• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV MEDIA DAN TEKNIS PRODUKSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV MEDIA DAN TEKNIS PRODUKSI"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

66 BAB IV MEDIA DAN TEKNIS PRODUKSI

IV.1 Media Utama

Berdasarkan pada strategi perancangan dan konsep desain yang telah dibuat, media utama yang dipilih adalah video iklan layanan masyarakat tentang berinteraksi dengan anak melalui cara bermain, karena dengan bermain bersama interaksi akan terjalin lebih baik lagi. Media utama ini akan disebarkan melalui media online seperti Youtube dengan format mp4 supaya kualitas suara yang dihasilkan berkualitas bagus dan memudahkan audiens untuk mengakses video iklan layanan masyarakat tersebut.

IV.2 Teknis Produksi

Teknis produksi pada perancangan ini memuat tahapan akhir dari semua proses yang telah disusun, pada tahap ini seluruh gagasan dan materi yang telah dibuat sebelumnya akan diproses kembali untuk dijadikan sebuah tampilan visual yang diinginkan.

IV.2.1 Pra Produksi

Pra Produksi ini meliputi tahap awal sebelum melakukan pembuatan karya visual, pada tahap ini digunakan untuk mencari ide, gagasan, data, dan ide visual untuk membuat storyline dan storyboard. Berikut adalah tahapan pra produksi, yaitu:

• Ide cerita

Ide cerita dibuat karena adanya fenomena di masyarakat, agar pesan yang akan disampaikan dapat diterima oleh khalayak sasaran tentu dengan mengikuti alur, dan tentunya dapat mengacu kepada data yang telah diperoleh.

• Storyline

Storyline merupakan sebuah plot ataupun subplot dari sebuah cerita film, video, maupun animasi.

(2)

67 • Storyboard

Storyboard merupakan beberapa gambar yang dibuat untuk menggambarkan suatu urutan alur cerita dengan dipilih bagian awal atau inti pada sebuah film, dan sebagai gambaran saat pengambilan gambar sebuah video.

• Latar Tempat

Tempat yang akan digunakan dalam pengambilan gambar adalah sebuah rumah yang sederhana, dan disesuaikan dengan kebutuhan pengambilan gambar.

• Properti

Properti yang digunakan berupa mainan mobil-mobilan, boneka, buku gambar, crayon, stik PS, mainan monopoli, televisi dan handphone.

IV.2.2 Produksi

Tahap ini merupakan tahap yang dilakukan setelah seluruh rangkaian perancangan pada tahap - tahap pra produksi selesai dibuat. Alat-alat yang digunakan dalam pengambilan gambar, diantaranya kamera dslr Canon 700d, lighting, dan software Adobe Premiere Pro untuk mengedit video.

• Dalam tahap editing video, langkah pertama yang dilakukan adalah memilih video yang akan di edit kedalam software Adobe Premiere Pro

Gambar IV.1 Screenshot Memilih Video Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(3)

68

• Dalam tahap kedua masukan video yang telah dipilih kedalam software Adobe Premiere Pro

Gambar IV.2 Screenshot Video Pada Adobe Premiere Pro Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

• Tahap ketiga adalah editing video seperti memotong video sesuai dengan kebutuhan, mementukan durasi video, dan memberikan musik pada video.

Gambar IV.3 Screenshot Video Editing Pada Adobe Premiere Pro Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(4)

69

• Tahap terakhir memberikan kalimat sesuai dengan tema yang diangkat.

Gambar IV.4 Screenshot Memberikan Text Pada Video di Adobe Premiere Pro Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

IV.2.3 Pasca Produksi

Tahap pasca produksi penggabungan komponen yang telah dilakukan proses editing seperti memotong video, tune warna, efek, teks, dan audio untuk menjadi sebuah video yang utuh. Proses rendering menggunakan software Adobe Premiere Pro 2017.

Gambar IV.5 Screenshot Proses Rendering Video di Adobe Premiere Pro Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(5)

70

Setelah proses rendering selesai maka video tersebut sudah siap untuk ditayangkan ataupun dipublikasikan di media internet seperti Youtube dan Instagram.

Scene 1

Menampilkan sebuah tv yang menyala dengan voice over suara dari tv tersebut. Scene 2

Menampilkan seorang ayah, dan satu orang anak laki-laki yang sedang duduk fokus menonton tv tanpa adanya interaksi dari keduanya.

Scene 3

Menampilkan seorang ayah yang sedang asik bermain handphone dan terlihat seorang anak yang sedang asik menggambar tanpa adanya interaksi.

Scene 4

Menampilkan seorang anak yang sedang memegang gambar, dan ingin menunjukan hasil gambarnya kepada sang ayah.

Gambar IV.6.1 Potongan Film Iklan Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(6)

71 Scene 5

Menampilkan seoorang ayah yang sedang mengambil gambar yang disodorkan oleh anaknya, namun sang ayah hanya melihat dan tersenyum dan kemudian melanjutkan bermain handphone.

Scene 6

Menampilkan gambar yang sudah tergeletak diatas meja. Scene 7

Menampilkan text tentang “apakah respon seperti itu akan terjalin interaksi yang baik dengan anak?”

Scene 8

kemudian dilanjut dengan text “kemungkinan tidak”.

Gambar IV.6.2 Potongan Film Iklan Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(7)

72 Scene 9

Menampilkan text tentang “ubah responnya dengan cara bermain”. Scene 10

Menampilkan seorang anak yang sedang menggambar dengan di dampingi sang ayah yang ada disebelahnya.

Scene 11

Menampilkan seorang ayah dan anak yang sedang bermain bersama. Anak yang menaiki pundak ayahnya seperti sedang menaiki kuda, dan terlihat senang pada ekspresi anak itu.

Scene 12

Menampilkan seorang ayah dan anak yang sedang bermain bersama. Ayah dan anak bermain ular tangga atau monopoli.

Gambar IV.6.3 Potongan Film Iklan Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(8)

73 Scene 13

Menampilkan seorang ayah dan anak yang sedang bermain mobil-mobilan bersama.

Scene 14

Menampilkan seorang ayah dan anak yang sedang bermain playstation. Scene 15

Menampilkan kalimat “mengajak anak bermain akan menjalin interaksi yang lebih baik dari pada hanya sekedar menonton televisi”.

Scene 16

Menampilkan kalimat “luangkanlah waktu sebentar untuk berinteraksi dengan anak, jangan sampai fokus anda terbagi saat berinteraksi dengan anak”.

Scene 17

Menampilkan kalimat “#ayomaindaninteraksi #bermainbersamaanak”. Scene 18

Menampilkan mandatory logo BSB yang disingkat berinteraksi sambil bermain.

Gambar IV.6.4 Potongan Film Iklan Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(9)

74

Setelah video iklan telah dapat disebar luaskan, maka akan di unggah ke channel Youtube. Media Youtube digunakan sebagai media dalam menyebarkan video, karena dapat digunakan sebagai konten dari channel program Berinteraksi Sambil Bermain. Berikut adalah tampilan video iklan di channel Youtube sebagai media utama yang akan disebar luaskan.

Gambar IV.7 Screenshot Video Iklan Youtube Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

Logo ini merupakan indentitas visual yang dipakai dalam kampanye sosial tentang interaksi ayah dalam pengasuhan terhadap anak melalui aktivitas bermain bersama anak, maka dari itu terbentuklah sebuah logo bernama Berinteraksi Sambil Bermain atau yang disingkat dengan nama BSB. Tujuannya agar khalayak sasaran mengingat bahwa pentingnya berinteraksi bersama anak dengan salah satu cara melakukan aktivitas bermain bersama anak.

Gambar IV.8 Hasil Akhir Logo Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(10)

75 IV.3 Media Pendukung

• Poster Digital

Poster digital ini dibuat agar menarik perhatian khalayak dan pengingat untuk khalayak, melalui media informasi Instagram. Poster ini berukuran 1080 pixels x 1350 pixels karena menyusaikan dengan ukuran potrait pada media Instagram dengan format JPEG. Pada bagian bawah pada layout poster ini berisi gambar objek, lalu ada QR Code pada bagian kiri bawah, paling bawah ada mandatory, dan pada bagian kanan bawah ada logo dari kampanye itu sendiri. Pada bagian atas poster ada text yang bisa diletakan di kiri atau di tengah sesuai kebutuhan, dengan alur membaca yang dimulai dari kiri ke kanan.

Media : Poster Digital Format : JPEG

Ukuran : 1080 pixels x 1350 pixels

Gambar IV.9 Poster Penarik Perhatian dan Pengingat Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(11)

76 • X-Banner

X-Banner dibuat sebagai media yang bertujuan untuk menyampaikan informasi kepada khalayak sasaran, dan dipasang pada saat event berlangsung. Teknis produksi yang akan digunakan adalah dengan menggunakan bahan photopaper glossy dan berukuran 60cm x 160cm. bahan ini yang dipilih karena tebal dan tidak mudah sobek, serta warna yang keluar saat di print tidak jauh dari warna aslinya. Layout x-banner pada bagian atas tengah akan diberi tulisan sesuai tema, bagian atas kanan dan kiri akan dikasih elemen visual dari logo, bagian tengah akan dikasih gambar dan tulisan pada bagian kiri di atas gambar dengan alur membaca yang dimulai dari kiri ke kanan, bagian bawah kiri ada QR Code, paling bawah ada mandatory, dan pada bagian kanan bawah ada logo dari kampanye itu sendiri.

Material : Photopaper Glossy Ukuran : 60cm x 160cm

Gambar IV.10 X-Banner Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(12)

77 • Iklan Instagram

Iklan Instagram dibuat sebagai pemberi informasi tentang video teaser iklan dan poster digital yang akan diunggah melalui media Instagram. Dipilih sebagai media pendukung untuk kampanye sosial yang dibuat dengan tujuan menarik perhatian khalayak. Berikut adalah contoh mockup pada media Instagram:

Gambar IV.11 Iklan Instagram Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(13)

78 • T-shirt

T-shirt dibuat sebagai media penarik perhatian dan pengingat, t-shirt yang dibuat sebagai doorprize atau sebagai giveaway pada saat melakukan kuis yang diadakan sebulan sekali. Fungsinya menutupi bagian tubuh seperti dada, bahu, dan perut. Teknis produksi yang akan digunakan adalah dengan menggunakan bahan katun combed 30s, alasannya bahan ini tidak panas saat dipakai, karena bahanya yang tipis. Lalu pada desain menggunakan sablon polyflek, alasannya karena tidak cepat rusak saat dicuci, dan sablon ini jika di pegang seperti timbul.

Material : Kain katun combed 30s Ukuran : M

Sablon : Polyflek

Gambar IV.12 T-shirt Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(14)

79 • Topi

Topi dibuat sebagai media penarik perhatian dan pengingat, topi ini dibuat sebagai doorprize ketika event dilaksanakan. Fungsi topi merupakan suatu jenis penutup kepala, umumnya sebagai aksesoris pakaian dan sebagai pelindung dari sinar matahari. Teknis produksi yang akan digunakan adalah dengan menggunakan bahan drill, alasanya bahan ini tebal, lembut dan tidak nyaman di kepala. Lalu pada desain menggunakan jahitan bordir.

Material : Drill Ukuran : All Size Bentuk : Bundar Jahitan : Bordir

Gambar IV.13 Topi Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(15)

80 • Rubik

Rubik dibuat sebagai media pengingat, dan sebagai mainan yang akan diberikan untuk anaknya atau bisa juga untuk ayah itu sendiri. Teknis produksi yang akan digunakan adalah dengan menggunakan bahan plastik, alasanya agar tidak cepat rusak saat terbanting. Lalu pada desain menggunakan stiker, karena mudah saat ditempel.

Material : Plastik Ukuran : Kubus 3x3 Bentuk : Kubus

Gambar IV.14 Rubik Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(16)

81 • Tumbler

Tumbler dibuat sebagai media penarik perhatian dan pengingat, fungsinya untuk membawa minuman pada saat bepergian. Teknis produksi yang akan digunakan adalah dengan menggunakan bahan plastik kaca, bahan ini dipilih agar menghindari anak-anak tersiram air panas, dan agar tidak mudah pecah. Lalu pada desain menggunakan stiker cutting.

Material : Plastik Kaca Isi : 400ml

Bentuk : Tabung Desain : Cutting Stiker

Gambar IV.15 Tumbler Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(17)

82 • Gantungan Kunci

Gantungan kunci dibuat sebagai media penarik perhatian, pengingat, dan sebagai gimmick yang hanya diberikan secara gratis. Fungsinya sebagai pelengkap kunci rumah, motor, mobil dan benda lain yang bisa dipasang gantungan kunci ini. Teknis produksi yang akan digunakan adalah dengan menggunakan bahan plastik, lalu pada desain menggunakan digital print.

Material : Plastik

Ukuran : 45mm x 45mm Desain : Print Digital

Gambar IV.16 Gantungan Kunci Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(18)

83 • Apron Anak

Apron Anak dibuat sebagai media penarik perhatian dan pengingat. Fungsinya menutupi bagian tubuh seperti dada pada saat anak sedang makan, agar makananan tidak langsung jatuh ke baju dan mengotori baju. Teknis produksi yang akan digunakan adalah dengan menggunakan bahan katun combed 30s, bahan ini digunakan karena nyaman, tidak panas saat digunakan. Lalu pada desain menggunakan bordir, karena pada saat dicuci desain tidak cepat rusak.

Material : Kain katun combed 30s Ukuran : Small

Jahitan : Bordir

Gambar IV.17 Apron Anak Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(19)

84 • Stiker

Stiker dibuat sebagai media penarik perhatian, pengingat, dan sebagai gimmick yang hanya diberikan secara gratis. Fungsinya sebagai tempelan pada benda yang bisa ditempel. Teknis produksi yang akan digunakan adalah dengan menggunakan bahan cutting stiker, karena stiker ini ketika ditempel seperti menyatu dengan benda tersebut. Lalu pada desain menggunakan digital print.

Material : Cutting Stiker Ukuran : 4,5cm x 7cm Desain : Print Digital

Gambar IV.18 Stiker Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

(20)

85 • Notebook

Notebook dibuat sebagai media penarik perhatian, dan pengingat. Fungsinya digunakan untuk mencatat hal-hal penting ataupun hanya sekedar untuk menggambar dan lain sebagainya. Teknis produksi yang akan digunakan adalah dengan menggunakan bahan kertas hvs pada bagian isi, karena kertas yang tipis dan mudah disobek. lalu dan pada desain menggunakan bahan stiker.

Material : Hard Cover Ukuran : 4,5cm x 7cm Desain : Print Digital

Gambar IV.19 Notebook Sumber: Dokumen Pribadi (2019)

Gambar

Gambar IV.1 Screenshot Memilih Video  Sumber: Dokumen Pribadi (2019)
Gambar IV.3 Screenshot Video Editing Pada Adobe Premiere Pro  Sumber: Dokumen Pribadi (2019)
Gambar IV.5 Screenshot Proses Rendering Video di Adobe Premiere Pro  Sumber: Dokumen Pribadi (2019)
Gambar IV.6.1 Potongan Film Iklan  Sumber: Dokumen Pribadi (2019)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Buku merupakan media pendukung selanjutnya, buku yang dipilih menggunakan bahan softcover agar terlihat lebih santai dan simple menggunakan kertas art paper 260

Dari segi desain x banner masih sama dengan desain-desain media yang lainnya dimana background yang diambil dari illustrasi yang dimana lekukan diambil dari bentuk daun

Di bagian atas atau tutup tempat pensil, terdapat stiker yang bergambar karakter-karakter utama dari media utama, stiker dicetak di kertas stiker jenis vinyl menggunakan

Gambar diatas merupakan tampilan poster media utama yang telah jadi konsep yang ditampilkan adalah remaja dengan gestur tidak nyaman ketika mengidap penyakit

Pesan yang terdapat dalam video ini adalah seorang perempuan yang berani untuk mencari tempat Wisata yang masih memiliki banyak nilai budaya yang bisa dipelajari..

Dalam pembuatan konten ada layout utama yang merupakan margin untuk ilustrasi dan bodytext, hal ini dibuat untuk membuat buku yang tetap memiliki irama atau tata letak yang rapi,

Tahap ini dilakukan untuk menentukan konsep cerita dan alur cerita yang akan digunakan pada media utama agar pesan yang disampaikan sesuai dan dapat diterima oleh

Dalam perancangan buku tutorial ini sebagai media utama ada beberapa tahapan yang telah dilakukan antara lain adalah mencari referensi layout beserta tata letak buku,