• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK UNTUK MENCARI NILAI OPTIMAL DESAIN PENUKAR KALOR JENIS SHELL AND TUBE - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK UNTUK MENCARI NILAI OPTIMAL DESAIN PENUKAR KALOR JENIS SHELL AND TUBE - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

[1] International Energy Agency. 2005. "Energy Statistics Manual". Luxembourg: OECD/IEA.

[2] Reppich. M., dan Zagermann. S.1995. “A New Design Method For Segmentally Baffled Heat Exchangers”. Elseiver science ltd.

[3] Thamrin, I. 2009. “Analisa Performansi Alat Penukar Kalor Tipe Shell And Tube

Dengan Menggunakan Perangkat Lunak Visual Basic 6.0. Tugas Akhir. Teknik Mesin. Universitas Sriwijaya.

[4] Su Thet Mon Than, Khing Aung Lin, Mi Sandar Mon. 2008. “Heat Exchanger Design”. Engineering and Technology. World Academy Of Sciene.

[5] Kara, Y. A., dan Guraras, O. 2004 “A Computer Program For Designing of Shell and Tube Heat Exchangers”. Elsevier-Journal Of Applied Thermal Engineering.

[6] Chiu, Yu-Wei dan Jang, Jiin-Yuh. 2009. “3D Numerical and Experimental Analysis for Thermal-hydraulic Characteristics of Air Flow Inside A Circular Tube With Different Tube Inserts”. Elsevier-Journal Of Applied Thermal Engineering.

[7] Kamus Besar Bahasa Indonesia

[8] Holman, J. P. 1986. “Heat Transfer 6th”. New York: McGraw Hill.

[9] Incropera/DeWitt/Bergman/Lavine. “Fundamentals of Heat and Mass Transfer 6th”.

[10] Sachdeva, G. 2010. “Computation of Heat Transfer Augmentation in a Plate-Fin Heat Exchanger using Rectangular/Delta Wing”. Disertation Mehanical

Engineering. National Institute of Technology.India.

[11] Richardson's dan Coulson. 1999. “Chemical Engineering Volume 6 Third

Edition. Great Britain: Butterworth Heinemenn.

[12] Shah, R. K. dan Skulic, Dusan P. 2003. “Fundamentals of Heat Exchanger”. Canada: John Willey and Sons.

(2)

[14] Tubular Exchanger Manufacturers Association (TEMA) Edition7th. 1988. New York.

[15] Kern, D. Q. 1950. “Process Heat Transfer”. New York : Mc Graw Hill International.

[16] Heywood, J.B. 1988. “Internal Combustion Engine Fundamentals”. New York: Mc Graw Hill International.

[17] Reid, R. C., Prausnitz, J. M., dan Poling, B. E. 1987. “The Properties of Gases and Liquids”. New York : Mc Graw Hill International.

[18] Jim, M. K. 2010. “Programming in Visual Basic 2010”. United Kingdom : Cambridge University Press.

Referensi

Dokumen terkait

Pada heat exchanger yang telah lama digunakan, permukaan perpindahan kalor akan mengalami pelapisan oleh berbagai endapan yang terdapat pada sistim aliran atau permukaan

Program SHELL & TUBE Heat Exchanger Design (SHELL & TUBE Hex) dibuat oleh WeBBusterz Engineering Software untuk perhitungan penukar kalor tipe shell-tube. Software

Ada empat jenis EGR Cooler yang bisa dirancang oleh perangkat lunak ini terdiri dari Individually finned tubes, continuously finned tubes, finned flat tubes, dan plate fin

Akan tetapi untuk aliran yang tegak lurus terhadap berkas pipa atau melalui permukaan matrik, efek kerugian masuk dan keluar sudah diperhitungkan di dalam faktor

Faktor Colburn digunakan untuk mendapatkan nilai koefisien perpindahan panas sisi udara, sedangkan faktor gesekan berpengaruh terhadap nilai pressure drop udara.. Selain itu

Luas area yang digunakan dalam perhitungan perangkat lunak lain menggunakan luas area dari geometri alat penukar panas sehingga nilai laju perpindahan lebih besar

Tipe tabung dan pipa merupakan jenis penukar kalor yang paling banyak digunakan di industri khususnya industry perminyakan.Jenis ini terdiri dari suatu tabung dengan diameter

Dokumen ini membahas tentang desain dan rancang alat penukar kalor jenis shell dan