P U T U S A N. Nomor : 552/PID.SUS/2015/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

14 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

P U T U S A N

Nomor : 552/PID.SUS/2015/PT-MDN.

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Tinggi Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Terdakwa :

Nama lengkap : RAHMAD SAFI’I Alias PI’I Tempat lahir : Air Joman;

Umur/tanggal lahir : 21 Tahun / 31 Desember 1994; Jenis kelamin : Laki-laki;

Kebangsaan : Indonesia;

Tempat tinggal : Pasar II Dusun I Desa Air Joman Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan;

Agama : Islam;

Pekerjaan : Buruh; Pendidikan : SMP.

Terdakwa ditahan dalam tahanan Rumah Tahanan Negara oleh :

1. Penyidik sejak tanggal 2 April 2015 sampai dengan tanggal 21 April 2015;

2. Perpanjangan Penuntut Umum sejak tanggal 22 April 2015 sampai dengan tanggal 31 Mei 2015;

3. Penuntut Umum sejak tanggal 26 Mei 2015 sampai dengan tanggal 14 Juni 2015;

4. Majelis Hakim sejak tanggal 10 Juni 2015 sampai dengan tanggal 9 Juli 2015;

5. Perpanjangan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tanjungbalai sejak tanggal 10 Juli 2015 sampai dengan tanggal 7 September 2015;

6. Hakim Pengadilan Tinggi Medan, sejak tanggal 24 Agustus 2015 sampai dengan tanggal 22 September 2015;

7. Perpanjangan Penahanan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan, sejak tanggal 23 September 2015 sampai dengan tanggal 21 Nopember 2015;

(2)

Telah membaca Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan tanggal 16 September 2015, nomor : 552/PID.SUS/2015/PT.MDN, serta berkas perkara Pengadilan Negeri Tanjung Balai nomor : 277/Pid.Sus/2015/PN.Tjb, dan surat-surat yang bersangkutan dengan perkara tersebut;

Membaca surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Tanjung Balai, yang mendakwa Terdakwa dengan dakwaan sebagai berikut :

KESATU :

Bahwa ia Terdakwa RAHMAD SAFI’I Alias PI’I bersama-sama dengan temannya yakni Saksi RAMADHAN Alias ODON (berkas perkara terpisah) pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2015 sekira pukul 19.00 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan Maret 2015, bertempat Jalan Besar Sei Raja Lk. V Kelurahan Sei Raja Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk di dalam daerah Hukum Pengadilan Negeri Tanjungbalai yang masih berwenang memeriksa dan mengadilinya, Percobaan atau permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I berupa narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,21 (nol koma dua puluh satu) gram, perbuatan mana dilakukan oleh Terdakwa bersama temannya dengan cara sebagai berikut :

Bermula pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2015 sekira pukul 17.00 Wib, pada saat Terdakwa bersama dengan Saksi Ramadhan Als Odon baru selesai bekerja di Gudang Arang yang berada di Air Joman Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan lalu terdakwa berkata “ayo kita CK” lalu Saksi Ramadhan Als Odon menjawab “ya” lalu Terdakwa berkata “aku pulang dulu mandi di rumah” dan setelah itu Terdakwa pulang ke rumah, sedangkan Saksi Ramadhan Als Odon mandi di gudang arang tersebut. Kemudian setelah itu Saksi Ramadhan Als Odon menjemput Terdakwa dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam BK 5785 VBA ke rumahnya dan setelah itu Saksi Ramadhan Als Odon bersama Terdakwa pergi menuju PT. Timur Jaya Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai dan setelah sampai di lokasi tersebut tepatnya di depan sebuah kedai, selanjutnya Terdakwa turun dari atas sepeda motor dan meminta uang kepada Saksi Ramadhan Als Odon, lalu Saksi Ramadhan Als Odon menyerahkan uang sebesar Rp.50.000,00 (lima puluh ribu rupiah) kepada Terdakwa dan setelah itu Terdakwa masuk kedalam kedai tersebut, sedangkan Saksi Ramadhan Als

(3)

Odon menunggu di depan kedai, lalu Terdakwa berkata kepada seorang laki-laki yang tidak dikenal “pak, ada?” lalu laki-laki tersebut menjawab “berapa duit kau?” dan setelah itu Terdakwa menyerahkan uang sebesar Rp.100.000,00 (seratus ribu rupiah) kepada laki-laki tersebut dan setelah itu laki-laki tersebut menyerahkan 1 (satu) bungkus kecil plastik klip transparan berisi serbuk kristal narkotika jenis sabu kepada Terdakwa, lalu terdakwa menerima narkotika jenis sabu tersebut dan setelah itu laki-laki tersebut berkata “matikan rokokmu” lalu Terdakwa mematikan api rokok yang sedang dihisap dan setelah itu laki-laki tersebut berkata “keluarkan

filter rokokmu” lalu Terdakwa mengeluarkan filter rokok tersebut dan setelah itu

Terdakwa menggulung narkotika jenis sabu tersebut, lalu dimasukkan kedalam tempat filter rokok tersebut dan setelah itu Terdakwa meletakkan rokok yang berisikan narkotika jenis sabu diantara jari telunjuk dan jari tengah tangan sebelah kirinya. Kemudian setelah itu Terdakwa bersama Saksi Ramadhan Als Odon pulang ke Air Joman dengan mengendarai sepeda motor yang dikemudikan oleh Terdakwa, sedangkan Saksi Ramadhan Als Odon duduk di belakang. Kemudian sekira pukul 19.00 WIB, pada saat Terdakwa bersama Saksi Ramadhan Als Odon melintas di Jalan Besar Sei Raja Lk. V Kelurahan Sei Raja Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai, tiba-tiba Petugas Kepolisian datang melakukan penangkapan terhadap Terdakwa bersama Saksi Ramadhan Als Odon setelah mendapat informasi dari masyarakat, lalu Terdakwa menjatuhkan rokok yang berisikan narkotika jenis sabu dibawah sepeda motor yang dikendarai, namun perbuatan tersebut diketahui oleh Petugas Kepolisian, lalu Petugas Kepolisian bertanya “ini apa?” sambil memperlihatkan isi filter puntung rokok tersebut, lalu Terdakwa menjawab “sabu pak” lalu Petugas Kepolisian bertanya “punya siapa” lalu Terdakwa menjawab “punya kami pak”. Selanjutnya Petugas Kepolisian membawa Terdakwa dan Saksi Ramadhan Als Odon serta menyita barang bukti berupa 1 (satu) buah puntung rokok Sampoerna mild tanpa busa filter, 1 (satu) bungkus kecil plastik klip transparan berisi serbuk kristal narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,21 (nol koma dua puluh satu) gram dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam BK 5785 VBA dengan nomor mesin : JFM2E-1653638 dan nomor rangka MH1JFM210EK673750 ke Kantor Polres Tanjungbalai untuk dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

Bahwa berdasarkan Berita Acara Analisis Laboratorium Barang Bukti Narkotika No. LAB : 2844/NNF/2015 tanggal 02 April tahun dua ribu limabelas yang ditanda tangani oleh Zulni Erma dan Supiyani, S.Si telah melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti : 1 (satu) bungkus plastik klip berisi kristal

(4)

berwarna putih dengan berat bruto 0,21 (nol koma duapuluh satu) gram diduga mengandung Narkotika milik An. Tersangka RAMADHAN alias ODON dan RAHMAD SAFI’I Alias PI’I, mengambil kesimpulan bahwa barang bukti yang dianalisis milik Tersangka An. RAMADHAN Alias ODON dan RAHMAD SAFI’I Alias PI’I adalah Positif Mengandung Metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I (satu) Nomor urut 61 Undang-undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Bahwa Terdakwa dalam menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I yang dilakukan oleh terdakwa dengan tidak memiliki ijin dari pihak yang berwenang dan Terdakwa bukanlah perusahaan pedagang farmasi milik Negara ataupun dipergunakan untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

ATAU :

KEDUA :

Bahwa ia Terdakwa RAHMAD SAFI’I Alias PI’I bersama-sama dengan temannya yakni Saksi RAMADHAN Alias ODON (berkas perkara terpisah) pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2015 sekira pukul 19.00 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan Maret 2015, bertempat Jalan Besar Sei Raja Lk. V Kelurahan Sei Raja Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai atau setidak-tidaknya pada suatu tempat lain yang masih termasuk di dalam daerah Hukum Pengadilan Negeri Tanjungbalai yang masih berwenang memeriksa dan mengadilinya, percobaan atau permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman berupa narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,21 (nol koma dua puluh satu) gram, perbuatan mana dilakukan oleh Terdakwa bersama temannya dengan cara sebagai berikut :

Bermula pada hari Jumat tanggal 27 Maret 2015 sekira pukul 17.00 Wib, pada saat Terdakwa bersama dengan Saksi Ramadhan Als Odon baru selesai

(5)

bekerja di Gudang Arang yang berada di Air Joman Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan lalu terdakwa berkata “ayo kita CK” lalu Saksi Ramadhan Als Odon menjawab “ya” lalu Terdakwa berkata “aku pulang dulu mandi di rumah” dan setelah itu Terdakwa pulang ke rumah, sedangkan Saksi Ramadhan Als Odon mandi di gudang arang tersebut. Kemudian setelah itu Saksi Ramadhan Als Odon menjemput Terdakwa dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam BK 5785 VBA ke rumahnya dan setelah itu Saksi Ramadhan Als Odon bersama Terdakwa pergi menuju PT. Timur Jaya Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai dan setelah sampai di lokasi tersebut tepatnya di depan sebuah kedai, selanjutnya Terdakwa turun dari atas sepeda motor dan meminta uang kepada Saksi Ramadhan Als Odon, lalu Saksi Ramadhan Als Odon menyerahkan uang sebesar Rp.50.000,00 (lima puluh ribu rupiah) kepada Terdakwa dan setelah itu Terdakwa masuk kedalam kedai tersebut, sedangkan Saksi Ramadhan Als Odon menunggu di depan kedai, lalu Terdakwa berkata kepada seorang laki-laki yang tidak dikenal “pak, ada?” lalu laki-laki tersebut menjawab “berapa duit kau?” dan setelah itu Terdakwa menyerahkan uang sebesar Rp.100.000,00 (seratus ribu rupiah) kepada laki-laki tersebut dan setelah itu laki-laki tersebut menyerahkan 1 (satu) bungkus kecil plastik klip transparan berisi serbuk kristal narkotika jenis sabu kepada Terdakwa, lalu terdakwa menerima narkotika jenis sabu tersebut dan setelah itu laki-laki tersebut berkata “matikan rokokmu” lalu Terdakwa mematikan api rokok yang sedang dihisap dan setelah itu laki-laki tersebut berkata “keluarkan

filter rokokmu” lalu Terdakwa mengeluarkan filter rokok tersebut dan setelah itu

Terdakwa menggulung narkotika jenis sabu tersebut, lalu dimasukkan kedalam tempat filter rokok tersebut dan setelah itu Terdakwa meletakkan rokok yang berisikan narkotika jenis sabu diantara jari telunjuk dan jari tengah tangan sebelah kirinya. Kemudian setelah itu Terdakwa bersama Saksi Ramadhan Als Odon pulang ke Air Joman dengan mengendarai sepeda motor yang dikemudikan oleh Terdakwa, sedangkan Saksi Ramadhan Als Odon duduk di belakang. Kemudian sekira pukul 19.00 WIB, pada saat Terdakwa bersama Saksi Ramadhan Als Odon melintas di Jalan Besar Sei Raja Lk. V Kelurahan Sei Raja Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai, tiba-tiba Petugas Kepolisian datang melakukan penangkapan terhadap Terdakwa bersama Saksi Ramadhan Als Odon setelah mendapat informasi dari masyarakat, lalu Terdakwa menjatuhkan rokok yang berisikan narkotika jenis sabu dibawah sepeda motor yang dikendarai, namun perbuatan tersebut diketahui oleh Petugas Kepolisian, lalu Petugas Kepolisian bertanya “ini apa?” sambil memperlihatkan isi filter puntung rokok tersebut, lalu Terdakwa menjawab “sabu pak” lalu Petugas Kepolisian bertanya “punya siapa”

(6)

lalu Terdakwa menjawab “punya kami pak”. Selanjutnya Petugas Kepolisian membawa Terdakwa dan Saksi Ramadhan Als Odon serta menyita barang bukti berupa 1 (satu) buah puntung rokok Sampoerna mild tanpa busa filter, 1 (satu) bungkus kecil plastik klip transparan berisi serbuk kristal narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,21 (nol koma dua puluh satu) gram dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam BK 5785 VBA dengan nomor mesin : JFM2E-1653638 dan nomor rangka MH1JFM210EK673750 ke Kantor Polres Tanjungbalai untuk dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

Bahwa berdasarkan Berita Acara Analisis Laboratorium Barang Bukti Narkotika No. LAB : 2844/NNF/2015 tanggal 02 April tahun dua ribu limabelas yang ditanda tangani oleh Zulni Erma dan Supiyani, S.Si telah melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti : 1 (satu) bungkus plastik klip berisi kristal berwarna putih dengan berat bruto 0,21 (nol koma duapuluh satu) gram diduga mengandung Narkotika milik An. Tersangka RAMADHAN alias ODON dan RAHMAD SAFI’I Alias PI’I, mengambil kesimpulan bahwa barang bukti yang dianalisis milik Tersangka An. RAMADHAN Alias ODON dan RAHMAD SAFI’I Alias PI’I adalah Positif Mengandung Metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I (satu) nomor urut 61 Undang-undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Bahwa Terdakwa dalam memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman yang dilakukan oleh Terdakwa dengan tidak memiliki ijin dari pihak yang berwenang dan Terdakwa bukanlah perusahaan pedagang farmasi milik Negara ataupun dipergunakan untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Membaca surat tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Tanjung Balai, bahwa Terdakwa telah dituntut sebagai berikut :

1. Menyatakan Terdakwa RAHMAD SAFI’I Alias PI’I, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana “Pemufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan

(7)

pidana dalam Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sesuai dengan Surat Dakwaan Kedua;

2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa RAHMAD SAFI’I Alias PI’I dengan pidana penjara selama 5 (lima) Tahun dan denda Rp.800.000.000,- (delapan ratus juta rupiah) subsider 6 (enam) bulan Penjara, dikurangi selama Terdakwa berada dalam tahanan, dengan perintah agar Terdakwa tetap ditahan;

3. Menyatakan barang bukti berupa:

- 1 (satu) buah puntung rokok Sampoerna Mild tanpa busa filter;

- 1 (satu) bungkus kecil plastik klip transparan berisi serbuk Kristal narkotika jenis shabu dengan berat kotor 0,21 (nol koma dua puluh satu) gram;

Dirampas untuk dimusnahkan.

- 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam BK 5785 VBA dengan nomor mesin : JFM2E-1653638 dan Nomor rangka MH1JFM210EK673750;

Dirampas untuk Negara;

4. Menetapkan agar Terdakwa, membayar biaya perkara sebesar Rp.2.000,00 (dua ribu rupiah);

Membaca putusan Pengadilan Negeri Tanjung Balai nomor : 277/Pid.Sus/2015/PN.Tjb, tanggal 18 Agustus 2015, yang amarnya berbunyi sebagai berikut :

1. Menyatakan Terdakwa RAHMAD SAFI’I Alias PI’I tersebut diatas tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dalam Dakwaan Alternatif Kesatu maupun dalam Dakwaan Aternatif Kedua;

2. Membebaskan Terdakwa oleh karena itu dari Dakwaan Alternatif Kesatu maupun Dakwaan Aternatif Kedua tersebut;

3. Menyatakan terdakwa RAHMAD SAFI’I Alias PI’I tersebut diatas telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Penyalahguna Narkotika

Golongan I bagi diri sendiri”;

4. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 (satu) Tahun;

5. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;

6. Menetapkan Terdakwa tetap ditahan; 7. Menetapkan barang bukti berupa:

(8)

- 1 (satu) buah puntung rokok Sampoerna Mild tanpa busa filter;

- 1 (satu) bungkus kecil plastik klip transparan berisi serbuk Kristal narkotika jenis shabu dengan berat kotor 0,21 (nol koma dua puluh satu) gram;

Dirampas untuk dimusnahkan.

- 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam BK 5785 VBA dengan nomor mesin : JFM2E-1653638 dan Nomor rangka MH1JFM210EK673750;

Dirampas untuk Negara;

8. Membebankan kepada Terdakwa membayar biaya perkara sejumlah Rp.2000,- (dua ribu rupiah).

Telah membaca :

1. Akte Permintaan Banding yang dibuat oleh Wakil Panitera Pengadilan Negeri Tanjung Balai, bahwa pada tanggal 24 Agustus 2015, Jaksa Penuntut Umum telah mengajukan permintaan banding terhadap Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Balai nomor : 277/Pid.Sus/2015/PN.Tjb, tanggal 18 Agustus 2015;

2. Relaas pemberitahuan permintaan banding yang dibuat oleh Jurusita Pengganti Pengadilan Negeri Tanjung Balai bahwa permintaan banding tersebut telah diberitahukan kepada Terdakwa pada tanggal 31 Agustus 2015;

3. Memori banding yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum tertanggal 26 Agustus 2015, yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Tanjung Balai pada tanggal 27 Agustus 2015, dan memori banding tersebut telah dengan sempurna diberitahukan dan diserahkan kepada Terdakwa pada tanggal 31 Agustus 2015;

4. Surat mempelajari berkas perkara Pengadilan Negeri Tanjung Balai tanggal 31 Agustus 2015 yang disampaikan masing-masing kepada Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa untuk mempelajari berkas perkara tersebut, selama 7 (tujuh) hari terhitung sejak tanggal pemberitahuan tersebut, sebelum berkas dikirim ke Pengadilan Tinggi;

Menimbang, bahwa karena permintaan pemeriksaan dalam tingkat banding diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum dalam tenggang waktu maupun menurut tata

(9)

cara dan syarat-syarat yang telah ditentukan oleh Undang-undang, maka pengajuan permintaan banding tersebut secara formil dapat diterima;

Menimbang bahwa Jaksa Penuntut Umum mengajukan permintaan banding dengan alasan yang termuat dalam surat memori bandingnya pada pokoknya keberatan/ tidak sependapat dengan pertimbangan hukum Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Balai nomor : 277/Pid.Sus/2015/PN.Tjb, tanggal 18 Agustus 2015, karena penghukuman tersebut tidak memberikan efek jera kepada terdakwa, dan tidak mempertimbangkan korelasi hubungan putusan Pengadilan Negeri Tanjungbalai Nomor:4/Pid.Sus/Anak/2015/PN-Tjb tanggal 4 Mei 2015 dalam perkara atas nama terdakwa RAMADHAN ALS ODON yang telah dijatuhi hukuman 1 (satu ) tahun;

Menimbang, bahwa Terdakwa tidak ada mengajukan kontra memori banding yang dapat diartikan bahwa terdakwa sudah merasa penjatuhan hukuman telah memenuhi rasa keadilan;

Menimbang, bahwa Majelis Hakim tingkat banding setelah memeriksa dan mempelajari secara seksama berkas perkara, serta turunan resmi Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Balai nomor : 277/Pid.Sus/2015/PN.Tjb, tanggal 18 Agustus 2015 serta memori banding dari Jaksa Penuntut Umum, Majelis Hakim Tingkat Banding menyatakan tidak sependapat dengan pertimbangan hukum Hakim Tingkat Pertama yang telah mempertimbangkan Dakwaan Kedua dan menyatakan tidak terbukti melanggar Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika jo.Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, oleh karena unsur ketiga dengan permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman jenis shabu-shabu”.dari Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika jo.Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika tidak terbukti, dan yang terbukti adalah tentang membeli dan kemudian memiliki Narkotika jenis shabu tersebut adalah untuk digunakan sendiri oleh mereka, dengan menerapkan Pasal :127 ayat(1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, satu Pasal yang tidak didakwakan Jaksa Penuntut Umum dalam perkara terdakwa tersebut;

(10)

Menimbang bahwa Majelis Hakim Tingkat banding, pada hematnya berpendapat, bahwa unsur ketiga dari Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika jo.Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika telah terbukti dengan baik oleh karenanya kwalifikasi dari putusan ini harus diperbaiki serta lamanya penjatuhan pidana terhadap terdakwa harus diperbaiki, dengan pertimbangan sebagai berikut :

Menimbang bahwa Terdakwa RAHMAD SAFI’I Alias Pi’i diajukan kemuka persidangan oleh Jaksa Penuntut Umum dan telah didakwa dengan surat dakwaan Kesatu melanggar Pasal 114 ayat (1)Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo.Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Atau Kedua melanggar Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo.Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika;

Menimbang bahwa berdasarkan Pasal 140 ayat (1) KUHAP berbunyi “ dalam hal penuntut umum berpendat bahwa dari hasil penyidikan dapat dilakukan penuntutan,dia dalam waktu secepatnya membuat surat dakwaan”, selanjutnya Pasal 143 ayat (1) dan (2)KUHAP berbunyi “ Penuntut umum melimpahkan perkara ke pengadilan negeri dengan permintaan agar segera mengadili perkara tersebut dengan surat dakwaan, penuntut umum membuat surat dakwaan yang diberi tanggal dan ditanda tangani serta berisi: a. nama lengkap, tempat lahir, umur atau tanggal lahir, jenis kelamin, kebangsaan, tempat tinggal, agama dan pekerjaan tersangka ; b. uraian secara cermat, jelas dan lengkap mengenai tindak pidana yang didakwakan dengan menyebutkan waktu dan tempat tindak pidana itu dilakukan “;

Menimbang, bahwa majelis hakim tingkat pertama telah mempertimbangkan unsur – unsur dari Dakwaan Pertama melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang- undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo.Pasal 132 ayar (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika Kedua melanggar Pasal 112 ayat(1) Undang-undang Nomor;35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo.Pasal 132 ayar (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan telah “ berkesimpulan bahwa perbuatan terdakwa tidak terbukti melanggar Pasal yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum dalam keduaa dakwaan tersebut dengan menerapkan pasal 127 ayat (1) Undang-undang Nomor;35 tahun 2009 tentang

(11)

Narkotika Jo.Pasal 132 ayar (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika ”;

Menimbang, bahwa berdasarkan Pasal 193 ayat (1) KUHAP berbunyi “Jika Pengadilan berpendapat bahwa terdakwa telah bersalah melakukan tindak pidana yang didakwakan kepadanya, maka pengadilan menjatuhkan pidana”.

Menimbang, bahwa dari bunyi Pasal 193 ayat (1) KUHAP tersebut diatas surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum adalah merupakan dasar bagi Pengadilan memeriksa dan memberikan putusan apakah terdakwa dapat dipidana atau tidak ;

Menimbang bahwa, dari uraian dan pertimbangan tersebut diatas Majelis Hakim tingkat banding berkesimpulan bahwa Hakim tingkat pertama telah salah menerapkan hukum acara pidana dalam pemeriksaan perkara terdakwa tersebut, lagi pula menurut hemat Majelis Hakim tingkat banding seharusnya Majelis Hakim tingkat pertama harus menjatuhkan pidana terhadap terdakwa,karena perbuatan terdakwa telah dinyatakan terbukti melakukan “Permufakatan jahat “ bersama dengan Saksi RAMADHAN alias ODON (Perkara ANAK dalam berkas perkara terpisah) telah bersekongkol untuk melakukan kejahatan Narkotika sebagaimana didakwakan dalam Dakwaan Kedua;

Menimbang bahwa berdasarkan uraian dan pertimbangan tersebut diatas Majelis Hakim Tingkat banding sependapat dengan memori banding yang diajukan Jaksa Penuntut Umum tersebut ;

Menimbang ,bahwa sebelum Majelis Hakim tingkat banding menjatuhkan pidana perlu dipertimbangkan hal-hal yang memberarkan dan meringankan pidana bagi terdakwa :

Hal-Hal yang memberatkan :

- Perbuatan terdakwa tidak mendukung program Pemerintah Republik Indonesia yang menyatakan perang terhadap Narkotika;

- Sebagai warga yang baik seharusnya terdakwa tanggap karena pemerintah telah menyatakan Indonesia dalam kedaaan Darurat Narkotika ,Terdakwa wajib mendukung Pemerintah bersama-sama memberantas Narkotika bukan sebaliknya;

(12)

- Terdakawa mengakui terus terang perbuatannya;

- Terdakwa belum pernah dihukum ;

Menimbang,bahwa berdasarkan pertimbangan hal-hal yang memberatkan dan meringankan tersebut diatas Majelis Hakim tingkat banding merasa cukup adil menjatuhkan lamanya pidana terhadap terdakwa sebagaimana disebutkan dalam amar putusan ini;

Menimbang, bahwa berdasarkan uraian dan pertimbangan-pertimbangan tersebut diatas, Majelis Hakim tingkat banding berkesimpulan bahwa Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Balai nomor : 277/Pid.Sus/2015/PN.Tjb, tanggal 18 Agustus 2015 tidak dapat dipertahankan dan harus diperbaiki sekedar mengenai penerapan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan lamanya penjatuhan pidana terhadap terdakwa yang amar selengkapnya sebagaimana disebutkan dalam putusan ini;

Mengingat Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tahun 2009 tentang Narkotika dan ketentuan-ketentuan lain yang berkaitan dengan perkara ini ;

M E N G A D I L I :

- Menerima permintaan banding dari Jaksa Penuntut Umum ;

- Memperbaiki Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Balai nomor : 277/Pid.Sus/2015/PN.Tjb, tanggal 18 Agustus 2015 yang dimintakan banding tersebut, sekedar mengenai Penerapan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan lamanya penjatuhan pidana terhadap terdakwa yang amar selengkapnya sebagai berikut:

1. Menyatakan terdakwa RAHMAD SAFI”I Alias Pi”I tersebut diatas,terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana :” dengan permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman jenis shabu-shabu”.

(13)

2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 (empat) tahun dan pidana denda sebesar Rp.800.000.000.(delapan ratus juta rupiah )dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama: 6 (enam) bulan;

3. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dujatuhkan ;

4. Menetapkan agar terdakwa tetap ditahan;

5. Menetapkan barang bukti berupa:

- 1 (satu) buah puntung rokok Sampoerna Mild tanpa busa filter;

- 1 (satu) bungkus kecil plastik klip transparan berisi serbuk Kristal narkotika jenis shabu dengan berat kotor 0,21 (nol koma dua puluh satu) gram;

Dirampas untuk dimusnahkan.

- 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam BK 5785 VBA dengan nomor mesin : JFM2E-1653638 dan Nomor rangka MH1JFM210EK673750;

Dirampas untuk Negara;

6. Membebankan kepada terdakwa untuk membayar biaya perdaka dalam kedua tingkat peradilan dan dalam tingkat banding sebesar Rp.2500.-(dua ribu lima ratus rupiah ;

Demikian diputus dalam musyawarah Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Medan pada hari Senin tanggal 19 Oktober 2015 oleh kami : SABAR TARIGAN SIBERO, SH.MH. Hakim Pengadilan Tinggi Medan sebagai Hakim Ketua Majelis, SAMA RAJA MARPAUNG, SH. dan ROBERT SIMORANGKIR, SH.MH. masing-masing sebagai Hakim Anggota, yang ditunjuk untuk memeriksa dan mengadili perkara tersebut ditingkat banding, berdasarkan Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan tanggal 16 September 2015, nomor : 552/PID.SUS/2015/PT.MDN, putusan mana diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Senin tanggal 26 Oktober 2015, oleh Ketua Majelis dengan didampingi Hakim-Hakim Anggota tersebut serta Hj. SYARIFAH MASTHURA,

(14)

SH.MH. Panitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi Medan, tanpa dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa.

Hakim Anggota, Hakim Ketua,

ttd ttd

1. SAMA RAJA MARPAUNG, SH. SABAR TARIGAN SIBERO, SH.MH.

ttd

2. ROBERT SIMORANGKIR, SH.MH.

Panitera Pengganti,

ttd

Hj. SYARIFAH MASTHURA, SH.MH.

Untuk salinan sesuai dengan aslinya. PANITERA,

Hj. MERI ULFA, SH.MH. NIP. 195703011985032002.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :