KATA PENGANTAR. Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-nya,

Teks penuh

(1)

i

(2)
(3)
(4)

iv

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya, penulis dapat menyelesaikan karya tulis “Hubungan antara Smartphone Addiction dan Sustained Attention pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana” tepat pada waktu yang telah ditentukan.

Terselesaikannya laporan ini tidak lepas dari dukungan moral dan mental, arahan, kritik yang positif, serta saran yang membangun dari semua pihak. Sebagai rasa syukur, dalam kesempatan kali ini penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada:

1. Prof. DR. dr. Putu Astawa, Sp. OT (K), M.Kes sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana atas segala fasilitas yang telah disediakan. 2. dr. I Made Krisna Dinata, S.Ked, M.Erg sebagai pembimbing dan penasihat

dalam penyusunan penelitian.

3. Dr. Luh Made Indah Sri Handari Adiputra, S.Psi, M.Erg sebagai penguji untuk memberikan nasihat dan mendukung penyelesaian penelitian ini.

Penulis menyadari bahwa karya tulis ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran demi kemajuan penulis untuk ke depannya. Semoga penelitian ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Denpasar, November 2016

(5)

v

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS SKRIPSI

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya tulis yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Apabila kemudian hari terbukti bahwa saya melakukan tindakan menyalin atau meniru tulisan orang lain sebagai hasil pemikiran saya sendiri, maka gelar dan ijazah yang telah diberikan oleh universitas batal saya terima.

Denpasar, 10 November 2016 Yang menyatakan

(6)

vi ABSTRAK

HUBUNGAN ANTARA SMARTPHONE ADDICTION DAN SUSTAINED ATTENTION PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN

DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara smartphone addiction dengan sustained attention pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Variabel Smartphone addictions adalah perilaku keterikatan atau kecanduan terhadap smartphone yang memungkinkan menjadi masalah sosial seperti halnya menarik diri, dan kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari atau sebagai gangguan kontrol impuls terhadap diri seseorang. Variabel sustained attention adalah kemampuan untuk mempertahankan atensi saat melakukan aktivitas berulang dalam jangka waktu yang panjang..

Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik cross-sectional dengan data primer menggunakan teknik simple random sampling. Sampel yang didapatkan pada penelitian ini berjumlah 139 responden (53 laki laki dan 86 perempuan; rata rata umur = 20,76 ± 0,666) . Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1 September hingga 20 Oktober 2016 di kampus Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Data diambil dari pengumpulan kuesioner SAS-SV dan pengukuran tingkat sustained attention menggunakan PC-PVT.

Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov didapatkan data berdistribusi tidak normal. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan uji Mann-Whitney U dan didapatkan, minRT (p=0,011), maxRT (p=0,000), meanRT (p=0,000), medianRT (p=0,001), yaitu nilai kurang dari 0,05 (p<0,05).

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa smartphone addiction berhubungan secara signifikan dengan sustained attention pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kata kunci: smartphone, smarrtphone addiction, sustained attention, PC-PVT

(7)

vii ABSTRACT

RELATION BETWEEN SMARTPHONE ADDICTION AND SUSTAINED ATTENTION ON MEDICAL STUDENTS OF UDAYANA UNIVERSITY

This study aims to determine whether is there relationship between smartphone addiction and sustained attention among medical students of Udayana University. Smartphone addiction variable is behavior of the excessive use of cell phone that can be regarded as an impulse control disorder, . While sustained attention is the capacity to sustain the attention while doing activity in a long period of time.

This analytic cross-sectional research use simple random sampling technique with the primary data. 139 Samples (53 males and 86 females; mean age = 20,76 ± 0,666) taken are based on the criteria of inclusion and exclusion. The study is done between september 1 to October 20, 2016 in the University of Udayana. The data are collected from the SAS-SV questionnaire and measurement of level sustained attention using PC-PVT.

Based on the results of Kolmogorov-Smirnov statistical test, found that the data distributed abnormally. Then, the data are analyzed using Mann-Whitney U test, found that the value of minRT (p=0,011), maxRT (p=0,000), dan meanRT (p=0,000), medianRT (p=0,001) is less than 0.05(p<0,05 ).

The result indicates that smartphone addiction relates with sustained attention significantly on medical students of Udayana Universty.

(8)

viii

DAFTAR ISI

Halaman

SAMPUL DALAM ... i

LEMBAR PERSETUJUAN... ii

PENETAPAN PANITIA PENGUJI ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS SKRIPSI ... v

ABSTRAK ... vi

ABSTRACT ... vii

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL ... xi

DAFTAR GAMBAR ... xii

DAFTAR ARTI LAMBANG, SINGKATAN, DAN ISTILAH ... xiii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiv

BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Rumusan Masalah ... 3 1.3 Tujuan Penelitian ... 3 1.4 Manfaat Penelitian ... 3 1.4.1 Manfaat teoritis ... 3 1.4.2 Manfaat praktis... 3

BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Mahasiswa ... 5

2.2 Smartphone ... 5

2.3 Smartphone Addiction ... 6

2.3.1 Definisi Smartphone Addiction ... 6

2.3.2 Prevalensi Smartphone Addiction ... 6

2.2.3 Efek Smartphone Addiction ... 6

2.2.4 Pengukuran Smartphone Addiction ... 8

2.4 Atensi ... 8

2.4.1 Definisi Atensi ... 8

(9)

ix

2.4.3 Neuroscience Atensi ... 10

2.5 Sustained Attention ... 11

2.5.1 Definisi Sustained Attention ... 11

2.5.2 Pengukuran Sustained Attention ... 11

2.6 Hubungan Mahasiswa dan Smartphone Addiction ... 12

2.7 Hbungan Smartphone Addiction dan Sustained Attention ... 14

BAB III KERANGKA BERPIKIR, KONSEP, DAN HIPOTESIS PENELITIAN 3.1 Kerangka Berpikir ... 15

3.2 Kerangka Konsep ... 16

3.3 Hipotesis ... 17

BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Desain Penelitian ... 18

4.2 Tempat dan Waktu Penelitian ... 18

4.3 Populasi dan Sampel Penelitian ... 18

4.3.1 Populasi penelitian ... 18

4.3.2 Sampel penelitian ... 19

4.3.3 Besar sampel ... 19

4.3.4 Teknik pengambilan sampel ... 20

4.4 Variabel Penelitian ... 21

4.4.1 Kriteria variabel ... 21

4.4.2 Definisi operasional ... 21

4.5 Instrumen Penelitian... 23

4.6 Prosedur Penelitian... 24

4.6.1 Tahap persiapan penelitian ... 24

4.6.2 Tahap pelaksanaan penelitian ... 24

4.7 Pengolahan dan Rencana Analisis Data ... 25

4.7.1 Pengolahan data ... 25

4.7.2 Rencana analisis data ... 26

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN 5.1 Karakteristik Umum Subjek Penelitian ... 27

5.2 Gambaran data PC-PVT pada Smartphone Addiction dan Non Smartphone Addiction ... 28

(10)

x

5.2.1 Gambaran Mean RT pada Smartphone Addiction dan Non

Smartphone Addiction ... 28

5.2.2 Gambaran Median RT pada Smartphone Addiction dan Non Smartphone Addiction ... 29

5.2.3 Gambaran Min RT pada Smartphone Addiction dan Non Smartphone Addiction ... 30

5.2.4 Gambaran Max RT pada Smartphone Addiction dan Non Smartphone Addiction ... 30

5.3 Hasil Uji Hipotesis Data PVT dengan Smartphone Addiction ... 31

BAB VI SIMPULAN DAN SARAN 6.1 Simpulan ... 33

6.2 Saran ... 33

DAFTAR PUSTAKA ... 34

(11)

xi

DAFTAR TABEL

Tabel 5.1 Karakteristik Umum Subjek Penelitian... 27 Tabel 5.2 Hasil Uji Normalitas Data menggunakan Kolmogorov-Smirnov ... 29

(12)

xii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1 Kerangka Konsep ... 16 Gambar 5.1 Box plot Mean RT pada Smartphone Addiction dan Non Smartphone Addiction ... 28 Gambar 5.2 Box plot Median RT pada Smartphone Addiction dan Non Smartphone Addiction ... 29 Gambar 5.3 Box plot Min RT pada Smartphone Addiction dan Non Smartphone Addiction ... 30 Gambar 5.4 Box plot Max RT pada Smartphone Addiction dan Non Smartphone Addiction ... 30

(13)

xiii

DAFTAR ARTI LAMBANG, SINGKATAN, DAN ISTILAH

ACE : Attentional resources, connection, encoding E-book : Electonic Book (Buku elektronik)

EEG : electroencephalography

E-mail : Electonic Mail (Surat Elektronik) KBBI : Kamus Besar Bahasa Indonesia MeanRT : Mean Reaction Time

MedianRT : Median Reaction Time MinRT : Minimal Reaction Time

MaxRT :Maximum Reaction Time

OS : Operating System (Sistem Operasi)

PC : Personal Computer

PC-PVT : Personal Computer - Psychomotor Vigilance Test PVT : Psychomotor Vigilance Test

RT : Reaction Time (Waktu Reaksi)

RIM : Research in Motion (Blackberry)

SAS-SV : Smartphone Addiction Scale Short Version

(14)

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Dokumentasi Penelitian ... 37

Lampiran 2 Lembar Penjelasan Penelitian Kepada Partisipan ... 38

Lampiran 3 Lembar Persetujuan menjadi Partisipan ... 39

Lampiran 4 Kuesioner Penelitian ... 40

Lampiran 5 Data Penelitian ... 41

(15)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kebutuhan akan alat komunikasi modern semakin meningkat seiring perkembangan zaman. Kini banyak orang yang menggunakan smartphone untuk memenuhi gaya hidup modernnya. Di Indonesia, pengguna aktif Smartphone pada tahun 2018 diprediksi melampui seratus juta pengguna (Millward, 2016). Definisi

Smartphone menurut oxford dictionaries adalah ponsel yang dapat menjalankan

fungsi dari komputer, umumnya memiliki tampilan antarmuka touchscreen, akses internet, dan sistem operasi. Sistem operasi yang umum digunakan adalah Symbian OS, iOS, RIM BlackBerry, Windows Mobile, Linux, dan Android (Sarwar et al., 2013).

Penggunaan smartphone memberikan dampak yang sangat signifikan pada berbagai aspek kehidupan manusia, mulai dari bidang ekonomi, edukasi, kesehatan, serta kehidupan sosial (Sarwar et al., 2013). Smartphone juga secara perlahan mengubah norma, budaya serta tingkah laku. Tapi, dibalik itu secara tidak sadar penggunaan smartphone yang berlebihan dapat menyebabkan suatu kecanduan (Kwon et al., 2013).

Penggunaan smartphone yang berlebihan saat ini dapat dengan mudah dijumpai dalam masyarakat dan penggunaan yang berlebihan juga berhubungan dengan atensi. Contohnya, pejalan kaki menonton video yang berasal dari smartphone ketika menyebrang jalan, tanpa memperhatikan rambu rambu lalu lintas yang sangat berisiko untuk tertabrak oleh kendaraan yang melintas, sopir yang mengoperasikan smartphone pada saat berkendara dapat menyebabkan

(16)

2

kecelakaan lalu lintas. National Safety Council (2013) di Amerika Serikat memperkirakan 21% dari total kecelakaan atau 1,2 juta kecelakaan pada tahun 2013 di Amerika melibatkan pengunaan cellphone pada saat mengemudi.

Sebuah studi oleh Alfawareh (2014) tentang penggunaan

smartphone oleh mahasiswa di Najran University menunjukkan 94,14% mahasiswa

telah memiliki smartphone. Penggunan smartphone pada mahasiswa umumnya untuk menelpon (83,2%), memeriksa email (49,8%), melihat website (72,9%), berkirim pesan (65%), membaca dokumen (42,9%), berselancar di internet (79,9%), memotret gambar (75,2%), mendengarkan musik (65,3%), merekam video (63,4%), menonton film (48,8%), dan penggunaan untuk media sosial (91,92%). Smartphone dapat menjadi sumber informasi saat mahasiswa membutuhkannya untuk menunjang proses akademis seperti menggunakan

smartphone sebagai alat untuk merekam perkuliahan, mengunduh materi

perkuliahan, mencatat materi kuliah.

Fasilitas menarik dari smartphone seperti situs media sosial, game

online, serta fasilitas TV, dan streaming video dapat menjadi sumber gangguan,

tidak hanya gangguan bagi mahasiswa pengguna smartphone akan tetapi dapat menjadi gangguan bagi mahasiswa lain disekitarnya (Sarwar et al, 2013). Perilaku tersebut apabila tidak terkontrol dan terkendali akan menjadikan individu tersebut mengalami kecanduan terhadap smartphone, atau yang disebut dengan smartphone

addiction. Salah satu ciri khas smartphone addiction adalah penggunanya selalu

memeriksa smartphone hampir setiap waktu dan merasa cemas jika tidak menggunakan smartphone (Leung, 2006). Sebuah studi tentang pengguna

(17)

3

memeriksa perangkatnya sedikitnya satu kali dalam sejam (Sarwar et al., 2013). Bahkan pada tingkat adiksi yang berat, pengguna smartphone merasa tidak dapat hidup tanpa adanya smartphone. Peneliti mengungkapkan bahwa penggunaan

smartphone berlebihan berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental (Igarashi,

2008).

1.2 Rumusan Masalah

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah “Apakah ada hubungan antara

smartphone addiction dengan sustained attention pada mahasiswa Program Studi

Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana ?”

1.3 Tujuan Penelitian

Mengetahui hubungan antara smartphone addiction dengan sustained

attention pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran

Universitas Udayana

1.4 Manfaat Penelitian 1.4.1 Manfaat teoritis

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan para pembaca terutama mengenai hubungan antara smartphone addiction dengan

sustained attention pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas

Kedokteran Universitas Udayana

1.4.2 Manfaat praktis

a. Bagi peneliti

Mengetahui hubungan antara smartphone addiction dengan sustained

(18)

4

Universitas Udayana sehingga dapat menambah pengetahuan dan menjadi acuan untuk penelitian berikutnya.

b. Bagi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Menambah kepustakaan hubungan antara smartphone addiction dengan

sustained attention pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas

Kedokteran Universitas Udayana sehingga dapat memberikan masukan bagi peneliti di masa mendatang serta dapat menjadi bahan untuk membuat regulasi dalam proses belajar mengajar.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :