INDONESIAN FIRST LANGUAGE

20 

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

INDONESIAN

FIRST LANGUAGE

Written examination

Thursday 19 November 2009

Reading time: 3.00 pm to 3.15 pm (15 minutes) Writing time: 3.15 pm to 5.15 pm (2 hours)

QUESTION AND ANSWER BOOK

Structure of book

Section Number of questions Number of questions to be answered Number of marks Suggested times (minutes) 1 1 1 25 30 2 1 1 30 40 3 5 1 25 50 Total 80 120

• Students are permitted to bring into the examination room: pens, pencils, highlighters, erasers, sharpeners, rulers and any printed monolingual and/or bilingual dictionary in one or two separate volumes. Dictionaries may be consulted during the reading time and also during the examination. • Students are NOT permitted to bring into the examination room: blank sheets of paper and/or white

out liquid/tape.

• No calculator is allowed in this examination.

Materials supplied

• Question and answer book of 16 pages, including Assessment criteria on page 16.

Instructions

• Write your student number in the space provided above on this page.

• Write all your answers in the spaces provided in this question and answer book. The spaces provided give you an idea of how much you should write.

At the end of the examination

• Hand in this question and answer book at the end of the examination.

Students are NOT permitted to bring mobile phones and/or any other unauthorised electronic devices into the examination room.

Figures

Words

STUDENT NUMBER

Letter

(2)
(3)

SECTION 1 – continued

You may make notes in this space.

TEXT 1 Question 1

a. Apa yang menjadi topik utama dalam wawancara ini?

b. Apa yang dilakukan oleh ibu Sri Manan hingga beliau mendapat penghargaan dari Pemerintah?

• • • •

c. Bagaimana tanggapan masyarakat terhadap penyelenggaraan seni budaya yang digelar oleh ibu Sri Manan? Jelaskan!

d. Menurut ibu Sri Manan, apa yang dimaksud dengan lembaga bahasa akan

menjadi benteng budaya Melayu?

e. Mengapa Ibu Sri Manan menganggap bahwa menggubah puisi lebih mudah daripada pantun?

f. Bilamana ibu Sri Manan dikenal sebagai pengguna pantun?

SECTION 1 – Listening and responding

Instructions for Section 1

You will hear one text. It will be played twice. There will be a pause of approximately five minutes between the first and second playings of the text. You may make notes at any time.

(4)

You may make notes in this space.

g. Mengapa Tanjung Pinang disebut sebagai negri pantun?

(5)

SECTION 2 – continued

SECTION 2 – Reading and responding

Instructions for Section 2

Read the two texts and then answer the question in 200–250 words in INDONESIAN.

You may make notes in this space.

Pemberdayaan Keluarga Anak Jalanan

Anak jalanan di Indonesia merupakan fenomena perkotaan yang kompleks. Juga, permasalahan ini disebabkan oleh berbagai faktor terkait seperti paradigma pembangunan yang terpusat, mencuatnya konsep Hak Azazi Manusia [HAM], serta kebijakan pemerintah yang tidak terpadu. Selain itu, kehidupan rumah tangga asal anak-anak jalanan merupakan salah satu faktor pendorong penting.

Pemerintah telah berupaya menangani anak jalanan dengan pengalokasian dana, fasilitas pelayanan hingga penyediaan fasilitas rumah singgah. Namun, rumitnya permasalahan dan jumlah anak jalanan yang terus meningkat menyebabkan hasil penanganannya masih belum memuaskan dan efektif. Hal ini dikarenakan belum mempunyai model penanganan yang jelas, sistematik, dan berkesinambungan.

Keluarga sering merupakan akar persoalan karena kurang perhatian terhadap anak mereka yang disebabkan oleh faktor ekonomi. Pendapatan keluarga tidak cukup untuk membiayai dan menumbuhkembangkan anak-anak secara layak.

Bagaimana memberdayakan ekonomi mereka padahal tidak semua keluarga memiliki keterampilan kerja? Salah satu alternatif adalah pemberian pelatihan dan program pendampingan disertai pemberian bantuan modal usaha yang sesuai dengan kondisi sosial lingkungan tempat mereka hidup.

Dengan pelatihan dan pendampingan melalui usaha ekonomi produktif, keluarga bisa memperoleh tambahan penghasilan. Jika usaha ini berhasil maju, penghasilannya akan dapat memperbaiki tingkat kehidupan mereka. Pada gilirannya keluarga diberdayakan untuk dapat memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak mereka.

Oleh Jatmiko

(6)

You may make notes in this space.

TEXT 3

Pendidikan Alternatif Untuk Anak Jalanan

Question 2

Dengan menggunakan Teks 2 dan 3, buatlah sebuah surat kepada redaksi untuk Koran

Ibukota Sepekan yang mengemukakan masalah anak jalanan dalam menghadapi

masa depannya. Jelaskan permasalahannya dan jalan keluar yang ditawarkan untuk mengatasi masalah ini.

Total 30 marks Asap berbagai kendaraan terasa

menusuk hidung, dan sesak memenuhi rongga dada. Namun, bocah-bocah ‘lampu merah’ tampak tak merasakan kondisi yang sama sekali tak menyenangkan itu. Mereka berpindah dari satu kendaraan ke kendaraan yang lain sambil menadahkan tangan, gurat-gurat kebocahan tampak jelas pada wajah dan bening matanya yang menatapku.

I n i a d a l a h g a m b a r a n t e n t a n g kehidupan dan aktivitas anak-anak yang ‘berkarya’ di perempatan jalan raya. Dalam usia yang begitu belia, mereka sudah diharuskan memanggul beban kehidupan. Bahkan, banyak diantara mereka yang tidak sanggup membagi waktu dan kekurangan biaya, lantas merelakan masa-masa pendidikannya. Keadaan anak-anak ‘lampu merah’ yang minim pendidikan harus dicarikan solusinya. Program pendidikan yang selama ini dicanangkan belum banyak menyentuh bidang pendidikan untuk anak-anak ‘lampu merah’. Penyaluran bantuan seringkali tidak mencapai mereka, sebab kebanyakan sudah tidak bersekolah lagi. Oleh sebab itu, harus ada sebuah metode

pembelajaran yang bisa dijadikan pendidikan alternatif di tengah aktivitasnya yang tidak mengenal kompromi.

Pembangunan rumah singgah dapat menjadi sebuah pilihan, paling tidak ada sebuah perpustakaan mini dan alat-alat tulis. Buku-buku yang disediakanpun harus menunjang program pembelajaran yang dikembangkan untuk mereka. Semua itu untuk memudahkan mereka dalam proses belajar, sebab akan sulit bagi mereka untuk lebih banyak mengorbankan waktu demi belajar. Kondisi inilah yang harus dipertimbangkan sebaik-baiknya dalam penyediaan fasilitas dan merancang metode belajar untuk komunitas anak-anak jalanan. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa rasa cinta terhadap ilmu pengetahuan akan t u m b u h s u b u r d a l a m p i k i r a n mereka. Maka, menjadi tugas para aktivis pendidikan dan masyarakat untuk menumbuhkan rasa cinta dan semangat belajar tersebut pada mereka.

(7)
(8)
(9)
(10)

Question 3

Gebrakan anti rokok di tempat-tempat umum yang sedang gencar digalakkan oleh pemerintah Indonesia membuat Anda tercengang dan kagum. Tulislah sebuah surat kepada teman Anda di Australia yang mengemukakan baik buruknya peraturan anti merokok ini untuk negara Indonesia.

OR Question 4

Bayangkan Anda sedang berada di persimpangan jalan menuju cita-cita Anda. Dengan menggunakan kartun ini, tulislah dalam buku harian Anda suka duka yang Anda temui dalam usaha menuju ke sana.

OR Question 5

“Tradisi merupakan hal yang penting, akan tetapi kita harus membuka diri untuk ide dan budaya baru.” Buatlah sebuah evaluasi esai yang menjelaskan tentang benar tidaknya pernyataan ini.

OR Question 6

Penggunaan Informasi dan Komunikasi Teknologi yang sedang marak di sekolah-sekolah dasar di Indonesia menimbulkan keresahan di masyarakat. Sebagai ketua Organisasi Siswa di sekolah Anda, Anda diundang untuk berbicara dalam pertemuan orang tua murid tentang keuntungan dan kerugian penggunaan Informasi dan Komunikasi Teknologi dalam pendidikan dasar. Buatlah naskah pidato Anda.

OR Question 7

Tanpa sengaja Anda mendengar percakapan antara seorang gadis dan ibunya. Si gadis dengan berapi-api sedang menceritakan cita-citanya ingin menjadi seorang astronot agar dapat pergi ke bulan. Tetapi, mengingat si gadis adalah anak tunggal, si ibu tampak keberatan. Tulislah sebuah cerita imajinatif tentang percakapan ini.

Total 25 marks

SECTION 3 – Writing in Indonesian

Instructions for Section 3

Answer one question in 300–450 words in INDONESIAN. Space is provided on the following page to make notes.

(11)

SECTION 3 – continued

(12)
(13)
(14)
(15)

A script book is available from the supervisor if you need extra paper to complete your answer. Please ensure you write your student number in the space provided on the front cover of the script book. At the end of the examination, place the script book inside the front cover of this question and answer book.

(16)

Assessment criteria

Section 1: Listening and responding

• the capacity to understand general and specific aspects of texts • the capacity to convey information accurately and appropriately

Section 2: Reading and responding

• the capacity to identify and synthesise relevant information and ideas from the texts • appropriateness of structure and sequence

• accuracy, range and appropriateness of vocabulary and grammar (including punctuation and, where relevant, script)

Section 3: Writing in Indonesian

• relevance, breadth and depth of content • appropriateness of structure and sequence

• accuracy of vocabulary and grammar (including punctuation and, where relevant, script) • range and appropriateness of vocabulary and grammar

(17)
(18)
(19)
(20)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :