• Tidak ada hasil yang ditemukan

deskripsi karya beauty in nature

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "deskripsi karya beauty in nature"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

   

KARYA ILMIAH : KARYA SENI MONUMENTAL

JUDUL KARYA :

Beauty In Nature

PENCIPTA :

Cok.Istri Puspawati Nindhia, S.Sn.,M.Sn

PAMERAN

“Peran Aktif Alumni dalam Rangka Implementasi karakter Bangsa”

Pameran Seni Rupa dan Desain

Dies Natalis IX dan Wisuda Sarjana Seni X

26 Juli-1 Agustus 2012

FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN

INSTITUT SENI INDONESIA DENPASAR

(2)

ABSTRAK

Fotografi memang memiliki aspek teknologi dan estetika, seni fotografi bukan sekedar merupakan rekaman apa adanya dari dunia nyata, tapi menjadi karya seni yang kompleks dan media gambar yang juga memberi makna dan pesan. Setiap karya fotografi sesuai dengan tujuan dan berasal dari konsep kreatif tertentu berakar pada ide-ide dasar yang kemudian muncul dalam pemotretan, fotografi merupakan bahasa komunikasi visual, Proses penciptaannya didasarkan pada hal-hal teknis ,teori dasar dukungan alat fotografi dan teknik ekspresif bahasa visual.

Fashion fotografi bertujuan untuk membuat baju yang di desain terlihat menarik sehingga orang ingin membelinya, sedangkan portrait fotografer bertujuan untuk menonjolkan karakter dan kepribadian dari subjek foto. Fashion tidak dapat bertahan tanpa bantuan media baik cetak maupun elektronik, fotografi sebagai salah satu media

seni dan komersial dalam mempromosikan fashion. Fashion dan fotografi saling

terkait fotografi sebagai media mendokumentasi dan fashion yang memerlukan media dokumentasi dan promosi menjadi satu kesatuan yang saling mendukung dan menguntungkan

 

(3)

DESKRIPSI KARYA

 

JUDUL :

Beauty In Nature

PENCIPTA :

Cok. Istri Puspawati Nindhia S.Sn.,M.Sn

MEDIA :

Print on Syntetics

UKURAN :

150 x 100 cm

TAHUN :

2012

DI PAMERKAN PADA PAMERAN

Peran Aktif Alumni dalam Rangka Implementasi karakter Bangsa”

Pameran Seni Rupa dan Desain

Dies Natalis IX dan Wisuda Sarjana Seni X

26 Juli-1 Agustus 2012

(4)

A.

Pendahuluan

Reproduksi citra melalui kamera atau dikenal dengan fotografi adalah salah satu

temuan penting yang memberikan kontribusi besar bagi perkembangan ilmu

pengetahuan dan teknologi. Fotografi memang memiliki aspek teknologi dan estetika.

Sebagai teknologi, fotografi pada awalnya diciptakan sebagai alat rekam. Soedjono

(2006:84) dalam buku Pot-Pouri Fotografi menulis fotografi tidaklah sekedar

memiliki nilai dokumentatif semata tetapi juga menjadi media berekspresi dalam

bentuknya sebagai ungkapan perasaan dan emosi estetis yang terdalam dari segi

pemotretnya. Fotografi juga bisa di fungsikan sebagai elemen estetis

penghias(illustration) dan penarik pandang (eye catcher).

Fashion fotografi bertujuan untuk membuat baju yang di desain terlihat

menarik sehingga orang ingin membelinya, sedangkan portrait fotografer bertujuan

untuk menonjolkan karakter dan kepribadian dari subjek foto. Dalam upayanya,

pengetahuan fotografer akan pencahayaan menjadi penting. Misalnya untuk

menonjolkan tekstur sebuah baju, fotografer mengunakan cahaya yang cukup keras

dengan kontras yang cukup tinggi. Sedangkan untuk memunculkan karakter lembut

dari subjek foto portrait, fotografer mengunakan cahaya yang lembut.

B.

Pembahasan

Dunia fashion di Indonesia makin marak, hal ini didukung baik dengan desainer

loka yang makin potensial dan pertumbuhan ekonomi yang makin meningkat. Fashion

sebagai bagian dari gaya hidup yang membuat merasa lebih baik dan nyaman.

Fashion tidak dapat bertahan tanpa bantuan media baik cetak maupun elektronik,

fotografi sebagai salah satu media seni dan komersial dalam mempromosikan fashion.

Menurut Thomas Munro, ahli teori seni dari Amerika mengatakan seni adalah alat

buatan manusia untuk menimbulkan efek-efek psikilogis atas manusia lain yang

melihatnya. Efek tersebut mencakup tanggapan-tanggapan yang berwujud

pengamatan, pengenalan, imajinasi yang rasional maupun emosional (Soedarso Sp,

(5)

terbuka. Dengan menggunakan kamera nikon D 300, lensa 18-70 mm pada focal

length 18 mm untuk memperoleh sudut lebar, pencahayaan yang keras dengan

penambahan cahaya buatan dari flash SB 800 untuk memperlihatkan tekstur pada kain

yang dikenakan model. Dan penggunaan high speed untuk menangkap gerak

selendang.

Fashion dianggap bisa menimbulkan mood (suasana hati). Menurut Peter

Gowland dalam bukunya, How To Take Glamour Photos, “With fashion photography,

you are creating a mood on paper”, (dengan fotografi fashion, kamu membuat

suasana di atas kertas/media) (Gowland, 1957: 94), suasana mood dengan

penambahan efek filter kuning untuk memberikan kesan hangat pada hasil foto

ditambah dengan penggunan level dan contrast , proses editing dengan menggunakan

adobe photoshop cs 3 dengan multiple layer untuk menyatukan dua gambar model

menjadi satu dalam satu frame yang sama.

C.

Penutup

Fotografi memiliki banyak fungsi dalam kehidupan manusia, mengingat

fotografi dapat mengabadikan setiap kegiatan yang dilakukan dalam kehidupan salah

satunya dalam fashion. Fashion dan fotografi saling terkait fotografi sebagai media

mendokumentasi dan fashion yang memerlukan media dokumentasi dan promosi

menjadi satu kesatuan yang saling mendukung dan menguntungkan

D.

Kepustakaan

Gowland Peter. 1957. How To Take Glamour Photos, Fawcett Publications, USA Soedarso Sp. 1990. Tinjauan Seni. Yogyakarta: Suku Dayarsana

Soedjono,Soeprapto,2006. Pot-Pourri Fotografi.Jakarta:Penerbit Universitas Trisakti

E.

Data teknis Foto

Kamera : Nikon D 300 Shutterspeed :1/125s Apperture : F 11

Referensi

Dokumen terkait

Data yang dianalisis dalam penelitian ini berupa kata, kalimat,atau kutipan teks dalam video iklan yang berkaitan dengan diksi pada iklan di Youtube publikasi Oktober-

Berdasarkan hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pada lingkungan yang baik remaja banyak melakukan keterampilan sosial seperti teman-teman menasihati untuk tidak melakukan

Menurut Nurcholish Madjid, nilai-nilai keagamaan yang mendasar tersebut antara lain: (l) Iman, yaitu sikap batin yang penuh kepercayaan ke- pada Tuhan, (2) Islam, yaitu sikap

Berdasarkan Undang - undang Nomor 12 Drt Tahun 1957 tentang Peraturan Umum Retribusi Daerah juncto Keputusan Menteri Dalam Negeri tanggal 24 Desember 1981 Nomor 970-893

Didukung hasil penelitian di Stikes Muhamadiyah Lamongan terjadi peningkatan kadar Hb saat menstruasi pada mahasiswi D3 Kebidanan setelah mengkonsumsi jambu biji dengan

Tampilan Permainan Kategori Nama Desa Pada Gambar 13 merupakan tampilan dari permaianan Word Game Scramble dengan salah satu kategori permainan Arti Nama Desa

Dari hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan kesimpulan spesimen yang melakukan perendaman dengan larutan 3,5 % HCl memiliki kehilangan massa lebih besar dibandingkan

Dari hasil pengukuran arus porteksi yang didapatkan selama 7 hari proses pengukuran, dapat dilihat bahwa dalam lingkungan elektrolit yang sama (pH sama), semakin