P U T U S A N
NOMOR : 304/Pid.Sus/2013/PT. Bdg
“ DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA “
Pengadilan Tinggi Bandung, yang memerika dan memutus perkara-perkara pidana dalam tingkat banding telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Terdakwa : ---
N a m a : SANDY ARINAJIB bin JHON ABRAHAM ; ---
Tempat lahir : Jakarta ; --- Umur/tanggal lahir : 20 tahun / 16 April 1992 ; --- Jenis kelamin : Laki-laki ; --- Kebangsaan : Indonesia ; ---
Tempat tinggal : Perum PEMDA Jl. Gatot Kaca III Blok B.1 No.5
RT.003/RW.001 Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi ; --- Agama : Islam ; --- Pekerjaan : Mahasiswa ; ---
Terdakwa berada dalam tahanan berdasarkan Surat Perintah / Penetapan Penahanan : --- 1. Penyidik sejak tanggal 09 Pebruari 2013 sampai dengan tanggal 28 Pebruari 2013 ;--- 2. Perpanjangan oleh Penuntut Umum sejak tanggal 01 Maret 2013 sampai
dengan tanggal 09 April 2013 ; --- 3. Penuntut Umum sejak tanggal 09 April 2013 sampaidengan tanggal 28 April
2013 ;--- 4. Hakim Pengadilan Negeri Bekasi sejak tanggal 15 April 2013 sampai dengan 14 Mei 2013 ; --- 5. Perpanjangan oleh Ketua Pengadilan Negeri Bekasi sejak tanggal 15 Mei 2013
sampai dengan tanggal 13 Juli 2013 ; --- 6. Perpanjangan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Bandung sejak tanggal 14 Juli
7. Penahanan Ketua Pengadilan Tinggi Bandung sejak tanggal 01 Agustus 2013 sampai dengan 30 Agustus 2013 ; --- 8. Perpanjangan penahanan Ketua Pengadilan Tinggi Bandung sejak tanggal 31 Agustus 2013 sampai dengan tanggal 29 Oktober 2013 ; ---
Pengadilan Tinggi tersebut ; --- 1. Telah membaca Surat Penetapan Pengadilan Tinggi Bandung, tanggal 5
September 2013 Nomor : 304/Pen/Pid/2013/PT.Bdg., Tentang Penunjukkan Majelis Hakim yang ditunjuk untuk memeriksa dan mengadili perkara ini; --- 2. Telah membaca berkas perkara dan surat-surat yang bersangkutan serta salinan
resmi putusan Pengadilan Negeri Bekasi, tertanggal 29 Juli 2013, Nomor : 458/Pid.B/2013/PN.Bks., dalam perkara tersebut ; --- Menimbang, bahwa berdasarkan Surat Dakwaan Jaksa Penuntut pada Kejaksaan
Negeri Bekasi, tertanggal 09 April 2013 Nomor. Reg.Perkara :
PDM-289/II/BKASI/04/2013. Terdakwa telah didakwa yang pada pokoknya sebagai berikut : --- KESATU :
---Bahwa ia Terdakwa SANDY ARINAJIB bin JHON ABRAHAM bersama dengan WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN (belum tertangkap/Daftar Pencarian Orang), baik bertindak secara bersama-sama ataupun sendiri- sendiri, pada hari yang tidak dapat diingat lagi dalam bulan Desember 2011 sekira jam 17.00 WIB, atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam bulan Desember 2011, bertempat di rumah Terdakwa di Perum PEMDA Jalan Gatot Kaca III Blok B.1 No.5 RT.003 RW.01 Kelurahan Jatiasih Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi, atau setidak-tidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Bekasi, dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain. Perbuatan tersebut dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut : ---
- Bahwa, berawal ketika saksi Korban sedang mengerjakan tugas di Warnet yang dijaga oleh WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN (belum tertangkap/Daftar Pencarian Orang), lalu saksi Korban diajak oleh WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN untuk main kerumah terdakwa di Perum PEMDA Jalan Gatot Kaca III Blok B.1 NO.5 RT.003 RW.01 Kelurahan Jatiasih Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi, dan ketika sampai rumah terdakwa, lalu WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN mengetuk pintu, dan didengar oleh terdakwa yang sedang tidur dikamar lantai atas lalu terdakwa turun dari lantai atas dan membukakan pintu rumah ; ---
- Bahwa, selanjutnya WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN dan saksi Korban berbincang-bincang diruang tamu, sedangkan terdakwa kembali naik keatas dan masuk ke kamar tidurnya, tidak lama kemudian WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN dan saksi Korban ikut naik ke lantai atas dan masuk ke kamar tidur terdakwa, lalu WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN mengunci pintu dan mematikan lampu kamar terdakwa, kemudian WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN dan saksi Korban duduk dikasur tempat tidur bagian atas, sedangkan terdakwa tiduran dikasur bagian bawah dengan memakai selimut ; ---
- Bahwa, pada waktu terdakwa sedang tiduran dikasur bawah dengan ditutupi selimut, WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN dan saksi Korban melakukan hubungan badan / persetubuhan, setelah itu WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN keluar dari kamar tidur terdakwa, dengan membuka kunci pintu dan menutup kembali pintu kamar dan tidak kembali lagi ; ---
- Bahwa, karena terdakwa mendengar suara pintu kamar dibuka dan ditutup kembali, lalu terdakwa membuka selimutnya kemudian bangun dan melihat saksi Korban sendirian sudah tidak memakai pakaian (telanjang bulat), lalu terdakwa bertanya "kemana WAWAN" dan dijawab "keluar", selanjutnya terdakwa mendekati untuk menyelimuti tubuh saksi Korban dan duduk disampingnya, sambil bertanya "sekolah dimana" dan "sudah punya pacar belum", lalu dijawab oleh saksi Korban "sekolah di SMK Lubang Buaya" dan "belum punya pacar", mendengar jawaban tersebut, seharusnya terdakwa menyadari dan patut menduga, bahwa saksi KORBAN, yang masih duduk dibangku SMK, usianya masih anak dan belum waktunya untuk dikawin, akan tetapi terdakwa malah mengunci pintu kamar dari dalam, dikarenakan terdakwa takut adiknya pulang sekolah dan takut ada tetangga masuk ;---
- Bahwa, selanjutnya terdakwa mencium pipi, bibir dan memegang buah dada saksi Korban, sehingga alat kelamin terdakwa menjadi tegang, lalu terdakwa mengeluarkan alat kelaminnya sambil menindih badan saksi Korban, sambil bertanya kepada saksi KORBAN "kamu mau ngak" dan dijawab "terserah", selanjutnya terdakwa memasukan alat kelaminnya kedalam alat kelamin/vagina saksi Korban, dengan cara mendorong dan menarik alat kelamin terdakwa sehingga keluar masuk kedalam alat kelamin/vagina saksi Korban selama kurang lebih 15 (limabelas) menit, sehingga terdakwa mencapai klimak dan mengeluarkan sperma diluar alat kelamin/vagina saksi Korban ;---
- Bahwa, berdasarkan hasil Visum Et Repertum dari Rumah Sakit Umum Daerah Pemerintah Kota Bekasi Nomor : 040.04/046-03326499/X/20121 RM tanggal 19 Oktober 2012 yang ditanda tangani oleh Dr. R. PANDJI SETIAWAN, Sp.OG, NIP.197601132010011002 pada kesimpulannya sebagai berikut : --- - Seorang Remaja ;--- - Tidak tampak adanya sisa selaput dara (pasca melahirkan) ; ---
- Pemeriksaan Laboratorium dari cairan vagina tidak/ditemukan sel mani dan tidak ditemukan kuman gonokok, Test Kehamilan dari air kemih negative; ---
Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 81 ayat (2) Undang-undang RI No.23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak ;--- Atau : ---KEDUA : ---Bahwa ia Terdakwa SANDY ARINAJIB bin JHON ABRAHAM bersama dengan WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN (belum tertangkap/Daftar Pencarian Orang), baik bertindak secara bersama-sama ataupun sendiri- sendiri, pada hari yang tidak dapat diingat lagi dalam bulan Desember 2011 sekira jam 17.00 WIB, atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam bulan Desember 2011, bertempat di rumah terdakwa di Perum PEMDA Jalan Gatot Kaca III Blok B.1 No.5 RT.003 RW.01 Kelurahan Jatiasih Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi, atau setidak-tidaknya pada suatu tempat yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Bekasi, bersetubuh dengan seorang wanita diluar perkawinan, padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umurnya belum lima belas tahun, atau kalau umurnya tidak jelas, bahwa belum waktunya untuk dikawin. Perbuatan tersebut dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut : ---
- Bahwa, berawal ketika saksi Korban sedang mengerjakan tugas di Warnet yang dijaga oleh WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN (belum tertangkap/Daftar Pencarian Orang), lalu saksi Korban diajak oleh WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN untuk main kerumah terdakwa di Perum PEMDA Jalan Gatot Kaca III Slok 8.1 No.5 RT.003 RW.01 Kelurahan Jatiasih Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi, dan ketika sampai rumah terdakwa, lalu WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN mengetuk pintu, dan didengar oleh terdakwa yang sedang tidur dikamar lantai atas lalu terdakwa turun dari lantai atas dan membukakan pintu rumah ; ---
- Bahwa, selanjutnya WAWAN KURN/AWAN bin MASNIN dan saksi Korban
berbincang-bincang diruang tamu, sedangkan terdakwa kembali naik keatas dan masuk ke kamar tidurnya, tidak lama kemudian WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN dan saksi Korban ikut naik ke lantai atas dan masuk ke kamar tidur terdakwa, lalu WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN mengunci pintu dan mematikan lampu kamar terdakwa, kemudian WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN dan saksi Korban duduk dikasur tempat tidur bagian atas, sedangkan terdakwa tiduran dikasur bagian bawah dengan memakai selimut ; ---
- Bahwa, pada waktu terdakwa sedang tiduran dikasur bawah dengan ditutupi selimut, WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN dan saksi Korban melakukan hubungan badan/ persetubuhan, setelah itu WAWAN KURNIAWAN bin MASNIN keluar dari kamar tidur terdakwa, dengan membuka kunci pintu dan menutup kembali pintu kamar dan tidak kembali lagi ; ---
- Bahwa, karena terdakwa mendengar suara pintu kamar dibuka dan ditutup kembali, lalu terdakwa membuka selimutnya kemudian bangun dan melihat saksi Korban sendirian sudah tidak memakai pakaian (telanjang bulat), lalu terdakwa bertanya "kemana WAWAN" dan dijawab "keluar", selanjutnya terdakwa mendekati untuk menyelimuti tubuh saksi Korban dan duduk disampingnya, sambil bertanya "sekolah dimana" dan "sudah punya pacar belum", lalu dijawab oleh saksi Korban "sekolah di SMK Lubang Buaya" dan "belum punya pacar", mendengar jawaban tersebut, seharusnya terdakwa menyadari dan patut menduga, bahwa saksi KORBAN, yang masih duduk dibangku SMK, usianya masih anak dan belum waktunya untuk dikawin, akan tetapi terdakwa malah mengunci pintu kamar dari dalam, dikarenakan terdakwa takut adiknya pulang sekolah dan takut ada tetangga masuk ; ---
- Bahwa, selanjutnya terdakwa mencium pipi, bibir dan memegang buah dada saksi Korban, sehingga alat kelamin terdakwa menjadi tegang, lalu terdakwa mengeluarkan alat kelaminnya sambil menindih badan saksi Korban, sambil bertanya kepada saksi KORBAN "kamu mau ngak" dan dijawab "terserah", selanjutnya terdakwa memasukan alat kelaminnya kedalam alat kelamin/vagina saksi Korban, dengan cara mendorong dan menarik alat kelamin terdakwa sehingga keluar masuk kedalam alat kelamin/vagina saksi Korban selama kurang lebih 15 (Iimabelas) menit, sehingga terdakwa mencapai klimak dan mengeluarkan sperma diluar alat kelamin/vagina saksi Korban ; --- - Bahwa, berdasarkan hasil Visum Et Repertum dari Rumah Sakit Umum Daerah Pemerintah Kota Bekasi Nomor : 040.04/046-03326499/X/2012/RM tanggal 19 Oktober
2012 yang ditanda tangani oleh Dr. R. PANDJI SETIAWAN, Sp.OG,
NIP.197601132010011002 pada kesimpulannya sebagai berikut : --- - Seorang Remaja ; --- - Tidak tampak adanya sisa selaput dara (pasca melahirkan) ; --- - Pemeriksaan Laboratorium dari cairan vagina tidaklditemukan sel mani dan tidaklditemukan kuman gonokok, Test Kehamilan dari air kemih negative; --- Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 287 ayat (1) KUHP ; --- Menimbang, bahwa berdasarkan Surat Tuntutan Pidana (Requisitoir) Penuntut Umum tersebut yang dibacakan pada tanggal 02 Juli 2013 Nomor. Reg.Perkara PDM-289/II/BKASI/04/2013 dan pada pokoknya memohon kepada Majelis Hakim Tingkat Pertama agar menjatuhkan putusan sebagai berikut : ---
1. Menyatakan Terdakwa SANDY ARINAJIB bin JHON ABRAHAM, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain” sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 81 ayat (2)
Undang-undang R.I. Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak, dalam Dakwaan Pertama ; --- 2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa, berupa pidana penjara selama 7
(tujuh) tahun, dengan dikurangi selama Terdakwa dalam tahanan sementara dan dengan perintah Terdakwa tetap ditahan ; --- 3. Menjatuhkan pidana denda sebesar Rp.60.000.000,00 (enam puluh juta
rupiah) dan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 6 (enam) bulan ; --- 4. Menyatakan barang bukti berupa : ---
• 1(satu) lembar surat Kutipan Akta Kelahiran Nomor 650/P/2004 yang dikeluarkan dari Kantor Catatan Sipil dan KB Kota Bekasi, dikembalikan kepada saksi Korban ; ---
5. Membebani Terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp.1.000,00 (seribu rupiah) ; --- Menimbang, bahwa atas tuntutan Penuntut Umum tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bekasi, tertanggal 29 Juli 2013, Nomor : 458/Pid.B/2013/PN.Bks., telah menjatuhkan putusan, yang amarnya sebagai berikut : ---
1. Menyatakan terdakwa : SANDY ARINAJIB bin JHON ABRAHAM tersebut di atas terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “ DENGAN SENGAJA MEMBUJUK ANAK UNTUK MELAKUKAN PERSETUBUHAN DENGANNYA ” ; ---2. Menghukum terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara
selama : 4 (empat)tahun dan6 (enam )bulan ; --- 3. Menetapkan bahwa masa penahanan yang telah dijalani terdakwa sebelum
putusan ini berkekuatan hukum tetap, dikurangkan segenapnya dari pidana yang dijatuhkan tesebut ; --- 4. Menetapkan barang bukti berupa : 1 (satu) lembar Kutipan Akta Kelahiran
Nomor 650/P/2004 tanggal 1 Oktober 2004 atas nama KORBAN, yang dikeluarkan oleh Kantor Badan Kependudukan, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Kota Bekasi dikembalikan kepada saksi KORBAN ;--- 5. Menetapkan agar terdakwa tetap berada dalam tahanan ; --- 6. Menghukum pula terdakwa untuk membayar biaya perkara ini sebesar
Rp.2.000,- (dua ribu rupiah) ; ---
Menimbang, bahwa akta permintaan banding Nomor : 38/Bdg/Akta.Pid/2013/PN.Bks., yang dibuat oleh Panitera / Wakil Panitera Pengadilan Negeri Bekasi, yang menyatakan bahwa Penasehat Hukum Terdakwa pada tanggal 01 Agustus 2013 telah mengajukan permintaan untuk pemeriksaan dalam tingkat banding terhadap putusan tersebut diatas, permintaan
banding mana telah diberitahukan kepada Jaksa Penuntut Umum secara patut dan seksama pada tanggal 21 Agustus 2013 ; ---
Menimbang, bahwa memori banding yang diajukan oleh Penasehat Hukum Terdakwa, yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Bekasi pada tanggal 28 Agustus 2013, memori banding mana telah telah diberitahukan kepada Jaksa Penuntut Umum secara patut dan seksama pada tanggal 28 Agustus 2013 ;
Menimbang, baha surat pemberitahuan untuk mempelajari berkas perkara
(inzaqe) yang dibuat Panitera / Wakil Panitera Pengadilan Negeri Bekasi Nomor : WII.U5/4117/HN.05.03/VIII/2013., dan WII.U5/4118/HN.05.03/VIII/2013., sebelum
dikirim ke Pengadilan Tinggi Bandung, telah diberitahukan kepada Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa secara patut dan seksama masing-masing pada tanggal 21 Agustus 2013 ; ---
Menimbang, bahwa permintaan banding dari Penasehat Hukum Terdakwa tersebut diajukan, masih dalam tenggang waktu dan dengan cara serta syarat-syarat yang ditentukan oleh Undang-undang oleh karena itu permintaan banding tersebut secara formal dapat diterima ; ---
Menimbang, bahwa setelah Pengadilan Tinggi mempelajari dengan seksama berkas perkara dan salinan resmi putusan Pengadilan Negeri Bekasi, tertanggal 29 Juli 2013, Nomor. 458/Pid.B/2013/PN.Bks., yang dimintakan banding tersebut, memori banding dari Penasehat Hukum Terdakwa, keterangan dibawah sumpah dari saksi-saksi, serta keterangan Terdakwa ditinjau dalam hubungannya satu dengan yang lain, maka Pengadilan Tinggi dapat membenarkan dan menyetujui pendapat Hakim Tingkat Pertama yang berdasarkan alasan-alasan terurai didalam putusannya telah tepat dan benar menyatakan perbuatan Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “ DENGAN SENGAJA MEMBUJUK ANAK UNTUK MELAKUKAN PERSETUBUHAN DENGANNYA “, sebagaimana didakwakan dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum dalam dakwaan kesatu, yakni tindak pidana yang termaktub dan diancam pidana dalam pasal 81 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, sehingga oleh Pengadilan Tinggi dijadikan sebagai pendapat dan alasan sendiri didalam memeriksa dan mengadili perkara ini ; ---
Menimbang, bahwa perihal penjatuhan pidana selain berdasarkan hal-hal yang memberakan dan meringankan sebagaimana dikemukakan oleh Hakim Tingkat Pertama, Pengadilan Tinggi perlu menambah pertimbangan sebagai berikut : ---
• Bahwa tidak adil apabila Terdakwa sendiri yang menanggung hukuman atas perbuatan pidana yang dilakukan tersebut, oleh karena perbuatan pidana itu juga dillakukan saudara Wawan Kurniawan bin Masnin yang kini melarikan diri; • Bahwa Terdakwa menyesali dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi
perbuatanya, Terdakwa relatif masih muda, berstatus mahasiswa
berkeinginan untuk melanjutkan perkuliahan apabila ia selesai menjalani pidananya, sehingga dikemudian hari dapat diharapkan Terdakwa menjadi orang yang berguna bagi dirinya sendiri, keluarga dan Negara karenanya hukuman dipandang adil bagi Terdakwa sebagaimana disebutkan dalam amar putusan dibawah ini ; --- Menimbang, bahwa terhadap masa penahanan yang telah dijalani selama ini oleh Terdakwa, haruslah dikurangkan seluruhnya dari hukuman pidana yang dijatuhkan kepada Terdakwa tersebut ; ---
Menimbang, bahwa oleh karena Terdakwa berada dalam tahanan berdasarkan Surat Perintah / Penetapan penahanan yang sah, maka terdapat cukup alasan untuk menentukan supaya Terdakwa tetap berada dalam tahanan ; ---
Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas, maka putusan Pengadilan Negeri Bekasi tertanggal 29 Juli 2013, Nomor : 458/Pid.B/2013/PN.Bks., haruslah diperbaiki sepanjang mengenai lamanya pidana yang dijatuhkan, sehingga amar selengkapnya berbunyi sebagaimana tersebut dibawah ini ; ---
Menimbang, bahwa karena terdakwa tetap dinyatakan bersalah dan harus dijatuhi dipidana, maka kepadanya dibebankan untuk membayar biaya perkara dalam kedua tingkat peradilan ; ---
Memperhatikan Pasal 81 ayat 2 Undang-Undang Nomor. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, serta pasal-pasal dari undang-undang dan peraturan lain yang bersangkutan dengan perkara ini ; ---
M E N G A D I L I :
• Memperbaiki putusan Pengadilan Negeri Bekasi, tertanggal 29 Juli 2013, Nomor : 458/Pid.B/2013/PN.Bks., yang dimintakan banding tersebut sepanjang mengenai lamanya pidana yang dijatuhkan, sehingga amar selengkapnya berbunyi sebagai berikut ; ---
1. Menyatakan terdakwa : SANDY ARINAJIB bin JHON ABRAHAM tersebut
di atas terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak
pidana : “DENGAN SENGAJA MEMBUJUK ANAK UNTUK
MELAKUKAN PERSETUBUHAN DENGANNYA” ; ---2. Menghukum terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara
selama : 3 (tiga)tahun dan 6 (enam) bulan ; --- 3. Menetapkan bahwa masa penahanan yang telah dijalani Terdakwa sebelum putusan ini berkekuatan hukum tetap, dikurangkan segenapnya dari pidana yang dijatuhkan tesebut ; --- 4. Menetapkan barang bukti berupa : 1 (satu) lembar Kutipan Akta Kelahiran
Nomor 650/P/2004 tanggal 1 Oktober 2004 atas nama KORBAN, yang dikeluarkan oleh Kantor Badan Kependudukan, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Kota Bekasi dikembalikan kepada saksi KORBAN ; --- 5. Memerintahkan agar Terdakwa tetap berada dalam tahanan ; --- 6. Membebankan biaya perkara kepada terdakwa pada kedua tingkat
peradilan yang dalam tingkat banding sebesar Rp. 2.000.- (dua ribu rupiah);---
Demikianlah diputuskan dalam sidang permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Bandung, pada hari ini : Senin, tanggal 23 - September - 2013, oleh kami : RUSSEDAR. SH., Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Bandung, sebagai Hakim Ketua Majelis, dengan H. SUKARMAN SITEPU. SH. M.Hum., dan ENOS RADJAWANE. SH., masing-masing sebagai Hakim Anggota, berdasarkan Surat Penetapan Ketua Pengadilan Tinggi Bandung tertanggal 5 September 2013 Nomor : 304/Pen/Pid.Sus/2013/PT.Bdg., dan putusan tersebut pada hari dan tanggal itu juga diucapkan dalam persidangan yang dinyatakan terbuka untuk umum oleh Hakim Ketua Majelis dan Hakim-hakim Anggota dengan dihadiri oleh NENOY APRILOSANA. SH.
Panitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi tersebut akan tetapi tanpa hadirnya Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa.
HAKIM ANGGOTA, HAKIM KETUA,
Ttd Ttd
H. SUKARMAN SITEPU. SH. M.Hum., RUSSEDAR. SH. Ttd
ENOS RADJAWANE. SH., PANITERA PENGGANTI, Ttd NENOY APRILOSANA. SH. , .