LAPORAN KEGIATAN UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING TAHUN 2017 UNTUK

17  13  Download (0)

Teks penuh

(1)

1 LAPORAN KEGIATAN

UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING TAHUN 2017

UNTUK

KEGIATAN PELATIHAN KONSELOR SEBAYA MAHASISWA TAHUN 2017 UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Kementerian Negara : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Unit Organisasi : Unit Pelaksana Teknis Layanan Bimbingan dan Konseling Program : Pelatihan Konselor Sebaya Mahasiswa UNM

Sasaran Program : Mahasiswa Universitas Negeri Makassar

Kegiatan : Kegiatan Pelatihan Konselor Sebaya Mahasiswa Tahun 2017 Indikator Kinerja : Mahasiswa memiliki Pengetahuan Sikap, Keterampilan Dasar,

serta Mampu Menegakkan kode etik dalam Memberikan Bantuan kepada Sesama Manusia

I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Dewasa ini fenomena-fenomena seperti masalah belajar (misalnya IPK rendah, prokrastinasi,sulit konsentrasi dll), masalah pribadi dan sosial yang mengarah pada perilaku maladjusted seperti pertikaian antar mahasiswa, aksi anarkis, pemalakan, dan lain-lain. Kondisi ini tampak telah menggejala dikalangan mahasiswa di berbagai perguruan tinggi termasuk Universitas Negeri Makassar (UNM). Dosen penasihat akademik (DPA) yang secara fungsional telah diberi amanah untuk membimbing para mahasiswa juga tampaknya belum benar-benar optimal perannya. Kenyataannya seringkali mahasiswa datang menemui DPA-nya hanya pada saat pengisian kartu rencana studi (KRS), selebihnya mahasiswa hampir-hampir tidak pernah melakukan konsultasi secara personal dengan DPA-nya terkait masalah-masalah yang mereka hadapi dalam lingkup akademiknya.

Unit pelaksana teknis Bimbingan dan Konseling (UPT-LBK) Universitas Negeri Makassar, sebagai lembaga yang diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan masalahnya, nampaknya belum berfungsi secara optimal. Hal ini terutama disebabkan oleh beberapa kendala, baik yang bersifat teknis maupun non-teknis, diantaranya: 1) kurangnya tenaga konselor yang terdapat dalam lingkup UPT-LBK yang dapat bekerja secara profesional; 2) tenaga konselor yang tergabung dalam

(2)

2 UPT-LBK bekerja secara part time, ini disebabkan karena seluruh tenaga konselor tersebut pada saat yang bersamaan juga harus melaksanakan tugas sebagai dosen pada fakultas masing-masing, sehingga waktu yang mereka siapkan untuk bertugas di UPT-BK menjadi sangat terbatas; 3) hubungan antara mahasiswa dengan konselor belum terbangun secara intim, disebabkan karena belum tersosialisasikannya dengan baik keberadaan UPT-LBK di tengah-tengah mahasiswa; 4) masih minimnya kesadaran mahasiswa untuk memanfaatkan keberadaan UPT-LBK sebagai salah satu wadah yang disiapkan oleh pihak universitas, yang dapat membantu mereka dalam memecahkan masalah yang mereka hadapi, terutama dalam kaitannya dengan hal-hal yang bersifat akademik maupun non akademik.

Berkaca pada kondisi obyektif tersebut di atas, maka dipandang perlu untuk melakukan suatu kegiatan yang dapat membantu mengatasi beberapa kendala di atas. Pihak UPT-LBK dalam hal ini dengan mempertimbangkan berbagai masukan yang ada, menyepakati untuk melakukan suatu pelatihan yaitu pelatihan konselor sebaya bagi mahasiswa.

Program pelatihan konselor sebaya bagi mahasiswa merupakan salah satu solusi alternatif yang dianggap dapat membantu mengefektifkan peran UPT-BK di kalangan mahasiswa. Hal ini disebabkan karena mahasiswa sendiri yang notabene sebagai peserta dalam kegiatan pelatihan ini yang akan terjun langsung ke tengah-tengah teman sebayanya untuk membantu rekan-rekannya sesama mahasiswa dalam menyelesaikan masalah yang ada, tentu saja setelah mereka dibekali beberapa materi dan keterampilan yang terkait dengan proses konseling. Peran konselor sebaya dalam hal ini hanya sebatas bantuan yang lebih bersifat sebagai pertolongan pertama, sebelum pada akhirnya mahasiswa yang sedang bermasalah tersebut dapat ditangani oleh DPA-nya, atau secara profesional ditangani langsung oleh seorang konselor B. Tujuan

Setelah mengikuti kegiatan pelatihan konselor sebaya, mahasiswa dapat menguasai beberapa keterampilan terkait dengan program konseling, diantaranya:

1. Mampu memahami konsep dan kerangka kerja program konseling sebaya, serta memahami fungsi dan peranannya sebagai konselor sebaya.

2. Memiliki pengetahuan, sikap, keterampilan dasar, serta mampu menegakkan kode etik dalam memberikan bantuan kepada sesama mahasiswa.

(3)

3 3. Memahami dan dapat menerapkan teknik-teknik non tes (observasi, wawancara, angket, dll) dalam mengidentifikasi dan memfasilitasi masalah yang dihadapi oleh mahasiswa.

4. Mampu menyusun dan menghasilkan program kerja pelayanan konseling sebaya yang siap dilaksanakan pasca pelatihan.

C. Strategi Pencapaian Keluaran 1. Metode Pencapaian Keluaran

Kegiatan dalam program ini dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: a. Persiapan

Pada tahap persiapan pelaksanaan dilakukan kegiatan:

1) Pembentukan Panitia Pelaksana oleh Pimpinan Universitas, Panitia pelaksana selanjutnya menyusun proposal dengan mempertimbangkan masukan dari koordinator. Kepanitian tersebut mencakup Tugas Ketua Panitia, Sekretaris dan Staf Devisi lainnya yang dibutuhkan. Tugas Ketua Panitia adalah melakukan sinkronisasi rencana, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan serta menyusun laporan akhir kegiatan.

2) Penyusunan pedoman pelaksanaan kegiatan (Term of Reference)

3) Rapat finalisasi pedoman pelaksanaan kegiatan dengan seluruh panitia pelaksana.

4) Publikasi ke seluruh Fakultas, Jurusan, Program Studi serta Lembaga Kemahasiswaan mengenai jadwal pelaksanaan kegiatan. Publikasi ini akan dilaksanakan dengan menggunakan beberapa metode seperti pemasangan Baliho, Spanduk, Poster, Pamflet, penyebaran undangan ke Fakultas, Jurusan, Prodi dan Lembaga Kemahasiswaan. Selain itu publikasi juga dilakukan dengan menggunakan sosial media seperti facebook, Instagram, twitter, Blog, dan website Universitas.

5) Pendaftaran peserta di panitia bagian administrasi untuk dikelola lebih lanjut 6) Pengadaan barang serta perlengkapan penunjang kegiatan seperti

perlengkapan pemateri, perlengkapan acara, serta perlengkapan lainnya yang mengacu pada dokumen perencanaan dan pengadaan barang dan diawasi lansung oleh unit kerja dan tim yang ditunjuk.

b. Pelaksanaan

(4)

4 1) Pelaksanaan pelatihan dikemas dalam bentuk kegiatan pelatihan, yang diikuti oleh 189 (seratus mahasiswa), berlangsung selama 3 hari. Materi-materi yang disajikan dalam kegiatan pelatihan ini adalah materi-materi yang terkait dengan konsep dan beberapa jenis keterampilan yang dibutuhkan, kemampuan yang bersifat praktis dalam kaitannya dengan pelatihan konselor sebaya mahasiswa.

2) Metode pelaksanaan pelatihan pengembangan pribadi-sosial mahasiswa menggunakan pendekatan participatory-training dengan metode

brainstorming, diskusi dan kerja kelompok.

3) Pasca pelatihan, mahasiswa diharapkan mampu membantu mengatasi masalah-masalah yang berkaitan terutama masalah akademik teman sebaya di kampus, dengan memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang telah didapatkan dalam pelatihan.

c. Evaluasi

Evaluasi dilakukan untuk menilai tingkat keterlakasanaan kegiatan dan pencapaian tujuan kegiatan. Evaluasi proses dilaksanakan pada saat kegiatan berlangsung dan evaluasi hasil dilakukan setelah seluruh kegiatan termasuk materi keterampilan telah selesai dilatihkan.

1) Lingkup Evaluasi :meliputi kesesuaian kegiatan dengan tujuan, manfaat serta luaran yang dicapai, keberhasilan kegiatan dan laporan keuangan yang sesuai dengan pedoman yang berlaku.

2) Metode Evaluasi

 Cheklist aspek manajerial serta aspek kegiatan

 Membandingkan aspek perencanaan yang termuat dalam proposal dengan laporan pelaksanaan kegiatan.

 Pencapaian peserta pasca pelatihan 3) Hasil Evaluasi

Hasil evaluasi dijadikan sebagai pedoman dalam menyusun ToR dan Juknis pelaksanaan kegiatan dengan melihat kekurangan serta kelebihan pada pelaksanaan kegiatan sebelumnya.

D. Sasaran

Sasaran Pelatihan Konselor Sebaya Universitas Negeri Makassar adalah mahasiswa yang telah menempuh minimal 2 semester, memiliki indeks prestasi

(5)

5 akademik minimal 3,3, berkepribadian baik, memiliki karakter yang kuat, dan berminat pada fenomena dan permasalahan mahasiswa

I. KETENTUAN UMUM

A. Tema

Konselor Sebaya bagi Mahasiswa UNM Tahun 2017 B. Waktu dan Tempat

1. Pelatihan Konselor Sebaya UNM dilaksanakan di ball room, lantai 2 Gedung Pinisi Universitas Negeri Makassar

2. Pelatihan Konselor Sebaya UNM dilaksanakan pada hari Jumat-Minggu, tanggal 04-06 Oktober 2017.

C. Kepanitiaan

Kepanitiaan pelatihan Konselor Sebaya mahasiswa UNM, tahun 2017 adalah UPT Layanan Bimbingan dan Konseling dan Kemahasiswaan Universitas Negeri Makassar.

D. Narasumber/Instruktur

Instruktur-instruktur yang direncanakan pada kegiatan pelatihan konselor sebaya bagi mahasiswa ini, sebagai berikut:

a. Pemateri Umum

1. Prof. Dr.H. Husain Syam, M.T.P. 2. Prof. Dr. Rer.Nat. Muharram, M.Si 3. Dr. Arifuddin, M.Kes

b. Instruktur

1. Dr. Abdullah Sinring, M.Pd 2. Dr. Sulaiman Samad, M.Si 3. Dr. Abdullah Pandang, M.Pd. 4. Drs. Muhammad Anas Malik, M.Si 5. Prof. Dr. H. Syamsul Bachri Thalib, M.Si 6. Prof. Dr. Muhammad Jufri, M.Si

7. Dr. Abdul Saman, S.Pd., M.Si., Kons. 8. Dr. Farida Aryani M.Pd

9. Prof. Dr. Arifin Ahmad, M.A 10. Dr. Muh. Daud, M. Si

11. Suciani Latif, S.Pd, M.Pd 12. Nur Fadhilah Umar, S.Pd, M.Pd

(6)

6 13. Akhmad Harum, S.Pd., M.Pd

E. Peserta

Peserta pelatihan Konselor Sebaya mahasiswa adalah mahasiswa yang telah menempuh minimal 2 semester, memiliki indeks prestasi akademik minimal 3,3, berkepribadian baik, memiliki karakter yang kuat, dan berminat pada fenomena dan

(7)

7

II. MANUAL ACARA

MANUAL ACARA KEGIATAN KONSELOR SEBAYA BAGI MAHASISWA

BALLROOM LT. 2 PHINISI UNM

(MAKASSAR, 4 – 6 OKTOBER 2017)

Jadwal Kegiatan Pemateri/Instruktur Moderator Kelas

Jumat, 4 Oktober 2017

07.00 – 08.00 Registrasi 08.00 – 09.30 Pembukaan

Materi : Menjadi Mahasiswa Sukses

Rektor UNM Dr. Abdullah Sinring, M.Pd A,B, C

09.30 – 10.30 Kebijakan Dasar Akademik Wakil Rektor Bidang Akademik Akhmad Harum, S.Pd., M.Pd A,B,C 10.30 – 11.30 Pola Pembinaan Mahasiswa Wakil Rektor Bidang

Kemahasiswaan

Nur Fadhilah Umar, S.Pd, M.Pd A,B,C

ISHOMA

13.00 – 17.30 Peer Counselor Dr. Abdullah Sinring, M.Pd Sinta Nurul Oktaviana Kasim, S.Pd, M.Pd

(8)

8

Jadwal Kegiatan Pemateri/Instruktur Moderator Kelas

Sabtu, 5 Oktober 2017

KELAS A 08.00 – 10.00 Keterampilan Dasar Komunikasi

Konseling

Dr. Farida Aryani, M.Pd Syahruddin Mustika, S.Pd A

BREAK

10.15 – 12.00 Ngobrol Yuk! Upaya untuk membangun kepercayaan diri BKonselor Sebaya

Prof. Dr. Muhammad Jufri S.Psi, M. Si

Syahruddin Mustika, S.Pd A

ISHOMA

13.00 – 17.00 Teori dan Praktikum Bimbingan dan Konseling Kelompok

Akhmad harum, S.Pd, M.Pd Hamka A

KELAS B 08.00 – 10.00 Teori dan Praktikum Bimbingan

dan Konseling Kelompok

Akhmad harum, S.Pd, M.Pd Muliyana, S.Pd B

BREAK

10.15 – 12.00 Keterampilan Dasar Komunikasi Konseling

Dr. Farida Aryani, M.Pd Muliyana, S.Pd B

(9)

9 13.00 – 17.00 Ngobrol Yuk! Upaya untuk

membangun kepercayaan diri Konselor Sebaya

Prof. Dr. Muhammad Jufri S.Psi, M. Si

Miftahul Adnin B

KELAS C 08.00 – 10.00 Ngobrol Yuk! Upaya untuk

membangun kepercayaan diri Konselor Sebaya

Dr. Muh. Daud, M. Si Muh. Fiqri Syahrir, S.Pd C

BREAK

10.15 – 12.00 Teori dan Praktikum Bimbingan dan Konseling Kelompok

Akhmad harum, S.Pd, M.Pd Nurul Maulida, S.Pd C

ISHOMA

13.00 – 17.00 Keterampilan Dasar Komunikasi Konseling

Dr. Farida Aryani, M.Pd Muh. Fiqri Syahrir, S.Pd C

Jadwal Kegiatan Pemateri/Instruktur Moderator Kelas

Minggu, 6 Oktober 2017

KELAS A 08.00 – 10.00 Praktik Mengidentifikasi &

Penanganan Masalah Mahasiswa

(10)

10 BREAK

10.15 - 12.00 Teori Konseling Individu Suciani Latif, M.Pd. Syahruddin Mustika, S.Pd A ISHOMA

13.00 – 15.00 Praktik Konseling Individu Nur Fadhilah Umar, S.Pd, M.Pd

Hamka A

KELAS B

08.00 – 10.00 Praktik Konseling Individu Nur Fadhilah Umar, S.Pd., M.Pd

Muliyana, S.Pd B

BREAK

10.15 - 12.00 Praktik Mengidentifikasi & Penanganan Masalah Mahasiswa

Drs. Muhammad Anas, M.Si. Muliyana, S.Pd B

ISHOMA

13.00 – 15.00 Teori Konseling Individu Suciani Latif, M.Pd. Miftahul Adnin B

KELAS C

08.00 – 10.00 Teori Konseling Individu Dr. Abdullah Sinring, M.Pd Muh. Fiqri Syahrir, S.Pd C BREAK

10.15 - 12.00 Praktik Konseling Individu Nur Fadhilah Umar, S.Pd., M.Pd

(11)

11 ISHOMA

13.00 – 15.00 Praktik Mengidentifikasi & Penanganan Masalah Mahasiswa

Drs. Muhammad Anas, M.Si. Muh. Fiqri Syahrir, S.Pd C

Jadwal Kegiatan Pemateri/Instruktur Moderator Kelas

Minggu, 6 Oktober 2017

15.00 – 17.30 Menyusun Rencana Tindak Lanjut Dr. Abdullah Pandang, M.Pd Sinta Nurul Oktaviana Kasim, M.Pd

(12)

12 F. PENGGUNAAN DANA

Alokasi penggunaan dana pelatihan Konselor Sebaya mahasiswa tahun anggaran 2017 tertera dalam Tabel 1. berikut:

No. Kegiatan Alokasi Dana Pajak Realisasi Sisa dana 1. ATK dan Bahan Habis Pakai

Lainnya

Rp 18.200.000,- Rp 0 100 % Rp 0

2. Honorarium Rp 46.700.000,- Rp 0 100 % Rp 0

3. Konsumsi Rp 34.720.000,- Rp 0 100 % Rp. 0

4 Dokumentasi dan Pengandaan Laporan

Rp 1.300.000,- Rp 0 100 % Rp 0

Jumlah Total Rp 100.920.000,- Rp 0

II. PENUTUP

Demikianlah laporan pelaksanaan kegiatan pelatihan Konselor Sebaya mahasiswa UNM. Semoga hasil pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut dapat memenuhi harapan dan tujuan program kegiatan kemahasiswaan pada umumnya dan kegiatan pelatihan konselor Sebaya mahasiswa pada khususnya.

Makassar, 16 November 2017 Kepala UPT-LBK UNM

Dr. Abdullah Sinring, M.Pd. NIP. 196203031988031003

(13)

13 DOKUMENTASI

(14)
(15)
(16)
(17)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :