PANCASILA adalah JATI DIRI BANGSA Bisa Diterima Semua Umat Ber Agama yang ber Akal Sehat

Teks penuh

(1)

Dengan Tuhan Pasti Bisa

1 Kembalikan Jatidiri Bangsa

PANCASILA dan UUD 1945 Kembalikan Kedaulatan Rakyat

RAHMATAN LIL ‘ALAMIN

KOMISI

PENJERNIHAN DAN PEMURNIAN PANCASILA

(KPPP)

PANCASILA

adalah

JATI DIRI BANGSA

Bisa Diterima Semua Umat Ber Agama yang ber Akal Sehat

NEGARA YANG KUAT

DIBANGUN DIATAS PONDASI YANG KOKOH

BERDASARKAN TUHAN YANG MAHA ESA

RAKYAT BUTUH PEMIMPIN YANG WARAS YANG TAAT KEPADA PANCASILA DAN UUD 1945 YANG BERTAQWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA YANG TA’AT PADA SAPTA MARGA TNI DAN SUMPAH PRAJURIT

www.pancasilakppp.org; email : uyung@pancasilakppp.org

(2)

Dengan Tuhan Pasti Bisa

2

BHINEKA TUNGGAL IKA

AKU ADALAH INDONESIA

Satu nusa – satu bangsa – satu bahasa – satu rasa –

satu ideologi, Ideologi Pancasila - satu Tuhan

(Tuhan Yang Maha Esa)

SELAMA TIDAK MEMAKAI PANCASILA SELAMA ITU PULA PEMIMPIN TIDAK JUJUR DAN SELAMA ITU PULA RAKYAT TIDAK MENDAPAT KEADILAN DAN KEMAKMURAN

Kegagalan Pemerintah adalah karena Kegagalan Sistem

Perubahan UUD 1945 menjadi Undang2 Th 1999/2002 Makar terhadap Negara

lebih kejam daripada Teroris

Undang-Undang Hasil Amandemen Tahun 1999/2002 adalah Undang2 Haram Karena sudah merusak tatanan hidup berbangsa dan bernegara

dan sudah menzolimi Rakyat dan TNI

Malaikat Sekalipun tidak akan mampu memimpin NKRI & Memakmurkan Rakyat selama memakai Undang2 Hasil Amandemen (Undang2 Haram)

Presiden Tidak memakai GBHN Ibarat Nahkoda Kapal tanpa Kompas

KEPUNG ISTANA DPR/MPR

KEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA, PANCASILA & UUD 1945

TNI dilarang berpolitik Praktis, tetapi TNI wajib ber Politik

untuk Kepentingan Bangsa dan Negara, TNI Sebagai Tulang Punggung Negara wajib memerangi penjajahan dalam bentuk apapun

(3)

Dengan Tuhan Pasti Bisa

3

Sekapur Sirih

Rahmatan lil’Alamin

Rahmat bagi semesta

PEMIMPIN HARUS TA’AT KEPADA PANCASILA

DAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945

BERTAQWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA

(4)

Dengan Tuhan Pasti Bisa

1

KOMISI PENJERNIHAN DAN PEMURNIAN PANCASILA (KPPP)

Sekretariat : Kawasan Wisata Gunung Salak Indah Samping Parkir Curug Cigamea Kab Bogor – Bogor Barat. 0857 100 500 30

Sekapur Sirih Sdra/Sdri Sebangsa dan Setanah Air

Dengan berkat Guru Syafaat Nabi Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Insya Allah akan terjadi perubahan kearah yang lebih baik, kembalikan Pancasila dan UUD 1945 yang asli, tegakkan kebenaran walau langit akan runtuh.

Masalah bangsa adalah masalah kita semua, bisa diselesaikan dengan Pancasila, karena Pancasila adalah ajaran yang universal yang dapat diterima oleh semua umat beragama yang berakal sehat apapun agamanya, melindungi semua mahluk, semua umat apapun agamanya, yang bisa membangkitkan rasa nasionalisme, kebersamaan, kedamaian, kesatuan, satu nusa, satu bangsa, satu bahasa, satu ideologi, ideologi Pancasila, satu Tuhan, Tuhan Yang Maha Esa, dengan siapa Tuhan disebut diadalah Yang Maha Esa, mau disebut atau dipanggil Allah Bapa Kami di Surga, Allah Bapa Kami, Gusti Allah, Allah SWT, Dia adalah yang Maha Esa, hanya panggilan atau sebutan yang berbeda-beda Dia adalah Yang Esa.

Pancasila adalah Kunci menyelesaikan Masalah Bangsa Indonesia

Pancasila adalah obat dari segala penyakit hidup berbangsa dan bernegara, bisa menyelesaikan masalah apapun masalahnya, kalau pemimpin mengerti dan paham Pancasila sebagai jatidiri bangsa/roh bangsa Indonesia, apapun masalahnya Tuhan sendiri yang menyelesaikan yang terlahir tentang yang berbentuk manusia (Pemimpin) jika mengerti dan paham.

Pancasila Sakti

Pancasila adalah jati diri atau kesaktian Bangsa Indonesia, dan Kesaktian Pemimpin, barangsiapa menghilangkan Pancasila atau mengabaikannya dia adalah sedang menghilangkan jati diri bangsa/roh bangsa, atau kesaktian pemimpin (terjadilah krisis kepemimpinan) Pemimpin ibarat layang-layang putus tidak tahu arah, karena krisis kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa tidak berkeadilan, tidak ada persatuan, tidak ada musyawarah, apalagi keadilan sosial.

Pancasila ibarat gunung es yang siap mencair, apabila mencair bangsa Indonesia akan kehilangan pedoman, akan kehilangan arah, rakyat dan pemerintah tidak lagi bisa jadi tuan rumah di negerinya sendiri.

(5)

Dengan Tuhan Pasti Bisa

2 Demokrasi Neo Liberalisme menghilangkan Pancasila

Demokrasi yang hanya menguntungkan semua pucuk pimpinan, calo politik, pengusaha, penjajah, dan aparat penegak hukum dan sebagian ulama, sudah menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal. Hampir semua calon pegawai negeri dan calon penegak hukum sudah dipaksa kolusi, bukankah kolusi itu haram seperti suap menyuap penempatan jabatan, naik pangkat, setoran dari bawahan ke atasan sehingga atasan tidak bisa bertindak kepada bawahan walau bawahannya salah, karena terima setoran. Dan yang lebih parah lagi biaya politik sangat mahal di Indonesia.

Pancasila

1. Ketuhanan Yang Maha Esa

2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab 3. Persatuan Indonesia

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan.

5. Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat indonesia. SAPTA MARGA TNI

1. Kami warga negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersendikan Pancasila. 2. Kami Patriot Indonesia, Pendukung serta Pembela Indeologi Negara,

yang bertanggung jawab tidak mengenal menyerah.

3. Kami kesatria Indonesia, yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, membela kebenaran, kejujuran, serta keadilan.

1. SILA PERTAMA KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pancasila adalah jati diri bangsa sebagai ideologi negara, untuk pedoman hidup berbangsa dan bernegara bisa membangkitkan nasionalisme untuk mempersatukan bangsa Indonesia berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa.

2. SILA KEDUA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB

Pancasila adalah ajaran yang universal bisa diterima semua umat beragama, dan melindungi semua makhluk apapun makhluknya, siapapun orangnya, apapun agamanya darimanapun asal keturunannya, apapun suku bangsanya, dimanapun dia berada (alam semesta) berlaku adil terhadap semua mahluk termasuk manusia.

(6)

Dengan Tuhan Pasti Bisa

3

3. SILA KETIGA PERSATUAN INDONESIA

Pancasila murni adalah, murni semuanya berasal dari Tuhan karena dari-Nya, oleh-Nya, kepada-Nya, untuk-Nya, jujur, pintar, berwibawa, tegas, berprinsip, tepat dalam mengambil keputusan dalam segala hal berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa, demi kedamaian dan kesatuan dari Sabang sampai dengan Meraukae (Bhineka Tunggal Ika)

4. SILA KEEMPAT KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAH KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN

Kepemimpinan yang terpimpin, adalah pemimpin yang mengerti Pancasila berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa. Rakyat dipimpin oleh Ketua RT-Ketua RT di pimpin oleh Ketua RW, Ketua RW dipimpin oleh Lurah, Lurah dipimpin oleh Camat-Camat dipimpin oleh Bupati/Wali Kota, Bupati/Wali Kota dipimpin oleh Gubenrnur, Gubernurnya dipimpin oleh Menteri, Menterinya dipimpin oleh Presiden, Presidennya dipimpin oleh Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan Lahawla wala kuwata illa billahil aliyul adzhim artinya tidak punya daya dan upaya kecuali Tuhan.

5. Sila Kelima Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Pancasila adalah jatidiri, apapun yang dilihat kita sedang melihat diri kita sendiri, penderitaan orang lain adalah penderitaan kita sendiri, masalah bangsa adalah masalah kita sendiri, kalau jadi Hakim, Penggugat dan Tergugat adalah bagian dari diri kita sendiri ibarat kedua tangan (sudah pasti adil) terhadap mahluk apapun.

SUATU BANGSA BISA MERDEKA JIKA PEMIMPINNYA SUDAH MERDEKA

Negara dan rakyat bisa merdeka kalau pemimpinnya sudah merdeka/setingkat wali : 1. Merdeka dari penjajah bersenjata

2. Merdeka dari penjajah politik 3. Merdeka dari penjajah ekonomi 4. Merdeka dari pengaruh lingkungan 5. Merdeka dari pengaruh keluarga

6. Merdeka dari pengaruh isteri atau suami 7. Merdeka dari pengaruh dirinya pribadi

Merdeka dari pengaruh selain Tuhan Yang Maha Esa artinya, 100% pengaruh Tuhan pada dirinya, ini yang disebut merdeka yang hakiki yang bisa terbebas dari dosa, kilometernya nol (0) yang mampu menjadi pemimpin umat yang sudah pasti mampu memimpin dunia (alam semesta) apalagi memimpin negara

KEKOSONGAN KEPEMIMPINAN (KRISIS KEPEMIMPINAN)

Kekosongan kepemimpinan karena tidak mengerti dan paham Pancasila, belum mengenal Tuhan Yang Maha Esa. Rakyat sampai dengan menteri dipimpin oleh Presiden, tetapi presidennya dipimpin oleh orangnya pribadi, tidak sesuai dengan La Hawla wala kuwata illa bilahil aliyul adzim. Maka terjadilah kekosongan kepemimpinan tentang yang berbentuk orang yang sedang menjabat sebagai presiden tersebut. (ibarat layang-layang putus)

(7)

Dengan Tuhan Pasti Bisa

4 PEMIMPIN YANG PANDAI BERPOLITIK

Pemimpin yang pandai berpolitik adalah dia bisa mempolitiki bawahannya, dengan Tuhannnya, untuk mencapai tujuan politiknya, dan untuk kemakmuran rakyatnya, dia akan menyerahkan dirinya 100 % berikut rakyatnya kepada Tuhannya, dengan Tuhannya, dan Tuhan sudah barang pasti memakainya, untuk jadi sarananya, (sarana Tuhan). Kalau sudah jadi sarana Tuhan sudah Pasti mampu, dengan Tuhan pasti bisa.

PEMIMPIN YANG KURANG PANDAI BERPOLITIK

Pemimpin yang kurang pandai berpolitik adalah karena belum mengerti Pancasila, belum mengerti siapa Tuhan Yang Maha Esa, dia akan dipolitiki oleh bawahannya, untuk kejatuhannya, alias bunuh diri secara kredit, atau bunuh diri secara pelan-pelan.

DEMOKRASI YANG TERPIMPIN

Demokrasi Yang terpimpin adalah demokrasi yang ber azaskan Pancasila, yang tidak melanggar adat istiadat, norma-norma agama, saling menghargai satu sama lain, yang muda memuliakan yang tua – yang tua mengasihi yang muda, selalu berpedoman kepada Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 yang berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa. Anna Minurillillah Wala’mu’minni artinya : Aku berasal dari Tuhan dan Engkau berasal dari Aku.

DEMOKRASI POLITIK (DEMOKRASI KEPENTINGAN)

Demokrasi politik adalah demokrasi kepentingan yang tidak berdasarkan pancasila atau kebenaran, karena pancasila identik dengan kebenaran, dan politik identik dengan kepentingan selalu mengorbankan apa saja untuk mencapai tujuan politiknya termasuk agama. Agama untuk politik hukumnya haram. Bahaya laten bangsa Indonesia adalah Orang Asing yang bersembunyi di balik wajah orang Indonesia, di balik agama Islam, yang terjebak di sebagian besar dalam tubuh elit politik Indonesia. Akan memecah belah NKRI. Hukum dijadikan sebagai panglima, orang yang tidak bersalah bisa dihukum, Pemimpin seperti air mengalir (Pemimpin Hanyut)

DEMOKRASI YANG BERDASARKAN PANCASILA (KEBENARAN) Demokrasi yang berdasarkan Pancasila adalah demokrasi yang selalu mengedepankan kebenaran, karena politik untuk agama hukumnya halal, dan mantan pemimpin dengan pemimpin yang sedang berkuasa saling menghormati satu sama lain, bahu-membahu dan bekerja sama untuk membangun bangsa dan negara, mengutamakan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi, dan pasti tepat dalam menempatkan sesuatu pada tempatnya, berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa. Jadikan kebenaran sebagai Panglima !!! yang tidak benar tersingkir.

(8)

Dengan Tuhan Pasti Bisa

5 TIDAK ADA DIMUKA BUMI INI MANUSIA YANG BERKUASA

Tidak ada manusia dimuka bumi ini yang berkuasa atau jadi pencipta, yang ada penemuan dari Tuhan, kalau ada manusia jadi pencipta atau berkuasa berarti manusia mampu menciptakan dirinya sendiri, merencanakan dari tidur untuk bangun, dari muda tidak tua, dari hidup tidak mati, sesuai dengan jawaban lagi azan hayaalassholah artinya marilah kita sholat, jawabnya lahaula wala kuwata illa bilahil aliyul adzim artinya tidak punya daya dan upaya kecuali Tuhan. Menurut Islam Sufi hidup saja tidak pandai apalagi berkuasa atau mencipta.

TIDAK ADA DIMUKA BUMI INI ORANG PINTAR

Tidak ada dimuka bumi ini orang pintar, karena banyak doktor, professor, dosen, dokter, ulama, kiyai, ustad, ustadzah, sampai sekarang pun belum pernah ada yang mengajarkan cara berpikir, dan sangat jarang diajarkan bagaimana caranya untuk menjadi abdi negara dan abdi Tuhan kecuali ISLAM SUFI karena kalau orang biasa/syareat berpikir dengan otak melihat dengan mata, mendengar dengan telinga. Padahal semua cuma alat, lagi Sholat baca Samia’allahuliman hamidah (maha mendengar Allah) Soekarno dan kawan-kawan cuma alat Tuhan melahirkan Pancasila.

MENURUT ISLAM SUFI

Berpikir Dengan pikiran, melihat dengan penglihatan, mendengar dengan pendengaran, otak hanya alat untuk berpikir, mata hanya alat untuk melihat, telinga hanya alat untuk mendengar sesuai dengan lagi sholat samiak Allahuliman hamidah artinya maha mendengar Allah, karena semua dariNya, olehNya, kepadaNya, untukNya (TUHAN). Manusia terdiri dari tujuh unsur sifat Tuhan. 1. Hayat, 2. Ilmu, 3. Iradat, 4. Kudrat, 5. Samiak, 6. Basyir, 7. Kalam, semua karena TUHAN.

MANUSIA TIDAK AKAN MENEMUKAN TUHAN SAMPAI KIAMAT Manusia tidak akan menemukan Tuhan sampai kiamat, karena Tuhan bukan mahluk, Tuhan itu Esa. Tetapi manusia biasa yang mendalami ilmu Islam tingkat tauhid/tasauf atau yang diibaratkan orang yang beragama Islam sudah sampai di Islam (Islam Sufi) kalau sudah sampai di Islam Sufi menemukan Tuhan lebih cepat daripada membuka kancing baju contoh : Ada guru yang menerangkan bahwa Tuhan lebih dekat dari pada urat leher. Kata Nabi Muhammad SAW Araftu Robbi Birobbi artinya mengenal Tuhan dengan Tuhan menemukan Tuhan dengan Tuhan. Man ’arafa nafsahu, fakad ’arafa rabbahu.

TUHAN HANYA BISA DICAPAI DENGAN MUHAMMAD ATAU DENGAN ROH KUDUS

Tuhan hanya bisa dicapai dengan Muhammad atau dengan Roh Kudus atau yang disebut Roh Suci yang meliputi sekalian alam. Roh Kudus / Muhammad hanya bisa dicapai dengan hati yang bersih (Kalbu) untuk jadi rumahnya Roh Kudus, arti Roh Kudus adalah Roh Suci, arti roh adalah kemampuan total yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa (Sifat Tuhan).

(9)

Dengan Tuhan Pasti Bisa

6 MENURUT AGAMA ISLAM TINGKAT SYAREAT /TINGKAT DASAR

Menurut orang beragama tingkat syareat, orang bisa berbuat, dia merasa bisa, dia merasa mampu, dia bisa sholat, sedangkan lagi azan haya alas sholah artinya marilah kita sholat jawabnya lahaulawala kuwata illa bilahil aliyul azim artinya tidak punya daya dan upaya kecuali Tuhan. Anda bisa mengerti jati diri bangsa, jika anda sudah mengerti apa yang disebut diri/keaslian diri.

MENURUT ISLAM SUFI

Menurut Islam Sufi orang tidak bisa apa-apa, hidup saja tidak pandai, apalagi berbuat, dia hidup, dia bisa, dia berbuat, dia mampu, dia sholat, semua dari Tuhan. Maka kalau orang beriman diberi sesuatu mengucapkan Alhamdulilla hirobil alamin artinya segala puji bagi Allah Tuhan Sekalian Alam mereka itu.

DUA KALIMAH SAHADAT ORANG BERAGAMA TINGKAT SYAREAT

Dua kalimah sahadat orang beragama tingkat syareat Ashadualla illahaillallah Wa Ashadu Anna Muhamadar rasulullah kalau di tanya artinya apa tidak ada Tuhan selain Allah, Nabi Muhammad utusan Allah coba tuliskan diatas kertas dua kalimah sahadat yang ada hanya Muhammad rasulullah, sedangkan alam semesta ini dijadikan dengan dua kalimah sahadat, jauh berjuta tahun sebelum nabi Muhammad lahir, sedangkan sejak mulai dari Nabi Adam sampai sekarang mengucapkan dua kalimah sahadat (menurut sufi dua kalimah sahadat yang sebenarnya adalah dua kalimah sahadat tauhid) pembicaraan siapa dengan siapa? hanya sufi yang bisa jawab hanya dibutuhkan waktu 2 jam saja untuk mempelajari dasar dari semua ini.

SEMUA UMAT BERAGAMA TUJUANNYA ADALAH SELAMAT

Semua umat beragama tujuannya adalah selamat, selamat bahasa Indonesia, tetapi selamat itu kalau diterjemahkan ke bahasa Arab selamat artinya adalah Islam. Islam dalam bahasa Arab, bahasa Indonesianya selamat, berarti Islam atau Selamat tujuan dari semua umat, termasuk umat beragama Islam. (Islam atau selamat adalah tujuan). Penduduk Indonesia 90% beragama Islam. Tetapi yang mencapai Islam atau selamat belum tentu 0,1%. Islam puluhan juta tahun sebelum agama Islam lahir, 2 (dua) kalimat sahadat trilyunan tahun sebelum nabi Muhammad lahir, bukti sejak Nabi Adam s/d Nabi Muhammad Islam, tapi agama Islam belum lahir dan mengucapkan 2 (dua) kalimat sahadat jauh sebelum Nabi Muhammad lahir (tauhid/sufi)

(10)

Dengan Tuhan Pasti Bisa

7 ARTI ISLAM

Arti Islam adalah selamat lagi menyelamatkan apapun mahluknya, siapapun orangnya, apapun agamanya, dimanapun dia berada (alam semesta) 100% kekuasaan Tuhan. Semua ini bisa dimengerti oleh orang beragama Islam yang sudah sampai ditujuannya yaitu Islam (Selamat). Kalau sudah sampai di Islam artinya sudah semesta, tidak ada lagi orang lain selain dirinya sendiri, apapun yang dia lihat dia sedang melihat dirinya sendiri, penderitaan orang lain, adalah penderitaan dirinya sendiri, kalau dia jadi hakim di pengadilan sudah pasti adil, karena penggugat dengan tergugat adalah aku sendiri/dirinya sendiri, ibarat kedua tangannya sudah pasti adil, sudah pasti bisa menempatkan sesuatu pada tempatnya, baru bisa jujur dengan dirinya sendiri. Karena sudah tahu apa yang disebut diri, sudah mengenal dirinya sendiri, sudah menemukan dirinya sendiri, siapa aku yang sebenarnya. Allahu Akbar La Hawla Wala Kuwata Ila bilahil aliyul adzim (tidak punya daya dan upaya kecuali Tuhan)

Bogor, 27 Maret 2010

Diterjemahkan Oleh:

Uyung Ketua Nasional

Figur

Memperbarui...

Related subjects :