• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Insentif

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Sistem Insentif"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Tujuan Pemberian Insentif : Tujuan Pemberian Insentif :

 MenMeningingkatkatkan kan dan dan menmenjagjaga a motmotivaivasi si pekpekerjerja a daldalam am upaupaya ya menmeningingkatkatkankan

 produktivitas kerjanya.  produktivitas kerjanya.

 Efisiensi dalam pendayagunaan semua sumber-sumber produksi.Efisiensi dalam pendayagunaan semua sumber-sumber produksi.

Upah Operator Yang Berprestasi : Upah Operator Yang Berprestasi :

T

Total otal Upah Upah = = Upah Upah Dasar Dasar + + nsentif nsentif  !!Total PayTotal Pay" " !! Base Base## Regular W Regular Wageage" " !$onus"!$onus"

Dasar Penetapan Besarnya Insentif (Bagi Pekerja Langsung) : Dasar Penetapan Besarnya Insentif (Bagi Pekerja Langsung) :

 Efisiensi kerja operator Efisiensi kerja operator !output yang dihasilkan dibandingkan output standard".!output yang dihasilkan dibandingkan output standard". 

 %ehadiran !absensi"%ehadiran !absensi" 

 Disiplin kerja.Disiplin kerja. 

 %reativitas.%reativitas.

Dasar Penetapan Besarnya Insentif (Bagi Pekerja Tak Langsung) : Dasar Penetapan Besarnya Insentif (Bagi Pekerja Tak Langsung) :

 &endayagunaan fasilitas kerja !&endayagunaan fasilitas kerja ! Equipment Utili Equipment Utilizationzation".". 

 &emanfaatan material yang dipakai dan menekan skrap#&emanfaatan material yang dipakai dan menekan skrap# wastewaste.. 

 &enghematan pemakaian energi.&enghematan pemakaian energi. 

 &eningkatan kualitas output kerja.&eningkatan kualitas output kerja.

TT !" P#$BY"% UP& D% I%'#%TI #"* TT !" P#$BY"% UP& D% I%'#%TI #"*

Tiga aktor Yang Dipertimbangkan Pa+a ebijakan Pemberian Insentif : Tiga aktor Yang Dipertimbangkan Pa+a ebijakan Pemberian Insentif : '.

'. $esarn$esarnya boya bonus#inus#insentnsentif yaif yang dng diberiiberikan.kan.

$esarnya bonus atau insentif minimal ()* dari upah dasar

$esarnya bonus atau insentif minimal ()* dari upah dasar !! base wagebase wage".". (.

(. rekuerekuensi nsi pembepemberian rian bonubonus# s# inseninsentif.tif. rekuensi

rekuensi pemberian pemberian bonus# bonus# insentif insentif idealnya idealnya seminggu seminggu sekali.sekali. ,.

,. iaiapa ypa yang ang berberhak hak menmenerierima !ma ! grou groupp atau atau individual bonusindividual bonus".". %egia

%egiatan tan kerja berdasarkkerja berdasarkan an prestprestasi asi kerja tiap kerja tiap operaoperator tor maka bonus#insmaka bonus#insentif entif  dibay

(2)

seara kelompok maka bonus#insentif dibayarkan berdasarkan hasil kelompok  kerja tersebut. Efektif untuk kelompok kurang dari () orang.

%otasi Yang Digunakan Da,am Perhitungan Bonus- Insentif :

 / = Efisiensi kerja# performans kerja.

Efisiensi !/" = Output 0utputyang$akudihasilkan!-tandard!1tual0utput"0utput"

Efisiensi !/" = Waktu3aktu$aku 2yata!-tandard!1tualTime"Time"

 45 = Total penerimaan upah operator.

  = 6atio performane bila insentif akan mulai diberikan.

  p = 6atio partisipasi kerja !bonus diberikan bila lebih dari nilai / =

'. Misalnya jika / = '78) maka nilai p = 8)".

$eto+e Pembayaran Upah Dan Insentif eja :

  Inentive plan ! plan '" berdasarkan hari kerja ! !ay work dan "easurement day

work ".  !ay work  9

 Upah dasar dibayar tergantung jumlah jam kerja.

 $esarnya upah dasar berdasarkan evaluasi jabatan.

 Upah dasar diperbaiki dari bulan ke bulan berdasarkan efisiensi kerja yang diapai pada bulan sebelumnya.

 upervisor menjaga prestasi dan efisiensi kerja anak buah berada pada / = '.

 Tidak ada penetapan standard kerja dalam pemberian upah insentif.

 Tidak ada upaya memotivasi pekerja bekerja lebih keras yang berkaitan dengan upah insentif.

 :aju keepatan produksi enderung lambat.

 ;ad5al produksi dan evaluasi sulit ditetapkan dengan tingkat keyakinan tinggi.

 "easurement day work 9

  Upah dasar dibayar berdasarkan standard kerja dan laporan periodik.

  &ekerja bebas memberikan performans kerja terbaiknya.

  :aju keepatan produksi lebih tinggi.

(3)

  Inentive  plan ! plan (" berdasarkan unit hasil kerja yang diapai ! Piee Work 

 Inentive"7 pada / = '.

  &embayaran upah berdasarkan unit kerja yang dihasilkan.

  &ekerja mendapat upah minimal tanpa melihat performans kerja.

   &ekerja mendapat bonus# insentif bila performans kerja lebih dari output   standard.

!ontoh :

Upah dasar seorang operator untuk melaksanakan kegiatan tertentu sebesar 6p '8.)))7-# jam. Dari hasil studi pengukuran 5aktu kerja teraat  bah5a 5aktu standard yang diperlukan untuk menghasilkan ' unit output adalah sebesar )7, menit. Tentukan total peneriman operator untuk output per jam '8) unit7 '<8 unit7 ()) unit7 (() unit7 () unit7 (>) unit dan ,)) unit ?

 Jawab :

;umlah output per jam = unit    #am menit  menit  # ()) , 7 ) >) 

atau '# )7))8 jam = ()) unit# jam

Upah kerja per unit ! piee work " 9    Rp unit  unit   Rp # 7 <8 ()) 7 ))) . '8   

Total peneriman operator untuk berbagai unit 9

Unit Output Per *am

Upah Dasar tas Insentif 

Upah Yang Diterima Per *am '8) '<8 ()) (() () (>) ,)) Upah dasar  Upah dasar  Upah dasar  nsentif  nsentif  nsentif  nsentif  6p 6p 6p '8.)))7-6p '>.8))7-6p '@.)))7-6p 'A.8))7-6p

((.8))7-  Inentive  plan ! plan  ," berdasarkan jam kerja standard !$tandard %our 

inentive".

  &embayaran upah berdasarkan jam kerja standard.

 &ekerja mendapat bonus# insentif bila performans kerja lebih dari jam kerja   standard.

(4)

!ontoh :

Upah dasar seorang operator untuk melaksanakan kegiatan tertentu sebesar 6p >.)))7-# jam. Untuk suatu pekerjaan tertentu dimana hasil studi  pengukuran 5aktu kerja telah menetapkan 5aktu standard sebesar )7, menit# unit output atau )7))8 jam# unit. Tentukan total peneriman operator untuk output  per jam '>) unit7 '@) unit7 ()) unit7 (() unit7 () unit7 (>) unit dan (@) unit ?

 Jawab :

;am kerja yang dipakai = unit output per jam B jam kerja per unit. Total peneriman operator untuk berbagai unit 9

Unit Output Per *am

Upah Dasar tas Insentif 

*am erja Yang Dipakai (*am)

Upah Yang Diterima Per *am '>) '@) ()) (() () (>) (@) Upah dasar  Upah dasar  Upah dasar  nsentif  nsentif  nsentif  nsentif  )7@ )7A '7) '7' '7( '7, '7 6p 6p 6p >.)))7-6p >.>))7-6p <.())7-6p <.@))7-6p

@.))7-  Inentive plan ! plan " berdasarkan The Calsey  $edauB  plan.   Inentive dimulai pada / = ' dengan p  '.

  $ila 3aktu standard diragukan ketelitiannya.

  $ila standard tidak bisa ditetapkan dengan pasti dan teliti.

 Carga faktor partisipasi !p" menurut Calsey p = )78) dan menurut $edauB p = )7<8F sisanya (8* untuk pekerja tidak langsung !supervisor".

 Rumus &

- $onus = !p !/ G '"" B upah per jam B jam kerja

- Total penerimaan = bonus + !upah per jam B jam kerja" 1tau 9

(5)

!ontoh :

Dalam suatu kegiatan kerja tertentu diketahui data sebagai berikut 9 -  Rate o' pay = 6p @.)))7-# jam

- ;am kerja yang dilaksanakan = () jam - $tandard time per piee = 8 menit

- ;umlah produk yang dihasilkan pada akhir kerja = () unit -  Inentive Plan 7 faktor partisipasi p = )78)

Citunglah bonus dan total penerimaan dari operator tersebut ?

 Jawab :

tandard 0utput = (=)unit# jam 8 >)  B ()  Efisiensi !/" = '7<8 (=) =() 0utput -tandard 0utput    (tual  $erdasarkan Inentive Plan  9

$onus = !p !/ G '"" B upah per jam B jam kerja = !)78) !'7<8 - '"" B 6p @.)))7- B () jam = 6p

>).)))7-Total penerimaan operator = bonus + !upah per jam B jam kerja" = 6p >).)))7- + !6p @.)))7- B () jam" = 6p

(().)))7-1tau 9

45 = !' + p !/ G '"" B upah per jam B jam kerja

= !' + )78) !'7<8 - '"" B 6p @.)))7- B () jam = 6p

(().)))7-  Inentive plan ! plan 8" dengan efisiensi rendah.   Inentive dimulai pada /  ' dengan p  '.

 emua operator tetap memperoleh bonus 5alau tingkat efisiensi kerja kurang dari satu.

 Rumus &

- $onus = !p !/# G '"" B upah per jam B jam kerja

- Total penerimaan = bonus + !upah per jam B jam kerja"

(6)

1tau 9

45 = !' + p !/# G '"" B upah per jam B jam kerja !ontoh :

Dalam suatu kegiatan kerja tertentu diketahui data sebagai berikut 9 -  Rate o' pay = 6p .)))7-# jam

- ;am kerja yang dilaksanakan = ) jam - $tandard time per piee = > menit

- ;umlah produk yang dihasilkan pada akhir kerja = 8() unit

-  Inentive Plan 87 bonus dimulai pada  = )7<8 dan faktor partisipasi p = )7>) Citunglah bonus dan total penerimaan dari operator tersebut ?

 Jawab :

tandard 0utput = =))unit# jam > >)  B =)  Efisiensi !/" = '7, =)) 8() 0utput -tandard 0utput    (tual  $erdasarkan Inentive Plan 8 9

$onus = !p !/# G '"" B upah per jam B jam kerja = !)7> !'7,# )7<8 - '"" B 6p .)))7- B ) jam = 6p

<).))7-Total penerimaan operator = bonus + !upah per jam B jam kerja" = 6p <).))7- + !6p .)))7- B ) jam" = 6p

(,).))7-1tau 9

45 = !' + p !/# G '"" B upah per jam B jam kerja   = !' + )7> !'7,# )7<8 - '"" B 6p .)))7- B ) jam

= 6p

(7)

  Inentive dimulai pada / = ' dengan   ' !)7>(8".  Rumus &

- $onus = !' G #/" B upah per jam B jam kerja

- Total penerimaan = bonus + !upah per jam B jam kerja" 1tau 9

45 = !( G #/" B upah per jam B jam kerja !ontoh :

Dalam suatu kegiatan kerja tertentu diketahui data sebagai berikut 9 ) Rate o' pay = 6p 8.)))7-# jam

- ;am kerja yang dilaksanakan = 8) jam ) $tandard time per piee  = > menit

- ;umlah produk yang dihasilkan pada akhir kerja = 8') unit ) Inentive Plan >7 bonus dimulai  = )7>(8

Citunglah bonus dan total penerimaan dari operator tersebut ?

 Jawab :

tandard 0utput = 8))unit# jam > >)  B 8)  Efisiensi !/" = '7)( 8)) 8') 0utput -tandard 0utput    (tual  $erdasarkan Inentive Plan > 9

$onus = !' G #/" B upah per jam B jam kerja

= !' G )7>(8#'7)(" B 6p 8.)))7- B 8) jam = 6p

A>.<8)7-Total penerimaan = bonus + !upah per jam B jam kerja" = 6p A>.<8)7- + !6p 8.)))7- B 8) jam"

= 6p ,>.<8)7-1tau 9

45 = !( G #/" B upah per jam B jam kerja = !( G '# '7)(" B 6p 8.)))7- B 8) jam = 6p

,>.<8)7-  Inentive plan ! plan <" berdasarkan prestasi kerja kelompok ! *roup Inentive".

(8)

  Inentive dimulai pada / = ' dengan  = '.

  &emberian insentif berdasarkan output produksi yang dihasilkan kelompok.

   %euntungan7 masalah kelompok akan terjaga dan ketegangan persaingan  bisa dihindari.

 %erugian7 individu merasa tidak puas karena insentifnya sama.

 Rumus &

- $onus = !' G '#/" B upah per jam B jam kerja

- Total penerimaan = bonus + !upah per jam B jam kerja" 1tau 9

45 = !( G '#/" B upah per jam B jam kerja !ontoh :

Dalam suatu kegiatan kerja tertentu diketahui data sebagai berikut 9 ) Rate o' pay = 6p 8.)))7-# jam

- ;am kerja yang dilaksanakan = 8) jam ) $tandard time per piee  = > menit

- ;umlah produk yang dihasilkan pada akhir kerja = 8') unit ) Inentive Plan <7 bonus dimulai pada / = '.

Citunglah bonus dan total penerimaan dari operator tersebut ?

 Jawab :

tandard 0utput = 8))unit# jam > >)  B 8)  Efisiensi !/" = '7)( 8)) 8') 0utput -tandard 0utput    (tual  $erdasarkan Inentive Plan < 9

(9)

= !' G '# '7)(" B 6p 8.)))7- B 8) jam = 6p

8.)))7-Total penerimaan = bonus + !upah per jam B jam kerja" = 6p 8.)))7- + !6p 8.)))7- B 8) jam" = 6p

(88.)))7-1tau 9

45 = !( G '#/" B upah per jam B jam kerja = !( G '# '7)(" B 6p 8.)))7- B 8) jam = 6p

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Hubungan antara kepuasan konsumen dengan loyalitas merek pada produk pembersih wajah Pond’s, 2) Hubungan antara citra

kemudian memilih edit. Sistem akan menampilkan halaman pelanggan dengan form yang sudah terisi value data lama. Aktor mengisi data baru pada form yang tersedia.

Hasil uji beda jarak berganda Duncan yang dipengaruhi kombinasi perlakuan dosis penambahan nutrisi dan macam varietas terhadap kerenyahan buah disajikan pada

Remaja dalam masyarakat urban yang terpapar budaya pop akan dengan mudah terpengaruh karena sikap dasar dari budaya pop yang banyak disukai oleh masyarakat, sehingga

wawancara peneliti terhadap mahasiswa jurusan PGSD FIP Unimed terungkap bahwa model pembelajaran yang sudah diterapkan oleh dosen pada materi IPS sangat tidak

Umat Islam wajib mempercayai bahawa Islam merupakan agama yang suci daripada segala sesuatu yang tidak berfaedah dan Islam juga tidak menghendaki umatnya hidup dalam dunia

terencana untuk memecahkan permasalahan dan sekaligus meningkatkan kualitas yang dapat dirasakan implikasinya oleh subjek yang diteliti (Sukardi, 2012). Perlakuan atau

Dengan tersusunnya Rencana Pengembangan Sekolah ini diharapkan kualitas serta mutu pendidikan dapat dicapai dan berkembang sesuai dengan Sumber Daya Manusia