KEBIJAKAN DAN PROGRAM PENDIDIKAN MASYARAKAT DALAM MENANGGULANGI KEMISKINAN
Teks penuh
(2) STRUKTUR ORGA ISASI DIREKTORAT JE DERAL PE DIDIKA. O FORMAL DA I FORMAL BagRen. Ditjen. BagKeu. Catatan: Setiap Subdit, terdiri dari 2 Seksi: Seksi Program dan Seksi Evaluasi. Setditjen. BagKepTal BagUmum. Direktorat. Direktorat. Direktorat. Direktorat. PAUD. DIKMAS. DIKSETARA. BINSUSBAGA. Subdit Kel. Bermain. Subdit Dik. Aksara. Subdit Dikdas. Subdit Tingmutusus. Subdit Tip. Anak. Subdit Bangbudbaca. Subdit Dikmen. Subdit Banginfosus. Subdit Paud Sejenis. Subdit Dikpuan. Subdit Bangtek. Subdit Bangbaga. Subdit Kemitraan. Subdit Kemitraan. Subdit Kemitraan. Subdit Kemitraan.
(3) Refleksi Dikmas Tahun 2009 Anggaran Tahun 2009 Pagu Anggaran (000) - Pusat - Dekon. : Rp. 582.714.039 : Rp. 135.461.649 (23,25%) : Rp. 426.143.669 (73,13%). Realisasi (000) - Pusat - Dekon. : Rp. 549.688.655 (94,33%) : Rp. 127.964.078 (94,47%) : Rp. 401.350.501 (94,18%).
(4) Daya Serap Anggaran 2009 No.. Provinsi. Anggaran (000). Daya Serap (000). % Daya Serap. 1.. NA Darussalam. 7.609.940. 5.107.670. 67,12 %. 2.. Sumatera Utara. 17.533.595. 17.533.595. 100,00 %. 3.. Sumatera Barat. 3.495.735. 3.425.820,3. 98,00 %. 4.. Riau. 3.290.145. 3.202.789,7. 97,34 %. 5.. Jambi. 4.599.295. 4.231.351,4. 92,00 %. 6.. Sumatera Selatan. 6.506.270. 6.438.456. 98,96 %. 7.. Bangka Belitung. 2.151.815. 1.402.983,3. 65,20 %. 8.. Bengkulu. 3.588.085. 3.513.460. 97,92 %. 9.. Lampung. 13.931.145. 13.911.306,7. 99,86 %. 2.701.080. 2.601.140,0. 96,30%. 10.. DKI Jakarta. 11.. Banten. 14.024.980. 4.981.780. 35,52 %. 12.. Jawa Barat. 60.513.600. 59.993.915. 99,14 %. 13.. Jawa Tengah. 27.159.414. 27,049.784,6. 99,60 %. 14.. DI Yogyakarta. 17.151.420. 17.039.091. 99,35 %. 15.. Jawa Timur. 58.217.025. 57.797.862,4. 99,28 %. 16.. Bali. 11.733.160. 8.347.060. 71,14 %. 17.. Nusa Tenggara Barat. 29.905.295. 29.693.000. 99,30 %. 18.. Nusa Tenggara Timur. 28.643.275. 28.590.103. 99,81 %. !. !. !.
(5) No.. Provinsi. 19.. Kalimantan Barat. 20.. Kalimantan Tengah. 21. Kalimantan Selatan. Anggaran (000). Daya Serap (000). % Daya Serap. 20.153.570. 20.152.365. 99,99 %. 3.507.695. 2.466.100. 70,30 %. 5.354.370. 2.975.184,5. 55,57 %. 22.. Kalimantan Timur. 4.961.730. 4.128.159,3. 83,20 %. 23.. Sulawesi Utara. 1.781.590. 1.378.950,6. 77,40 %. 24.. Gorontali. 2.863.870. 2.738.150. 95,61 %. 25.. Sulawesi Tengah. 2.535.245.. 2.360.300. 93,10 %. 26.. Sulawesi Selatan. 31.790.700. 31.789.750. 99,99 %. 27.. Sulawesi Tenggara. 9.143.385. 8.945.585,2. 97,84 %. 28.. Maluku. 3.107.180. 3.107.180. 100,00 %. 29.. Maluku Utara. 3.669.305. 3.159.240. 86,10 %. 30.. Papua. 14.398.020. 13.735.711,1. 95,40 %. 31.. Papua Barat. 5.033.575. 4.741.627,7. 94,20 %. 32.. Kepulauan Riau. 2.341.515. 2.069.899,3. 88,40 %. 33.. Sulawesi Barat. 2.746.645. 2.738.130,4. 99,69 %. Jumlah Dekon. 426.143.669. 401.350.501,8. 94,18 %. Pusat. 135.461.649. 127.964.078. 94,47%. Jumlah. 582.714.039. 549.688.655. 94,33%. 34.. !. !.
(6) Program Dikmas 2009 perlu dievaluasi di masingmasing daerah, sebagai masukan perbaikan pada tahun berikutnya. Contoh: Pendidikan Keaksaraan Dipertahankan • Menggunakan mitra misalnya Babinsa/ Bintara Pembina Desa. • Pendekatan satu gandeng satu. • Belajar dengan media. • Konsentrasi lokasi seperti pesisir, kehutanan, pertanian, kumuh miskin. • Gerakan desa tuntas buta aksara. • Inovasi kreatif gerakangerakan percepatan PBA lainnya.. Diperbaiki • Koordinasi/ komunikasi antar Pemerintah Kab/Kota/Prov/Pusat; • Data yang lebih akurat dan terpercaya. • Eksekusi Bantuan cenderung bertumpu di akhir tahun. • Penyampaian laporan daya serap dana dekon belum lancar, selalu harus diminta. • Penyampaian laporan akhir penyelenggaraan bansos pusat masih selalu terlambat..
(7) Contoh lainnya DIPERTAHANKAN. DIPERBAIKI. Pendidikan Perempuan Rintisan Pencegahan TPPO melalui Sub Gugus Tugas di 10 kabupaten/kota.. Pemahaman stakeholders pendidikan mengenai PTPPO masih harus ditingkatkan.. Peningkatan budaya tulis perempuan melalui Tingkat pastisipasi perempuan dalam “Koran Ibu” bagi 2.200 perempuan (110 penulisan dan pemanfaatan koran ibu lembaga). belum maksimal. *Distribusi koran Ibu belum lancar. PUG Bidang Pendidikan •Pemerataan dan Perluasan Program PUG di 33 Provinsi, dengan kualitas program terbaik di Jawa Tengah.. Belum semua provinsi mempunyai dukungan APBD dan focal point gender yang memadai..
(8) KEBIJAKAN PENDIDIKAN MASYARAKAT Peningkatan. Pelatihan Investa Investasi si Masyarakat Masya Pembelajar rakat. Pendidikan. Kemampuan. Usaha. Personal. (Train & (Train toGain) Gain). Mandiri. Perluasan. Pendidikan. Keaksaraan. Pemberdayaan. Fungsional. Taman. Bacaan. Masyarakat. Perempuan. Pembel. Pemba Pembangunan ngunan Kapasitas Kapasitas Masyarakat Masya rakat. ajar Keadilan. Proses Proses. dan. Kesetaraan. Pendidikan Pendidikan. Sepanjang. Gender. Hayat Hayat. Insan Berkeaksaraan, Insan Berkeaksaraan, Berbudaya Baca, dan Berkeadilan Gender Berbudaya Baca, Dan Berkeadilan Gender.
(9) KEBIJAKAN KHUSUS PENDIDIKAN KEAKSARAAN (Reaching the Unreached) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.. Penggunaan bahasa Ibu sebagai bahasa pengantar pembelajaran, Pendidikan Keaksaraan di daerah transmigrasi, Pendidikan Keaksaraan di daerah hutan, Pendidikan Keaksaraan di daerah pesisir, Pendidikan Keaksaraan di daerah pulau-pulau kecil, Pendidikan Keaksaraan di daerah perbatasan, Pendidikan Keaksaraan di daerah terpencil (Komunitas Adat Terpencil), Pendidikan Keaksaraan bagi masyarakat perkotaan yang belum terlayani pendidikannya, dan Pendidikan Keaksaraan bagi santri pada pesantren tradisional..
(10) Layanan Dikmas 2010 Keaksaraan Dasar. Keaksaraan Usaha Mandiri. Keaksaraan Keluarga. Keaksaraan Komunitas Khusus. Keaksaraan Berbasis Cerita Rakyat. Keaksaraan Seni Budaya Lokal.
(11) Layanan 2010. (lanjutan) (lanjutan). Pencegahan Perdagangan Orang pada Daerah Pengirim. Peningkatan Budaya Tulis melalui Koran Ibu Ibu Penguatan Kapasitas Kelembagaan PKBM Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Pengarusutamaan Gender Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender.
(12) Layanan 2010. (lanjutan) (lanjutan). TBM Penguatan Keaksaraan. TBM Penguatan Minat Baca. TBM Komunitas Khusus TBM@Mall. Aksara Kewirausahaan Pendidikan Keaksaraan untuk Daerah Bencana.
(13) PROGRAM DIKMAS 2010 DEKONSENTRASI • KEAKSARAAN DASAR • KEAKSARAAN USAHA MANDIRI • KEAKSARAAN KOMUNITAS KHUSUS. SASARAN • 424.170 org • 75.000 org • 50.030 org. BIAYA (000) • 152.701.200 • 34.500.000 • 23.013.800. P2PNFI & BPPNFI • KEAKSARAAN DASAR • 13.700 org • INOVASI AKSARA AGAR BERDAYA • 30.000 org • KEKSARAAN KOMUNITAS • 2.000 org KHUSUS. • 4.932.000 • 13.800.000 •. 920.000.
(14) AKSARA AGAR BERDAYA TAHUN 2010. SASARAN. Buta Aksara 8,3 Juta. Keaksaraan fungsional. Target 437.870 org. Biaya 157, 63 M. Keaksaraan usaha mandiri. Target 85.000 org. Biaya 39, 10 M. Keaksaraan komunitas. Target 136.141 org. Biaya 87, 92 M. Pendidikan perempuan. Target 5.500 org. Biaya 13,77 M.
(15) PROGRAM DIKMAS (PUSAT) 2010 1. KEAKSARAAN • INOVASI AKSARA AGAR BERDAYA • KEAKSARAAN USAHA MANDIRI • KEAKS. KOMUNITAS KHUSUS • KEAKSARAAN KELUARGA • KEAKSARAAN UNTUK BENCANA. SASARAN. BIAYA (000). • 10.000 org. •. 4.600.000. • 10.000 org • 33.000 org • 7.111 org • 1 paket. • 4.600.000 • 19.896.000 • 1.919.970 • 500.000.
(16) LANJUTAN. 2. KELEMBAGAAN SASARAN • RINTISAN BALAI BELAJAR BERSAMA • BANTUAN PENINGKATAN MUTU KELEMBAGAAN PKBM • BANTUAN PENINGKATAN MUTU KELEMBAGAAN FORUM PKBM • PENDAMPINGAN PKBM • KEAKS. SENI BUDAYA LOKAL. BIAYA (000). • 51 lembaga • 10.200.000 • 133 lembaga •. 3.990.000. • 34 lembaga •. 1.020.000. • 33 lembaga • • 70 lembaga •. 990.000 3.500.000.
(17) LANJUTAN. 3. PEREMPUAN SASARAN • PKH PEREMPUAN • EKONOMI KREATIF BERBASIS POTENSI LOKAL • PENDIDIKAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN • PENCEGAHAN PERDAGANGAN ORANG • PENINGKATAN BUDAYA TULIS MELALUI KORAN IBU. BIAYA (000). • 4.500 orang • 1.000 orang. • 4.500.000 • 1.250.000. • 50 lembaga. • 1.250.000. • 40 lembaga. • 2.000.000. • 120 lembaga. • 3.000.000.
(18) LANJUTAN. 4. BUDAYA BACA SASARAN • TBM PENGUATAN KEAKSARAAN • TBM PENGUATAN MINAT BACA. BIAYA (000). • 450 lembaga • 6.750.000 •. 50 lembaga • 1.250.000. 5. PENGARUSUTAMAAN GENDER • PENGUATAN POKJA KAB/KOTA • 12 lembaga • 1.200.000 • PENGUATAN POKJA PROVINSI • 33 lembaga • 6.600.000 • PENDIDIKAN KELUARGA • 114 lembaga • 2.850.000 BERWAWASAN GENDER.
(19) PROGRAM PENDUKUNG 1. Lomba-lomba dan Penghargaan (Karya Tulis bagi Tutor Pendidikan Keaksaraan, Keberaksaraan Warga Belajar , Penghargaan Publikasi Keaksaraan bagi Wartawan dan Masyarakat Umum, Penghargaan Aksara/ National Literacy Prize, Anugerah Aksara. 2. Rangkaian Peringatan Hari Aksara Internasional ke-45. 3. Kegiatan-kegiatan Peningkatan Kapasitas (Mutu Pembelajaran, kelembagaan, Inovasi, Kualitas Program dan Substansi, Berbahasa Ibu). 4. Penghargaan TBM Kreatif..
(20) Program Pendukung (Lanjutan) 1. Temu koordinasi kelembagaan PKBM (1 keg) 2. Penguatan kapasitas kelembagaan PKBM (3 keg) 3. Penerapan NILEM PKBM (3 keg) 4. Penguatan Kapasitas Penyelenggaraan Program Pendidikan Masyarakat Terintegrasi dengan Pendidikan Perdamaian, Cinta Tanah Air, Kerukunan Umat Beragama dan Etnis (3 keg) 5. Rintisan sinergi program pendidikan nonformal kerjasama dengan lintas sektor pada 7 lokasi di kawasan tertinggal dan terpencil (7 keg).
(21) RINTISAN SINERGI PROGRAM PENDIDIKAN NONFORMAL KERJASAMA DENGAN LINTAS SEKTOR PADA 7 LOKASI DI KAWASAN TERTINGGAL DAN TERPENCIL (KTT) • Kegiatan ini telah dimulai pada tahun 2009 dengan melibatkan Direktorat lain di lingkungan Ditjen PNFI, dan lintas sektor di tingkat pusat, seperti: Kemendagri, Kemensos, Kemenhut, dan Kemen PDT, serta dinas-dinas terkait di tingkat provinsi dan kabupaten. • Pada Tahun 2009 kegiatan ini telah dilaksanakan di 7 lokasi program, yaitu: Kab.Sigi-Sulteng, Kab.Garut-Jabar, Kab. Sekadau Kalbar, Kab. Barru-Sulsel, Kab. Pamekasan-Jatim, Kab. Bengkulu Utara-Bengkulu, dan Kab. Lombok Tengah-NTB. • Tahun 2010, bersama dengan Kemensos dan Kemen PDT, telah disepakati 7 lokasi program, yaitu: Kab. Jayapura-Papua, Kab. Kep. Talaud-Sulut, Kab. Musi Rawas-Sumsel,Kab. Lombok Timur-NTB, Kab. Nunukan - Kaltim, Kab. Lebak-Banten, Kab. Sampang-Jatim..
(22) TBM@Mall, yaitu TBM yang diselenggarakan di Mall. Direncanakan merupakan kerjasama Kementerian Pendidikan Nasional dengan Asosiasi Pusat Pembelanjaan Indonesia. Sasaran program: pengunjung mall. Dasar pemikirannya adalah bahwa saat ini Mall bukan hanya tempat untuk belanja tetapi juga tempat untuk rekreasi dan pusat peradaban. Dalam waktu dekat, akan dirintis TBM@Mall..
(23) RAGAM KEAKSARAAN •. Keaksaraan Fungsional --- memperkuat fungsi aksara bagi seseorang untuk perbaikan kualitas hidupnya. •. Aksara Kewirausahaan --- kemampuan untuk memulai dan menjalankan suatu proses usaha dalam mengerjakan sesuatu yang berbeda dan menghasilkan tambahan penghasilan baru. •. Keaksaraan Kritis --- membangun kesadaran terhadap demokrasi, HAM, kesetaraan jender, lingkungan, dan transparansi serta good government. •. Keaksaraan Perdamaian --- membangun peradaban damai dan sejahtera melalui kemampuan pencegahan. •. Keaksaraan Bencana --- menumbuhkan kepahaman, kesiapan, dan kesigapan dalam menghadapi tanda-tanda sebelum, pada saat, dan setelah terjadi bencana, termasuk pemulihan trauma pasca bencana. Bencana termasuk banjir, tanah longsor, tsunami, gempa gunung api, dan kebakaran.. Aksara Agar Berdaya (AKRAB!) --- --- mewujudkan aksara sebagai gerakan pendidikan pemberdayaan.
(24) AKSARA KEWIRAUSAHA KEWIRAUSAHAAN AN •. •. 1.. Kewirausahaan merupakan suatu kemampuan untuk memulai dan menjalankan suatu proses/usaha dalam mengerjakan sesuatu yang baru atau berbeda.. 2.. Umumnya kewirausahaan dikembangkan di kalangan penduduk yang telah beraksara.. 3.. Direktorat Pendidikan Masyarakat pada tahun 2010 akan mengembangkan Keaksaraan Wirausaha untuk meningkatkan kemampuan kewirausahaan penduduk dewasa yang belum beraksara atau berkeaksaraan rendah melalui: - program Keaksaraan Usaha Mandiri (KUM) dan - Pendidikan Kecakapan Hidup Perempuan, bagi 100 lembaga penyelenggara program pendidikan masyarakat (PKBM)..
(25) Aksara Perdamaian - Aksara perdamaian meliputi wacana, wicara, wisesa, dan wibawa. -Wacana perdamaian meliputi pemahaman dan strategi untuk membangun perdamaian dengan mencegah kekerasan, rasisme, konflik dan kerusakan lingkungan. -Wicara atau tutur kata yang disampaikan memuat tanggung jawab dan keakraban sosial (social cohesion) dalam konteks kepentingan lokal, nasional dan global. -Wisesa merupakan kuasa yang melahirkan kebajikan dan kebijakan yang diperlukan untuk mewujudkan perdamaian. -Wibawa merupakan keteladanan yang melahirkan kebajikan..
(26) TERIMA KASIH.
(27)
Dokumen terkait
esiko luka karena terjatuh sendiri dapat terjadi karena tidak adanya kesadaran dari manusia itu sendiri, tetapi resiko tersebut dapat dicegah dengan cara enjual ketika
Hasil penelitian menunjukkan bahwa liquidity memiliki hubungan yang secara signifikan negatif terhadap leverage, sedangkan company’s size, the tangibility of asset, dan
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui agensia penyebab penyakit bakteri yang menginfeksi ikan lele (C. gariepinus) dan mengetahui sensitivitas isolat terhadap
Selain itu, diperoleh hasil melalui analisis data secara lebih rinci, dari setiap indikator (dimensi), hasilnya ternyata terdapat perbedaan dalam profil
Jadi respon atau pendapat dosen terhadap modul pembelajaran Engine Tuner EA-800A pada Mata Kuliah Praktek Motor Bensin di Jurusan Pendidikan Teknik Mesin
Penyediaan sistem data di tingkat masyarakat mengenai akses dan kualitas layanan dasar yang dapat dihimpun pada tingkat kecamatan dan ditautkan ke forum data di tingkat
Klasifikasi Manfaat dan Biaya TKI Kabupaten Malang secara umum dapat dijelaskan bahwa penyerapan tenaga kerja yang tinggi untuk migrasi ke luar negeri merupakan