PENDAHULUAN:
Keputusan atas TI selama ini dipeganag oleh CIO departemen TI dan bersifat operasional, kehadiran system tatakelola TI mengubah peran dan kualifikasi CIO, sehingga keputusan TI tidak hanya dibuat oleh CIO tetapi melibatkan tim perencana strategic yang lain: CEO, CFO, komite pengarah, BOD dan
Tata kelola TI perlu dirancang dengan baik oleh karena
itu beberapa prinsip diperlukan:
1.Tatakelola TI lebih sebagai sistem pencegahan
TI seharusnya dirancangan aktif tidak menunggu terjadinya permasalahan, tetapi lebih pada pencegahan permasalahan (Preventive Control System).
2.Rancang tatakelola TI secara terintegrasi
Salah satu tujuan perancangan tatakelola TI ini menyusun ,menilai,meningkatkan,dan
mengkonsolidasikan sejumalah mekanisme dalam tatakelola TI.
3.Keterlibatan dan partisipasi eksekutif
Perancangan tatakelola TI melibatkan eksekutif puncak baik untuk mengarahkan mengalokasikan sumber daya mengawasi dan mendukung.
4.Kaji secara rutin
5.Selaras dengan visi organisasi
6.Selaras dengan sistem penghargaan
Tujuan tatakelola TI untuk mengarahkan perilaku individu yang baik,sehingga pencapaian dilakukan dengan baik dan sesuai yang diinginkan dan perilaku tersebut diarahkan dengan sistem penghargaan yang efektif.
7.Tanggungjawab dan kepemilikan yang jelas.
WEIL DAN ROSS
Weil dan ross merekomendasi agar dewan
dereksi memilih CIO yag bertanggung jawab
tehadap tatakelola TI.untuk menunjuk CIO
yang bertanggung jawab terhadap tatakelola
TI ,weil dan ross juga mengusulkan dan
a.
Tatakelola TI tidak dapat dipisahkan dari aktiva-aktivakunci perusahaan misalnya,manusia,keuangan,dan lainnya. sehingga orang yang ditunjuk menjalankan tatakelola TI harus
mempunyai pandangan korporat yang luas diluar teknologi informasi dan juga mempunyai kredibilitas dimata semua pemimpin bisnis.
b
.Mereka yang dipilih dapat bekerjasama memberi kontribusikepada penetapan tataklola TI yang baik.karena satu orang atau satu group tidak dapat menerapkan tatakelola TI.
c.
Aktiva TI suatu penyumbang terbesar kepada kinerja organisasi.fortofolio TI dapat diandalkan,biaya efektif,ketaatan pada aturan aman, dan strategik adalah hal yang penting.orang atau group mampu
8.Pengungkapan yang jelas
Komunikasi dan dukungan tatakelola TI merupakan suatu yang penting dari manajer-manajer senior.semakin transfaran tatakelola TI semakin yakin TI ditatakelola secara.
9.Rancang tatakelola pada level organisasional
berbeda.
1.Proses keputusan prinsip TI
Prinsip – prinsip TI merupakan penentu desain cetak biru pengembangan dan pengguna TI oleh bisnis.
2.proses keputusan arsitektur TI
Arsitektur TI merupakan mekanisme pengorganisasian logic data,aplikasi dan infrastruktur TI, yang diatur dalam bentuk se perangkat kebijakan, hubungan dan pilihan-pilihan teknis untuk mencapai tujuan bisnis yang diinginkan serta integrasi dan
1.proses bisnis inti organisasi
2.informasi dan data yang ddipeelukan
3.kapabilitas tteknis
3.Keputusan infrastruktur TI
Infrastruktur TI merupakan dasar pererncanaan kapabilitas TI, termasuk kapabilitas teknis dan manusiawi
yang diwujudkan dalam bentuk layanan dan aplikasi handal. Infrastruktur TI mencakup empat elemen:
perangkat keras,perangkat lunak, basis data dan jejaring.
4.keputusan kebutuhan aplikasi bagi bisnis
5.keputusan prioritas investasi TI
Keputusan terakhir yang penting dalam system tatakelola TI adalah penentu prioritas investasi TI. Keputusan investasi TI
menjadi keputusan strategic organisasi yang harus di pertimbangkan pada level puncak dan melibatkan para pengambil keputusan bisnis. Keputusan strategis yang terkait dengan prioritas investasi TI adalah ;
1.Penentuan jumlah anggaran yang akan dikeluarkan
keputusan yang tepat adalah tujuan utama dari proses
manajemen SI.
keputusan tersebut tidak dapat berjalan efektif jika
keputusan-keputusan tersebut tidak disusun melalui serangkain mekanisme pembuatan keputusan dan penentuan hak pembuatan keputusan
penentuan letak keputusan dalam sisitem tattakelola TI menjadi