Universitas Kristen Maranatha DAFTAR ISI
Lembar Pengesahan ……….. i
Kata Pengantar ………. ii
Penyataan Orisinalitas Karya dan Laporan ……….. iv
Pernyataan Publikasi Laporan Penelitian ………. v
Daftar Isi ……… vii
BAB I PENDAHULUAN ……… 1
1.1Latar Belakang ……… 1
1.2 Permasalahan dan Ruang Lingkup ………. 2
1.2.1 Hal yang menjadi permasalahan dalam makalah ……… 2
1.2.2 Ruang Lingkup atau batasan permasalahan makalah ………. 3
1.3 Tujuan Perancangan ……….. 3
1.4 Sumber dan Teknik Pengumpulan Data ……… 3
1.5 Skema Perancangan ……….. 4
BAB II LANDASAN TEORI ………. 5
2.1Obat Tradisional ……… 5
2.1.1 Definisi dan Pengelompokan Obat Tradisional ……….. 5
2.1.2 Peraturan dan Pendaftaran Obat Tradisional ……….. 6
2.1.3 Bentuk Olahan Obat Tradisional ………. 9
2.2 Jamu ……… 10
2.2.1 Sejarah dan Pengertian Jamu ………. 10
2.2.2 Kandungan Jamu ……… 11
2.2.3 Analisis Jamu ………. 12
2.2.4 Proses Produksi Jamu ………. 13
2.3 Kampanye ………. 13
2.3.1 Definisi Kampanye ……… 14
2.3.2 Kampanye Berdasarkan Teori ……… 14
2.3.3 Jenis - Jenis kampanye ………... 15
Universitas Kristen Maranatha
BAB III DATA DAN ANALISIS MASALAH ………. 21
3.1 Data dan Fakta ……….. 21
3.1.1 Badan Pengawas Obat dan Makanan ………. 21
3.1.2 Bahan Kimia Obat dalam Obat Tradisional ... 27
3.1.3 Jamu tradisional yang dicekal oleh Badan POM ……… 28
3.1.4 Indentifikasi bahan kimia obat ……… 31
3.1.5 Peringatan pengunaan jamu tradisional ………. 31
3.1.6 Sanksi terhadap pelanggaran ………. 32
3.1.7 Data Wawancara ……… 32
3.1.8 Data Kwesioner ……….. 33
3.1.9 Tinjauan Terhadap Proyek yang Sejenis ……… 40
3.2 Analisis Permasalahan Berdasarkan Data dan Fakta ………. 41
3.3 Identifikasi Sasaran ……… 42
3.3.1 STP ……… 42
3.3.2 SWOT Kampanye ……… 43
3.3.3 SWOT Produk ( Jamu Ilegal ) ………. 43
BAB IV PEMECAHAN MASALAH ……… 45
4.1 Konsep Komunikasi ………. 45
4.1.2 Strategi Komunikasi ……….. 46
4.2 Konsep Kreatif ………. 47
4.2.1 Gaya Visual ……….. 47
4.2.2 Warna ……… 48
4.2.3 Typografi ……… 49
Universitas Kristen Maranatha
4.3 Konsep Media ………. 50
4.4 Perincian Rencana Anggaran Biaya Perancangan ……….. 56
4.5 Timeline ……….. 57
4.6 Hasil Karya ……… 58
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ……… 67
5.1 Kesimpulan ………. 67
5.2 Saran Penulis ……….. 67
Daftar Pustaka ……….. x
Daftar Istilah ……….... xiii
Daftar Gambar ……….. xiv
Daftar Tabel ………. xv
Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR TABEL
Tabel 4.4.1 Budget Kampanye ………..… 56
Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1.1 Logo Jamu ………. 5
Gambar 2.1.2 Logo Obat Herbal Terstandar ……… 6
Gambar 2.1.3 Logo Fitofarmaka ……….. 6
Gambar 2.2.4.1 Gambar Bagan Proses Produksi Jamu ……… 13
Gambar 3.1.1 Logo Badan POM ………. 21
Gambar 3.1.2 Struktur Organisasi Badan POM ………..… 26
Gambar 3.1.4.1 Kampanye jamu ilegal dalam bentuk verbal ……….. 40
Gambar 4.2.2.1 Warna Media ……….. 48
Gambar 4.2.4.1 Gambar Layout Media ……… 50
Gambar 4.6.1 Logo Kampanye ………. 58
Gambar 4.6.2 Poster Kampanye ……… 58
Gambar 4.6.3 Poster Event ……… 59
Gambar 4.6.4 Brosur 1 ………. 59
Gambar 4.6.5 Brosur 2 ………. 60
Gambar 4.6.6 Flyer Event ……… 60
Gambar 4.6.7 X-banner ……… 61
Gambar 4.6.8 Spanduk Kampanye ……… 61
Gambar 4.6.9 Spanduk Kampanye ……… 62
Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR ISTILAH
Adulteration = Pemalsuan produk / pencampuran dengan penambahan bahan - bahan atau senyawa yang berbahaya.
Alkaloid = Kelompok senyawa organik bersifat basa yang mengandung nitrogen, diperoleh dari tumbuhan dan hewan, banyak berkhasiat sebagai obat.
Asam Mefenamat = Obat pereda nyeri yang digolongkan sebagai NSAID. Asam mefenamat biasa digunakan untuk mengatasi berbagai jenis rasa nyeri, namun lebih sering diresepkan untuk mengatasi sakit gigi, nyeri otot, nyeri sendi dan sakit ketika atau menjelang haid.
Empiris = Berdasarkan pengalaman ( terutama yg diperoleh dr penemuan, percobaan, pengamatan yg telah dilakukan).
Fenilbutason = Obat penghilang rasa sakit kronik, termasuk untuk nyeri tulang. pemakaiannya harus dibatasi karena risiko efek samping cukup besar, seperti menekan produksi sel darah putih dan anemia aplastik.
Isolasi = pemisahan suatu hal dari hal lain, pengasingan, pe-mencilan, pengucilan.
Kualitatif = Berdasarkan mutu.
Kuantitatif = Banyak / jumlah / kuantitas.
Makroskopik = Sebuah pemeriksaan untuk mengamatistruktur dengan perbesaran 10 -100 kali, biasanya digunakan mikroskopcahaya.
Universitas Kristen Maranatha Mikroskopik = Pemeriksaan untuk mengamatistruktur dengan perbesaran diatas 100 kali, biasanya digunakan mikroskop cahaya ataupun mikroskop elektron dan mikroskop optic.
Minyak Atsiri = Kelompok besar minyak nabati yang berwujud cairan kental pada suhu ruang namun mudah menguap sehingga memberikan aroma yang khas. Minyak atsiri merupakan bahan dasar dari wangi-wangian atau minyak gosok (untuk pengobatan) alami.
Organoleptik = Pengujian secara subjektif, yaitu suatu pengujian penerimaan selera makanan yang didasarkan atas uji kegemaran dan analisis pembedaan.
Paracetamol = Derivat paminofenol yang mempunyai sifat antipiretik / analgesik.
Prednison Kortikosteroid = Sintetik yang umum diberikan per oral, tetapi dapat juga diberikan melalui injeksi intra muskular (im, iv), per nasal, atau melalui rektal.
Simplisia = bahan alami yang digunakan untuk obat dan belum mengalami perubahan proses apa pun, dan kecuali dinyatakan lain umumnya berupa bahan yang telah dikeringkan.
Sibutramin Hidroklorida = Golongan obat keras yang merupakan senyawa kimia yang bekerja dengan cara menghambat ambilan norepinefrin, serotonin, dan dopamin.
Sildenafil Sitrat = Obat yang digunakan untuk terapi disfungsi ereksi dan hipertensi arteri paru-paru yang dikembangkan oleh perusahaan farmasetika Pfizer.
Universitas Kristen Maranatha Tannin = Kumpulan senyawa organik amorf yg bersifat asam dengan rasa sepat, ditemukan di banyak tumbuhan, digunakan sebagai bahan penyamak, bahan pembuat tinta, dan bahan pewarna.
Teofilin = Bronkodilator yang digunakan untuk pasien asma dan penyakit paru obstruktif yang kronik, namun tidak efektif untuk reaksi akut pada penyakit paru.
Universitas Kristen Maranatha
Setiap manusia pada hakekatnya mendambakan hidup sehat dan sejahtera baik lahir
maupun batin. Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, disamping
kebutuhan akan sandang, pangan, papan dan pendidikan, karena dengan kesehatan
yang baik serta tubuh yang prima manusia dapat melaksanakan proses kehidupan
untuk tumbuh dan berkembang menjalankan segala aktivitas hidupnya. Berbagai cara
dilakukan manusia untuk mendapatkan kondisi kesehatan yang baik tersebut, mulai
dari makan makanan yang bergizi, berolahraga, hingga meminum jamu, baik yang
diolah secara tradisional maupun yang sudah bercampur dengan zat kimia (modern).
Penggunaan bahan alam sebagai sarana kesehatan untuk menyembuhkan berbagai
macam penyakit cenderung meningkat, hal ini membuat banyaknya masyarakat yang
lebih memilih obat-obatan tradisional seperti jamu dibanding obat-obatan kimia
karena harganya yang relatif lebih murah dan mudah didapatkan.
Adapun yang dimaksud dengan jamu adalah obat bahan alam yang diracik secara
tradisional, misalnya dalam bentuk serbuk seduhan, pil, dan cairan yang berisi
seluruh bahan tanaman yang menjadi penyusun jamu tersebut dan digunakan secara
tradisional. Jamu digunakan dalam bidang kesehatan untuk menyembuhkan berbagai
penyakit serta digunakan pula sebagai perawatan kecantikan, wajah, tubuh, dll.
Bahan-bahan yang paling sering digunakan untuk jamu tradisional adalah
tumbuh-tumbuhan mulai dari akar, daun, batang, bunga dan kulit kayu.
Di jaman modern ini jamu tradisional masih tetap mendapat tempat di hati
konsumennya, bahkan sudah berkembang menjadi industri besar dan dengan
kemasan yang instan sehingga konsumen lebih mudah untuk mengkonsumsinya.
Walaupun demikian bukan berarti jamu tradisional tidak memiliki efek samping
Universitas Kristen Maranatha
2
penggunaan jamu tradisional karena kesalahan informasi maupun anggapan keliru
terhadap jamu tradisional dan cara penggunaannya. Jamu tradisional memang
memiliki efek samping relatif lebih kecil dibandingkan obat kimia, tetapi perlu
diperhatikan bila ditinjau dari kepastian bahan aktif dan konsistensinya belum
dijamin terutama untuk penggunaan secara rutin. Agar penggunaannya optimal, perlu
diketahui informasi yang memadai tentang kelebihan dan kelemahan serta
kemungkinan penyalahgunaan jamu tradisional.
Selain itu, sekarang juga marak terdengar kasus-kasus jamu ilegal yang beredar di
pasaran yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia karena mengandung bahan kimia
obat dan tidak mendapatkan izin edar dari Badan POM dan Dinas Kesehatan. Hal ini
patut diwaspadai, dan sebisa mungkin masyarakat jangan sampai tertipu dengan
jamu-jamu ilegal dan harus lebih selektif dalam memilih jamu-jamu yang saat ini
sangat mudah didapatkan dimana saja. Badan POM sendiri selaku badan yang
memiliki otoritas dalam pengawasan obat dan makanan di Indonesia telah
mengambil tindakan dengan mencekal dan menarik peredaran jamu-jamu yang
mengandung bahan kimia obat dan jamu-jamu yang tidak mempunyai izin edar.
Masalah jamu ilegal ini diambil sebagai topik Tugas Akhir karena belum ada media
visual yang cukup kuat dan efektif untuk mengkomunikasikan, menginformasikan,
dan mengedukasikan masyarakat agar lebih hati-hati dan waspada dalam
menggunakan jamu-jamu ilegal yang beredar di pasaran. Untuk itu peran DKV
sebagai bidang kreatif diharapkan dapat membantu melindungi masyarakat agar
terhindar dari bahaya jamu-jamu ilegal tersebut, pihak DKV membantu
mengkomunikasikan, menginformasikan, dan mengedukasikan bahaya dari
jamu-jamu ilegal tersebut dalam bentuk visual. Dengan informasi yang cukup dan media
penyampaian informasi yang dapat diterima dengan baik oleh masyarakat diharapkan
dapat lebih membantu masyarakat untuk lebih cermat memilih dan menggunakan
suatu produk jamu tradisional dalam memenuhi upaya kesehatannya.
1.2 Permasalahan dan Ruang Lingkup
Universitas Kristen Maranatha
3
- Bagaimana cara menghimbau masyarakat agar hati-hati terhadap dampak
yang akan terjadi dari penggunaan jamu - jamu ilegal ?
- Bagaimana cara mengkomunikasikan tentang bahaya jamu ilegal secara
visual melalui media kreatif ?
- Bagaimana perancangan yang tepat untuk kampanye visual tentang jamu
ilegal ?
1.2.2 Ruang Lingkup atau batasan permasalahan dari makalah ini adalah :
- Segmentasi : pria dan wanitausia 25 s/d 40 tahun
- Area : Bandung
- Kelas Sosial : menengah kebawah
1.3 Tujuan Perancangan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah :
- Untuk menghimbau masyarakat agar hati - hati terhadap dampak yang akan
terjadi dari penggunaan jamu-jamu ilegal.
- Untuk mengkomunikasikan tentang bahaya jamu ilegal secara visual melalui
media kreatif.
- Untuk memaparkan bagaimana cara perancangan yang tepat untuk kampanye
visual tentang jamu ilegal.
1.4 Sumber dan Teknik Pengumpulan Data Usaha yang dilakukan untuk pengumpulan data :
- Wawancara dengan para dokter, lembaga yang terkait dan masyarakat baik
yang berpartisipasi aktif maupun non-aktif dalam pengunaan obat tradisional
khususnya jamu. Proses dilakukan secara terstruktur untuk mendapatkan data
yang benar-benar terpercaya dan akurat.
- Studi Pustaka yang referensinya diambil dari internet, koran, majalah dan
buku-buku yang sesuai dengan topik yang terkait.
Universitas Kristen Maranatha
4
secara random untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mereka tentang
topik yang terkait.
1.5 Skema Perancangan
Kampanye “ BAHAYA JAMU ILEGAL ” ini adalah sebuah kampanye yang dibuat
agar masyarakat khususnya kalangan menegah ke bawah yang masih aktif dalam
mengkonsumsi jamu dapat lebih selektif dalam memilih jamu, karena sekarang ini
banyak jamu-jamu ilegal yang beredar di pasaran yang mengandung bahan kimia
yang dampaknya bermacam-macam mulai dari yang ringan sampai dampak yang
berat dan dapat sangat membahayakan kesehatan masyarakat apabila dikonsumsi
secara sembarangan. Diharapkan dengan dibuatnya kampanye ini, masyarakat dapat
terhindari dari bahaya jamu ilegal dan dapat memilih jamu yang kandungannya benar
benar herbal.
5.2 Saran Penulis
Berdasarkan apa yang telah dibahas dan dipelajari dalam tugas akhir ini, penulis
memiliki beberapa saran yaitu kepada masyarakat agar dapat lebih peduli tentang
kesehatan dan tidak sembarangan mengkonsumsi jamu hanya karena harga yang
murah dan mudah didapat. Begitu juga kepada produsen yang membuat jamu-jamu
palsu, diharapkan untuk lebih peduli terhadap konsumen pengguna jamu terutama
masyarakat menengah kebawah, dan kepada petugas yang berwenang untuk lebih
KAMPANYE PERINGATAN BAHAYA JAMU ILEGAL
DI BANDUNG
SG402/MDKV/Semester VIII/2011
LAPORAN TUGAS AKHIR
Diajukan untuk memenuhi persyaratan akademi dalam mencapai Gelar Sarjana
Strata Satu pada jurusan Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain
Universitas Kristen Maranatha. Semester genap tahun akademik 2011.
Disusun oleh
Shinta Wijaya R
0764208
Dosen Pembimbing :
Dra. Irawati Tirtaatmaja
Dra. Wieke Tasman
JURUSAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN
UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA
LEMBAR PENGESAHAN
KAMPANYE PERINGATAN BAHAYA JAMU ILEGAL
DI BANDUNG
SG402/MDKV/Semester VIII/2011
Dengan ini, saya menyatakan bahwa
Isi CD-Rom laporan Penulisan sama dengan hasil revisi akhir.
Bandung, Mei 2011
Shinta Wijaya R
0764208
Menyetujui,
Pembimbing I Pembimbing II
Dra. Irawati Tirtaatmaja Dra. Wieke Tasman
Mengetahui,
Ketua Jurusan Desain Komunikasi Visual
PERNYATAAN ORISINALITAS LAPORAN PENELITIAN
Dengan ini, saya yang bertanda tangan di bawah ini
N a m a : Shinta Wijaya R
N R P : 0764208
Fakultas / Jurusan : Fakultas Seni Rupa dan Desain S1-DKV
Kode / NamaMK : SG402 / Mayor DKV 6
Menyatakan bahwa laporan penelitian ini adalah benar merupakan hasil karya saya
sendiri dan bukan duplikasi dari orang lain.
Apabila pada masa mendatang diketahui bahwa pernyataan ini tidak benar adanya,
saya bersedia menerima sanksi yang diberikan dengan segala konsekuensinya.
Demikianlah pernyataan ini saya buat.
Bandung, 18 Mei 2011
Shinta Wijaya R
Saya yang bertanda tangan di bawah ini
N a m a : Shinta Wijaya R
N R P : 0764208
Fakultas / Jurusan : Fakultas Seni Rupa dan Desain S1-DKV
Kode / NamaMK : SG402 / Mayor DKV 6
Dengan ini, saya menyatakan bahwa :
1). Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya menyetujui untuk memberikan
kepada Universitas Kristen Maranatha Hak Bebas Royalti noneksklusif (
Non-Ekslusive Royalti-Free Right) atas laporan penelitian saya yang berjudul
“KAMPANYE PERINGATAN BAHAYA JAMU ILEGAL DI BANDUNG”.
2). Universitas Kristen Maranatha Bandung berhak menyimpan, mengalih mediakan
/ mengalih formatkan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database),
mendistribusikannya, serta menampilkannya dalam bentuk softcopy untuk
kepentingan akademis tanpa perlu meminta izin dari saya selama tetap
mencantumkan nama saya sebagai penulis / pencipta.
3. Saya bersedia dan menjamin untuk menanggung secara pribadi, tanpa melibatkan
pihak Universitas Kristen Maranatha Bandung, segala bentuk tuntutan hukum yang
timbul atas pelanggaran Hak Cipta dalam karya ilmiah saya ini.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan untuk dapat dipergunakan
Bandung, 18 Mei 2011
Yang menyatakan,
Shinta Wijaya R
Pertama-tama penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha
Esa atas anugerahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan tugas akhir
mata kuliah Mayor DKV 6 yang berjudul “KAMPANYE PERINGATAN BAHAYA
JAMU ILEGAL DI BANDUNG” sebagai salah satu syarat kelulusan dalam program
akademik S1 Fakultas Seni Rupa dan Desain Jurusan Komunikasi Visual Universitas
Kristen Maranatha Bandung.
Pada kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terimakasih kepasa berbagai pihak
yang ikut serta dalam membantu pembuatan laporan ini, diantaranya kepada :
1. Gai Suharja. Ph. D, selaku dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas
Kristen Maranatha.
2. Dra. Christine Lukman M.Ds, selaku Ketua Program Studi Desain
Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Kristen
Maranatha.
3. Dra. Irawati Tirtaatmaja, selaku dosen pembimbing I yang telah membimbing
penulis dalam memperkuat konsep penulisan laporan tugas akhir.
4. Dra. Wieke Tasman, selaku dosen pembimbing II yang telah membimbing
penulis dalam memperkuat konsep penulisan laporan tugas akhir.
5. Hendra Setiawan, BFA, MA dan Riki Himawan Mulyadi, S.Sn., MM selaku
dosen penguji yang telah menguji penulis dalam preview I.
6. Elizabeth, S.Sos., S.Sn. dan Magdalena Sylvia, B.Sc selaku dosen penguji
yang telah menguji penulis dalam preview II.
7. Dra. Naniwati Sulaiman dan Elizabeth, S.Sos., S.Sn. selaku dosen penguji
yang telah menguji penulis dalam preview III dan sidang akhir.
8. Ibu Shafa selaku perwakilan dari Balai Besar POM Bandung yang telah
membantu penulis dalam memperoleh informasi yang mendukung penulisan
laporan.
9. Seluruh pihak yang telah membantu penulisan laporan baik secara langsung
Penulis berharap agar laporan tugas akhir ini dapat bermanfaat bagi pembaca.
Penulis juga meminta maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan, penulispun
terbuka untuk menerima kritik dan saran dari pembaca. Terimakasih.
Bandung, 18 mei 2011
Venus, Antar. (2004). Manajemen Kampanye. Simbiosa Media, Bandung.
Internet :
http://www.roemahobatalami.com/jus-dan-herbal/bentuk-ramuan-herbal. Diunduh
tanggal 13 Februari 2011. Pukul 18.00 WIB.
http://health.kompas.com/read/2010/08/24/13290087/Inilah.Efek.Samping.Obat.Kim
ia.dalam.Jamu. Diunduh tanggal 14 Februari 2011. Pukul 19.00 WIB.
http://www.medicalera.com/index.php?option=com_kunena&Itemid=355&func=vie
w&catid=112&id=4442. Diunduh tanggal 19 Februari 2011. Pukul 19.30 WIB.
http://jamu-herbal.com/sejarah-jamu.html. Diunduh tanggal 17 Februari 2011. Pukul
19.30 WIB.
http://www.nyonyameneer.com/. Diunduh tanggal 16 Februari 2011. Pukul 20.00
WIB.
http://www.pom.go.id/. Diunduh tanggal 20 Februari 2011. Pukul 18.00 WIB.
http://www.ikatanapotekerindonesia.net/. Diunduh tanggal 18 Februari 2011. Pukul
20.30 WIB.
http://www.bjoetejo.co.cc/packaging/aturan-desain-kemasan-obat.html. Diunduh
tanggal 14 Februari 2011. Pukul 21.00 WIB.
http://www.jombangkab.go.id/e-gov/satkerda/page/1.2.6.2/jamu.html. Diunduh
tanggal 15 Februari 2011. Pukul 21.30 WIB.
http://linfolh.net/hanon/kesehatan/D2_2.html. Diunduh tanggal 15 Februari 2011.
Pukul 22.30 WIB.