V. ANALISIS PERKEMBANGAN BISNIS HALAL MIHAS
5.1. Perkembangan Umum MIHAS
Pada bab ini dijelaskan perkembangan bisnis halal yang ditampilkan pada pameran bisnis halal Malaysia International Halal Showcase (MIHAS).
Pengamatan difokuskan pada pada lima kelompok produk yang ditetapkan dalam ruang lingkup penelitian.
Malaysia melakukan pemasaran produk halalnya secara bertahap menembus pasar global dengan didukung beragam strategi jangka panjang yang matang dengan perangkat kebijakan pendukung perdagangan, infrastruktur logistik, perbankan, dan sertifikasi halal yang dapat diterima di seluruh dunia.
Salah satu strategi dalam menguatkan posisi Malaysia menjadi pelaku bisnis halal dunia adalah dengan berinisiatif mengadakan pameran bisnis halal terbesar di dunia setiap tahunnya yang dijadikan sebagai barometer bisnis halal oleh pelaku bisnis halal Internasional yaitu MIHAS.
MIHAS merupakan upaya pembuktian Malaysia atas komitmennya untuk menjadi pusat produk halal Internasional. Saat ini, Malaysia memproyeksikan peningkatan pangsa pasar halal dunia-nya dari satu persen menjadi lima persen dan mulai menghasilkan 200 ton produk halal setiap hari pada tahun 2010, 60 persen diantaranya diperuntukan untuk pasar ekspor ke seluruh dunia (HDC, 2010). Pencapaian Malaysia tersebut merupakan implementasi dari komitmen terhadap pengembangan industri halal secara berkesinambungan.
Pameran bisnis halal Internasional tahunan MIHAS telah diadakan selama delapan tahun berturut-turut untuk memfasilitasi pertemuan antara produsen, pedagang dan konsumen produk-produk halal Internasional. MIHAS juga bertujuan untuk merintis harmonisasi peraturan dan panduan halal sebagai upaya untuk mendukung pada peningkatan volume dan nilai perdagangan produk halal global yang sejalan dengan liberalisasi.
Keikutsertaan berbagai negara dalam MIHAS bukan saja pada pameran
produk halal, di lapangan menunjukkan bahwa jumlah negara internasional yang
lebih tinggi lebih banyak terlibat sebagai pembeli (buyers) dan hanya aktif dalam
pertemuan-pertemuan bisnis yang dilaksanakan selama penyelenggaraan MIHAS,
sedangkan kuantitas yang menunjukkan jumlah keterlibatan negara-negara Internasional yang terbanyak adalah berasal dari jumlah asal negara pengunjung pameran yang menunjukkan tingkat daya tarik global terhadap industri halal.
5.2. Penyelenggaraan Pameran Produk
Pada penyelenggaraan MIHAS, dipamerkan berbagai produk dari negara- negara produsen dan pelaku bisnis halal yang serius mengisi ceruk pasar produk halal Internasional. Produk yang dipamerkan adalah produk-produk terpilih yang memiliki nilai tambah tinggi dan secara langsung dapat diamati juga kemampuan kompetisi produk halal dari berbagai negara.
MIHAS selalu melibatkan lebih dari 25 negara dalam kegiatan pameran produk halal setiap tahunnya. Diantaranya terdapat kategori negara peserta utama yang merupakan negara-negara yang mengirimkan delegasi pamerannya lebih dari tiga delegasi usaha. Dari data sejak tahun 2007 hingga 2011 tercatat terdapat 27 peserta aktif yang menjadi peserta utama, diantara yakni Indonesia, Singapura, Iran, India, Brunei Darussalam, China, Sudan dan Perancis. Meskipun demikian, diluar negara-negara tersebut juga banyak negara yang ikut serta dalam pameran bisnis halal MIHAS setiap tahun walau dengan jumlah delegasi bisnis yang lebih kecil seperti Australia, Amerika Serikat, Belgia, Thailand dan Selandia Baru.
Tabel 13 berikut menunjukkan keikutsertaan negara-negara utama yang mengikuti
MIHAS tahun sejak 2007 hingga 2011.
Tabel 13. Negara-Negara Utama Peserta MIHAS (Sumber: Matrade, 2011) No. Negara Peserta
Utama 2007 2008 2009 2010 2011
1 Malaysia V V V V V
2 China V V V V
3 Iran V V V V V
4 Indonesia V V V V V
5 Belgia V
6 Perancis V V V
7 Turki V
8 Singapura V V V V V
9 India V V V V
10 Jepang V V
11 Kamboja V
12 Afrika Selatan V V
13 Cyprus V
14 Ukrania V
15 Sudan V V V
16 Macau V
17 Korea Selatan V
18 Amerika Serikat V
19 Brunei Darussalam V V V V V
20 Pakistan V V
21 Mesir V V
22 Palestina V
23 Serbia V
24 Siria V
25 Saudi Arabia V V
26 Belanda V
27 Bosnia V
Total Negara Peserta Utama
10 11 11 11 19 .
Dalam MIHAS diperlihatkan kekuatan bisnis halal dari negara-negara
produsen produk halal global. Beraneka ragam produk dan peluang investasi yang
ditawarkan pada MIHAS menunjukkan tingkat keseriusan komitmen negara-
negara perserta terhadap bisnis halal. Tidak semata-mata memamerkan produk
dan jasanya saja, setiap negara juga berlomba untuk menjadi pemenang dalam
bisnis halal secara global. Hal tersebut memperlihatkan tingkat kompetisi diantara negara-negara maju dan berkembang menjadi tinggi untuk mendapatkan peluang dalam bisnis halal.
Ketertarikan yang tinggi negara-negara tersebut dalam bisnis halal global juga ditunjukkan dalam keaktifannya memamerkan produk-produknya dan dalam pertemuan bisnis yang diadakan serta peran serta pendampingan pemerintahnya selama MIHAS berlangsung. Malaysia, Thailand, Belgia, Australia, Selandia Baru, Brazil, Perancis, Inggris, China, Jepang, Singapura, Kanada, Iran dan India merupakan negara-negara yang selalu tampil lengkap dengan berbagai tawaran produk inovatif, fasiltitasi investasi berupa infrastruktur pendukung dan insentif pada perusahaan-perusahaan yang berminat berinvestasi dalam lingkup industri dan perdagagan halal yang menjanjikan pada para investor global.
Tren keikutsertaan negara-negara utama peserta pameran menunjukkan semakin tinggi. Pada tahun 2007 terdapat 10 negara aktif, tahun 2008 hingga 2010 tercatat 11 negara, dan yang tertinggi pada tahun 2011 dengan 19 negara utama peserta MIHAS. Secara keseluruhan tren peningkatan keikutsertaan negara-negara Internasional dalam pameran produk MIHAS diilustrasikan pada Gambar 28 berikut.
Gambar 28. Jumlah Booths, Peserta dan Negara Asal Peserta MIHAS
Perkembangan secara kuantitas ditelaah dari jumlah booths yang menjadi peserta MIHAS terlihat grafik yang meningkat hingga tahun 2010. Pada tahun 2007 jumlah booths mencapai 514 unit, pada tahun 2008 terdapat 621 unit, pada tahun 2009 sebanyak 628 unit dan pada tahun 2010 sebanyak 661 unit, namun pada tahun 2011 terjadi penurunan sebesar 22 persen dari tahun sebelumnya menjadi hanya 514 unit, yakni jumlah yang sama dengan tahun 2007.
Berfluktuasinya pencapaian jumlah booths ini adalah akibat dari naik turunnya iklim perekonomian global dan berpindahnya lokasi pameran dari tahun ke tahun.
Pola yang sama juga terjadi pada jumlah booth, peserta pameran dan jumlah negara peserta pameran. Secara kuantitas mangalami kenaikan hingga tahun 2010 dan turun pada tahun 2011. Rata-rata kepesertaan selama lima tahun untuk jumlah booths sebanyak 588 booths, 475 peserta pameran dan melibatkan rata-rata 28 negara sebagai peserta. Fluktuasi jumlah keikutsertaan peserta pameran dari kelompok perusahaan tersebut ditunjukkan dalam Gambar 29 berikut.
Gambar 29. Jumlah Peserta Kelompok Perusahaan pada MIHAS Tahun 2007-2011
224
442 429 409 388
378
585 660
1005
611
0 200 400 600 800 1000 1200
2007 2008 2009 2010 2011
Perusahaan Internasional Perusahaan Malaysia
Gambar 29 di atas menunjukkan jumlah perusahaan Internasional dan jumlah keikutsertaan peseta lokal Malaysia dalam MIHAS dari tahun 2007 hingga 2011. Tren kenaikan jumlah peserta Internasional terjadi hingga tahun 2008 dengan perusahaan Internasional yang terlibat sebanyak 442 perusahaan kemudian menurun pada tahun 2009 hingga mencapai 388 perusahaan pada tahun 2011.
Pencapaian jumlah peserta perusahaan Internasional tertinggi terjadi pada tahun 2008, sedangkan peserta lokal mencapai jumlah tertinggi pada tahun 2010. Jika dibandingkan dengan tahun 2007, jumlah rata-rata peserta Internasional menunjukkan kenaikan sebesar 79 persen.
Pola yang berbeda terjadi pada perusahaan lokal Malaysia yang berpartisipasi dalam MIHAS. Pada tahun 2007 terdapat 378 perusahaan Internasional dan meningkat pada tahun 2008 menjadi 585 perusahaan, tahun 2009 melibatkan 660 perusahaan dan puncaknya pada tahun 2010 yang melibatkan 1005 peserta lokal dan kemudian menurun pada tahun 2009 menjadi 611 perusahaan lokal.
Walaupun tingkat keikutsertaan peserta Internasional menurun sejak tahun 2008, namun kualitas penyelenggaraan dengan taraf Internasional meningkat dengan dengan komposisi perbandingan perusahaan lokal dan perusahaan Internasional meningkat dari 37 persen pada tahun 2007, 43 persen pada tahun 2008, 39 persen pada tahun 2009, 29 persen pada tahun 2010 dan menjadi 39 persen pada tahun 2010. Pola penurunan jumlah peserta terjadi pada tahun 2008 dan kemudian meningkat hingga tahun 2010 dan kemudian menurun kembali pada tahun 2011.
5.3. Pertemuan Bisnis
Parameter yang digunakan dalam mengukur perkembangan bisnis halal
dalam pameran bisnis halal MIHAS tidak hanya dalam kegiatan pameran produk-
produk saja, namun juga mengenai mutu pertemuan-pertemuan bisnis yang
melibatkan jumlah negara peserta yang jauh lebih besar dari negara peserta
pameran. Gambar 30 berikut menunjukkan perkembangan secara kuantitas
pertemuan bisnis dari tahun 2007 hingga tahun 2011.
Gambar 30. Jumlah Pertemuan Bisnis Selama MIHAS
Pertemuan bisnis yang dilakukan dari tahun 2007 hingga 2010 menunjukkan tren yang meningkat. Dibandingkan dengan tahun 2007, pada tahun 2010 meningkat sebanyak 107 persen, sedangkan pada tahun 2011 jumlahnya sebanyak 5.268 pertemuan yang berada dibawah jumlah rata-rata pertemuan bisnis yang dilakukan selama pelaksanaan MIHAS yang mencapai 5.485 pertemuan setiap periodenya. Pada tahun 2011 penurunan terjadi sebesar 21 persen dari tahun 2010 yang mencapai 6.662 pertemuan bisnis menjadi 5.268 pertemuan bisnis.
MIHAS tidak hanya menunjukkan tingkat inovasi produk melalui pameran produk, namun juga membidik potensi bisnis halal global yang berkelanjutan dengan memfasilitasi pelaku bisnis untuk melakukan negosiasi dan transaksi.
Banyaknya pertemuan bisnis yang difasilitasi secara profesional menjadi tujuan utama dari pelaksnaan MIHAS, sekaligus menjadi daya tarik bagi pelaku global untuk terlibat didalamnya. Jika negara peserta pameran mencapai rata-rata 28 negara setiap tahunnya, maka negara peserta pertemuan bisnis mencapai rata-rata 47 negara yang berarti 65 persen lebih tinggi keikutsertaannya. Gambar 31 berikut menerangkan perbandingan jumlah keikutsertaan negara-negara Internasional dalam pameran dengan jumlah negara yang terlibat dalam pertemuan bisnis pada MIHAS pada tahun 2007 sampai dengan 2011.
2007 2008 2009 2010 2011
Pertemuan Bisnis 3215 5328 6951 6662 5268
3215
5328
6951 6662
5268
0 1000 2000 3000 4000 5000 6000 7000 8000
Jum la h P er te m ua n (k al i)
Gambar 31. Perbandingan Jumlah Negara Peserta Pameran dan Jumlah Negara Pada Pertemuan Bisnis dalam MIHAS
Dari Gambar 31 di atas menunjukkan bahwa minat negara-negara Internasional lebih besar pada pertemuan bisnis dibandingkan pada pameran produk. Hal tersebut menunjukkan bahwa minat global terhadap produk halal sangat tinggi, setidaknya dalam pelaksanaan MIHAS tercatat minimal rata-rata 47 negara terlibat dalam bisnis halal. Dalam pertemuan bisnis tersebut, tercatat juga jumlah buyers dan perusahaan yang terlibat. Gambar 32 berikut menjelaskan fluktuasi jumlah buyers dan perusahaan yang melakukan transaksi pada MIHAS periode tahun 2007 sampai dengan tahun 2011.
Gambar 32. Jumlah Buyers dan Perusahaan yang Terlibat Transaksi
2007 2008 2009 2010 2011
Pertemuan Bisnis 29 57 46 53 50
Peserta Pameran 26 25 31 32 28
29
57
46
53 50
26 25
31 32
28
0 10 20 30 40 50 60
Jumlah Asal Negara
275
545 596
510 540
224
442 429 409 388
0 100 200 300 400 500 600 700
2007 2008 2009 2010 2011
Jumlah
Tahun
Buyers Perusahaan