• Tidak ada hasil yang ditemukan

MEMORANDUM OF UNDERSTANDING Perjanjian K

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "MEMORANDUM OF UNDERSTANDING Perjanjian K"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

MEMORANDUM OF UNDERSTANDING (Perjanjian Kerjasama Saling Pengertian)

ANTARA

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) WIDYA NUSANTARA PALU

DAN

………..

MENGENAI

KERJASAMA DI BIDANG PENDIDIKAN

STIKes WIDYA NUSANTARA PALU dan ……… selanjutnya disebut, “Para Pihak”.

Mempertimbangkan kepentingan bersama untuk meningkatkan kerjasama di bidang sarana dan prasarana ;

Berkeinginan untuk mengembangkan dan meningkatkan kerjasama yang saling menguntungkan dibidang pendidikan, dan

Tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku serta prosedur dan kebijakan yang berlaku dimasing-masing institusi.

Telah mencapai saling pengertian sebagai berikut :

Pasal 1 T u j u a n

Tujuan memorandum of understanding ini adalah untuk meningkatkan kerjasama dibidang sarana dan prasarana, atas dasar kesetaraan dan saling menguntungkan, dan meningkatkan hubungan dan saling pengertian antara dalam bidang pengabdian kepada masyarakat (PKM) sebagaimana terapat dalam ruang lingkup kerjasama oleh para pihak.

Pasal 2

Ruang Lingkup Kerjasama

Para pihak akan mendorong dan memfasilitasi kerjasama di bidang-bidang berikut : 1. Pertukaran informasi dan publikasi dibidang pengajaran, penelitian dan

pengabdian kepada masyarakat.

(2)

3. Pengembangan staf termasuk pelatihan staf tata usaha, kepemimpinan dan manajemen.

4. Pelaksanaan penelitian mahasiswa

5. Bidang lain yang disepakati oleh para pihak. Pasal 3

Lembaga Pelaksana

Lembaga yang bertanggung jawab dalam melaksanakan memorandum of understanding ini adalah STIKes Widya Nusantara Palu dan ………..

Pasal 4

Pengaturan Keuangan

Kegiatan-kegiatan yang diatur dalam memorandum of understanding ini dilaksanakan atas ketersediaan dana dan personil dari para pihak.

Pasal 5

Kelompok Kerja Bersama

1. Para pihak dapat membentuk kelompok kerja bersama untuk memfasilitasi pelaksanaan memorandum of understanding ini.

2. Kelompok kerja bersama diketuai secara bersama oleh wakil-wakil dari STIKes para pihak.

3. Kelompok kerja bersama tersebut akan mengkaji pelaksanaan memorandum of understanding ini secara berkala dan melaporkannya kepada masing-masing institusi.

Pasal 6

Perlindungan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)

1. Para pihak setuju bahwa setiap HAKI yang timbul karena pelaksanaan perjanjian kerjasama ini akan dimiliki secara bersama dan;

a. Masing-masing Pihak akan diijinkan untuk menggunakan HAKI tersebut untuk tujuan pemeliharaan, adaptasi dan pengembangan HAKI tersebut.

b. Dalam hal HAKI digunakan oleh salah satu pihak untuk tujuan komersil, pihak yang lainnya harus mendapatkan bagian royalty yang adil dan proporsional. 2. Dalam rangka pelaksanaan setiap kegiatan berdasarkan memorandum of

understanding ini, para pihak akan saling menjamin bahwa HAKI yang dibawa oleh salah satu pihak ke dalam wilayah pihak lainnya bukan merupakan hasil pelanggaran dari hak yang sah milik pihak ketiga.

3. Jika salah satu pihak ingin membuka data dan atau informasi rahasia yang merupakan hasil pelaksanaan memorandum of understanding ini kepada Pihak ketiga, maka pihak yang membuka rahasia harus mendapatkan ijin dari pihak lainnya, sebelum data dan atau informasi tersebut dibuka.

4. Bilamana salah satu pihak memerlukan kerjasama dengan pihak lain untuk kegiatan komersil yang dihasilkan dari HAKI yang diatur oleh memorandum of understanding ini, pihak tersebut harus memberikan preferensi kerjasama terlebih dahulu kepada pihak lainnya, yang dapat ditanggalkan, apabila pihak tersebut tidak mampu berpartisipasi dalam kegiatan yang saling menguntungkan.

Pasal 7

(3)

Setiap sengketa yang timbul dalam penafsiran dan atau pelaksanaan memorandum of understanding ini akan diselesaikan secara kekeluargaan melalui konsultasi atau perundingan para pihak.

Pasal 8 Perubahan

Memorandum of understanding ini dapat diubah atau diperbaiki setiap saat dengan kesepakatan tertulis dari para pihak. Perubahaan-perubahan atau perbaikan-perbaikan tersebut akan berlaku secara efektif pada tanggal yang disepakati oleh para pihak dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari memorandum of understanding ini.

Pasal 9

Pemberlakuan,Masa Berlaku dan Pengakhiran

1. Memorandum of understanding ini berlaku sejak tanggal penandatanganan.

2. Memorandum of understanding ini berlaku untuk jangka waktu 1 (satu) tahun dan dapat diperpanjang secara otomatis untuk jangka waktu 1 (satu) tahun berikutnya berdasarkan kesepakatan bersama secara tertulis, kecuali salah satu pihak menyampaikan keinginanannya secara tertulis kepada pihak lainnya untuk mengakhiri memorandum of understanding ini 6 (enam) bulan sebelumnya.

3. Apabila memorandum of understanding ini berakhir, pengaturan-pengaturan, program-program, kegiatan-kegiatan atau proyek-proyek yang dibuat dalam kerangka memorandum of understanding ini tetap akan berlaku hingga selesai, kecuali para pihak memutuskan..

Sebagai bukti yang bertandatangan dibawah ini, telah diberi kuasa oleh institusi masing-masing, telah menandatangani memorandum of understanding ini.

Dibuat dalam rangkap dua di ………. pada tanggal …….. dalam bahasa Indonesia dan diberikan kepada para pihak.

STIKes Widya Nusantara Palu Ketua,

Dr. Tigor H Situmorang, MH, M.Kes

NIDN .906105601

………. Pimpinan/ketua/direktur,

(4)

Referensi

Dokumen terkait

The results of the analysis on memorandum of understanding made by Dian Nuswantoro University Semarang shows that out of five memorandum of understanding,

Menyatakan dengan sebenarnya, bahwa karya tulis dengan judul : Kajian Yuridis Kekuatan Hukum Memorandum of Understanding (MoU) Indonesia-Singapura tentang

memorandum of understanding yang dibuat antara Universitas Atma Jaya Yogyakarta dengan partner, hanya sedikit yang ditindaklanjuti ke dalam suatu perjanjian, karena

Bilamana salah satu Pihak memerlukan kerjasama dengan pihak lain diluar Republik Federasi Brasil dan Republik Indonesia untuk kegiatan komersial apapun yang

Sedangkan apabila mengacu pada KUHPer yang menyamakan Memorandum of Understanding dengan perjanjian, walaupun Pasal 1338 KUHPer mengatakan bahwa setiap perjanjian yang

1) Memorandum of understanding yang bersifat nasional, merupakan memorandum of understanding yang kedua belah pihaknya adalah warga negara atau badan hukum Indonesia. 2)

Bilamana salah satu Pihak membutuhkan kerjasama dari pihak ketiga diluar kedua nega ra untuk kegiatan komersial yang dihasilkan dari kekayaan intelektual yang

Memorandum of Understanding with INFORMATION TECHNOLOGY, ELECTRONICS & COMMUNICATION ITE&C DEPARTMENT, GOVERNMENT OF TELAGANA, TELANGANA STATE This MoU is signed with Information