Demikian surat penawaran ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu kami ucapkan terimakasih.

Teks penuh

(1)Nomor : Lampiran : Perihal :. 188 /DPPMP/UNISBANK/UM/XI/2021 1 lembar Surat Penawaran Kegiatan Workshop. KepadaYth. Ketua DPRD Kabupaten Batang Di Kabupaten Batang Dengan hormat, Dalam rangka meningkatkan peran dan fungsi DPRD dalam bidang bidang legislasi, penganggaran dan pengawasan, kami Direktorat Penelitian,Pengabdian Masyarakat dan Publikasi (DPPMP) Universitas Stikubank Semarang berdasarkan surat ijin dari Kemendagri No. 895.3/7460/BPSDM Tahun 2018 tentang Penyelenggara Pendalaman Tugas DPRD, bermaksud menawarkan kegiatan Workshop dengan tema : “Penguatan Fungsi Anggaran Dan Legislasi Dalam Mendukung Kinerja DPRD ” yang akan dilaksanakan pada: Hari : Jumat s/d Minggu Tanggal/ Bln. : 17 s/d 19 Desember 2021 (menyesuaikan jadwal DPRD) Tempat : The Azana Hotel Semarang Jl. Jenderal Sudirman No.386 Semarang Peserta dalam kegiatan tersebut adalah Pimpinan dan Anggota DPRD, beserta Unsur Setwan DPRD. Kontribusi setiap peserta sebesar Rp. 5.000.000,- (Lima Juta rupiah) ditransfer ke Rek.BNI no. 0165016944 a.n. Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FE UNISBANK, dengan fasilitas akomodasi dan konsumsi selama 3 (tiga) hari di hotel, seminar kit, sertifikat, tas/souvenir, laporan hasil kegiatan Workshop dan narasumber yang berasal dari unsur akademisi dan praktisi/pejabat yang berkompeten. Demikian surat penawaran ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu kami ucapkan terimakasih.. Tembusan: 1. Rektor UNISBANK 2. Sekretaris Dewan Kab. Batang 3. Arsip.

(2) JADWAL WORKSHOP DPRD KABUPATEN BATANG “PENGUATAN FUNGSI LEGISLASI DPRD”, Hotel AZANA Semarang, 17 s/d 19 Desember 2021 No Waktu Kegiatan/Materi . Hari Jumat, 17 Desember 2021 1 13.00-14.00 Check in Hotel 18.00-19.00 Makan Malam 19.00-19.30 Pembukaan: 1. Sambutan dan Pembukaan 2. Sambutan Ketua DPRDKabupaten Batang Materi I: Mekanisme Pinjaman Daerah dan Penanaman Modal. 20.00 Coffee Break 20.00-22.00 Materi II: Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah Hari Sabtu, 18 Desember 2021 2 06.00-08.00 Makan Pagi 08.00-10.00 Materi III: Optimalisasi Pembentukan Peraturan Daerah. Narasumber Panitia Panitia Ketua DPPMP /Rektor Unisbank Semarang Ketua DPRD Kabupaten Batang. 19.30-20.00. 10.00 10.00-12.00. Coffee Break Materi IV: Motivasi Kinerja DPRD. Vivin Gunawan, S. STP, MA (Kemendagri-RI) Panitia Vivin Gunawan, S. STP, MA (Kemendagri-RI) Panitia Zulkifli, S. Pt, MM Akademisi Panitia Eko Suseno HRM, SE, MM, PFC (Motivator). 12.00-13.00 13.00-15.00. ISHOMA Lanjutan Diskusi dan Pendalaman Materi 15.00-16.30 Coffee Break 16.30-19.00 ISHOMA Hari Minggu, 19 Desember 2021 06.00-08.00 Makan Pagi 3 08.00-10.00 Perumusan Hasil Diskusi 10.00-11.00 Penutupan dan Penyerahan Sertifikat 11.00-12.00 Checkout. Panitia. Panitia Panitia Panitia.

(3) PROPOSAL KEGIATAN BIMTEK DPRD KABUPATEN BATANG Tema : PENGUATAN FUNGSI ANGGARAN DAN LEGISLASI DALAM MENDUKUNG KINERJA DPRD. Tanggal Kegiatan: 17 – 19 DESEMBER 2021. DIREKTORAT PENELITIAN , PENGABDIAN MASYARAKAT DAN PUBLIKASI UNIVERSITAS STIKUBANK SEMARANG. 1.

(4) PENDAHULUAN : Perubahan paradigma penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia dari pola sentralisasi menjadi desentralisasi memiliki konsekuensi terhadap makin besarnya penyerahan wewenang dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Hal ini menyebabkan pemerintah daerah memiliki kewenangan yang cukup besar untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri secara otonom. Dengan asas desentralisasi memberi kewenangan dan kesempatan yang luas kepada pemerintah daerah untuk menyelenggarakan pemerintahan secara langsung dan bertanggung jawab dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di daerah. DPRD. sebagai. lembaga. legislatif. merupakan. lembaga. perimbangan terhadap kekuasaan eksekutif di daerah, dengan demikian negara mengatur fungsi-fungsi dan tugas DPRD agar pemerintahan di daerah berjalan efektif, transparan dan akuntabel. Pengelolaan anggaran daerah sesungguhnya dapat. memainkan peran penting dalam. menciptakan. kesejahteraan. mengentaskan. di daerah. Problematika. kemiskinan dan. di seputar kebijakan. anggaran daerah tidak terlepas dari bagaimana sistem, mekanisme dan perilaku pemerintahan daerah di dalam mengelola yang terkait dengan. keuangannya. Masalah. penting. pengelolaan keuangan daerah meliputi masalah masalah. yang terjadi dalam semua tahapan penganggaran (perencanaan, pengesahan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban). Oleh. karenanya berbagai masalah. tersebut seharusnya menjadi dasar kebijakan keuangan baik. Adanya reposisi dan refungsionalisasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) telah menempatkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada posisi yang sejajar dengan Pemerintah Daerah, dan dikembalikan ke fungsi yang seharusnya sebagai Badan Legislatif Daerah. Hal ini menunjukkan peranan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang strategis dalam upaya pemberdayaan dan peningkatan kualitas masyarakat dalam proses pembangunan daerah. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah diharapkan mampu menjadi penyambung aspirasi dan kepentingan masyarakat daerah, guna kemajuan dan kemakmuran masyarakat. Sehingga dengan keluarnya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 yang telah direvisi menjadi Undang- Undang Nomor 32 Tahun 2004. 2.

(5) mampu membawa perubahan dan paradigma baru terhadap penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Penerapan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 mengandung pengertian, bahwa pembangunan mengarah ke desentralisasi yang nyata dengan pemberdayaan daerah dalam pembangunan wilayah daerah masing masing, sesuai asas otonomi dan tugas pembantuan dengan prinsip otonomi. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2003 tentang Susunan dan Kedudukan MPR/DPR/DPRD/DPD dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah telah memberikan kekuasaan membuat Peraturan Daerah (Perda) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) sebagaimana yang diamanahkan dalam Bab ketiga Pasal 77 tentang Fungsi DPRD, yaitu DPRD Kabupaten/Kota mempunyai fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan a. Fungsi Legislasi Fungsi legislasi DPRD yang merupakan fungsi untuk membentuk Peraturan Daerah bersama Kepala Daerah. Dibentuknya Peraturan Daerah sebagai bahan pengelolaan hukum di tingkat daerah, guna mewujudkan kebutuhan perangkat Peraturan Perundang Undangan dalam melaksanakan pemerintahan daerah serta sebagai penampung aspirasi masyarakat yang berkembang di daerah. Secara terminologi, pengertian legislasi lebih luas dari pengertian PERDA. Secara hukum fungsi legislasi, adalah legislasi daerah yang merupakan fungsi DPRD Kabupaten/Kota untuk membentuk Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten/Kota bersama Bupati/Walikota PERDA merupakan salah satu sumber hukum dalam tata Perundang-Undangan Indonesia. Perda ikut menentukan arah pembangunan dan pemerintahan di daerah, karena ia memberikan dasar dan batasan bagaimana tata pemerintahan harus dijalankan. PERDA mempunyai dua fungsi, yaitu sebagai bagian dari Peraturan Perundang-Undangan dan dasar utama perumusan kebijakan pemerintahan dan pembangunan di daerah agar kedua fungsi tersebut terpenuhi b. Fungsi Anggaran DPRD di bidang anggaran adalah hak budget, yaitu hak untuk turut serta menetapkan Anggaran Belanja Tahunan Daerah. Secara. 3.

(6) substantif, hak anggaran adalah fungsi kontrol bukan fungsi anggaran. Fungsi anggaran adalah fungsi eksekutif, karena itu hak budget hanya diartikan sebagai turut serta menetapkan anggaran. Melalui hak budget DPRD melakukan kontrol terhadap penentuan sumber pendapatan dan belanja daerah untuk waktu satu tahun. Fungsi penganggaran DPRD lebih bersifat politis, dimana setiap pilihan program/kegiatan yang disetujui dalam APBD harus memperhatikan preferensi para pemilihnya (voters). APBD digunakan sebagai pengatur alokasi belanja untuk pengadaan barang dan jasa publik berdasarkan pada skala prioritas yang telah ditentukan pemerintah Fungsi alokasi APBD selama ini kurang berjalan dengan semestinya karena banyaknya usulan yang tidak fokus, tidak efisien dan penuh dengan mark up anggaran. Fenomena yang sering terjadi adalah belanja rutin lebih besar dari belanja pembangunan. Oleh karena itu, peran DPRD adalah mengarahkan agar dalam hearing pembahasan APBD, usulan kegiatan lebih terfokus terutama untuk menunjang sektor basis yang mempunyai daya dorong tinggi bagi belanja publik. Sebagai fungsi distribusi . APBD menentukan kebijakan daerah agar kesenjangan pendapatan dalam masyarakat berkurang, misalnya dengan meningkatkan tarif pajak tertentu untuk golongan masyarakat yang lebih mampu dan memberikan subsidi kepada golongan masyarakat yang kurang mampu melalui program sosial atau pengeluaran pada sektor-sektor kesejahteraan sosial. c. Fungsi Pengawasan. DPRD sebagai bagian dari sistem pemerintahan di daerah yang mengemban salah satu fungsi manajemen pemerintahan daerah, yaitu fungsi pengawasan dan pengendalian (controlling and supervision). Undang Nomor 32 Tahun 2004, telah memberikan kesempatan yang luas bagi DPRD untuk melaksanakan fungsi pengawasan terhadap : 1 Pengawasan pelaksanaan Peraturan Daerah, Perundang Undangan lainnya. dan Keputusan yang bukan Peraturan Perundang. Undangan.. 4.

(7) 2 Pengawasan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pengawasan pelaksanaan APBD bertalian dengan hak budget. Hak budget lazim diartikan sebagai hak DPRD menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahunan Daerah; 3 Pengawasan pelaksanaan Peraturan Kepala Daerah dan/atau Keputusan Kepala Daerah. Bentuk pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan Peraturan Daerah , yaitu rapat kerja, kunjungan kerja, dan dengar pendapat. Keberhasilan DPRD dalam menjalankan peran dan fungsinya, tidak hanya ditentukan oleh kewenangan formal yang dimiliki oleh kelembagaan DPRD. Akan tetapi, hal yang jauh lebih penting adalah kapasitas dan kompetensi dari masingmasing individu/personal para anggota dewan. Penguatan kapasitas para wakil rakyat merupakan suatu keniscayaan untuk membangun suatu penyelenggaraan pemerintahan di daerah yang baik sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good goverment governance). Para wakil rakyat yang tergabung dalam kelembagaan DPRD sebagai salah satu unsur penyelenggara pemerintahan di daerah, sudah saatnya sejajar dalam peran dan kapasitasnya dengan eksekutif. Sebagai penyelenggara pemerintahan di daerah yang berfungsi membuat suatu kebijakan, mengalokasikan sumber daya untuk pembangunan dan pengawasan pelaksanaan pembangunan, sudah barang tentu harus didukung dengan kapasitas Legislasi, Anggaran dan Pengawasan yang memadai, dalam menjalan pelaksanaan otonomi daerah. Pada saat bersamaan, era otonomi ditandai oleh tingginya dinamika perubahan. menyangkut sistem penyelenggaraan pemerintahan di Daerah,. sehingga setiap anggota DPRD dituntut untuk terus menerus meng-up grade pengetahuannya. Secara bersamaan, berlangsung pula perubahan di kalangan rakyat yang tidak kalah dinamis, sehingga diperlukan pula peningkatan kapasitas setiap anggota DPRD dalam menyerap dan mengelola aspirasi konstituen, sehingga tidak terjadi gangguan keseimbangan, baik antar elemen penyelenggara pemerintahan di daerah maupun antara kebijakan pemerintah daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.. 5.

(8) Bertitik tolak dari permasalahan tersebut, maka Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang melalui Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat Dan Publikasi (DPPMP) Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang akan menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis bagi pimpinan dan anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Batang dengan tema : Penguatan Fungsi Anggaran Dan Legislasi Dalam Mendukung Kinerja DPRD. II. DASAR HUKUM PENYELENGGARAAN Peraturan perundangan yang menjadi dasar penyelenggaraan bimtek ini adalah sebagai berikut 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. 2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. 3. Undang-Undang. Nomor. Permusyawaratan Rakyat,. 27. Tahun. 2009. tentang. Dewan Perwakilan Rakyat,. Majelis Dewan. Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. 3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah tentang Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. 4. Permendagri Nomor 57 Tahun 2011 tentang Pedoman Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota DPRD Provinsi dan Anggota DPRD Kab/Kota. 5. Permendagri Nomor 34. Tahun. 2013. tentang. Peribahan atas. Permendagri Nomor 57 Tahun 2011 tentang Pedoman Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota DPRD Provinsi dan Anggota DPRD Kab/Kota. 6. Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 160/3559/SJ tentang Petunjuk Teknis Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota DPRD Provinsi dan Anggota DPRD Kab/Kota. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 133 Tahun 2017 tentang Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota. 6.

(9) 7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 133 Tahun 2017 Tentang Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota 8. Surat Ijin Penyelenggara Pendalaman Tugas Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Jawa Tengah Nomor 895.3/7460/BPSDM Tahun 2018 yang dikeluarkan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri RI. 9. Surat Edaran BPSDM Kemendagri Nomor 895.3/4007/BPSDM Tanggal 17 Juli 2020 tentang Pelaksanaan Pendalaman Tugas bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dalam Tatanan Adaptasi Kebiasaan Baru III. TUJUAN BIMTEK Sesuai dengan pendahuluan kegiatan di atas, tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan bimtek ini adalah: 1. Meningkatkan. kapasitas. DPRD. Kabupaten. Batang. dalam. pemahaman Mekanisme Pinjaman Daerah dan Penanaman Modal. 2. Meningkatkan kapasitas DPRD Kabupaten Batang dalam PokokPokok Pengelolaan Keuangan Daerah 3. Meningkatakan kemampuan DRPD Kabupaten Batang dalam Optimasi Pembentukan Peraturan Daerah 4. Meningkatkan Motivasi Kinerja DPRD Kabupaten Batang. IV. BENTUK DAN METODE KEGIATAN Bentuk dan metode kegiatan bimtek ini meliputi : 1. Melakukan koordinasi dengan Sekretariat DPRD Kabupaten Batang dan BPSDM dalam rangka persiapan pelaksanaan bimtek.. 7.

(10) 2. Melaksanakan bimtek dengan tema “Penguatan Fungsi Anggaran Dan Legislasi Dalam Mendukung Kinerja DPRD”. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dari narasumber yang kompeten dan diskusi. 3. Penyusunan laporan kegiatan bimtek.. V. MATERI BIMTEK 1. Mekanisme Pinjaman Daerah dan Penanaman Modal 2. Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah 3. Optimasi Pembentukan Peraturan Daerah 4. Motivasi Kinerja DPRD. VI. PELAKSANAAN KEGIATAN DAN KONTRIBUSI Hari. : Jumat - Minggu. Tanggal. : 17 – 19 Desember 2021. Tempat. : The Azana Hotel, Jl. Jenderal Sudirman No.386 Semarang. Kontribusi. : Setiap peserta sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) dengan fasilitas akomodasi hotel 3 (tiga) hari, seminar kit, sertifikat, tas/souvenir, dan nara sumber yang berasal dari unsur akademisi dan praktisi/pejabat yang berkompeten.. VI. LEMBAGA PELAKSANA Kegiatan bimtek dengan tema “Penguatan Fungsi Anggaran Dan Legislasi Dalam Mendukung Kinerja DPRD” ini akan dilaksanakan oleh Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat Dan Publikasi (DPPMP) Universitas Stikubank (UNISBANK) Semarang.. 8.

(11) VI. PENUTUP Demikian proposal bimtek ini disusun dan diajukan dengan harapan dapat dijadikan sebagai pertirnbangan dalam mengambil keputusan bagi pihak-pihak terkait di DPRD Kabupaten Batang. Terima kasih. @. Semaran ,25 Nopember 2021 Di tur DPPMP 4vs1ht. sTiKUBANK KIL rv f. ore. vrwit. Euis Soliha, SE, M.Si. 9.

(12)

(13)

(14)

(15) BATANG. PERJANJIAN KERJASAMA ANTARA SEKRETARIS DPRD KABUPATEN BATANG DENGAN REKTOR UNIVERSITAS STIKUBANK (UNISBANK) SEMARANG. r2¢. vomor.. /2/202. Nomor: oG/.0/uggAve /Peg Mo0 //202-. TENTANG PENYELENGGARAAN PENDALAMAN TUGAS / WORKSHOP BAGI PIMPINAN DAN ANGGOTA DPRD KABUPATEN BATANG. Pada hari ini. bertempat. di. Batang,. Kamis tanggal 4 November Tahun 2021 (04- 11 - 2021). dibuat. dan. ditandatangani. Perjanjian. Kerjasama. Penyelenggaraan Pendalaman Tugas/Workshop bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Batang berupa Workshop yang diselenggarakan pada tanggal 19 sampai dengan 21 November 2021, melalui Pola Kerjasama, oleh dan antara kedua belah pihak yang bertandatangan dibawah ini:. I.. Nama. BAMABANG SURYANTORO S, S.H., M.Si.. Jabatan. Sekretaris DPRD KABUPATEN BATANG.. Alamat. JI. Jend. Sudirman No. 262 Batang. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama OPRDKabupaten Batangyang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.. II.. Nama. Dr. EDY WINARNO, S.T., M.Eng.. Jabatan. Rektor Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang. Alamat. JI.Kendeng V Bendan Ngisor Semarang. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Rektor Universitas Stikubank Semarang yang selanjutnya disebut PIHAK KEDUA..

(16) PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA sepakat melakukan Perjanjian Kerjasama Penyelenggaraan Pendalaman Tugas bagi Anggota DPRD Kabupaten Batang yang selanjutnya diatur sebagai berikut :. Pasal 1 DASAR. (1) Undang-undang. Republik. Indonesia. Nomor. 23. Tahun. 2014. Tentang. Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244,. Tambahan. Lembaran. Negara. Republik. Indonesia. Nomor. 5587). sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang namer. 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6197). (2) Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata. Tertib Dewan. Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi,. Kabupaten, dan Kota. (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 No. 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6197). (3) Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 14 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri 133 Tahun 2017 tentang Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota DPRD Provinsi dan OPRO Kabupaten/Kota. (4) Peraturan Pemerintahan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 42, Tambahan Lembaga Negara Republik Indonesia Nomor 6322) (5) Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang Nomor 030/J.09/UNISBANKIUM/IV/2021Tanggal 15 April 2021 perihal Penawaran Kegiatan Workshop. (6) Surat. Edaran. Kepala. Sadan. Kementerian. Dalam. Negeri No.. Pendalaman. Tugas. bagi. Pengembangan. Sumber. Daya. 895.3/4007/BPSDM tentang. Pimpinan. dan. anggota. Kabupaten/Kota dalam Tatanan Adaptasi Kebiasaan Baru.. DPRD. Manusia,. Pelaksanaan Provinsi. dan.

(17) Pasal 2 MAKSUD DAN TUJUAN (1) Maksud dari Perjanjian Kerjasama ini adalah sebagai landasan hukum dalam rangka. pelaksanaan. kerjasama. pihak kedua. belah. dengan sesuai. ruang. lingkup. kesepakatan ini.. (2) Tujuan Perjanjian Kerjasama ini adalah: Meningkatkan. kemampuan. a.. dalam. melaksanakan. tugas. pokok. dan. fungsi. anggota DPRD Kabupaten Batang; b.. Meningkatkan. sikap dan semangat pengabdian dalam melaksanakan tugas. dan fungsi sebagai anggota DPRD Kabupaten Batang.. Pasal3 RUANG LINGKUP PERJANJIAN Ruang. lingkup. Perjanjian. Kerjasama. ini. adalah. penyelenggaraan. kegiatan. Pendalaman Tugas bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Batangyang dilaksanakan dalam bentuk:. a. Pendidikan dan Pelatihan (Diklat); b. Workshop (Workshop); dan/atau c. Workshop (Lokakarya)/Seminar/Sosialisasi/Semiloka.. Pasal4 PESERTA PENDALAMAN TUGAS Peserta Pendalarnan Tugas adalah Pimpinan dan Anggota DPRO Kabupaten Batang. □. Masa Keanggotaan Tahun 2019 -- 2024 serta dari Unsur Sekretariat PRO Kabupaten. Batang. Pasal5 PELAKSANA KEGIATAN Pelaksana kegiatan pendalaman tugasWorkshop bagi Pimpinan dan Anggota. □PRO. Kabupaten Batang pada tanggal 19 sampai dengan 21 November 2021adalah PIHAK KEDUA yaitu Universitas Stikubank Semarang..

(18) Pasal 6 TANGGUNGJAWAB PARA PIHAK. (1) PIHAK PERTAMA bertanggungjawab dalam hal: a. Menyerahkan biaya penyelenggaraan melalui transfer Bank BPD Kabupaten Batangdan seluruh aspek pelaksanaan pendalaman tugas kepada PIHAK KEDUA selaku penyelenggara. b. Menandatangani halaman belakang sertifikat.. c.. Peserta wajib menggunakan masker dan sarung tangan selama kegiatan. ber1angsung peserta d.. Memastikan. dengan. yang dalam. kondisi. sehat. dibuktikan. rapid hasil. test atau swab. e.. Cuci tangan sebelum masuk ruangan.. (2) PIHAK KEDUA bertanggungjawab dalam hal:. a.. Koordinasi surat menyurat ke Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, di Jakarta. b. Proses pembelajaran. c.. Pengelolaan keuangan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.. d. Penyediaan bahan ajar, tenaga pengajar/moderator/pendamping tenaga pengajar. e. Penyediaan akomodasi dan konsumsi. f.. Penyediaan sarana protokol kesehatan Covid 19 sesuai dengan SE Kepala BPSDM. Kemendagri. No.. 895.3/4007/BPSDM. tentang. Pelaksanaan. Pendalaman Tugas bagi Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam Tatanan Adaptasi Kebiasaan Baru. g. Penyediaan seminar kit. h. Menerbitkan dan menandatangani sertifikat. Membuat laporan kegiatan pendalaman tugas yang salah satu Ookumen Laporan diserahkan ke Sekretariat DPRD Kabupaten Batang..

(19) Pasal7 WAKTU DAN TEMPAT PENYELENGGARAAN. Waktu dan tempat penyelenggaraan kegiatan Pendalaman Tugas bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Batang akan diatur dan disepakati bersama kedua belah pihak berdasarkan surat undangan dari PIHAK KEDUA.. PasalS PEMBIAYAAN. (1) Segala biaya yang ditimbulkan berkenaan dengan pelaksanaan Perjanjian. Kerjasama ini dibebankan kepada PIHAK PERTAMA yang akan disetorkan kepada PIHAK KEDUA sebagai Panitia Penyelenggara atas nama Universitas Stikubank Semarang. (2) Tata cara pembayaran biaya setoran/kontribusi sebagaimana dimaksud pada ayat. (1) diatas dibayarkan non tunai oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA, 1 (satu) minggu sebelum dimulainya kegiatan. (3) Biaya Kontribusi yang disepakati sebesar Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah).. Pasal 9 JANGKA WAKTU Perjanjian kerjasama ini berlaku untuk jangka waktu terhitung sejak ditandatangani sampai dengan berakhirnya pelaksanaan kegiatan pendalaman tugas serta setelah PIHAK KEDUA menyelesaikan kewajiban-kewajibannya pasca pelaksanaan.. Pasal 10 FORCE MAJEURE. (1) Apabila terjadi hal-hal yang berada diluar kekuasaan kedua belah pihak atau Force Majeure, maka dapat dipertimbangkan kemungkinan perubahan tempat dan waktu pelaksanaan tugas pekerjaan dengan perjanjian kedua belah pihak. (2) Yang dianggap Force Majeure adalah: a. Bencana Alam b. Tindakan pemerintah di bidang fiskal dan moneter c. Keadaan keamanan yang tidak mengijinkan..

(20) Pasal11 PENYELESAIAN PERSELISIHAN. PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA berkewajiban untuk berupaya sungguhsungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau. berhubungan dengan Perjanjian Kerjasama ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan kegiatan. Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui Kantor Pengadilan Negeri Kabupaten Batang.. Pasal12 BEA MATERA! DAN LAIN-LAIN. (1) Bea materai sehubungan dengan adanya ikatan perjanjian/kontrak ini dibebankan kepada PIHAK KEDUA. (2) Surat Perjanjian Kerjasama ini dibuat dalam rangkap 5 (lima) terdiri dari 2 (dua). asli bermaterai cukup yang mempunyai kekuatan hukum yang sama setelah ditandatangani oleh kedua pihak dan dibubuhi cap lembaga masing-masing. Satu. asli masing-masing dipegang PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA, selebihnya diberikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan yang ada hubungannya dengan pekerjaan ini..

(21) Pasal13 PENUTUP (1) Hal-ha! yang belum diatur dalam Perjanjian Kerjasama ini akan diatur kemudian atas persetujuan kedua pihak. (2) Perjanjian Kerjasama ini mulai berlaku sejak ditandatangani dengan ketentuan. bahwa segala sesuatunya akan diperbaiki sebagaimana mestinya apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan.. U. PIHAK KEDUA REKTOR KUBANK (UNISBANK) RANG. %V NARNO.S.T..M.En U.2.04.10.071. PIHAK PERTAMA SEKRETARIS DPRD .- KABUPATEN BATANG. l. 7FF99AX274. iC;. 174../. I TORO S S.H. M.Si 199203 1 014.

(22) Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi berdasarkan Keputusan BAN-PT No. 719/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/PT/VIII/2021, menyatakan bahwa. Universitas Stikubank, Kota Semarang memenuhi syarat peringkat. Akreditasi B Sertifikat akreditasi perguruan tinggi ini berlaku sejak tanggal 5 - Agustus - 2021 sampai dengan 5 Agustus 2026. Jakarta, 4 - Agustus - 2021.

(23) UNIVERSITAS. STIKUBANK DIGITAL. YOUT. DIREKTORA T PENELITIAN, PENGABDIAN MASYARAKAT DAN PUBLIKAS [DPPMP) JI. Kendeng v Bendan Ngsor Semarang. 50233 No. Telp. (024 8414970.Fax 4024) 8441738. e-mail dppm@eduunisbank.ac.id https //dpopm.umrsbank.ac.rd. ENTREPRENEURIAL UNIVERSITY. SURAT PERNYATAAN TANGGUNGJAWAB ATAS PENYELENGGARAAN PENDALAMAN TUGAS BAGI PIMPINAN DAN ANGGOTA DPRD TAHUN 2021 Kam yang bertanda tangan di bawah int: 1.. Nama. : Bambang Suryantoro. S, S.H., M.Si.. Jabatan. : Sekretaris DPRD. lnstansi. : DPRD Kabupaten Batang. Selanjutnya disebut Pihak I (Pertama). 2.. Nama. : Dr. EdyWinamo, S.T.,M.Eng.. Jabatan. : Rektor. lnstansi. : Universitas Stikubank Semarang. Selanjutnya disebut Pihak I (Kedua). MENYA TAKAN 1.. Bahwa bersedia menyelenggarakan kegiatan Pendalaman Tugas bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Batang tahun 2021 dengan berpedoman dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan protocol Kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 19 (Covid 19). 2. Apabila dikenmudian hati terjadi hal-hal yang berdampak pada kondisi peserta, maka kami bersedia untuk bertanggung jawab sebagaimana ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Demikian surat pernyataan ini kami buat dalam keadaan sadar, tanpa paksaan dan dibuat dengan semestinya Semarang, 4 November 2021 Yang membuat pemyataan. ihak I I. t.. dB6ts»di'sirantor.s, s.H, Ms. <y°. 1. in,>. amo, S.T.,M.Eng..

(24)

(25)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :