• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

PERAT U RAN

PERT AN DI N GAN

Mk: Pencak Silat

Oleh:

(2)

Kategori

Kategori Tanding

Kategori Tunggal

Kategori Tunggal

Kategori Ganda

(3)

Tanding

Menampilkan :

Dua pesilat dari kubu berbeda

Kaidah pencak silat

Kaidah pencak silat

Pembelaan dan

serangan/teknik dan taktik

(4)

Tunggal

Kategori pertandingan yang menampilkan seorang pesilat

memperagakan jurus tunggal baku memperagakan jurus tunggal baku dengan benar, tepat, dan mantab penuh penjiwaan dengan tangan

kosong dan bersenjata serta tunduk kepada ketentuan dan peraturan

(5)

Ganda

Menampilkan dua pesilat dari kubu

yang sama, memperagakan kemahiran dan kekayaan teknik, jurus serang bela, dan kekayaan teknik, jurus serang bela, yang dimiliki. Gerakan terencana,

efektif, estetis, mantap, dan logis dalam sejumlah rangkaian seri yang teratur,

(6)

Regu

(7)

Remaja: putra dan putri ( 14- 17 tahun)

Penggolongan

(8)

Penimbangan

6 jam sebelum

pertandingan pertama

(9)

Remaja

Kelas A, 39-42 kg

Kelas B, diatas 42-45 kg

Kelas C, diatas 45-48 kg

Kelas C, diatas 45-48 kg

…..

(10)

Dewasa

• Kelas A 45-50 kg • Kelas B diatas 50-55 kg • Kelas B diatas 50-55 kg • Kelas C diatas 55-60 kg • ….dst…

(11)

Dewasa

Kelas A 45-50 kg

Kelas A 45-50 kg

Kelas B diatas 50-55 kg

Kelas C diatas 55-60 kg

… Kelas F

(12)
(13)

Pakaian pesilat

Pakaian IPSI, warna hitam

Sabuk putih

Perlengkapan

Badge IPSI

Sabuk putih

( ketika bertanding dilepas)

Badge di dada kiri

Nama asal di punggung

(14)

Babak & Waktu

Pertandingan dalam 3 babak

(15)

Maksimal dua pendamping,

berpakaian IPSI

Pendamping

berpakaian IPSI

sabuk merah,

(16)

K a ida h

Sikap pasang

Pola langkah Pola langkah

(17)

Sasaran

Togok yaitu : * Dada,

* Dada,

* Perut ( pusat ke atas) * Rusuk kiri & kanan

(18)

Aba-aba

Bersedia

Mulai

Mulai

Berhenti

Pasang, Silat

(19)

Nilai Teknik

1 ( serangan lengan),1+1 (plus awalan)

Pe n i l a i a n

2 ( serangan kaki ), 1+2 (plus awalan)

(20)
(21)

Pelanggaran Ringan

Tidak berpola

Keluar gelanggang berturut-turut

Merangkul lawan dlm pembelaan

Merangkul lawan dlm pembelaan

Menghubungi org luar dg isyarat/kata

Kedua pesilat pasif

Bersuara dengan teriakan

(22)

Pelanggaran berat

• Tidak menggunakan kaidah

• Menyerang bagian badan yang tidak syah • Usaha mematahkan persendian lawan

• Sengaja melempar lawan keluar • Sengaja melempar lawan keluar

gelanggang

• Menyerang dengan kepala

(23)

Hukuman

• Tegoran : I dan II • Peringatan : I, II, III • Diskualifikasi :

# Berat badan tdk sesuai # Berat badan tdk sesuai

# pelanggaran berat, lwn tdk dpt melanjutkan pertd.

# memakai doping

(24)

Nilai hukuman

Nilai -1 ……tegoran I

Nilai -2 ……tegoran II

Nilai -2 ……tegoran II

Nilai -5 ……Peringatan I

(25)

K e m e n a n g a n

Menang angka

Menang Teknik

Menang Mutlak

Menang Mutlak

Menang WMP

Menang Undur Diri

(26)

Wassalam

Terima kasih

Referensi

Dokumen terkait

Hambatan yang timbul dalam uji coba pelaksanaan KBK adalah tugas guru semakin banlak dan dirasa memberatkan, sistim evaluasi yang dilakukan masih belum mantap,

idealis, ingin tahu, jenaka, Kritis, mampu menyesuaikan diri, memecah belah, menjauhkan diri, orisinal atau unik, pemurung, penuh daya cipta, penuh pengertian, selalu sibuk,

Keseimbangan yg baik pada gaya hidup dengan kerja baik (keluarga – pelatih – suasana regu/tim) scr tdk langsung memberikan kemudahan thd kecepatan pulih asal.. PULIH ASAL

• Sumber energi selama masa istirahat • Digunakan sbg sumber energi selama. olahraga, khususnya saat

yang lemah, tempat yang kosong, se-uper yang masuk, pemain yang baru saja gagal pasing...

 PERKENAAN BOLA PADA TELAPAK TANGAN  ARAHKAN BOLA KE LAPANGAN LAWAN

Tata letak dan perwajahan menarik, diberi ruang atau bagian yang sela/kosong untuk tempat subjek belajar menuliskan sesuatu atau perlu melengkapi,.. Tidak panjang

Pembentukan jalur PCB dilakukan dengan cara etching (pelarutan), dimana sebagian tembaga dilepaskan secara kimia dari suatu papan lapis tembaga kosong (blangko). Tembaga