rr I
JIPSINDO No. 1, Volume 2,Maret 2015
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELA"'ARAN IPS TERPADU BERBASIS AUDIOVISUAL
Supardi.
Anik Widiastuti.
Saliman
Pendidikan IPS Fakultas
Ilmu
Sosial UNYEmail : anikwidiastuti@;uny.ac.id. Hp. 0852 1 3323505
Abstrak
Penelitian
ini
bertujuan
untuk
mengembangkan
media pembelajaran IPS terpadu yang berorientasi padaproduk.
Subjekpenelitian
ini
adalah
siswa keiasVII
SMPDarul Hikmah
PakemSleman Yograkarta.
Teknik
pengumpulan
data
menggunakanteknik
kuesionerlangket
Datayang
diperolehdari
angket yangberupa
data kuantitatif
diolah
dengan
teknik
analisis
datakuantitatif.
Pengolahandata
kuantitatif dalam
penelitian
ini
menggunakan
statistik deskriptif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pengembangan media audio visual dalam pembelajaran IPSuntuk
siswa SMP kelasVII
dengan tema"Antara Borobudur
dan Prambanan"dinyatakan
baik
sehinggalayak
untuk
digunakan dalam pembelajaran. Halini
ditunjukkan
dengan penilaianisi
dan aspek kebahasaanoleh
ahli
materi
denganrerata skor
masing-masing
3,5 dan 3,5
pada kategori
"ba7k",aspek tampilan
dan pemprograrnanoleh
ahli
media
masing-masingmemiliki
rerataskor 3,40 dan 3,00
pada kategori"cukup". Hasil
uji
keterbacaan siswaterhadap media audio
visual
mendapatkanrespon positif
dari
siswa
yang ditunjukkan
dengan
skor
terendah
3,0
padakategori
"cukup"
dan
skor
tertinggi
4,3
pada kategori
"sangat baik".:
Supardi, Anik Widiastuti, Saliman I
Abstract
Thi"s research
aims
to
deuelopan
integrated.social
studies instructional media oriented to products. The subjects research wereshtdents
of
classvII
sMP DarulHikmah
sleman, yoggakarta. ThetechniEtes data collecting use questionnaire. The data obtained"from
the
questionnairein
theform
of
qtantitatiue data
processed by qtantitatiue data analgsis. Processing of quantitatiue data using thedescriptiue
statistics.
The
resultsshou that
the
deuelopmentof
audio-uisual media in teaching
of
social studies tojunior high
schootshtdents
of
class
vII
utith
the
theme
"BetweenBorobudur
and.Prambananf' declared good
so
utorthgto
be used.in
learnings. r/sindicate
by
the
contentand
aspectsof
language assessment bgexperts of materiat
with a
medn score of the respectiues.s
and 3.5 in the category of "good", aspects of the displag and. programming bgmedia experts
each
had
a
ffLean scoreof
3.a0 and 3,oo
in
thecategory
of
"enough". Readabilitgtest
resultsof
shtdentsto
audio-uisual media to get positiue response
from
students indicated. by thelowest score 3.o
in
the category "sufficient" and the highest scoreof
4.3 in the category of "uerA good".
Keguords : media deuelopment, social-studies integrated Pendahuluan
Pesatnya perkembangan
Ilmu
(IPTEK) mempengaruhi berbagai segisatunya dalam bidang
pendidikan.Pengetahuan
dan
Teknologikehidupan manusia,
salahDunia
pendidikan
saatsemakin berkembang, berbagai macam pembaharuan dilakukan
agar dapat
meningkatkan
kualitas
dan
kuantitas
pendidikan.untuk
meningkatkan kua-litas pendidikan diperlukan
berbagaiterobosan,
baik
dalam
pengembangan
kurikulum,
inovasipembelaj arar^, dan pemenuhan sarana prasarana pendidian. Guru
dituntut untuk
membuat pembelajaran menjadi lebih inovatif yangmendorong
siswa
dapat
belajar
secara
optimal
baik
didalam belajar mandiri maupun didalam pembelajaran dikelas.Ketercapaian
tujuan
pembelajaran dipengaruhi oleh berbagaiaspek, antara
lain
aspek
guru,
siswa,
ketersediaan
sarana-prasarana, penggunaan
sumber
belajaryang variatif,
penerapanJIPSINDO No. 1, Volume 2,Maret 2015
metode pembelajaran
yang
tidak
monoton,
serta
penggunaanmedia
yang
menarik.
Kemajuan
jaman yang
diiringi
olehkecanggihan
teknologi mendukung
penggunaan
media
yang bervariasi dalam pembelajararr. Permasalahan yang sering munculdalam
pembelajarart
adalah
adanya keterbatasan
ketrampilanguru
untuk
menggunakan media, keterbatasan sarana prasaranayang
tersedia
di
sekolah,
dan
juga
keterbatasan
ketersediaanmedia pembelajaran
itu
sendiri.
Pembelajaranpada
dasarnyaadalah
proseskomunikasi
yang dilakukan
untuk
penyampaianinformasi
dari
guru
kepada
siswa,
oleh
karena
itu
media pembelajaran menempati posisi penting sebagai satah satu sistem pembelajaran, termasuk dalam pembelajaran IPS. Mata pelajaranIPS
merupakan
mata
pelajaran integrasi
dari
mata
pelajaransejarah,
Geografi,dan
Ekonomi sertamata
pelajaranilmu
sosiallainnya (Sapriya, 2OO9: 7\.
Pendidikan IPS
untuk tingkat
sekolah bisadiartikan
sebagai: (1) Pendidikan IPS yang menekankan padatumbuhnya
nilai-ni1aikewarganegaraan,
moral
ideologi
negara
dan
agama;
(21Pendidikan IPS
yang
menekankanpada
isi
dan
metodeberpikir
ilmuan
sosial; (3) pendidikan IPS yang menekankan pada reflectiueinquiry;
dan
(4)
Pendidikan
IPS yang
mengambil
kebaikan-kebaikandari
butir
1,2,3,
di
atas (Muhammad Numan Somantri,2OO1:
44).
Groos (SekarPurbarini Kawuryan,
2O08:24)
bahwatujuan
utama
pembelajaran
IPS
adalah
untuk
melatih
siswa bertanggung jawab sebagai warga negara yang baik. Dalam UU No.2o
tahun
2003 tentang sistem
Pendidikan Nasional, dijelaskanSupardi, Anik Widiastuti, Saliman I
pengetahltan, pemahaman, dan kemampuan analisis peserta
didik
terhadap kondisi sosial masyarakat {penjelasan pasal 37).
Ilmu
PengetahuanSosial
sebagaibahan
kajian
merupakan subject matteryang dapat
dikemasmenjadi
satu atau
beberapamata
pelajaran
atau
diintegrasikan dengan bahan
kajian
lainsesuai dengan kebutuhan pendidikan. IPS sebagai salah satu mata
pelajaran
yang
membahas
dinamika
permasalahan
sosialmemerlukan
dukungan media yang dapat
mengungkapaspek-aspek tersebut. Pembelajaran yang didukung media yang menarik dapat meningkatkan
ketertarikan
siswadan
dapat memperlancar ketercapaiantujuan
pembelajaran IPSdi
SMP. Sayangnya,guru-guru
IPS
SMPmasih banyak yang
tidak
menggunakan variasi media dalam mengajar, yang penting menyampaikan materi. Mediayang paling
sering
dipakai oleh
guru
adalah
LKS.
Padahalpembahasan
materi
IPS yang banyak
konsep-konsepnya danbersifat abstrak membutuhkan
visualisasiuntuk
memperrnudahsiswa memahami
materi yang
disampaikan
guru.
Salah
satualternatif
yang dapat
digunakan
untuk
mempermudahpenyampaian materi adalah penggunaan media pembelajaran yang tepat.
Media Pembelajaran
Menurut Haryanto (2012: 1) media merupakan segala sesuatu
yang dapat
dipergunakanuntuk
merangsangpikiran,
perasaan,perhatian dan
kemampuanatau ketrampilan
pebelajar, sehinggadapat
mendorongterjadinya
prosesbelajar.
Dalam pembelajaran IPSdiperlukan
media pembelajaran IPS. Media pembelajaran IPSJIPSINDO No. 1, Volume
2,Mxet2Ol5
I Audio Kaset audio, siaran radio, CD, telepon
II Cetak
Buku
pelajaran, modul, brosur, leaflet, sambarm Audio-cetak Kaset audio yang dilengkapi bahan
tertulis
IV Proyeksi visual diam
Ouerhead transparansi (OHI), Film
binskai
(slidelV
Proyeksi
Audio visual diam
Film bingkai (slide) bersuara
VI Visual serak Film bisu
WI Audio Visual
eerak.
film
gerak bersuara, videof VCD, televisiVIII Obvek fisik Benda nyata, model, specimen
IX Manusia dan
linskunean Guru, Pustakawan, Laboran
x
KomputerCAI (Computer Assisted
Ins tru ctio nal:P ernbe 1 aj aran b e rb antuan
komputer), CMI (Computer Managed
Instructionail.
Proses pembelajaran saat
ini
banyak mengalami perubahan dari metode ceramah dengan media papantulis
danbuku
menjadilebih
interaktif
dengan
media
pembelajaran
yang
beragam.Pemanfaatan
media pendidikan diharapkan
mampu
mencapaitujuan
pendidikan dan
peningkatankualitas
pembelajaran. Ada beberapajenis
media pembelajaran yang biasa digunakan dalamproses pembelajaran.
Penggunaan
media diharapkan
dapat menarik
perhatiansiswa
sehingga
siswa
memusatkan
pikirannya
dan
terdoronguntuk terlibat
dalam kegiatan pembelajaran IPSdi
kelas. Cakupanmateri
IPS yang sangatluas
membuatguru
mengejar ketuntasan penyampaianmateri, yang
dampaknya pembelajaran IPSdi
SMPhanya
sekedar
transfer
ilmu dari
guru
kepada
siswa
tanpaSupardi, Anik Widiastuti, Saliman I
siswa
dan
kehidupannya. Akhirnya materi yang diterima tidak
bertahan lama dalam ingatan siswa.
Banyak guru yang mengarami kesulitan
untuk
menuntaskanpenyampaian
materi,
padahal
sebenarnya
materi
dapatdivisualisasi menggunakan
suatu
media. Terdapat berbagai jenismedia
pembelajaranyang dapat digunakan oleh
guru.
MenurutRudy Brets
(Muwardi,2Ol2:
1),ada
7
(tujuh) klasifikasi
media,yaitu
:1.
Mediaaudio visual gerak, seperti
:
Film
bersuara,Iilm
pada televisi, Televisi dan animasi.2.
Media audio visual diam, seperti: slide.3.
Audio semi gerak, seperti:tulisan
bergerak bersuara.4.
Media visual bergerak, seperti:film
bisu.5.
Media visual diam, seperti: slide bisu, halaman cetak, foto.6.
Media audio, seperti: radio, telephon, pita audio.7.
Media cetak, seperti:buku,
modul.Terdapat berbagai
jenis
media seperti yangtelah
diungkapkandi
atas,
akan
tetapi
media
pembelajaran
IPS
yang
tersediajumlahnya sangat
terbatas.
Oleh
karena
itu,
dibutuhkan
pengembangall
media
pembelajaranIPS.
pengembangan media pembelajaranyang akan dilakukan berupa media
pembelajaranIPS berbasis audiovisual.
Menurut
Tim
Pengembangan
MKDP Kurikulum
danJIPSINDO No. 1, Volume
2,Mxet
2015materi
bisadigantikan
oleh media, maka peranguru
bisa beralihmenjadi fasilitator belajar,
yaitu
memberikan kemudahan
bagrpara siswa
untuk
belajar. MetodePenelitian
Penelitian
ini
merupakan
penelitian
pengembangan ataudikenal dengan
istilah
R&D
(Researchand
Deuelopment), yangbertujuan
untuk
mengembangkanbahan
ajar
IPSterpadu
yang berorientasi pada produk. Pengumpulan data menggunakanteknik
kuesioner/angket. Data yang
diperolehdari
angketyang
berupadata
kuantitatif
diolah
denganteknik
analisis data kuantitatif.
Pengolahan
data
kuantitatif
dalam penelitian
ini
menggunakanstatistik deskriptif.
Tahap pengembanga"n yangdilakukan
melalui langkah seperti yang digambarkan pada skemaberikut,
gambar 1:Tuntutan Peningkatan Kualitas Pembelajaran
Praktisi Pembelajaran IPS
Media Pembelajaran Berbasis Film
Animasi
Validasi Ahli Media Pembelajaran
Validasi
Ahli Materi
Validasi Praktisi
Pembelajaran IPS
Anik Widiastuti, Saliman I
Ersil
Penelitian
Produk
yang
dikembangkan dalam penelitian
ini
adalahmedia audio visual
dengan
tema "Antara
Borobudur
dan Prambanan"yang
di
dalamnya mempakan materi
keterpaduandalam
pembelajaranIPS.
Pengumpulaninformasi melalui
studipustaka
dan studi
lapangan diantaranya
tentang
tingkatketertarikan
siswa
terhadap
media
audio
visual
dalam pembelajaran,kondisi
pembelajararldi
sekolah, keadaan sekolah,potensi yang
dimiliki
sekoiah, dan sebagainya. pada tahap inijuga
dilakukan analisis
kurikulum
yaitu
dengan
mengidentifikasi kompetensi dasar yang terdapat dalamstandar
Isi
IPSsMp
padakurikulum
2006.Hasil
analisis
kurikulum
adalah
pemetaan
materi
yang dikembangkan dalam media audio visual sebagai berikut.Peta Materi
Antara Borobudur dan Prambanan Konsep
IPS
KD Materi
Geografi 1.1 Mendeskripsikan
keragaman bentuk muka bumi, proses
pembentukan, dan dampaknya terhadap kehidupan
Letak Candi Borobudur dan Prambanan
Proses pembentukan
Permukaan
Bumi
(gunung api,sungai,
laut,
dampaknya terhadap kondisi tanah disekitar gunung Merapi Merbabu dan sekitarnva)
Sejarah 5.1 Mendeskripsikan
perkembangan
masyarakat, kebudayaan dan pemerintahan pada masa Hindu-Budha,
serta
peninggalan-peninggalannya
Borobudur dan Prambanan
sebagai
bukti
kerajaan Mataram Borobudur dan Prambanansebagai peninggalan Hindu Buddha
Sejarah pembangunan Candi Borobudur dan Prambanan Candi-candi
di
sekitar Borobudur dan PrambananPerbedaan Candi Hindu dan Buddha
Prambanan Sosiologi 2.3. Mengidentifikasi
bentuk-bentuk interaksi sosial
2.4 Menguraikan
proses interaksi
sosial
Interaksi sosial di lingkungan Candi Borobudur dan
prambanan
Dampak interaksi sosial di lingkungan Candi Borobudur dan prambanan
Ekonomi 6.4 Mengungkapkan
gagasan
kreatif
dalam tindakan ekonomi
untuk
mencapai
kemandirian dan keseiahteraan
Gagasan kreatif dalam kegiatan ekonomi
Bentuk-bentuk gagasan
kreatif
dalam kegiatan ekonomi
JIPSINDO No. 1, Volume 2,Maret2o1S
untuk
memudahkan prosespengemffi
audio visual pada tahap pengembangan produk, maka pada tahap
perencanaan pengembangan
ini
dibuat diagram alir {flotachartl d.anstoryboard. Dalam
pengembanganproduk,
dilakukan
beberapa tahap diantaranya :l.
Pembuatan pemetaan materi yang akan dikembangkanPemetaan materi dilakukan
untuk
mengidentifikasi materi yangdapat
dipadukan
dalam
tema
"Anta_ra
Borobudur
dan Prambanan". Kegiatanini
dilakukan
dengan mengidentilikasi standar kompetensidan
kompetensi dasarmata
pelajaran IpSyang berkaitan
dengantema. setelah melakukan
identilikasimateri,
kemudian
membuat
jejaring tema
dengan tujuan
memperoleh
pilihan
materi yangakan
dikembangkandi
dalam media. selanjutnya menJrusun materi yang sistematisdan
siapdikemas dalam sebuah cerita.
2.
Men5rusun sinopsisUntuk
memudahkan
pen]rusunar
cerita,
langkah
yangdilakukan
pada tahap
awal
adalah
penJrusunan sinopsis.Kegiatan
ini
dilakukan
untuk
menjadipanduan utama
dalam langkah berikutnya. sinopsis berisi cerita singkatdi
dalamfilm
yang akan dikerjakan.
l
1 J.
Supardi, Anik Widiastuti, Saliman I
Men3rusun cerita
Langkah
berikutnya adalah
men5rusuncerita
lengkap
yangberisi materi utama
di
dalam
film.
Pen5rusunan ceritadidasarkan pada
jejaring
tema
yang
telah
dilakukan
padalangkah pertama.
Menlrusun story board
Setelah
cerita
selesai
disusun,
lalu
dilanjutkan
denganpembuatan
story
board. Story board yangdisusun
merupakan kegiatan setiap adegan yangakan diambil
dalam
pembuatanfilm.
Dalam story board. sudahdisusun
gambar apa yang akandiambil,
bagaimana tayanganyang akan diinginkan,
dan
isisuara apa yang
akan
dimasukkan.
Pen5rusunanstory
boarddibagi dalam beberapa panel
untuk
memudahkan pengambilangambar.
Denganpembuatan
story
board maka
pengambilangambar
dapat
dilakukan
tidak
urut,
karena
cerita
dapat dipotong-potong dan akandiurutkan
pada saat editing.Pengambilan gambar
Pengambilan gambar
didasarkan pada
storyboardyang
telah disusun, langsung ke lokasi dan sebagran dibuatkan animasi. Editing dan pengisian suaraSetelah pengambilan
gambar
selesai,
langkah
selanjutnyaadalah editing
gambar
dan
pengisian
suara.
Kegiatan
ini
dilakukan
di
dalamlaboratorium.
Kegiatandilakukan
sampaifilm
siap disajikan.7.
Validasi ahli materi dan ahli mediaKegiatan
validasi
materi
dilakukan
oleh
ahli
materi
IPSsedangkan
validasi
ahli
media
dilakukan oleh
ahli
mediapembelajaran.
4.
5.
JIPSINDO No. 1, Volume 2,Maret 2015
Revisi
Hasil masukan
ahli
media dan
ahli
materi digunakan untuk
memperbaiki film yang telah dibuat.
9.
Uji cobaUji
coba
dilakukan
di
SMP
Darul
Hikmah
Pakem
SlemanYograkarta.
a.
Data ValidasiAhli
MateriValidasi
ahli
materi dilakukan
dosenJurusan
PendidikanIPS
FIS
UNY.
Penilaian
produk
R
dinilai
dari
aspekpembelajaran
dan
aspek
materi.
Berikut
adalah
data
hasil evaluasi ahli materi.1)Aspek Pembelajar€Ln
Tabel
1. Evaluasi ahli materi pada aspek pembelajaranNo. Indikator Skor
1. Kesesuaian materi dengan kompetensi dasar
4 2. Ketepatan memilih materi yang
dimediakan
4 3. Materi yans dipadukan 3 4. Keielasan
petuniuk
belaiar 3 5. Kemudahan memilih menu belaiar 4 6. Tinskat interaksi siswa densan media 3 7. Ketepatan memilih bahasa dalamuraian
3
8. Pemberian motivasi belaiar 4
TotaI penilaian 30
Rata rata 3.5
Aspek isi materi
Tabel 2. Evaluasi ahli materi pada aspek isi materi
No.
Indikator
Skor1. Kebenaran Konsep 4
2. Kecukupan materi
untuk
mencapaituiuan
33. Keielasan materi 3
4. Sistematika penyaiian materi 4
5. Urutan materi 4
6. Kelayakan contoh yang disaiikan 4 2l
[image:12.582.130.486.313.750.2]7. Kelusasan bahasa 4
8. Keielasan Bahasa 4
9. Ketepatan animasi
untuk
menielaskan materi
3
10. Ketepatan gambar menjelaskan materi
3
Total Penilaian 35
Rata-rata 3.5
Supardi, Anik Widiastuti, Saliman I
Jumlah skor
rata-rata penilaian
ahlipembelajaran
dan
aspek
isi
materi
di perhitungan tabel di bawahini:
materi pada
aspekdapat
dari
hasilb. Data Validasi
Ahli
MediaValidasi
ahli
media dilakukan
oleh
dosen
JurusanPendidikan
IPS
Fakultas
Ilmu
Sosial,
Universitas
NegeriYograkarta yang
berkompetendibidang media
pembelajaran.Berikut adalah data hasil evaluasi
ahli
media.1) Aspek Tampilan
Hasil
penilaian
pada
aspek
tampilan adalah
sebagaitrerikut:
Tabel
4.
EvaluasiAhli
Media pada aspek tampilanNo
Indikator
Skor1 Kesesuai€Ln warna
tulisan
3 2 Ketepatan pemilihan ienishuruf
3 3 Ketepatan pemilihanukuran huruf
4 4 Ketepatanukuran
sambar video 3 5 Keielasan warna sambar video 3 6 Ketepatan pemilihan warna padabacksround
3
7 Keserasian warna
tulisan
denganwarna backaround
3
8 Keteoatan oemilihan backsound 4
9 Keielasan audio 3
Tabel 3. Data Penilaian
Ahli
MateriSkor rata-rata
Aspek Penilaian
[image:13.612.113.529.47.751.2] [image:13.612.156.488.559.746.2]10 Keielasan animasi 3
11 Kemenarikan animasi 4
72 Keielasan obiek animasi 4
13 Keserasian obiek animasi 4
14 Variasi transisi setiap gambar video 3
Total penilaian 47
Rata-rata 3.40
JIPSINDO No. 1, Volume 2,Maret 2015
2) Aspek Pemrograman
ari Aspek Tampilan dan As Pem
No Aspek Penilaian Skor Skor rata-rata
1 Tampilan 48 3,40
2 Pemrograman 27 3,0
Jumlah
Skorrata-rata
6,40 c.bata
penilaian kelayakan media oleh Guru IPSpenilaian oleh
guru
difokuskan pada
aspek pembelajaxarr,aspek
isi
dan
aspektampilan. Guru yang menilai
kelayakanmedia video
pembelajafan
ini
adalah
Ibu
Enung
Hasanah,M.pd,
guru IPS SMP Darul Hikmah Pakem sleman YoSrakarta,Penilaian dari
guru
digUnakanuntuk
mengetahui relevan atau tidaknya media video pembelajaran terhadap materidan
yangselama
ini
digunakan. Data yang digunakan diperoleh
dariangket skala
likert
yang
di isi
oleh guru. Data yang
berupaTabel 5. Evaluasi Ahli Media pada Aspek Pe:Trrograrni
No
Indikator
Skor1 Dapat menarik siswa 3
2 Kemudahan berinteraksi dengan
media
3
3 Kejelasan petunjuk penggunaalr
media
2
4 Kemudahan mengoperasikan video 3
5 Kemudahan mengatur video 3
6 Ketepatan animasi 4
7 Pengaturan animasi 3
8 Efisiensi penssunaan video 3 9 Rapih,teratur,tidak tercampur gambar
vans
tidak
perlu3
Total Penilaian 27
Rata rata 3.O
Tabel 6 . Data Penilaian
Ahli
Media [image:14.591.118.518.109.571.2]Supardi, Anik Widiastuti, Saliman
I
angka,
skor
dan
saran
digunakan
untuk
memperbaiki kekurangan produk media video pembelajaran.1)Aspek Pembelajaran
Adapun
untuk
hasil penilaian pada aspek pembelajaran adalah sebagai berikut:Tabel 7. Evaluasi Guru pada aspek pembelaj ararr
No
lndikator
Skor1 Materi mudah dinelaiari 4 2 Materi menantang dan menarik 4
3 Materi bermanfaat
untuk
kehidupan sehari-sehari5
4 Keielasan petuniek belaiar 4
5 Umpan balik terhadap iawaban siswa ^J 6 Kemudahan memilih menu belaiar 4
I Dengan media
ini
belajar lebih menvenangkan5
8 Media membantu belaiar 4
Total penilaian 33
Rata-rata +.1
Aspek
isi
Adapun
untuk
penilaian pada aspekisi
adalah sebagaiberikut:
Tabel 8. evaluasi Guru pada aspek isi
No Indikator Skor
1 Keielasan materi 4
2 Kelusasan bahasa 4
3 Keielasan bahasa o^
4 Animasi
untuk
memoerieias materi 4 5 Gambaruntuk
memperielas materr 5 6 Videountuk
memperielas materi 4Total penilaian 24
Rata-rata 4
3)
Aspek TampilanAdapun untuk
penilaian
pada aspek tampilan
adalah sebagai berikut:JIPSINDO No. 1, Volume
2,Maret20ls
Tabel 1O. Data Hasil Penilaian Dari Guru Terhadap Aspek Pembelaiaran. Isi Materi. Tam ilan.
No Aspek Penilaian Skor Skor
Rata-tata
1 Pembelaiaran 33 4.7
2
lsi/materi
24 43 Tampilan 50 4.7
Jumlah
skor rata-ratat2.2
1.
DataUji
Coba Lapangan (Fietd Class/Tahapan
uji
coba
kelasdilakukan di
SMPDarul
HikmahPakem Sleman Yogzakarta.
Uji
coba dilaksanakan
padaTanggal
3
November 2013 dengan subjekuji
coba kelas VII denganjumlah
34
siswa.
Berikut
adalah
hasil
uji
cobalapangan terhadap 34 responden. a) Aspek Pembelajaran
Pada aspek pembelajaran terdapat beberapa evaluasi
yakni
pada teks yangukurannya
terlalu kecil dan
suara narasi yang kurang jelas, agar siswa lebih bisa memahamilagi
materi yang ada pada media. Adapun
untuk
hasilTabel 9. Evaluasi Guru pada aspek tampilan
No
Indikator
Skor1 Tlrlisan terbaca densan ielas 5 2 Keserasian warna dengan
backqround
4 3 Kemudahan mensooerasikan video 4 4 Keielasan
oetuniuk
Denssunaan 35 Suara music pendukunq 3
6 Audio narasi terdensar densan ielas 4
I Keielasan warna animasi 5
8 Ketepatan
ukuran
huruf
49 Keielasan warna gambar video 5
10 Ketepatan warna gamba-r video 4
11 Kemenarikan animasi 4
I2
Kemenarikan video 5Jumlah 50
Rata- 'ata 4.7
[image:16.577.154.501.110.406.2]Supardi, Anik Widiastuti, Saliman I
penilaian
pada aspek
pembelajaran
adalah
sebagaiberikut:
Tabel 11. Data hasil
uji
coba siswa pada aspekm aran
No
Indikator
Skor Rata-rata1. Materi mudah dipelaiari 130 3.82 2. Materi
menantanslmenarik
t24
3.643. Materi bermanfaat
untuk
kehidupan sehari-hari153 4.5
4. Kejelasan
petunjuk
belaiar
130 3.82
5. Umpan balik terhadap iawaban
115 3.38
6. Kemudahan memilih menu belaiar
r27 3.7s
7. Dengan media
ini
belajar lebih menyenanskan
142 4.7
8. Median membantu belaiar
t47 4.32
Jumlah 1068 3.92
b)
Aspek TarnpilanAdapun penilaian
untuk
aspek
isi
adalah
sebagaiberikut:
Tabel 12. Data hasil
uji
coba siswa pada aspek tampilanNo
Indikator
Skor Rata-rata1. Tulisan terbaca dengan
ielas
123 3.64
2 Keserasian warna densan backsround
t17 3.44
3 Kemudahan
mengoperasikan video
r24
3.644 Kejelasan
petunjuk
penggunaan 129 3.79
5 Suara musik
pendukung r27 3.73
6 Audio narasi terdengar dengan ielas
125 3.67
[image:17.579.138.502.58.491.2] [image:17.579.133.499.155.749.2]JIPSINDO No. 1, Volume 2,Maret 2015
c)
Aspek isiTabel 13. Hasil
uji
coba siswa pada aspek isiTabel 14. Kelayakan Media Pembelajaran IPS
Interaktif
berdasarkan Respon n Siblswa
No Aspek Penilaian
f
Skor Skor Rata-rata1 Pembelaiaran 1068 3.92
2
Isi/materi
739 3.624 Tampilan 1479 3,62
Jumlah
skorrata-rata
i 1.16Pembahasan
Proses pembuatan media
audio visual
dengantema
"AntaraBorobudur
dan
Prambanan"
telah
dilakukan
sesuai
prosedurpen5rusunan
media audio visual.
Langkah-langkah
tersebutmeliputi;
pemetaan
materi,
penJrusunansinopsis,
pen)rusunancerita, pembuatan sinopsis, pengambilan gambar, editing, validasi, anlmasl
8 Ketepatan
ukuran
huruf
130 3.82
I
Kejelasan warnaqambar video
t2a
3.5210 Ketepatan warna
eambar video
t14
3.3s11 Kemenarikan animasi 124 3.64
12 Kemenarikan video
t28
3.76Jum
lah 1479 3.62No Indikator Skor Rara-rata
1 Keielasan materi
t25
3.672 Kelusasan bahasa
t24
3.643 Keielasan bahasa
t23
3.614 Animasi
untuk
memoerielas materiL27 3.55
5 Gambar
untuk
memoerielas materit20
3.526 Video
untuk
memoerielas materi
126 3.7
Jumlah
739 3.62 [image:18.593.130.529.67.582.2]Supardi, Anik Widiastuti, Saliman I
revisi,
dan
uji
coba.
Kegiatan
tersebut
merupakan
langkah-langkah sistematis dalam pen5rusunan media audio visual.Dalam
proses pembuatan
media
audio visual,
terdapat beberapahambatan
misalnyawaktu yang
cukup
singkat
untuk
proses pembuatanfilm. Untuk
menghasilkanfilm
yang lebih baik, idealnyadiperlukan
9
bulan
efektif
proses perencanaan sampai denganuji
coba
di
lapangan,kemudian melakukan revisi
lagi.Keterbatasan
dalam penelitian
ini
adalah
hanya
sampai
padatahap
uji
coba. Apabila
dikembangkan sebenarnya
dapatdilanjutkan
pada tahap revisi danuji
coba diperluas.Pada
penilaian awal
ahli
media
dan
ahli
materi,
terdapat beberapa masukandari
kedua validator. Beberapa masukan yang berkaitandengan
ahli
materi adalah penyederhanaan materi dan pen5rusunankonsep
yang
lebih
mudah difahami siswa
SMP.Sedangkan
ahli
media
menekankan
pada
penggunaan
suaradubbing
denganintonasi
lebih
lambat
sehinggadapat
diterima siswadengal
keragaman caraberfikir.
Setelah beberapa masukanahli
diterima, kemudian diiakukan
revisi
produk
yangdikembangkan, sehingga menghasilkan
produk
akhir
yang kemudiandinilaikan
kembali.Untuk
menentukan kelayakan secara
umum
media
yangdikembangkan,
perlu dilihat
bagaimana
hasil
secara
umum kelayakan media tersebutdari
berbagaisudut penilaian. Untuk
itu
dapat
dilihat
pada rekapitulasi penilaian kelayakan
sebagaiberikut:
Tabel
15.
Rerata Penilaian dari berbagaiunsur
No Penilai Aspek Penilaian Skor rata-rata
i
Ahli
Materi Pembelaiaran 3.52.
Ahli
Materi Isi materi 3,53.
Ahli
Media Tampilan 3.40JIPSINDO No. 1, Volume 2,Matet 201S
5. Guru IPS Pembelaiarafl 4,7
6. Guru IPS
lsi/materi
47. Guru IPS Tampilan 4,7
B. Siswa Pembelaiaran 3.92
9. Siswa
Isi/materi
3,6210. Siswa Tampilan 3.62
Rerata 3,676
Berdasarkan pada
tabulasi data
di
atas,dapat
disimpulkan bahwamedia audio visual yang telah
dibuat
sangat membantuguru
dan siswa dalam pembelajaran IPS.validasi
yang dilakukan olehahli
materi dan
ahli
media sesuai dengan responguru
dansiswa
dalam tahap
uji
coba produk
yang
telah
dikembangkan.Apabila dicermati,
rerata
penilaian
guru dan
siswa
terhadap produk yang dikembangkanlebih tinggi
daripada rerata penilaianahli
materi dan
ahli
media.Fakta
ini
dapat dijadkan salah
satubukti
bahwa
gurlr dan
siswa
sangattertarik
pada produk
yang dikembangkan.Simpulan
Berdasarkan
hasil
analisis
data pada
penelitianpengembangan
ini,
dapat disimpulkan sebagai berikut:1.
Hasil dari
pengembangan
media
audio
visual
dalampembelajaran
IPS
untuk
siswa SMP kelas
VII
dengan
tema"Antara
Borobudur dan
Prambanan"dinyatakan baik
sehinggalayak untuk
digunakan
datam
pembelajaran.
Hal
ini
ditunjukkan
denganpenilaian
isi
dan
aspek kebahasaan olehahli
materi dengan rerata skor masing-masing 3,5 dan 3,5 padakategori "ba[k", aspek tampilan
dan
pemrogramanoleh
ahli media masing-masingmemiliki rerata skor
3,4O dan 3,00 padakategori "crlkup".
2. Berdasarkan
hasil
uji
keterbacaan siswa terhadap media visua-l dengan tema "Antara Borobudur dan Prambanan"audio
dalam pembelaja-ran
IPS
di
SMP,
produk
hasil
pengembanganSupardi, Anik Widiastuti, Saliman I
mendapatkan
respon
positif
dari
siswa
yang
ditunjukkan
dengan
skor
terencah
3,0
pada kategori "cukup,,
dan
skor tertinggi 4,3 pada kategori "sangat baik".
3.
Hasil
pengembangan mediaaudio visual
dengantema
..AntaraBorobudur dan
prambanan"dalam
pembelajaranIps
di
sMp
secara keseluruhan
dinyatakan
layak
digunakan.
HaI
ini
ditunjukkan
dari
hasil
penilaian
ahli
materi
dan
ahli
mediadengan
kriteria
penilaian "baik" dengan rata-rata penilaian 4,15dan 3,46.
4.
Hasil
pengembangan mediaaudio visual
dengantema
,,Anta_raBorobudur dan
prambanan"dalam
pembelajaranIps
di
sMpberdasarkan
uji
keterbacaan
siswa
secara
keseluruhandikatakan layak digunakan dengan kategori "baik". Berdasarkan
uji
keterbacaan
siswa
secara keseluruhan
dikatakan
layakdigunakan dengan katergori "baik" dengan rerata skor 3,94.
Saran
Saran dari penelitian pengembangan
ini
adalah:1. Media hasil pengembangan produk diharapkan dapat digunakan
untuk
pembelajaranIps,
agarIps
dibelajarkan seca-ra terpadusesuai amanat
Kurikulum
20O6.2. Perlu
dilakukan
penelitian pengembangan lebihlanjut
terhadapmedia
pembelaja-ranIps
yang didesain
secaraterpadu untuk
meningkatkan
kualitas
pemberajaranIps
di
sMp
dengan temalain
sebagai media dalam pembelajaran IpS.3.
Penelitian
pengembarlgan
ini baru
sampai
pada
tahapJIPSINDO No. 1, Volume 2,Maret 2015
Daftar
PustakaDepdiknas. 2OO8. Kamus Besar bahasa Indonesia. Pusat Bahasa.
Jakarta: Gramedia Fustaka Utama.
Depdiknas. (2005).
{Jndang-UndangRI
Nomor20
Tahun
2OO3tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Hariyanto.
{2012).
Media
Pembelajaran.http : / / belai arpsikoloqi. coml pengertian-media-pembelaiaran /.
Diakses pada
hari
senin tanggal 8april
2Ol3pukul
15.06 WIBMawardi. l2}12l. Jenis-jenis Media
Pembelajaran.http : / 1 co-retanpembelai aranku. blosspot. com / 2 0 1 2 I 1 0 / i enis
-ienis-media-pembelaiaran.html.
Diakses
pada
hari
senin tanggal 8april
2013pukul
15.10 WIBMery
Maswarita.
(2OO9). Pemanfaatan
Media
dan
Jenis-Jenis Media.http : 1 / merfrmaswarita"wordpress. com / 2 009
/
1 1 / O 6 I pemanfaa tan-media-dan-jenis-ienis-media/. Diakseshari
senin tanggal 8april
2013pukul
15.18Muhammad
Numan Somantri.
(2OO1). Menggagas PembaharuanPendidikan IPS. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rumampuk, Dientje Borman. (1988). Media Instruksional
IPS.Jakarta:
Departemen Pendidikandan
Kebudayaan DirektoratJenderal Pendidikan Tinggi Proyek
Pengembangan LembagaPendidikan Tenaga Kependidikan.
Sapriya.
(2OO9).Pendidikan
IPS.
Konsep
dan
Pembelajaran.Bandung: Remaja Rosda karya.
Savage, Tom
V., &
Armstrong, DavidG.
(1996). Effectiue Teachingin Elementary Social Studies [3'ded.).New Jersey: Prentice-Ha-11,
Inc.
Sekar Purbarini Kawuryan. (Mei 2008). Pentingnya Pendidikan IPS
di
Sekola-l.
Dasar
sebagai Kerangka
Dasar Nation
andCharacter
Building.
Dinamika
Pendidikan.
Majalah
IlrrutPendidikan, 7,27-33.
Sosian,
dkk.
(2011).
PengembanganMedia Audiouisual
d.alamPembelajaran
Kreatif
Menulis
Pttisi. Diakses
dari
Onlinej ournal.unja. ac.id / index.php / pedagogi I article I vtew I 67
5
padahari
Kamis tanggal11April
2Ol3 Pukul A9.23 WIB.Tim
PengembangMKDP
Kurikuium
dan
Pembelajaran. (2009).Kurikulum
dan
Pembelajaran Bandung:
Jurusan
Kurtekpen