 14.6316 17.023 .297 .820 soal17 14.3684 17.357 .261 .821 soal18 14.5789 17.035 .294 .821 soal19 14.1579 17.585 .471 .815 soal20 14.3684 17.357 .261 .821 soal22 14.4211 17.480 .209 .824 soal23 14.4211 17.146 .296 .820 soal24 14.5263 17.263 .243 .823 soal25 14.6316 16.690 .379 .816

(49)

Tingkat Kesukaran Soal Siklus II

Tingkat Kesukaran Mudah Sedang Sukar

Nomor Item 1, 2, 3, 4, 5, 7, 9,

10, 11, 14, 16, 17.

6, 8, 12, 13, 15, 18, 19, 20

(50)

Lampiran 5

Hasil Belajar IPA Pra Siklus

Hasil Belajar IPA Siklus I

Hasil Belajar IPA Siklus II

(51)

Data hasil belajar IPA kelas 5 SD Negeri Kutowinangun 08 Salatiga Pra Siklus

No. Hasil Belajar Keterangan

1. 59 Tidak Tuntas 2. 66 Tidak Tuntas 3. 55 Tidak Tuntas 4. 58 Tidak Tuntas 5. 60 Tidak Tuntas 6. 73 Tuntas 7. 63 Tidak Tuntas 8. 52 Tidak Tuntas 9. 58 Tidak Tuntas 10. 63 Tidak Tuntas 11. 55 Tidak Tuntas 12. 54 Tidak Tuntas 13. 55 Tidak Tuntas 14. 55 Tidak Tuntas 15. 78 Tuntas 16. 47 Tidak Tuntas Rata-rata 59,4 Skor Maksimal 78 Skor Minimal 47

Kriteria Jumlah Siswa Persentase %

Tuntas ≥ 71 2 12,5

Tidak Tuntas < 71 14 87,5

(52)

Data hasil belajar IPA kelas 5 SD Negeri Kutowinangun 08 Salatiga Siklus I No. Hasil Belajar Keterangan

1. 90 Tuntas 2. 75 Tuntas 3. 90 Tuntas 4. 90 Tuntas 5. 65 Tidak Tuntas 6. 95 Tuntas 7. 80 Tuntas 8. 70 Tidak Tuntas 9. 95 Tuntas 10. 95 Tuntas 11. 65 Tidak Tuntas 12. 80 Tuntas 13. 85 Tuntas 14. 65 Tidak Tuntas 15. 80 Tuntas 16 80 Tuntas Rata-rata 81,25 Skor maksimal 95 Skor minimal 65

Kriteria Jumlah Siswa Persentase %

Tuntas ≥ 71 12 75

Tidak Tuntas < 71 4 25

(53)

Data hasil belajar IPA kelas 5 SD Negeri Kutowinangun 08 Salatiga Siklus II

No. Hasil Belajar Keterangan

1. 80 Tuntas 2. 80 Tuntas 3. 75 Tuntas 4. 90 Tuntas 5. 80 Tuntas 6. 95 Tuntas 7. 85 Tuntas 8. 80 Tuntas 9. 85 Tuntas 10. 75 Tuntas 11. 85 Tuntas 12. 90 Tuntas 13. 75 Tuntas 14. 70 Tidak Tuntas 15. 100 Tuntas 16. 80 Tuntas Rata-rata 82,8 Skor maksimal 100 Skor minimal 70

Kriteria Jumlah Siswa Persentase %

Tuntas ≥ 71 15 93,75

Tidak Tuntas < 71 1 6,25

(54)

Lampiran 6

Hasil Observasi Siswa Siklus I

Hasil Observasi Siswa Siklus II

(55)

LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS BELAJAR SISWA Siklus I

Pertemuan I

No. Aspek yang diamati Skor

Ya Tidak

I. PRA PEMBELAJARAN

1. Siswa menempati tempat duduknya masing-masing √

2. Kesiapan menerima pelajaran √

II. MEMBUKA PEMBELAJARAN

3. Siswa mampu melakukan/ menjawab apersepsi √

4. Memperhatikan secara seksama ketika dijelaskan tujuan

pembelajaran yang harus dicapai

√ III. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN

A. Penjelasan materi pelajaran

5. Memperhatikan dengan serius ketika dijelaskan materi. √

6. Aktif bertanya jawab ketika proses penjelasan materi √

7. Adanya interaksi positif antara siswa- guru, siswa- materi pelajaran.

8. Siswa memiliki pemahaman yang sama tentang materi

pelajaran yang dijelaskan.

√ B. Pendekatan/ strategi pembelajaran

9. Siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran. √

10. Siswa memberikan pendapatnya ketika diberi kesempatan. √

11. Aktif mencatat berbagai penjelasan yang diberikan. √

12. Siswa termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran. √

13. Siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dengan santai dan tidak penuh tekanan.

√ 14. Adanya interaksi positif antara siswa dengan model

pembelajaran Quantum tipe VAK yang digunakan guru.

√ 15. Siswa merasa senang ketika belajar bersama kelompok

dengan menggunakan model Quantum tipe VAK.

√ 16. Siswa tertarik terhadap pembelajaran yang disajikan

dengan model pembelajaran Quantum tipe VAK.

√ 17. Siswa bersemangat untuk kerjasama dengan kelompok

mengerjakan lembar kerja diskusi.

√ 18. Siswa dapat bersosialisasi dengan siswa lain, untuk saling

membantu dalam belajar secara kelompok.

C. Pemanfaatan media pembelajaran/ sumber belajar

19. Adanya interaksi positif saat siswa diputarkan musik selama kegiatan kerja kelompok.

√ 20. Adanya interaksi positif saat siswa dihadapkan langsung

dengan media konkrit.

(56)

21. Siswa semakin jelas saat melakukan percobaan bersama kelompok menggunakan media konkrit.

√ D. Penilaian proses dan hasil belajar

22. Siswa mampu berinteraksi dengan kelompok belajarnya. √

23. Siswa mampu menjawab pertanyaan dari guru dengan benar.

24. Siswa mampu melakukan percobaan sesuai arahan guru. √

25. Siswa mampu menyelesaikan percobaan dengan baik. √

E. Penggunaan bahasa

26. Penjelasan dapat mudah dimengerti oleh siswa. √

27. Siswa tidak mengalami kesulitan dalam pemahaman ketika dijelaskan materi pelajaran.

√ IV. PENUTUP

28. Siswa secara aktif membuat rangkuman. √

Total

Peneliti

Rah Setyorini

(57)

LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS BELAJAR SISWA Siklus I

Pertemuan II

No. Aspek yang diamati Skor

Ya Tidak

I. PRA PEMBELAJARAN

1. Siswa menempati tempat duduknya masing-masing √

2. Kesiapan menerima pelajaran √

II. MEMBUKA PEMBELAJARAN

3. Siswa mampu melakukan/ menjawab apersepsi √

4. Memperhatikan secara seksama ketika dijelaskan tujuan

pembelajaran yang harus dicapai

√ III. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN

A. Penjelasan materi pelajaran

5. Memperhatikan dengan serius ketika dijelaskan materi. √

6. Aktif bertanya jawab ketika proses penjelasan materi √

7. Adanya interaksi positif antara siswa- guru, siswa- materi peajaran.

8. Siswa memiliki pemahaman yang sama tentang materi

pelajaran yang dijelaskan.

√ B. Pendekatan/ strategi pembelajaran

9. Siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran. √

10. Siswa memberikan pendapatnya ketika diberi kesempatan. √

11. Aktif mencatat berbagai penjelasan yang diberikan. √

12. Siswa termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran. √

13. Siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dengan santai dan tidak penuh tekanan.

√ 14. Adanya interaksi positif antara siswa dengan model

pembelajaran Quantum tipe VAK yang digunakan guru.

√ 15. Siswa merasa senang ketika belajar bersama kelompok

dengan menggunakan model Quantum tipe VAK.

√ 16. Siswa tertarik terhadap pembelajaran yang disajikan

dengan model pembelajaran Quantum tipe VAK.

√ 17. Siswa bersemangat untuk kerjasama dengan kelompok

mengerjakan lembar kerja diskusi.

√ 18. Siswa dapat bersosialisasi dengan siswa lain, untuk saling

membantu dalam belajar secara kelompok.

C. Pemanfaatan media pembelajaran/ sumber belajar

19. Adanya interaksi positif saat siswa diputarkan musik selama kegiatan kerja kelompok.

√ 20. Adanya interaksi positif saat siswa dihadapkan langsung

dengan media konkrit.

(58)

21. Siswa semakin jelas saat melakukan percobaan bersama kelompok menggunakan media konkrit.

√ D. Penilaian proses dan hasil belajar

22. Siswa mampu berinteraksi dengan kelompok belajarnya. √

23. Siswa mampu menjawab pertanyaan dari guru dengan benar.

24. Siswa mampu melakukan percobaan sesuai arahan guru. √

25. Siswa mampu menyelesaikan percobaan dengan baik. √

E. Penggunaan bahasa

26. Penjelasan dapat mudah dimengerti oleh siswa. √

27. Siswa tidak mengalami kesulitan dalam pemahaman ketika dijelaskan materi pelajaran.

√ IV. PENUTUP

28. Siswa secara aktif membuat rangkuman. √

Total

Peneliti

Rah Setyorini

(59)

LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS BELAJAR SISWA Siklus II

Pertemuan I

No. Aspek yang diamati Skor

Ya Tidak

I. PRA PEMBELAJARAN

1. Siswa menempati tempat duduknya masing-masing √

2. Kesiapan menerima pelajaran √

II. MEMBUKA PEMBELAJARAN

3. Siswa mampu melakukan/ menjawab apersepsi √

4. Memperhatikan secara seksama ketika dijelaskan tujuan

pembelajaran yang harus dicapai

√ III. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN

A. Penjelasan materi pelajaran

5. Memperhatikan dengan serius ketika dijelaskan materi. √

6. Aktif bertanya jawab ketika proses penjelasan materi √

7. Adanya interaksi positif antara siswa- guru, siswa- materi peajaran.

8. Siswa memiliki pemahaman yang sama tentang materi

pelajaran yang dijelaskan.

√ B. Pendekatan/ strategi pembelajaran

9. Siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran. √

10. Siswa memberikan pendapatnya ketika diberi kesempatan. √

11. Aktif mencatat berbagai penjelasan yang diberikan. √

12. Siswa termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran. √

13. Siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dengan santai dan tidak penuh tekanan.

√ 14. Adanya interaksi positif antara siswa dengan model

pembelajaran Quantum tipe VAK yang digunakan guru.

√ 15. Siswa merasa senang ketika belajar bersama kelompok

dengan menggunakan model Quantum tipe VAK.

√ 16. Siswa tertarik terhadap pembelajaran yang disajikan

dengan model pembelajaran Quantum tipe VAK.

√ 17. Siswa bersemangat untuk kerjasama dengan kelompok

mengerjakan lembar kerja diskusi.

√ 18. Siswa dapat bersosialisasi dengan siswa lain, untuk saling

membantu dalam belajar secara kelompok.

C. Pemanfaatan media pembelajaran/ sumber belajar

19. Adanya interaksi positif saat siswa diputarkan musik selama kegiatan kerja kelompok.

√ 20. Adanya interaksi positif saat siswa dihadapkan langsung

dengan media konkrit.

(60)

21. Siswa semakin jelas saat melakukan percobaan bersama kelompok menggunakan media konkrit.

√ D. Penilaian proses dan hasil belajar

22. Siswa mampu berinteraksi dengan kelompok belajarnya. √

23. Siswa mampu menjawab pertanyaan dari guru dengan benar.

24. Siswa mampu melakukan percobaan sesuai arahan guru. √

25. Siswa mampu menyelesaikan percobaan dengan baik. √

E. Penggunaan bahasa

26. Penjelasan dapat mudah dimengerti oleh siswa. √

27. Siswa tidak mengalami kesulitan dalam pemahaman ketika dijelaskan materi pelajaran.

√ IV. PENUTUP

28. Siswa secara aktif membuat rangkuman. √

Total

Peneliti

Rah Setyorini

(61)

LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS BELAJAR SISWA Siklus II

Pertemuan II

No. Aspek yang diamati Skor

Ya Tidak

I. PRA PEMBELAJARAN

1. Siswa menempati tempat duduknya masing-masing √

2. Kesiapan menerima pelajaran √

II. MEMBUKA PEMBELAJARAN

3. Siswa mampu melakukan/ menjawab apersepsi √

4. Memperhatikan secara seksama ketika dijelaskan tujuan

pembelajaran yang harus dicapai

√ III. KEGIATAN INTI PEMBELAJARAN

A. Penjelasan materi pelajaran

5. Memperhatikan dengan serius ketika dijelaskan materi. √

6. Aktif bertanya jawab ketika proses penjelasan materi √

7. Adanya interaksi positif antara siswa- guru, siswa- materi peajaran.

8. Siswa memiliki pemahaman yang sama tentang materi

pelajaran yang dijelaskan.

√ B. Pendekatan/ strategi pembelajaran

9. Siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran. √

10. Siswa memberikan pendapatnya ketika diberi kesempatan. √

11. Aktif mencatat berbagai penjelasan yang diberikan. √

12. Siswa termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran. √

13. Siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dengan santai dan tidak penuh tekanan.

√ 14. Adanya interaksi positif antara siswa dengan model

pembelajaran Quantum tipe VAK yang digunakan guru.

√ 15. Siswa merasa senang ketika belajar bersama kelompok

dengan menggunakan model Quantum tipe VAK.

√ 16. Siswa tertarik terhadap pembelajaran yang disajikan

dengan model pembelajaran Quantum tipe VAK.

√ 17. Siswa bersemangat untuk kerjasama dengan kelompok

mengerjakan lembar kerja diskusi.

√ 18. Siswa dapat bersosialisasi dengan siswa lain, untuk saling

membantu dalam belajar secara kelompok.

C. Pemanfaatan media pembelajaran/ sumber belajar

19. Adanya interaksi positif saat siswa diputarkan musik selama kegiatan kerja kelompok.

√ 20. Adanya interaksi positif saat siswa dihadapkan langsung

dengan media konkrit.

(62)

21. Siswa semakin jelas saat melakukan percobaan bersama kelompok menggunakan media konkrit.

√ D. Penilaian proses dan hasil belajar

22. Siswa mampu berinteraksi dengan kelompok belajarnya. √

23. Siswa mampu menjawab pertanyaan dari guru dengan benar.

24. Siswa mampu melakukan percobaan sesuai arahan guru. √

25. Siswa mampu menyelesaikan percobaan dengan baik. √

E. Penggunaan bahasa

26. Penjelasan dapat mudah dimengerti oleh siswa. √

27. Siswa tidak mengalami kesulitan dalam pemahaman ketika dijelaskan materi pelajaran.

√ IV. PENUTUP

28. Siswa secara aktif membuat rangkuman. √

Total

Peneliti

Rah Setyorini

(63)

Lampiran 7

Hasil Observasi Guru Siklus I

Hasil Observasi Guru Siklus II

(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)

Lampiran 8

(73)

DOKUMENTASI

Siswa sedang melakukan kegiatan apersepsi

(74)

Guru sedang menjelaskan materi dengan menggunakan alat peraga dan gambar

(75)

Siswa sedang melakukan pengujian hasil karya model sederhana

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :