• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perizinan Usaha Penyediaan dan Jasa Penunjang Tenaga Listrik. Toha Ardi Nugraha

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perizinan Usaha Penyediaan dan Jasa Penunjang Tenaga Listrik. Toha Ardi Nugraha"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

Perizinan Usaha Penyediaan dan

Jasa Penunjang Tenaga Listrik

(2)

Istilah Ketenagalistrikan

• Ketenagalistrikan adalah

– Segala sesuatu yang menyangkut penyediaan dan pemanfaatan tenaga listrik serta usaha penunjang tenaga listrik.

• Tenaga listrik adalah

– Suatu bentuk energi sekunder yang dibangkitkan, ditransmisikan dan

didistribusikan untuk segala macam keperluan, tetapi tidak meliputi listrik yang dipakai untuk komunikasi, elektronika atau isyarat.

• Usaha Penyediaan Tenaga Listrik adalah

– Pengadaan tenaga listrik meliputi pembangkitan, transmisi, distribusi dan penjualan tenaga listrik kepada konsumen.

(3)

Istilah Ketenagalistrikan

• Pembangkitan tenaga listrik adalah kegiatan memproduksi tenaga listrik.

• Transmisi tenaga listrik adalah penyaluran tenaga listrik dari pembangkitan ke sistem distribusi atau ke konsumen atau penyaluran tenaga listrik antar sistem.

• Distribusi tenaga listrik adalah penyaluran tenaga listrik dari sistem transmisi atau dari pembangkitan ke konsumen.

• Konsumen adalah setiap orangatau badan yang membeli tenaga listrik dari pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik.

(4)

Landasan Penyediaan Tenaga

Listrik

Usaha penyediaan tenaga listrik dapat dilakukan oleh masyarakat dengan memperhatikan aspek : – teknik – keselamatan – keamanan – keandalan – standarisasi dan

– kelestarian fungsi lingkungan.

Pemerintah Daerah berwenang menetapkan izin usaha penyediaan tenaga listrik untuk badan usaha yang wilayah usahanya dalam kabupaten/kota

– Sehingga usaha penyediaan tenaga listrik yang dilaksanakan oleh

(5)

Usaha penyediaan tenaga listrik

• Usaha

penyediaan tenaga

listrik terdiri atas :

– usaha penyediaan tenaga listrik untuk

kepentingan

sendiri.

• Ijin usahanya : IUKS

– usaha penyediaan tenaga listrik untuk

kepentingan

umum.

(6)

Usaha penyediaan tenaga listrik

untuk kepentingan sendiri

Usaha penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan sendiri sebagaimana dimaksud meliputi jenis usaha :

– pembangkitan tenaga listrik;

– pembangkitan tenaga listrik dan distribusi tenaga listrik;

atau

– pembangkitan tenaga listrik, transmisi tenaga listrik dan

(7)

Usaha penyediaan tenaga listrik

untuk kepentingan umum

Usaha penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan

umum meliputi jenis usaha :

– Pembangkitan tenaga listrik;

– Transmisi tenaga listrik;

– Distribusi tenaga listrik; dan/atau

– Penjualan tenaga listrik.

(8)

Pembangkitan Tenaga Listrik

• Pembangkit Tenaga Listrik terdapat peralatan elektrikal,

mekanikal, dan bangunan kerja.

• Terdapat komponen-komponen utama pembangkitan yaitu

generator, turbin yang berfungsi untuk mengkonversi energi (potensi) mekanik menjadi energi (potensi) listrik.

(9)
(10)

Bagian-bagian Pembangkit

Tenaga Listrik

• Penggerak utama (prime mover)

– Mesin diesel

– Turbin (air, gas, uap)

– Beserta komponen dan perlengkapan lainnya (kondenser, boiler, dll)

• Komponen listrik

– Generator dan perlengkapannya – Transformator

– Peralatan proteksi

– Saluran kabel, busbar, dll

• Komponen sipil

– Bendungan, pipa pesat, prasarana dan sarana penunjang (untuk PLTA) – Prasarana dan sarana sipil (pondasi peralatan, jalan, cable, dll)

– Gedung kontrol

• komponen mekanis

(11)

IUKU (Izin Usaha Ketenagalistrikan

untuk Kepentingan Umum)

1. Surat kuasa dari pemohon apabila pengajuan diwakilkan kepada orang lain. 2. Foto copy KTP yang masih berlaku

3. Foto copy NPWP Badan Usaha

4. Foto copy Akta pendirian Perusahaan dan / perubahannya yang dilegalisasi oleh pejabat / instansi yang berwenang

5. Profil Perusahaan 6. Izin Gangguan (HO) 7. Dokumen Lingkungan

8. Analisis Kebutuhan dan rencana penyediaan tenaga listrik di daerah usaha yang diusulkan. 9. Surat Kerjasama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) apabila ada kerjasama dengan

Perusahaan Listrik Negara 10. Data mengenai :

a. Lokasi Proyek;

b. Jenis dan kapasitas pembangkit listrik / transmisi / distribusi c. Jenis energi primer yang digunakan;

d. Wilayah Usaha;

e. Jadwal pembangunan f. Kemampuan pendanaan g. Jadwal Pengoperasian

h. Jadwal penggunaan Tenaga kerja asing maupun lokal baik selama masa pembangunan maupun selama masa beroperasi.

(12)

IUKS ( Izin Usaha Ketenaga Listrikan

untuk Kepentingan Sendiri )

1. Surat Kuasa dari pemohon apabila pengajuan diwakilkan kepada orang lain. 2. Foto copy KTP yang masih berlaku

3. Foto copy NPWP badan usaha

4. Foto copy Akta pendirian Perusahaan dan / perubahannya yang dilegalisasi oleh pejabat / instansi yang berwenang

5. Profil Perusahaan 6. Izin Gangguan (HO) 7. Dokumen Lingkungan

8. Gambar Tata Letak Lingkungan 9. Gambar Denah Instalasi

10. Gambar Diagram Garis Tunggal Instalasi

11. Uraian Rencana Penyediaan dan Kebutuhan Tenaga Listrik

12. Surat Pernyataan bermaterai bahwa jumlah bahan bakar yang digunakan tidak melebihi perkiraan kebutuhan pembangkit sesuai dengan

(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)

Tujuan Penyelenggaran Usaha

Ketenagaalistrikan

• Menjamin tersedianya tenaga listrik dalam jumlah yang cukup,

kualitas yang baik, dan harga yang wajar

• Untuk mencapai tujuan tersebut, usaha ketenagalistrikan

mendorong badan usaha di dalam negeri menjadi lebih efisien dan mandiri agar mampu berperan dan bersaing di dalam dan di luar negeri

(22)

KEBIJAKAN – KEBIJAKAN USAHA PENUNJANG TENAGA LISTRIK SECARA UMUM

UU No. 15 Tahun 1985, tentang Ketenagalistrikan

PP No. 25 Tahun 1995 tentang Usaha Penunjang Tenaga Listrik

PP No. 3 Tahun 2005 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1989 Tentang Penyediaan Dan Pemanfaatan Tenaga Listrik

Kepmen P & E No. 2500.K/40/M. PE/1997 tentang Usaha Penunjang Tenaga Listrik bidang Konsultasi, Pembangunan dan Pemasangan, dan bidang Pemeliharaan Peralatan Ketenagalistrikan

Kepmen ESDM No. 1455 K/40/MEM/2000 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Tugas Pemerintah di Bidang Usaha Penyediaan Tenaga Listrik untuk Kepentingan Sendiri, Usaha Penyediaan Tenaga Listrik untuk Kepentingan Umum dan Usaha Penunjang Tenaga

Listrik

Permen ESDM No. 0001 Tahun 2005 tentang Pelaksanaan Pekerjaan Jaringan Dalam Keadaan Bertegangan

Permen ESDM No. 048 Tahun 2006 tentang Pemanfaatan Jaringan Tenaga listrik untuk Kepentingan TELEMATIKA

(23)

SUBSTANSI USAHA PENUNJANG TENAGA LISTRIK Dalam pasal 21, PP No. 3 TAHUN 2005 tentang PENYEDIAAN DAN PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK

ayat (3) :

• Pekerjaan instalasi ketenagalistrikan untuk penyediaan dan

pemanfaatan tenaga listrik harus dikerjakan oleh Badan Usaha Penunjang Tenaga Listrik yang disertifikasi lembaga sertifikasi yang terakreditasi.

ayat (4) :

• Dalam hal di suatu daerah belum terdapat Badan Usaha

Penunjang Tenaga Listrik yang telah disertifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Menteri, Gubernur atau

Bupati/Walikota sesuai kewenangannya dapat menunjuk Badan Usaha Penunjang Tenaga Listrik

ayat (5) :

• Dalam hal belum ada lembaga sertifikasi yang telah

diakreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Menteri,

Gubernur, atau Bupati/Walikota sesuai kewenanagannya dapat menunuk lembaga sertifikasi.

(24)

Usaha Penujang Tenaga Listrik

(UPTL)

a. Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik meliputi jenis usaha :

– Jasa Konsultansi Ketenagalistrikan

– Jasa Pembangunan dan Pemasangan Instalasi Tenaga Listrik – Jasa Pengujian Instalasi Tenaga Listrik

– Jasa Pengoperasian Instalasi Tenaga Listrik – Jasa Pemeliharaan Instalasi Tenaga Listrik – Jasa Penelitian dan Pengembangan

– Jasa Pendidikan dan Pelatihan; dan

– Usaha Jasa Lain yang Secara Langsung berkaitan dengan

Penyediaan Tenaga Listrik (a.l : Pemanfaatan Jaringan Tenaga Listrik untuk Telematika).

b. Industri Penunjang Tenga Listrik meliputi jenis usaha :

– Industri Peralatan Tenaga Listrik; dan – Industri Pemanfaat Tenaga Listrik.

(25)

TUJUAN USAHA PENUNJANG

TENAGA LISTRIK

MENUNJANG USAHA PENYEDIAAN DAN PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK DALAM RANGKA PELAYANAN TENAGA LISTRIK KEPADA MASYARAKAT SECARA MERATA

MENJAMIN MUTU PELAYANAN TENAGA LISTRIK KEPADA MASYARAKAT

MENUMBUHKEMBANGKAN BADAN USAHA PENUNJANG YANG BERKUALITAS

MENDORONG PERTUMBUHAN AHLI SPESIALIS DI BIDANG KETENAGALISTRIKAN (TENAGA TEKNIK YANG KOMPETEN)

MELINDUNGI KEPENTINGAN KONSUMEN TENAGA LISTRIK DAN PENGUSAHA PENYEDIAAN TENAGA LISTRIK

(26)

PROSES IZIN BADAN USAHA JASA PENUNJANG TENAGA LISTRIK (IUPTL) DAN SERTIFIKASI BADAN USAHA JASA PENUNJANG TENAGA LISTRIK

Permohonan

IUPTL Evaluasi Persyaratan

Memenuhi Syarat? Sertifikasi & Registrasi Evaluasi Persyaratan Memenuhi Syarat? BADAN USAHA UJPTL LEMBAGA SERTIFIKASI BADAN UJPTL PEMERINTAH PUSAT/DAERAH

* Izin Usaha Penunjang Tenaga Listrik Operasional Komersil YA TIDAK TIDAK YA LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI Tenaga Teknik Bersertifikat

(27)

PERSYARATAN PEMBERIAN IZIN BADAN

USAHA JASA PENUNJANG TENAGA LISTRIK

• AKTE PENDIRIAN;

• NOMOR POKOK WAJIB PAJAK (NPWP); • TANDA DAFTAR PERUSAHAAN (TDP);

• DAFTAR RIWAYAT HIDUP PENGURUS BADAN USAHA; • NERACA PERUSAHAAN TAHUN YANG BARU;

• SERTIFIKAT KOMPETENSI SESUAI PEKERJAANNYA;

• SERTIFIKAT BADAN USAHA SESUAI JENIS,KLASIFIKASI DAN

KUALIFIKASI;

• DAFTAR TENAGA TEKNIK TETAP;

• SURAT KETERANGAN DOMISILI DARI INSTANSI YANG

BERWENANG;

• REKOMENDASI BANK

• DAFTAR PERALATAN KERJA DAN ALAT UKUR YANG

(28)

Sertifikasi Bidang Ketenagalistrikan

1. Sertifikasi Peralatan Tenaga Listrik

2. Sertifikasi Pemanfaat Tenaga Listrik

3. Sertifikasi Instalasi Penyediaan Tenaga Listrik – Instalasi Pembangkit Tenaga Listrik

– Instalasi Transmisi Tenaga Listrik – Instalasi Distribusi Tenaga Listrik

4. Sertifikasi Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik – Instalasi Pelanggan Tegangan Tinggi

– Instalasi Pelanggan Tegangan Menengah – Instalasi Pelanggan Tegangan Rendah 5. Sertifikasi Tenaga Teknik

Permen ESDM No. 0027 Tahun 2005 tentang Tatacara Pembubuhan Tanda SNI dan Tanda Keselamatan

Permen ESDM No. 0045 Tahun 2005 dan

Perubahannya

SK Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi

No. 1898/40/600.4/2001 tgl 21 Maret 2001 tentang Tata Cara Sertifikasi Tenaga Teknik

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kecepatan pertumbuhan tanaman kopi dengan menggunakan pupuk daun anorganik cair Seprint yang cara

 Bila tanah pendukung pondasi terletak pada kedalaman 3-10 meter di bawah permukaan tanah, maka disarankan menggunakan pondasi dangkal dengan perbaikan tanah atau pengakuan

Galur E.coli DH5α adalah E.coli yang dimutasi pada bagian lacZ (lacZ∆M15) sehingga dapat dimanfaatkan sebagai penseleksi transforman, Jika galur ini ditransformasikan oleh plasmid

Merupakan doktor di bidang ilmu seni murni khususnya seni rupa/seni lukis, dan dosen di bidang studi seni rupa Fakultas Bahasa dan Seni Unimed.. Aktif menulis

Berdasarkan Tabel 1 mengenai validasi LKS oleh ketiga validator ahli biologi yang terdiri dari dosen ahli pendidikan (V1), dosen ahli materi (V2), dan guru biologi

Judul skripsi yang akan dibahas oleh peneliti adalah suatu kajian yang mendeskripsikan tentang hubungan antar individu dengan individu yang didalam nya menjadi

$gar medium dapat tumbuh dengan baik maka medium kultur harus mengandung semua nutrient yang diperlukan dalam keadaan seimbang, tidak mengndung zat!zat penghambat, dalam

Hal ini dapat disimpulkan bahwa metode peramalan dengan menggunakan singular spectrum analysis (SSA) dengan window length sebesar 6 dikatakan baik dalam meramalkan