RESUME PENGAUDITAN
PENGUJIAN PENGENDALIAN DAN PENGUJIAN
SUBSTANTIF
Nama : Wahyuningsih
NIM : 2014017011
Kelas : 4 A
1FAKULTAS EKONOMI (FE)
UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA
Perancangan program audit untuk pengujian pengendalian terhadap siklus jasa personel
Rangka perancangan program audit untuk pengujian pengendalian terhadap siklus jasa personel :
1. Pemahaman sistem informasi akuntasi untuk pelaksanaan transaksi pembayaran jasa personel
2. Penentuan kemungkinan slah saji dalam setiap tahap pelaksanan transaksi pembayaran jasa personel
3. Penentuan aktivitas pengendalian yang diperlukan untuk mendeteksi dan mencegah slah saji dalam setiap tahapan pembayaran jasa personel 4. Penentuan prosedut audit untuk mendeteksi efektifitas pengendalian
5. Penyusunan program audit untuk pengujian pengendalian terhadap transaksi
Fungsi yang terkait
Fungsi Nama unit organisasi pemegang fungsi 1. Fungsi penerimaan pegawai Bagian kepegawaian
2. Fungsi pencatatan waktu Bagian pencatatan waktu 3. Fungsi pembuatan daftar gaji&upah Bagian gaji & upah 4. Fungsi pembuatan bukti kas keluar Bagian Utang 5. Fungsi pembayaran gaji&upah Bagian Kasa
6. Fungsi akuntasi biaya Biaya akuntasi biaya 7. Fungsi akuntasi umum Bagian akuntasi umum
Fungsi penerimaan pegawai bertanggung jwab untuk mencari karyawan baru, menyeleksi calon karyawan, memutuskan penempatan karyawan baru, mebuat surat keputusan tarif gaji dan upah karyawan, kenaikan pangkat dna golongan gaji, mutasi karyawan dan
pemberhentian karyawan.
Fungsi pencatatan waktu bertanggung jawab untuk menyelenggaran catatan waktu hadir karyawan perusahaan.
Fungsi pembuatan daftar gaji dan upah bertanggung jawab menghitung penghasilan setiap karyawan.
Fungsi pembuatan bukti kas keluar bertanggung jawab membuat perintah pengeluran kas untuk pembayaran kas gaji dan upah seperti yang tercantum dalam daftar gaji dan upah. Fungsi pembayaran gaji dan upah bertanggung jawab untuk mengisi cek guna pembayaran gaji dan upah dan mengunakan cek tersebut ke bank
Fungsi akuntasi umum bertanggung jawab untuk mencatat gaji dan upah dalam jurnal umum.
Dokumen
Dokumen sumber dan sokumen pendukung yang digunakan dalam siklus jas personal disajikan berikut ini :
Dokumen transaksi Dokumen sumber Pendukung
1. Penacatatan biaya Bukti kas keluar Rekap daftar gaji dan upah Gaji dan upah
2. Pencatatan pembayaran Bukti kas keluar Daftar gaji dan upah Gaji dan upah
Dokumen lengkap yang digunakan dalam siklus penggajian dan pengupahan adalah sebagian berikut :
1. Dokumen pendukung perubahan gaji dan upah 2. Kartu jam hadir
3. Kartu jam kerja
4. Daftar gaji dan daftar upah
5. Rekap daftar gaji dan rekap daftar upah 6. Surat pernyataan gaji dan upah
7. Amplop gaji dan upah 8. Bukti kas keluar
Catatan akuntasi
Catatan akuntasi yang yang dilakukan dalam siklus jasa personal adalah :
Jurnal umum digunakan untuk mencatat distribusi biaya tenaga kerja kedalam setiap pesanan dan departemen dalam perusahaan yang memakai jasa tenaga kerja.
Kartu kos produk, ini merupakan buku pembantu yang digunakan untuk mencatat upah tenaga kerja langsung yang dikelarkan untuk pesanan tertentu.
Buku pembantu biaya, digunakan untuk mencatat biaya tenaga kerja setiap departemen dalam perusahaan.
Kartu penghasilan karyawan, merupakan catatan mengenai penghasilan dan berbagai potongannya yang diterima oleh setiap karyawaan .
Aktivitas pengendalian yang diperlukan dalam siklus jasa personal
Bersadarkan salah saji yang diperkirakan akan terjadi dalam siklus jasa personal, aktivitas pengendalian yang dapat mencegah dan mendeteksi slah saji tersebut mencakup :
1. Fungsi pencatatan waktu hadir harus terpisah dari fungsi operasi 2. Otorisasi dari manajer yang berwenang untuk
b. Setiap perubahan gaji dan upah karyawan karena perubahan pangkat, perubahan tarif gaji dan upah, tambahan kaluarga
c. Setiap potongan ats gaji dan upah karyawan selain pihak pajak penghasilan karyawan
d. Kartu jam hadir e. Perintah lembur f. Daftar gaji dan upah
g. Bukti kas keluar untuk pembayaran gaji dan upah h. Bukti memorial untuk pembebanan biaya tenaga kerja
3. Penggunaan formulir bernomir urut tercetak dan penggunanya dipertanggung jawabkan
4. Pengecekan independen atas :
a. Trif upah yang dicantumkan dlam kartu jam kerja b. Kartu jam hadir
c. Pemasukan kartu jam hadir ke dalam mesin pencatat waktu d. Pembuatan daftar gaji dan upah
e. Pembayaran gaji dan upah 5. Rekonsiliasi
a. Perubahan dalam kartu penghasilan karyawan dengan daftar gaji dan upah karyawan
b. Penghitungan pajak penghasilan karyawan dengan kartu penghasilan karyawan 6. Pengguanan kartu penghasilan karyawan sebagai tanda penerimaan gaji dan upah oleh
karyawan
7. Penggunaan penduan akun dan pelaporan biaya tenaga kerja pada waktu kerja tepat
Daftar gaji dan upah harus diotorisasi kepada fungsi personalia
Seperti telah disebutkan daftar gaji dan upah merupan dokumen yang dipakai sebagai dasar pembayaran gaji dan upah kepada karyawan yang berhak. Oleh karena itu, daftar gaji dan upah ini harus diotorisasi oleh kepada fungsi personalia yang menunjukan bahwa :
1. Karyawan yang tercantum dalam daftar gaji dan upah adalah karyawan yang diangkat menurut surat keputusan pejabat yang berwenang
2. Tarif gaji dan upah yang dipakai sebagai dasar penghitungan gaji dan uph adalah tarif yang berlaku sesuai dengan surat keputusan pejabat yang berwenang
3. Data yang dipakai sebagai dasar penghitungan gaji dan upah karyawan telah diotorisasikan oleh yang berwenang
4. Perkalian daan penjumlahan yang tercantum dalam daftar gaji dan upah telah dicek ketelitiannya
Penyusunan program audit untuk pengujian pengendalian terhadap siklus jasa personal
Berdasarkan dafta prosedur audit yang dapat digunakan oleh audit untuk melakukan pengujian pengendalian terhadap siklus jasa personal, dapat disusun program audit untuk pengujian pengandalian terhadap silus salah salah saji.berbagai program audit dapat
Pengujian substantif terhadap saldo akun yang terkait dengan siklus jasa personal
Saldo akun yang terkait dengan siklus jasa personal adalah : 1. Utang gaji dan upah
2. Utang pajak penghasilan keryawan 3. Utang dana pengsiun
4. Utang bonus 5. Utang komisi
Oleh karena berbagai saldo akun yang terkait dengan siklus jasa personel merupakan akun utang lancar, pengujian substantif terhadap saldo akun yang terkait dengan siklus jasa personel mirip denngan pengujian substantif terhadap saldo utang usaha.
Pengujian substantif yang secara spesifik berlaku terhadap berbagai saldo akun yang terkait dengan siklus jas personel terletak pada
1. Prosedur analitik
2. Penghitungan kembali utang gaji dan upah 3. Verifikasi terhadap kompensasi bagi eksekutif.
Kompasiana
PENGUJIAN PENGENDALIAN DAN
PENGUJIAN SUBSTANTIF
Perancangan program audit untuk pengujian pengendalian terhadap siklus jasa personel
Rangka perancangan program audit untuk pengujian pengendalian terhadap siklus jasa personel :
1. Pemahaman sistem informasi akuntasi untuk pelaksanaan transaksi pembayaran jasa personel
2. Penentuan kemungkinan slah saji dalam setiap tahap pelaksanan transaksi pembayaran jasa personel
3. Penentuan aktivitas pengendalian yang diperlukan untuk mendeteksi dan mencegah slah saji dalam setiap tahapan pembayaran jasa personel
4. Penentuan prosedut audit untuk mendeteksi efektifitas pengendalian
Fungsi yang terkait
Fungsi Nama unit organisasi pemegang fungsi
1. Fungsi penerimaan pegawai Bagian kepegawaian 2. Fungsi pencatatan waktu Bagian pencatatan waktu 3. Fungsi pembuatan daftar gaji&upah Bagian gaji & upah 4. Fungsi pembuatan bukti kas keluar Bagian Utang 5. Fungsi pembayaran gaji&upah Bagian Kasa 6. Fungsi akuntasi biaya Biaya akuntasi biaya 7. Fungsi akuntasi umum Bagian akuntasi umum
Fungsi penerimaan pegawai bertanggung jwab untuk mencari karyawan baru, menyeleksi
calon karyawan, memutuskan penempatan karyawan baru, mebuat surat keputusan tarif gaji dan upah karyawan, kenaikan pangkat dna golongan gaji, mutasi karyawan dan
pemberhentian karyawan.
Fungsi pencatatan waktu bertanggung jawab untuk menyelenggaran catatan waktu hadir
karyawan perusahaan.
Fungsi pembuatan daftar gaji dan upah bertanggung jawab menghitung penghasilan setiap
karyawan.
Fungsi pembuatan bukti kas keluar bertanggung jawab membuat perintah pengeluran kas
untuk pembayaran kas gaji dan upah seperti yang tercantum dalam daftar gaji dan upah.
Fungsi pembayaran gaji dan upah bertanggung jawab untuk mengisi cek guna pembayaran
gaji dan upah dan mengunakan cek tersebut ke bank
Fungsi akuntasi biaya bertanggung jawab mencatat distribusi biaya kedalam kartu kos produk
dan kartu biaya berdasarkan rakap gaji dan upah dan kartu jam kerja.
Fungsi akuntasi umum bertanggung jawab untuk mencatat gaji dan upah dalam jurnal umum.
Dokumen
Dokumen sumber dan sokumen pendukung yang digunakan dalam siklus jas personal disajikan berikut ini :
Dokumen transaksi Dokumen sumber Pendukung
1. Penacatatan biaya Bukti kas keluar Rekap daftar gaji dan upah
2. Pencatatan pembayaran Bukti kas keluar Daftar gaji dan upah Gaji dan upah
Dokumen lengkap yang digunakan dalam siklus penggajian dan pengupahan adalah sebagian berikut :
1. Dokumen pendukung perubahan gaji dan upah 2. Kartu jam hadir
3. Kartu jam kerja
4. Daftar gaji dan daftar upah
5. Rekap daftar gaji dan rekap daftar upah 6. Surat pernyataan gaji dan upah
7. Amplop gaji dan upah 8. Bukti kas keluar
Catatan akuntasi
Catatan akuntasi yang yang dilakukan dalam siklus jasa personal adalah :
Jurnal umum digunakan untuk mencatat distribusi biaya tenaga kerja kedalam setiap pesanan dan departemen dalam perusahaan yang memakai jasa tenaga kerja.
Kartu kos produk, ini merupakan buku pembantu yang digunakan untuk mencatat upah tenaga kerja langsung yang dikelarkan untuk pesanan tertentu.
Buku pembantu biaya, digunakan untuk mencatat biaya tenaga kerja setiap departemen dalam perusahaan.
Kartu penghasilan karyawan, merupakan catatan mengenai penghasilan dan berbagai potongannya yang diterima oleh setiap karyawaan .
Aktivitas pengendalian yang diperlukan dalam siklus jasa personal
Bersadarkan salah saji yang diperkirakan akan terjadi dalam siklus jasa personal, aktivitas pengendalian yang dapat mencegah dan mendeteksi slah saji tersebut mencakup : 1. Fungsi pencatatan waktu hadir harus terpisah dari fungsi operasi
2. Otorisasi dari manajer yang berwenang untuk
b. Setiap perubahan gaji dan upah karyawan karena perubahan pangkat, perubahan tarif gaji dan upah, tambahan kaluarga
c. Setiap potongan ats gaji dan upah karyawan selain pihak pajak penghasilan karyawan d. Kartu jam hadir
e. Perintah lembur f. Daftar gaji dan upah
g. Bukti kas keluar untuk pembayaran gaji dan upah h. Bukti memorial untuk pembebanan biaya tenaga kerja
3. Penggunaan formulir bernomir urut tercetak dan penggunanya dipertanggung jawabkan 4. Pengecekan independen atas :
a. Trif upah yang dicantumkan dlam kartu jam kerja b. Kartu jam hadir
c. Pemasukan kartu jam hadir ke dalam mesin pencatat waktu d. Pembuatan daftar gaji dan upah
e. Pembayaran gaji dan upah 5. Rekonsiliasi
a. Perubahan dalam kartu penghasilan karyawan dengan daftar gaji dan upah karyawan b. Penghitungan pajak penghasilan karyawan dengan kartu penghasilan karyawan
6. Pengguanan kartu penghasilan karyawan sebagai tanda penerimaan gaji dan upah oleh karyawan
7. Penggunaan penduan akun dan pelaporan biaya tenaga kerja pada waktu kerja tepat
Daftar gaji dan upah harus diotorisasi kepada fungsi personalia
2. Tarif gaji dan upah yang dipakai sebagai dasar penghitungan gaji dan uph adalah tarif yang berlaku sesuai dengan surat keputusan pejabat yang berwenang
3. Data yang dipakai sebagai dasar penghitungan gaji dan upah karyawan telah diotorisasikan oleh yang berwenang
4. Perkalian daan penjumlahan yang tercantum dalam daftar gaji dan upah telah dicek ketelitiannya
Penyusunan program audit untuk pengujian pengendalian terhadap siklus jasa personal
Berdasarkan dafta prosedur audit yang dapat digunakan oleh audit untuk melakukan pengujian pengendalian terhadap siklus jasa personal, dapat disusun program audit untuk pengujian pengandalian terhadap silus salah salah saji.berbagai program audit dapat
diklasifikasikan kembali menurut asersi yang dituju : keberadaan atau kejadian, kelengkapan dan penilaian atau alokasi.
Pengujian substantif terhadap saldo akun yang terkait dengan siklus jasa personal
Saldo akun yang terkait dengan siklus jasa personal adalah : 1. Utang gaji dan upah
2. Utang pajak penghasilan keryawan 3. Utang dana pengsiun
4. Utang bonus 5. Utang komisi
Oleh karena berbagai saldo akun yang terkait dengan siklus jasa personel merupakan akun utang lancar, pengujian substantif terhadap saldo akun yang terkait dengan siklus jasa personel mirip denngan pengujian substantif terhadap saldo utang usaha.
Pengujian substantif yang secara spesifik berlaku terhadap berbagai saldo akun yang terkait dengan siklus jas personel terletak pada
1. Prosedur analitik
2. Penghitungan kembali utang gaji dan upah 3. Verifikasi terhadap kompensasi bagi eksekutif.