• Tidak ada hasil yang ditemukan

Profil Daerah Kabupaten Kutai Timur 2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Profil Daerah Kabupaten Kutai Timur 2013"

Copied!
89
0
0

Teks penuh

(1)

Profil Daerah

Kabupaten Kutai Timur

2013

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

KABUPATEN KUTAI TIMUR

BADAN PUSAT STATISTIK

KABUPATEN KUTAI TIMUR

(2)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r i Dengan memanjatkan Puji dan Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas Rahmat dan Karunia-Nya, buku Profil Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013 ini dapat selesai tersusun.

Buku Profil Daerah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dalam penyelenggaraan pemerintah daerah serta untuk memenuhi kebutuhan dasar informasi data dalam menyusun perencanaan dan evaluasi pembangunan meliputi:

1. Penyediaan data untuk perencanaan pembangunan daerah dalam rangka penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

2. Sebagai informasi untuk pengawasan dan pengendalian pembangunan daearah.

3. Sebagai informasi untuk pengambilan kebijakan pemerintah dalam rangka pembinaan dan pengembangan pembangunan daerah.

4. Sebagai informasi bagi usaha dan investasi baik dalam maupun luar Kabupaten Kutai Timur.

Profil Daerah ini juga diharapkan bermanfaat bagi seluruh SKPD dan semua pihak yang berkepentingan. Disamping itu diharapkan juga sebagai referensi yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna masing-masing, sehingga dapat mempercepat tercapainya tujuan dan sasaran pembangunan daerah secara utuh, berdaya guna dan berhasil guna.

Akhirnya kepada semua pihak yang telah turut membantu dalam rangka penyusunan Profil Daerah ini disampaikan terima kasih semoga Tuhan yang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan Rahmat dan Hidayah-Nya kepada kita semua.

Sangatta, Desember 2013

BUPATI KUTAI TIMUR

(3)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r ii Buku profil Daerah Kabupaten Kutai Timur merupakan publikasi hasil analisis data Sistem Informasi Profil Daerah Yang disusun berdasarkan database profil daerah yang diupayakan dapat menggambarkan seluruh potensi dan sumberdaya yang dimiliki oleh daerah Kabupaten.

Melalui ketersediaan data dan informasi daerah Kabupaten Kutai Timur ini diharapkan dapat menjadi salah satu pendukung bagi pengambilan keputusan dan kebijakan baik di daerah maupun di Pusat, dan dapat meningkatkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun pola kerja berbasis data dan informasi, serta akan meningkatkan komitmen pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan di daerah.

Data yang tersaji dalam buku ini merupakan data yang terekam sampai dengan akhir tahun 2012 dan sebagian data triwulan III tahun 2013, sehingga secara bertahap selalu diusahakan pembeharuannya serta penyempurnaan kualitas maupun kuantitasnya.

Penghargaan dan ucapan terimakasih kami sampaikan atas dukungan dari dinas/instansi vertikal dan otonom di Kabupaten Kutai Timur sehingga publikasi ini dapat terwujud. Kami berharap dukungan ini akan terus berlanjut sehinggal kualitas dan kuantitas data dan informasi yang tersaji dalam publikasi ini akan semakin baik. Tanggapan dan saran akan bermanfaat guna kesempatan publikasi di masa mendatang.

Demikian yang dapat disajikan dalam penulisan ini, semoga buku Profil Daerah Kabupaten Kutai Timur ini dapat bermanfaat.

Sangatta, 2 Desember 2013

Kepala Bappeda

(4)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r iii

SAMBUTAN ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... iii

DAFTAR TABEL ... vi

DAFTAR GAMBAR ... x

BAB 1 PENDAHULUAN ... 1

1.1 LATAR BELAKANG ... 1

1.2 MAKSUD DAN TUJUAN ... 2

1.3 RUANG LINGKUP ... 2

1.4 LANDASAN HUKUM ... 3

1.5 METODOLOGI ... 4

1.6 HASIL YANG DIHARAPKAN ... 4

BAB II GEOGRAFI ... 5 2.1 POSISI GEOGRAFIS ... 5 2.2 LUAS WILAYAH ... 6 2.3 PENGGUNAAN LAHAN ... 7 2.4 TOPOGRAFI ... 8 2.5 IKLIM ... 9

BAB III PEMERINTAH DAERAH ... 10

3.1 VISI, MISI DAN PROGRAM DAERAH ... 10

3.2 LAMBANG DAERAH ... 12

3.3 APARATUR PEMERINTAH ... 13

3.3.1 Organisasi Daerah ... 13

3.3.2 Aparatur Daerah (Pegawai Negeri Sipil) ... 16

3.4 KERJASAMA PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI TIMUR ... 17

(5)

iv P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r

3.4.2 Kerjasama Dengan Pihak Ketiga ... 18

3.4.3 Koordinasi Dengan Instansi Vertkal Daerah ... 19

BAB IV SOSIAL BUDAYA ... 21

4.1 KEPENDUDUKAN ... 21

4.2 INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) ... 25

4.3 KETENAGAKERJAAN ... 27

4.4 JUMLAH PENDUDUK MENURUT AGAMA ... 30

4.5 SUKU BANGSA DAN BAHASA ... 32

4.6 SENI BUDAYA DAN OLAH RAGA ... 34

BAB V SUMBER DAYA ALAM ... 35

5.1 PERTANIAN ... 35

5.1.1 Komoditas Tanaman Pangan ... 35

5.1.2 Komoditas Holtikultura ... 37

5.2 KEHUTANAN ... 38

5.3 PERKEBUNAN ... 39

5.4 PETERNAKAN ... 40

5.5 PERIKANAN DAN KELAUTAN ... 42

5.6 ENERGI DAN SUMBERDAYA MINERAL ... 42

BAB VI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT ... 44

6.1 PENDIDIKAN ... 44

6.1.1 Angka Melek Huruf ... 44

6.1.2 Angka Rata-Rata Lama Sekolah ... 45

6.1.3 Angka Partisipasi Kasar ... 45

6.2 KESEHATAN ... 46

6.2.1 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) ... 47

(6)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r v

6.2.3 Rasio Dokter dan Tenaga Kesehatan ... 48

6.3 KEMISKINAN ... 49

BAB VII INFRASTRUKTUR ... 51

7.1 AIR BERSIH ... 51

7.2 LISTRIK ... 51

7.3 POS dan TELEKOMUNIKASI ... 52

7.4 KARAKTERISTIK TRANSPORTASI ... 53

7.5 SARANA dan PRASARANA TRANSPORTASI LAUT dan SUNGAI 55 7.6 PARIWISATA ... 56

BAB VIII PEREKONOMIAN DAERAH ... 60

8.1 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) ... 60

8.2 STRUKTUR EKONOMI ... 61

8.3 PDRB PERKAPITA DAN PENDAPATAN REGIONAL PERKAPITA 64 8.4 PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR ... 65

8.5 INDUSTRI DAN PERDAGANGAN ... 66

8.6 KOPERASI ... 67

8.7 INVESTASI ... 68

(7)

vi P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r Tabel 2.1 Luas Wilayah Kecamatan dan Jumlah Desa di Kabupaten Kutai Timur... 7 Tabel 2.2 Luas Penutupan LahanKabupaten Kutai Timur Tahun 2013…………... 8 Tabel 3.1 Jumlah Aparat Pegawai Negeri di Kabupaten Kutai Timur Tahun

2010-2012 ………... 17

Tabel 3.2 Jumlah Pegawai Negeri di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2012 Menurut Tingkat Eselon ………... 17 Tabel 3.3 MOU Kerjasama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur Dengan Daerah

Tahun 2012 ………... 18

Tabel 3.4 MOU Kerjasama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur Dengan Pihak

Ketiga Tahun 2012 ……… 19 Tabel 3.5 MOU Kerjasama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur Dengan Instansi

Vertikal Daerah Tahun 2012 ……… 20 Tabel 4.1 Jumlah Penduduk, Pertumbuhan dan Persebaran serta Kepadatan

Penduduk Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011-2013………... 22 Tabel 4.2 Jumlah dan Perkembangan Penduduk Menurut Jenis Kelamin di

Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011-2013 ………... 22 Tabel 4.3 Proporsi Penduduk Menurut Kecamatan di Kabupaten Kutai Timur

Tahun 2011-2013 ………... 23 Tabel 4.4 Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur Tahun 2011 – 2013…. 24 Tabel 4.5 Perkembangan Variabel Indeks Pembangunan Manusia/IPM Kabupaten

Kutai Timur Tahun 2010-2012 ...………... 25 Tabel 4.6 Komponen IPM Kabupaten Kutai Timur Menurut Kecamatan Tahun

2012 ………... 26

Tabel 4.7 Penduduk Usia 15 Tahun Ke atas (Penduduk Usia Kerja) Menurut

Kelompok Umur Kabupaten Kutai Timur 2011-2013 ……….. 28 Tabel 4.8 Tingkat Pengangguran, Jumlah Angkatan Kerja dan Tingkat Partisipasi

Angkatan Kerja (TPAK) Tahun 2010-2012 ... 28 Tabel 4.9 Rasio Daya Serap Tenaga Kerja di Kabupaten Kutai Timur Tahun

(8)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r vii Tabel 4.10 Jumlah Tenaga Kerja di Kabupaten Kutai Timur Berdasarkan Lapangan

Pekerjaan Utama Tahun 2011-2013 ... 29 Tabel 4.11 Jumlah Pemeluk Agama Menurut Golongan Agama di Kabupaten Kutai

Timur Tahun 2011-2012 ……….... 31 Tabel 4.12 Jumlah Tempat Ibadat di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011-2013 ... 31 Tabel 4.13 Jumlah Pondok Pesantren di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011-2013 32 Tabel 4.14 Jumlah Jemaah Haji di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011-2013 …... 32 Tabel 4.15 Suku Bangsa dan Bahasa di Kabupaten Kutai Timur ………. 33 Tabel 5.1 Luas Lahan dan Produksi hasil Pertanian Tanaman Pangan di Kabupaten

Kutai Timur Tahun 2011-2013 ……….. 35 Tabel 5.2 Komoditas Padi di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011-2013 ………... 36 Tabel 5.3 Komoditas Ubi Kayu di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011-2013 …... 36 Tabel 5.4 Komoditas Jagung di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011-2013 ………. 37 Tabel 5.5 Luas Wilayah Hutan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2010-2012 ... 38 Tabel 5.6 Luas Tata Guna Hutan, Jumlah Perusahaan, Luas HPH dan HTI

Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011-2013 ... 38 Tabel 5.7 Luas Lahan Perkebunan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2010-2012 ... 39 Tabel 5.8 Produksi Perkebunan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2010-2012 ... 40 Tabel 5.9 Populasi Ternak, Produksi Daging, dan Produksi Telur Hasil

Peternakan Tahun 2010-2012 ... 40 Tabel 5.10 Jumlah Produksi dan Konsumsi Daging, Telur dan Susu di Kabupaten

Kutai Timur Tahun 2012 ... 41 Tabel 5.11 Jumlah Produksi dan Konsumsi Ikan di Kabupaten Kutai Timur Tahun

2012 ... 42 Tabel 5.12 Energi dan Sumberdaya Mineral di Kabupaten Kutai Timur ... 43 Tabel 5.13 Kontribusi Sektor Pertambangan dan Penggalian Terhadap PDRB di

Kabupaten Kutai Timur Tahun 2010-2012 ... 43 Tabel 6.1 Persentase Kemampuan Baca/Tulis Penduduk usia 10 tahun ke atas di

(9)

viii P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r Tabel 6.2 Rata-rata Lama Sekolah Penduduk di Kabupaten Kutai Timur Tahun

2011-2013 ……….. 45

Tabel 6.3 Angka Partisipasi Kasar (APK) Menurut Tingkat Pendidikan Tahun

2011-2013 ……….. 45

Tabel 6.4 Angka Partisipasi Murni (APM) Menurut Tingkat Pendidikan Tahun

2011-2013 ……….. 45

Tabel 6.5 Angka Partisipasi Sekolah (APS) Menurut Tingkat Pendidikan Tahun

2011-2013 ……….. 46

Tabel 6.6 Jumlah Posyandu dan Balita Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011-2013 47 Tabel 6.7 Rasio Puskesmas, Poliklinik dan Pustu per Satuan Penduduk Kabupaten

Kutai Timur Tahun 2011-2013 ……….. 47 Tabel 6.8 Rasio Rumah Sakit per satuan penduduk Kabupaten Kutai Timur Tahun

2011-2013 ……….. 48

Tabel 6.9 Rasio Dokter, Tenaga Kesehatan per Satuan Penduduk Kabupaten

Kutai Timur Tahun 2011-2013 ……….. 49 Tabel 6.10 Persentase Penduduk Diatas Garis Kemiskinan Kabupaten Kutai Timur

Tahun 2008-2013 .………... 50 Tabel 7.1 Sarana Air Bersih PDAM di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011-2013 .. 51 Tabel 7.2 Banyaknya Pelanggan dan Tenaga Listrik yang Diproduksi Perusahaan

Listrik Negara MISIP Sangatta Tahun 2012 ………... 52 Tabel 7.3 Banyaknya Tenaga Listrik yang Terjual Menurut Wilayah (KWh) ……… 52 Tabel 7.4 Panjang dan Kondisi Jalan di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2010-2012 .. 54 Tabel 7.5 Jumlah Kendaraan dan Pertumbuhannya di Kabupaten Kutai Timur

Tahun 2010-2013 ………... 54 Tabel 7.6 Jumlah Pelabuhan, Armada dan Pertumbuhannya Tahun 2010-2012 …... 55 Tabel 7.7 Potensi Objek Wisata di Kabupaten Kutai Timur ……… 57 Tabel 7.8 Objek Wisata dan Jumlah Wisatawan di Kabupaten Kutai Timur Tahun

2011-2013 ……….. 58

Tabel 7.9 Sarana dan Prasarana Wisata di Kabupaten Kutai Timur Tahun

(10)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r ix Tabel 8.1 Perkembangan PDRB dan Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kutai

Timur Tahun 2010-2012 ……….... 60 Tabel 8.2 PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha Tahun

2010-2012 ………... 61

Tabel 8.3 Kontribusi Sektoral Tanpa Migas dan Batubara Tahun 2010-2012 ……... 63 Tabel 8.4 PDRB Perkapita Dan Pendapatan Regional Perkapita Atas Dasar Harga

Berlaku Tahun 2010 – 2012 ………... 64 Tabel 8.5 Tingkat Inflasi Berdasarkan Indeks Implisit Kabupaten Kutai Timur

Tahun 2011-2013 ………... 64 Tabel 8.6 Perkembangan Ekspor dan Impor Kabupaten Kutai Timur Tahun

2008-2012 ………... 65

Tabel 8.7 Jumlah Industri Kecil dan Menengah di Kabupaten Kutai Timur Tahun

2010-2012 ………... 67 Tabel 8.8 Persentase Koperasi Aktif di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2010-2012 67 Tabel 8.9 Jumlah UKM dan BPR di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2010-2012 …... 68 Tabel 8.10 Jumlah BPR dan LKM di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2010-2012 …… 68 Tabel 8.11 Jumlah Investor PMDN/PMA di Kabupaten Kutai Timur Tahun

2011-2013 ………... 69 Tabel 9.1 Potensi di setiap kecamatan di Kabupaten Kutai Timur ………... 70 Tabel 9.2 Kawasan Budidaya Non Kehutanan (KBNK) Kabupaten Kutai Timur …. 73

(11)

x P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r Gambar 2.1 Peta Kabupaten Kutai Timur ………. 6 Gambar 4.1 Indeks Pembangunan Manusia menurut Kecamatan di Kabupaten Kutai

Timur Tahun 2012 ... 27 Gambar 7.1 Jumlah Kendaraan di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2010-2013 ... 54 Gambar 8.1 Rata-rata Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Dengan Migas dan

Batubara Menurut Lapangan Usaha Tahun 2010-2012 ... 62 Gambar 8.2 Rata-rata Distribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Tanpa Migas dan

Batubara Menurut Lapangan Usaha Tahun 2010-2012 ... 63 Gambar 8.3 Perkembangan Ekspor dan Impor Kabupaten Kutai Timur Tahun

(12)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 1 1.1 LATAR BELAKANG

Penyediaan data dan informasi oleh pemerintah, merupakan upaya yang ditempuh untuk mewujudkan akuntabilitas publik serta membangun citra pemerintah yang bersih, berwibawa dan bertanggung jawab. Untuk menindaklanjuti diberlakukannya Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 dan Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 maka dalam pelaksanaan otonomi daerah yang harus nyata dan bertanggung jawab baik dalam urusan pemerintahan maupun dalam pengelolaan pembangunan termasuk didalamnya upaya menggali sumber-sumber pembiayaan sendiri, maka diperlukan langkah-langkah yang komprehensif untuk merestrukturisasi pemerintahan dan pola pembangunan.

Dengan demikian, maka dalam rangka melaksanakan pembangunan daerah yang dapat mengelola potensi dan sumber daya daerah, perlu disusun Profil Daerah yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan informasi yang terus berkembang dalam rangka pengambilan keputusan dan pengembangan kebijakan di tingkat daerah maupun pusat, yang kemudian dapat berimplikasi pada peningkatan kualitas SDM daerah dan pengembangan manajemen pengelolaan data dan informasi di daerah dapat terlaksana dengan baik.

Agar dapat memberikan hasil yang optimal terhadap kemampuan daerah dalam mengembangkan wilayahnya, diperlukan suatu gambaran yang komprehensif mengenai wilayahnya sendiri. Melalui gambaran wilayah yang tersusun dengan baik, pemerintah daerah dapat menentukan arah perkembangan dan inventarisasi sumber daya yang tersedia pada wilayahnya.

Penyusunan Profil Daerah dapat menjadi suatu entry point penting dalam rangka perencanaan dan pemanfaatan pembangunan Kabupaten Kutai Timur secara terpadu. Melalui penyusunan Profil Daerah diharapkan dapat menjadi sarana teknis dalam pelaksanaan program pembangunan antara lain untuk menilai gambaran fisik dan sifat-sifatnya serta untuk menilai tingkat pemanfaatan lahan, sumber daya alam dan masalah lingkungan. Selain itu juga dapat digunakan untuk menilai gambaran potensi alam, manusia dan hasil kegiatannya.

(13)

2 P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 1.2 MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dilaksanakannya publikasi Profil Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013 antara lain:

1. Memberikan gambaran kondisi wilayah, potensi sumber daya alam maupun hasil-hasil pembangunan daerah yang dapat dijadikan sebagai sumber informasi yang valid dan akurat bagi semua pihak.

2. Memberikan kemudahan bagi pemerintah dalam menetapkan program ataupun kebijakan strategis yang bermanfaat bagi masyarakat.

3. Sebagai penyempurnaan Profil Daerah Kabupaten Kutai Timur sebelumnya. Disamping itu, tujuan dari penyusunan publikasi ini antara lain yaitu:

1. Sebagai penyedia data untuk perencanaan pembangunan daerah dalam rangka penyusunan Angaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

2. Sebagai informasi untuk pengawasan dan pengendalian pembangunan daerah.

3. Sebagai informasi untuk pengambilan kebijakan pemerintah dalam rangka pembinaan dan pengembangan pembangunan daerah.

4. Sebagai informasi bagi usaha dan investasi baik dalam maupun luar Kabupaten Kutai Timur.

1.3 RUANG LINGKUP

Adapun ruang lingkup penyusunan Profil Daerah adalah mencakup seluruh wilayah Kabupaten Kutai Timur yang meliputi 18 kecamatan, yaitu: Muara Ancalong, Busang, Long Mesangat, Muara Wahau, Telen, Kongbeng, Muara Bengkal, Batu Ampar, Sangatta Utara, Bengalon, Teluk Pandan, Sangatta Selatan, Rantau Pulung, Sangkulirang, Kaliorang, Sandaran, Kaubun dan Karangan.

Agar dapat menampilkan informasi mengenai potensi Kabupaten Kutai Timur secara keseluruhan, maka aspek yang perlu dimuat dalam profil adalah sebagai berikut:

1. Aspek fisik dan lingkungan, antara lain:

a. Geografi, topografi, geologi, hidrologi, klimatologi, dll

b. Sumber daya alam (pola ruang) yaitu: kawasan lindung dan budidaya (pertanian, kehutanan, pertambangan/sumber daya mineral, industri, pariwisata, permukiman, konservasi, dll)

(14)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 3 2. Aspek ekonomi, antara lain:

a. Potensi sumber daya lokasi, sumber daya alam dan sumber daya buatan/infrastruktur wilayah

b. Kondisi perekonomian umum (struktur perekonomian/pelaku ekonomi, sektor perekonomian, PDRB, investasi, APBD, pendapatan dan pengeluaran daerah/masyarakat, iklim usaha, lembaga keuangan, dll)

3. Aspek sosial budaya a. Pemerintahan umum b. Kependudukan c. Pendidikan d. Ketenagakerjaan e. Kesehatan

f. Sosial politik, keamanan, hukum dan sosial ekonomi

g. Kelembagaan masyarakat, adat istiadat, warisan budaya, pranata sosial, kondisi gender, dll

h. Sosial budaya lainnya

Data-data tersebut dapat diperoleh baik dari data sekunder yang berasal dari dinas/instansi yang membawahi sektor terkait maupun dari perusahaan-perusahaan perorangan dan swasta yang berlokasi di wilayah Kabupaten Kutai Timur dengan melakukan survey lapangan secara langsung ke dinas/instansi, badan usaha dan perusahaan swasta.

1.4 LANDASAN HUKUM

Landasan hukum yang mendasari penyusunan Profil Daerah Kabupaten Kutai Timur antara lain adalah sebagai berikut:

1. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

2. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah;

3. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah;

4. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota.

(15)

4 P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 1.5 METODOLOGI

Informasi statistik yang dimuat dalam Profil Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013 ini yaitu jenis data untuk menunjang perencanaan pembangunan daerah. Adapun pelaksanaan kegiatannya terdiri dari beberapa tahap yaitu;

1. Tahap pertama: merupakan tahap pengumpulan data yang disusun berdasarkan data dari dinas, instansi dan lembaga terkait. Data dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam formulir-formulir yang tersedia.

2. Tahap kedua: merupakan tahap pengolahan data yang terdiri dari penyusunan program entri data, pemeriksaan dokumen, editing pra komputer, entri data, validasi data, serta editing pasca komputer.

3. Tahap ketiga: merupakan tahap analisa data yang terdiri dari pembuatan draft awal, perapian data, dan tabulasi data, penyusunan naskah dan analisis serta pembuatan dan pengetikan draft akhir.

4. Tahap keempat: merupakan tahap akhir dari penyusunan publikasi Profil Daerah yang berupa pencetakan naskah/buku Profil Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013.

1.6 HASIL YANG DIHARAPKAN

Penyusunan publikasi Profil Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013 ini diharapkan bisa menghasilkan data statistik yang dapat digunakan dan mampu menjadi salah satu rujukan bagi pemerintah maupun masyarakat luas pada umumnya.

Melalui ketersediaan data dan informasi daerah Kabupaten Kutai Timur ini diharapkan, untuk pemerintahan dapat menjadi salah satu pendukung bagi pengambilan keputusan dan kebijakan baik di daerah maupun di pusat dan dapat meningkatkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun pola kerja berbasis data dan informasi, serta akan meningkatkan komitmen pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan di daerah. Untuk masyarakat luas, diharapkan dengan adanya publikasi ini dapat menggerakkan masuknya investor yang nantinya ikut berkembang dan membangun bersama Kabupaten Kutai Timur.

(16)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 5 2.1 POSISI GEOGRAFIS

Wilayah administrasi Kabupaten Kutai Timur terletak pada 115° 56’ 26” Bujur Barat - 118°58’19” Bujur Timur dan 1°52’39” Lintang Utara - 0°02’11” Lintang Selatan. Adapun batas wilayah Kabupaten Kutai Timur adalah sebagai berikut:

a. Sebelah Utara : Berbatasan dengan Kecamatan Kelay dan Kecamatan Talisayan (Kabupaten Berau)

b. Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Kecamatan Bontang Utara (Kota Bontang), Kecamatan Marang Kayu dan Kecamatan Muara Karam (Kabupaten Kutai Kartanegara)

c. Sebelah Timur : Berbatasan dengan Selat Makasar

d. Sebelah Barat : Berbatasan dengan Kecamatan Kembang Janggut dan Kecamatan Tabang (Kabupaten Kutai Kartanegara)

Letak geografis wilayah Kabupaten Kutai Timur memiliki potensi yang cukup strategis untuk mendukung interaksi wilayah Kabupaten Kutai Timur dengan wilayah luar, baik dalam skala nasional maupun internasional, terutama dengan adanya dukungan fasilitas transportasi. Potensi posisi strategis tersebut terlihat dari posisinya dikaitkan dengan wilayah yang lebih luas adalah sebagai berikut:

a) Kabupaten Kutai Timur berada pada jalur regional lintas Trans Kalimantan yang menghubungkan jalur Tarakan (Kota Orde II) - Tanjung Redeb ke Samarinda (Kota Orde I - Ibu Kota Provinsi) - Balikpapan (Kota Orde I) - Kabupaten Penajam Pasir Utara - Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Sehingga, dengan posisi tersebut, menjadi potensi yang mendukung kelancaran mobilitas barang dan jasa dari dan kedalam Kabupaten Kutai Timur.

(17)

6 P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r b) Wilayah perairan Kabupaten Kutai Timur dengan panjang garis pantai 152 km, terletak dalam wilayah perairan Selat Makasar dan Laut Sulawesi dan juga bagian Laut Kalimantan Timur yang merupakan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II, sehingga posisi Kutai Timur menjadi strategis karena berada pada jalur transportasi laut internasional.

Gambar 2.1

Peta Kabupaten Kutai Timur

Sumber: - Wikipedia http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Lokasi_Kalimantan_Timur_Kabupaten_Kutai_Timur.svg - Data Diolah

2.2 LUAS WILAYAH

Kabupaten Kutai Timur merupakan kabupaten hasil pemekaran berdasarkan Undang-undang Nomor 47 Tahun 1999, yang meliputi 5 kecamatan. Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 16 Tahun 1999, Kabupaten Kutai Timur dimekarkan menjadi 11 kecamatan, dan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Timur Nomor 12 Tahun 2005 dimekarkan lagi menjadi 18 kecamatan dengan 135 desa. Luas wilayah Kabupaten Kutai Timur sebesar 35.747,50 km² atau sekitar 17% dari luas wilayah Provinsi Kalimantan Timur dan merupakan daerah terluas kedua setelah Kabupaten Malinau.

Luas setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Timur dapat dilihat dari tabel sebagai berikut:

(18)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 7

Tabel 2.1

Luas Wilayah Kecamatan dan Jumlah Desa di Kabupaten Kutai Timur

No. Kecamatan Banyaknya Desa Luas

Km² % (1) (2) (3) (4) (5) 1 Muara Ancalong 8 2.739,30 7,66 2 Busang 6 3.721,62 10,41 3 Long Mesangat 7 526,98 1,47 4 Muara Wahau 9 5.724, 32 16,01 5 Telen 7 3.129, 61 8,75 6 Kombeng 7 581,27 1,63 7 Muara Bengkal 7 1.522,80 4,26 8 Batu Ampar 6 204,50 0,57 9 Sangatta Utara 4 1.262,59 3,53 10 Bengalon 11 3.196,24 8,94 11 Teluk Pandan 6 831,00 2,32 12 Rantau Pulung 8 1.660,85 4,65 13 Sangatta Selatan 4 143,82 0,40 14 Kaliorang 7 3.322,58 9,29 15 Sangkulirang 13 438,91 1,25 16 Sandaran 7 3.419,30 9,57 17 Kaubun 8 257,45 0,72 18 Karangan 7 3.064,36 8,57

Kabupaten Kutai Timur 135 35.747,50 100,00 Sumber: SIMREDA Kabupaten Kutai Timur Tahun 2012

2.3 PENGGUNAAN LAHAN

Penggunaan lahan di Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2001 sebanyak 38,6% merupakan kawasan hutan, yaitu hutan primer, hutan bekas tebangan, hutan belukar, hutan kerangas, hutan di karst, hutan sejenis (HTI), hutan rawa, dan mangrove. Hutan primer banyak dijumpai pada daerah pegunungan yang tersebar pada bagian barat Kabupaten Kutai Timur, yaitu kecamatan Muara Wahau, Telen, dan Busang. Kabupaten Kutai Timur juga terdapat 2 danau sabagai sumber mata air, yaitu Danau Ngayau (1900 ha) dan Danau Karang (750 ha) yang semuanya terdapat di Muara Bengkal.

Kawasan tidak berhutan di Kabupaten Kutai Timur sebanyak 52,01% yang didominasi oleh belukar dan alang-alang sebesar 32,2% dan 13,2%. Kawasan pertanian sebanyak 3,5% atau sekitar 106.056 Ha, meliputi perkebunan, sawah dan lahan pekarangan. Sedangkan penggunaan lahan untuk perikanan masih sangat kecil meskipun mempunyai potensi yang sangat besar baik budidaya kolam maupun perairan umum. Penggunaan lainnya adalah pertambangan batubara sebesar 0,22% atau sekitar 7.113 Ha.

(19)

8 P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r

Tabel 2.2

Luas Penutupan Lahan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013

Sumber: Dinas Kehutanan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013 2.4 TOPOGRAFI

Topografi Kabupaten Kutai Timur bervariasi berupa dataran landai, bergelombang hingga berbukit-bukit dan pegunungan serta pantai dengan ketinggian tanah bervariasi antara 0 - 7 m hingga lebih dari 1000 meter dari permukaan laut. Sebagian besar wilayah Kabupaten Kutai Timur mempunyai kelerengan diatas 15%, dengan total luas wilayah 2.516.233 Ha (76.37% dari total luas lahan). Wilayah dengan kelerengan di atas 40% mempunyai areal yang cukup luas, tersebar diseluruh wilayah, khususnya terkonsentrasi di bagian barat laut dengan ketinggian lebih 500 meter di atas permukaan laut. Wilayah dengan karakteristik topografi seperti ini termasuk dalam kategori lahan kritis yang sangat potensial mengalami degradasi lingkungan berupa erosi tanah.

Wilayah dengan kelerengan dibawah 15% (< 2 – 15) merupakan Kawasan yang relatif datar dan landai, dengan luas 778.686 Ha (23,63%). Kawasan ini hanya terdapat di Kecamatan Sangatta, Muara Bengkal, Muara Ancalong dan sebagian Muara Wahau dan Sangkulirang. Daerah yang berbatasaan dengan Kabupaten Berau pada Kecamatan Sangkulirang, Muara Wahau dan Muara Ancalong merupakan daerah pegunungan kapur. Wilayah dengan daerah pegunungan dan perbukitan mempunyai areal paling luas yaitu 1.608.915 Ha dan 1.429.9222,5 Ha.

No Uraian Luas (Ha) No Uraian Luas (Ha)

(1) (2) (3) (1) (2) (3)

1 Awan 443.035 10 Hutan Tanaman 1.062.811

2 Belukar 562.816 11 Pertanian Lahan Kering Campur Semak 28.819

3 Belukar Rawa 84.465 12 Perkebunan 437.488

4 Hutan Mangrove Primer 1.382 13 Permukiman 29.083

5 Hutan Mangrove Sekunder 106.338 14 Pertanian Lahan Kering 3.479

6 Hutan Primer 11.788 15 Rawa 78

7 Hutan Rawa Primer 34.318 16 Pertambangan 7.113

8 Hutan Rawa Sekunder 30.865 17 Tambak 18.902

9 Hutan Sekunder 15.775 18 Transmigrasi 304

(20)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 9 Di antara variasi yang dimaksud adalah:

a. Kawasan yang relatif datar dan landai terdapat di Kecamatan Sangatta, Muara Bengkal, Muara Ancalong dan sebagian Muara Wahau dan Sangkulirang yang sangat sesuai untuk dikembangkan menjadi areal permukiman dan pertanian, industri berat, pengembangan tanaman keras dan kawasan prioritas untuk pengembangan lapangan terbang.

b. Kawasan pegunungan kapur terdapat di daerah Kecamatan Sangkulirang, Muara Wahau dan Muara Ancalong yang cocok untuk pengembangan pertanian tertentu seperti jati dan karet.

c. Jaringan sungai terdapat di seluruh kecamatan terutama Sungai Sangatta, Sungai Marah dan Sungai Wahau. Sungai-sungai di daerah ini airnya dimanfaatkan penduduk sekitar sebagai sumber air minum dan jalur transportasi air antara daerah pantai dan daerah pedalaman. Sedangkan danau terdapat di Kecamatan Muara Bengkal yaitu Danau Ngayau dan Danau Karang.

Wilayah pantai yang berada di sebelah timur kabupaten mempunyai ketinggian antara 0-7 m diatas permukaan laut. Wilayah ini mempunyai sifat kelerengan datar, mudah tergenang rawa dan merupakan daerah endapan.

2.5 IKLIM

Kabupaten Kutai Timur beriklim hutan tropika humida dengan suhu udara rata-rata 26°C, dimana perbedaan suhu terendah dengan suhu tertinggi mencapai 5° – 7°C. Curah hujan di Kabupaten Kutai Timur bervariasi mulai dari wilayah pantai hingga ke pedalaman yang semakin meningkat. Jumlah curah hujan rata-rata di wilayah kabupaten ini berkisar antara 2000–4000 mm/tahun, dengan jumlah hari hujan rata-rata adalah 130-150 hari/tahun. Temperatur rata-rata berkisar antara 26°C dengan perbedaan antara siang dan malam antara 5° – 7°C.

(21)

10 P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 3.1 VISI, MISI DAN PROGRAM DAERAH

Sejalan dengan arah pembangunan Kutai Timur Jangka Panjang Kabupaten Kutai Timur yang diarahkan kepada terwujudnya ekonomi daerah yang berdaya saing dan bertumpu pada pemanfaatan sumber daya lokal menuju kemandirian daerah, maka Visi Pembangunan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011-2015 adalah:

”PEMBANGUNAN DAERAH BERTUMPU PADA AGRIBISNIS MENUJU KUTAI TIMUR MANDIRI”

Visi pembangunan 2011-2015 yang telah ditetapkan memiliki makna sebagai berikut: 1. Semua gerak pembangunan daerah di berbagai bidang ditujukan dalam rangka

mendukung pembangunan agribisnis.

2. Pembangunan agribisnis diharapkan dapat memberikan multiplier effect terhadap perkembangan ekonomi daerah khususnya ekonomi masyarakat yang berdaya saing, baik ditingkat regional, nasional mapun global dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan ekonomi daerah.

3. Kemandirian daerah ditandai oleh kemandirian keuangan daerah dalam pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan, pengelolaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat serta adanya kemampuan ekonomi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup menuju sejahtera.

Untuk mewujudkan Visi Pembangunan Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011-2015 ditetapkan Misi Pembangunan Daerah sebagai berikut:

1. Meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan seni budaya daerah.

2. Memantapkan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten yang serasi dan berwawasan lingkungan.

3. Memantapkan kemandirian pangan dan pengembangan komoditi ungulan daerah. 4. Meningkatkan pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan energi.

(22)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 11 5. Pemberdayaan masyarakat dan penurunan angka kemiskinan.

6. Penegakan hukum dan mengoptimalkan peran aparatur pemerintahan daerah yang dinamis dan efisien.

7. Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat 8. Meningkatkan kualitas pendidikan secara berjenjang.

9. Mendorong peran lembaga keuangan dan perbankkan untuk menjamin kemudahan berusaha dan berinvestasi guna membuka kesempatan kerja yang seluas-luasnya.

Sebagaimana dimaktubkan dalam Pasal 1 ayat 5, Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Program adalah instrumen kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah/lembaga untuk mencapai sasaran dan tujuan serta memperoleh alokasi anggaran, atau kegiatan masyarakat yang dikoordinasikan oleh instansi pemerintah.

Penyusunan program pembangunan tersebut diselaraskan pula dengan prioritas pembangunan Nasional dan Provinsi Kalimantan Timur. Untuk lebih mengarahkan program SKPD maka disusun prioritas pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011-2015 yang dikemas ke dalam 12 (dua belas) prioritas pembangunan daerah (agenda pembangunan) yaitu;

1. Peningkatan kapasitas pemerintahan (capacity building) 2. Peningkatan aksesibilitas dan kualitas pendidikan

3. Peningkatan aksesibilitas dan kualitas pelayanan kesehatan 4. Penurunan angka kemiskinan dan pengangguran

5. Peningkatan investasi dan ekonomi masyarakat

6. Peningkatan ketahanan pangan dan kemandirian pangan 7. Peningkatan sarana dan prasarana perhubungan

8. Pemantapan, pemanfaatan, penggunaan dan pengelolaan lahan serta lingkungan hidup 9. Peningkatan infrastruktur dasar kawasan permukiman

10. Peningkatan pembangunan perdesaan 11. Pengelolaan kawasan perbatasan (hinterland)

(23)

12 P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 3.2 LAMBANG DAERAH

Simbol warna-warni pada lambang daerah Kabupaten Kutai Timur adalah:

1. Warna Hijau : Kemakmuran, Kesuburan 2. Warna Kuning Emas : Keluhuran, Keagungan 3. Warna Kuning : Kejayaan

4. Warna Merah : Keberanian 5. Warna Putih : Kesucian 6. Warna Hitam : Kesungguhan

Lambang Daerah Kabupaten Kubupaten Kutai Timur mengandung makna sebagai berikut : a. Perisai Bersudut Lima : Melambangkan alat pelindung untuk mencapai

cita-cita proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 berdasarkan Pancasila.

b. Bintang Bersudut Lima : Melambangkan Ketuhanan dan Pancasila sebagai Falsafah Negara Republik Indonesia.

c. Rantai : Melambangkan Pemersatu antara seluruh aparatur dan Masyarakat Kabupaten Kutai Timur.

d. Dua Belas buah Kapas : Melambangkan tanggal 12 yang merupakan Hari Jadi Kabupaten Kutai Timur.

e. Sepuluh buah Gigi Roda Pabrik

: Melambangkan bulan Oktober yang menjadi bulan Penetapan Kabupaten Kutai Timur.

f. Lima buah Api Menyala : Melambangkan 5 Kecamatan yang merupakan Cikal Bakal Kabupaten Kutai Timur.

g. Tiga Lembar Daun : Mengandung arti bahwa Kabupaten Kutai Timur adalah daerah yang subur.

h. Setumpuk Bahan Tambang : Melambangkan Kandungan Bahan Tambang di Kabupaten Kutai Timur sangat berlimpah.

i. Matahari Terbit : Mengandung arti Kabupaten merupakan daerah yang cerah untuk masa yang akan datang lambang Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia digambarkan dengan 17 bunga kapas, 8 daun kapas dan 45 butir padi.

(24)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 13 j. Sembilan butir Padi pada

tangkai kiri dan Sembilan butir padi pada tangkai kanan

: Melambangkan Tahun 1999 tahun Penetapan Kabupaten Kutai Timur.

k. Kelian, Tombak serta Mandau

: Melambangkan Masyarakat Kabupaten Kutai Timur siap melaksanakan dan mengamankan pembangunan Kabupaten Kutai Timur.

l. Kalimat “TUAH BUMI UNTUNG BENUA”

: Melambangkan arti bahwa “Bumi/daerah Kabupaten Kutai Timur memiliki Tuah dan sekaligus membawa Keberuntungan bagi Kabupaten Kutai Timur”.

3.3 APARATUR PEMERINTAH DAERAH 3.3.1 Organisasi Daerah

Untuk dapat melaksanakan pemerintahan yang lancar maka diperlukan sistem tata kerja perangkat daerah yang efektif dan efisien sesuai dengan karakteristik dan potensi masing-masing daerah. Semua aparatur negara/Pegawai Negeri Sipil (PNS) tersebar dalam 4 asisten, 12 bagian, 17 dinas, 18 kantor/badan dan 18 Kecamatan. Adapun kedudukan dan tugas pokok perangkat administrasi pemerintahan tersebut, antara lain :

a. Sekretariat Daerah Kabupaten

Merupakan unsur pembantu pimpinan daerah, yang dipimpin oleh seorang Sekretariat Daerah yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati dan mempunyai tugas membantu Bupati dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan pemerintah,

administrasi, organisasi dan tatalaksana serta memberikan pelayanan administrasi kepada seluruh perangkat daerah kabupaten.

Sektretariat Daerah dibantu oleh 4 asisten dan 12 bagian yaitu : I. Asisten Pemerintahan Umum

a. Bagian Pemerintahan b. Bagian Otonomi Daerah c. Bagian Hukum

(25)

14 P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r II. Asisten Perekonomian dan Pembangunan

a. Bagian Perekonomian b. Bagian Pembangunan c. Bagian Sumber Daya Alam III. Asisten Kesejahteraan Rakyat

a. Bagian Kesejahteraan

b. Bagian Hubungan Masyarakat IV. Asisten Administrasi Umum

a. Bagian Umum dan Protokol

b. Bagian Organisasi dan Tata Laksana c. Bagian Keuangan

d. Bagian Perlengkapan dan Aset Daerah

b. Sekretariat DPRD Kabupaten

Merupakan unsur pelayanan terhadap DPRD Kabupaten yang dipimpin oleh seorang Sekretaris yang bertanggung jawab kepada Pimpinan DPRD dan secara administrafif dibina oleh Sekretaris Daerah Kabupaten dan mempunyai tugas memberikan pelayanan administratif kepada anggota DPRD Kabupaten.

c. Dinas Daerah Kabupaten

Merupakan unsur pelaksanaan Pemerintah Kabupaten dipimpin oleh seorang kepala yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui desentralisasi dan dapat ditugaskan untuk melaksanakan penyelenggaraan wewenang yang dilimpahkan oleh Pemerintah kepada Bupatu selaku wakil pemerintah dalam rangka dekonsentrasi. Organisasi Dinas Kabupaten Kutai Timur terdiri dari :

1. Dinas Penidikan 10. Dinas Perkebunan

2. Dinas Kesehatan 11. Dinas Kelautan dan Perikanan 3. Dinas Kependudukan dan Catatan

Sipil

12. Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata

4. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Komunikasi

13. Dinas Pengendalian Lahan dan Tata Ruang

5. Dinas Pekerjaan Umum 14. Dinas Kehutanan

6. Dinas Perindustrian dan Perdagangan 15. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi 7. Dinas Koperasi dan UKM 16. Dinas Sosial

8. Dinas Pendapatan Daerah 17. Dinas Pertambangan dan Energi 9. Dinas Pertanian dan Peternakan

(26)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 15 d. Lembaga Teknis Daerah (Kantor/Badan)

Merupakan unsur pelakasana tugas tertentu dipimpin oleh seorang Kepala yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretariat Daerah dan mempunyai tugas melaksanakan tugas tertentu yang sifatnya tidak tercakup oleh Sekretariat Daerah dan Dinas Kabupaten dalam lingkup tugasnya.

Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Kutai Timur terdiri dari:

1. Inspektorat Wilayah 9. Badan Penelitian dan Pengembangan 2. Badan Perencanaan Pembangunan

Daerah

10. Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB

3. 4.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Badan Pendidikan dan Pelatihan

11. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa

5. Badan Pelayanan Perijinan dan Penanaman Modal Daerah

12. Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah

6. Badan Kepegawaian Daerah 13. Rumah Sakit Umum Daerah Sangatta 7. Badan Perpustakaan dan Arsip

Daerah

14. Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan

8. Badan Lingkungan Hidup

e. Lembaga Teknis Lainnya

Organisasi Lembaga Teknis Lainnya terdiri dari: 1. Badan Penanggulangan Bencana

Daerah

3. Kantor Kebersihan, Pertamanan dan Permakaman

2. Kantor Satpol PP dan Linmas 4. Kantor Layanan Pengadaan (KLP)

Lembaga Teknis Daerah yang berbentuk Kantor Satpol PP dan Linmas mempunyai tugas penegakan Peraturan Daerah, ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta perlindungan masyarakat. Kantor Satpol PP dipimpin oleh Kepala Satuan yang selanjutnya disebut Kasat, dimana dalam melaksanakan tugas menyelenggarakan fungsi:

- Penyusunan program dan pelaksanaan penegakan Peraturan Daerah, penyelenggaraan ketertiban umum dan ketertiban masyarakat serta perlindungan masyarakat

- Pelaksanaan kebijakan penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati

- Pelaksanaan kebijakan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat daerah

(27)

16 P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r - Pelaksanaan perlindungan masyarakat

- Pelaksanaan koordinasi penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati, penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Penyidik Pegawai Negeri Sipil Daerah, dan atau aparatur lainnya

- Pengawasan terhadap masyarakat, aparatur, atau badan hukum agar mematuhi dan menaati Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati

- Pelaksanaan tugas lainnya yang diberikan oleh Bupati sesuai tugas dan fungsinya

f. Kecamatan

Kecamatan merupakan perangkat daerah Kabupaten Kutai Timur yang mempunyai wilayah kerja tertentu dan dipimpin oleh seorang Camat, berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Camat memiliki tugas melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan Bupati termasuk menangani sebagian urusan otonomi daerah.

g. Desa/Kelurahan

Desa/Kelurahan merupakan perangkat daerah Kabupaten yang berkedudukan dalam wilayah Kecamatan yang dipimpin oleh seorang Kepala Desa/Lurah yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Camat. Mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Selain itu seorang Kepala Desa/Lurah juga melaksanakan urusan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati.

3.3.2 Aparatur Daerah (Pegawai Negeri Sipil)

Pada tahun 2012, jumlah aparatur negara/Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di Kabupaten Kutai Timur sebanyak 6.431 orang yang meliputi PNS golongan I sebanyak 115 orang, PNS golongan II sebanyak 2.895 orang, PNS golongan III sebanyak 2.918 orang serta PNS golongan IV sebanyak 652 orang. Jika ditinjau dari penjabat struktural, maka pada tahun 2012 jumlah PNS dengan eselon II sebanyak 38 orang, eselon III sebanyak 183 orang, eselon IV sebanyak 481 orang dan pejabat fungsional sebanyak 6.431 orang.

(28)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 17

Tabel 3.1

Jumlah Aparat Pegawai Negeri di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2010-2012

No Golongan T a h u n 2010 2011 2012 L P L P L P (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 1 I 106 27 106 27 93 22 2 II 1.598 1.502 1.554 1.488 1.497 1.398 3 III 1.414 1.112 1.345 1.069 1.537 1.381 4 IV 346 134 346 134 149 503 Jumlah 6.239 6.069 6.431

Sumber: Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013

Tabel 3.2

Jumlah Pegawai Negeri

di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2012 Menurut Tingkat Eselon

No Eselon J u m l a h L P Total (1) (2) (3) (4) (5) 1 I - - - 2 II 35 3 38 3 III 160 23 183 4 IV 354 127 481 5 Eselon 549 153 702 6 Non Eselon 2.899 2.830 5.729 Jumlah 3.448 2.983 6.431

Sumber: Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013

3.4 KERJASAMA PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI TIMUR 3.4.1 Kerjasama Antar Daerah

Kerjasama antar daerah merupakan suatu isu penting yang perlu di perhatikan oleh pemerintah daerah saat ini mengingat begitu banyak masalah dan kebutuhan masyarakat di daerah yang harus diatasi atau dipenuhi dengan melewati batas-batas wilayah administratif. Untuk mensukseskan kerjasama ini diperlukan suatu kebijakan untuk menentukan model kerjasama yang tepat dengan prinsip-prinsip yang menuntun keberhasilan kerjasama tersebut serta tertuang dalam kegiatan.

Adapun kerjasama yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dengan pemerintah daerah lain dalam tahun 2012 diantaranya adalah sebagai berikut:

(29)

18 P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r

Tabel 3.3

MOU Kerjasama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur Dengan Daerah Tahun 2012

No Nota Kerjasama Instansi Kerjasama Isi Kerjasama

(1) (2) (3) (4)

1 06/MOU/HK/VI/2012 Unit Pengelola Kegiatan (UPK)

Kecamatan Sangkulirang Pemberian dan Penerimaan Hibah Dana Daerah (DD) MPd-PLRH TA 2012

2 07/MOU/HK/VI/2012 Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Sangatta Utara

Pemberian dan Penerimaan Hibah Dana Daerah (DD) MPd-PLRH TA 2012

3 08/MOU/HK/VI/2012 Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Telen

Pemberian dan Penerimaan Hibah Dana Daerah (DD) MPd-PLRH TA 2012

4 10/MOU/HK/IX/2012 DPRD Kabupaten Kutai Timur Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah TA 2012

5 11/MOU/HK/IX/2012 DPRD Kabupaten Kutai Timur Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD TA 2012

6 12/MOU/HK/IX/2012 DPRD Kabupaten Kutai Timur Kebijakan Umum APBD TA 2013 7 13/MOU/HK/IX/2012 DPRD Kabupaten Kutai Timur Prioritas dan Plafon Anggaran

Sementara TA 2013 Sumber: Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013

3.4.2 Kerjasama Dengan Pihak Ketiga

Sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 195 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah bahwa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penyediaan pelayanan publik, daerah dapat mengembangkan kerjasama dengan pihak ketiga yang didasarkan pada pertimbangan efisiensi dan efektifitas pelayanan publik, sinergi dan saling menguntungkan.

Kerjasama Daerah dengan Pihak Ketiga dikembangkan berdasarkan pemenuhan kebutuhan yang tidak dapat dipenuhi langsung oleh Pemerintah Daerah, karena berbagai keterbatasan yang dimiliki daerah otonom serta untuk peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan penyelenggaraan kerjasama daerah dengan pihak ketiga sampai dengan Tahun 2012 adalah sebagai berikut:

(30)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 19

Tabel 3.4

MOU Kerjasama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur Dengan Pihak Ketiga Tahun 2012

No Nota Kerjasama Instansi Kerjasama Isi Kerjasama

(1) (2) (3) (4)

1 04/MoU/HK/VII/2012 Perum Perumnas Pembangunan Perumahan bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

2 15/MOU/HK/X/2012 PT. Telekomunikasi Seluler Kerjasama sewa-menyewa Lahan/Tanah,Menara/Tower, dan Fasilitas Listrik berlokasi di Stasiun Pemancar Televisi Kutai Timur Tahun 2012

3 16/MOU/HK/X/2012 PT. Telekomunikasi Seluler Kerjasama sewa-menyewa Lahan/Tanah,Menara/Tower, dan Fasilitas Listrik berlokasi di Stasiun Pemancar Televisi Kutai Timur Tahun 2012

4 17/MOU/HK/X/2012 PT. Indosat Tbk Kerjasama sewa-menyewa Lahan/Tanah,Menara/Tower, dan Fasilitas Listrik berlokasi di Stasiun Pemancar Televisi Kutai Timur Tahun 2012

5 18/MOU/HK/X/2012 PT. Indosat Tbk Kerjasama sewa-menyewa Lahan/Tanah,Menara/Tower, dan Fasilitas Listrik berlokasi di Stasiun Pemancar Televisi Kutai Timur Tahun 2012

6 19/MOU/HK/X/2012 PT. XL Axiata, Tbk Kerjasama sewa-menyewa Lahan/Tanah,Menara/Tower, dan Fasilitas Listrik berlokasi di Stasiun Pemancar Televisi Kutai Timur Tahun 2012

7 20/MOU/HK/X/2012 PT. XL Axiata, Tbk Kerjasama sewa-menyewa Lahan/Tanah,Menara/Tower, dan Fasilitas Listrik berlokasi di Stasiun Pemancar Televisi Kutai Timur Tahun 2012

Sumber: Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013 3.4.3 Koordinasi Dengan Instansi Vertikal Daerah

Koordinasi dengan instansi vertikal dilaksanakan dalam bentuk rapat koordinasi antara Bupati dengan pimpinan penyelenggara pemerintahan daerah didampingi forum pimpinan daerah/Muspida yang ada di Kabupaten Kutai Timur, diantaranya Kantor BPN, Kantor BPS, Kantor Kementerian Agama, Kantor Pengadilan Agama, dan BUMN yang ada di wilayah Kabupaten Kutai Timur. Rapat koordinasi dilaksanakan secara rutin atau insidentil terutama dalam menginventarisir dan menyikapi permasalahan bersifat khusus yang memerlukan

(31)

20 P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r koordinasi secara menyeluruh untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi permasalahan yang lebih besar.

Adapun kegiatan yang telah dilakukan sampai dengan tahun 2012 antara lain adalah:

Tabel 3.5

MOU Kerjasama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur Dengan Instansi Vertikal Daerah Tahun 2012

No Nota Kerjasama Instansi Kerjasama Isi Kerjasama

(1) (2) (3) (4)

1 01/MOU/HK/1/2012 BPS Kabupaten Kutai Timur Daerah Dalam Angka 2 02/MOU/HK/1/2012 BPS Provinsi Kalimantan Timur Sistim Informasi Perencanaan

Daerah (SIMREDA) 3 03/MOU/HK/V/2012 Sekolah Tinggi Akuntansi

Negara (STAN) Penyelenggaraan Pendidikan Program D1 Keuangan Spesialisasi Pajak Konsentrasi Penilai PBB P2 dan OC PBB P2 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

4 05/MOU/HK/VII/2012 Deputi Bidang Perumahan Formal Kementerian Perumahan Rakyat

Penyedian Rumah Murah bagi bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

5 24/MOU/HK/XI/2012 Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) – Republik Indonesia

Pemasyarakatan Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

(32)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 21 4.1 KEPENDUDUKAN

Sebagai kabupaten penghasil tambang batu bara dan dengan wilayah yang sangat luas, maka tidak mengherankan jika beragam etnis mendiami Kutai Timur. Kedatangan etnis lain, selain Kutai dan Dayak, selain mengikut program transmigrasi, juga didorong oleh terbukanya daerah ini sebagai tempat yang baik untuk mencari kerja atau mengembangkan usaha yang didorong oleh sektor industri batubara, maupun pengelolaan kayu yang keduanya mendatangkan banyak tenaga kerja dari luar daerah.

Kuatnya asumsi tersebut terutama sekali bisa dilihat dari daerah asal pendatang yang mendiami Kabupaten Kutai Timur berdasarkan sensus penduduk tahun 2010, sebagian besar pendatang yang kini bermukim di Kutai Timur berasal dari Pulau Jawa dan Sulawesi. Sehingga dari tahun ke tahun jumlah penduduk Kabupaten Kutai Timur terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2012, berdasarkan hasil registrasi kependudukan, jumlah penduduk Kutai Timur sebanyak 527.723 jiwa dan meningkat menjadi 549.429 jiwa tahun 2013, yang berarti bertambah sebanyak 21.706 jiwa atau 4,11%. Pertumbuhan penduduk setiap tahunnya tidak merata yang berkisar antara 4,12 – 22,47%.

Sebagaimana pertumbuhan penduduk, persebaran penduduk juga tidak merata dimana jumlah penduduk terbesar berada di Kecamatan Sangatta Utara sebagai ibu kota kabupaten dengan jumlah sebanyak 173.700 jiwa atau sebesar 31,61% dari total penduduk Kutai Timur. Sementara jumlah penduduk paling sedikit terdapat di Kecamatan Batu Ampar dengan jumlah penduduk sebanyak 7.792 jiwa atau sebesar 1,42% dari total penduduk Kutai Timur.

(33)

22 P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r

Tabel 4.1

Jumlah Penduduk, Pertumbuhan dan Persebaran serta Kepadatan Penduduk Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011 – 2013

Uraian Satuan 2011 2012 2013

(1) (2) (3) (4) (5)

Jumlah Penduduk Jiwa 430.865 527.723 549.429

Pertambahan Jumlah Penduduk Jiwa 63.618 96.858 21.706

Pertumbuhan Penduduk (%) 17,32 22,47 4,12

Kepadatan Penduduk Jiwa/km2 12,05 14,76 15,36

Sumber: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013

Sementara itu jumlah penduduk laki-laki lebih banyak dibandingkan dengan penduduk perempuan dengan rasio jenis kelamin antara 121,56 – 123,81 dalam periode 2011-2013.

Tabel 4.2

Jumlah dan Perkembangan Penduduk Menurut Jenis Kelamin di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011 – 2013

Kecamatan 2011 2012 2013 L P L P L P (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Muara Ancalong 8.861 8.061 9.913 9.013 9.845 8.914 Busang 3.691 3.282 4.286 3.722 4.188 3.644 Long Mesangat 4.483 3.860 5.236 4.454 5.291 4.476 Muara Wahau 14.497 11.977 17.688 14.659 19.924 16.359 Telen 5.780 4.585 7.143 5.671 7.179 5.695 Kongbeng 10.329 8.891 15.205 12.880 16.809 14.231 Muara Bengkal 9.620 8.555 11.609 10.353 11.173 9.865 Batu Ampar 3.724 3.173 4.334 3.627 4.216 3.576 Sangatta Utara 80.081 64.095 93.935 74.101 97.554 76.146 Bengalon 15.576 12.682 27.649 22.054 29.397 23.022 Teluk Pandan 12.364 10.051 15.864 12.515 16.790 13.202 Sangatta Selatan 21.417 17.708 23.918 19.635 24.153 19.616 Rantau Pulung 5.426 4.668 6.441 5.573 6.675 5.783 Kaliorang 7.775 6.614 9.145 7.783 9.409 8.009 Kaubun 5.518 4.541 7.696 6.282 8.662 7.042 Sangkulirang 12.691 10.700 13.999 11.755 14.435 12.157 Karangan 9.016 6.477 10.308 7.467 10.807 7.871 Sandaran 5.543 4,553 6.518 5.292 7.438 5.876 Jumlah 236.392 194.473 290.887 236.836 303.945 245.484 Jumlah L + P 430.865 527.723 549.429

Rasio Jenis Kelamin 121,56 122,82 123,81

Pertumbuhan (%) 17,32 22,47 4,12

(34)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 23

Tabel 4.3

Proporsi Penduduk Menurut Kecamatan di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011 – 2013

Kecamatan Proporsi Penduduk

2011 2012 2013 (1) (2) (3) (4) Muara Ancalong 3,93 3,59 3,41 Busang 1,62 1,52 1,43 Long Mesangat 1,94 1,84 1,78 Muara Wahau 6,14 6,13 6,60 Telen 2,41 2,43 2,34 Kongbeng 4,46 5,32 5,65 Muara Bengkal 4,22 4,16 3,83 Batu Ampar 1,60 1,51 1,42 Sangatta Utara 33,46 31,84 31,61 Bengalon 6,56 9,42 9,54 Teluk Pandan 5,20 5,38 5,46 Sangatta Selatan 9,08 8,25 7,97 Rantau Pulung 2,34 2,28 2,27 Kaliorang 3,34 3,21 3,17 Kaubun 2,33 2,65 2,86 Sangkulirang 5,43 4,88 4,84 Karangan 3,60 3,37 3,40 Sandaran 2,34 2,24 2,42 Jumlah (%) 100,00 100,00 100,00

Sumber: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013

Berdasarkan tabel diatas terlihat bahwa sebagian besar penduduk kecamatan mengalami pergeseran menurun, yang berarti jumlah penduduk disebagian besar kecamatan menurun, dan berpindah ke kecamatan lain, seperti Kecamatan Bengalon yang mengalami peningkatan cukup signifikan sebesar 2,86% atau sekitar 21.445 jiwa ditahun 2012 dan bertahan sampai tahun 2013. Pergeseran penduduk antar kecamatan ini terjadi sebagai akibat dari pertumbuhan ekonomi yang meningkat.

Jumlah penduduk berdasarkan kelompok umur di Kabupaten Kutai Timur hingga tahun 2013, pada kelompok umur 35-39 tahun sebanyak 50.345 jiwa atau sekitar 9,16%. Kelompok ini merupakan usia produktif dan sangat berpengaruh pada ketersediaan angkatan kerja dalam pembangunan. Dari pembagian penduduk berdasarkan kelompok umur dapat diketahui rasio beban ketergantungan penduduk di Kabupaten Kutai Timur adalah sebesar 38,03%. Secara umum rasio sebesar 38% ini menjelaskan bahwa dari 100 penduduk usia produktif (15-64 tahun) akan menanggung secara ekonomi 38% jiwa yang tidak/kurang produktif yaitu 0-14 tahun dan 65 tahun ke atas. Dalam perspektif konsep pembangunan,

(35)

24 P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r rasio ketergantungan yang semakin tinggi kurang menguntungkan dibandingkan yang lebih rendah.

Tabel 4.4

Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur Tahun 2011 – 2013

Kelompok Umur 2011 2012 2013 (1) (2) (3) (4) 0 – 4 19.982 47.225 37.084 5 – 9 45.438 51.713 53.029 10 – 14 41.464 45.604 50.112 15 – 19 35.260 48.372 43.569 20 – 24 43.173 59.003 58.919 25 – 29 50.591 61.964 66.580 30 – 34 49.758 53.704 63.441 35 – 39 40.585 44.019 50.345 40 – 44 34.285 34.554 41.969 45 – 49 24.008 24.099 29.724 50 – 54 17.835 17.968 20.612 55 – 59 11.413 10.579 13.768 60 – 64 7.651 6.721 9.128 65 – 69 4.343 4.023 5.002 70 – 74 2.612 2.334 3.246 75 + 2.467 1.970 2.901 Jumlah 430.865 527.723 549.429 Sumber: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013

Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa jumlah penduduk Kutai Timur terus mengalami peningkatan. Tingginya pertumbuhan penduduk di Kabupaten Kutai Timur sebagian besar dikarenakan oleh migrasi masuk. Kondisi ini menandakan bahwa Kutai Timur memiliki daya tarik yang sangat kuat bagi pendatang terutama karena alasan ekonomi. Indikasi ini dapat dilihat dari dependency ratio sebagai daerah terbuka yang terkenal potensi sumber daya alam yang melimpah, menyebabkan mobilitas penduduk yang terjadi cukup tinggi, terutama dari mereka yang datang untuk bekerja/mencari kerja ke daerah ini, dimana sebagian besar berusia antara 16-40 tahun pada usia produktif.

(36)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 25 4.2 INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM)

Gambaran keberhasilan pembangunan manusia/kualitas sumber daya manusia baik fisik maupun non fisik dapat dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM mencakup 3 komponen dasar, yaitu: pengetahuan (pendidikan), peluang hidup (kesehatan) dan hidup layak (kemampuan daya beli/purchasing power parity). Kesehatan dan kemampuan daya beli dapat mencerminkan kondisi fisik manusia, sedangkan pendidikan dapat mencerminkan konsisi non fisik manusia.

Selama periode 2010-2012 pencapaian angka IPM Kabupaten Kutai Timur relatif terus membaik. Pada tahun 2010 angka IPM Kabupaten Kutai Timur mencapai 74,76 dan kemudian menunjukkan kemajuan yang cukup berarti di tahun 2012 menjadi 75,21 atau naik sebesar 0,45 poin. Hal ini tidak terlepas dari pengaruh diberlakukannya Otonomi Daerah (OTDA).

Tabel 4.5

Perkembangan Variabel Indeks Pembangunan Manusia/IPM Kabupaten Kutai Timur Tahun 2010 – 2012

Tahun Pembangunan Indeks Manusia (IPM)

Peringkat IPM secara Nasional

Variabel Pendidikan Kesehatan Variabel Daya Beli Variabel

Reduksi Shortfall IPM Angka Melek Huruf (%) Rata-rata Lama Sekolah (Tahun) Rata-rata Angka Harapan Hidup (Tahun) Rata-rata Pengeluaran Per Kapita (Rp. 000) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 2010 74,76 182 97,76 8,03 68,61 675,99 2,84 2011 74,87 * 97,99 8,05 68,72 600,29 * 2012 75,21 * 98,23 8,10 68,79 602,23 *

Sumber: Badan Pusat Statistik Kabupaten Kutai Timur dan BPS Pusat

Jika dilihat berdasarkan komponennya, peningkatan capaian angka IPM Kabupaten Kutai Timur dewasa ini merupakan kontribusi terbesar dari indeks pendidikan yang semakin baik.

Pencapaian Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kecamatan

Secara garis besar, ulasan di bawah melihat potret pencapaian IPM menurut kecamatan untuk tahun 2012 berdasarkan indikator-indikator penunjangnya.

(37)

26 P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r

Tabel 4.6

Komponen IPM Kabupaten Kutai Timur Menurut Kecamatan Tahun 2012

Kecamatan Angka Harapan Hidup (Tahun) Angka Melek Huruf (%) Rata-rata lama Sekolah (Tahun) Pengeluaran Riil per Kapita

yang disesuaikan (Rp. 000) (1) (2) (3) (4) (5) Muara Ancalong 64,23 96,74 7,24 490,95 Busang 63,62 93,01 6,82 470,62 Long Mesangat 64,97 95,64 7,27 527,95 Muara Wahau 65,66 96,32 7,46 533,79 Telen 63,72 91,92 6,91 490,61 Kongbeng 64,21 95,24 7,20 532,28 Muara Bengkal 64,29 95,91 7,07 507,87 Batu Ampar 63,84 93,03 6,87 517,09 Sangatta Utara 65,05 96,95 8,12 655,98 Bengalon 64,00 95,48 7,12 548,80 Teluk Pandan 64,76 95,49 7,19 546,76 Sangatta Selatan 64,88 97,05 8,28 610,15 Rantau Pulung 64,22 96,61 7,20 533,92 Kaliorang 65,09 95,62 7,25 502,94 Kaubun 65,10 95,60 7,23 543,91 Sangkulirang 64,70 96,84 7,28 531,02 Karangan 63,81 90,82 6,29 534,22 Sandaran 63,67 90,80 6,29 504,06 Kutai Timur 68,79 98,23 8,10 602,23

Sumber: SIMREDA Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013

Berdasarkan hasil penghitungan yang dilakukan, nilai IPM Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2012 adalah 75,21. Sehingga masih memerlukan nilai 24,79 poin lagi untuk mencapai IPM ideal, yaitu nilai IPM 100.

Angka IPM kecamatan di Kabupaten Kutai Timur cukup bervariasi, antara 60.11 sampai 77,01. Nilai tertinggi atau peringkat pertama diraih oleh Kecamatan Sengata Utara yang relatif memiliki fasilitas dan sarana/prasarana lebih lengkap dibandingkan wilayah kecamatan lainnya. Tempat kedua diduduki oleh Kecamatan Sangatta Selatan dengan angka 73,53. Kemudian disusul oleh Kecamatan Kaubun dengan nilai 67,45. Sementara kecamatan dengan IPM terendah adalah Kecamatan Busang, yaitu sebesar 60,11.

(38)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 27

Gambar 4.1

Indeks Pembangunan Manusia menurut Kecamatan di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2012

Sumber: SIMREDA Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013 4.3 KETENAGAKERJAAN

Salah satu sasaran dalam pembangunan adalah diarahkan pada perluasan kesempatan kerja dan terciptanya lapangan kerja baru dalam jumlah dan kualitas yang seimbang dan memadai untuk dapat menyerap tambahan angkatan kerja yang memasuki pasar kerja setiap tahunnya. Karena itu peningkatan dalam jumlah angkatan kerja bila tidak diimbangi dengan penambahan kesempatan kerja akan menimbulkan permasalahan dalam pembangunan.

60,11 61,53 61,83 63,14 63,14 64,17 64,24 64,31 65,95 66,18 66,39 66,54 67,11 67,31 67,42 67,45 73,53 75,21 77,01 Busang Telen Sandaran Muara Ancalong Batu Ampar Muara Bengkal Karangan Kaliorang Kongbeng Long Mesangat Rantau Pulung Sangkulirang Bengalon Muara Wahau Teluk Pandang Kaubun Sangatta Selatan Kutai Timur Sangatta Utara

(39)

28 P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r

Tabel 4.7

Penduduk Usia 15 Tahun Ke atas (Penduduk Usia Kerja) Menurut Kelompok Umur Kabupaten Kutai Timur 2011 – 2013 Kelompok Umur 2011 2012 2013 L P L+P L P L+P L P L+P (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) 15-24 40.051 36.074 76.125 51.018 44.690 95.708 55.519 46.969 102.488 25-34 55.241 45.754 100.995 68.994 55.670 124.664 72.403 57.618 130.021 35-44 43.911 33.433 77.344 52.123 39.023 91.146 52.904 39.410 92.314 45-54 25.712 19.092 44.804 29.482 21.463 50.945 29.314 21.022 50.336 55-59 7.753 4.964 12.717 8.685 5.501 14.186 8.397 5.371 13.768 60+ 11.711 7.116 18.827 12.854 7.959 20.813 12.466 7.811 20.277 Jumlah 184.379 146.433 330.812 223.156 174.306 397.462 231.003 178.201 409.204 Sumber: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013

Dari tabel di atas terlihat bahwa jumlah penduduk usia kerja dari tahun ke tahun selalu meningkat, pada tahun 2013 tercatat sejumlah 409.204 jiwa naik 23,69% dari tahun 2011 yang sebesar 330.812 jiwa. Jika dilihat dari jenis kelamin, tercatat peningkatan jumlah penduduk usia kerja laki-laki cenderung lebih besar jika dibandingkan penduduk usia kerja perempuan yakni sebesar 21,69% untuk peningkatan penduduk usia kerja laki-laki dan 25,28% untuk peningkatan penduduk usia kerja perempuan.

Terkait dengan kondisi ketenagakerjaan, Jumlah Angkatan Kerja (AK) pada tahun 2011 mencatat angka sebesar 128.874 jiwa dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mencapai angka 70,45%, Angka Pengangguran (AP) sebesar 7.045 jiwa, dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,95%. Sedangkan pada tahun 2012 mencatat angka sebesar 130.685 jiwa yang berarti Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mencapai angka 80,20%, Angka Pengangguran (AP) sebesar 5.096 jiwa, dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 3,90%.

Tabel 4.8

Tingkat Pengangguran, Jumlah Angkatan Kerja dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Tahun 2010 – 2012

No V a r i a b e l 2010 2011 2012

(1) (2) (3) (4) (5)

1 Angka pengangguran (Jiwa) 6.348 7.045 5.096

2 Angka setengah menganggur (Jiwa) 27.354 27.354 32.500

3 Angkatan Kerja (AK) 122.551 128.874 130.685

4 Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) (%) 69,79 70,45 80,20 5 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) (%) 5,18 4,95 3,90 Sumber: Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013

(40)

P r o f i l D a e r a h K a b u p a t e n K u t a i T i m u r 29

Rasio Daya Serap Tenaga Kerja

Rasio daya serap tenaga kerja pada perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencerminkan besar kecilnya daya tampung proyek investasi PMA/PMDN dalam menyerap tenaga kerja di suatu daerah. Semakin besar rasio daya serap PMA/PMDN semakin besar pula jumlah tenaga kerja suatu daerah yang dapat terserap pada perusahaan tersebut. Untuk mengetahui rasio daya serap tenaga kerja yang ada di Kabupaten Kutai Timur kurun waktu 2011-2013 dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 4.9

Rasio Daya Serap Tenaga Kerja di Kabupaten Kutai Timur Tahun 2011 – 2013

N o U r a i a n 2011 2012 2013

(1) (2) (3) (4) (5)

1 Jumlah tenaga kerja yang berkerja pada perusahaan PMA/PMDN 58.780 76.006 82.983

2 Jumlah seluruh PMA/PMDN 437 505 505

3 Rasio daya serap tenaga kerja 134,51 150,51 164,32 Sumber: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kutai Timur Tahun 2013

Kesempatan Kerja

Pertumbuhan penduduk yang bekerja sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan penduduk usia kerja. Tingkat pertumbuhan penduduk usia kerja yang hampir sama dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang bekerja memberikan gambaran bahwa jumlah penduduk yang terserap ke dalam lapangan pekerjaan yang ada relatif lebih sedikit daripada penambahan jumlah penduduk yang siap kerja. Kesempatan kerja dapat menggambarkan ketersediaan pekerjaan (lapangan kerja) untuk para pencari kerja. Untuk mengetahui jumlah penduduk di Kabupaten Kutai Timur yang bekerja menurut lapangan usaha kurun waktu 2011-2013 dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 4.10

Jumlah Tenaga Kerja di Kabupaten Kutai Timur

Berdasarkan Lapangan Pekerjaan Utama Tahun 2011 – 2013

No Lapangan Pekerjaan Utama Sektor/ 2011 2012 2013

Jumlah % Jumlah % Jumlah %

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1 Pertanian 30.307 51,56 39.349 51,77 45.669 55,03

2 Pertambangan 15.352 26,12 17.793 23,41 18.076 21,78 3 Listrik, Gas dan Air Bersih 215 0,37 425 0,59 425 0,54

Referensi

Dokumen terkait

lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan. Timur yang memfokuskan bagaimana pelaksanaan Pengadaan

Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Nomor 7 Tahun 2011 Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Nomor 14 Tahun 2003 tentang Pembentukan

Tugas akhir ini berjudul “Geologi dan Distribusi Fasies Batugamping Daerah Gunung Antu dan Sekitarnya, Desa Tanjung Mangkalihat, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan

Proses pelacakan batas daerah antara Kabupaten Malinau dengan Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau dapat dilakukan secara kartometrik pada peta Rupabumi yang menghasilkan

Proses pelacakan batas daerah antara Kabupaten Malinau dengan Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau dapat dilakukan secara kartometrik pada peta Rupabumi yang

77 | Page Desa Bumi Jaya Kecamatan Kaubun Kabupaten Kutai timur adalah salah satu daerah tujuan transmigrasi, dan kondisi sekarang hampir 80% penduduknnya adalah

Lingkungan Pengendapan dan Kualitas Batubara di Pit J, Daerah Pinang, Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Propinsi Kalimantan Timur” yang membahas mengenai hubungan

Tujuan dari penelitian ini : 1) Untuk menganalisis kinerja Tenaga Kerja Kontrak Daerah pada Dinas Kehutanan Kabupaten Kutai Timur, 2)Untuk menganalisis faktor