• Tidak ada hasil yang ditemukan

3. METODE PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "3. METODE PENELITIAN"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

3.1. METODE PENELITIAN

Penelitian ini berusaha untuk menguji hipotesis yaitu mengenai pengaruh motif kognitif dan motif afektif terhadap keputusan pembelian pada konsumen Kentucky Fried Chicken Plaza Tunjungan III Surabaya, maka penelitian ini merupakan jenis Conclusive Eksperimental. Disebut Conclusive (Malhotra, 1999:106) karena tujuannya sudah pasti yaitu untuk meneliti permasalahan dan disebut Ekspenmental (Malhotra, 1999:212) karena pada penelitian ini di dalamnya ada hubungan sebab akibat yaitu motif kognitif dan motif afektif sebagai variabel bebas serta keputusan pembelian sebagai variabel tidak bebas.

Dalam penelitian ini digunakan dua variabel, yaitu:

1. Variabel Bebas

Adalah suatu jenis variabel yang mempengaruhi variabel lainnya sering juga disebut variabel independen atau variabel yang mempengaruhi dan dalam penelitian ini ada dua yaitu variabel motif kognitif dan motif afektif.

2. Variabel Tergantung

Adalah suatu jenis variabel yang merupakan hasil atau akibat dari keberadaan variabel bebas, sering juga disebut variabel dependen atau variabel yang dipengaruhi dan dalam penelitian ini ada satu yaitu variabel keputusan pembelian.

3.2. SAMPEL DAN METODE PENARIKAN SAMPEL PENELITIAN Sampel adalah sebagian individu dari populasi yang di teliti, yang dipandang dapat menggambarkan secara representatif mengenai keadaan populasi (Arikunto, 2002:109). Penelitian ini tidak melibatkan seluruh individu dalam populasi karena mengingat populasi yang terlalu besar dan sampel yang diambil dianggap telah mampu mewakili populasi secara keseluruhan. Pengambilan sampel harus dilakukan sedemikian rupa agar dapat diperoleh sampel yang menggambarkan keadaan populasi yang sebenamya.

Adapun pertimbangan yang dipakai penulis mengacu pada saran Roscoe didalam bukunya Sekaran (2003:295) mengenai ukuran sampel, yaitu ukuran

22

(2)

23

sampel yang layak digunakan dalam suatu penelitian adalah antara 30 sampai dengan 500 responden. Sehingga jumlah sampel yang diambil sebanyak 100 responden dari konsumen yang mengkonsumsi produk KFC. Penyebaran kuesioner dilakukan mulai tanggal 17 Febraari 2003 sampai dengan tanggal 2 Maret 2003.

3.3. METODE PENGUMPULAN DATA

Metode pengumpulan data dilakukan melalui beberapa prosedur yang disusun secara sistematis. Metode dan prosedur ini mencakup;

1. Studi Kepustakaan

Dalam studi kepustakaan, data dikumpulkan melalui literatur-literatur yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas.

2. Studi Lapangan

Data yang diperoleh dengan cara mengadakan peninjauan secara langsung dengan mengunjungi Kentucky Fried Chicken Plaza Tunjungan III Surabaya untuk memperoleh berbagai data yang diperlukan tentang berbagai hal khusus yang berkaitan dengan masalah penyusunan skripsi ini. Dalam studi lapangan ini digunakan metode pengambilan data sebagai berikut:

a. Wawancara

Metode ini dilakukan melalui tanya jawab secara langsung dengan pimpinan perusahaan yang bemama Indradi Basuki (Area Manager) untuk memperoleh data yang berhubungan dengan topik penelitian.

b. Kuesioner

Metode ini dilakukan melalui penyebaran kuisioner kepada 100 konsumen Kentucky Fried Chicken Plaza Tunjungan III Surabaya guna mendapatkan data-data yang dibutuhkan untuk kelancaran dan keakuratan penelitian ini.

3.4. DEFEVISIKONSEPSIONAL

Di dalam definisi konsepsional ini penulis ingin menjelaskan pengertian berbagai komponen sebagai berikut:

(3)

2. Motif kognitif adalah motif yang dilakukan secara rasional ketika konsumen mempertimbangkan seluruh altematif, kemudian memilih altematif yang memberikan kegunaan terbesar.

3. Motif afektif adalah motif konsumen yang berdasarkan atau berkaitan dengan kriteria kepribadian dan emosi.

4. Pengambilan keputusan adalah proses yang diambil oleh konsumen setelah penyeleksian alternatif jika konsumen memutuskan untuk membeli.

3.5. DEFINISIOPERASIONAL

Pada bagian ini dijelaskan mengenai indikator-indikator empirik dari variabel-variabel yang akan mempengaruhi pengambilan keputusan variabel yang terdiri dari motif kognitif (Xi) dan motif afektif (X2), serta variabel tergantung yaitu pembuatan keputusan pembelian (Y), yang masing-masing dijelaskan sebagai berikut:

1. Motif kognitif (Xi), indikator empiriknya a. Ketetapan (consistency)

Yaitu daging ayam yang telah diolah mengandung gizi, sehat dan bersih dan selalu sesuai standar KFC dan rasa ayam yang disajikan selalu sama dari waktu ke waktu.

b. Sifat {attribution)

Yaitu KFC di TP III merupakan makanan yang halal dan produk- produk KFC di TP III selalu menjaga kualitas bumbu dan kerenyahan yang membedakan dengan produk ayam goreng lain yang sejenis (Texas, Mc Donald, A & W).

c. Pengelompokan (categorization)

Yaitu KFC di TPIII adalah makanan siap saji (Fast Food) ditinjau dari waktu penyajian yang sangat cepat dan KFC di TP III adalah makanan siap saji yang termasuk dalam kategori kelas menengah atas.

d. Tujuan atau sasaran (objectification)

Yaitu konsumen membeli produk KFC di TP m karena mendapatkan informasi bahwa penyajian produk KFC tidak membutuhkan waktu

(4)

25

yang lama dan konsumen membeli produk KFC di TP III karena mendapatkan informasi bahwa KFC di TP III selalu memberikan kualitas produk sesuai dengan yang konsumen inginkan yaitu dengan memilih bahan-bahan baku yang berkualitas.

e. Otonomi atau kemandirian (autonomy)

Yaitu konsumen membeli produk KFC di TP III atas kemauan dari diri sendiri bukan atas kehendak orang lain.

f. Penjelajahan (exploration)

Yaitu konsumen pernah mencoba semua produk KFC di TP III dan pemah melakukan pembelian produk selain KFC seperti Mc Donalds, Arby's dan Wendy's.

g. Kesesuaian (matching)

Yaitu harga produk KFC di TP III sangat terjangkau / sesuai dengan kemampuan konsumen dan promosi yang dilakukan oleh KFC di TP III sangat sesuai dengan produk yang dijual.

h. Manfaat {utilitariari)

Yaitu konsumen membeli produk KFC karena mendapatkan informasi bahwa produk KFC yang disajikan tidak membutuhkan waktu yang lama sehingga terjadi efisien waktu.

2. Motif Afektif (X2), indikator empiriknya

a. Pengurangan ketegangan (tension reductiori)

Yaitu konsumen akan mencari counter KFC lain seandainya KFC di TP III ramai pengunjung dan konsumen mengkonsumsi produk KFC di TP III karena karyawan KFC di TP III mempunyai product knowledge yang baik sehingga mampu menjawab dan menginformasikan produk-produk yang ditawarkan oleh KFC.

b. Ekspresi diri (self-expression)

Yaitu apakah konsumen akan langsung komplain atau protes di tempat apabila konsumen merasa tidak puas dengan pelayanan yang dilakukan karyawan KFC atau produk yang disajikan terlalu lama di KFC TPIII.

c. Pertahanan diri (ego-defensive)

Yaitu mengkonsumsi produk KFC di TP III dipandang lebih bergengsi daripada mengkonsumsi produk selain KFC.

(5)

selalu menawarkan produk-produk baru yang menarik untuk dicoba seperti chicken fries, twister, oriental bento, dll. Konsumen akan mengajak teman, saudara, atau tetangga untuk membeli produk KFC di TP III karena konsumen puas akan produk yang dihasilkan oleh KFC di TPIII.

t. Tuntutan (assertion)

Yaitu konsumen mengharapkan KFC di TP III dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang dan konsumen ingin KFC di TP III bisa lebih memuaskan konsumen misalnya dengan mendapatkan gratis soft drink apabila menunjukkan karcis parkir di counter KFC TPIII.

f. Keanggotaan (affiliation)

Yaitu konsumen dalam membeli dan mengkonsumsi produk KFC di TP III akan mendapatkan kartu anggota yaitu chaki club yang mempunyai fasilitas yaitu diskon 5%.

g. Pembentukan identitas (identificatiori)

Yaitu konsumen membeli produk KFC di TP III agar orang memandangnya sebagai pribadi yang modern, dan tahu apa yang konsumen inginkan.

h. Model atau contoh (modeling)

Yaitu konsumen membeli produk KFC karena konsumen ingin seperti aktor/aktris yang membintangi iklan KFC.

3. Keputusan Pembelian (Y), indikator empiriknya

a. Lokasi penjualan produk KFC di Plaza Tunjungan III Surabaya b. Harga produk KFC di Plaza Tunjungan III Surabaya

c. Penggolongan produk KFC adalah makanan siap saji

d. Layanan yang diberikan oleh pramuniaga KFC di Plaza Tunjungan III Surabaya.

e. Bentuk outlet KFC di Plaza Tunjungan III Surabaya.

(6)

27

f. Kemampuan tenaga penjualan, didalam penelitian ini tidak dimasukkan karena KFC adalah perusahaan jasa yang bergerak pada bisnis makanan dan minuman sehingga tidak perlu adanya kemampuan dalam tenaga penjualan.

3.6. Uji Validitas Dan Reliabilitas

Data yang terkumpul melalui hasil penyebaran kuesioner akan diseleksi dan diedit menurut kebutuhan dan dihitung statistik dengan menggunakan bantuan SPPS. Metode pengolahan data dalam penelitian ini meliputi penggunaan:

1. UjiPrasyarat

a) Uji Reliabilitas.

Menurut Azwar (2001:4) menyatakan bahwa realibilitas adalah sejauhmana hasil suatu pengukuran dapat dipercaya.

b) Uji Validitas

Menurut Azwar (2001:5) menyatakan bahwa validitas adalah sejauhmana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukumya.

Menurut Ghozali (2001:132) untuk uji Reliabilitas harus diatas 0,60 dan untuk uji Validitas melihat di kolom Corrected Item-Total Correlatwn.

Jika lebih nilainya lebih besar dari tabel r dikatakan valid/sahih.

3.7. Teknik Analisis Data

Jenis ukuran yang digunakan untuk mengukur data adalah skala interval menurut Rangkuti (1997:65), skala interval adalah: "skala suatu variabel yang selain dibedakan dan memiliki tingkatan, juga diasumsikan mempunyai jarak yang pasti antara satu kategori dan kategori lain dalam satu variabel". Skala pengukuran data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala likert. Didalam menggunakan skala likert, maka variabel yang diukur dijabarkan menjadi sub variabel kemudian sub variabel yang diukur dijabarkan menjadi sub variabel kemudian sub variabel dijabarkan menjadi komponen-komponen yang dapat diukur, sehingga dijadikan sebagai titik tolak dalam menyusun item pertanyaan yang kemudian dijawab oleh

(7)

responden, Rangkuti (1997:66) menjelaskan bahwa pertanyaan untuk responden mempunyai kriteria dari sangat positif sampai dengan sangat negatif dengan diberi bobot (score) bobot tersebut dihitung sebagai berikut:

1. Sangat setuju, dengan skor , 5 2. Setuju, dengan skor 4 3. Ragu-ragu, dengan skor 3 4. Tidak setuju, dengan skor 2 5. Sangat tidak setuju, dengan skor 1

Data yang telah diperoleh akan disortir, dipilah serta dipilih yang baik kemudian ditabulasikan sesuai dengan kebutuhan. Pengujian ini menggunakan bantuan program SPSS for windows release 10.01 sehingga diharapkan dapat menghasilkan perhitungan dengan cepat dan tepat yaitu: analisis regresi linier berganda. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara variabel bebas dengan variabel tidak bebas. Model persamaannya:

Y = a + biX! + b2X2 (1) Keterangan:

Y = keputusan pembelian a = Konstanta (intercept)

b) = Koefisien regresi motifkognitif bi = Koefisienregresimotifafektif Xi = Motifkognitif

X2 = Motifafektif

3.8. Prosedur Pengujian Hipotesis

a. Pengujian hipotesis koefisien regresi secara menyeluruh (uji F) uji nilai F digunakan untuk mengukur seberapa besar pengaruh variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel tidak bebas.

Tahap pengujian akan dilakukan sebagai berikut:

1. Menentukan formulasi hipotesis nihil dan hipotesis alternatif;

Ho: bi = b2 = 0, artinya motif kognitif dan motif afektif secara bersama-sama tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian.

(8)

29

Hi: bj * b2 * 0, artinya motif kognitif dan motif afektif secara bersama-sama mempunyai pengamh secara signifikan terhadap keputusan pembelian.

2. Menentukan tingkat signifikan.

Dengan menggunakan tabel F, maka ditentukan tingkat signifikan oc sebesar 0,05.

3. Menentukan Statistik Hitung dan Derajat Kebebasan.

Uji statistik digunakan adalah uji F. Derajat Kebebasan (df = n - k - 1 (db penyebut)), k (db pembilang))

4. Menentukan Daerah Krisis.

Daerah krisis merupakan daerah penolakan Ho yang dibatasi oleh nilai

Ftabel-

Gambar3.1UjiF

/ Daerah \ / Terima Ho \ . /

Daerah Penolakan Ho

Ftabel

5. Rumus untuk menghitung nilai F. (Djarwanto, 2001:193)

F=

S S R / k

(2)

SSE/(n-k-l) Keterangan:

SSR: Sum of squares from the regression SSE: Sum ofSquaresfrom sampling error

Je Derajat kebebasan SSR atau banyaknya variabel bebas n-k-1: Deraj at kebebasan S SE

6. Membuat Kesimpulan.

a. Jika Fhnung > Ftabei maka Ho ditolak dan Hi diterima.

(9)

b. Jika nilai Fhtung < Ftabei maka Ho diterima dan Hj diteritna.

b. Pengujian Hipotesis koefisien regresi secara sendiri-sendiri (uji t).

Uji nilai t merupakan pengujian distribusi serangkaian sampel dengan suatu distribusi teoritis tertentu.

Tahap pengujian akan dilakukan sebagai berikut:

1. Menentukan "null hipotesis dan altematif hipotesis"

Ho: bi = 0, tidak ada pengaruh yang signifikan antara motif kognitif dan motif afektif terhadap keputusan pembelian.

Hj: bi ^ 0, terdapat pengaruh yang signifikan antara motif kognitif dan motif afektif terhadap keputusan pembelian.

2. Menentukan Tingkat Signifikan

Dengan menggunakan tabel t, maka ditentukan tingkat signifikan sebesar 0,05.

3. Menentukan Statistik Hitung dan Derajat Kebebasan.

Uji Statistik yang digunakan adalah uji t. Dimana derajat kebebasan (df=n-k-l).

4. Menentukan Daerah Krisis.

Daerah krisis merupakan daerah penolakan Ho yang dibatasi oleh

Gambar 3.2: Uji t

Daerah

Penolakan Daerah di terima Ho

Daerah Penolakan HQ

- ttabel ttabel

5. Rumus untuk menghitung nilai t (Djarwanto, 2001:175).

b (3)

(10)

31

tb = nilai t dari hasil perhitungan b = koefisien regresi varibel bebas Sb = standar error dari koefisien regresi 6. Membuat Kesimpulan.

a. Jika nilai thitung > ttabei atau -thitung < -ttabei maka Ho ditolak dan

diterima.

b. Jika nilai thitung < ttabei atau -thnung > -ttabei maka Ho diterima dan

ditolak.

Referensi

Dokumen terkait

Namun beberapa menit kemudian orang tua kita memanggil “JAKKKKA!!!!”, sekalipun tidak ada perubahan/pena mbahan kata lain, namun dari intonasi yang dipergunakan kali ini kita

Aturan pengembalian pinjaman yang juga sederhana dan tidak kaku menjadi alasan lain bagi petani untuk mencoba menggunakan pembiayaan pada KJKS BMT, dengan sistem harian mingguan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek penangkapan perikanan pukat cincin yang berbasis di PPP Tamperan berupa ukuran kapal dan alat tangkap, rumpon, daerah

Proses analisis data yang pertama adalah pengumpulan data. Pengumpulan data adalah bagian terpenting dari analisis data. Aktifitas pengambilan data berdasarkan penelitian

Apabila kebebasan itu merupakan kondisi bagi penjelmaan eksistensi kita sebagai pribadi, sedangkan kebebasan itu sekaligus disertai keharusan kita untuk memikul

Ditemukan 12 spesies mangrove dengan jumlah spesies tertinggi pada habitat mangrove tepi pantai, dengan komposisi jenis dan kerapatan tertinggi dari jenis Avicennia

[r]

1) Secara hukum, dokter yang menandatangani resep bertanggung jawab sepenuhnya tentang resep yang ditulis untuk penderita. 2) Resep ditulis dengan jelas sehingga dapat