Standard Operating Procedure (SOP)

32 

Teks penuh

(1)

SOP Kegia ta n Pra ktiku m | 1 Standard O perating Procedure (SO P)

Kegiatan Praktikum

(2)
(3)

SOP Kegia ta n Pra ktiku m | 1 KA TA PENGA NTA R

Segala puji bagi Allah SWT yang telah menganugerahkan nikmat dan rahmat-Nya, sehingga kita dapat menjalankan aktifitas kita sesuai dengan peran dan fungsi kita masing-masing dengan sebaik-baiknya. Shalawat dan salam atas junjungan Nabi Besar Muhammad SAW sebagai sebagai uswatun hasanah dalam kehidupan keseharian kita, khususnya dalam memerankan tugas kita sebagai dosen.

Sebagai Fakultas baru, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara berkeinginan untuk melakukan upaya-upaya percepatan dalam membangun budaya akademik dan menejemen kerja yang profesional dan berkualitas. Oleh karena itu dituntut adanya panduan dan standard operating procedure (SOP) untuk dijadikan sebagai pedoman bagi pelaksanaan berbagai kegiatan dimaksud.

Salah satu kegiatan akademik yang dilaksanakan FEBI adalah praktikum yang merupakan kegiatan untuk meningkatkan skill mahasiswa. Agar praktikum dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuan dan capaian yang diinginkan, maka perlu adanya pedoman atau standard operating procedure (SOP). Oleh karena itu, standard operating procedure (SOP) ini disusun dan dimaksudkan sebagai pedoman untuk pelaksanaan kegiatan praktikum bagi pihak-pihak terkait di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sumatera Utara.

(4)

2 | Fa ku lta s Ekon om i da n Bisn is Isla m UIN SU

Sumatera Utara atas kerja kerasnya untuk secara membangun fakultas yang kita cintai ini. Semoga ini semua menjadi amal saleh dan mendapat perkenan Allah SWT. Amin.

Dekan,

(5)
(6)
(7)

SOP Kegia ta n Pra ktiku m | 5 perguruan tinggi adalah memberikan keterampilan (skill) kepada mahasiswa, baik berkaitan dengan keahlian ekonomi, bahasa maupun agama. Untuk mentransformasikan keterampilan tersebut maka perlu dilakukan kegiatan praktikum berkaitan dengan kemampuan di bidang-bidang tersebut. hal ini sekaligus untuk mendukung tuntutan kualifikasi sesuai dengan apa yang diamanahkan dalam Perpres No. 08 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang menjadi acuan dalam penyusunan capaian pembelajaran lulusan dari setiap jenjang pendidikan secara nasional.

Terbitnya Perpres No. 08 Tahuhn 2012 dan selanjutnya UU Pendidikan Tinggi No. 12 Tahun 2012 memberikan konsekuensi bagi pengelola pendidikan tinggi untuk memastikan semua proses kegiatan perguruan tinggi, khususnya perkuliahan dan kegiatan praktikum, harus terlaksana sesuai dengan standar dan kualifikasi yang diinginkan. Keluarnya Permendikbud No. 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi menuntut semua proses kegiatan pendidikan tinggi harus mengacu pada pencapaian kompetensi capaian pembelajaran (learning outcomes).

(8)

6 | Fa ku lta s Ekon om i da n Bisn is Isla m UIN SU

membentuk dan mengembangkan watak, sikap dan kepribadian mereka sesuai dengan akhlaq al-karimah melalui pelaksanaan berbagai aktivitas praktikum.

Agar kegiatan praktikum dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuan yang diinginkan, maka perlu adanya standard operating procedure (SOP). Oleh karena itu, standard operating procedure (SOP) ini disusun dan dimaksudkan sebagai pedoman untuk pelaksanaan kegiatan praktikum bagi pihak-pihak terkait di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sumatera Utara.

B. A cuan

1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). 2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun

2003 tentang Pendidikan Tinggi.

3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 04 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan dan Pengelolaan Perguruan Tinggi.

5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 08 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.

6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 73 Tahun 2013 tentang Penerapan KKNI di Bidang Pendidikan Tinggi.

7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 49 Tahun 2014 tentang Standar nasional Pendidikan Tinggi.

8. Pedoman Akademik UIN Sumatera Utara Tahun 2014/ 2015.

C. Definisi

(9)

SOP Kegia ta n Pra ktiku m | 7 atau di lokasi praktik antara dosen pamong atau asisten dengan mahasiswa dalam mengembangkan aspek keterampilan motorik yang didasarkan pada penguasaan kognitif/ nalar dan sikap/ afeksi dengan atau tanpa menggunakan peralatan yang dijadwalkan. 2. Satu kali tatap muka di kelas atau praktik di

laboratorium atau di lokasi praktik adalah disamakan dengan 90 menit.

3. Dosen pamong adalah seseorang yang berdasarkan persyaratan pendidikan keahlian dan kemampuannya diangkat oleh rektor untuk melaksanakan tugas membimbing dan memfasilitasi mahasiswa yang mengikuti praktikum.

4. Asisten adalah seseorang yang berdasarkan persyaratan pendidikan dan keahliannya ditugaskan oleh dosen pamong yang disahkan oleh Dekan untuk membantu dosen pamong dalam kegiatan praktikum. 5. Mahasiswa adalah seseorang yang terdaftar secara sah

pada program diploma atau sarjana di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sumatera Utara untuk mengikuti praktikum.

6. Kelembagaan praktikum adalah kegiatan praktikum satu mata praktikum yang dikelola satu tim dosen pamong (konsorsia) yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan Dekan atas usul kepala laboratorium yang terdiri dari:

a. Penanggungjawab praktikum yaitu seorang dosen pamong yang berdasarkan persyaratan pendidikan, keahlian dan jabatan akademiknya ditugaskan menjadi penanggungjawab dan mengkoordinasikan penyelengaraan satu mata praktikum.

(10)

8 | Fa ku lta s Ekon om i da n Bisn is Isla m UIN SU

D. Ruang Lingkup

SOP ini meliputi:

1. Ketentuan dan persyaratan pelaksanaan kegiatan praktikum. 2. Penetapan dosen pamong dan

waktu praktikum.

3. Tata cara pelaksanaan kegiatan praktikum.

4. Sarana dan prasarana praktikum

E. Tujuan

SOP ini bertujuan untuk:

1. Menjelaskan ketentuan dan persyaratan pihak terkait dalam pelaksanaan praktikum.

2. Menjelaskan ketentuan penetapan dosen pamong dan waktu praktikum.

3. Menjelaskan tata cara pelaksanaan kegiatan praktikum.

F. Pihak Terkait

1. Dekan/ Wakil Dekan I 2. Kepala Laboratorium 3. Jurusan/ Program Studi 4. Kabag. Tata Usaha 5. Bagian Akademik

6. Bagian Umum, Perencanaan dan Keuangan 7. Dosen Pamong dan Asisten Praktikum 8. Mahasiswa

G. Ketentuan Umum

(11)

SOP Kegia ta n Pra ktiku m | 9 1. Perenanaan Praktikum

Perencanaan praktikum merupakan rancangan tata cara pembuatan perencanaan praktikum di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sumatera Utara. Bagi Kepala Laboratorium perencanaan praktikum adalah kegiatan pertama sebelum dimulainya proses kegiatan praktikum yang meliputi analisis kompetensi dan distribusi praktikum, kompetensi praktikum, modul dan materi praktikum, fasilitas dan sarana praktikum.

Bagi dosen pamong, perencanaan praktikum adalah kegiatan perencanaan pertemuan praktikum, strategi dan model praktikum, sumber-sumber dan sarana yang digunakan, dan rencana uji kompetensi praktikum. Bagi fakultas/ jurusan/ program studi, perencanaan praktikum menjadi acuan dalam evaluasi kegiatan praktikum dalam rangka pengembangan praktikum sesuai dengan kompetensi yang telah dirumuskan.

Secara operasional, perencanaan praktikum mencakup kegiatan:

a. Analisis kompetensi dan materi praktikum oleh Kepala Laboratorium;

b. Analisis jumlah mahasiswa, ruang belajar dan ruang laboratorium yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan kegiatan praktikum;

c. Analisis kebutuhan dosen pamong dan staf laboratorium untuk melaksanakan kegiatan praktikum;

d. Analisis kebutuhan sarana dan instrumen pendukung kegiatan praktikum;

e. Penyusunan tim evaluasi dan penulisan kembali buku modul praktikum;

f. Penerbitan buku modul praktikum;

(12)

10 | Fa ku lta s Ekon om i da n Bisn is Islam UIN SU

h. Penyusunan rencana jadwal pelaksanaan kegiatan praktikum;

i. Penyiapan dan penetapan SK dosen pamong; j. Penyiapan dan penetapan SK staf dan asisten

praktikum;

k. Pendistribusian SK dosen pamong, staf dan asisten praktikum;

l. Rapat koordinasi pimpinan Fakultas/ Kepala Laboratorium/ Jurusan/ Program Studi dengan dosen pamong, staf dan asisten praktikum;

m. Pendistribusian buku modul praktikum kepada mahasiswa dan dosen pamong praktikum.

Seluruh rencana tersebut disusun oleh Kepala Laboratorium untuk kemudian diajukan kepada Wakil Dekan I yang dilanjutkan ke Dekan untuk mendapatkan pengesahan. Oleh Dekan, rencana yang telah disahkan tersebut diajukan ke Rektor melalui Wakil Rektor I Bidang Akademik untuk mendapatkan penetapan dan/ atau Surat keputusan. Seluruh proses tersebut diadministrasi oleh Subbag. Akademik Fakultas.

2. Pelaksanaan Praktikum

Pelaksanaan praktikum adalah kegiatan praktik mahasiswa secara terpogram dalam jangka waktu tertentu. Secara operasional, pelaksanaan kegiatan praktikum dilakukan melalui proses praktik, baik di dalam kelas/ kampus, di laboratorium maupun di tempat praktik di luar kelas/ kampus, yang dilakukan secara terprogram dalam jangka waktu tertentu (semester). Pelaksanaan kegiatan praktikum terdiri dari aktivitas:

a. Melakukan kontrak praktikum;

(13)

SOP Kegia ta n Pra ktiku m | 11 c. Melaksanakan kegiatan praktikum di dalam

kelas/ kampus, di laboratorium dan di luar kelas/ kampus;

d. Melaksanakan uji kompetensi praktikum;

e. Memberikan penilaian uji kompetensi praktikum dan melaporkannya ke Kepala Laboratorium. Pelaksanaan kegiatan praktikum dilakukan dengan menggunakan sistem semester. Secara operasional, jumlah pertemuan kegiatan praktikum dalam satu semester minimal 12 kali pertemuan. Namun secara individual mahasiswa dapat dilakukan kurang dari 12 kali pertemuan jika mahasiswa terkait menilai dirinya telah memiliki kemampuan/ kompetensi dalam suatu praktikum. Satu kali pertemuan dilakukan selama 90 menit.

3. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Praktikum

Evaluasi pelaksanaan kegiatan praktikum dimaksudkan untuk menilai apakah pelaksanaan kegiatan praktikum telah berjalan sesuai dengan kebijakan atau pedoman praktikum yang telah ditetapkan. Evaluasi dilakukan terhadap: 1) unsur pelaksana kegiatan praktikum, apakah telah melaksanakan job descriptionnya masing-masing, dari mulai perencanaan sampai pengawasan, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan; 2) pelaksanaan kegiatan praktikum, apakah telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan; 3) hasil kegiatan praktikum, apakah telah mencapai hasil sesuai standar mutu yang ditetapkan.

(14)

12 | Fa ku lta s Ekon om i da n Bisn is Islam UIN SU

Hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan praktikum tersebut setiap semester dilaporkan ke Dekan.

Untuk mengambil langkah-langkah tindak lanjut, hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan praktikum tersebut dibicarakan dalam suatu rapat yang dilakukan khusus untuk itu. Rapat melibatkan Dekan, Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, UPM Fakultas, Kepala Laboratorium dan Ketua Jurusan/ Program Studi. Hasil rapat digunakan untuk memperbaiki pelaksanaan kegiatan praktikum berikutnya.

4. Pengawasan Kegiatan Praktikum

Pada dasarnya pengawasan adalah kegiatan menilik, mengendalikan dan mengarahkan kegiatan agar berjalan sesuai dengan perencanaan dan kebijakan yang telah ditetapkan. Karenanya, pengawasan kegiatan praktikum merupakan aktivitas yang berupaya menilik, mengendalikan dan sekaligus mengarahkan pelaksanaan kegiatan praktikum agar berjalan sesuai dengan perencanaan dan kebijakan atau ketentuan yang telah ditetapkan.

Secara substantif, pengawasan kegiatan praktikum berada langsung di bawah kendali Dekan yang dikoordinasikan oleh Wakil Dekan I. Sedangkan secara operasional, pengawasan kegiatan praktikum berada di bawah kendali Kepala Laboratorium. Secara praktikal, pengawasan dilakukan secara langsung maupun dengan menggunakan instrumen pengawasan, seperti petugas pelayanan akademik yang bertugas sebagai piket kegiatan praktikum, asisten laboratorium yang bertugas sebagai pengganti dosen pamong di laboratorium.

(15)

SOP Kegia ta n Pra ktiku m | 13 pengawasan harus diinformasikan dan/ atau dikomunikasikan secara langsung kepada dosen pamong untuk mendapatkan respon positif dan perbaikan. Hal ini merupakan aplikasi dari prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam melakukan pengawasan dan agar kegiatan praktikum bisa terselenggara sesuai perencanaan dan ketentuan yang telah ditetapkan.

H. Prosedur Pelaksanaan Kegiatan Praktikum

1. Pra Praktikum

a. Kegiatan praktikum dilaksanakan oleh Kepala Laboratorium di bawah koordinasi Wakil dekan I Bidang Akademik. Sub bagian akademik melaksanakan kegiatan administrasi kegiatan praktikum berupa:

1. Penyiapan, penggandaan dan distribusi jadwal praktikum;

2. Penyiapan daftar hadir dosen pamong dan mahasiswa;

3. Penyiapan notulasi/ jurnal praktikum; dan

4. Penyiapan instrumen terkait lainnya di bawah koordinasi Kepala Laboratorium.

b. Dua minggu sebelum kegiatan praktikum dimulai, Kepala Laboratorium di bawah koordinasi Wakil Dekan I memastikan memastikan kepada sub bagian akademik dan atau petugas pelayanan akademik untuk mendistribusikan kepada dosen pamong praktikum jadwal praktikum, daftar hadir mahasiswa praktikum, presensi/ jurnal praktikum dan modul praktikum.

(16)

14 | Fa ku lta s Ekon om i da n Bisn is Islam UIN SU

rapat dengan dosen pamong praktikum dan sub bagian akademik dan atau petugas pelayanan akademik berkaitan dengan segala kebijakan/ aturan-aturan akademik untuk menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan praktikum.

d. Permasalahan teknis kegiatan praktikum yang potensial muncul seperti sift penggunaan ruang kelas, ketiadaan ruang kelas, mahasiswa pindah kelas, mahasiswa pengambilan atau perbaikan praktikum, instrumen praktikum yang tidak memadai dan lain-lain harus sudah diselesaikan sebelum kegiatan praktikum dimulai di bawah koordinasi Kepala Laboratorium. Jika tidak ada permasalahan, maka kegiatan praktikum dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku.

e. Praktikum yang dilaksanakan di laboratorium harus menyesuaikan dengan prosedur dan ketentuan laboratorium terkait.

f. Praktikum yang dilaksanakan di luar kampus, seperti lembaga keuangan atau perusahaan lain diatur dalam sistem dan prosedur tersendiri.

2. Pelaksanaan Praktikum

a. Dosen pamong hadir di ruang pelayanan akademik minimal 10 menit sebelum waktu kegiatan praktikum dan mengisi absensi kehadiran dosen pamong di meja pelayanan akademik.

b. Mengambil sendiri (atau melalui Kosma) map kegiatan praktikum yang berisi absensi mahasiswa dan notulasi/ jurnal praktikum.

(17)

SOP Kegia ta n Pra ktiku m | 15 d. Hadir di ruangan praktikum, laboratorium atau

tempat praktik sesuai dengan waktu praktikum. e. Setiap dosen pamong wajib memandu praktik

sesuai dengan waktu dan jadwal yang telah ditetapkan fakultas dengan mempersiapkan peralatan dan tugas praktikum.

f. Setiap dosen pamong wajib memimpin untuk memulai kegiatan praktikum dengan sama-sama membacakan basmalah (Bismillahirrahmanirrahim) dan memimpin untuk mengahkiri kegiatan praktikum dengan sama-sama membacakan hamdalah (Alhamdulillahirabbil’ alamin).

g. Setiap dosen pamong diharapkan untuk selalu memberikan motivasi dan pemahaman nilai-nilai spritualitas dalam bekerja secara profesional pada setiap awal atau akhir kegiatan praktikum.

h. Pada awal pertemuan praktikum:

1) dosen pamong memfasilitasi satu kesepakatan Kontrak Praktikum guna mengkondisikan kelas,

2) menawarkan satu outline praktikum dan bahan praktikum.

i. Dosen pamong menyampaikan praktikum sesuai dengan outline praktikum dan bahan praktikum. j. Pada pertengahan semester, Kepala Laboratorium

di bawah koordinasi Wakil Dekan I melaksanakan monitoring dan evaluasi jalannya kegiatan praktikum secara keseluruhan, seperti: kehadiran dosen pamong, kehadiran mahasiswa, pelayanan akademik, media dan peralatan praktikum, dan permasalahan-permasalahan lain yang dihadapi dosen pamong dan mahasiswa dalam kegiatan praktikum.

(18)

16 | Fa ku lta s Ekon om i da n Bisn is Islam UIN SU

Kepala Laboratorium di bawah arahan Wakil Dekan I. Jika tidak ada, maka kegiatan praktikum berjalan sesuai prosedur.

l. Perubahan jadwal praktikum hanya dimungkinkan karena benturan dengan jadwal kuliah dan atau jadwal praktikum di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN SU.

m. Perubahan jadwal praktikum dilakukan lewat jalan musyawarah dengan mahasiswa dan melaporkannya secara tertulis kepada Kepala Laboratorium. Kepala Laboratorium mengkoordinasikan perubahan jadwal tersebut kepada pihak akademik dan melaporkannya kepada Wakil Dekan I.

n. Dalam hal dosen pamong berhalangan mengajar pada hari dan waktu yang telah ditentukan, maka yang bersangkutan wajib 1). Memberitahukan kepada petugas pelayanan akademik dan kosma, baik melalui telepon atau pesan (sms), selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum jadwal praktikum; 2). Memberikan praktikum pengganti kepada mahasiswa dan memberi konfirmasi pada Kepala Laboratorium dan petugas pelayanan akademik; 3). Praktikum pengganti tidak boleh dilakukan bersamaan waktunya dengan praktikum rutin dan tidak boleh dilaksanakan 2 (dua) kali dalam satu hari.

3. Pasca Praktikum

a. Pada setiap akhir kegiatan praktikum, dosen pamong wajib mengisi notulasi perkuliahan secara lengkap dan menanda tangani absensi mahasiswa di dalam kelas/ laboratorium.

(19)

SOP Kegia ta n Pra ktiku m | 17 tangani absensi kehadiran di ruang pelayanan akademik.

c. Uji kompetensi praktikum dapat dilakukan kepada mahasiswa apabila telah selesai pertemuan setiap standar kompetensi praktikum atau dilakukan secara keseluruhan atas semua standar kompetensi masing-masing praktikum.

d. Uji kompetensi praktikum dapat pula dilakukan atas permintaan mahasiswa apabila mereka menganggap telah mampu untuk dilakukan uji kompetensinya.

e. Nilai/ hasil uji kompetensi praktikum dimasukkan ke dalam buku “ Laporan Hasil Uji Kompetensi Praktikum” masing-masing mahasiswa dengan membubuhkan paraf pada setiap kompetensi dan tanda tangan setelah semua uji kompetensi dilaksanakan.

f. Buku “ Laporan Hasil Uji Kompetensi Praktikum” tersebut kemudian diserahkan kepada Kepala Laboratorium selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah uji kompetensi secara keseluruhan dilakukan berdasarkan jadwal akademik yang ditentukan sesuai dengan edaran dari Wakil Dekan I Bidang Akademik untuk kemudian direkapitulasi.

g. Rekapitulasi hasil uji kompetensi kemudian diserahkan kepada jurusan/ program studi masing-masing dan sub bagian akademik.

h. Kepala laboratorium mengadakan evaluasi (dengan angket) tentang kinerja dosen pamong dan proses praktikum di akhir pertemuan praktikum untuk masing-masing mata praktikum.

(20)

18 | Fa ku lta s Ekon om i da n Bisn is Islam UIN SU

I. Ketentuan Khusus

1. Ketentuan pihak-pihak terkait

a. Dekan

Dekan merupakan pimpinan tertinggi di tingkat Fakultas yang bertanggung jawab dalam hal: 1) menetapkan pedoman pelaksanaan praktikum, dari mulai perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengawasan; 2) menetapkan dosen pamong praktikum untuk disahkan oleh Rektor; dan 3) melaporkan hasil evaluasi dan pengawasan pelaksanaan kegiatan praktikum kepada Rektor.

b. W akil Dekan I

Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan melaksanakan tugas sebagai pejabat yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan akademik dan penjaminan mutu di Fakultas. Dalam konteksnya dengan kegiatan praktikum, Wakil Dekan I bertanggung jawab dalam:

1) Mengkoordinasikan program praktikum dengan Kepala Laboratorium;

2) Menyelenggarakan rapat koordinasi Kepala Laboratorium dan pimpinan Jurusan/ Program Studi dengan dosen dan staf akademik;

3) Memeriksa draft roster kegiatan praktikum (dosen pamong, kelompok praktikum mahasiswa dan jadwal);

4) Memberikan arahan kebijakan akademik dan memonitor jalannya proses kegiatan praktikum; 5) Menetapkan jadwal akhir kegiatan praktikum dan

penyerahan hasil uji kompetensi praktikum; dan 6) Melaporkan seluruh pelaksanaan kegiatan

(21)

SOP Kegia ta n Pra ktiku m | 19

c. Kepala Laboratorium

Dalam penyelenggaraan kegiatan praktikum, Kepala Laboratorium bertanggung jawab dalam: 1) Menganalisis standar kompetensi dan materi

praktikum, kebutuhan dosen pamong, kebutuhan sarana dan fasilitas praktikum;

2) Menyusun roster kegiatan praktikum (dosen pamong, kelompok mahasiswa praktikum dan jadwal);

3) Memonitor pelaksanaan kegiatan praktikum dengan melihat notulasi/ jurnal praktikum;

4) Menyelesaikan masalah teknis praktikum berkaitan dengan crash dosen pamong dan ruang, presensi mahasiswa dan perpindahan kelas mahasiswa; dan 5) Melakukan evaluasi kegiatan praktikum yang

dilakukan oleh dosen berkordinasi dengan Dekan dan Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan.

d. Sub-Bagian A kademik

Dalam penyelengaaraan kegiatan praktikum, Sub bagian akademik bertugas untuk:

1) Menyiapkan draft SK dosen pamong praktikum yang telah diperiksa oleh Wakil Dekan I untuk diajukan penetapannya oleh Dekan.

2) Menggandakan SK dosen pamong praktikum dan mendistribusikan kepada dosen;

(22)

20 | Fa ku lta s Ekon om i da n Bisn is Islam UIN SU

e. Ketua Jurusan/prodi

Dalam penyelengaaraan kegiatan praktikum, Ketua Jurusan/ Prodi bertugas untuk berkoordinasi dengan Kepala Laboratorium untuk memonitoring pelaksanaan dan perjalanan kegiatan praktikum.

f. Dosen Pamong

Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dosen pamong adalah dosen dan tenaga profesional kependidikan yang berdasarkan persyaratan kependidikan dan keahliannya ditugaskan menjadi pamong dalam suatu jenis praktikum sesuai kualifikasi akademiknya. Dalam penyelenggaraan kegiatan praktikum, dosen pamong bertanggung jawab dalam: 1) Melaksanakan kebijakan-kebijakan akademik yang

berkaitan dengan proses kegiatan praktikum; 2) Menghadiri rapat koordinasi dengan pimpinan

fakultas/ kepala laboratorium dan sub bagian akademik;

3) Melakukan kontrak kegiatan praktikum dengan mahasiswa;

4) Membimbing mahasiswa dalam kegiatan praktikum minimal 12 kali pertemuan.

5) Melaksanakan uji kompetensi setiap selesai dalam satu standar kompetensi praktikum atau secara keseluruhan standar kompetensi dalam satu jenis praktikum;

(23)

SOP Kegia ta n Pra ktiku m | 21 7) Dosen pamong yang kehadirannya kurang dari

jumlah minimal pertemuan yang telah dipersyaratkan diwajibkan mengganti dengan hari yang lain sampai memenuhi jumlah minimum pertemuan sebelum masa akhir pelaksanaan uji kompetensi praktikum.

g. Petugas Piket (Pelayanan A kademik)

Petugas piket adalah staf bagian akademik yang dinota tugaskan sebagai piket dalam penyelenggaraan praktikum. Dalam tataran operasional, petrugas piket berkewajiban:

1) Menyiapkan, mendistribusikan, dan mengkompilasi daftar hadir dosen;

2) Menyiapkan, mendistribusikan, dan mengkompilasi daftar hadir mahasiswa; dan 3) Mendistribusikan notulasi/ jurnal praktikum. 4) Menyiapkan perlengkapan kegiatan praktikum

bagi dosen pamong

h. M ahasiswa

Dalam penyelenggaraan kegiatan praktikum, mahasiswa merupakan peserta didik yang memberlajarkan diri untuk mengasah kemampuan motorik, keterampilan, dan sikap mental sesuai nilai-nilai akhlaq al-karimah dan budaya bangsa untuk mencapai standar kelulusan sesuai Fakultas/ Jurusan/ Program Studi yang dipilihnya. Dalam penyelenggaraan kegiatan praktikum, mahasiswa diwajibkan:

1) Menghadiri dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan praktikum;

(24)

22 | Fa ku lta s Ekon om i da n Bisn is Islam UIN SU

3) Mengikuti uji kompetensi praktikum.

Dalam satu semester, mahasiswa diwajibkan menghadiri kegiatan praktikum minimal 75% dari jumlah total pertemuan. Mahasiswa yang memiliki kemampuan dalam suatu kompetensi praktikum dapat memohon kepada dosen pamong untuk diuji kompetensinya. Mahasiswa yang dalam uji kompetensinya tidak memenuhi standar minimal dapat mengulang untuk diuji kembali setelah memiliki kemampuan standar kompetensinya.

2. Dokumen Administrasi Peny elenggaraan Kegiatan Praktikum

a. SK Dosen Pamong Praktikum b. Kalender Akademik

c. Standar Kompetensi Praktikum d. Pedoman Praktikum

e. Jadwal Kegiatan Praktikum

f. Daftar Kelompok Praktikum Mahasiswa g. Daftar Hadir Dosen Pamong

h. Daftar Hadir Mahasiswa

i. Notulasi/ Jurnal Kegiatan Praktikum j. Etika dan Tata Tertib Praktikum k. Notulensi Kehadiran Praktikum l. Kontrak Kegiatan Praktikum m.Buku Modul Praktikum

(25)

SOP Kegia ta n Pra ktiku m | 23

J. Penutup

(26)

24 | Fa ku lta s Ekon om i da n Bisn is Islam UIN SU

(27)

SOP Kegia ta n Pra ktiku m | 25 Lampiran-lampiran

Lampiran 1

DA FTA R KELOMPOK PRAKTIKUM M A HASISWA

FA KULTAS EKONOM I DA N BISNIS ISLA M UIN SU

JURUSA N...

SEM ESTER I

KELOM POK I

NO NIM NA MA CONTA CT PERSON

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

(28)

26 | Fa ku lta s Ekon om i da n Bisn is Islam UIN SU Lampiran 2

DA FTA R DOSEN PAM ONG PRA KTIKUM FA KULTA S EKONOM I DA N BISNIS ISLA M IA IN SU

SEM ESTER GA NJIL TA . 2014/ 2015

NO NA M A PRA KTIKUM JUR. SEM . KEL. HA RI JA M RUA NG

1

2

3

4

(29)

SOP Kegia ta n Pra ktiku m | 27

Mengetahui Medan, ………

A n. Dekan Kepala Laboratorium

Wakil Dekan I

(30)

28 | Fa ku lta s Ekon om i da n Bisn is Islam UIN SU Lampiran 4

DA FTA R HA DIR PRAKTIKUM ...

PROGRAM STUDI ...

FAKULTA S EKONOM I DA N BISNIS ISLA M UIN-SU

SEM ESTER GANJIL TA. 2014/2015

(31)

SOP Kegia ta n Pra ktiku m | 29 Lampiran 5

NOTULA SI PRA KTIKUM

JURUSA N ...

Dosen :

Praktikum :

Sem/ Group :

PERT HA RI/TGL M A TERI PA RA F

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

(32)

30 | Fa ku lta s Ekon om i da n Bisn is Islam UIN SU Lampiran 6

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...